<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pesisir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pesisir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 May 2026 14:21:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pesisir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kaji Potensi Besar Kawasan Pesisir dan Aktivitas Ekonomi, Bupati Jember Soroti Keberadaan Tambak Udang</title>
		<link>https://memontum.com/kaji-potensi-besar-kawasan-pesisir-dan-aktivitas-ekonomi-bupati-jember-soroti-keberadaan-tambak-udang</link>
					<comments>https://memontum.com/kaji-potensi-besar-kawasan-pesisir-dan-aktivitas-ekonomi-bupati-jember-soroti-keberadaan-tambak-udang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[keberadaan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[soroti]]></category>
		<category><![CDATA[tambak,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232679</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Senin (25/05/2026) tadi. Kunjungan tersebut dilakukan, bersama jajaran TNI Angkatan Laut serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait guna melihat kondisi riil wilayah pesisir Selatan Kabupaten Jember. Dalam keterangannya, Gus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Senin (25/05/2026) tadi. Kunjungan tersebut dilakukan, bersama jajaran TNI Angkatan Laut serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terkait guna melihat kondisi riil wilayah pesisir Selatan Kabupaten Jember.</p>



<p>Dalam keterangannya, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk mengkaji potensi besar yang dimiliki kawasan pesisir, sekaligus mengevaluasi aktivitas ekonomi yang berlangsung di wilayah tersebut. Dirinya menyebut, kawasan pesisir selama ini masih menjadi salah satu titik konsentrasi kemiskinan di Jember.</p>



<p>“Wilayah pinggir pantai ini merupakan salah satu sentra kemiskinan terbesar. Karena itu, kami bersama TNI AL turun langsung untuk melihat dan mengkaji potensi yang ada,” kata Bupati Fawait.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Bupati Fawait mengaku terkejut setelah menemukan banyaknya tambak udang yang beroperasi di sepanjang garis pantai. Sementara setelah dilakukan pengecekan, sebagian besar tambak tersebut diketahui tidak memiliki izin resmi.</p>



<p>Karenanya, Bupati Fawait mengaku bila kondisi itu cukup ironi. Mengingatkan, di tengah tingginya angka kemiskinan, aktivitas ekonomi justru berjalan cukup besar, namun tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat sekitar.</p>



<p>“Ini menjadi pertanyaan besar. Ada kegiatan ekonomi skala besar, tapi tidak berdampak pada kesejahteraan warga. Bahkan banyak yang tidak berizin. Ini yang akan kita evaluasi bersama,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gus Fawait menekankan, bahwa setiap kegiatan usaha di wilayah Jember harus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika tidak, maka perlu dilakukan peninjauan ulang, termasuk dari sisi legalitas dan kepatuhan terhadap aturan.</p>



<p>Selain menyoroti persoalan tambak, Bupati Fawait juga mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi besar wilayah pesisir Selatan Jember, yang membentang dari Kecamatan Kencong hingga Ambulu. Dirinya menyebut, kawasan tersebut memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari hasil laut hingga keindahan gugusan pulau yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata.</p>



<p>“Potensi wisata dan sumber daya alam di pesisir selatan sangat besar dan belum tergarap maksimal. Ini akan kita kembangkan secara bertahap,” ungkapnya.</p>



<p>Gus Fawait juga menjelaskan, bahwa panjang garis pantai Jember merupakan salah satu yang terpanjang di Jawa Timur. Sehingga, menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar. Terlebih, ketika didukung dengan pembangunan JLS, yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp 3 triliun.</p>



<p>Keberadaan JLS, tambahnya, akan membuka akses menuju kawasan pesisir, mempercepat distribusi hasil laut, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. “JLS akan menjadi kunci pembuka pembangunan wilayah selatan. Akses semakin mudah, ekonomi akan bergerak dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.</p>



<p>Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Jember berencana membentuk tim kerja gabungan lintas instansi untuk fokus menangani persoalan sekaligus mengembangkan potensi wilayah pesisir. Tim ini, akan bekerja menyusun strategi terpadu dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Termasuk, kerja sama dengan TNI Angkatan Laut juga akan terus diperkuat untuk menjaga keamanan wilayah perairan serta memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik.</p>



