<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perkirakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perkirakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jun 2025 14:53:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perkirakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>RPH Tunas Kota Malang Perkirakan 200 Sapi dan 100 Kambing Bakal Dipotong selama Idul Adha 1446 H</title>
		<link>https://memontum.com/rph-tunas-kota-malang-perkirakan-200-sapi-dan-100-kambing-bakal-dipotong-selama-idul-adha-1446-h</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dipotong]]></category>
		<category><![CDATA[kambing]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkirakan]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222778</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang, memperkirakan jumlah hewan kurban yang akan disembelih selama perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, mencapai 150 hingga 200 ekor sapi dan sekitar 100 ekor kambing. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perumda Tunas Kota Malang, Dodot Tri Widodo, Jumat (06/06/2025) tadi. Meski [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang, memperkirakan jumlah hewan kurban yang akan disembelih selama perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, mencapai 150 hingga 200 ekor sapi dan sekitar 100 ekor kambing. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perumda Tunas Kota Malang, Dodot Tri Widodo, Jumat (06/06/2025) tadi.</p>



<p>Meski begitu, sampai dengan saat ini masih belum diketahui jumlah total keseluruhan hewan sapi dan kambing yang akan disembelih. Sebab, proses pemotongan masih akan terus berlangsung hingga H+3.</p>



<p>&#8220;Yang memotong ini kan bukan hanya kami secara official, tetapi juga ada jagal. Nah jagal biasanya ada yang bawa 3, 5, atau 4 hewan. Ketahuan totalnya berapa itu nanti di hari ketiga. Tetapi estimasi kami antara 150 hingga 200 an ekor sapi dan 100 ekor kambing. Jadi kami tidak bisa memprediksi kalau sekarang,&#8221; ujar Dodot.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa jumlah tersebut tidak jauh berbeda dibandingkan dengan perayaan Idul Adha tahun sebelumnya. Perkiraan tersebut didasarkan pada aktivitas para jagal dan penjual hewan kurban yang tersebar di Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau dilihat dari teman-teman yang jualan di pinggir jalan, satu lapak bisa menjual sampai 100 ekor. Kalau pun ada perubahan, paling hanya sekitar 10 persen dari tahun lalu,” ucapnya.</p>



<p>Menurutnya, untuk pemotongan sapi membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar dibandingkan kambing. Terutama untuk sapi yang berukuran besar, seperti milik Presiden RI, Prabowo Subianto, yang beratnya mencapai 950 kilogram.</p>



<p>“Kalau sapi seperti itu, untuk merobohkannya saja bisa sampai setengah jam. Makanya banyak masjid lebih memilih memotong kambing sendiri karena lebih cepat,” tuturnya.</p>



<p>Dodot juga menyebut mengenai biaya pemotongan hewan kurban di RPH Tunas bervariasi, tergantung layanan yang diambil. Untuk sapi, tarif berkisar antara Rp 800 ribu hingga Rp 1,7 juta, sementara kambing dibanderol mulai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.</p>



<p>“Rp 800 ribu itu layanan standar hanya dikuliti, dibersihkan dan dipotong jadi delapan bagian. Kalau Rp 1,7 juta itu sudah termasuk pengemasan dan pengiriman. Untuk kambing, Rp 200 ribu layanan biasa, Rp 300 ribu sudah terima beres,” imbuh Dodot. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222778</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Perkirakan Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-perkirakan-puluhan-ribu-kendaraan-masuk-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkirakan]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207608</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, memperkirakan jumlah kendaraan yang masuk di Kota Malang, dalam perayaan Idul Fitri 2024, nantinya akan meningkat hingga 59 ribu kendaraan. Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub Kota Malang, Minto Rahardjo, Jumat (22/03/2024) tadi. Pria yang kerap disapa Minto, menyampaikan bahwa jumlah kendaraan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, memperkirakan jumlah kendaraan yang masuk di Kota Malang, dalam perayaan Idul Fitri 2024, nantinya akan meningkat hingga 59 ribu kendaraan. Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Jalan Dishub Kota Malang, Minto Rahardjo, Jumat (22/03/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Minto, menyampaikan bahwa jumlah kendaraan tersebut terbagi atas roda dua dan roda empat. Dimana persentase pergerakan masyarakat di Jawa Timur ada kenaikan sebesar 16,2 persen.</p>



<p>“Kenaikan 16,2 persen itu, dari hasil rakor rencana penyelenggaraan angkutan lebaran Tahun 2024 Provinsi Jawa Timur. Diperkirakan kendaraan roda empat yang masuk Kota Malang per hari pada masa lebaran sekitar 19 ribuan,” jelas Minto.</p>



