<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pesan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pesan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Jul 2023 16:15:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pesan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ciptakan Kerukunan dalam Kehidupan Bermasyarakat, Wawali Pesan Langkah-langkah Antisipasi</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-kerukunan-dalam-kehidupan-bermasyarakat-wawali-pesan-langkah-langkah-antisipasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jul 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[bermasyarakat,]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[langkah-langkah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192910</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya penguatan terjadinya gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantribum), terus dilakukan Pemkot Malang. Salah satunya, seperti kegiatan sosialisasi menciptakan kerukunan bersama dalam kehidupan bermasyarakat, yang digelar di Aula Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (10/07/2023) tadi. Dikatakan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, yang didapuk menjadi keynote speaker, menegaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Upaya penguatan terjadinya gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tantribum), terus dilakukan Pemkot Malang. Salah satunya, seperti kegiatan sosialisasi menciptakan kerukunan bersama dalam kehidupan bermasyarakat, yang digelar di Aula Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (10/07/2023) tadi.</p>



<p>Dikatakan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, yang didapuk menjadi keynote speaker, menegaskan bahwa wilayah Kecamatan Klojen, tidak boleh lengah atau terlalu bangga dengan predikat minim tindak kriminal. Sehingga, langkah-langkah perkuatan harus tetap diambil.</p>



<p>“Karena memang dari sisi geografi, kawasan Kecamatan Klojen luasnya terkecil, tetapi sangat strategis ada di pusat Kota. Dari sisi populasi penduduk, juga paling sedikit dari lima kecamatan yang ada di Kota Malang. Tetapi, aktivitas penduduk setiap hari tertinggi karena pusat kota. Nah, ini karakter di wilayah Kecamatan Klojen, maka hari ini dilakukan kegiatan tersebut supaya antisipasi dan kondisi yang sudah ada tetap dipertahankan, kalau bisa ditingkatkan,” jelas Bung Edi-sapaan akrab Wawali Kota Malang.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada warga yang ada di lingkungan tersebut, untuk selalu beraktivitas yang positif. Baik keagamaan, pertanian, maupun program pemerintah. Sebab, wilayah-wilayah itu sendiri yang menjadi titik pemicu kerawanan tindak pidana kriminal.</p>



<p>“Membaca wilayah dengan baik itu bagian untuk antisipasi supaya kita tahu persis titik-titik kerawanan itu. Kemudian, budayakan kegiatan yang bersifat silahturahmi yang mengajak semuanya. Tidak hanya kegiatan yang bersifat formal, seperti rapat-rapat, tetapi aktivitas sehari-hari, atau aktivitas mingguan,” katanya.</p>



<p>Untuk kerawanan yang perlu diantisipasi, menurutnya ada banyak hal. Namun, terutama tentunya adalah hal-hal yang pada akhirnya membuat situasi tidak aman dan tidak tertib.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya kasih contoh beberapa kelurahan mengadakan kegiatan tetapi akhirnya ada korban, nah itu harus diantisipasi. Selalu diawali dengan suatu kondisi main hakim sendiri, itu tidak boleh,” tuturnya.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga berharap kegiatan tersebut nantinya bisa dicontoh oleh kecamatan lain yang ada di Kota Malang. Karena, untuk menjaga ketentraman dan keamanan di wilayah Kota Malang, dibutuhkan peran dari semua pihak yang ada.</p>



<p>“Saya kira ini bagus bisa di contoh oleh kecamatan lain, karena ini memang kewajiban kita untuk mewujudkan satu kondisi tatanan masyarakat yang aman dan tertib. Sekali bukan karena sesuatu hal, tapi ini adalah satu kegiatan yang menjadi kewajiban kita bersama, ya pak camat, pak lurah, porpimcam termasuk lembaga-lembaga kemasyarakatan RT/RW rutin supaya kita tidak lengah dengan kondisi itu,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Klojen, Kota Malang, Heri Sunarka, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif atau pencegahan kemungkinan terjadinya peristiwa tindak kejahatan di wilayah tersebut. &#8220;Lebih baik kita preventif daripada kuratif. Karena itu, saya punya inisiatif ini saya kumpulkan teman-teman lurah di Kecamatan Klojen, tokoh masyarakatnya, kemudian teman-teman jajaran samping, Polsek maupun Koramil. Harapannya, jika terjadi gejala yang mengarah ke gangguan tantribum, itu bisa diantisipasi dari bawah, kalau bisa sedini mungkin bisa dicegah,” ucap Heri.</p>



<p>Lebih lanjut, saat disinggung mengenai tantangan yang dihadapi di wilayah tersebut, pihaknya mengatakan jika tantangannya adalah waspada. Karena menurutnya deteksi dini akan lebih berat, dan unsur pengamanan harus selalu siap siaga.</p>



