<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pertumbuhan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pertumbuhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 10:54:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pertumbuhan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Groundbreaking Hotel Azana Style, Bupati Probolinggo Harap Jadi Penggerak Pertumbuhan Investasi</title>
		<link>https://memontum.com/groundbreaking-hotel-azana-style-bupati-probolinggo-harap-jadi-penggerak-pertumbuhan-investasi</link>
					<comments>https://memontum.com/groundbreaking-hotel-azana-style-bupati-probolinggo-harap-jadi-penggerak-pertumbuhan-investasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[penggerak]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[style,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Fahmi AHZ, menghadiri prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Hotel Azana Style Probolinggo, di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (08/05/2026) tadi. Kehadiran hotel bintang empat itu, diyakini menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan investasi, sektor pariwisata hingga pembukaan lapangan kerja di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Bupati Probolinggo, dr Mohammad Haris dan Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, Fahmi AHZ, menghadiri prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Hotel Azana Style Probolinggo, di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (08/05/2026) tadi. Kehadiran hotel bintang empat itu, diyakini menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan investasi, sektor pariwisata hingga pembukaan lapangan kerja di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Pelaksanaan prosesi tersebut, dimulai dengan pemotongan tumpeng. Termasuk, penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya pembangunan hotel yang akan berdiri di pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Merespon pelaksanaan itu, Bupati Haris menyambut positif groundbreaking Hotel Azanah Style sebagai momentum penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan hotel tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kepercayaan investor terhadap perkembangan ekonomi Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>“Alhamdulillah, tentunya saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengucapkan selamat. Saya berharap ini bukan sekadar groundbreaking, tetapi menjadi tanda bahwa Kraksaan siap tumbuh, ekonomi berjalan dan menyambut masa depan,” katanya.</p>



<p>Bupati Haris menegaskan, hadirnya hotel pertama di Kecamatan Kraksaan, itu menjadi monumen baru yang menunjukkan meningkatnya optimisme investor terhadap potensi ekonomi daerah. Diharapkan, keberadaan hotel tersebut nantinya juga mampu memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kraksaan sebagai pusat kota Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>“Ini bukan sekadar bangunan hotel, karena ini pertama kali di Kraksaan. Ini adalah bentuk monumen kepercayaan investor terhadap perputaran ekonomi yang ada di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Bupati Haris juga mengapresiasi, pengembang dan pemilik proyek yang merupakan putra daerah. Hal itu, menjadi nilai positif dalam mendukung pengembangan konsep halal tourism di Kabupaten Probolinggo yang dikenal memiliki banyak pondok pesantren.</p>



<p>“Kami bersyukur karena pengembang dan ownernya juga putra daerah. Ini bisa menjadi support untuk pengembangan halal tourism, karena daerah sini memang basis pesantren,” lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Haris berharap, pembangunan hotel dapat selesai dalam waktu 1 tahun. Sehingga, segera memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi daerah. Selain itu, dirinya optimistis proyek tersebut dapat memicu tumbuhnya investasi lain di Kecamatan Kraksaan.</p>



<p>“Saya berharap, setelah ini restoran dan sektor lainnya juga bisa tumbuh. Orang-orang mulai berani menginvestasikan sesuatu di Kecamatan Kraksaan. Ini semoga menjadi awal yang baik,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Bina Indo Grup, Ekao Saputra Wijaya, menargetkan pembangunan hotel bintang empat di Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, ini dapat selesai dalam waktu 12 bulan. Hotel tersebut, dirancang dengan konsep modern kontemporer dan diharapkan menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.</p>



<p>“Hotel yang akan dibangun ini memiliki 7 lantai di atas lahan seluas sekitar 5.500 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 9.878 meter persegi. Keberadaan hotel berbintang di wilayah Kecamatan Kraksaan sangat dibutuhkan untuk mendukung potensi pariwisata dan budaya di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.</p>



