<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>permintaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/permintaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2026 14:21:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>permintaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Permintaan Daging Sapi Meningkat, Pemkab Banyuwangi Lakukan Tes Cepat Standar ASUH</title>
		<link>https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh</link>
					<comments>https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[standar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Permintaan daging sapi di Banyuwangi meningkat tajam menjelang Lebaran. Jika pada hari biasa hanya 20 hingga 30 ekor sapi yang disembelih, kini bisa mencapai 60 ekor sapi perhari. Yang menarik, lonjakan permintaan juga mendorong kenaikan harga. Di Pasar Blambangan, harga daging sapi mencapai Rp 145 hingga Rp 150 ribu perkilogram, pada Rabu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Permintaan daging sapi di Banyuwangi meningkat tajam menjelang Lebaran. Jika pada hari biasa hanya 20 hingga 30 ekor sapi yang disembelih, kini bisa mencapai 60 ekor sapi perhari.</p>



<p>Yang menarik, lonjakan permintaan juga mendorong kenaikan harga. Di Pasar Blambangan, harga daging sapi mencapai Rp 145 hingga Rp 150 ribu perkilogram, pada Rabu (11/03/2026) tadi. Padahal, harga normal sebelumnya sekitar Rp 125 ribu perkilogram.</p>



<p>Untuk memastikan daging yang beredar tetap aman, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan), melakukan pengecekan di pasar tradisional. Tim dikirim untuk memeriksa kualitas daging sapi secara serentak. Seperti di Pasar Blambangan, petugas melakukan tes cepat untuk memastikan bahwa daging yang dijual memenuhi standar aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).</p>



<p>Kepala Dispertan Banyuwangi, Danang Hartanto, mengatakan bahwa hasil inspeksi menunjukkan bahwa daging tersebut aman dan layak dikonsumsi. &#8220;Tidak ada daging yang terkontaminasi, keriput atau mengandung bahan kimia berbahaya. Masyarakat tidak perlu khawatir,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menyebutkan, bahwa konsumsi daging meningkat hingga 80 persen dibandingkan hari-hari biasa. Hingga pukul 01.00, tercatat 41 ekor sapi disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) dan jumlahnya masih terus bertambah. Produksi daging rata-rata di Banyuwangi mencapai 3-3,5 ton perhari dan saat ini meningkat hampir 2 kali lipat dari kondisi normal.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Banyuwangi, drh Nanang Sugiharto, menambahkan bahwa peningkatan konsumsi dipicu oleh tingginya permintaan bahan baku untuk bakso menjelang Lebaran. &#8220;Biasanya menjelang Lebaran, konsumsi bisa meningkat hingga hampir 100 persen. Namun stok aman karena populasi sapi di Banyuwangi sekitar 100 ribu ekor,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain daging sapi, petugas juga memeriksa daging ayam yang beredar di pasar. Hasilnya, daging ayam yang dijual oleh pedagang juga dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat</p>



<p>Salah satu pedagang daging sapi, Badrus, mengakui bahwa penjualan telah meningkat secara signifikan. Biasanya, dirinya menjual daging dari 2 ekor sapi per hari, sekarang meningkat menjadi 3 ekor.</p>



<p>Tingginya permintaan merupakan berkah bagi Badrus dan pedagang lainnya. Stok daging yang dia jual selalu habis karena langsung terjual setelah dipotong. &#8220;Permintaan meningkat menjelang Lebaran. Sekarang ada 3 ekor per hari dan selalu habis terjual,&#8221; katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/permintaan-daging-sapi-meningkat-pemkab-banyuwangi-lakukan-tes-cepat-standar-asuh/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230903</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buntut Promosi Minuman Beralkohol, King Abdi Diperiksa Polisi dan Permintaan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/buntut-promosi-minuman-beralkohol-king-abdi-diperiksa-polisi-dan-permintaan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[buntut]]></category>
		<category><![CDATA[diperiksa]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Reskrim Polresta Malang Kota memanggil Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi, Jumat (18/07/2025) tadi. Pemanggilan itu, buntut dari video mempromosikan minuman beralkohol, yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Perlu diketahui, bahwa video King Abdi terkait promosi tersebut membuat gaduh dan banyak mendapat kecaman dari masyarakat. Bahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Reskrim Polresta Malang Kota memanggil Amrizal Nuril Abdi alias King Abdi, Jumat (18/07/2025) tadi. Pemanggilan itu, buntut dari video mempromosikan minuman beralkohol, yang berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa video King Abdi terkait promosi tersebut membuat gaduh dan banyak mendapat kecaman dari masyarakat. Bahkan diketahui saat ini, toko yang dipromosikannya sudah tutup dan unggahan video tersebut sudah di take down.</p>