<p>Sedangkan, untuk kendaraan roda dua yang masuk di wilayah Kota Malang diperkirakan bisa mencapai 40 ribu kendaraan per harinya. Padahal, di hari biasa hanya ada sekitar 35 ribuan kendaraan yang masuk Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tentu kendaraan yang masuk ke Kota Malang itu dari berbagai sisi, mulai dari sisi utara yakni dari Singosari, di sisi timur itu dari wilayah Madyopuro, kemudian kalau dari selatan itu dari arah Kacuk dan dari sisi barat itu dari arah Kota Batu,” tambahnya.</p>



<p>Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Menurutnya, di tahun 2024 ini memang terjadi peningkatan kendaraan. Namun, dipastikan tidak terjadi kemacetan di Kota Malang.</p>



<p>“Sangat dimungkinkan adanya peningkatan, tetapi kepadatan arus lalu lintasnya tidak menumpuk. Ini masyarakat masih leluasa untuk melakukan mobilisasi karena waktu liburnya lebih panjang,” ungkap Jaya-sapannya.</p>



<p>Sementara itu, mengenai pembatasan kendaraan besar, hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan maupun dari Polri. “Ada penetapannya yakni dua minggu sebelum terjadi tingginya arus mudik. Tetapi kita lihat dulu, karena belum pasti dan masih menunggu petunjuk Kementerian Perhubungan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207608</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Perkirakan Peningkatan Kendaraan saat Idul Fitri 2024</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-perkirakan-peningkatan-kendaraan-saat-idul-fitri-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[perkirakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207545</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memperkirakan pada perayaan Idul Fitri di tahun 2024 ini, akan mengalami peningkatan kendaraan. Namun, dimungkinkan tidak akan terjadi penumpukan kendaraan (kemacetan). Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Menurutnya, karena di tahun 2024 ini jangka waktu libur cukup panjang dan tentu berbeda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memperkirakan pada perayaan Idul Fitri di tahun 2024 ini, akan mengalami peningkatan kendaraan. Namun, dimungkinkan tidak akan terjadi penumpukan kendaraan (kemacetan).</p>



<p>Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Menurutnya, karena di tahun 2024 ini jangka waktu libur cukup panjang dan tentu berbeda dari sebelumnya.</p>



<p>“Sangat dimungkinkan adanya peningkatan, tetapi kepadatan arus lalu lintasnya tidak menumpuk. Ini masyarakat masih leluasa untuk melakukan mobilisasi. Bisa ada yang mempersiapkan mudik lebih awal, kalau ASN bisa jadi di tanggal 5 atau 6 April itu bisa mudik. Kalau yang lainnya cuti bersama mulai tanggal 7 hingga 14 April dan senin baru masuk. Sehingga mobilisasinya panjang,” jelas Jaya-sapaannya, Kamis (21/03/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, dalam hal ini persiapan pengaturan lalu lintas saat lebaran, lebih detailnya masih akan dibahas bersama dengan Forum Lalu Lintas (Lalin), pada pekan depan. Akan tetapi, Jaya memprediksi tingginya arus mudik terjadi H-2 lebaran, begitu pula arus balik.</p>



<p>“Karena ini liburnya panjangnya biasanya H-2 lebaran itu terjadi peningkatan arus, begitu pula arus baliknya nanti di H+2 lebaran, atau lebih tepatnya pada hari minggu, di tanggal 14 April,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk titik-titik rawan yang perlu diantisipasi, itu menurutnya masih sama dengan tahun lalu dan tidak ada perubahan. Yakni seperti di Jembatan Tunggulmas, Jalan Ahmad Yani hingga menuju pintu masuk Tol Karanglo, dan Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang.</p>



<p>Selain itu, Dishub Kota Malang tentu juga akan menyiapkan pos pemantauan di beberapa lokasi. Jika di tahun 2023 lalu, telah disiapkan di exit tol Madyopuro dan Jembatan Kedungkandang, sehingga sangat dimungkinkan di tahun 2024 ini juga masih tetap sama. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207545</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, Dishub Kota Malang Perkirakan 11 Ribu Kendaraan Masuk Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-dishub-kota-malang-perkirakan-11-ribu-kendaraan-masuk-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[perkirakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memperkirakan sekitar 11 ribu kendaraan akan masuk di wilayah Kota Malang, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena itu, Dishub Kota Malang akan melakukan antisipasi di beberapa titik yang menjadi kepadatan arus lalu lintas. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, memperkirakan bahwa angka tersebut tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memperkirakan sekitar 11 ribu kendaraan akan masuk di wilayah Kota Malang, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena itu, Dishub Kota Malang akan melakukan antisipasi di beberapa titik yang menjadi kepadatan arus lalu lintas.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, memperkirakan bahwa angka tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Namun, bisa jadi bertambah karena Pandemi Covid-19 sudah mulai mereda di Kota Malang.</p>



