<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Peringati HPSN &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/peringati-hpsn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Feb 2023 12:30:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Peringati HPSN &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati HPSN, Mas Dhito Dorong Kesadaran dan Pengelolaan Sampah Secara Bersama di Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hpsn-mas-dhito-dorong-kesadaran-dan-pengelolaan-sampah-secara-bersama-di-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 12:30:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Peduli Sampah Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berupaya mengatasi persoalan sampah dengan menyiapkan skema zero waste management. Untuk mencapai zero waste management atau semua sampah daur ulang, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, mengatakan harus melewati beberapa tahap yang diawali dengan berjalannya tempat pengelolaan sampah reduce, reuse dan recycle [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berupaya mengatasi persoalan sampah dengan menyiapkan skema zero waste management. Untuk mencapai zero waste management atau semua sampah daur ulang, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, mengatakan harus melewati beberapa tahap yang diawali dengan berjalannya tempat pengelolaan sampah reduce, reuse dan recycle (TPS3R).</p>



<p>“TPS3R ini baru langkah awal agar tidak ada lagi sampah yang tidak bisa terdaur ulang,” kata Mas Dhito, Selasa (21/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, bupati muda itu menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata. Melainkan, harus ada kesadaran dan kepedulian masyarakat.</p>



<p>“Sudah dibangunkan Jembatan Ngadi, kita mau perkuat. Di bawahnya sudah dibuat buang sampah. Harus ada kesadaran di masing-masing individu,” tegas Mas Dhito.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Persoalan sampah, ujarnya, ini bakal menjadi PR tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kediri. untuk mengatasinya, Dinas Lingkungan Hidup melakukan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Untuk meningkatkan kepedulian itu, rencananya DLH bakal menggelar grebek sampah dan kegiatan ini sekaligus untuk memperingati HUT Kabupaten Kediri ke-1219.</p>



<p>“Grebek sampah dimaksudkan sebagai upaya menggugah atau mengkampanyekan agar masyarakat berpatisipasi untuk pengelolaan sampah sebagaiman tema HPSN 2023 Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat,” jelas Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti.</p>



<p>Menurutnya, DLH akan menggandeng berbagai elemen masyarakat seperti pegiat lingkungan, paguyuban PKL, sekolah adiwiyata, hingga Pramuka Saka Kalpataru. Harapannya, melalui grebek sampah ini muncul kesinambungan dari berbagai elemen masyarakat tersebut yang menjadi satu kebiasaan baru.</p>



<p>“Diharapkan, ini bisa berkesinambungan. Sehingga, dapat melahirkan budaya ramah lingkungan,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, terdapat 10 TPS3R yang telah beroperasi dan tersebar di seluruh Kabupaten Kediri. DLH juga memberikan pendampingan teknis untuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta pemberian hibah alat penunjang TPS3R. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183682</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puncak Peringatan HPSN 2022, DLH dan Pemkot Probolinggo Gelar Gowes Bersihkan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/puncak-peringatan-hpsn-2022-dlh-dan-pemkot-probolinggo-gelar-gowes-bersihkan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 15:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2022, digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo dengan melaksanakan sarasehan bertema &#8216;Peduli Sampah Untuk Probolinggo Hebat dan Handal&#8217;, Jumat (25/02/2022) di Kantor UPT Laboratorium Lingkungan. Pelaksanaan itu, diawali dengan kegiatan Ayo Gowes Bersihkan Sampah (AGBS), yang dibuka Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2022, digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo dengan melaksanakan sarasehan bertema &#8216;Peduli Sampah Untuk Probolinggo Hebat dan Handal&#8217;, Jumat (25/02/2022) di Kantor UPT Laboratorium Lingkungan.</p>



<p>Pelaksanaan itu, diawali dengan kegiatan Ayo Gowes Bersihkan Sampah (AGBS), yang dibuka Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang), Setiorini Sayekti dan diikuti oleh kepala perangkat daerah terkait, camat, lurah serta mitra kerja DLH.</p>



<p>Dalam laporannya, Kepala DLH, Rachmadeta Antariksa, menyampaikan agenda sarasehan ini adalah sarana diskusi untuk menentukan strategi dalam mengelola sampah. “Dengan sarasehan ini nanti kita akan berdiskusi bagaimana pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah kedepannya di Kota Probolinggo ini,” terang Deta-sapaan akrabnya.</p>



<p>Dalam HPSN tahun 2022 ini, DLH setempat berkolaborasi dengan Perkumpulan Peduli Sampah (PAPESA) mengusung tema &#8216;Kelola Sampah Kurangi Emisi Bangun Proklim&#8217; dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dimulai sejak tanggal 17 Februari 2022. Beberapa diantaranya adalah Talk Show HPSN di Radio Suara Kota, aksi pungut sampah di perkantoran, sekolah dan lingkungan masyarakat, Apel Peringatan HPSN, One Day No Plastic serta podcast tentang lingkungan di kantor DLH.</p>



<p>Mewakili Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Asekbang, Setiorini Sayekti, menyampaikan tiga pesan orang nomor satu di pemerintahan Kota Probolinggo, terkait pengelolaan sampah. Yakni, kepedulian pengelolaan sampah, tanggung jawab bersama dalam penyediaan sarana prasarana kebersihan dan kedisiplinan dalam penegakan regulasi.</p>