<p>Ekao juga menilai, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi luar biasa, terutama dari sektor wisata dan budaya. Kehadiran hotel berbintang empat sendiri, dinilai mampu menunjang kebutuhan akomodasi yang representatif bagi wisatawan maupun tamu bisnis.</p>



<p>“Menurut kami, Kabupaten Probolinggo punya potensi yang sangat luar biasa dari sisi budaya dan pariwisata. Ada Pantai Bentar, ada Gunung Bromo, tetapi hotel bintang empat yang proper menurut kami belum ada di Kabupaten Probolinggo. Karena itu, kami berkomitmen membangun hotel bintang empat ini,” terangnya.</p>



<p>Selain mendukung sektor pariwisata, pembangunan hotel tersebut juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar dan menggerakkan perekonomian daerah. “Kami berharap hotel ini bisa menyerap banyak tenaga kerja dan memajukan Kraksaan maupun Kabupaten Probolinggo agar lebih hidup dan memiliki daya saing,” tambahnya.</p>



<p>Turut hadir dalam kegiatan itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Vice Director Operation Azana Hospitality Ardi Mali, Irjen Pol Agus Djaka Santoso, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, KH Hafidzul Hakim Noer, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH Moh Zuhri Zaini serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/groundbreaking-hotel-azana-style-bupati-probolinggo-harap-jadi-penggerak-pertumbuhan-investasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Jember Catat Pertumbuhan Penerima Bantuan Pangan Terendah di Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-jember-catat-pertumbuhan-penerima-bantuan-pangan-terendah-di-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[penerima]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[terendah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231310</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaksanakan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026, di Pendopo Wahyawibawagraha Kamis (26/03/2026) tadi. Dalam momen ini, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, membagikan sebuah data menarik yang menjadi angin segar bagi upaya pengentasan kemiskinan di wilayah Jember. Dalam sosialisasi itu, terungkap bahwa Jember menjadi kabupaten dengan tingkat kenaikan angka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaksanakan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026, di Pendopo Wahyawibawagraha Kamis (26/03/2026) tadi. Dalam momen ini, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, membagikan sebuah data menarik yang menjadi angin segar bagi upaya pengentasan kemiskinan di wilayah Jember.</p>



<p>Dalam sosialisasi itu, terungkap bahwa Jember menjadi kabupaten dengan tingkat kenaikan angka Penerima Bantuan Pangan (PBP) terendah di seluruh Jawa Timur. Data ini, bukan sekadar angka di atas kertas, karena bagi Gus Fawait, rendahnya pertumbuhan penerima bantuan pangan ini menunjukkan bahwa roda ekonomi di tingkat akar rumput Jember mulai berputar lebih kencang.</p>



<p>Sehingga, masyarakat yang bergantung pada bantuan sosial pun semakin berkurang. &#8220;Ini adalah sinyal kuat bahwa angka kemiskinan kita sedang mengalami tren penurunan yang signifikan,&#8221; katanya, dalam sosialisasi kepada OPD, camat, hingga kepala desa.</p>



<p>Dalam sosialisasi itu, juga dihadiri langsung Kepala Bulog Jember, M Ade Saputra. Sementara dalam fokus utamanya, adalah memastikan bahwa bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, dapat tersalurkan dengan mulus pada akhir Maret ini. Sedangkan teknis penyalurannya, dibahas secara mendalam agar tidak ada kendala di lapangan, mulai dari Gudang Bulog hingga ke meja makan warga yang membutuhkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu poin menarik yang menjadi perbincangan, adalah rencana pemasangan penanda di rumah penerima bantuan. Berbeda dengan praktik di beberapa daerah yang terkadang memberikan label &#8216;miskin&#8217; yang mencolok. Di sini, Gus Fawait memilih pendekatan yang lebih santun. Stiker yang akan dipasang, hanya akan bertuliskan &#8216;Bantuan Pangan&#8217; disertai foto Presiden dan Kepala Desa setempat.</p>



