<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Permasalahan Keluarga &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/permasalahan-keluarga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2020 14:33:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Permasalahan Keluarga &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Ada Permasalahan Keluarga, Nekat Iris Pergelangan Tangan Kiri</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-ada-permasalahan-keluarga-nekat-iris-pergelangan-tangan-kiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 14:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[percobaan bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Permasalahan Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta klojen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124005</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Emanuel Tri Ariyanto (34) warga Dusun Pondok Kobong, Desa Sumber Petung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Senin (21/9/2020) pukul 16.15, nekat melakukan percobaan bunuh diri di depan sebuah rumah di Jl Delima No 11, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Yakni dengan menyayat pergelangan tangan kirinya dengan sebilah pisau cutter. Beruntung kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Emanuel Tri Ariyanto (34) warga Dusun Pondok Kobong, Desa Sumber Petung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Senin (21/9/2020) pukul 16.15, nekat melakukan percobaan bunuh diri di depan sebuah rumah di Jl Delima No 11, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang.</p>
<p>Yakni dengan menyayat pergelangan tangan kirinya dengan sebilah pisau cutter. Beruntung kejadian itu segera diketahui oleh Sri Eni (38) istrinya yang menjadi baby sitter di rumah tersebut. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Klojen hingga Tri dilarikan dengan menggunakan mobil RJT ke RS Hermina Jl Tangkuban Perahu, Kecamatan Klojen Kota Malang.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa pada Senin pukul 11.00, Tri mendatangi Eni di rumah tempat kerjanya di Jl Delima No 11. Saat itu Tri menanyakan BPKB motor. Saat itu Tri juga mengatakan kalau dirinya ingin mati. Setelah mengatakan itu Tri langsung pergi meninggalkan lokasi.</p>
<p>Namun sekitar pukul 16.00, Tri kembali datang ke lokasi. Dia sempat bertemu salah satu teman istrinya. Dia meminta supaya istrinya dipanggil keluar. Sri Eni kemudian keluar rumah menemui Tri. Lagi-lagi Tri mengatakan ingin mati. Tak hanya itu dia mengatakan akan mati sambil menunjukan pisau cutter.</p>
<p>Melihat situasi itu, Sri Eni hanya bisa menasehati suaminya supaya istigfar dan menginggat kalau anaknya masih kecil. Setelah mencoba menenangkan suaminya, Sri Eni sempat masuk ke dalam rumah.</p>
<p>Namun tak lama kemudian suaminya mengetuk pintu sambil berteriak-teriak. Saat itulah Sri membukakan pintu dan melihat suaminya sudah berlumuran darah. Pergelangan tangan kirinya sudah dalam kondisi tersayat.</p>
<p>Mengetahui kejadian itu, Sri langsung panik meminta tolong hingga kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Klojen. &#8220;Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan saat ini masih dalam perawatan medis,&#8221; ujar Kapolsekta Klojen Kompol Fatkur Rokhman. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124005</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Permasalahan Keluarga, Anak Penjarakan Ayah</title>
		<link>https://memontum.com/permasalahan-keluarga-anak-penjarakan-ayah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jun 2018 06:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Permasalahan Keluarga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=43255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8212;&#8212;Kakek ber inisial PN berumur 60 tahunan hanya bisa pasrah akan nasib tidak bisa bertemu dengan cucu ketika lebaran akan datang tinggal beberapa hari ini. Pria berfrofesi sebagai Wiraswasta yang beralamat di Dusun Krajan A, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember harus terpaksa menjalani hari dimana dingin nya jeruji besi yang menantinya akibat ulah anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember&#8212;&#8212;</strong>Kakek ber inisial PN berumur 60 tahunan hanya bisa pasrah akan nasib tidak bisa bertemu dengan cucu ketika lebaran akan datang tinggal beberapa hari ini.</p>
<p>Pria berfrofesi sebagai Wiraswasta yang beralamat di Dusun Krajan A, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember harus terpaksa menjalani hari dimana dingin nya jeruji besi yang menantinya akibat ulah anak yang ketakutan ketika sang bapak mengamuk membawa sebilah Clurit pada Sabtu, (2/6/2018) pagi tadi.</p>
<p><a href="https://memontum.com/43213-diduga-serangan-jantung-tewas-duduk-di-atas-motor/img-20180602-wa0077-copy" rel="attachment wp-att-43223"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-43223" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180602-WA0077-copy.jpg?resize=500%2C667&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="667" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180602-WA0077-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180602-WA0077-copy.jpg?resize=225%2C300&amp;ssl=1 225w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Bapak 2 anak tersebut ketika di ruangan Reserse Kriminal Mapolsek Kencong mengaku jika dirinya berbuat seperti itu lantaran cuma menakut nakuti anak tersebut karena permasalahan keluarga yang dirinya dan anaknya alami belakangan ini. Dirinya juga mengaku memang membawa sebilah clurit dan sempat mengacung acungkan kepada anaknya tersebut dan menantunya dan sempat gebrak meja berkali kali, namun itu cuma buat mereka takut sama orang tua, ucapnya sambil tertunduk lesu.</p>
<p>Pihak Mapolsek Kencong Melalui Kanit Reserse Kriminal Aiptu Suryono SH mengatakan jika permasalahan anak dan bapak tersebut memang benar. Dan sekarang proses penyidikan yang bersangkutan karena laporan resmi telah terbit dan ditanda tangani oleh anak tersebut. Tempat kejadian perkara ada di pingir jalan raya di sebuah toko Helm milik anaknya tersebut. Untuk pasal yang kita terapkan adalah pasal 335 ayat 1e dengan ancaman 1 tahun penjara dan UU darurat perihal yang bersangkutan membawa senjata tajam, pungkas Suryono. (Lum/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43255</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