<p>King Abdi sendiri, diminta keterangan sekitar 2 jam berada di Polresta Malang Kota dan baru keluar dari ruang Reskrim sekitar pukul 12.40. Saat bertemu awak media, dirinya meminta maaf kepada masyarakat Kota Malang.</p>



<p>“Saya minta maaf kepada semua lapisan masyarakat Kota Malang, pemuka agama, Pemerintah Kota Malang dan Resmob Malang Kota, karena sudah bikin gaduh. Ini murni kelalaian saya, kesalahan saya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Abdi menjelaskan, bahwa dirinya sudah menjelaskan ke pihak berwajib terkait permasalahan ini. &#8220;Semuanya sudah saya jelaskan ke Resmob Kota Malang. Saya sebagai warga negara yang baik, saya menunggu nantinya seperti apa. Saya tidak bisa ngomong apa-apa, saya meminta maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto, mengatakan bahwa Satreskrim Polresta Malang Kota mengundang Abdi untuk diklarifikasi. &#8220;Undangan tadi untuk klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial. Dari ini semua, kita akan melakukan penyelidikan apakah ada pelanggaran hukum atau tidak. Kita pelajari dulu dan kumpulkan bukti-buktinya,&#8221; urainya.</p>



<p>Jika nantinya ditemukan pelanggaran yang dilakukan pemilik toko Miras, pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas. Begitu juga untuk King Abdi, masih dalam proses penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Kita pelajari dulu, apa perannya saudara King Abdi yang telah membuat konten meresahkan masyarakat Kota Malang ini. Saat ini masih penyelidikan,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224080</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Kota Malang Naik Signifikan hingga 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-permintaan-kue-keranjang-di-kota-malang-naik-signifikan-hingga-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keranjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[signifikan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218638</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun 2025, permintaan kue keranjang di Kota Malang, mengalami peningkatan signifikan. Pemilik usaha kue, Sonia Winoto (28), mencatat kenaikan itu hingga 50 persen dari tahun sebelumnya. Perempuan yang akrab disapa Sonia, itu menyampaikan jika pesanan itu saat ini sudah hampir 300 boks. Itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun 2025, permintaan kue keranjang di Kota Malang, mengalami peningkatan signifikan. Pemilik usaha kue, Sonia Winoto (28), mencatat kenaikan itu hingga 50 persen dari tahun sebelumnya.</p>



<p>Perempuan yang akrab disapa Sonia, itu menyampaikan jika pesanan itu saat ini sudah hampir 300 boks. Itu terus masuk mulai awal Januari hingga akhir Januari saat perayaan Imlek nanti.</p>



<p>&#8220;Tahun ini banyak banget, kira-kira sudah hampir 300 boks sekarang ini. Dibandingkan tahun lalu itu lebih banyak di tahun ini meningkat hampir 50 persen,&#8221; kata Sonia, Jumat (24/01/2025) tadi.</p>



<p>Kue keranjang yang biasanya berukuran besar dan harus dipotong terlebih dahulu sebelum di makan itu, kini kue yang dijualkan oleh Sonia berbeda. Sebab, berukuran kecil (bite size), yang lebih praktis dan menarik secara visual.</p>