<p>&#8220;Kami ingin data kami akurat untuk kepentingan sensus BPS, tapi menjaga martabat warga adalah prioritas utama. Tidak perlu label yang membuat warga merasa malu. Cukup penanda bahwa negara hadir memberikan dukungan pangan,&#8221; jelas Gus Fawait.</p>



<p>Langkah ini, pun dipuji karena menggabungkan efisiensi birokrasi dengan empati sosial. Pemkab Jember juga tidak bekerja sendiri. Sebaliknya, Satgas Pengentasan Kemiskinan telah dikerahkan, dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan verifikasi data hingga ke level desil 1 dan 2.</p>



<p>Dengan pengawalan ketat dari TNI dan Polri, target besar pun dicanangkan. Yakni, menekan angka penduduk miskin hingga di bawah 200 ribu jiwa. Jika ini tercapai, maka Jember akan mencetak sejarah baru dalam satu dekade terakhir. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231310</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tasyakuran Jalan Dusun Tahun Songo Pasrujambe, Bupati Lumajang Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/tasyakuran-jalan-dusun-tahun-songo-pasrujambe-bupati-lumajang-ingatkan-pertumbuhan-ekonomi-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pembangunan jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer di Dusun Tahun Songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, bukan sekadar proyek fisik. Sebaliknya, seiring rampungnya pembangunan, jalan baru itu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Tahun Songo. “Jalan ini menjadi akses [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pembangunan jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer di Dusun Tahun Songo, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, bukan sekadar proyek fisik. Sebaliknya, seiring rampungnya pembangunan, jalan baru itu memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Tahun Songo.</p>



<p>“Jalan ini menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi warga. Dengan kondisi jalan yang baik, distribusi hasil pertanian, mobilitas masyarakat dan akses terhadap layanan publik akan lebih lancar,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat tasyakuran selesainya pembangunan jalan, Sabtu (27/12/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Bunda Indah, bahwa pembangunan infrastruktur seperti ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi lokal dan membuka peluang baru bagi masyarakat desa. “Kami ingin pembangunan yang dilakukan berdampak nyata pada kesejahteraan warga. Jalan ini akan menjadi penghubung yang mendorong perkembangan ekonomi dan sosial,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga mengajak warga, untuk menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam perawatan jalan menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.</p>



<p>“Keberhasilan pembangunan ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan semangat gotong-royong, menjaga aset bersama, dan memanfaatkan akses ini untuk kemajuan ekonomi dan sosial warga,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Masyarakat Dusun Tahun Songo sendiri menyambut gembira pembangunan jalan tersebut. Sebelumnya, aktivitas transportasi dan distribusi hasil pertanian sering terhambat oleh kondisi jalan yang rusak. Kini, mereka berharap akses baru ini dapat meningkatkan produktivitas dan memudahkan kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Acara tasyakuran yang dihadiri jajaran perangkat daerah, Forkopimca Pasrujambe, tokoh masyarakat dan warga setempat, itu ditandai dengan doa bersama, sebagai bentuk syukur atas selesainya pembangunan yang telah lama dinantikan. Dengan selesainya jalan ini, Dusun Tahun Songo kini memiliki akses yang lebih baik menuju pusat perdagangan, layanan pendidikan dan fasilitas kesehatan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata, Pemkab Malang Sambut Rute Penerbangan Baru Malang-Lombok</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-pertumbuhan-sektor-pariwisata-pemkab-malang-sambut-rute-penerbangan-baru-malang-lombok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang-lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, mewakili Bupati Malang, hadir dalam Peresmian Rute Baru Penerbangan Wings Air dengan trayek Lombok–Malang dan Malang–Lombok yang berlangsung di Bandara Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (15/12/2025) tadi. Dalam momen itu, Sekda Budiar menyampaikan apresiasi atas dibukanya rute penerbangan baru tersebut. Menurutnya, keberadaan rute [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar Anwar, mewakili Bupati Malang, hadir dalam Peresmian Rute Baru Penerbangan Wings Air dengan trayek Lombok–Malang dan Malang–Lombok yang berlangsung di Bandara Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (15/12/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Sekda Budiar menyampaikan apresiasi atas dibukanya rute penerbangan baru tersebut. Menurutnya, keberadaan rute baru ini menjadi peluang strategis bagi Kabupaten Malang dan Malang Raya dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta memperluas akses transportasi udara.</p>



