<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pesisir Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pesisir-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Nov 2021 13:45:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pesisir Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gerhana Bulan Sebagian di Surabaya Tak Terlihat, BMKG Ingatkan Banjir Rob Wilayah Pesisir</title>
		<link>https://memontum.com/gerhana-bulan-sebagian-di-surabaya-tak-terlihat-bmkg-ingatkan-banjir-rob-wilayah-pesisir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 13:45:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Rob]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158643</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Hari ini atau 19 November 2021, munculnya Gerhana Bulan Sebagian. Namun, khususnya di Kota Surabaya, bulan tidak terlihat karena tertutup awan mendung. Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, mengatakan untuk gerhana sendiri memang dari informasi untuk puncak gerhananya mulai jam 16.00 hingga 19.00. &#8220;Dan memang kelihatan. Bulan kelihatan itu biasanya jam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Hari ini atau 19 November 2021, munculnya Gerhana Bulan Sebagian. Namun, khususnya di Kota Surabaya, bulan tidak terlihat karena tertutup awan mendung.</p>



<p>Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, Ady Hermanto, mengatakan untuk gerhana sendiri memang dari informasi untuk puncak gerhananya mulai jam 16.00 hingga 19.00. &#8220;Dan memang kelihatan. Bulan kelihatan itu biasanya jam 17.47, tepatnya,&#8221; kata Ady, saat dihubungi Jumat (19/11/2021)</p>



<p>Dari pantau memontum.com di pesisir Pantai Jembatan Suramadu mulai pukul 17.30 hingga 19.00, bulan tidak terlihat sama sekali. Sebab, banyak tertutup oleh awan mendung.</p>



<p>&#8220;Kalau ditutupi awan, ini otomatis akan terhalang dan tidak maksimal. Kalau tidak ada awan, maka terlihat. Tetapi karena kondisinya di Surabaya berawan, otomatis akan terhalang, &#8221; jelas Ady.</p>



<p>Sementara itu, Ady menjelaskan, dampak dari gerhana sebagian ini, akan datangnya banjir rob. Perkiraan sekitar jam 22.00 hingga 24.00.</p>



<p>&#8220;Emang malam sekali. Tingginya sekitar 130 hingga 140 cm dari permukaan laut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Ady menyampaikan, untuk peringatan bagi para nelayan pesisir, dirinya meminta agar menambatkan perahunya agar tidak terjadi kerusakan.</p>



<p>&#8220;Untuk petani tambak, BMKG meminta mereka untuk meminggirkan perahunya dan tidak melaut terlebih dahulu,&#8221; terangnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan, oleh Prakirawan BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak Surabaya, Arif Wiyono. Dirinya menyebut, GBS akan diiringi dengan beberapa kejadian alam. Salah satunya adalah banjir rob pada kawasan pesisir di Kota Surabaya.</p>



<p>&#8220;Fenomena gerhana akan berimbas pada ketinggian surut dan pasang air laut,&#8221; ujar Arif.</p>



<p>GBS terjadi, katanya, karena sejajarnya posisi bulan, bumi dan matahari. Dampaknya, terjadi gaya tarik terhadap air laut lebih tinggi. Alhasil, terjadi pasang air laut.</p>



<p>&#8220;Prediksinya akan terjadi banjir rob akan melanda kawasan pesisir yang memiliki topografi rendah. Seperti di jalan Kalimas, Perak Utara, Kota Surabaya&#8221; ujarnya.</p>



<p>Arif juga memastikan bahwa ketinggian banjir rob tidak akan terlalu parah. Menurut perkiraannya, banjir rob akan terjadi dengam ketinggian sekitar 130 cm. &#8220;Kemungkinan, hanya akan ada genangan, kurang dari 10 cm,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu warga, Ananto bersama temannya, mengaku datang ke pesisir Pantai Jembatan Suramadu untuk menikmati gerhana bulan sebagian. Namun, dirinya sedikit kecewa, karena cuaca yang tidak mendukung.</p>



<p>&#8220;Iya, ini ingin melihat bulan. Tapi malah banyak awan yang menutupi. Ya sudah, cuma nikmati nongkrong pinggir pantai saja,&#8221; ujarnya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158643</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Batalyon Infanteri 5 Marinir bersama Masyarakat Pesisir Surabaya Peringati HUT Ke-76 Kemerdekaan RI</title>
		<link>https://memontum.com/batalyon-infanteri-5-marinir-bersama-masyarakat-pesisir-surabaya-peringati-hut-ke-76-kemerdekaan-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2021 18:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Batalyon Infanteri]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Peringati HUT Ke-76 Kemerdekaan RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151014</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Batalyon Infanteri 5 Marinir (Yonif 5 Marinir) bersama masyarakat pesisir Surabaya menggelar upacara peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di pantai Kedung Cowek Jembatan Suramadu Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Selasa (17/08) tadi. Upacara Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI yang dikuti oleh 76 prajurit Yonif 5 Marinir tersebut juga melibatkan 76 perahu nelayan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Batalyon Infanteri 5 Marinir (Yonif 5 Marinir) bersama masyarakat pesisir Surabaya menggelar upacara peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia di pantai Kedung Cowek Jembatan Suramadu Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Selasa (17/08) tadi.</p>



<p>Upacara Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI yang dikuti oleh 76 prajurit Yonif 5 Marinir tersebut juga melibatkan 76 perahu nelayan yang diatasnya dinaiki oleh 76 pelajar gabungan SD, SMP dan SMA di wilayah Kecamatan Kenjeran, Surabaya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, juga diikuti oleh 76 orang gabungan&nbsp; Satpol PP, Linmas dan pegawai Kecamatan Kenjeran, 76 masyarakat pesisir&nbsp; serta 76 tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Kenjeran Surabaya.</p>



<p>Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 5 Marinir (Danyonif 5 Marinir), Letkol Marinir Widarta Kusuma, sebagai Inspektur upacara.</p>



<p>Kemudian, pasukan pengibar bendera gabungan,&nbsp; sebagai pengerek bendera, yakni prajurit Yonif 5 Marinir dan anggota Satpol PP Kecamatan Kenjeran, Surabaya.</p>



<p>Sedangkan yang bertugas sebagai pembawa bendera yaitu tenaga kesehatan dari Puskesmas Kedungcowek Kecamatan Kenjeran, Surabaya.</p>



<p>Widarta Kusuma, mengatakan, peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI ditengah masa pandemi Covid-19 kali ini berbeda dibanding yang pernah dilaksanakan ditahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Momen ini memang spesial, karena dilaksanakan di pesisir pantai dan melibatkan berbagai elemen masyarakat khususnya masyarakat pesisir,&#8221; kata Widarta Kusuma.</p>



<p>Selain itu, semua peserta juga membawa bendera merah putih termasuk nelayan mengibarkan bendera merah putih di perahu mereka. “Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI kali ini bertujuan untuk membina potensi masyarakat maritim khususnya masyarakat pesisir Kota Surabaya. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas parisipasi seluruh masyarakat Kota Surabaya yang dengan penuh hidmat dan semangat kebangsaan dalam melaksanakan upacara peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI,” <strong>katanya. (ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151014</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
