<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>perpindahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perpindahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Sep 2025 09:41:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>perpindahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Doa Bersama Perpindahan Kantor Sekretariat Daerah, Bupati Kediri Tekankan ASN Hindari Flexing</title>
		<link>https://memontum.com/doa-bersama-perpindahan-kantor-sekretariat-daerah-bupati-kediri-tekankan-asn-hindari-flexing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[flexing]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[perpindahan]]></category>
		<category><![CDATA[sekretariat]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226035</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mewanti-wanti kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk menghindari flexing atau pamer gaya hidup berlebihan. Himbauan ini disampaikan, saat acara doa bersama perpindahan kantor sekretariat daerah, Selasa (16/09/2025) tadi. &#8220;Kita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, jangan sampai ada yang membuat masalah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mewanti-wanti kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk menghindari flexing atau pamer gaya hidup berlebihan. Himbauan ini disampaikan, saat acara doa bersama perpindahan kantor sekretariat daerah, Selasa (16/09/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Kita di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri, jangan sampai ada yang membuat masalah di luar. Baik itu secara etika, moril maupun memamerkan gaya hidup yang berlebihan,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri.</p>



<p>ASN sebagai representasi pemerintah, tambahnya, diharapkan dapat menjaga sikap baik di lingkungan maupun media sosial. Meskipun semua orang memiliki harapan bisa hidup sejahtera dan berkecukupan, namun capaian itu tidak perlu dipamerkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito menekankan kepada seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk lebih mengedepankan integritas dan mengutamakan tugas pelayanan kepada masyarakat. &#8220;Semua hal-hal yang sifatnya strategis dan pelayanan dasar, saya minta tetap berjalan jangan sampai ada catatan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, lanjut Mas Dhito, terkait rehabilitasi dan pembangunan gedung perkantoran milik Pemkab Kediri yang rusak dibakar massa, akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Bahkan, Direktorat Jenderal Cipta Karya dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur, telah melakukan identifikasi dan asesmen kerusakan. Identifikasi yang dilakukan, meliputi Gedung Kantor Sekretariat Daerah, Kantor DPRD dan Gedung Kantor Bupati Kediri.</p>



<p>Ditambahkannya, meskipun pembangunan akan ditangani oleh pusat, dirinya juga meminta agar instansi di Pemerintah Kabupaten Kediri, khususnya Dinas PUPR maupun Perkim dan dinas terkait, untuk ikut mengawasi selama proses berjalan. &#8220;Walaupun itu dari kementerian, tidak berarti kita diam,&#8221; imbuhnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226035</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percepatan Perpindahan Pedagang Pasar Pagi ke Pasar Among Tani, Paguyuban dan Dinas Bentuk Tim</title>
		<link>https://memontum.com/percepatan-perpindahan-pedagang-pasar-pagi-ke-pasar-among-tani-paguyuban-dan-dinas-bentuk-tim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[perpindahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204264</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tim percepatan perpindahan pedagang Pasar Pagi Kota Batu, yang selama ini masih berada di lahan relokasi area dalam Stadion Gelora Brantas, dibentuk. Hanya saja, kapan kepastian pedagang pindah ke Pasar Induk Among Tani, masih belum dipastikan kapan bisa terealisasi. Realita itu, muncul dalam dengar pendapat antara Paguyuban Pasar Pagi dengan Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Tim percepatan perpindahan pedagang Pasar Pagi Kota Batu, yang selama ini masih berada di lahan relokasi area dalam Stadion Gelora Brantas, dibentuk. Hanya saja, kapan kepastian pedagang pindah ke Pasar Induk Among Tani, masih belum dipastikan kapan bisa terealisasi. Realita itu, muncul dalam dengar pendapat antara Paguyuban Pasar Pagi dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu yang digelar Komisi B DPRD, Kota Batu, Selasa (09/01/2024) tadi.</p>



