<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pesanggrahan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pesanggrahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 May 2024 09:08:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pesanggrahan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Siswi SDN 1 Pesanggrahan Banyuwangi Buat Kagum Ceo SpaceX dan Tesla Inc, Elon Musk</title>
		<link>https://memontum.com/siswi-sdn-1-pesanggrahan-banyuwangi-buat-kagum-ceo-spacex-dan-tesla-inc-elon-musk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 May 2024 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesanggrahan]]></category>
		<category><![CDATA[spacex]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Felicia Dahayu, siswi Kelas V di SDN1 Pesanggaran Banyuwangi, mengukir momen hebat. Meskipun dirinya bersekolah jauh dari pusat kota, namun mendapat kesempatan langka bertemu dengan pesohor teknologi, Ceo SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk, di sela World Water Forum (WWF) ke-10, di Bali, Minggu (19/05/2024) tadi. Felicia merupakan siswi hasil dari pelatihan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Felicia Dahayu, siswi Kelas V di SDN1 Pesanggaran Banyuwangi, mengukir momen hebat. Meskipun dirinya bersekolah jauh dari pusat kota, namun mendapat kesempatan langka bertemu dengan pesohor teknologi, Ceo SpaceX sekaligus Tesla Inc, Elon Musk, di sela World Water Forum (WWF) ke-10, di Bali, Minggu (19/05/2024) tadi.</p>



<p>Felicia merupakan siswi hasil dari pelatihan dengan metode &#8216;Smart Gasing&#8217; yang difasilitasi Pemkab Banyuwangi. Metode pembelajaran matematika ini, dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya, seorang fisikawan Indonesia dan Pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia/TOFI. Sejak setahun lalu, Pemkab Banyuwangi menargetkan mencetak ribuan jagoan matematika lewat program tersebut.</p>



<p>Metode ini sendiri, memadukan pengajaran matematika dengan pengembangan kecerdasan lain. Seperti kecerdasan musikal, logika matematika, hingga kinestetik. Para pelajar yang mayoritas berada di desa, yang berada jauh dari pusat Banyuwangi mendapat pelatihan tersebut. Yakni, seperti pelajar di Kecamatan Siliragung, Pesanggaran, Tegaldlimo dan Bangorejo.</p>



<p>Felicia sendiri tinggal di Dusun Krajan, Siliragung. Ibunya merupakan guru Taman Kanak-Kanak (TK) di desa. Sementara pada peringatan Hari Jadi Banyuwangi, atau Desember 2023 lalu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan penghargaan kepada Felicia sebagai &#8216;Warga Inspiratif&#8217;. Bahkan, baru-baru ini Felicia juga didaulat berbagi pengetahuan matematika di Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih.</p>



<p>Pertemuan Felicia dengan Elon Musk, cukup menyita perhatian. Felicia hadir bersama pelajar dari Papua, Jose Nerotou. Dalam pertemuan tersebut, Elon Musk sempat memberikan tes kepada dua bocah tersebut.</p>



<p>&#8220;Felicia dan Jose mendapat tantangan dari Elon. Tantangan itu adalah pengerjaan soal integral. Salah satunya, mereka diminta menghitung turunan volume bola. Jawaban dari dua bocah ini sempat membuat kagum Elon,&#8221; kata Bupati Ipuk Fiestiandani.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Perlu diketahui, Bupati Ipuk juga berada di Bali, untuk bertemu Felicia yang juga dibersamai oleh Prof Yohanes. Bupati Ipuk mengatakan, bahwa Felicia saat ini mendapat training khusus dari tim Prof Yohanes Surya, untuk menghadapi Olimpiade Matematika se-Asia, &#8216;Asia Science and Mathematics Olympiad for Primary and Secondary School (ASMOPSS)&#8217;, yang diikuti para pelajar terbaik se-Asia, yang akan digelar tahun ini.</p>



<p>&#8220;Felicia bersama Jose mendapat training khusus dari tim Prof Surya dari Jakarta. Dia diajak Prof Surya di Bali, dan mendapat kesempatan bertemu Elon Musk,&#8221; terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Felicia sendiri terpilih oleh tim Prof Surya, karena berhasil meraih juara di Olimpiade Matematika, di Bitung, Sulawesi, November 2023 lalu. Selama satu tahun terakhir, Banyuwangi telah bekerja sama dengan Prof Yohanes Surya memberikan pelatihan berhitung cepat kepada para guru dan pelajar Banyuwangi. Yakni dengan menggunakan metode Gasing yang telah terbukti berhasil meningkatkan kemampuan matematika anak-anak.</p>



<p>Dengan metode pembelajaran gasing ini, anak-anak diajarkan lebih cepat belajar berhitung. Gasing memanfaatkan lagu, latihan logika, otak kiri-kanan hingga motorik dalam penerapannya. “Matematika ini menjadi salah satu ilmu terpenting, ratunya ilmu pengetahuan. Ini sekaligus membentuk logika anak, kemampuan analisis, sehingga dengan dilatih matematika, mereka bisa menjadi anak hebat dan punya kemampuan analisis,” papar Bupati Ipuk.</p>



