<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pesanan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pesanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 11:36:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pesanan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PT Inka Banyuwangi Kirim 60 Unit Gerbong Datar Pesanan PT KAI ke Palembang</title>
		<link>https://memontum.com/pt-inka-banyuwangi-kirim-60-unit-gerbong-datar-pesanan-pt-kai-ke-palembang</link>
					<comments>https://memontum.com/pt-inka-banyuwangi-kirim-60-unit-gerbong-datar-pesanan-pt-kai-ke-palembang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbong]]></category>
		<category><![CDATA[palembang]]></category>
		<category><![CDATA[pesanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231624</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; PT Industri Kereta Api (PT Inka) kembali mengirimkan 60 unit gerbong datar pesanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk wilayah operasional di Palembang. Pengiriman ini dilakukan, dari pabrik PT Inka di Banyuwangi. Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT Inka (Persero), Hartono, mengatakan bahwa pengiriman ini merupakan rangkaian ke-14 (TS-14) dari total [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; PT Industri Kereta Api (PT Inka) kembali mengirimkan 60 unit gerbong datar pesanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk wilayah operasional di Palembang. Pengiriman ini dilakukan, dari pabrik PT Inka di Banyuwangi.</p>



<p>Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT Inka (Persero), Hartono, mengatakan bahwa pengiriman ini merupakan rangkaian ke-14 (TS-14) dari total kontrak pengadaan sebanyak 1.125 unit gerbong datar antara PT Inka dan PT KAI. &#8220;Seluruh proses produksi gerbong tersebut dikerjakan sepenuhnya di Pabrik PT Inka Banyuwangi,&#8221; terang Hartono, Jumat (10/04/2026) tadi.</p>



<p>Gerbong datar tersebut, sesuai rencana untuk memperkuat ekosistem logistik berbasis rel di Sumatera bagian selatan. Jenis gerbong tersebut, dirancang untuk mengangkut kontainer, material kontruksi hingga batu bara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekedar diketahui, pengadaan gerbong ini telah dimulai sejak tahun 2025 lalu dan menjadi bagian Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) KAI pada 2029 mendatang dalam Angkutan Barang. Proses pengiriman, lanjut Hartono, dilakukan melalui jalur darat menggunakan 30 unit truk trailer. Sementara estimasi waktu perjalanan menuju Palembang, diperkirakan memakan waktu sekitar empat hari.</p>



<p>Pengiriman sendiri, dilakukan secara bertahap sebanyak 60 gerbong per rangkaian sesuai dengan kesepakatan kontrak. &#8220;Ini adalah pengiriman rangkaian ke-14 atau TS ke-14. Kami bersyukur, berkat doa dan dukungan masyarakat, sudah 14 TS berhasil dikirim ke Palembang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>PT Inka menargetkan, akan dapat menyelesaikan pengiriman hingga 19 rangkaian atau setara 1.125 unit gerbong yang dikirim dari pabrik Banyuwangi ke Palembang pada pertengahan tahun ini. &#8220;Mohon doanya agar semua lancar dan PT Inka Banyuwangi semakin besar,&#8221; harapnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pt-inka-banyuwangi-kirim-60-unit-gerbong-datar-pesanan-pt-kai-ke-palembang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231624</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesanan Lampion Merah Putih di Kota Malang Jelang HUT RI Naik hingga 50 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/pesanan-lampion-merah-putih-di-kota-malang-jelang-hut-ri-naik-hingga-50-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[lampion]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[pesanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224804</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), perajin lampion di Kota Malang, mengalami lonjakan permintaan. Pemilik usaha lampion di Jalan Binor, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Ahmad Syamsudin, mencatat kenaikan pesanan hingga 40 sampai 50 persen, dibandingkan tahun lalu. &#8220;Alhamdulillah, tahun ini peningkatannya sangat terasa. Pesanan yang masuk sudah mendekati 1.500 buah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), perajin lampion di Kota Malang, mengalami lonjakan permintaan. Pemilik usaha lampion di Jalan Binor, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Ahmad Syamsudin, mencatat kenaikan pesanan hingga 40 sampai 50 persen, dibandingkan tahun lalu.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, tahun ini peningkatannya sangat terasa. Pesanan yang masuk sudah mendekati 1.500 buah dari target 3.000 buah bulan ini,&#8221; kata Syamsudin, Sabtu (09/08/2025) tadi.</p>



<p>Pesanan tersebut, menurutnya tidak hanya dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga luar pulau, termasuk Medan. Mayoritas pembeli berasal dari instansi pemerintah, perkantoran, hingga panitia perayaan di tingkat kampung.</p>



