<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pertengahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pertengahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 14:19:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pertengahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Ditarget Rampung Pertengahan April</title>
		<link>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-induk-gadang-ditarget-rampung-pertengahan-april</link>
					<comments>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-induk-gadang-ditarget-rampung-pertengahan-april#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ditarget]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pertengahan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231355</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang memastikan para pedagang Pasar Induk Gadang dapat menempati tempat relokasi sementara pada pertengahan April 2026. Hal itu disampaikan Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. Menurut Eko, saat ini proses relokasi masih berada pada tahap pembersihan area belakang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang memastikan para pedagang Pasar Induk Gadang dapat menempati tempat relokasi sementara pada pertengahan April 2026. Hal itu disampaikan Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi.</p>



<p>Menurut Eko, saat ini proses relokasi masih berada pada tahap pembersihan area belakang lokasi relokasi yang telah selesai dibangun. Sebelum pedagang dipindahkan, pemerintah harus memastikan akses masuk dan area berjualan benar-benar siap.</p>



<p>“Yang kita pindahkan itu pedagangnya, bukan hanya barangnya. Jadi tempat relokasinya harus benar-benar siap dulu,” ujar Eko, Senin (30/03/2026) tadi.</p>



<p>Eko menjelaskan, bahwa proses pembersihan dilakukan dengan membongkar kios-kios yang selama ini digunakan sebagai tempat tinggal maupun kios yang sudah tidak difungsikan untuk aktivitas perdagangan. Tercatat, ada sekitar 300 kios yang dipakai sebagai tempat tinggal pedagang harus dibongkar terlebih dahulu agar akses menuju area relokasi dapat digunakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat ini progres pembongkaran telah mencapai sekitar 40 persen. Harapannya segera rampung agar 1.200 pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan dapat dipindahkan ke dalam secara serentak,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Eko menegaskan, proses relokasi ini tidak mengalami kemunduran jadwal. Dia meluruskan bahwa target H+7 Lebaran sebelumnya merupakan awal tahapan pembersihan, bukan perpindahan pedagang secara penuh.</p>



<p>“H+7 itu mulai prosesnya, bukan langsung pindah semua. Sekarang tahapannya pembersihan dulu,” katanya.</p>



<p>Nantinya, setelah seluruh pedagang berhasil direlokasi, tahapan berikutnya adalah perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di kawasan Pasar Induk Gadang. Dengan dilakukan perbaikan tersebut diharapkan dapat mengembalikan fungsi akses lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan masyarakat di kawasan pasar.</p>



<p>“Setelah relokasi selesai, langsung perbaikan jalan supaya akses kembali normal dan masyarakat juga lebih nyaman,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-induk-gadang-ditarget-rampung-pertengahan-april/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231355</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar</link>
					<comments>https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kiriman]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pertengahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Transaksi pengiriman uang Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Kantor Pos Cabang Utama Malang, mengalami penurunan di tahun 2026 ini. Hal itu, dikatakan oleh Manajer Operasi Pelayanan Kantor Pos Cabang Utama Malang, Wahyu R Wibowo. Disampaikan Wahyu, jika dibandingkan tahun lalu pada pertengahan Ramadan, transaksi untuk kiriman dari luar negeri sudah mencapai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Transaksi pengiriman uang Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Kantor Pos Cabang Utama Malang, mengalami penurunan di tahun 2026 ini. Hal itu, dikatakan oleh Manajer Operasi Pelayanan Kantor Pos Cabang Utama Malang, Wahyu R Wibowo.</p>



<p>Disampaikan Wahyu, jika dibandingkan tahun lalu pada pertengahan Ramadan, transaksi untuk kiriman dari luar negeri sudah mencapai 1534 item. Sedangkan, hingga di pertengahan Ramadan tahun ini, masih di sekitar 917 item.</p>



<p>&#8220;Kurang lebih ada penurunan sekitar 617 yang mungkin dikirim, tetapi tidak melalui kantor pos,&#8221; kata Wahyu, Jumat (06/03/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, nilai uang yang dikirimkan juga mengalami penurunan. Pada periode yang sama tahun lalu, total remitansi yang masuk melalui Kantor Pos Malang mencapai sekitar Rp 7,3 miliar. Sementara, pada Ramadan tahun ini, nilai remitansi tercatat sekitar Rp 5,2 miliar.</p>



<p>&#8220;Sehingga ada penurunan sekitar Rp 1,8 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Mungkin karena sebagian PMI menggunakan layanan pengiriman uang lain di luar Kantor Pos,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Meski begitu, Kantor Pos memprediksi transaksi pengiriman uang masih berpotensi meningkat menjelang akhir Ramadan. Lonjakan tersebut umumnya dipicu meningkatnya kebutuhan keluarga di Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri.</p>