<p>“Kita ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Potensi besar ini harus dinikmati bersama, bukan hanya oleh segelintir pihak,” tambahnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kaji-potensi-besar-kawasan-pesisir-dan-aktivitas-ekonomi-bupati-jember-soroti-keberadaan-tambak-udang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232679</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Festival Mangrove Jawa Timur VII, Wabup Lamongan Sebut Mangrove Lindungi Pesisir Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-festival-mangrove-jawa-timur-vii-wabup-lamongan-sebut-mangrove-lindungi-pesisir-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[lindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengikuti Festival Mangrove Jawa Timur VII, di Pantai Bahak Curahdringu, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/08/2025) tadi. Festival ini, merupakan bagian dari upaya rehabilitasi Mangrove, sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia. Peringatan nasional tahun ini, telah dimulai di Kabupaten Banyuwangi dengan tema &#8216;Rayakan Mangrove, Rangkai Harapan&#8217;. Dijelaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengikuti Festival Mangrove Jawa Timur VII, di Pantai Bahak Curahdringu, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (19/08/2025) tadi. Festival ini, merupakan bagian dari upaya rehabilitasi Mangrove, sekaligus memperingati Hari Mangrove Sedunia.</p>



<p>Peringatan nasional tahun ini, telah dimulai di Kabupaten Banyuwangi dengan tema &#8216;Rayakan Mangrove, Rangkai Harapan&#8217;. Dijelaskan Wabup yang akrab disapa Mas Dirham, Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir. Karena dapat mengurangi dampak abrasi, erosi dan gelombang badai. Selain itu, Mangrove juga berperan dalam menjaga kualitas air, menyediakan habitat bagi berbagai spesies dan menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai daerah dengan potensi laut, Kabupaten Lamongan memiliki garis pantai sekitar 47 km. Sehingga, tercatat ada Hutan Mengrove seluas 135,5 Ha. Sebanyak 85 persen dari luasan tersebut, berada di pesisir Kecamatan Brondong dan 15 persen berada di pesisir Kecamatan Paciran.</p>



<p>Melihat potensi dan fungsi penting Mangrove, Pemkab Lamongan terus melakukan konservasi Mangrove. Tidak hanya rutin menanam Mangrove, melainkan juga merawat dengan aktif membersihkan area Mangrove.</p>



<p>Pada Festival Mangrove Jawa Timur VII yang dihadiri langsung oleh Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan BPLH, Sigit Reliantoro, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, itu tidak hanya melakukan penanaman Mangrove. Melainkan, juga pelepas liarkan burung, hingga menebar benih kepiting. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Rumah di Pesisir Besuki Situbondo Rusak Diterjang Banjir Rob, BPBD Ingatkan Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://memontum.com/dua-rumah-di-pesisir-besuki-situbondo-rusak-diterjang-banjir-rob-bpbd-ingatkan-cuaca-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Besuki]]></category>
		<category><![CDATA[diterjang]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218835</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Situbondo, memicu terjadinya fenomena gelombang pasang tinggi bahkan hingga banjir rob di Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Rabu (29/01/2025) malam. Akibat banjir rob itu, dua rumah warga yang berada di bibir pantai desa rusak berat. Hal ini, seperti yang disampaikan Koordinator Pusat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Situbondo, memicu terjadinya fenomena gelombang pasang tinggi bahkan hingga banjir rob di Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Rabu (29/01/2025) malam. Akibat banjir rob itu, dua rumah warga yang berada di bibir pantai desa rusak berat. Hal ini, seperti yang disampaikan Koordinator Pusat Pengendalian Operasi dan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (31/01/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Dua rumah itu masing-masing milik Matrawi (57) dan Muh Zaini (44), yang mengalami kerusakan pada bagian dapur. Untungnya, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut,&#8221; ujar pria yang akrab disapa Ipung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka, lanjut Ipung, kerugian yang diakibatkan banjir rob tersebut ditafsir mencapai total Rp 5 juta. &#8220;Ke semua bangunan yang rusak berbahan kayu dan bambu atau semi permanen. Untuk mengantisipasi banjir rob susulan, warga membuat tanggul dari karung berisi pasir yang disusun,&#8221; imbuh Ipung.</p>



<p>Ipung menjelaskan, bahwa berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Juanda, bahwa beberapa hari ke depan, Kabupaten Situbondo akan dilanda hujan deras disertai angin. Begitu juga dengan ketinggian gelombang atau laut yang dimungkinkan masih tinggi.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, utamanya masyarakat pesisir untuk berhati-hati. Usahakan tidak berangkat melaut saat gelombang tinggi,&#8221; tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218835</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apel Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Hendy Peringatkan Gempa dan Tsunami di Sepanjang Pesisir Pantai Jember</title>
		<link>https://memontum.com/apel-kesiapsiagaan-bencana-bupati-hendy-peringatkan-gempa-dan-tsunami-di-sepanjang-pesisir-pantai-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kesiapsiagaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[peringatkan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210064</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, memimpin pelaksanaan apel kesiapsiagaan bencana, di Alun-alun Kecamatan Puger, Selasa (28/05/2024) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, bupati memberikan peringatan bahaya gempa dan tsunami di sepanjang pesisir pantai yang ada di Kabupaten Jember. Disampaikan, bahwa Kabupaten Jember merupakan tempat bertemunya lempeng Asia dan Australia. Sedangkan di sisi selatan Jember, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, memimpin pelaksanaan apel kesiapsiagaan bencana, di Alun-alun Kecamatan Puger, Selasa (28/05/2024) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, bupati memberikan peringatan bahaya gempa dan tsunami di sepanjang pesisir pantai yang ada di Kabupaten Jember.</p>



