<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perkemahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perkemahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jun 2025 10:18:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perkemahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wakil Bupati Lumajang Targetkan Bumi Perkemahan Glagah Arum Jadi Destinasi Wisata Unggulan</title>
		<link>https://memontum.com/wakil-bupati-lumajang-targetkan-bumi-perkemahan-glagah-arum-jadi-destinasi-wisata-unggulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Glagah]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223312</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi lokal dan menarik wisatawan hingga mancanegara. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin rapat pengelolaan Glagah Arum di Control Center Room Pemkab Lumajang, Selasa (24/06/2025) tadi. “Kita sudah memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mampu mendongkrak ekonomi lokal dan menarik wisatawan hingga mancanegara. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat memimpin rapat pengelolaan Glagah Arum di Control Center Room Pemkab Lumajang, Selasa (24/06/2025) tadi.</p>



<p>“Kita sudah memiliki tempat yang luar biasa, seperti Buper Glagah Arum. Tugas kita bersama, untuk semakin memajukan dan memberikan manfaat terhadap ekonomi lokal masyarakat sekitar,” kata Mas Yudha-sapaan akrab Wabup Lumajang.</p>



<p>Buper Glagah Arum yang berdiri di atas lahan seluas 10,4 hektare milik Perhutani, tambahnya, kini dikenal sebagai satu-satunya kawasan glamour camping (Glamping) di Lumajang. Dikelilingi lanskap megah Gunung Semeru dan kesejukan udara pegunungan, tempat ini terus mengalami peningkatan baik dari sisi kunjungan wisatawan maupun pembangunan fasilitas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam rapat tersebut, Mas Yudha menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang kuat dan kolaborasi lintas sektor. Termasuk, keterlibatan Pramuka dalam mendukung perhutanan sosial dan edukasi lingkungan.</p>



<p>Selain pengembangan fisik, arah kebijakan Buper Glagah Arum juga mencakup penguatan branding wisata alam berkelanjutan yang berpihak pada pemberdayaan UMKM dan pembukaan peluang ekonomi baru di sekitar kawasan. Pertumbuhan signifikan yang terjadi dari tahun ke tahun, menunjukkan potensi besar kawasan ini sebagai lokomotif wisata-wirausaha yang inklusif di Lumajang.</p>



<p>Ke depan, tambah Mas Yudha, Glagah Arum diharapkan tidak hanya menjadi lokasi perkemahan modern, tetapi juga pusat edukasi dan konservasi yang membanggakan daerah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223312</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Perkemahan Wirakarya 2025, Bupati Lumajang Tanamkan Jiwa Gotong Royong kepada Gerakan Pramuka</title>
		<link>https://memontum.com/buka-perkemahan-wirakarya-2025-bupati-lumajang-tanamkan-jiwa-gotong-royong-kepada-gerakan-pramuka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[kepada]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[tanamkan]]></category>
		<category><![CDATA[wirakarya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/06/2025) tadi. Perkemahan kali ini digelar di dua level sekaligus, yakni tingkat Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Lumajang. Lebih dari sekadar kegiatan kemah, Perkemahan Wirakarya 2025 yang berlangsung sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, membuka Perkemahan Wirakarya 2025 di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/06/2025) tadi. Perkemahan kali ini digelar di dua level sekaligus, yakni tingkat Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar kegiatan kemah, Perkemahan Wirakarya 2025 yang berlangsung sejak 16 hingga 27 Juni 2025 ini menjadi ajang bakti nyata ratusan Pramuka Penegak dan Pandega. Mereka turun langsung membangun rumah warga tak layak huni serta merawat fasilitas umum desa.</p>



<p>“Perkemahan Wirakarya bukan sekadar kemah. Ini bentuk nyata Gerakan Pramuka hadir dan mengabdi untuk masyarakat. Kami ingin menanamkan jiwa gotong royong budaya asli bangsa kepada adik-adik Pramuka,” tegas Bunda Indah, yang juga menjabat sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Lumajang.</p>



