<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Perubahan Musim &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/perubahan-musim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Oct 2022 07:54:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Perubahan Musim &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pergantian Musim, Kadinkes Kabupaten Malang Ingatkan Warga untuk Antisipasi Batuk dan Pilek</title>
		<link>https://memontum.com/pergantian-musim-kadinkes-kabupaten-malang-ingatkan-warga-untuk-antisipasi-batuk-dan-pilek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Oct 2022 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kadinkes]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[musim hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Penghujan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Musim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Memasuki musim penghujan atau pergantian musim dari panas ke penghujan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengingatkan warga kabupaten agar mewaspadai gejala batuk dan pilek. Kedua penyakit ini, biasa akan diderita masyarakat, ketika tidak mampu menjaga keseimbangan badan atau kesehatan. &#8220;Iya, sekarang sudah memasuki pergantian musim. Karena musim yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Memasuki musim penghujan atau pergantian musim dari panas ke penghujan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, mengingatkan warga kabupaten agar mewaspadai gejala batuk dan pilek. Kedua penyakit ini, biasa akan diderita masyarakat, ketika tidak mampu menjaga keseimbangan badan atau kesehatan.</p>



<p>&#8220;Iya, sekarang sudah memasuki pergantian musim. Karena musim yang akan dihadapi adalah penghujan, maka biasa penyakit yang datang adalah batuk dan pilek. Inilah, yang harus diwaspadai,&#8221; ujar Kadinkes Kabupaten Malang Sabtu (08/10/2022) petang.</p>



<p>Untuk mengantisipasi batuk dan pilek, Wiyanto mengatakan, tentunya setiap warga harus menjaga keseimbangan tubuhnya masing-masing. Salah satunya, biasanya multi vitamin.</p>



<p>&#8220;Yang paham kondisi atau ketahanan tubuhnya seperti apa, tentunya masing-masing orang atau warga. Inilah, yang harus diantisipasi, agar tidak sampai sakit,&#8221; paparnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>Selain mengantisipasi datangnya penyakit batuk dan pilek, Kadinkes Wiyanto juga meminta, agar masyarakat turut mengantisipasi datangnya nyamuk demam berdarah. Caranya, tentunya dengan menerapkan 3M. Dengan langkah ini, diharapkan tidak ada warga kabupaten yang terserang penyakit demam berdarah.</p>



<p>&#8220;Karena masa peralihan, pastinya juga harus mengantisipasi datangnya nyamuk demam berdarah. Jadi, antisipasi dengan melakukan 3M, harus dilakukan. Ini juga, yang perlu dilakukan oleh warga,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seiring dengan datangnya musim peralihan, Kadinkes Wiyanto juga berharap, agar wilayah-wilayah yang biasa terjadi banjir, pun juga melakukan antisipasi. Selain banjir yang bisa dialami warga, tentunya langkah preventif mencegah datangnya penyakit.</p>