<p>Disampaikan, bahwa Kabupaten Jember merupakan tempat bertemunya lempeng Asia dan Australia. Sedangkan di sisi selatan Jember, terdapat titik atau lingkaran merah yang termasuk pusat gempa.</p>



<p>“Itulah yang menjadi faktor tingkat kerawanan gempa tinggi yang juga dapat menimbulkan tsunami,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa Kabupaten Jember pernah terdampak tsunami yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 1994. Saat itu, gempa berkekuatan 7,9 skala richter mengguncang Banyuwangi dan mengakibatkan tsunami setinggi 13,9 meter. Guncangan sendiri, terasa hingga ke Kabupaten Jember dan mengakibatkan 56 rumah warga hanyut dan tenggelam di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Jember dan di Puger 57 perahu rusak.</p>



<p>“Kita mempunyai resiko tinggi di sepanjang garis pantai yang ada di Jember. Oleh karena itu, saya harap masyarakat pesisir untuk terus waspada,” terang Bupati Hendy.</p>



<p>Bupati Hendy juga menegaskan bahwa Pemkab Jember konsisten mensialisasikan kesiapsiagaan bencana dan melatih masyarakat tangguh bencana. Termasuk, mendorong masyarakat untuk memfungsikan Poskamling sebagai sarana kesiapsiagaan bencana serta membuat kentongan di setiap Poskamling.</p>



<p>“Adanya kentongan sebagai alat peringatan bencana, agar peringatan dapat tersampaikan ke seluruh warga baik di kota maupun di desa,” paparnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210064</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Masa Tenang, Ribuan Warga Pesisir di Probolinggo Deklarasikan Prabowo-Gibran</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-masa-tenang-ribuan-warga-pesisir-di-probolinggo-deklarasikan-prabowo-gibran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2024 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[deklarasikan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[prabowo-gibran]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[tenang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206006</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Menjelang masa tenang Pemilu 2024, ribuan muda-mudi dan emak-emak menggelar deklarasi dukungan kemenangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Deklarasi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Pesisir Jawa Timur itu, berlangsung di Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (10/02/2024) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Menjelang masa tenang Pemilu 2024, ribuan muda-mudi dan emak-emak menggelar deklarasi dukungan kemenangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Deklarasi yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Pesisir Jawa Timur itu, berlangsung di Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (10/02/2024) tadi.</p>



<p>Ribuan relawan Prabowo-Gibran ini, terlihat sangat kompak dengan mengenakan kaos warna biru langit. Mereka mendeklarasikan kemenangan pasangan Capres-cawapres Prabowo-Gibran satu putaran. Mengingat, visi misi Paslon nomor urut 02 itu sesuai dengan harapan masyarakat pesisir.</p>



<p>&#8220;Selain visi dan misinya, sosok Prabowo Subianto memang tegas, sabar dan berwibawa. Begitupun dengan Mas Gibran, yang sudah saatnya memberikan kesempatan pada kaum milenial mendapat panggung,&#8221; kata Abdullah, warga Kecamatan Kraksaan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara Koordinator Lapangan Gerakan Pemuda Pesisir Jawa Timur, Noval Yulianto, mengatakan jika deklarasi ini memang sengaja digelar di akhir-akhir masa kampanye. Dengan antusias tinggi dari warga yang datang, diyakininya Prabowo-Gibran akan menang satu putaran.</p>



<p>&#8220;Ribuan warga yang hadir dan tergabung dalam Gerakan Pemuda Pesisir Jawa Timur ini, memang murni warga Kabupaten Probolinggo yang berasal dari ujung kabupaten barat yaitu Kecamatan Tongas sampai kabupaten timur yaitu Kecamatan Paiton. Dan jika melihat antusias masyarakat, baik itu dari kalangan pemuda dan orang tua yang hadir pada deklarasi ini, saya sangat yakin Prabowo-Gibran di Kabupaten Probolinggo menang mutlak. InsyaAllah bisa menang satu putaran,&#8221; tambahnya.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206006</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Panggul Resmi Beroperasi, Bupati Trenggalek Berharap Mampu Jangkau Masyarakat Pesisir Selatan</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-panggul-resmi-beroperasi-bupati-trenggalek-berharap-mampu-jangkau-masyarakat-pesisir-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Oct 2023 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jangkau]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[panggul]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199879</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Peresmian RSUD Panggul ini, bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Diketahui, bahwa rumah sakit yang dibangun bertahap sejak 2018 ini, menyediakan 50 bed atau tempat tidur bagi pasien, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Peresmian RSUD Panggul ini, bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.</p>