<p>Di tingkat Provinsi Jawa Timur, program ini menargetkan pemugaran 143 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sementara di Kabupaten Lumajang, kegiatan difokuskan pada pemeliharaan musala, balai desa dan fasilitas publik lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya titip adik-adik peserta. Mari kita gotong royong membantu saudara kita yang rumahnya akan dipugar. Harapannya, kegiatan ini membawa ketenangan, kerukunan, dan rasa aman dalam kehidupan warga,” ujar Bunda Indah kepada warga Jenggrong.</p>



<p>Salah satu penerima manfaat adalah Bu Marti’a, lansia yang selama ini tinggal di rumah sederhana menyatu dengan kandang ternaknya. Berkat program ini, rumahnya kini sedang dalam proses pemugaran oleh Tim Pramuka.</p>



<p>Tak hanya membangun fisik, Perkemahan Wirakarya juga diharapkan membangun karakter, rasa tanggung jawab dan jiwa sosial para Pramuka. “Kami ingin mereka pulang membawa nilai gotong royong, kepedulian dan pengalaman hidup bermasyarakat,” ungkap Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Jenggrong, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari sinergi tiga pilar yakni pemerintah, akademisi (FKH) dan profesi (PDHI). Diharapkan, ekosistem kolaborasi ini menjadi fondasi keberlanjutan pengabdian di desa. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lumajang Punya Bumi Perkemahan Glagaharum</title>
		<link>https://memontum.com/lumajang-punya-bumi-perkemahan-glagaharum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2020 05:10:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Glagaharum]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116649</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemkab Lumajang membangun sebuah Bumi Perkemahan Glagaharum di atas lahan sekitar luas 10 hektare, yang nantinya juga akan dikelola oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang. Hal itu sebagai salah satu upaya pengembangan sektor pariwisata. Bupati Lumajang Thoriqul Haq usai meletakan batu pertama Senin (15/6/2020). Pembangunan Bumi Perkemahan Glagaharum, di Desa KandangTepus Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemkab Lumajang membangun sebuah Bumi Perkemahan Glagaharum di atas lahan sekitar luas 10 hektare, yang nantinya juga akan dikelola oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang. Hal itu sebagai salah satu upaya pengembangan sektor pariwisata.</p>
<p>Bupati Lumajang Thoriqul Haq usai meletakan batu pertama Senin (15/6/2020). Pembangunan Bumi Perkemahan Glagaharum, di Desa KandangTepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, mengatakan bahwa bumi perkemahan yang dibangun dapat mendukung upaya pengembangan pariwisata untuk meningkatkan perekonomian dan edukasi kepada masyarakat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116651" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0078-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0078-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0078-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0078-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200616-WA0078-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya yakin lahan seluas 10 hektare ini akan menjadi sebuah bumi perkemahan yang dapat mendukung upaya pengembangan pariwisata untuk meningkatkan perekonomian dan edukasi kepada masyarakat, karena letak geografisnya sangat mendukung yakni di wilayah Kecamatan Senduro yang memiliki kawasan destinasi wisata,&#8221; ujar</p>
<p>Menurutnya, dengan dibangunnya bumi perkemahan tersebut, diharapkan agar nantinya Bumi Perkemahan (Buper) Glagaharum menjadi salah satu daya dukung pengembangan pariwisata, untuk peningkatan perekonomian masyarakat.</p>
