<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Peserta &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/peserta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 15:37:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Peserta &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Rusdi Beri Semangat Peserta O2SN Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-rusdi-beri-semangat-peserta-o2sn-jenjang-sd-tingkat-kabupaten-pasuruan-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-rusdi-beri-semangat-peserta-o2sn-jenjang-sd-tingkat-kabupaten-pasuruan-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jenjang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232176</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi membuka Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026 di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (04/05/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi membuka Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026 di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (04/05/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti hingga guru pendamping dari berbagai kecamatan itu, disambut antusias ratusan siswa sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sarana pembinaan karakter serta penjaringan talenta olah raga sejak dini. Dalam pelaksanaan itu, ada empat cabang olah raga (Cabor) yang dipertandingkan pada gelaran tahun ini. Diantaranya, meliputi pencak silat, renang, selam dan bulu tangkis.</p>



<p>Sementara empat Cabor tersebut, telah mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di tingkat Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim. &#8220;Ini salah satu sarana untuk pembinaan karakter bagi para adik-adik siswa. Kita mencari bibit unggul,&#8221; kata Bupati Rusdi.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, mengumumkan ada dua insentif bagi para juara. Selain mendapatkan uang pembinaan, siswa yang berhasil meraih Juara I, II dan III, akan mendapat keistimewaan masuk SMP Negeri tanpa melalui tes.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kebijakan tersebut, merupakan hasil kesepakatan yang dibahas bersama Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan serta berlaku sebagai jalur prestasi dalam proses penerimaan peserta didik baru. &#8220;Nanti Juara I, II dan III, ada uang pembinaan. Kemudian nanti yang Juara I, II dan III, masuk SMP Negeri tanpa tes,&#8221; tambah Bupati.</p>



<p>Masih menurut bupati, sertifikat dan piagam juga akan diberikan kepada seluruh peserta, sebagai bukti partisipasi yang dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi. Dirinya juga berharap, agar para guru pendamping dapat menjalin sinergi dengan pengurus Cabor di daerah, khususnya empat Cabor unggulan tersebut. Sehingga, dapat menjaga kesinambungan pembinaan atlet muda.</p>



<p>Di momen itu, Bupati Rusdi secara khusus juga menekankan pentingnya sportivitas bagi seluruh pihak baik peserta, wasit, maupun panitia. Dirinya mengingatkan, bahwa penilaian harus bersih dari kepentingan apapun demi menghasilkan juara yang benar-benar layak mewakili Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>&#8220;Saya tekankan kepada panitia, kepada juri, kepada wasit, kita harus menjunjung sportivitas dan fair play, baik dari pemain ataupun dari pihak panitia. Karena kita mencari bibit-bibit unggul, yang ke depan prestasinya bisa bermanfaat untuk adik-adik sendiri, juga bermanfaat untuk mengangkat nama Kabupaten Pasuruan,&#8221; papar bupati. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-rusdi-beri-semangat-peserta-o2sn-jenjang-sd-tingkat-kabupaten-pasuruan-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232176</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Indah Lepas Peserta Baksos dan NgabubuJeep IOF Pengcab Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-indah-lepas-peserta-baksos-dan-ngabubujeep-iof-pengcab-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Baksos]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[ngabubujeep]]></category>
		<category><![CDATA[pengcab]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230810</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melepas peserta kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan NgabubuJeep yang digelar oleh Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengcab Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Minggu (08/03/2026) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari aksi sosial komunitas offroad yang menyasar wilayah terpencil di kawasan Gunung Ringgit, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melepas peserta kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan NgabubuJeep yang digelar oleh Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengcab Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Minggu (08/03/2026) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari aksi sosial komunitas offroad yang menyasar wilayah terpencil di kawasan Gunung Ringgit, Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Dalam kegiatan itu, offroader dijadwalkan menyalurkan bantuan sosial sekaligus melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di kawasan pegunungan tersebut.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, ini menegaskan bahwa kegiatan yang digagas komunitas otomotif tidak hanya menjadi ruang menyalurkan hobi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang besar bagi masyarakat.</p>