<p>“Nantinya dalam persiapan menjelang Nataru, secara teknis juga akan berkoordinasi bersama dengan rekan-rekan dari Polresta Malang Kota. Namun, kami sudah persiapkan dengan yang sudah biasa kami persiapkan,” ujar Jaya-sapaannya, Selasa (12/12/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika pihaknya juga akan mengantisipasi terkait dengan titik-titik yang menjadi tingkat kepadatan arus lalu lintas. Mulai dari sisi Utara, Barat, hingga Selatan pintu masuk Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Nataru nanti akan kami antisipasi terkait dengan titik-titik yang menjadi tingkat kepadatan arus lalu lintas. Mulai dari Jalan Ahmad Yani masuk ke dalam Jalan Soekarno Hatta, sampai jembatan Suhat. Lalu, di sebelah selatan ada kacuk, gadang, di sebelah barat ada perlimaan Tunggul Wulung. Itu yang menjadi perhatian kami,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, secara isidentil menurutnya juga akan melakukan pengalihan arus bersama dengan Polresta Malang Kota. Seperti, penutupan exit tol yang berada di Singosari akan dialihkan ke exit tol Pakis dan exit tol Madyopuro.</p>



<p>“Nanti akan buka tutup. Artinya kami bersama-sama dengan Polresta Malang Kota akan melakukan treatment bagaimana caranya agar tidak terjadi stagnan,” ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, juga akan disiapkan pos-pos pelayanan, pos pengamanan dan pos mobile yang selalu bergerak dari Polresta Malang Kota. Kemudian, juga akan disiapkan mobil derek, untuk mengantisipasi kendaraan yang macet di jalanan.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, PHRI Kota Malang Perkirakan Okupansi Hotel Meningkat hingga 80 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-phri-kota-malang-perkirakan-okupansi-hotel-meningkat-hingga-80-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Dec 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[perkirakan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203100</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2024, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, memperkirakan okupansi hotel mengalami peningkatan. Bahkan, keterisian itu bisa diangka 80 persen ataupun lebih. Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut tentunya tidak jauh berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Namun, kenaikannya bisa terjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) 2024, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, memperkirakan okupansi hotel mengalami peningkatan. Bahkan, keterisian itu bisa diangka 80 persen ataupun lebih.</p>



<p>Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut tentunya tidak jauh berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Namun, kenaikannya bisa terjadi cukup signifikan.</p>



<p>“Di akhir tahun ini kami memperkirakan okupansi masih cukup bagus atau sama seperti tahun kemarin, bisa mencapai 80 persen atau lebih. Jadi, ada hotel yang nanti mungkin penuh sudah dibooking, tapi ada sebagian hotel yang mungkin hanya terisi setengah saja,” ujar Agoes-sapaannya, Sabtu (09/12/2023) tadi.</p>



<p>Pihaknya pun juga menyampaikan, jika ada beberapa persoalan yang mempengaruhi tingkat okupansi. Pertama, yaitu karena faktor cuaca. Apalagi di saat musim hujan seperti ini. Tentu, hal itu akan mempengaruhi wisatawan untuk menghabiskan liburan akhir tahunnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Pertama karena faktor cuaca, kemudian juga karena adanya isu kenaikan kenaikan Covid-19 di luar negeri seperti yang terjadi di Singapura. Sebenarnya ini bukan kekhawatiran kami, tapi kami dapat informasi dinamika itu dari media, dimana tentunya sedikit banyak bisa saja mempengaruhi wisatawan. Mudah-mudahan ini tidak mempengaruhi,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk saat ini menurutnya tingkat okupansi perhotelan di Kota Malang di angka 50 persen. Sebagian besar okupansi hotel masih didominasi kegiatan Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) atau seperti rapat atau pertemuan dari instansi-instansi.</p>



<p>“Tetapi kami perkirakan nanti pada pertengahan Desember ini puncaknya wisatawan melakukan reservasi. Untuk puncak okupansi hotel nanti kami perkirakan pada H-1 pergantian tahun baru,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203100</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