<p>“Saya mengaku bangga atas dibangunnya Buper Glagaharum di Kabupaten Lumajang, karena pembangunannya, sejalan dengan Program Pemerintah Kabupaten Lumajang yang saat ini tengah gencar memperkenalkan potensi wisata Lumajang,” kata dia yang juga selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menerangkan, bahwa dalam tahap pertama pembangunan Bumi Perkemahan Glagaharum tersebut, akan dibangun sebuah ruang pertemuan, kemudian sarana prasarana yang lain, seperti halnya musala, kamar mandi dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK), serta beberapa fasilitas lainnya.</p>
<p>Lanjut dia, selain itu nantinya juga akan dibangun sebuah taman anggrek, holtikultura, maupun taman yang dapat menjadi wisata edukasi, dengan tanaman jenis pohon langka dari Kabupaten Lumajang seperti pohon randuagung, lempeni, pronojiwo dan beberapa pohon lainya.</p>
<p>“Di Bumi Perkemahan Glagaharum ini, nanti juga akan kami dibangun Wahana Outbond, Glamping (Glemore Camping, red) serta rest area. Dan, bumi perkemahan dengan luas 10 hektare ini juga akan dikelilingi oleh tanaman kaliandra dan bambu kuning,” terang dia yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang.<strong>(adi/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116649</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PMI Banyuwangi Gelar Perkemahan PMR Pemula</title>
		<link>https://memontum.com/pmi-banyuwangi-gelar-perkemahan-pmr-pemula</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2018 12:57:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[PMR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=38570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8212; Latihan Perkemahan Palang Merah Remaja ( PMR) Mula, Tingkat SD / MI se Kecamatan Banyuwangi, barang lansung tiga hari, sejak Jumat, 20 &#8211; 22 April, bertempat di Bumi Pondok Indah Desa Paspan, Kecamatan Glagah, sejumlah 24 kelopak SD / MI, dengan jumlah 240 anak didik PMR Mula. Pelatihan perkemahan PMR Mula, dibawah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8212; Latihan Perkemahan Palang Merah Remaja ( PMR) Mula, Tingkat SD / MI se Kecamatan Banyuwangi, barang lansung tiga hari, sejak Jumat, 20 &#8211; 22 April, bertempat di Bumi Pondok Indah Desa Paspan, Kecamatan Glagah, sejumlah 24 kelopak SD / MI, dengan jumlah 240 anak didik PMR Mula.</p>
<p>Pelatihan perkemahan PMR Mula, dibawah binaan Palang Merah Indonesia  (PMI ), tehnis  lapangan  beda jauh kegiatanya dengan Perkemahan Pramuka. Dalam kegiatan PMR Mula tingkat dasar menguasai tentang ke out bond jan, seperti panjat tebing, klaten fax dan lainya.serta pada malam hari action atraksi pantas seni. Serta tidak semua SD / MI se Kecamatan Banyywangi memiliki PMR Mula. Di Banyuwangi baru lima sekolah dasar yang memiliki PMR Mula. Diantaranya SDN Brawijaya, Kepatihan, Lateng, Pakis I, dan Kebalenan.</p>
<p>Staf Sumber Daya Manusia ( SDM ) PMI Banyuwangi, Andri Kusuma, selaku koordinator dan penanggung jawab PMR Mula, ditemui di acara malam  pentas seni, Sabtu (21/4), Pukul 2100 Wib, mengatakan kalau PMR Mula ini merupakan, perkemahan PMR Mula dalam latihan bersama. Di Kecamatan Banyuwangi lebih 25 lembaga SD Negeri dan swasta. Namun yang hadir dalam latihan bersama PMR Mula ini sejumlah 24 tenda, masing- masing kelompok berjumlah 10 anak PMR Mula. Jadi semua berjumlah 240 anak, dari 22 SD Negeri, satu SD Islam Al Isyad dan satu MI Negeri .&#8221; Jelas Andri.</p>
<p>&#8221; Lanjut Andri, kenapa kita namakan latihan bersama perkemahan PMR Mula, karena SD  Negeri dan swasta di bawah UPTD Pendidikan dan MI dibawah Madrasah Dinilai ( Madin ) Kementerian Agama Banyuwangi, belum semua memiliki kegiatan PMR Mula. Sementara yang ada PMR Mula, di SD / MI se Kecamatan Banyuwangi baru SD Negeri Brawijaya, Kepatihan, Larang, Kamis 1 dan Kebalenan. Dari lima SDN ini sebagai motor penggerak PMR Mula, di sejumlah SD / MI di kecamatan banyuwangi. Dan tehnis lapangan Perkemahan  PMR Mula dengan Perkemahan Pramuka berbeda jauh. Artinya kita tehnisnya banyak bersifat pertolongan. Makanya kegiatan perkemahan PMR Mula siang hari masuk dalam penguasaan ke Aut Bond nan. Seperti panjat tebing , klaten fax dan lainya, sifatnya nanti ilmu dan ajaran PMR Mula bisa digunakan sebagai  sosial penolong. Dan acara malam pantas seni. Mungkin kalau di perkemahan pramuka pada malam hari biasanya api unggun.&#8221; Jentreh staf SDM PMI Banyuwangi; Andri, selaky Koordinator Perkemahan  PMR Mula. <strong>( but/yan )</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">38570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PMI Banyuwangi Gelar Perkemahan PMR Pemula</title>