<p>Menurutnya, komunitas offroad memiliki potensi kuat untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses transportasi.</p>



<p>“Saya berharap kegiatan yang digagas komunitas ini tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi otomotif, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau,” kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menilai, kendaraan berpenggerak 4 roda yang dimiliki para offroader, memiliki kemampuan menjangkau medan berat. Sehingga, dapat dimanfaatkan dalam berbagai aksi sosial, termasuk penyaluran bantuan maupun kegiatan lingkungan.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi, konsistensi Indonesia Off-road Federation Pengcab Lumajang yang secara rutin menggelar kegiatan bakti sosial di wilayah terpencil setiap tahunnya. Menurutnya, kolaborasi antara komunitas dan masyarakat seperti ini penting untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus memperluas jangkauan kegiatan sosial di daerah.</p>



<p>“Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.</p>



<p>Bunda Indah berharap, kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon di kawasan Gunung Ringgit, dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Sekaligus, mendorong semakin banyak komunitas untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial. Bunda Indah juga mengingatkan, agar para peserta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju lokasi kegiatan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diikuti 1400 Peserta, Sport Tourism GenRun Lengkapi Event Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/diikuti-1400-peserta-sport-tourism-genrun-lengkapi-event-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[diikuti]]></category>
		<category><![CDATA[genrun]]></category>
		<category><![CDATA[lengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, melepas secara langsung ribuan peserta event sport tourism &#8216;GenRun&#8217;, dari garis start di area RTH Kecamatan Genteng, Minggu (11/01/2026) tadi. Kompetisi lari yang digelar oleh komunitas lari Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, ini diikuti sekitar 1400 peserta. Yang menarik, selain peserta dari Banyuwangi, gelaran itu juga diikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, melepas secara langsung ribuan peserta event sport tourism &#8216;GenRun&#8217;, dari garis start di area RTH Kecamatan Genteng, Minggu (11/01/2026) tadi. Kompetisi lari yang digelar oleh komunitas lari Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, ini diikuti sekitar 1400 peserta.</p>



<p>Yang menarik, selain peserta dari Banyuwangi, gelaran itu juga diikuti dari Surabaya, Jember, Situbondo dan Bondowoso. “Event ini sangat keren, karena digagas oleh para pecinta olah raga dari komunitas lari lokal. Event ini semakin melengkapi berbagai event sport tourism yang digelar oleh pemkab,” kata Sekda Guntur.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa saat ini lari sudah menjadi budaya masyarakat, khususnya anak-anak muda. Dirinya berharap, dari para penghobi event lari nantinya akan lahir bibit-bibit pelari daerah yang berprestasi. Terlebih, Banyuwangi selama ini memiliki sejumlah event lari yang dikemas dalam berbagai agenda sport tourism, seperti Event Duathlon, Night Run hingga Ijen Trail Run.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Semoga ke depan dari para pelari culture ini akan tumbuh bibit-bibit atlet pelari daerah yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Terima kasih kepada panitia yang telah ikut menyemarakkan event sporttourism daerah,” ujar Sekda.</p>



<p>Ditambahkan Ketua Panitia Event GenRun, Yetty Rea, bahwa event ini digelar pertama kalinya oleh Komunitas Genteng Running, atau komunitas lari yang ada di Kecamatan Genteng. Komunitas yang telah berdiri 1 tahun ini, sebelumnya rutin melakukan latihan lari bersama setiap hari.</p>



<p>“Kami ingin memeriahkan event sport tourism daerah. Animo pesertanya luar biasa, yang terdaftar dan menjadi peserta sebanyak 1400 orang dari Banyuwangi dan berbagai wilayah seperti Surabaya, Jember, Situbondo dan Bondowoso,” terangnya.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa ada dua kategori yang diikutkan, yaitu umum dan pelajar. Keduanya, menempuh jarak 6 km dengan start dan finish di RTH Kecamatan Genteng.</p>