<p>“Dengan semakin mudahnya akses wisatawan dari Lombok menuju Malang dan sebaliknya, kami berharap kunjungan ke berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Malang dapat terus meningkat dan berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.</p>



<p>Dengan diresmikannya rute Lombok–Malang dan Malang–Lombok, tambah Sekda Budiar, Bandara Abdulrachman Saleh diharapkan semakin berperan sebagai simpul transportasi udara strategis di Jawa Timur bagian selatan. Tentunya, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi regional.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Peresmian rute penerbangan baru tersebut, turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, jajaran Forkopimda, perwakilan maskapai Wings Air, serta para pemangku kepentingan terkait. Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur juga menyambut langsung kedatangan Asisten Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang turut mencoba penerbangan perdana dari Lombok menuju Malang.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wagub Emil mengatakan bahwa pembukaan rute penerbangan Malang–Lombok merupakan langkah penting dalam memperkuat konektivitas antar provinsi serta memperluas akses transportasi udara yang efisien bagi masyarakat. “Konektivitas udara ini menjadi penghubung strategis antara Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. Selain mendukung sektor pariwisata, rute ini juga membuka peluang kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi antar wilayah,” ujar Wagub Emil.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa kehadiran rute penerbangan tersebut diharapkan dapat mempercepat pergerakan orang dan barang, sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia bagian timur. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Ajak Kolaborasi Wujudkan Pertumbuhan Ekosistem Inklusi Keuangan Ramah Perempuan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-kolaborasi-wujudkan-pertumbuhan-ekosistem-inklusi-keuangan-ramah-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[inklusi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227442</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh pihak termasuk lembaga keuangan, sektor swasta dan komunitas masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan ekosistem inklusi keuangan yang ramah perempuan. Itu karena, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan tangguh secara ekonomi. Ajakan itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat membuka kegiatan Inklusi Keuangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh pihak termasuk lembaga keuangan, sektor swasta dan komunitas masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan ekosistem inklusi keuangan yang ramah perempuan. Itu karena, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan tangguh secara ekonomi.</p>



<p>Ajakan itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat membuka kegiatan Inklusi Keuangan Digital bagi Perempuan, hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Lumajang dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Women’s World Banking, yang digelar di Aula Bumi Glagah Arum, Rabu (05/11/2025) tadi. Dalam sambutannya, Bunda Indah menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur pembangunan.</p>



<p>Karenanya, dirinya menilai potensi ekonomi perempuan di tingkat lokal, akan berkembang pesat jika didukung dengan akses, literasi dan teknologi yang inklusif. “Perempuan perlu ruang aman dan akses yang mudah terhadap layanan keuangan digital. Di sinilah peran lembaga keuangan, dunia usaha dan komunitas diperlukan untuk menciptakan sistem yang mendukung, bukan menghalangi,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Ditambahkannya, ekosistem inklusi keuangan yang ideal adalah yang membuka peluang bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai pelaku usaha mikro, pengelola rumah tangga, maupun inovator di bidang ekonomi kreatif. Bunda Indah juga menegaskan, perempuan tidak boleh lagi ditempatkan sekadar sebagai penerima manfaat, melainkan sebagai subjek pembangunan digital.</p>