<p>Asekbang Rini-sapaan akrabnya mencontohkan, untuk menumbuhkan semangat kepedulian, hasil pengelolaan sampah harus memiliki manfaat ekonomi. “Dengan strategi pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan dimana ada nilai ekonomi yang didapatkan juga, maka ini rasa memiliki, rasa kepedulian ini juga biasanya akan tumbuh,” terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ke depan, dirinya ingin wawasan lingkungan bisa diajarkan kepada anak sedini mungkin. “Jadi, diharapkan bahwa sedini mungkin budaya untuk menjaga kebersihan lingkungan ini bisa tumbuh dan akan terus terbawa sampai dengan tua dan sampai dengan nanti ke anak-anak dan cucunya,“ harap Rini.</p>



<p>Turut dipamerkan di lokasi acara, beberapa produk daur ulang hasil pengelolaan limbah sampah. Antara lain keset kain, sandal, tas, wadah tisu, tempat pensil, bros dan aneka aksesoris lainnya.</p>



<p>Ketua Pelaksana HPSN 2022 sekaligus Ketua Papesa, Budi Krisyanto, yang bertugas menjadi moderator, menegaskan kembali pesan wali kota terkait pengelolaan sampah di Kota Probolinggo. Budi menyinggung mengenai terbatasnya daya tampung Taman Pemrosesan Akhir (TPA) dalam mengelola sampah.</p>



<p>Sehingga, diharapkan masing-masing warga berkomitmen untuk mengurangi produksi sampah dari sumbernya. &#8220;Kita ada pekerjaan rumah bersama, untuk mengurangi sampah dari setiap sumbernya. Supaya, semakin hari semakin berkurang, supaya umur TPA lebih panjang lagi, tidak segera overload,” terang mantan Kepala Dispopar itu.</p>



<p>Selain Papesa, dukungan pelaksanaan HPSN Tahun 2022 ini juga datang dari Formalis (Forum Masyarakat Peduli Sungai), Pokdarwis (Kelompok Masyarakat Sadar Wisata), PGS Ceria (Penarik Gerobak Sampah Cekatan, Ramah, Inovatif dan Amanah), PT KTI, PT Pegadaian, TP PKK Kota Probolinggo serta masyarakat. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati HPSN, ASN Lumajang bersama Kodim, Polres dan Pelajar Bersihkan Kali Asem</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hpsn-asn-lumajang-bersama-kodim-polres-dan-pelajar-bersihkan-kali-asem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Mar 2018 06:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati HPSN]]></category>
		<category><![CDATA[Polres dan Pelajar Bersihkan Kali Asem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=30602</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang&#8212;Sampah rumah tangga di Lumajang hingga saat ini masih menjadi permasalahan kebersihan sungai. diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke sungai. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga di Kota Lumajang mencapai 550 ribu ton per tahun. Namun, yang mampu ditangani melalui sistem 3R (Reduce, Recicle, dan Reuse) baru mencapai sekitar 33 ribu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang&#8212;</strong>Sampah rumah tangga di Lumajang hingga saat ini masih menjadi permasalahan kebersihan sungai. diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke sungai. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga di Kota Lumajang mencapai 550 ribu ton per tahun. Namun, yang mampu ditangani melalui sistem 3R (Reduce, Recicle, dan Reuse) baru mencapai sekitar 33 ribu ton per tahun. Demikian laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Drs. Yosi Sudarso, M.M., saat Apel Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018 Kabupaten Lumajang, di Jl Alun-alun Utara, Jum’at pagi (9/3/2018).</p>
<p>Drs Yosi Sudarso menyampaikan, sampah rumah tangga yang tertangani masih jauh dari kondisi ideal. Untuk itu, pihaknya berusaha mengatasinya, dengan memperbanyak jumlah armada truck pengangkut sampah. Jumlah armada truck sampah yang dimiliki DLH belum mampu mengangkut tumpukan sampah rumah tangga di kota.</p>
<p>Pada Peringatan HPSN di Kabupaten Lumajang, dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, diantaranya “Bersih-bersih Kali Asem” yang diikuti ASN, jajaran Kodim 0821, Polres, Pelajar dan unsur lainnya.</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Drs. Yos Sudarso, M.M., menambahkan, kegiatan ini mengacu pada program pemerintah pusat “Tiga Bulan Indonesia Bersih Bebas dari Sampah”. Selain bersih kali, pada Minggu (11/03) juga dilaksanakan Aksi Pungut Sampah untuk memilah sampah, mengurangi sampah, menggunakan kembali dan memanfaatkan ulang dari sampah yang ada. &#8220;Ternyata sampah bukan hanya menjadi masalah, namun menjadi berkah dengan daur ulang&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Plt. Bupati Lumajang, Dr. Buntaran Suprianto, M.Kes., dalam arahannya pada ceremonial menyampaikan, bersih-bersih Kali Asem merupakan salah satu upaya mengajak dan memberikan motivasi masyarakat agar makin sadar atas pentingnya kebersihan sungai, &#8220;Coba kita sadarkan masyarakat untuk tidak membuat sampah sembarangan, itu yang penting sekali&#8221;, ungkapnya.</p>
<p>Plt. Bupati juga menekankan, di hari Peduli Sampah Nasional 2018, harus ada inovasi dalam pengelolaan sampah dengan menggunakan prinsip 3R, yaitu, Ruduce, Reuse, dan Recycle (adi/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30602</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