<p>“Kami proyeksikan ke depan, event ini akan menjadi agenda rutin yang digelar tiap tahun,” imbuhnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>500 Peserta Lintas Sektor Ikuti Pelaksanaan Peringatan HAB di Kota Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/500-peserta-lintas-sektor-ikuti-pelaksanaan-peringatan-hab-di-kota-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229234</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung di Halaman MAN 2 Kota Probolinggo, Jalan Sukarno Hatta, Sabtu (03/01/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sekitar 500 peserta dari lintas sektor di bawah naungan Kemenag Kota Probolinggo, mengikuti upacara peringatan. Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang berlangsung di Halaman MAN 2 Kota Probolinggo, Jalan Sukarno Hatta, Sabtu (03/01/2026) tadi. Dalam pelaksanaan itu, sekitar 500 peserta dari lintas sektor di bawah naungan Kemenag Kota Probolinggo, mengikuti upacara peringatan.</p>



<p>Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, hadir dan bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada Guru Sejarah MAN 2 Kota Probolinggo, Muhammad Nuruddin Roni.</p>



<p>Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakan oleh Wali Kota Aminuddin, dengan tema &#8216;Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju&#8217;, disampaikan bahwa tema tersebut menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik. Melainkan, energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan identitas, keyakinan dan latar belakang sosial menjadi kekuatan kolaboratif untuk mendorong kemajuan bangsa.</p>



<p>“80 tahun perjalanan Kementerian Agama menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Kini peran tersebut semakin luas dan krusial, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama, merawat kerukunan umat beragama, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi bagi persoalan bangsa,” kata Wali Kota Aminuddin.</p>



<p>Amanat tersebut juga menegaskan, bahwa setiap kebijakan dan langkah Kementerian Agama harus memberikan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan semata urusan administratif dan birokrasi. Untuk itu, seluruh ASN Kementerian Agama dituntut untuk bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif terhadap perubahan, terbuka pada teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju dan bermartabat,” lanjutnya.</p>



<p>Kepala Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menambahkan bahwa rangkaian peringatan HAB ke-80 tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. “Dalam rangka HAB ke-80, kami menggelar nikah massal bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 40 pasang pengantin di Masjid Agung Raudlatul Jannah, santunan kepada 180 anak yatim, pembagian pakaian layak pakai, serta sejumlah kegiatan sosial lainnya,” jelas Didik.</p>



<p>Selain itu, Kemenag Kota Probolinggo juga terus menjalankan berbagai program dan inovasi. Diantaranya, edukasi dan sosialisasi calon pengantin cukup usia menikah, bimbingan remaja usia sekolah dan usia nikah, isbat nikah, serta pengelolaan dan peningkatan kualitas madrasah.</p>



<p>Didik berharap, melalui evaluasi kinerja yang berkelanjutan, sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kota Probolinggo semakin kuat. “Kami berharap hubungan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik, sehingga bersama-sama dapat membangun Kota Probolinggo yang lebih baik dan sejahtera,” harapnya.</p>



<p>Upacara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Ketua Persatuan Pensiunan Kemenag, Ketua PD MUI, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua FKUB, Ketua Baznas, Ketua LPTQ Kota Probolinggo, para Kepala KUA se-Kota Probolinggo, serta Kepala MTs Negeri, MAN 1 dan MAN 2 Kota Probolinggo.</p>