<p>“Transformasi ekonomi tidak boleh meninggalkan perempuan. Justru mereka harus berada di garis depan perubahan,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melalui kolaborasi lintas sektor, Bunda Indah meyakini bahwa hambatan klasik seperti keterbatasan akses modal, rendahnya literasi keuangan dan kesenjangan digital dapat diatasi secara berkelanjutan. Dirinya mengajak lembaga perbankan dan perusahaan digital, untuk menghadirkan produk dan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan perempuan desa.</p>



<p>“Bila kita membangun sistem yang berpihak pada perempuan, maka kesejahteraan akan menjalar dari rumah tangga ke desa dan dari desa ke seluruh negeri,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan tersebut, diikuti oleh ratusan perempuan pelaku UMKM, pengurus PKK dan kader ekonomi desa. Selain pelatihan literasi digital, para peserta juga dikenalkan pada berbagai aplikasi layanan keuangan inklusif yang memudahkan transaksi usaha serta pengelolaan keuangan keluarga.</p>



<p>Women’s World Banking sendiri turut mengapresiasi kepemimpinan Bunda Indah, yang progresif dalam mendorong pemberdayaan perempuan berbasis digital. Kolaborasi semacam ini dinilai mampu menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan inklusi keuangan yang berkeadilan gender.</p>



<p>Bunda Indah juga menegaskan kembali visinya terkait pemberdayaan perempuan berarti memperkuat pondasi ekonomi bangsa. Dirinya mengajak semua pihak untuk menjadikan literasi dan inklusi keuangan sebagai gerakan sosial yang hidup di tengah masyarakat.</p>



<p>“Ketika perempuan berdaya mengelola keuangan, mereka bukan hanya menyejahterakan keluarganya, tapi juga menggerakkan ekonomi daerah. Itulah makna sejati inklusi, semua ikut tumbuh, semua ikut maju,” tambahnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227442</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BI Malang Gelar Artcofest 2025, Satukan Hulu-Hilir Industri Kopi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan</title>
		<link>https://memontum.com/bi-malang-gelar-artcofest-2025-satukan-hulu-hilir-industri-kopi-untuk-pertumbuhan-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artcofest]]></category>
		<category><![CDATA[berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[hulu-hilir]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[satukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan kopi dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Artcofest 2025, Senin (03/11/2025) malam. Kegiatan bertajuk &#8216;Brewing Bridges: Fostering Connections and Driving Sustainable Growth&#8217;, itu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kopi, akademisi, serta komunitas kreatif. Kepala Kantor Perwakilan BI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang bersama Universitas Brawijaya (UB) bersinergi memperkuat ekosistem pengembangan kopi dan ekonomi kreatif melalui kegiatan Artcofest 2025, Senin (03/11/2025) malam. Kegiatan bertajuk &#8216;Brewing Bridges: Fostering Connections and Driving Sustainable Growth&#8217;, itu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kopi, akademisi, serta komunitas kreatif.</p>



<p>Kepala Kantor Perwakilan BI Malang, Febrina, menyampaikan bahwa melalui Artcofest 2025, BI Malang ingin mendorong sinergi dari hulu hingga hilir industri kopi, yakni mulai dari petani, pengolah, roastery, kedai kopi, hingga pelaku ekonomi kreatif. Tentu itu dilakukan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Ini juga sebagai bentuk nyata komitmen BI dalam memperkuat rantai nilai (value chain) kopi dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Malang Raya. Selain itu, juga tidak hanya mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk, tetapi juga membuka peluang pembiayaan dan ekspor bagi pelaku usaha,” ujar Febrina.</p>



<p>Melalui kegiatan tersebut, BI Malang juga berkomitmen mendukung UMKM melalui tiga strategi utama, yakni kebijakan, implementasi dan sinergi. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan korporatisasi, kapasitas dan akses pembiayaan, khususnya untuk sektor unggulan seperti kopi.</p>