<p>“Padahal Klojen ini aktifitasnya dibanding kecamatan lain itu luar biasa. Kuncinya adalah kita bisa membersamai masyarakat, saling paham, pemerintah hadir, negara hadir, mereka merasa diayomi dan mereka ikut tata tertib,” imbuh Heri. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Peringatan HUT Bhayangkara Ke-77, Kapolresta Malang Beri Beberapa Pesan Penting</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-peringatan-hut-bhayangkara-ke-77-kapolresta-malang-beri-beberapa-pesan-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jul 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[beberapa]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[ke-77,]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192225</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jajaran kepolisian Polresta Malang Kota, bersama dengan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang dan DPRD Kota Malang, melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 77, di Halaman Balai Kota Malang, Sabtu (01/07/2023) pagi. Dalam upacara tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jajaran kepolisian Polresta Malang Kota, bersama dengan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang dan DPRD Kota Malang, melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 77, di Halaman Balai Kota Malang, Sabtu (01/07/2023) pagi.</p>



<p>Dalam upacara tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto. Pihaknya menyampaikan, jika momen tersebut penting untuk menjadikan kepolisian lebih profesional melalui Polri Presisi demi kemajuan Bangsa Indonesia.</p>



<p>“Kami Polresta Malang Kota turut berterima kasih atas kerjasama dengan seluruh Forkopimda, seluruh OPD, dan TNI/ Polri, serta seluruh masyarakat Kota Malang. Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 77 ini untuk bisa kepolisian menjadi profesional kembali, Polri presisi untuk negeri, pemilu untuk Indonesia maju,” kata Buher-sapaan akrab Kapolresta Malang Kota.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya jika memasuki usia ke 77 tahun, menurutnya bukan lagi usia yang muda ataupun belia. Tetapi juga belum usia yang sampai tua. Maka dari itu, pihaknya selalu berpesan kepada para anggota kepolisian Malang Kota untuk selalu berbenah dengan apa yang sudah dilakukan dalam satu tahun kebelakang kemarin.</p>



<p>“Sehingga pada saat kita sudah melakukan, kita harus melihat lagi pola tersebut. Apakah pola itu sudah tepat kepada masyarakat. Selalu saya sampaikan, bahwa Polresta Malang Kota secara tugas pokoknya sudah melaksanakan sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 2002. Makanya kita lebih banyak kegiatan tentang kegiatan kemanusiaan. Karena kalau kegiatan sesuai dengan pengaturan, penjagaan, pengamanan patroli, pelayanan itu sudah kita lakukan semua,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga berharap agar kerjasama, sinergitas, serta koreksi dari masyarakat dan para pemangku kepentingan terus terjalin dengan Polresta Malang Kota. Buher menegaskan, bahwa Polresta Malang Kota tidak menghindar dari kritik dan siap menerima koreksi jika terdapat kinerja yang tidak memuaskan atau tidak sesuai harapan masyarakat.</p>



<p>“Meskipun tindakan yang diambil sesuai dengan aturan dan berpotensi merugikan sekelompok orang atau pihak tertentu, Polresta Malang Kota siap melakukan perbaikan demi menjaga profesionalitas dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Kota Malang,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan, bahwa upacara peringatan dilakukan di Halaman Balai Kota Malang, atas intruksi yang telah diberikan. Itu bertujuan untuk mewujudkan hubungan yang profesional, emosional, serta kerjasama yang erat antara kepolisian dengan unsur Pemerintah Kota Malang, serta jajaran Forkopimda.</p>



<p>“Tadi kita lihat hadir bapak Danrem, Dandim, Danlanal, dan Kajari. Pak Wali Kota dan Pak DPRD tadi diwakili, karena yang bersangkutan menerima reward dari Kapolda Jatim di Gedung Grahadi Surabaya, pada hari ini juga,” ucapnya.</p>



<p>Sebagai informasi, pada Juli ini, Polresta Malang Kota juga akan meresmikan layanan terpadu di Mapolresta Malang Kota. Tentu hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.</p>



<p>“Jadi nanti ada layanan SKCK, perizinan, pelayanan perpanjangan sim, layanan pengaduan dan konseling. Tentu ini juga ramah terhadap kelompok rentan. Dimana mulai (03/07/2023) nanti sudah beroperiasonal kembali, yang kemarin lebih kurang selama satu bulan kita renovasi,” imbuh Buher.&nbsp;<strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Temui Pengurus PPDI Kediri, Mas Dhito Sampaikan Tiga Pesan Penting untuk Perangkat Desa</title>
		<link>https://memontum.com/temui-pengurus-ppdi-kediri-mas-dhito-sampaikan-tiga-pesan-penting-untuk-perangkat-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[mas]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[PPDI]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[temui]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191445</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menggelar pertemuan dengan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kediri di Ruang Pamenang, Pemkab Kediri, Selasa (20/06/2023) tadi. Dalam pertemuan itu, Mas Dhito-sapaan bupati, menyampaikan tiga pesan penting kepada pengurus. Salah satu poin itu, yakni bahwa saat ini banyak keluhan yang diterimanya terkait dengan pelayanan. Tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menggelar pertemuan dengan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kediri di Ruang Pamenang, Pemkab Kediri, Selasa (20/06/2023) tadi. Dalam pertemuan itu, Mas Dhito-sapaan bupati, menyampaikan tiga pesan penting kepada pengurus.</p>



