<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>permanenkan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/permanenkan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jan 2025 13:39:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>permanenkan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Permanenkan Larangan Parkir di Sisi Timur Jalan Kayutangan Heritage</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-permanenkan-larangan-parkir-di-sisi-timur-jalan-kayutangan-heritage</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[larangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[permanenkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Larangan parkir kendaraan roda empat di sisi timur jalan di Kawasan Kayutangan Heritage, resmi dipermanenkan pada tahun 2025. Kebijakan ini, sebelumnya diterapkan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut. Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kebijakan ini telah disambut dengan baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Larangan parkir kendaraan roda empat di sisi timur jalan di Kawasan Kayutangan Heritage, resmi dipermanenkan pada tahun 2025. Kebijakan ini, sebelumnya diterapkan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa kebijakan ini telah disambut dengan baik oleh semua pihak. Tidak ada penolakan baik dari pengunjung, juru parkir, bahkan juga pengusaha yang ada di kawasan tersebut.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, masyarakat cukup mematuhi aturan ini. Walaupun pada saat bulan Desember lalu ada satu yang melanggar dan sempat kita tindak dengan melakukan penggembokan sebagai bentuk peringatan,&#8221; kata Jaya-sapaannya, Sabtu (04/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk kendaraan roda dua, menurutnya masih diperbolehkan parkir di sisi timur. Namun, hanya di beberapa titik saja dan tidak di badan jalan atau pun trotoar jalan. Tentu pengawasan dari para petugas juga akan terus dilakukan.</p>



<p>&#8220;Jukir juga kooperatif, kalau ada kendaraan yang parkir di tempat terlarang mereka akan mengingatkan untuk pindah. Petugas dari kami pun juga menjaga sisi timur steril dari kendaraan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Namun, ke depan parkir kendadaan di sisi timur akan dikembalikan. Yakni ketika dilakukan pembangunan fasilitas parkir di Eks Bank Mandiri Syariah, Kayutangan Heritage, yang diperkirakan pada bulan Juli 2025 dan pengerjaan membutuhkan waktu selama lima bulan.</p>



<p>&#8220;Nanti kalau sudah proses pembangunan di Gedung Eks Mandiri Syariah terpaksa kita kembalikan lagi, sementara. Tapi kita lihat kondisinya lagi, kita kita lihat dulu. Pada prinsipnya nanti juga akan di diskusikan lagi dengan Forum Lalu Lintas,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Banjir, BBWS Bengawan Solo Bakal Permanenkan Tanggul Kali Plalangan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-banjir-bbws-bengawan-solo-bakal-permanenkan-tanggul-kali-plalangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bengawan]]></category>
		<category><![CDATA[permanenkan]]></category>
		<category><![CDATA[plalangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206167</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Beberapa titik tanggul Kali Plalangan yang jebol akibat curah hujan tinggi di wilayah Lamongan beberapa hari lalu, tengah direncanakan dibangun tanggul permanen. Hal itu terungkap, saat Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, melakukan Sidak di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi, Jumat (09/02/2024) tadi. Disampaikan, bahwa pembangunan tanggul permanen tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Beberapa titik tanggul Kali Plalangan yang jebol akibat curah hujan tinggi di wilayah Lamongan beberapa hari lalu, tengah direncanakan dibangun tanggul permanen. Hal itu terungkap, saat Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Maryadi Utama, melakukan Sidak di Desa Tambakploso, Kecamatan Turi, Jumat (09/02/2024) tadi.</p>



<p>Disampaikan, bahwa pembangunan tanggul permanen tersebut untuk mengantisipasi tidak terulangnya kejadian serupa. Rencana pembangunan tersebut, diantaranya di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Desa Tambakploso, Desa Bambang dan Desa Pomahanjanggan di Kecamatan Turi.</p>



<p>&#8220;Penanganan banjir Sungai Plalangan di Kabupaten Lamongan, sudah dilakukan. Dua titik tanggul yang jebol, sudah ditutup dengan mengerahkan alat berat kami (BBWS Bengawan Solo). Tanggul darurat juga sudah dibuat, untuk mengatasi banjir. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Pemda dalam penanganannya,” kata Maryadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Saat ini, lanjutnya, rencana tersebut dalam tahap koordinasi antara BBWS Bengawan Solo serta Pemkab Lamongan untuk menentukan wilayah kewenangan serta besaran anggaran yang akan dikeluarkan.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyebut, mengatakan bahwa jika sebelumnya Pemerintah Daerah telah melakukan penanganan kedaruratan dan penguatan tanggul yang jebol akibat debit air yang tinggi. &#8220;Kami, BPBD Lamongan, PU SDA (Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Alam) dan dinas-dinas terkait telah melakukan penanganan kedaruratan tanggul jebol akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada malam sebelumnya, di tiga titik wilayah Kecamatan Turi,” kata Bupati Yuhronur.</p>



<p>Penanganan darurat tersebut, lanjutnya, mengerahkan alat berat untuk pengerukan dan pemadatan tanggul dengan material batu gunung (pedel) serta pemasangan bambu di bibir tanggul. Bahkan tidak hanya itu, dalam agenda kunjungan Kepala BBWS Bengawan Solo di Lamongan, juga dilakukan pembahasan penanganan banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Semarmendem akibat back water dari Bengawan Solo yang berdampak di dua kecamatan. Yaitu, di Kecamatan Kedungpring dan Kecamatan Modo, yang meliputi delapan desa dengan luas lahan pertanian yang terdampak 135 hektar.</p>



<p>&#8220;Serta, penanganan banjir di Bengawan Jero, utamanya perbaikan pintu air di Sluis Kuro, yang mengalami kebocoran. Sehingga, mengurangi efektivitas operasional pompa banjir.<strong> (kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206167</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