<p>Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Agung Sugiyono, mengatakan bahwa tujuan pertemuan dari Paguyuban Pasar Pagi dengan Diskumdag adalah pedagang meminta kejelasan tempat dan kapan pemindahannya dari lahan relokasi di Stadion Gelora Brantas. &#8220;Dari hasil pertemuan bersama itu, disepakati dibentuk tim percepatan perpindahan pedagang Pasar Pagi ke Pasar Among Tani,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ditambahkannya, tim percepatan perpindahan ini nanti disepakati terdiri dari 19 orang perwakilan dari 1.097 anggota Paguyuban Pasar Pagi. Kemudian, ada dari Diskumdag ditambah Komisi B DPRD Kota Batu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Agung menegaskan, dalam proses perpindahan pedagang ini, harus dilakukan secara hati-hati. Yang artinya, tidak bisa asal melangkah yang pada akhirnya menimbulkan masalah. &#8220;Yang jelas, kami dari Komisi B juga segera melakukan Sidak lokasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Pagi, Rubiyanto, membenarkan bahwa dengar pendapat yang digelar tersebut menyepakati bersama untuk membentuk tim percepatan perpindahan. &#8220;Jadi, harapan kami dari dengar pendapat dengan dinas dan dewan ini, bahwa kami ingin tempat yang layak bagi pedagang Pasar Pagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di tempat sama, Kepala Diskumdag Kota Batu, Aries Setiawan, menjelaskan memang alternatif pertama tempat pindahnya Pasar Pagi yaitu belakang Pasar Induk Among Tani dan Pasar Sayur. &#8220;Tetapi, ternyata ada beberapa yang harus dibicarakan bersama,&#8221; terangnya.</p>



<p>Maka, ditambahkan Aries, dibentuklah tim yang melibatkan paguyuban pasar, terus anggota dewan ditambah dinas terkait untuk menentukan lokasi pindah. &#8220;Jadi, untuk lokasi masih belum bisa ditentukan dan menunggu keputusan tim. Terus, kapan waktunya pindah, itu kami belum bisa menentukan,&#8221; terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Batu Dorong Diskumdag untuk Rumuskan Perwali Perpindahan Pedagang ke Pasar Induk</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-batu-dorong-diskumdag-untuk-rumuskan-perwali-perpindahan-pedagang-ke-pasar-induk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Diskumdag]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[induk]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[perpindahan]]></category>
		<category><![CDATA[perwali]]></category>
		<category><![CDATA[rumuskan]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; DPRD Kota Batu mendorong Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) untuk segera merumuskan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur perpindahan pedagang dari lahan relokasi ke Pasar Induk Among Tani. Ini dilakukan, supaya dari pihak pedagang segera memiliki kepastian hukum saat berada di tempat yang baru. Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; DPRD Kota Batu mendorong Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) untuk segera merumuskan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur perpindahan pedagang dari lahan relokasi ke Pasar Induk Among Tani. Ini dilakukan, supaya dari pihak pedagang segera memiliki kepastian hukum saat berada di tempat yang baru.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, menyampaikan keresahan pedagang yang ada di lahan relokasi Pasar Batu, selama ini tidak merasa terlindungi apabila pindah ke Pasar Induk Among Tani. Itu karena, mereka berharap ada Perwali.</p>



<p>&#8220;Kami minta, Diskumdag Kota Batu harus segera merumuskan Perwali yang diajukan ke Bagian Hukum yang kemudian diketahui oleh Wali Kota,&#8221; terangnya di Gedung DPRD Kota Batu, Senin (10/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengenai Perwali tersebut, lanjutnya, tentu harus lengkap. Apalagi, nantinya juga ada retribusi. &#8220;Perwali ini harus segera dibuat, karena pada saatnya ada penarikan retribusi. Maka, kalau pedagang di tempat yang baru tidak definitif, kan tidak bisa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk itu, tegasnya, jangan sampai pasar tidak segera ditempati, hanya gara-gara tidak kejelasan aturan. Jadi, harus segera disiapkan dan dibuat. Karenanya, Diskumdag harus segera menindaklanjuti dengan merumuskan Perwali.</p>



<p>&#8220;Di sini, karena pedagang yang pindah ke tempat baru ini tidak sekedar pindah, maka semua harus dibuat secara jelas. Sehingga, pedagang menjadi nyaman,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192920</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