<p>Salah satu poin itu, yakni bahwa saat ini banyak keluhan yang diterimanya terkait dengan pelayanan. Tidak terkecuali, di pemerintahan desa. Pihaknya meminta persatuan perangkat desa di Kabupaten Kediri, tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di desanya masing-masing.</p>



<p>&#8220;Perangkat desa wajib memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,&#8221; papar Mas Dhito.</p>



<p>Ditambahkan, guna mendorong percepatan pembangunan, Mas Dhito menekankan kepada setiap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kediri, untuk menggenjot kinerja dan terus melakukan inovasi. Bagi mereka yang bekerja baik dan jujur, pun dipastikan bakal mendapatkan reward. Langkah yang dilakukan di pemerintah daerah, itu diharapkan juga terjadi di tingkat desa.</p>



<p>&#8220;Di bawah kepemimpinan kepala desa, perangkat desa harus bisa memetakan potensi desanya untuk membangun desa. Jadi, tidak melulu segala sesuatunya itu datang dari pimpinan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa banyak program pembangunan yang dilakukan pemerintah. Baik itu dalam bidang pendidikan, infrastruktur maupun yang lain. Untuk mensukseskan program pemerintah, baik itu pusat maupun daerah, diperlukan adanya sinergi dari pemerintah desa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Perangkat desa juga harus bisa menyampaikan program-program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Kediri,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Menanggapi pesan yang disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut, Sekretaris PPDI Kabupaten Kediri, Manon Kusiroto, mengatakan bahwa PPDI akan terus bersinergi mensukseskan program pemerintah. Baik itu pusat maupun daerah, termasuk ikut aktif membangun Kabupaten Kediri dari desa.</p>



<p>&#8220;Kami siap mensukseskan misi Mas Bup (Mas Dhito) untuk memajukan desa supaya dapat cepat terealisasi,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Terkait dengan pelayanan, diakuinya bahwa SDM yang ada di pemerintah desa sangat beragam. Ada yang berasal dari angkatan 70-an, 90-an dan bahkan 2000. Kondisi tersebut, menjadikan tidak semua perangkat bisa mengikuti apa yang menjadi tuntutan pelayanan saat ini.</p>



<p>&#8220;SDM ini sangat beragam, kalau disinkronkan dengan kebutuhan sekarang memang banyak teman-teman yang tidak bisa mengikuti,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pun begitu, untuk mengatasi persoalan tersebut, PPDI Kabupaten Kediri melakukan program bimbingan teknis (Bimtek) baik dalam bidang pelayanan, leadership, termasuk persoalan hukum. Untuk mendukung program tersebut, PPDI berharap suport dari pemerintah daerah. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191445</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkatkan 890 CJH Jember, Ini Pesan Bupati Hendy</title>
		<link>https://memontum.com/berangkatkan-890-cjh-jember-ini-pesan-bupati-hendy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 01:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[CJH]]></category>
		<category><![CDATA[hendy]]></category>
		<category><![CDATA[ini]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191156</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, kembali memberangkatkan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) dari Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (17/06/2023) dini hari. Tercatat, ada dua kloter yang diberangkatkan pada pukul 00.00 hingga 00.30 tersebut. Kloter 67 sendiri, membawa sebanyak 445 CJH dengan menggunakan 10 bus, sedangkan kloter 68 membawa 445 CJH dengan menggunakan 11 bus. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, kembali memberangkatkan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) dari Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (17/06/2023) dini hari. Tercatat, ada dua kloter yang diberangkatkan pada pukul 00.00 hingga 00.30 tersebut. Kloter 67 sendiri, membawa sebanyak 445 CJH dengan menggunakan 10 bus, sedangkan kloter 68 membawa 445 CJH dengan menggunakan 11 bus.</p>



<p>Dalam pemberangkatan itu, tampak pula Wakil Bupati Jember, KH MB Firjaun Barlaman, Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi dan jajaran, Ketua TP PKK Kasih Fajarini, Kepala Dinas Perhubungan, Agus Wijaya hingga Kepala Bagian Kesejahteraan Jember, Ach Musoddag. Kepada para CJH, Bupati Hendy mengucapkan selamat jalan dan selamat menunaikan ibadah haji.</p>



<p>&#8220;Semoga nanti kembali dengan keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur. Aamiin,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Bupati juga berpesan, agar setiap CJH dapat menjaga kesehatan masing-masing saat berada di Tanah Suci. &#8220;Utamakan ibadah yang wajib dahulu. Jika ibadah haji selesai, baru boleh melaksanakan umrah tambahan,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Hal itu sengaja disampaikan Bupati Hendy, karena mengingat banyaknya para CJH yang berusia lanjut. Oleh karena itu, bupati mengimbau agar mereka tidak memforsir kondisi kesehatan masing-masing.</p>



<p>&#8220;Belum lagi, saat ini cuaca di sana sedang panas-panasnya. Sekitar 39 hingga 41 derajat celcius,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191156</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