<p>&#8220;Ketika banjir, pasti air akan menggenang. Inilah yang harus dilakukan, ketika air menggenang. Sehingga, jangan sampai ada penyakit yang muncul,&#8221; terangnya seraya berharap agar musibah banjir yang sampai masuk ke pemukiman warga tidak terjadi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Curah Hujan Tinggi, Apa yang Dilakukan BPBD Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/curah-hujan-tinggi-apa-yang-dilakukan-bpbd-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2018 13:21:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Musim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/63763-curah-hujan-tinggi-apa-yang-dilakukan-bpbd-kabupaten-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Musim hujan mulai tiba.Kejadian diluar dugaan kerap kali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.Seperti halnya tanah longsor dan banjir. Salah satunya Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo dan Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan.Dari pantauan BPBD Kabupaten Malang, titik baru yang juga kerap memicu longsor untuk tahun ini ada dua Kecamatan diantaranya Lawang dan Jabung. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Musim hujan mulai tiba.Kejadian diluar dugaan kerap kali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.Seperti halnya tanah longsor dan banjir.</p>
<p> Salah satunya Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo dan Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan.Dari pantauan BPBD Kabupaten Malang, titik baru yang juga kerap memicu longsor untuk tahun ini ada dua Kecamatan diantaranya Lawang dan Jabung.</p>
<p> Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan. Banyak hal terjadi secara tiba-tiba saat musim hujan seperti banjir dan tanah longsor. Untuk itu dirinya mengimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Malang tetap waspada dan selalu tanggap, terutama yang bertempat tinggal di lereng-lereng gunung. </p>
<p>“Meski belum ada kejadian yang serius, namun saya mengimbau agar masyarakat tetap selalu waspada dan tanggap terhadap apapun. Karena bencana memang datangnya selalu tiba-tiba,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Minggu (11/11/2018)siang.</p>
<p>Mantan kasatpol PP Kabupaten Malang itu menuturkan bahwa intensitas hujan yang tinggi dapat memicu pergerakan tanah dikawasan yang labil dan mengakibatkan longsor.</p>
<p>Sementara itu staff bidang kedaruratan dan logistik, Suhartanto menambahkan jika berdasarkan pengalaman tahun lalu, beberapa kecamatan seperti Tumpang, Poncokusumo, Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Tirtoyudo, Sumbermanjing Wetan selalu diwaspadai. Namun dari pengalaman pada bulan Februari kemarin, Desa Taji, Kecamatan Jabung juga terjadi longsor. Tanah setinggi 20 meter amblas dan menutup akses jalan. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">63763</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fadeli Imbau Jajaran OPD Antisipasi Perubahan Musim</title>
		<link>https://memontum.com/fadeli-imbau-jajaran-opd-antisipasi-perubahan-musim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 05:45:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Musim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/49277-fadeli-imbau-jajaran-opd-antisipasi-perubahan-musim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Fadeli menghimbau agar seluruh jajaran Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Kabupaten Lamongan mengantisipasi datangnya perubahan musim dari musim penghujan ke musim kemarau, terutama dalam masalah kekurangan air. &#8220;Situasi dan kondisi sekarang ini yang perlu kita antisipasi saat ini mulai musim kering, musim hujan tambah pendek, kita semua harus antisipasi kepala OPD, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Fadeli menghimbau agar seluruh jajaran Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Kabupaten Lamongan mengantisipasi datangnya perubahan musim dari musim penghujan ke musim kemarau, terutama dalam masalah kekurangan air.</p>
<p>&#8220;Situasi dan kondisi sekarang ini yang perlu kita antisipasi saat ini mulai musim kering, musim hujan tambah pendek, kita semua harus antisipasi kepala OPD, teknis lapangan apalagi para camat, jangan sampai pertanian kita kekurangan air itu menjadi kebutuhan yang maksimal, &#8221; ucapnya tegas.</p>
<p>Iapun menegaskan agar para OPD memanfaatkan secara optimal fasilitas yang ada untuk mengantisipasi adanya kekeringan di sejumlah wilayah di Lamongan untuk meringankan beban masyarakat yang kekurangan air bersih, apalagi diperkirakan musim kemarau ini akan berlangsung sampai dengan bulan September. </p>
<p>&#8220;Mobil tangki diperbanyak, yang punya mobil tangki tidak hanya bpbd, ini harus dioptimalkan, sekarang ini musim kering belum maksimal belum puncaknya, bulan depan agustus, september itu puncak-puncaknya, itu harus kita antisipasi kEbutuhan air bersih di wilayah, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain mengenai kekeringan yang harus diantisipasi, Fadeli juga menuturkan masalah kebakaran juga tidak kalah pentingnya untuk diantisipasi. Sebab, sering kali di musim kemarau seperti ini sangat rawan terjadinya kebakaran.</p>
<p>&#8220;Kita harus antisipasi kebakaran ini karena di musim kering kita harus Antisipasi semuanya, mobil-mobil kebakaran, pemadam kita, dan yang paling penting antisipasi di rumah-rumah penduduk, kita harus ingatkan warga kita untuk tetap antisipasi,&#8221; tuturnya.</p>
<p><!–nextpage–></p>
<p>Di sisi lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto mengungkapkan saat ini pihaknya sudah melakukan droping ke enam desa di wilayah Lamongan, diantaranya Desa Oro-oro Ombo yang ada di Kecamatan Mantup, Desa Bakalanpule Kecamatan Tikung dan empat desa di Kecamatan Sugio. </p>
<p>&#8220;Rata sudah droping 5 sampai 7 tangki setiap desanya dengan total lebih dari 35 tangki,&#8221; ungkap Prapto yang juga menghimbau setiap desa yang membutuhkan air bersih sgera melapor ke BPBD.</p>
<p>&#8220;Saya himbau kepada pak camat ataupun pak lurah kalau memang daerahnya sudah kurang air bersih segera membat surat kepada pak camat dan diteruskan ke BPBD,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, pada tahun 2018 ini, berdasarkan data yang assessment atau penilaian BPBD ada 19 Desa dari 10 kecamatan yang terdampak kekeringan. 10 kecamatan diantaranya, Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sarirejo, Modo, Kedungpring, Sugio, Sambeng, Bluluk, Lamongan dan Sukodadi. </p>
<p>&#8220;Untuk potensi desa kekeringan masih belum bertambah, semoga tidak bertambah walapun bertambah BPBD sudah siap. Kalau menurut perkembangan BMKG informasinya nanti 19 Desa dari 10 Kecamatan itu berpotensi akan mengalami kekeringan di bulan Agustus dan September,&#8221; tukasnya. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49277</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