<p>Seusai upacara, Wali Kota Probolinggo menyempatkan diri menyapa para undangan dan peserta upacara dengan berjabat tangan serta berfoto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229234</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sekda Lumajang Lepas Peserta Parade Drumband Meriahkan Perayaan Harjalu</title>
		<link>https://memontum.com/sekda-lumajang-lepas-peserta-parade-drumband-meriahkan-perayaan-harjalu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Drumband]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228902</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Perayaan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770, terasa sangat istimewa. Itu karena, dalam serangkaian pelaksanaan juga diisi kegiatan Parade Drumband Kabupaten Lumajang 2025, yang diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani (Timur Stadion Semeru), Sabtu (20/12/2025) tadi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa drumband ini menekankan pentingnya pendidikan karakter, disiplin dan kebersamaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Perayaan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770, terasa sangat istimewa. Itu karena, dalam serangkaian pelaksanaan juga diisi kegiatan Parade Drumband Kabupaten Lumajang 2025, yang diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani (Timur Stadion Semeru), Sabtu (20/12/2025) tadi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa drumband ini menekankan pentingnya pendidikan karakter, disiplin dan kebersamaan anak-anak melalui seni dan olah raga. &#8220;Drumband bukan sekadar lomba, tetapi wadah pengembangan kreativitas dan pembentukan karakter peserta sejak dini. Kami mengapresiasi seluruh guru, pembina dan wali murid yang mendukung anak-anak, serta Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Lumajang yang telah menginisiasi Kejurkab ini,&#8221; kata Sekda Agus.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan ini adalah upaya mendidik anak-anak dalam melatih disiplin, ketegasan dan kebersamaan. &#8220;Tentu ini membutuhkan effort yang tidak ringan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa dibangun melalui seni dan olahraga,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Agus juga menekankan peran orang tua dan sekolah dalam memberikan dukungan, sesuai semboyan Jawa Timur Jer Basuki Mawa Beya, bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama semua pihak. Dirinya juga mengajak semua pihak, untuk menghormati keputusan dewan juri dan memberi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.</p>



<p>Kejurkab Drumband Kabupaten Lumajang 2025 ini diikuti oleh 36 peserta dari jenjang TK, SD/MI, dan SMP, serta satu peserta kehormatan, Marching Band Gita Wira Bhakti yang seluruh personelnya ASN. Kegiatan ini, menjadi ajang apresiasi bakat siswa sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan kegiatan kolektif.</p>



<p>“Selamat menampilkan kreativitas kalian dan nikmati kemeriahan Harjalu ke-770. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi pertumbuhan karakter dan kreativitas kalian di masa depan,” imbuh Agus Triyono. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228902</post-id>	</item>
		<item>
		<title>1 Ribu Peserta Meriahkan Pelaksanaan Water Run 2025 Kota Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/1-ribu-peserta-meriahkan-pelaksanaan-water-run-2025-kota-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar), menggelar pelaksanaan event Water Run 2025, Sabtu (06/12/2025) tadi. Gelaran yang diikuti sekitar 1.000 peserta itu, disambut antusias masyarakat yang meramaikan gelaran lari dengan menggunakan water gun. Pelaksanaan yang dipusatkan di GOR A Yani, ini dilepas Wali Kota Probolinggo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar), menggelar pelaksanaan event Water Run 2025, Sabtu (06/12/2025) tadi. Gelaran yang diikuti sekitar 1.000 peserta itu, disambut antusias masyarakat yang meramaikan gelaran lari dengan menggunakan water gun.</p>



<p>Pelaksanaan yang dipusatkan di GOR A Yani, ini dilepas Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin, dengan didampingi Wawali Probolinggo, Ina Dwi Lestari dan jajaran Forkopimda. Antusiasme masyarakat semakin terlihat bahagia dan semangat, tatkala Wali Kota Aminuddin ditemani sang istri, dr Evariani, sekaligus Wawali Ina Dwi Lestari, Sekda Rey Suwigtyo dan segenap anggota Forkopimda, turut serta berlari dalam pelaksanaan Water Run.</p>



<p>Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin mengapresiasi kesukseksan pelaksanan Water Run yang baru saja digelar perdana. Disampaikan, kegiatan semacam ini bisa diagendakan rutin tiap tahunnya guna memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap gaya hidup sehat dengan tetap menyempatkan diri untuk berolahraga.</p>



<p>“Ini sangat bagus sekali untuk bisa mengajak masyarakat dengan gaya sehat. Meski aktivitas cukup banyak dan padat, kita juga perlu untuk meluangkan waktu berolahraga. Selain melatih untuk merelaksasikan otot-otot dan sendi, olahraga juga bagus untuk investasi kita di masa depan,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Wawali Ina juga mengapresiasi dan berterimakasih atas terselenggaranya event Water Run. Selain sebagai bentuk kampanye edukasi gaya hidup sehat, menurutnya dengan semakin banyaknya event yang diselenggarakan di Kota Probolinggo, juga berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat sekitar dan angka kunjungan baik lokal maupun wisatawan asing untuk mampir di Kota probolinggo.</p>



