<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perhotelan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perhotelan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jul 2025 08:13:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perhotelan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PHRI Sebut Ajang Porprov di Kota Malang Bawa Berkah di Sektor Perhotelan</title>
		<link>https://memontum.com/phri-sebut-ajang-porprov-di-kota-malang-bawa-berkah-di-sektor-perhotelan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur tahun 2025 yang digelar di Kota Malang, membawa angin segar bagi sektor perhotelan. Itu karena, tingkat okupansi kamar hotel mengalami lonjakan yang signifikan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, menyampaikan bahwa tren okupansi hotel sebelumnya sempat melemah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur tahun 2025 yang digelar di Kota Malang, membawa angin segar bagi sektor perhotelan. Itu karena, tingkat okupansi kamar hotel mengalami lonjakan yang signifikan.</p>



<p>Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, menyampaikan bahwa tren okupansi hotel sebelumnya sempat melemah beberapa waktu terakhir. Namun, kembali meningkat signifikan, terutama selama pembukaan Porprov.</p>



<p>&#8220;Hotel-hotel bintang tiga ke bawah bahkan bintang empat menjadi tempat menginap kontingen, se Kota Malang penuh. Alhamdulillah, berkah,” ujar Agoes, saat dihubungi, Rabu (02/07/2025) tadi.</p>



<p>Tingkat keterisian kamar hotel yang tinggi, ujarnya, juga turut didorong oleh momen libur panjang yang bertepatan dengan ajang Porprov. Hingga saat ini, okupansi masih berada di angka yang cukup baik.</p>



<p>&#8220;Efek Porprov masih terasa. Okupansi tetap bagus,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa event-event besar memang menjadi penopang utama bagi sektor perhotelan di Kota Malang. Apalagi, sebelumnya juga ada beberapa event lain yang menghadirkan tamu-tamu dari luar Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, ada event sepeda lipat di Februari dan itu juga membuat hotel-hotel penuh. Apalagi yang dekat dengan venue kegiatan, dampaknya besar,” tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, dengan tingginya tingkat okupansi juga berdampak luas terhadap perputaran ekonomi daerah. Termasuk bagi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang juga terus tumbuh.</p>



<p>“Ketika okupansi naik, maka pajak daerah meningkat, sektor UMKM juga tumbuh dan ekonomi masyarakat ikut terdongkrak. Sehingga dalam hal ini juga perlu adanya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga tren positif tersebut,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Agoes juga menegaskan pentingnya menjaga kenyamanan dan keamanan Kota Malang. “Kondusifitas harus dijaga. Keamanan, udara sejuk, pelayanan publik yang ramah, itu semua jadi nilai tambah yang harus dipertahankan,” imbuh Agoes. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Efisiensi Anggaran, PHRI Kota Malang Khawatirkan Berdampak pada Industri Perhotelan</title>
		<link>https://memontum.com/efisiensi-anggaran-phri-kota-malang-khawatirkan-berdampak-pada-industri-perhotelan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[berdampak]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[khawatirkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dikhawatirkan berdampak terhadap industri perhotelan. Sebab, beberapa kegiatan dinas yang biasa digelar di hotel, bakal terdampak dari efek domino yang signifikan. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penerapan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dikhawatirkan berdampak terhadap industri perhotelan. Sebab, beberapa kegiatan dinas yang biasa digelar di hotel, bakal terdampak dari efek domino yang signifikan.</p>



<p>Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, berharap agar pemerintah dapat meninjau ulang aturan tersebut. Menurutnya, beberapa kegiatan yang memiliki dampak luas terhadap perekonomian, seperti meeting, conference, dan exhibition (MiCE), sebaiknya tetap diperbolehkan di hotel.</p>



