<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perkuliahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perkuliahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Nov 2025 13:26:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perkuliahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tertekan Masalah Perkuliahan dan Skripsi, Seorang Mahasiswa Bunuh Diri di Area Jembatan Soekarno Hatta</title>
		<link>https://memontum.com/tertekan-masalah-perkuliahan-dan-skripsi-seorang-mahasiswa-bunuh-diri-di-area-jembatan-soekarno-hatta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[skripsi,]]></category>
		<category><![CDATA[soekarno]]></category>
		<category><![CDATA[tertekan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228196</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria yang teridentifikasi sebagai mahasiswa (25), ditemukan tidak bernyawa di area Jembatan Soekarno Hatta, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Jumat (28/11/2025) malam sekitar pukul 19.10 WIB. Peristiwa ini, kali pertama ditemukan seorang mahasiswa yang tengah melintas di lokasi. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria yang teridentifikasi sebagai mahasiswa (25), ditemukan tidak bernyawa di area Jembatan Soekarno Hatta, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Jumat (28/11/2025) malam sekitar pukul 19.10 WIB. Peristiwa ini, kali pertama ditemukan seorang mahasiswa yang tengah melintas di lokasi.</p>



<p>Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan, petugas gabungan dari Samapta Polresta Malang Kota, Polsek Lowokwaru hingga Unit Inafis, telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pendataan saksi.</p>



<p>&#8220;Korban diketahui bernama Naufal Fadhiil Rafino, mahasiswa Universitas Brawijaya, yang berdomisili di kawasan Jatimulyo, Lowokwaru. Kejadian ini, pertama kali disaksikan oleh seorang pengendara motor yang saat itu sedang melintas bersama pacarnya dari arah Utara ke Selatan. Kemudian, saksi melihat korban sedang minum air putih dan sempat duduk di pagar jembatan,&#8221; jelas Ipda Yudi, Sabtu (29/11/2025) tadi.</p>



<p>Tidak berapa lama, tambah Yudi, korban menjatuhkan diri ke belakang dengan ekspresi tersenyum. Setelah melihat adanya insiden tersebut, saksi segera meminta bantuan petugas keamanan di sekitar lokasi untuk melapor ke pihak kepolisian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Samapta Polresta Malang Kota, piket Sabhara Polsek Lowokwaru, piket reskrim Polsek Lowokwaru, piket identifikasi Unit Inafis Polresta Malang Kota datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dilakukan dokumentasi di sekitar TKP,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Tidak lama berselang, adik korban, Argya, datang ke lokasi karena sejak sore hari telah kehilangan kontak dengan korban. Menurut keterangan keluarga, korban sempat mengirimkan pesan terakhir kepada adiknya sekitar pukul 16.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Isi pesannya permintaan maaf dan korban sengaja melakukan perbuatan tersebut karena tertekan masalah perkuliahan dan skripsi yang tidak kunjung selesai,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kemudian, petugas mengevakuasi korban dan membawanya ke RSU Saiful Anwar Malang untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lanjutan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228196</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Institut Seni Indonesia Surakarta Resmi Buka Kelas Perkuliahan di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/institut-seni-indonesia-surakarta-resmi-buka-kelas-perkuliahan-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[institut]]></category>
		<category><![CDATA[perkuliahan]]></category>
		<category><![CDATA[surakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221060</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta resmi membuka kelas perkuliahan di Banyuwangi, untuk tahun ajaran 2025. Pendaftaran mahasiswa baru sendiri, akan dibuka sejak Mei 2025 mendatang. Hal ini, diungkapkan Rektor ISI Surakarta, Dr I Nyoman Sukerta, saat bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Jumat (11/04/2025) tadi. Pertemuan tersebut, sekaligus mematangkan persiapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta resmi membuka kelas perkuliahan di Banyuwangi, untuk tahun ajaran 2025. Pendaftaran mahasiswa baru sendiri, akan dibuka sejak Mei 2025 mendatang. Hal ini, diungkapkan Rektor ISI Surakarta, Dr I Nyoman Sukerta, saat bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Banyuwangi, Jumat (11/04/2025) tadi.</p>



<p>Pertemuan tersebut, sekaligus mematangkan persiapan teknis pembukaan kelas kuliah ISI Surakarta di Banyuwangi. &#8220;Kami akan memulai perkuliahan pada tahun ajaran 2025. Kami akan melakukan pendaftaran pada Mei 2025, melalui jalur mandiri. Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, silakan,&#8221; jelas Nyoman.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa pada awal berdirinya ISI di Kampus Banyuwangi, terdapat dua program studi (Prodi). Yakni, Etnomusikologi dan Tari. Sementara setiap program, membuka kuota untuk 15 mahasiswa baru.</p>



<p>&#8220;Untuk sementara ini dua program studi dahulu. Nanti setelah proses perizinan pendirian program studi di luar kampus utama (PSDKU) selesai, kami akan menambah program studi lagi. Misalnya bisa film televisi, desain komunikasi visual dan lain-lain karena di ISI Solo,kami punya 23 program studi yang bisa dibuka juga di Banyuwangi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Nyoman, bahwa Banyuwangi memiliki kekayaan seni dan budaya yang beraneka ragam dan khas. Seperti Gandrung, Barong, Jaranan Buto, Trenganis, Kuntulan dan masih banyak lagi yang lainnya. Potensi besar di bidang seni dan budaya itu, diyakini mampu menjadi ekosistem pendidikan yang baik.</p>



<p>&#8220;Banyuwangi memiliki warisan seni dan budaya endemik yang tidak dapat kita temukan di daerah lain. Hal inilah, yang menarik perhatian kami untuk hadir di sini agar putra-putri daerah di Kabupaten Banyuwangi dapat belajar secara akademis dan ilmiah demi pelestarian dan pengembangan warisan budaya leluhur mereka,&#8221; tambah Nyoman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, ISI Surakarta akan melibatkan seniman dan budayawan lokal Kabupaten Banyumas sebagai instruktur, selain dosen dari ISI. &#8220;Demikian pula kurikulumnya, akan dirancang dengan memasukkan unsur seni lokal khas daerah di Kabupaten Banyumas. Sehingga kehadiran ISI di Kabupaten Banyumas benar-benar dapat memperkuat fondasi kearifan lokal di Kabupaten Banyuwangi,&#8221; tegasnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani menyambut baik dibukanya kelas pembelajaran ISI Surakarta di Banyuwangi. &#8220;Ini menjadi momentum untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di bidang seni dan budaya. Harapannya, kehadiran ISI tidak hanya memfasilitasi anak-anak di Kabupaten Banyuwangi untuk belajar seni, tetapi juga membuat seni dan budaya Kabupaten Banyuwangi semakin berkembang seiring dengan kemajuan zaman,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga memastikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan memberikan dukungan penuh. &#8220;Lokasi dan fasilitas sudah kami siapkan. Termasuk beberapa Sarpras pendukung yang dibutuhkan akan dibiayai dari APBD,&#8221; imbuh Bupati Ipuk.</p>



<p>Terkait rencana ini, dukungan positif juga datang dari Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Hasan Basri. Dirinya merasa bersyukur, bahwa ISI hadir di Banyuwangi. Lebih jauh lagi, kurikulum pembelajaran akan dirancang mencakup kesenian khas Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;DKB akan mendukung penuh program ini, termasuk masukan dari para mahasiswanya. DKB sudah gencar melakukan sosialisasi, berkeliling ke berbagai tempat pelatihan. Kami juga berencana untuk melalui pemerintah desa karena ini termasuk dukungan untuk mengembangkan Kabupaten Banyuwangi di bidang budaya,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221060</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