<p>“Sinergi antara pelaku usaha, akademisi, komunitas dan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi, memperluas pasar, sekaligus membuka peluang ekspor kopi khas Malang dan Jawa Timur,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, kegiatan Artcofest 2025 juga turut mendukung program nasional seperti Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan nilai ekonomi sektor pertanian serta UMKM.</p>



<p>“Melalui Artcofest 2025, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan bangga menggunakan produk kopi lokal, serta memperkuat kolaborasi menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” lanjutnya.</p>



<p>Diharapkan, melalui kegiatan tersebut nantinya dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam industri kopi, menumbuhkan kreativitas dan memperkuat ekonomi kreatif berbasis komoditas unggulan daerah.</p>



<p>Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Artcofest 2025 memadukan edukasi, inovasi dan kolaborasi. Diantaranya, coffee talks, dengan menghadirkan narasumber dari akademisi dan praktisi industri kopi, seperti Andik Irawan, Ph.D. (Founder Eiko Coffee Roaster), Prof. Luchman Hakim, Prof. Mangku Purnomo dari Universitas Brawijaya, serta Aji Pramono (Kapiten Nusantara) dan sejumlah pelaku kopi nasional lainnya.</p>



<p>Selain itu, juga coffee exhibition, menampilkan lebih dari 50 pelaku industri kopi dan roastery unggulan di wilayah kerja BI Malang, seperti Vensfamily, Malbourne, SURA, Gigsy Project, Janus Coffee, Motiv, Amstirdam, Partikular, dan Fifteen Seventeen Kopi Tjap Giling.</p>



<p>&#8220;Lalu juga ada business matching dan inovasi expo, yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan guna memperluas akses pembiayaan serta memperkuat jejaring bisnis, kemudian juga ada manual brewing competition, sebagai ajang kreativitas dan pengembangan kompetensi bagi barista muda serta generasi muda di sektor kopi,&#8221; imbuh Febrina. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, BRI Regional 13 Malang Lakukan Program Desa Brilian di Pacitan</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-pertumbuhan-ekonomi-nasional-bri-regional-13-malang-lakukan-program-desa-brilian-di-pacitan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 04:50:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brilian]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pacitan]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[regional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227235</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, adalah melalui Program Desa BRILiaN, atau sebuah inisiatif yang bertujuan menciptakan desa yang tangguh, inovatif dan mandiri secara ekonomi. Program Desa BRILiaN sendiri, merupakan bagian dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, adalah melalui Program Desa BRILiaN, atau sebuah inisiatif yang bertujuan menciptakan desa yang tangguh, inovatif dan mandiri secara ekonomi.</p>



<p>Program Desa BRILiaN sendiri, merupakan bagian dari upaya BRI untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal, dengan menghadirkan pendampingan, pelatihan, literasi keuangan, serta akses permodalan bagi pelaku usaha di desa. Melalui program ini, BRI turut membantu memperkuat kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan mendorong transformasi digital dalam pengelolaan ekonomi desa.</p>



<p>Dikelilingi hamparan bukit dan semilir angin laut selatan, Desa Sumberejo di Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, kini menjelma menjadi salah satu desa yang mampu menghidupkan potensi lokalnya melalui kehadiran wisata alam &#8216;Congot Ndaki&#8217; &#8211; rumah makan bernuansa alam yang menawarkan pemandangan indah di tepi Pantai Congot Ndaki. Inovasi ini lahir, dari semangat masyarakat Desa Sumberejo untuk menjadikan potensi alam sebagai sumber kesejahteraan bersama.</p>



<p>Melalui dukungan Program Desa BRILiaN dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, desa ini mendapat bantuan pengembangan sarana dan prasarana sebesar Rp 300 juta, yang diwujudkan dalam pembangunan wisata kuliner alam tersebut. Pada kesempatan ini, bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh RCEO BRI Regional Office 13 Malang, Arie Wibowo, kepada Kepala Desa Sumberejo, Agung Trisno Kuncoro, di lokasi wisata Congot Ndaki, Kabupaten Pacitan, Kamis (30/10/2025) tadi.</p>