<p>&#8220;Kami sepakat bahwa pembatasan anggaran untuk kegiatan yang kurang penting memang perlu dilakukan. Namun, kami berharap PHRI melalui BPP PHRI Pusat telah berupaya menyampaikan kepada Pemerintah agar Kebijakan sebagaimana InPres 1/2025 dilakukan peninjauan kembali,&#8221; jelas Agoes, Sabtu (08/02/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, jika pembatasan anggaran benar-benar diterapkan secara ketat, hotel-hotel dengan fasilitas konvensi di Kota Malang bisa terdampak signifikan. Namun, hingga awal Februari 2025, dampaknya masih sebatas kekhawatiran dan belum terasa secara nyata.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hotel-hotel yang mengandalkan MiCE tentu akan terkena dampaknya, tetapi sejauh ini belum ada penurunan signifikan dalam tingkat keterisian kamar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Agoes juga mendorong para pelaku industri perhotelan untuk mencari strategi kreatif agar tidak terlalu bergantung pada kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.</p>



<p>Meskipun tidak memiliki data pasti mengenai persentase keterisian hotel dari kegiatan MiCE, Agoes menyebut bahwa ada beberapa hotel di Kota Malang yang selama ini mengandalkan segmen tersebut. Diantaranya, Hotel Grand Mercure, Savana, Ijen Suites dan Aria Gajayana.</p>



<p>&#8220;Kami berharap pemerintah dapat mempertimbangkan dampak lebih luas terhadap sektor ekonomi sebelum menerapkan kebijakan tersebut secara menyeluruh,&#8221; imbuh Agoes. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Okupansi Perhotelan Kota Malang Meningkat Signifikan, Libur Idul Adha Beri Dampak Maksimal</title>
		<link>https://memontum.com/okupansi-perhotelan-kota-malang-meningkat-signifikan-libur-idul-adha-beri-dampak-maksimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[signifikan,]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192183</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki semester pertama di tahun 2023 ini, okupansi perhotelan Kota Malang meningkat signifikan. Yaitu, antara 60 hingga 70 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, Jumat (30/06/2023) tadi. Dikatakan Agoes, peningkatan tersebut bisa terjadi karena Pandemi Covid-19, semakin melandai. Selain itu, juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki semester pertama di tahun 2023 ini, okupansi perhotelan Kota Malang meningkat signifikan. Yaitu, antara 60 hingga 70 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki, Jumat (30/06/2023) tadi.</p>



<p>Dikatakan Agoes, peningkatan tersebut bisa terjadi karena Pandemi Covid-19, semakin melandai. Selain itu, juga karena faktor keamanan di Kota Malang, yang semakin kondusif dan aman bagi para wisatawan.</p>



<p>“Tentunya, kondusifnya suatu kota itu sangat berpengaruh terhadap stabilitasnya okupansi dan perhotelan, termasuk juga pariwisata. Kalau tidak aman, maka wisatawan akan was-was, takut dan tidak nyaman,” jelas Agoes.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya, jika pada libur panjang lebaran Idul Adha 1444 Hijriah, atau selama lima hari ke depan, okupansi hotel diperkirakan bisa meningkat mencapai 90 persen. Itu, didominasi oleh tamu-tamu lokal dari nusantara.</p>



<p>“Kebanyakan hotel di sini masih didominasi warga lokal atau nusantara. Jadi, beberapa memang ada yang ramai sekali karena ada kegiatan oleh pemerintah, perusahaan yang meeting,” katanya.</p>



<p>Selain itu, ditambahkan jika upaya meningkatkan kunjungan wisatawan hotel maupun restoran di Kota Malang, juga dibutuhkan kolaborasi bersama Badan Promosi Pariwisata. Sehingga, tidak hanya difokuskan pada hotel-hotel saja, melainkan juga melibatkan aspek pendidikan, fasilitas kesehatan dan potensi wisata lainnya yang ada di Kota Malang.</p>