<p>&#8220;Jadi, saya pikir kenapa tidak dibuat kecil-kecil, langsung sekali makan dan bentuknya juga lucu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk harga kue keranjang itu dibanderol Rp 48 ribu hingga Rp 55 ribu perboks, dengan berbagai varian rasa. Salah satu varian baru yang menarik perhatian adalah celestial blue, yang menggunakan bunga telang dan terinspirasi dari motif porselen biru putih khas Tiongkok.</p>



<p>“Varian mix dan celestial blue yang paling banyak diminati, terutama oleh konsumen dari Jakarta. Selain itu juga ada yang bawa ke Jepang sebagai oleh-oleh,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk produksi kue keranjang dilakukan berdasarkan pesanan (made by order), dengan rata-rata produksi harian mencapai 60-70 boks menjelang Imlek. Namun, Sonia mengakui adanya tantangan kenaikan harga bahan baku seperti tepung ketan, gula dan kemasan.</p>



<p>“Kenaikan harga bahan baku membuat harga jual ikut naik. Tapi kami tetap berusaha menjaga kualitas dan inovasi. Untuk kue keranjang ini memiliki daya tahan empat hari di suhu ruang dan tujuh hari jika disimpan di lemari pendingin,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218638</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Keluhan Permintaan LPG 3 Kg, Bupati Banyuwangi Minta Tambahan Stok</title>
		<link>https://memontum.com/respon-keluhan-permintaan-lpg-3-kg-bupati-banyuwangi-minta-tambahan-stok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[tambahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211528</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bergerak cepat dalam merespon keluhan warga akan sulitnya mendapat LPG 3 Kg atau LPG Melon, Minggu (07/07/2024) tadi. Salah yang dilakukan, yakni dengan mendatangi pangkalan LPG di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Kedatangan Bupati Ipuk ke pangkalan, tidak lain untuk mengecek stok LPG. Sementara dari pengecekan itu, diketahui bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bergerak cepat dalam merespon keluhan warga akan sulitnya mendapat LPG 3 Kg atau LPG Melon, Minggu (07/07/2024) tadi. Salah yang dilakukan, yakni dengan mendatangi pangkalan LPG di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi.</p>



<p>Kedatangan Bupati Ipuk ke pangkalan, tidak lain untuk mengecek stok LPG. Sementara dari pengecekan itu, diketahui bahwa permintaan LPG tengah meningkat. Selain karena Hari Raya Idul Adha, juga karena Bulan Dzulhijah. Sehingga, banyak warga yang menggelar hajatan.</p>



<p>&#8220;Jadi saya ke pangkalan dan ke agen untuk bertemu pemilik. Beliau menyampaikan, bahwa sebenarnya stoknya LPG normal rutin seperti biasa. Tetapi karena permintaan yang tinggi, sehingga muncul kekosongan,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Untuk mengatasi hal tersebut, paparnya, Pemkab Banyuwangi telah mengajukan tambahan stok LPG Melon ke Pertamina. Karena pada hari biasa, penyaluran LPG Melon di Banyuwangi sebanyak 62 ribu tabung.</p>



<p>&#8220;Dari Dinas Koperasi UMKM sudah mengusulkan untuk ditambah dan sudah dikabulkan. Bahkan tadi pagi (Minggu, red), pangkalan sudah menerima tambahan stok 100 tabung. Mudah-mudahan dengan tambahan droping dari Pertamina ke agen dan pangkalan, masyarakat tidak kesulitan,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, dari para pemilik pangkalan LPG, Bupati Ipuk juga mendengar adanya permintaan agar pengiriman stok gas tetap berlanjut dan ditambah pada hari libur dan tanggal merah. Karenanya, mengenai permintaan itu siap dijembatani dengan mengirimkan surat permohonan ke Pertamina melalui dinas terkait.</p>