<p>Tidak hanya memberikan bantuan infrastruktur, BRI juga secara aktif memberikan pelatihan dan pendampingan kepada klaster usaha UMKM di Desa Sumberejo, yang terdiri dari klaster kripik, klaster telur asin dan klaster kue kering. Dalam pelatihan tersebut, para pelaku usaha mendapatkan pembekalan terkait digital marketing, termasuk strategi promosi produk secara online agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.</p>



<p>Regional CEO BRI Regional Office 13 Malang, Arek Wibowo, menyampaikan bahwa Desa Sumberejo merupakan salah satu contoh nyata keberhasilan program Desa BRILiaN dalam menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami melihat semangat masyarakat Desa Sumberejo yang luar biasa, dalam mengembangkan potensi desanya. Melalui dukungan sarana prasarana dan pelatihan bagi pelaku UMKM, kami berharap wisata Congot Ndaki dapat menjadi pusat ekonomi baru yang membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga yang berkelanjutan,” ujar Arie.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Agung Trisno Kuncoro, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran program tersebut. “Program Desa BRILiaN dari BRI benar-benar membawa perubahan bagi kami. Selain pembangunan wisata Congot Ndaki, pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM menjadikan warga kami lebih siap dan percaya diri untuk mengelola usaha secara mandiri. Kami optimis Desa Sumberejo akan semakin dikenal dan menjadi destinasi wisata unggulan di Pacitan,” ujar Agung.</p>



<p>Sejak 2024 hingga 2025, sebanyak 529 desa di Provinsi Jawa Timur telah bergabung dalam Program Desa BRILiaN, di bawah naungan BRI Regional Office 13 Malang. Seluruh desa tersebut, menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan potensi lokal, peningkatan produktivitas usaha mikro, serta penciptaan lapangan kerja baru.</p>



<p>Upaya ini, menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu wujud pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu memperkuat ekonomi rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dari desa ke kota. Momentum ini, juga menjadi bagian dari Peresmian Serentak Desa BRILiaN di seluruh Indonesia yang digelar BRI pada 31 Oktober 2025.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, BRI menegaskan komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi dari desa ke kota, serta memperkuat peran masyarakat desa sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan semangat &#8216;Memberdayakan Indonesia dari Desa&#8217;, BRI akan terus menghadirkan inovasi dan pendampingan bagi desa-desa binaannya agar tumbuh menjadi desa yang tangguh, berdaya saing dan sejahtera. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227235</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Keynote Speech Malang BI Youth Tiful Festival 2025, Wali Kota Malang Dorong Pertumbuhan UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-keynote-speech-malang-bi-youth-tiful-festival-2025-wali-kota-malang-dorong-pertumbuhan-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[keynote]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[speech]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224456</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjadi keynote speech dalam kegiatan Malang BI Youth Tiful Festival 2025, yang digelar di salah satu Mal Kota Malang, Rabu (30/07/2025) tadi. Kegiatan tersebut, menggandeng puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah, seperti Malang Raya hingga Pasuruan dan Probolinggo. Dalam sambutannya, Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjadi keynote speech dalam kegiatan Malang BI Youth Tiful Festival 2025, yang digelar di salah satu Mal Kota Malang, Rabu (30/07/2025) tadi. Kegiatan tersebut, menggandeng puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah, seperti Malang Raya hingga Pasuruan dan Probolinggo.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa Kota Malang memiliki posisi yang strategis untuk memperkuat jejaring usaha dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dari pelaku UMKM. “Semoga Kota Malang menjadi tempat strategis dalam memperluas jaringan usaha dan mendorong inovasi yang mampu mengangkat potensi UMKM lokal,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap UMKM bukan sekadar seremonial. Sebab, perhatian terhadap sektor ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah. Termasuk, dalam hal promosi UMKM melalui berbagai strategi, salah satunya melalui penguatan sektor pariwisata.</p>