<p>“Jadi, bukan hanya hotel-hotel yang dipromokan. Tetapi, wisatawan mau ke Malang itu ada apa saja, apakah karena pendidikannya atau yang lainnya. Mengingat, sekarang di Kota Malang juga sudah dikembangkan health tourism, kemudian ada Pokdarwis yang diajak untuk berpromo,” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, saat disinggung terkait upaya untuk mengatasi persaingan bisnis di sektor perhotelan, pihaknya mendorong para pelaku usaha agar dapat lebih kreatif. Karena menurutnya, keberhasilan perhotelan dalam mempertahankan okupansi dipengaruhi oleh kualitas pelayanan, kebersihan, dan kemampuan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran yang kuat.</p>



<p>&#8220;Jadi memang teman-teman perhotelan itu harus kreatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi. Selanjutnya, harus mengetahui apa kekuatan dan kelemahan dari masing-masing usaha itu, nah itu harus dipahami dan dianalisa, kalau sudah pasti akan bisa meningkatkan okupansi. Makanya untuk anggota kami, itu kami himbau untuk selalu kreatif dan kolaboratif,” imbuh Agoes.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192183</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paska Libur Lebaran, Tingkat Okupansi Perhotelan di Kota Batu Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/paska-libur-lebaran-tingkat-okupansi-perhotelan-di-kota-batu-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[PHRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Usai libur Lebaran, tingkat okupansi perhotelan yang ada di Kota Batu, tetap mengalami peningkatan. Bahkan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, mencatat pada hari-hari normal, tingkat okupansi hotel di wilayah tersebut berkisar antara 20-30 persen. Sementara, pada saat akhir pekan, mengalami kenaikan hingga 70 persen secara rata-rata. Ketua PHRI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Usai libur Lebaran, tingkat okupansi perhotelan yang ada di Kota Batu, tetap mengalami peningkatan. Bahkan, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, mencatat pada hari-hari normal, tingkat okupansi hotel di wilayah tersebut berkisar antara 20-30 persen. Sementara, pada saat akhir pekan, mengalami kenaikan hingga 70 persen secara rata-rata.</p>



<p>Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi, menjelaskan bahwa pemicu tingginya tingkat okupansi perhotelan, karena saat ini musim liburan sekolah yang dilakukan oleh siswa sekolah yang sedang tidak ujian. &#8220;Beberapa pekan setelah liburan, tingkat okupansi perhotelan yang ada di Kota Batu, tetap meningkat. Itu karena, sekarang sudah memasuki musim liburan sekolah. Nah, awal meningkatnya okupansi pada tanggal 29 dan 30 April 2023, yang mencapai 80 persen terus disambung saat weekend sampai hari ini,&#8221; terangnya, di Taman Rekreasi Selecta Kota Batu, Kamis (11/05/2023) tadi.</p>



<p>Dibandingkan tahun lalu, tambahnya, memang untuk tingkat okupansi lebih tinggi. Kalau tahun ini, dilihat saat puncaknya mencapai 80 persen tetapi setelah dilanjutkan weekend, berikutnya stabil menjadi 70 persen.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saat hari-hari normal atau biasa, rata-rata tingkat okupansi perhotelan 20-30 persen. Dan, weekend sampai minggu kemarin saja meningkat langsung di angka 70 persen. Rata-rata peningkatan saat weekend 70 persen ini dalam hitungan komulatif,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kalau dilihat tingkat okupansi yang stabil 70 persen, diperkirakan Sujud, Juni sampai Juli 2023 ini akan terjadi peningkatan yang kembali diangka 80 persen. Itu dikarenakan, bulan-bulan tersebut merupakan musim liburan.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, dari angka peningkatan okupansi yang stabil mencapai 70 persen mulai hotel bintang 1 sampai 5 saat bulan Juni hingga Juli 2023 akan naik lagi. Karena, bulan-bulan itu adalah musim liburan,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PHRI Kota Batu Harap Pj Wali Kota Batu Dukung Regulasi Peningkatan Usaha Perhotelan</title>
		<link>https://memontum.com/phri-kota-batu-harap-pj-wali-kota-batu-dukung-regulasi-peningkatan-usaha-perhotelan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 10:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[PHRI]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181707</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mulai dibukanya tempat wisata dan hotel di Kota Batu, menandakan tingkat kunjungan wisata mulai terjadi peningkatan. Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Batu, pun berharap dengan keberadaan Pelaksana Jabatan (Pj) Wali Kota Batu, bisa mendukung usaha perhotelan guna lebih meningkat serta tidak mencabut moratorium hotel. &#8220;Dengan Pj Wali Kota Batu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mulai dibukanya tempat wisata dan hotel di Kota Batu, menandakan tingkat kunjungan wisata mulai terjadi peningkatan. Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Batu, pun berharap dengan keberadaan Pelaksana Jabatan (Pj) Wali Kota Batu, bisa mendukung usaha perhotelan guna lebih meningkat serta tidak mencabut moratorium hotel.</p>