<p>&#8220;Nanti kami minta agar sebelum tanggal merah dan hari libur, dropingnya ke pangkalan dan agen ditambah. Sehingga, saat hari libur dan tidak ada pengiriman, pangkalan dan agen sudah ada stok,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pemilik Pangkalan LPG, Hazi Bauzir, menjelaskan bahwa pasokan LPG Melon selama ini tergolong lancar. Pihaknya juga mendapat pasokan LPG Melon sebanyak 160 tabung perpekan, yang dikirim dalam tiga tahap.</p>



<p>&#8220;Setiap Hari Raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha, sudah pasti ada peningkatan permintaan. Sudah bertahun-tahun terjadi seperti itu. Apalagi sekarang, sedang musim hajatan dan akan menyambut kepulangan haji,&#8221; katanya.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta penambahan kuota sejak Juni lalu. Pada bulan lalu, dirinya meminta tambahan kuota sebesar 100 persen.</p>



<p>&#8220;Realisasinya pada bulan lalu sebanyak 94,6 ribu tabung setiap hari. Untuk bulan ini atau mulai pekan kedua, kami juga mengajukan lagi tambahan kuota 150 persen,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211528</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kenaikan Permintaan LPG Jelang Idul Fitri, Pertamina Malang Tambah Stok</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kenaikan-permintaan-lpg-jelang-idul-fitri-pertamina-malang-tambah-stok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[fitri,]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[tambah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207506</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah, Pertamina Malang bakal tambah stok LPG hingga 8 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Sales Branch Manager Pertamina Wilayah Malang Raya, Choerul Anwar, Kamis (21/03/2024) tadi. Pria yang kerap disapa Choerul, menyampaikan bahwa Pertamina Malang telah menambah stok LPG tersebut sejak sebelum puasa Ramadan lalu. Yakni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah, Pertamina Malang bakal tambah stok LPG hingga 8 persen. Hal tersebut, dikatakan oleh Sales Branch Manager Pertamina Wilayah Malang Raya, Choerul Anwar, Kamis (21/03/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Choerul, menyampaikan bahwa Pertamina Malang telah menambah stok LPG tersebut sejak sebelum puasa Ramadan lalu. Yakni dengan tambahan sekitar 4 persen. Tentu penambahan tersebut merupakan langkah awal untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan permintaan.</p>



<p>“Tetapi sejauh ini di lapangan tidak ada isu mengenai kelangkaan LPG, insyaallah nanti menjelang Idul Fitri akan kita beri tambahan sekitar 8 persen, dari kuota bulanan 4 persen,” ucap Choerul.</p>



<p>Untuk kebutuhan LPG di wilayah Malang Raya, rata-rata per harinya membutuhkan 115 tabung, atau sekitar 2500 tabung per bulan. Apabila ada penambahan 8 persen, maka diperkirakan kebutuhan LPG di wilayah Malang Raya dapat terpenuhi dan dipastikan aman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Insyaallah kita pastikan aman untuk LPG Malang Raya. Kalau 4 persen itu sekitar 123 metrik ton dalam satu bulan. Nanti konversinya kalau dijadikan tabung itu 123 dikali 1000 dibagi 3, nah itu nanti konversinya dapat tabung,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, tambahan LPG tersebut telah didistribusikan oleh Pertamina Malang sejak 6 Maret 2024 lalu hingga 14 Maret 2024 kemarin. Nantinya pada April 2024 juga akan terus dilakukan penambahan, baik untuk pra atau pasca Idul Fitri 1445 Hijriah.</p>