<p>“Biasanya lonjakan terjadi di minggu ketiga Ramadan. Mulai pekan ini biasanya mulai meningkat,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Proyek Drainase Soekarno Hatta Kota Malang Dijadwalkan Mulai Digarap Pertengahan Juli</title>
		<link>https://memontum.com/proyek-drainase-soekarno-hatta-kota-malang-dijadwalkan-mulai-digarap-pertengahan-juli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digarap]]></category>
		<category><![CDATA[dijadwalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertengahan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[soekarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223780</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Proyek pembangunan drainase di Jalan Soekarno Hatta dijadwalkan akan segera dimulai pada pertengahan Juli 2025. Proyek tersebut, akan berlangsung hingga akhir November dan mencakup penggalian serta pemasangan box culvert sepanjang 1,3 kilometer. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa proses administrasi telah dilalui, termasuk Pre-Construction Meeting (PCM) pada 7 Juli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Proyek pembangunan drainase di Jalan Soekarno Hatta dijadwalkan akan segera dimulai pada pertengahan Juli 2025. Proyek tersebut, akan berlangsung hingga akhir November dan mencakup penggalian serta pemasangan box culvert sepanjang 1,3 kilometer.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa proses administrasi telah dilalui, termasuk Pre-Construction Meeting (PCM) pada 7 Juli lalu. &#8220;SPK mitra keluar tanggal 1 Juli dan tanggal 7 kemarin sudah PCM. Jadi kemungkinan minggu depan sudah mulai konstruksi di lapangan. Yang jelas, bulan ini pelaksanaan konstruksi dimulai,&#8221; kata Dandung, Rabu (09/07/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap atau per segmen untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut akan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dari pihak Provinsi Jawa Timur, dengan DPUPRPKP Kota Malang menjadi salah satu bagian dari tim pelaksanaannya.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti dilakukan penggalian dulu, kemudian pemasangan box. Dikerjakan per segmen, gali, tutup, lalu pindah ke segmen berikutnya. Supaya aktivitas masyarakat dan ekonomi tetap berjalan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dandung juga memastikan, bahwa proyek tersebut sudah mempertimbangkan aspek lingkungan. Termasuk penanganan terhadap pohon yang terdampak. &#8220;Untuk pohon, sudah tidak ada masalah,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan penataan arus lalu lintas demi kelancaran pelaksanaan proyek. Meskipun ruas tersebut merupakan jalan provinsi, Dishub tetap mengambil peran aktif dalam pengelolaan lalu lintas.</p>



<p>&#8220;Prinsip kami tidak ada wilayah provinsi atau bukan, yang penting kami siapkan penataan lalu lintasnya. Kami bekerja sama dengan DPUPRPKP untuk memastikan tidak terjadi kecelakaan kerja dan kemacetan parah selama proyek berlangsung,&#8221; tutur Jaya.</p>



<p>Jaya juga menambahkan, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan tidak akan menyebabkan pengalihan arus besar. Namun, bisa saja dilakukan pengaturan ulang jalur putar balik (U-turn) di sepanjang kawasan Soekarno Hatta.</p>



<p>“Nanti kita atur bersama tim dan Polresta. U-turn yang selama ini ditutup akan dievaluasi, apakah dibuka atau tetap seperti sekarang,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223780</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Jembatan Jongbiru Kediri Dipastikan Rampung Pertengahan Tahun Ini</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-jembatan-jongbiru-kediri-dipastikan-rampung-pertengahan-tahun-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dipastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jongbiru]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pertengahan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208832</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pembangunan Jembatan Jongbiru untuk menunjang akses menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri, terus dikebut. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan pengerjaan jembatan akan selesai pada pertengahan tahun 2024 ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Jongbiru saat ini mencapai kurang lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pembangunan Jembatan Jongbiru untuk menunjang akses menuju Bandara Internasional Dhoho Kediri, terus dikebut. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan pengerjaan jembatan akan selesai pada pertengahan tahun 2024 ini.</p>



<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menyampaikan bahwa progres pembangunan Jembatan Jongbiru saat ini mencapai kurang lebih 75 persen. Pembangunan kembali Jembatan Jongbiru yang putus sejak 2017 itu, diharapkan dapat mengurai kemacetan sekaligus mendukung lalu lintas kendaraan menuju bandara.</p>



<p>“Progres pembangunan Jembatan Jongbiru kurang lebih 75 persen. Selesainya kisaran pertengahan Juni,” katanya, Jumat (19/04/2024) tadi.</p>



<p>Menurut Irwan, prosentase tersebut menyusul pengerjaan jembatan yang menelan anggaran senilai Rp 25 miliar dan saat ini telah memasuki tahap pemasangan rangkaian kontruksi rangka baja jembatan. Kendati dalam proses pembangunan jembatan mengalami keterlambatan, namun itu terjadi lantaran faktor cuaca yang tak menentu. Curah hujan yang masih tinggi mengharuskan pekerja lebih berhati-hati dalam pemasangan rangka baja.</p>



<p>“Faktor cuaca pengerjaannya menjadi melambat. Di sisi barat (Jabon) itu posisi banjir, debit air sungai naik, jadi pekerja harus berhati-hati,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pelaksana dan Pengawas Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas menambahkan, pihaknya saat ini fokus dalam pengurasan air pondasi pier 2 untuk kemudian dilanjutkan dengan kontruksi rangka baja dan pemasangan rangkaian kontruksi rangka baja jembatan.</p>



<p>Adapun faktor yang menghambat kelancaran dalam proses pengurasan air pier 2 yaitu intensitas hujan yang tinggi. Mengingat tiang penyangga jembatan itu berada di tengah-tengah sungai sehingga cukup menghambat pekerjaan apabila debit air Sungai Brantas meningkat.</p>



<p>“Kita fokus ke pemasangan pier 2 karena kesulitan pengurasan air untuk mensterilkan,” tambahnya.</p>



<p>Terlepas dari hambatan yang dihadapi, Pamungkas menegaskan seluruh rekanan proyek terus berupaya untuk mengebut pembangunan jembatan agar bisa selesai sesuai yang ditargetkan.</p>



<p>Hal ini terlihat para rekanan yang tengah mengerjakan akses jalan di bagian Jabon, sembari menunggu debit air sungai stabil. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208832</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