<p>&#8220;Dengan Pj Wali Kota Batu, harapan kami bisa melanjutkan bahkan bisa lebih baik dari wali kota sebelumnya. Intinya, bagaimana iklim usaha kita berjalan dengan baik,&#8221; terang Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi, saat ditemui di Selecta Kota Batu, Kamis (19/01/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Menurut Sujud, selama pandemi beberapa waktu lalu, meski undang-undang dari pusat, juga surat edaran sudah jelas, tetapi tetap bisa berjalan tanpa menyalahi undang-undang tetap mendatangkan wisatawan. &#8220;Harapan kami, itu tetap bagaimana Pj Wali Kota Batu, membuat regulasi agar usaha ini berjalan baik untuk Kota Batu,&#8221; ujar Sujud.</p>



<p>Ditanya mengenai moratorium atau pengendalian pembangunan hotel, ditegaskan Sujud, supaya tidak dicabut. &#8220;Untuk peningkatan citra Kota Batu, butuh hotel bintang lima untuk menampung wisatawan yang high end. Tetapi untuk hotel di bawah bintang tiga, cukup banyak kamar. Belum lagi, serbuan homestay yang banyak di Kota Batu. Harapan kami, moratorium tetap dipertahankan oleh Pj yang baru,&#8221; ujarnya.<strong> (put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181707</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perhotelan Tetap Adakan Blessing Ceremony Sambut Imlek dengan Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/perhotelan-tetap-adakan-blessing-ceremony-sambut-imlek-dengan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 18:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Klenteng Eng An Kiong]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat. Hal itu terlihat dari Harris Hotel &#38; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Tahun Baru Imlek 2021, kali ini terasa berbeda. Industri pariwisata seperti perhotelan, yang biasanya menyelenggarakan acara pada momen perayaan Tahun Baru Imlek, pun harus menerapkan protokol kesehatan ketat.</p>



<p>Hal itu terlihat dari Harris Hotel &amp; Conventions Malang, yang mengusung konsep bertajuk &#8216;Lunar New Year Family Reunion Dinner with AH YAT Abalone Forum Restaurant Malang&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dimasa pandemi ini kita tetap lakukan Blessing Ceremony. Namun yang berbeda adalah protokol kesehatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan tahun ini,&#8221; ujar Asst Marketing &amp; Brand Manager Harris, Gledy Webyansyah, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Upacara yang dilakukan di area hotel itu, dilakukan bersama dengan Klenteng Eng An Kiong sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan. Untuk Blessing Ceremony itu sendiri, dilakukan dengan beberapa barongsai yang mengelilingi di seluruh area hotel untuk membersihkan dari hawa yang negative.&nbsp;</p>



<p><strong>Baca Juga :<a href="https://memontum.com/134454-disporapar-malang-siapkan-becak-sebagai-transportasi-wisata-untuk-mendukung-terminal-wisata-madyupuro#ixzz6mDxEjhEO" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Disporapar Malang Siapkan Becak Sebagai Transportasi Wisata Untuk Mendukung Terminal Wisata Madyupuro</a></strong></p>