<p>Disamping itu, Pertamina Malang juga telah menyiapkan tambahan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Malang Raya. Yakni dengan tambahan hingga 90 persen dari ketersediaan normal di lapangan. Untuk stok Pertalite di Kota Malang rata-rata mencapai 400 liter, dengan peningkatan sekitar 90 persen yang setara dengan 40 kilo liter. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207506</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bahan Baku Sulit, Produsen Cincau di Kota Malang Kebanjiran Permintaan selama Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/bahan-baku-sulit-produsen-cincau-di-kota-malang-kebanjiran-permintaan-selama-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cincau]]></category>
		<category><![CDATA[kebanjiran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[produsen]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[sulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205038</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bulan Ramadan membawa berkah tersendiri produsen Cincau di Kota Malang. Adalah Hariyati, yang mengaku merasakan berkah itu, meskipun di satu sisi juga kesulitan mencari bahan baku daun cincau. Diterangkannya, salah satu sulitnya bahan baku karena dipengaruhi oleh musim penghujan. Sehingga, dirinya harus mendapatkan dari kota lain. Apalagi, bahan baku sagu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bulan Ramadan membawa berkah tersendiri produsen Cincau di Kota Malang. Adalah Hariyati, yang mengaku merasakan berkah itu, meskipun di satu sisi juga kesulitan mencari bahan baku daun cincau.</p>



<p>Diterangkannya, salah satu sulitnya bahan baku karena dipengaruhi oleh musim penghujan. Sehingga, dirinya harus mendapatkan dari kota lain. Apalagi, bahan baku sagu yang digunakannya, pun saat ini sedang mengalami peningkatan harga.</p>



<p>“Secara keuntungannya turun 4 persen. Itu karena, saat ini daun caunya sulit didapatkan. Kalaupun ada, itu mahal, sepertinya karena pengaruh cuaca, hujan terus. Kita pakai daun caunya ini dari Ponorogo. Kualitasnya bagus, hitam dan kenyal,&#8221; katanya, Jumat (15/03/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga;</strong></p>





<p>Di Ramadan ini, Hariyati tidak menapik jika dirinya kebanjiran permintaan. Perharinya, dirinya dapat memproduksi cincau sebanyak 250 hingga 300 blek. Sedangkan, di hari biasa hanya memproduksi 30 sampai 40 blek.</p>



<p>“Tentu berbeda jauh ketika hari biasa dengan Ramadan. Karena permintaan saat Ramadan, ini luar biasa. Kalau biasanya itu hanya 30 sampai 40, sekarang per hari sampai 300 blek. Kalau cuacanya hujan, tidak mendukung hanya 250 blek saja,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, jika cincau-cincau tersebut dipasarkan ke beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Malang. Seperti, Pasar Bunulrejo, Pasar Kebalen, Pasar Blimbing, hingga Pasar Gadang. Untuk satu bleknya dihargai Rp 50 ribu, dengan berat 25 kg.</p>



<p>“Meskipun sekarang sudah banyak yang meniru kita, tetapi bersyukur semua langganan itu masih datang ke kita, rezekinya kita,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam proses pembuatan cincau tersebut membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam per 20 blek. Dalam pengerjaannya, Hariyati dibantu dengan empat orang pegawainya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205038</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Respon Permintaan Warga, Pemkab Kediri Gelar Pasar Murah di Balai Desa Kayen Kidul</title>
		<link>https://memontum.com/respon-permintaan-warga-pemkab-kediri-gelar-pasar-murah-di-balai-desa-kayen-kidul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204793</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menggelar pelaksanaan pasar murah di Desa/Kecamatan Kayen Kidul, Kamis (11/01/2024) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di kantor balai desa itu merealisasikan permintaan warga kepada Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat berkunjung ke Desa Kayen Kidul pada akhir Desember 2023 lalu. Tak ayal, pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menggelar pelaksanaan pasar murah di Desa/Kecamatan Kayen Kidul, Kamis (11/01/2024) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di kantor balai desa itu merealisasikan permintaan warga kepada Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat berkunjung ke Desa Kayen Kidul pada akhir Desember 2023 lalu.</p>



<p>Tak ayal, pelaksanaan tersebut disambut antusiasme warga masyarakat. &#8220;Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Mas Bup (sapaan Bupati Kediri, red) saat melauncing pompa air listrik untuk pengairan. Ketika dialog dengan warga, ada beberapa usulan warga yang salah satunya mengenai pasar murah,&#8221; kata Camat Kayen Kidul, Sigit Rahardjo.</p>



