<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pertuni &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pertuni/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jan 2019 16:37:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pertuni &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pertuni Lamongan Gelar Pelatihan PRB Inklusif</title>
		<link>https://memontum.com/pertuni-lamongan-gelar-pelatihan-prb-inklusif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2019 16:37:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertuni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/75748-pertuni-lamongan-gelar-pelatihan-prb-inklusif</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Upaya untuk meningkatkan kemandirian anggotanya terus dilakukan oleh Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Lamongan termasuk dalam proses evakuasi saat menghadapi bencana dengan menggelar pelatihan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Inklusif. &#8220;Yang menginspirasi kami untuk melakukan ini, karena memang bencana itu kan semuanya bisa kena mas, termasuk teman-teman disabilitas,&#8221; kata Try Febri Khirun Nidhom, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Upaya untuk meningkatkan kemandirian anggotanya terus dilakukan oleh Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Lamongan termasuk dalam proses evakuasi saat menghadapi bencana dengan menggelar pelatihan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Inklusif.</p>
<p>&#8220;Yang menginspirasi kami untuk melakukan ini, karena memang bencana itu kan semuanya bisa kena mas, termasuk teman-teman disabilitas,&#8221; kata Try Febri Khirun Nidhom, Ketua Pertuni Lamongan, Senin (28/1/2019).</p>
<p>Dikatakan Febry, pelatihan tersebut sangat penting untuk mengurangi ketergantungan penyandang tuna netra, sebab selama ini mereka lebih banyak menjadi objek evakuasi.</p>
<p>&#8220;Nah padahal kalau kita bicara masalah evakuasi, individu kan berhak mengevakuasi, nah itu yang ingin kita capai. Bagaimana teman-teman bisa mengevakuasi dirinya dan menolong yang lain,&#8221; terangnya.</p>
<p>Febry menerangkan dalam pelatihan tersebut materi yang diberikan lebih pada memberikan pemahaman tentang apa yang harus dilakukan saat terjadinya bencana, khususnya banjir dan gempa.</p>
<p>&#8220;Namun materi yang kita utamakan itu kita masih proses penyadaran, kenapa sih kok ada PRB inklusif, kan ada konsep bencananya dan ada konsep PRB inklusifnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya diberikan pemahaman dalam bentuk materi, peserta yang merupakan penyandang tuna netra ini juga diajak praktik langsung.</p>
<p>&#8220;Jadi apa yang kita perdengarkan ke mereka, itu yang akan kita sentuhkan ke mereka. Ini loh jalur evakuasi, ini loh suara sirine tanda bahaya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Febry mengatakan, pelatihan PRB Inklusif ini sengaja dilakukan secara bertahap, sebab penyandang disabilitas memerlukan waktu lebih lama untuk mengenal-hal baru.</p>
<p>&#8220;Ini kan hal baru, jadi untuk memasukkan hal-hal baru seperti ini butuh proses yang agak panjang. Jadi saat ini cenderungnya kita masih proses penyadaran, kenapa sih ada PRB inklusif,&#8221; tuturnya.<strong> (ifa/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">75748</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