<p>“Event hari ini adalah salah satu bentuk nyata. Kita ingin menjadikan Kota Malang sebagai tempat unggulan bagi berbagai produk UMKM, yang pada akhirnya menguatkan ekosistem daya saing mereka,” ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, menurutnya Pemkot Malang juga telah menghadirkan kebijakan yang mendukung pelaku UMKM. Salah satunya, melalui program Kamis Mbois, yang mewajibkan penggunaan produk UMKM lokal dalam kegiatan pemerintahan.</p>



<p>“Ini adalah bentuk perhatian nyata dari Pemkot Malang. Kami berkomitmen menumbuhkan ekosistem UMKM melalui aspek kebijakan, pembinaan, pembiayaan, hingga digitalisasi,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya pertumbuhan UMKM juga membutuhkan sinergi dari seluruh pihak. Karena itu, Wahyu mengajak seluruh stakeholder lintas daerah untuk terus menjalin kolaborasi regional berbasis potensi lokal.</p>



<p>&#8220;Ini bukan hanya semangat Kota Malang, tetapi semangat lintas daerah. Mari manfaatkan potensi bersama untuk menjadikan momen ini sebagai awal perubahan besar bagi pertumbuhan UMKM,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224456</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rapat Paripurna DPRD Lumajang, Bupati sebut Pertumbuhan Ekonomi Tunjukkan Tren Positif</title>
		<link>https://memontum.com/rapat-paripurna-dprd-lumajang-bupati-sebut-pertumbuhan-ekonomi-tunjukkan-tren-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[tunjukkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222701</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; DPRD Lumajang menggelar rapat paripurna dengan agenda &#8216;Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2025&#8217;, Rabu (04/06/2025) tadi. Paripurna sendiri, dipimpin langsung Ketua DPRD Lumajang, Oktaviani, bersama Wakil Ketua dan anggota, serta dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Forkopimda dan Kepala OPD. Dalam paripurna itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat realisasi APBD Tahun Anggaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; DPRD Lumajang menggelar rapat paripurna dengan agenda &#8216;Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2025&#8217;, Rabu (04/06/2025) tadi. Paripurna sendiri, dipimpin langsung Ketua DPRD Lumajang, Oktaviani, bersama Wakil Ketua dan anggota, serta dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Forkopimda dan Kepala OPD.</p>



<p>Dalam paripurna itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang mencatat realisasi APBD Tahun Anggaran 2024 melampaui target, dengan capaian pendapatan daerah sebesar Rp 2,29 triliun atau 101,86 persen dari anggaran yang ditetapkan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa APBD berperan strategis dalam membangun keseimbangan ekonomi mikro dan makro daerah.</p>



<p>“APBD adalah motor penggerak pembangunan daerah. Pelaksanaannya harus mampu mencerminkan kemajuan ekonomi mikro di Lumajang yang sejalan dengan provinsi dan nasional,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga melaporkan, bahwa pertumbuhan ekonomi Lumajang tahun 2024 mencapai 4,52 persen. Meskipun sedikit menurun dibandingkan 5 persen pada tahun sebelumnya, angka ini tetap menunjukkan tren positif, terutama dari sektor non-pertanian.</p>



<p>Tidak hanya itu, Pemkab Lumajang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah, prestasi yang telah diraih selama tujuh tahun berturut-turut. “Kita patut bangga atas capaian WTP yang berkelanjutan ini. Ke depan, semangat ini harus terus kita jaga,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, menambahkan bahwa pendapatan asli daerah menjadi salah satu penyumbang penting dalam total pendapatan, menunjukkan kemandirian fiskal yang semakin menguat. “Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ini adalah wujud komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas publik,” imbuhnya.</p>



<p>Melalui forum ini, Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), menekan angka kemiskinan, dan mempercepat pembangunan infrastruktur secara merata. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222701</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