<p>Dalam pasar murah itu, lanjutnya, disediakan beberapa komoditas pangan. Diantaranya, seperti beras SPHP sebanyak 5 ton, gula 500 kg, minyak goreng 250 liter, 100 kg terigu serta beberapa komoditas lain.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Pelaksanaan sendiri, selain menggandeng Perum Bulog dan beberapa pihak swasta, pemerintah daerah juga menggandeng pelaku UKM untuk ikut menjual beberapa aneka makanan, kue bahkan pakaian hingga sepatu. Sedangkan merespon pelaksanaan itu, antusiasme warga sangat terlihat. Itu karena, bahan pangan yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran.</p>



<p>&#8220;Masyarakat sangat puas, karena permintaan mereka telah diperhatikan oleh Mas Bup,&#8221; tambah Sigit.</p>



<p>Kepala Desa Kayen Kidul, Bambang Agus Pranoto, dalam kesempatan itu terima kasih atas respon cepat bupati terhadap permintaan warga. Selain pasar murah, ada permintaan warga yang juga langsung ditanggapi, yaitu terkait dengan pengairan.</p>



<p>&#8220;Mewakili masyarakat, saya sangat berterimakasih kepada Mas Bup. Beliau sudah kerso rawuh (datang, red) ke sini. Sehingga, tahu kondisi masyarakat dan apa yang dibutuhkan,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Bunga Mawar Kota Batu Alami Peningkatan Permintaan Bunga Potong</title>
		<link>https://memontum.com/petani-bunga-mawar-kota-batu-alami-peningkatan-permintaan-bunga-potong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[potong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203781</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Permintaan bunga potong jenis Mawar dari Kota Batu ke luar kota, seperti Jakarta, Solo, Jogja dan Bali, mengalami peningkatan pada Desember 2023 ini. Sedangkan, untuk mengantisipasi sejumlah permintaan itu, petani Mawar sejak beberapa hari sebelumnya sudah menyiapkan stok. Salah seorang supplier Bunga Mawar di Desa Gunungsari, Ninik Arifah, mengatakan bahwa pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Permintaan bunga potong jenis Mawar dari Kota Batu ke luar kota, seperti Jakarta, Solo, Jogja dan Bali, mengalami peningkatan pada Desember 2023 ini. Sedangkan, untuk mengantisipasi sejumlah permintaan itu, petani Mawar sejak beberapa hari sebelumnya sudah menyiapkan stok.</p>



<p>Salah seorang supplier Bunga Mawar di Desa Gunungsari, Ninik Arifah, mengatakan bahwa pada November 2023 lalu, permintaan bunga potong tidak begitu ramai. Tetapi, menginjak Desember ini permintaan mengalami peningkatan.</p>



<p>&#8220;Jadi, dari luar kota seperti Jakarta, Solo, Jogja hingga Bali, untuk permintaan bunga potong jenis Bunga Mawar sangat ramai,&#8221; terangnya, saat berada di tempat pemrosesan Bunga Mawar di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (26/11/2023) tadi.</p>



<p>Meningkatnya permintaan bunga potong ini, ujarnya, disebabkan banyaknya acara di luar Kota Batu. Sementara, permintaan pengiriman Bunga Mawar yang paling banyak, adalah ke Jakarta dan Bali.</p>



<p>&#8220;Sekali kirim ke Jakarta itu mencapai hingga 5 ribu tangkai. Yang jadwal pengirimannya, itu satu minggu dua kali,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ninik menambahkan, bahwa stok Bunga Mawar tidak akan habis. Itu disebabkan, dalam satu minggu petani Bunga Mawar di Desa Gunungsari, panen tiga kali.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, permintaan bunga potong pada Desember ini meningkat drastis. Tetapi harga dari petani masih tetap, kisaran paling mahal Rp 1.000 per tangkai,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Petani Bunga Mawar Dusun Talangrejo, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Prapto, mengungkapkan sebenarnya meskipun permintaan Bunga Mawar meningkat tetapi hasil panen menurun. &#8220;Hasil panen petani Bunga Mawar saat ini menurun. Ini dipengaruhi faktor cuaca. Kalau biasanya, setiap panen itu 1.500 tangkai. Sekarang, sekitar 800 tangkai. Dan, panen kami lakukan tiga kali seminggu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mengenai harga jual pertangkai Bunga Mawar, menurut Prapto, ke supplier yang ukuran panjang Rp 800 rupiah. Tetapi, yang ukuran pendek Rp 400 rupiah.</p>