		<link>https://memontum.com/pmi-banyuwangi-gelar-perkemahan-pmr-pemula-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2018 12:57:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perkemahan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[PMR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/94408-pmi-banyuwangi-gelar-perkemahan-pmr-pemula-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8212; Latihan Perkemahan Palang Merah Remaja ( PMR) Mula, Tingkat SD / MI se Kecamatan Banyuwangi, barang lansung tiga hari, sejak Jumat, 20 &#8211; 22 April, bertempat di Bumi Pondok Indah Desa Paspan, Kecamatan Glagah, sejumlah 24 kelopak SD / MI, dengan jumlah 240 anak didik PMR Mula. Pelatihan perkemahan PMR Mula, dibawah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8212; Latihan Perkemahan Palang Merah Remaja ( PMR) Mula, Tingkat SD / MI se Kecamatan Banyuwangi, barang lansung tiga hari, sejak Jumat, 20 &#8211; 22 April, bertempat di Bumi Pondok Indah Desa Paspan, Kecamatan Glagah, sejumlah 24 kelopak SD / MI, dengan jumlah 240 anak didik PMR Mula.</p>
<p>Pelatihan perkemahan PMR Mula, dibawah binaan Palang Merah Indonesia (PMI ), tehnis lapangan beda jauh kegiatanya dengan Perkemahan Pramuka. Dalam kegiatan PMR Mula tingkat dasar menguasai tentang ke out bond jan, seperti panjat tebing, klaten fax dan lainya.serta pada malam hari action atraksi pantas seni. Serta tidak semua SD / MI se Kecamatan Banyywangi memiliki PMR Mula. Di Banyuwangi baru lima sekolah dasar yang memiliki PMR Mula. Diantaranya SDN Brawijaya, Kepatihan, Lateng, Pakis I, dan Kebalenan.</p>
<p>Staf Sumber Daya Manusia ( SDM ) PMI Banyuwangi, Andri Kusuma, selaku koordinator dan penanggung jawab PMR Mula, ditemui di acara malam pentas seni, Sabtu (21/4), Pukul 2100 Wib, mengatakan kalau PMR Mula ini merupakan, perkemahan PMR Mula dalam latihan bersama. Di Kecamatan Banyuwangi lebih 25 lembaga SD Negeri dan swasta. Namun yang hadir dalam latihan bersama PMR Mula ini sejumlah 24 tenda, masing- masing kelompok berjumlah 10 anak PMR Mula. Jadi semua berjumlah 240 anak, dari 22 SD Negeri, satu SD Islam Al Isyad dan satu MI Negeri .&#8221; Jelas Andri.</p>
<p>&#8221; Lanjut Andri, kenapa kita namakan latihan bersama perkemahan PMR Mula, karena SD Negeri dan swasta di bawah UPTD Pendidikan dan MI dibawah Madrasah Dinilai ( Madin ) Kementerian Agama Banyuwangi, belum semua memiliki kegiatan PMR Mula. Sementara yang ada PMR Mula, di SD / MI se Kecamatan Banyuwangi baru SD Negeri Brawijaya, Kepatihan, Larang, Kamis 1 dan Kebalenan. Dari lima SDN ini sebagai motor penggerak PMR Mula, di sejumlah SD / MI di kecamatan banyuwangi. Dan tehnis lapangan Perkemahan PMR Mula dengan Perkemahan Pramuka berbeda jauh. Artinya kita tehnisnya banyak bersifat pertolongan. Makanya kegiatan perkemahan PMR Mula siang hari masuk dalam penguasaan ke Aut Bond nan. Seperti panjat tebing , klaten fax dan lainya, sifatnya nanti ilmu dan ajaran PMR Mula bisa digunakan sebagai sosial penolong. Dan acara malam pantas seni. Mungkin kalau di perkemahan pramuka pada malam hari biasanya api unggun.&#8221; Jentreh staf SDM PMI Banyuwangi; Andri, selaky Koordinator Perkemahan PMR Mula. <strong>( but/yan )</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94408</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