<p>&#8220;Untuk model yang paling diminati adalah lampion berbentuk kapsul dan bola, dengan harga mulai Rp 35.000 untuk lampion bola berdiameter 30 sentimeter hingga Rp 80.000 untuk model kapsul,&#8221; ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain pesanan reguler, juga tengah digarap permintaan khusus, seperti lampion berbentuk Garuda setinggi dua meter dengan kerangka besi, yang diperkirakan berharga hingga Rp 5 juta. “Yang ini harga Rp 80.000 yang kapsul. Kalau yang bulat itu Rp 35.000 diameter 30,” katanya.</p>



<p>Namun, lonjakan permintaan ini diiringi tantangan ketersediaan bahan baku, terutama rotan. Jika stok di Kota Malang habis, dirinya harus mencari hingga ke Gresik. Meski harga rotan, kain dan kawat naik, Syamsudin hanya menaikkan harga jual sekitar Rp 2.000 per buah.</p>



<p>&#8220;Perhari mampu memproduksi 20 sampai 50 lampion. Di edisi kemerdekaan ini kalau kapasitas tidak teratasi akan kami tutup, agar dapat menyelesaikan pesanan yang sudah ada,&#8221; imbuh Syamsudin. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224804</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Kue Keranjang di Kota Malang Banjir Pesanan hingga Ratusan Box</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-kue-keranjang-di-kota-malang-banjir-pesanan-hingga-ratusan-box</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[keranjang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pesanan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205840</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024, jajanan khas Imlek, yakni kue keranjang mulai dibanjiri pesanan. Salah satunya, Kue Keranjang Banana Leaf di Jalan Sutan Sahir, Gang Kesatria Nomor 18, Kota Malang. Owner kue keranjang, Sonia Winoto (27), menyampaikan bahwa pesanan kue keranjang di tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2024, jajanan khas Imlek, yakni kue keranjang mulai dibanjiri pesanan. Salah satunya, Kue Keranjang Banana Leaf di Jalan Sutan Sahir, Gang Kesatria Nomor 18, Kota Malang.</p>



<p>Owner kue keranjang, Sonia Winoto (27), menyampaikan bahwa pesanan kue keranjang di tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan, pembelinya pun banyak yang dari luar Kota Malang.</p>



<p>“Jadi dari tahun ke tahun, itu mesti naik terus dan bisa dua kali lipatnya. Sejak Januari kemarin, sudah ada kira-kira 200 box. Pesanan masih terus, puncaknya minggu ini beberapa hari menjelang Imlek. Kalau yang dari luar kota itu ada dari Jakarta, Surabaya, Pasuruan, Semarang,” jelas Sonia, di sela-sela pembuatan Kue Keranjang, Selasa (06/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kue keranjang yang dibuat oleh Sonia, ini berbeda dari lainnya. Jika biasanya berbentuk bulat dan tebal dengan warna coklat, ini dibuat dengan bentuk mini yang unik serta ada beragam rasa. Mulai dari taro, red velvet dan matcha.</p>



<p>“Orang-orang bilang ini unik banget, karena biasanya kan bentuknya kue keranjang itu besar-besar, nah terus yang saya buat ini kecil hanya tinggal sekali makan. Bentunya kebanyakan bunga, ada ikan juga,” katanya.</p>



<p>Dikatakannya, jika kue keranjang ini memang merupakan jajanan yang wajib ada saat perayaan imlek. Disamping itu, juga memiliki makna atau filosofi tersendiri bagi umat Konghucu.</p>



<p>“Kue keranjang inikan teksturnya lengket gitukan. Nah, itu melambangkan supaya mempererat persaudaraan,” ujarnya.</p>



<p>Kue dengan berbahan dasar tepung ketan, air dan gula ini dijual mulai dari Rp 45 ribu hingga Rp 55 ribu per box nya. Itu dipasarkan melalui online by Whatsapp dan Instagram.</p>



<p>“Kalau yang Rp 45 ribu itu varian ori gula merah, lalu Rp 50 ribu rasa mix ada rasa red velvet, matcha dan tari. Kalau yang Rp 55 ribu itu matcha semua. Sistem penjualannya pre order (PO) ke berbagai kota, melalui online,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, usaha tersebut sudah ditekuni sejak tahun 2018 lalu. Berawal dari coba-coba, hingga akhirnya membawa keberkahan di tiap momen Imlek.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205840</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