<p>“Menyenangkan sekali tentunya, dengan begini kita bisa bersama dengan masyarakat untuk mencari sehat tambah seru juga karena tadi disemprot air. Apalagi venue lokasinya juga pas sekali, sehingga setelah olah raga bisa bersantai dengan berkulineran. Tentu ini sangat berkesinambungan dengan dibukanya sentra kuliner Gor A. Yani dibuka beberapa bulan lalu, tentu dapat menaikkan pendapatan para PKL. Bukan hanya meriahnya saja yang kita harapkan, namun adanya pergerakan ekonomi juga terjadi,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kadis Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar), M Abbas, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya diminati oleh warga lokal, melainkan beberapa warga dari kota dan kabupaten sekitar juga turut mendaftarkan diri. “Kami dari Disporapar mengadakan acara Water Run di Kota Probolinggo, ini yang pertama kali. Syukur alhamdulillah, kegiatan berlangsung meriah. Banyak peserta yang ikut dan hampir seribu lebih antusias masyarakat mengikuti event ini. Kami juga mendorong pihak-pihak lain juga mengagendakan acara serupa. Bahkan peserta water run kali ini juga ada yang dari Situbondo, Lumajang, dari Pasuruan juga ada. Dari berbagai komunitas juga terut ikut serta, ini para atlet dari berbagai cabor juga ikut memeriahkan water run,” ungkapnya.</p>



<p>Abbas juga turut berterimakasih kepada segenap pihak yang membantu atas terselenggaranya kegiatan ini. “Acara yang kami gelar ini free, dan terima kasih banyak, ternyata banyak pihak dan sponsor yang bergabung dalam memeriahkan event ini. Salah satu diantaranya dari Rs Amanah, PUDAM Bayuangga, Wingsfood, beberapa UMKM diantaranya ada Fahreza Salam, Sambah dan banyak lainnnya,” imbuhnya. <strong>(kom/pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Peserta Meriahkan Tradisi Legendaris Gerak Jalan Mojokerto-Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-peserta-meriahkan-tradisi-legendaris-gerak-jalan-mojokerto-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[mojokerto-surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227762</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Ribuan peserta ikuti tradisi legendaris Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS), Sabtu (15/11/2025) tadi. Sejumlah peserta, memadati garis start di depan Kantor Kecamatan Prajuritkulon, Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto, untuk menempuh perjalanan sejauh 55 kilometer menuju Tugu Pahlawan Surabaya. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mewakili Gubernur Jatim, dalam sambutannya menegaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Ribuan peserta ikuti tradisi legendaris Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya (GMS), Sabtu (15/11/2025) tadi. Sejumlah peserta, memadati garis start di depan Kantor Kecamatan Prajuritkulon, Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto, untuk menempuh perjalanan sejauh 55 kilometer menuju Tugu Pahlawan Surabaya.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mewakili Gubernur Jatim, dalam sambutannya menegaskan bahwa GMS bukan hanya kegiatan olah raga, melainkan tradisi penuh nilai perjuangan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. “Kegiatan ini menjadi sarana menggali kembali nilai perjuangan para prajurit kemerdekaan, sekaligus wujud terima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga,” kata Sekda Adhy.</p>



<p>Dirinya menambahkan, pelaksanaan GMS 2025 memiliki makna khusus, karena bertepatan dengan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur. Pemerintah berharap, kegiatan ini turut menggerakkan ekonomi daerah dan memberikan dampak positif pada UMKM, sektor riil, hingga pariwisata, sekaligus memperluas gaungnya di tingkat nasional maupun internasional.</p>



<p>Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, dalam kesempatan itu turut hadir memberikan dukungan. Dirinya mengajak peserta, untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial.</p>