<p>&#8220;Selain itu, pastinya juga tetap menjaga kesenian tradisional dari Cina yang memiliki sebuah makna dan cerita,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Disisi lain, Sie Liongsay Kelenteng Eng An Kiong, Brilliant Matriwiria, juga mengungkapkan persiapan sebelum upacara. &#8220;Persiapannya banyak,&nbsp; mulai dari peralatan barongsai yang baru, latihan, dan yang terpenting tidak lupa sembahyang kepada Tuhan dan Dewa di Kelenteng sebelum berangkat acara,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkan, di tahun Shio Kerbau ini mempunyai karakter pekerja keras tangguh dan rajin. &#8220;Harapan baik untuk Harris Malang agar semakin sempurna dalam segala aspek.</p>



<p>Apalagi dengan akan di tambahkannya restaurant baru,&#8221; urainya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pajak Perhotelan Sumbang PAD Rp 1,5 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/pajak-perhotelan-sumbang-pad-rp-15-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 09:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<category><![CDATA[perhotelan]]></category>
		<category><![CDATA[ssurolun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125639</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Meski Perhotelan menjadi salah satu sektor pajak daerah yang terdampak dengan adanya pandemi Covid-19, namun tidak demikian yang terjadi di Kabupaten Malang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, justru memprediksi jika pajak perhotelan masih bisa mendorong surplus. Plt Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arta Wedhantara, menjelaskan bahwa untuk pajak di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Meski Perhotelan menjadi salah satu sektor pajak daerah yang terdampak dengan adanya pandemi Covid-19, namun tidak demikian yang terjadi di Kabupaten Malang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, justru memprediksi jika pajak perhotelan masih bisa mendorong surplus.</p>
<p>Plt Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arta Wedhantara, menjelaskan bahwa untuk pajak di sektor perhotelan, dimungkin tidak mengalami kendala dalam pencapaian target PAD. Di mana untuk tahun ini, besarannya sekitar Rp 1,7 miliar. Sedangkan hingga akhir September, target perolehan sudah diangka Rp 1,5 miliar.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data kami, pajak perhotelan sudah mencapai 92 persen dari target PAD. Semoga, sampai penghujung tahun ini, target tersebut bisa terealisasi,&#8221; ujar Made, pada Rabu (14/10) tadi.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, sejak pandemi Covid-19, pemerintah setempat mengatur ketat pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) di lingkup perhotelan. Diantaranya, seperti pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan hingga pengunjung yang menginap di hotel diberikan pembatasan</p>
<p>&#8220;Saya rasa dengan capaian Rp 1,5 miliar, itu sudah sangat bagus. Namun, kami tetap akan berusaha maksimal untuk bisa melampaui target,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disinggung mengenai target awal, Made menerangkan, untuk target pajak perhotelan di Kabupaten Malang, mengalami penyesuaian hingga 30 persen. &#8220;Semula kami sempat memperkirakan, bahwa PAD Kabupaten Malang bakal merosot hingga 50 persen. Tapi kenyataannya, hingga bulan kemarin (September), peroleh ya cukup bagus,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Melihat hal positif tersebut, Bapenda Kabupaten Malang, optimis jika target PAD disektor pajak perhotelan bisa mendorong surplus. Apalagi, jika menengok sedikit ke belakang, data tahun sebelumnya untuk pajak perhotelan memang menjadi salah satu sektor yang langganan mengalami surplus. Dimana, target tahun 2019 yang dipatok Rp 4 miliar, hingga tutup buku pajak perhotelan meraup penghasilan Rp 4,4 miliar.</p>
<p>&#8220;Kami berharap, minimal seperti tahun lalu. Pajak perhotelan bisa surplus sekitar 10 persen dari target yang ditentukan,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125639</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