<p>Sejak 2023 lalu, Bupati Ipuk bekerjasama dengan Prof Surya untuk memberikan pelatihan dan pengajaran kepada anak-anak Banyuwangi melalui program Smart Gasing Banyuwangi. “Memang kita sengaja pada tahap awal menyasar para pelajar di desa-desa terlebih dahulu. Kita ingin dampingi lompatan para pelajar di desa dan mereka harus bisa berprestasi setinggi mungkin. Semoga Felicia ini menjadi motivasi bagi anak-anak Banyuwangi terus mencintai ilmu-ilmu sains,&#8221; ujar Bupati Ipuk. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mosi Tidak Percaya Warnai Proses Pilkades Desa Pesanggrahan Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/mosi-tidak-percaya-warnai-proses-pilkades-desa-pesanggrahan-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2022 14:46:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pesanggrahan]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Mosi Tak Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Mosi Tidak Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pesanggrahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173060</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Masyarakat Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu, kecewa dengan keputusan panitia pemilihan kepala desa. Pasalnya, dari sembilan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades), panitia hanya memutuskan lima Calon Kepala Desa (Cakades) yang  berhak maju untuk mengikuti Pilkades. Keputusan itu, tidak ayal membuat masyarakat meluapkan kekecewaannya dengan membuat penandatanganan mosi tidak percaya. Salah seorang warga, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Masyarakat Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu, kecewa dengan keputusan panitia pemilihan kepala desa. Pasalnya, dari sembilan Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades), panitia hanya memutuskan lima Calon Kepala Desa (Cakades) yang  berhak maju untuk mengikuti Pilkades.</p>



<p>Keputusan itu, tidak ayal membuat masyarakat meluapkan kekecewaannya dengan membuat penandatanganan mosi tidak percaya. Salah seorang warga, Muslimin, mengatakan bahwa penandatanganan mosi tidak percaya itu untuk menyikapi putusan penetapan Cakades yang awalnya berjumlah sembilan orang menjadi lima orang. Hal itu, dirasakan janggal saat pengumuman Cakades, dari sembilan pendaftar yang diundang dalam pengumuman putusan hanya lima orang.</p>



<p>&#8220;Bakal calon kepala desa yang mendaftar sebanyak sembilan orang. Sedangkan, yang diundang saat putusan hanya lima orang. Ini yang jadi perhatian kami, ada apa gerangan? Karena itu, masyarakat ingin mempertanyakan hal tersebut,&#8221; tegas Muslimin, Selasa (02/08/2022).</p>



<p>Pilkades tahun ini, tambahnya, merupakan Pilkades serentak di lima desa se-Kota Batu. Dalam pelaksanaan Pilkades, ini ada panitia dari tingkat kota dan desa. Namun, saat pengambilan putusan Cakades hanya dihadiri oleh panitia dari tingkat desa.</p>



<p>&#8220;Fenomena macam apa seperti ini. Parahnya lagi, dari lima Cakades yang diloloskan itu, saat ini semuanya berstatus sebagai perangkat desa,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Oleh karena itu, pihaknya menuntut keterbukaan dan transparansi. Sehingga, masyarakat bisa menilai jalannya Pilkades ini. Sebab, Pilkades serentak adalah pesta rakyat. Maka, rakyat memiliki hak untuk menilai dan memilih.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sidak-relokasi-pasar-gadang-komisi-b-dprd-kota-malang-temukan-ketidaksesuaian-skema-pembangunan">Sidak Relokasi Pasar Gadang, Komisi B DPRD Kota Malang Temukan Ketidaksesuaian Skema Pembangunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-percepat-pembangunan-tps3r-karetan">Pemkab Banyuwangi Percepat Pembangunan TPS3R Karetan</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, terangnya, pihaknya juga ingin mengetahui undang-undang yang mengatur Cakades hanya dibatasi lima orang di setiap desa. &#8220;Kejanggalan lain, saat kami melakukan shearing dengan ketua panitia untuk mempertanyakan sistem penilaian, kami tidak mendapatkan penjelasan sama sekali dari ketua panitia. Bahkan, ketua panitia dengan lantang mengundurkan diri di depan kami, tanpa ada paksaan untuk mengundurkan diri. Karena itu, kembali jadi pertanyaan, kenapa ketua panitia langsung mengundurkan diri tanpa alasan,&#8221; beber dia.</p>



<p>Selain melakukan penandatanganan mosi tidak percaya, dengan adanya temuan ini pihaknya turut membagikan selebaran kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang menilai ada kecurangan dipersilahkan untuk turut menandatangani selebaran tersebut.</p>