<p>“Mari jadi pahlawan, untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain,” pesannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>GMS 2025 sendiri menghadirkan konsep baru yang lebih interaktif, dengan menghadirkan 5 zona perjalanan waktu, yang menggambarkan perjalanan sejarah Jawa Timur dari masa lampau hingga masa depan. Diantaranya, Era Majapahit, menggambarkan kejayaan peradaban Nusantara. Masa Pra-Kemerdekaan, menumbuhkan semangat perjuangan melawan penjajahan.</p>



<p>Episentrum Kemerdekaan, merefleksikan semangat 10 November 1945. Pasca Kemerdekaan dan Era Pembangunan 1980-an, simbol kebangkitan ekonomi dan sosial.</p>



<p>Selanjutnya zona Jawa Timur Kini dan Masa Depan, menampilkan visi Gerbang Baru Nusantara. Konsep ini dirancang untuk memberikan edukasi sejarah sekaligus memperkuat kesadaran kolektif mengenai panjangnya napas perjuangan bangsa.</p>



<p>Kepala Disporapar Kota Mojokerto, Ani Wijaya, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Data yang tercatat di https://gms2025.id/ jumlah peserta perorangan 2613, beregu pelajar 38 tim, beregu umum 264 tim, beregu TNI/Polri 15 tim</p>



<p>Panitia menyiapkan sejumlah pos check-in, demi memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan panjang peserta. Pos pertama berlokasi di Kantor Kepala Desa Singkalan, disusul pos kedua di SMPN 1 Krian, pos ketiga di Kantor Kepala Desa Gilang dan pos terakhir di Kantor Kelurahan Kedurus, Kota Surabaya. <strong>(kom/moj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hearing bersama PPG Trenggalek, Komisi IV DPRD Sebut 432 Peserta Prajab Prioritas Rekrutmen Guru</title>
		<link>https://memontum.com/hearing-bersama-ppg-trenggalek-komisi-iv-dprd-sebut-432-peserta-prajab-prioritas-rekrutmen-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[hearing]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[prajab]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[Rekrutmen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama perwakilan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, Selasa (04/11/2025) tadi. Pelaksanaan hearing sendiri, dilakukan bersama perwakilan PPG Prajabatan dan berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Trenggalek. Sekedar diketahui, sebanyak 432 calon guru di Kabupaten Trenggalek yang telah memiliki sertifikat pendidik (Serdik) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi IV DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama perwakilan peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, Selasa (04/11/2025) tadi. Pelaksanaan hearing sendiri, dilakukan bersama perwakilan PPG Prajabatan dan berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Trenggalek.</p>



<p>Sekedar diketahui, sebanyak 432 calon guru di Kabupaten Trenggalek yang telah memiliki sertifikat pendidik (Serdik) melalui Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan, akan mendapat prioritas dalam proses rekrutmen guru. Terutama, untuk formasi ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).</p>



<p>Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarudin, mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti aspirasi peserta PPG Prajabatan dengan mengirimkan surat resmi ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 14 Oktober lalu. Surat tersebut, disertai data lengkap peserta PPG yang telah mengikuti program di Trenggalek.</p>



<p>“Surat dari Dinas Pendidikan Trenggalek sudah dikirim ke kementerian, lengkap dengan data para peserta. Ini menjadi langkah awal perjuangan kita agar pemerintah pusat benar-benar memperhatikan nasib mereka,” ujar Sukarodin.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan, kabar baik bagi para peserta PPG prajabatan bahwa di Trenggalek, tidak ada formasi guru dengan status PPPK paruh waktu. Artinya, peluang bagi alumni PPG prajabatan untuk diangkat menjadi guru ASN terbuka lebar pada rekrutmen tahun 2026 mendatang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kalau nanti ada pembukaan rekrutmen guru pada 2026, kami berharap alumni PPG prajabatan menjadi prioritas. Pemerintah pusat juga harus bertanggung jawab terhadap alumni yang telah mengikuti program ini,” imbuhnya.</p>



<p>Politisi Fraksi PKB itu menjelaskan, kebutuhan guru di Kabupaten Trenggalek masih sangat tinggi. Mencapai sekitar 1.114 orang, belum termasuk guru yang akan memasuki masa pensiun.</p>