<p>&#8220;Yang penting, biaya perawatan masih tidak memberatkan. Saya kira penghasilan masih cukup buat keluarga. Dan, saya akui memang permintaan bunga mawar sangat meningkat. Seperti, supplier yang saya kirim bunga ini. Yaitu ke Bali,&#8221; ujarnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203781</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Mayangan Probolinggo Geger, Mayat Bayi Laki Laki Ditemukan dengan Surat Permintaan Tolong</title>
		<link>https://memontum.com/warga-mayangan-probolinggo-geger-mayat-bayi-laki-laki-ditemukan-dengan-surat-permintaan-tolong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Geger]]></category>
		<category><![CDATA[Mayangan]]></category>
		<category><![CDATA[permintaan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tolong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198122</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dibuat geger dengan ditemukannya mayat bayi di kamar mandi dekat makam Mbah Makmum Rabu (13/09/2023) tadi. Kasus ini, hingga kinipun masih dalam penanganan petugas Polres Probolinggo Kota. Informasi Memontum.com, mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh juru kunci makam Mbah Makmum, yaitu Senanto (57) sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dibuat geger dengan ditemukannya mayat bayi di kamar mandi dekat makam Mbah Makmum Rabu (13/09/2023) tadi. Kasus ini, hingga kinipun masih dalam penanganan petugas Polres Probolinggo Kota.</p>



<p>Informasi Memontum.com, mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh juru kunci makam Mbah Makmum, yaitu Senanto (57) sekitar pukul 15.00. Saat itu, saksi yang tengah ke kamar mandi, dibuat terkejut dengan adanya kain kafan.</p>



<p>&#8220;Awalnya, saya kira bungkusan kain kafan tersebut ingin menakut-nakuti. Sehingga tanpa curiga, saya kemudian membukanya. Namun, begitu sudah saya buka, seketika itu kaget karena melihat kaki. Dari situlah, kemudian saya laporkan ke warga dan ketua RT,” katanya.</p>



<p>Dijelaskan Senanto, bahwa sebelum kejadian penemuan itu, dirinya tidak melihat seseorangpun masuk ke kawasan makam atau pun orang yang mencurigakan. Bahkan, saat pagi hari, kain kafan tersebut masih belum ada di dalam kamar mandi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibat penemuan itu, kontan membuat warga setempat pun langsung berdatangan. Sementara kondisi mayat, saat itu masih melekat tali pusarnya. Sedangkan dari hasil pemeriksaan petugas Puskesmas setempat dan petugas kepolisian Polres Probolinggo Kota, mayat bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki.</p>



<p>Selain menemukan mayat bayi, ujarnya, juga terdapat surat yang diduga ditinggalkan oleh orang tua atau orang yang menaruh mayat bayi. Tulisan itu, berisi &#8216;Tolong kuburkan anak saya, namanya Rei, tolong jangan diviralkan, cukup doakan saja, saya minta tolong&#8217;.</p>



<p>Sementara itu, Kasat Samapta Polres Probolinggo Kota, AKP Ardi Bita Kumala, membenarkan mengenai penemuan itu. Bahkan, pihaknya juga telah mendatangi lokasi bersama Tim Identifikasi Polres Probolinggo Kota.</p>



<p>&#8220;Saat dilakukan pemeriksaan, di sekitar mayat bayi juga ditemukan sebuah surat, yang meminta agar mayat bayi segera dimakamkan. Untuk penanganan lebih lanjut, mayat bayi kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Moh Saleh,” jelasnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198122</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