<p>&#8220;Tidak ada pemaksaan untuk menandatangani. Ini adalah inisiatif masyarakat karena tidak puas dengan keputusan itu. Kami merasa ada kecurangan dalam penetapan Bakal Calon Kepala Desa Pesanggrahan,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Pesanggrahan, Faisal Sofyan, mengatakan bahwa apa yang telah disampaikan warga perihal tidak ada keterbukaan dan transparansi, merupakan hal yang salah. Sebab, pihaknya sudah sejak jauh-jauh hari telah melakukan sosialisasi tahapan dan saat pendaftaran Bacakades sudah diinformasikan.</p>



<p>&#8220;Kami sudah menjalankan amanah sebagai panitia Pilkades sesuai dengan regulasi Permendagri No 112 Tahun 2014 tentang Pilkades dan sesuai Perwali No 32 Tahun 2016,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, saat ditanya mengenai tidak adanya undangan bagi para calon yang mendaftarkan disaat pengumuman setelah tes yang dilakukan oleh panitia Pilkades Kota Batu, Faisal menyampaikan, jika pihaknya memang sengaja tidak mengundang. &#8220;Hal itu kami lakukan untuk menjaga perasaan dan meminimalisir massa bergerombol. Meski begitu, kami sudah membacakan hasilnya kepada seluruh peserta yang hadir,&#8221; terangnya. <strong>(bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173060</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Pesanggrahan Siram Pohon Alaska</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-warga-pesanggrahan-siram-pohon-alaska</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 13:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Alaska]]></category>
		<category><![CDATA[Pesanggrahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123478</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Ratusan warga RW 8 Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu melakukan penyiraman pohon di hutan Kasinan, Minggu (6/9/2020). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut kegiatan sebelumnya, penanaman pohon kembali akibat proses pembangunan sebagai obyek wana wisata. &#8220;Kegiatan ini sebagai wujud perhatian warga dalam melestarikan hutan lindung Kasinan. Ini juga sebagai dukungan penolakan pembangunan wisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[

<strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Ratusan warga RW 8 Desa Pesanggrahan Kecamatan Batu melakukan penyiraman pohon di hutan Kasinan, Minggu (6/9/2020). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut kegiatan sebelumnya, penanaman pohon kembali akibat proses pembangunan sebagai obyek wana wisata.

 

&#8220;Kegiatan ini sebagai wujud perhatian warga dalam melestarikan hutan lindung Kasinan. Ini juga sebagai dukungan penolakan pembangunan wisata yang berada di hutan lindung,&#8221; kata Saiful Ketua RT 2 RW 8 Desa Pesanggrahan Batu disela kegiatan penyiraman, kemarin.

 

Ia mengaku sangat bangga dengan warga RW 8. Betapa tidak, meski hanya diumumkan kepada beberapa warga tetapi antusias warga sangat luar biasa. Sejak pagi pukul 8 ratusan warga yang kebanyakan sudah berduyun-duyun menuju hutan lindung dengan membawa ember sebagai alat penyiraman pohon.

 

&#8220;Alhamdulillah kepedulian warga sangat luar biasa. Harapannya, untuk minggu depan yang masuk giliran RW lainnya juga antusias, kalau perlu lebih dari yang sudah ada,&#8221; tukasnya.

 

Sutriana (44), warga Dusun Srebet Timur mengaku tidak merasa menjadi beban untuk ikut siram pohon di hutan kasinan. Bahkan malah menjadi suatu kewajiban.

 

&#8220;Kami setiap hari menggunakan air dari Hutan Kasinan, jadi sudah kewajiban untuk merawat hutan ini, &#8221; kata ibu sambil melakukan penyiraman pohon di hutan Kasinan, kemarin.

 

Sebagaimana diketahui, hutan lindung Kasinan mengalami perubahan peruntukan lebih dari 3 ha. Sebelumnya berupa hutan dan beberapa mata air, kemudian dieksploitasi menjadi wana wisata berupa kolam air dan puluhan gazebo.

 

Pembangunan obyek wisata yang digagas kmunitas sadar alas itu mendapat penolakan warga termasuk pengurus HIPA, Hippam termasuk warga Desa Pesanggrahan. Bahkan pihak Pemdes Pesanggrahan, Camat Batu dan Satpol PP sudah melakukan mediasi kedua belah pihak.

 

Hingga Pemdes Pesanggrahan mengeluarkan pernyataan yang ditanda tangani kepala desa menyatakan menutup dan menghentikan proses pembangunan obyek wisata Alaska. Sampai warga pun melakukan reboisasi di seputaran hutan yang sudah dibangun menjadi obyek wisata.

 

Diberitakan sebelumnya puluhan warga Pesanggrahan melaporkan komunitas sadar alas ke polisi. Laporan itu terkait perusakan hutan lindung Kasinan. <strong>(jun)</strong>

]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123478</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