<p>Namun, keterbatasan aturan membuat banyak lulusan PPG Prajabatan belum bisa direkrut secara resmi dan hanya berstatus relawan di sekolah. “Di satu sisi kita kekurangan guru, tapi di sisi lain ada aturan yang tidak membolehkan pengangkatan honorer baru. Akhirnya alumni PPG Prajabatan ini statusnya relawan,” tutur Sukarudin.</p>



<p>Meski seluruh guru honorer telah diangkat menjadi PPPK, di Kabupaten Trenggalek masih kekurangan sekitar 530 guru kelas di tingkat sekolah dasar. Jumlah tersebut, belum termasuk kebutuhan untuk jenjang dan mata pelajaran lain.</p>



<p>&#8220;Karena surat sudah kami kirim, sekarang tinggal menunggu tindak lanjut dari kementerian. Informasi yang kami terima, tahun depan akan ada rekrutmen ASN baru,” katanya.</p>



<p>Dirinya juga berpesan kepada para relawan dan guru non ASN, agar tetap konsisten mengabdi di sekolah tempat mereka mengajar. “Tetap semangat dan terus berkontribusi. Bisa jadi dedikasi itu menjadi catatan penting dan pertimbangan saat proses rekrutmen ASN mendatang,” papar Sukarudin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua TP PKK Lumajang Tekankan Pentingnya Perangkat Ajar bagi Peserta Didik</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-tp-pkk-lumajang-tekankan-pentingnya-perangkat-ajar-bagi-peserta-didik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[perangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Nathalia Yudha Adji Kusuma, membuka secara resmi Pelatihan Penyediaan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam, yang diselenggarakan oleh PKBM Sakinah PKK Lumajang di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Sabtu (01/11/2025) tadi. Pelatihan ini, menekankan pentingnya perangkat ajar yang adaptif terhadap kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Sehingga, proses belajar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Nathalia Yudha Adji Kusuma, membuka secara resmi Pelatihan Penyediaan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam, yang diselenggarakan oleh PKBM Sakinah PKK Lumajang di Panti PKK Kabupaten Lumajang, Sabtu (01/11/2025) tadi. Pelatihan ini, menekankan pentingnya perangkat ajar yang adaptif terhadap kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Sehingga, proses belajar di PKBM tidak sekadar transfer informasi, tetapi menjadi pengalaman yang aktif, partisipatif dan memotivasi.</p>



<p>Ketua TP PKK Dewi Nathalia menegaskan, bahwa pembelajaran yang efektif harus membangkitkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan kolaborasi. “Perangkat ajar yang baik bukan hanya menyampaikan materi, tetapi membangun kesadaran, membentuk karakter dan mendorong kemandirian peserta didik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.</p>



<p>Pendekatan ini, ujarnya, sejalan dengan visi PKBM sebagai garda depan pendidikan masyarakat, yang bertujuan memberdayakan setiap individu agar memiliki kapasitas akademik, sosial dan emosional untuk berkontribusi positif dalam keluarga dan masyarakat. Pelatihan ini, mengajarkan tutor untuk mengintegrasikan kearifan lokal, nilai-nilai kehidupan dan konteks sosial Lumajang ke dalam perangkat ajar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan demikian, pembelajaran menjadi relevan dan aplikatif, mampu menjawab kebutuhan nyata warga belajar, serta mendorong penerapan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan memahami karakteristik dan kebutuhan warga belajar, tutor dapat menciptakan pengalaman belajar yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif, kreativitas dan inisiatif,” jelas Dewi Nathalia.</p>



<p>Dirinya mengapresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, atas pendampingan, pembinaan dan dukungan berkelanjutan, yang memungkinkan PKBM terus meningkatkan kualitas pendidikan non formal dan berperan strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Pelatihan ini, menjadi momentum penting bagi PKBM Lumajang untuk memperkuat kapasitas tutor, menyempurnakan perangkat ajar adaptif dan membangun ekosistem belajar yang inklusif, berdaya guna dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan kontribusi pendidikan non formal dalam membentuk manusia yang kompeten, kreatif dan mandiri. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227322</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