<p>Diketahui, bahwa rumah sakit yang dibangun bertahap sejak 2018 ini, menyediakan 50 bed atau tempat tidur bagi pasien, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan juga empat dokter spesialis dari berbagai pelayanan. Seusai meresmikan, Bupati Trenggalek mengaku senang karena RSUD Panggul dinilai bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di pesisir Selatan Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Rumah sakit ini kapasitasnya hingga 50 tempat tidur dengan prasarana yang begitu memadai,&#8221; ucapnya, saat dikonfirmasi, Senin (16/10/2023) siang.</p>



<p>Dibangunnya RSUD Panggul, lanjutnya, diharapkan dapat memudahkan masyarakat saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Jadi, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Mengingat, Kecamatan Panggul menjadi salah satu pusat kawasan pertumbuhan di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, masyarakat nanti tidak harus jauh kalau pelayanan kesehatan. Termasuk, tidak harus datang ke pusat kota di Kabupaten Trenggalek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Suami Novita Hardiny ini mengaku, masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, utamanya soal manajemen RSUD Kelas D ini. Evaluasi ke depan, akan terus dilakukan sehingga pembenahan sesuai dengan keinginan masyarakat</p>



<p>&#8220;Beberapa pelayanan di RSUD Panggul, dinilai cukup untuk sekelas rumah sakit umum tipe D. Antara lain layanan dokter spesialis penyakit dalam, spesialis obgyn atau kandungan, spesialis patologi klinis, dan spesialis radiologi,&#8221; kata Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p>Kedepannya, masih kata Mas Ipin, di wilayah-wilayah cepat tumbuh seperti Watulimo, Panggul, dan juga Dongko nantinya juga harus bisa mendapatkan pelayanan dengan cepat serta lebih baik. Dirinya menyebut, pembangunan fisik RSUD Panggul sendiri dilakukan secara bertahap hingga akhirnya izin operasi turun pada bulan 11 Oktober 2023 lalu.</p>



<p>&#8220;Kita jalan sambil berbenah. Sehingga, nantinya kita tahu evaluasinya akan seperti apa dan bagaimana. Nanti kita juga akan tahu dampaknya dari masyarakat, sehingga pembenahannya nanti sesuai dengan keinginan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Termasuk, paparnya, soal cover pembiayaan layanan kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Karena tidak dapat dipungkiri, pembiayaan fasilitas kesehatan masyarakat menggunakan layanan BPJS menjadi dominan dalam layanan kesehatan sebuah rumah sakit.</p>



<p>Masyarakat pun berharap, penggunaan layanan kesehatan menggunakan BPJS di Rumah Sakit Panggul dapat terwujud secepat mungkin. &#8220;Kalau untuk BPJS sedang dalam proses mendesak. Insyaallah tidak sampai tahun depan harapannya sudah bisa menggunakan BPJS,&#8221; tegas Bupati Arifin.</p>



<p>Meskipun belum bisa mencakup BPJS, dirinya berpesan kepada masyarakat untuk tidak khawatir soal biaya untuk berobat. Karena bagi masyarakat tidak mampu, ada skema pembiayaan melalui program biaya kesehatan untuk masyarakat miskin yang dapat ditutup menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).</p>



<p>&#8220;Bagi masyarakat tidak mampu ada bantuan pembiayaan dari APBD melalui program biaya kesehatan untuk masyarakat miskin. Dan pembangunan rumah sakit di Kecamatan Panggul ini merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199879</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek Apresiasi Pemilihan Pantai Mutiara II Jadi Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Pesisir</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-apresiasi-pemilihan-pantai-mutiara-ii-jadi-laboratorium-pengelolaan-sumber-daya-pesisir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pemilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pantai Mutiara II dipilih menjadi laboratorium lapangan pengelolaan sumber daya pesisir oleh UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Hal itu, ditandai dengan penanaman transplantasi terumbu karang oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama puluhan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA. Bupati Arifin berharap, bahwa aksi konservasi lingkungan hidup ini menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Pantai Mutiara II dipilih menjadi laboratorium lapangan pengelolaan sumber daya pesisir oleh UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Hal itu, ditandai dengan penanaman transplantasi terumbu karang oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, bersama puluhan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA.</p>



<p>Bupati Arifin berharap, bahwa aksi konservasi lingkungan hidup ini menjadi langkah baik. Tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga secara sosial maupun kemanusiaan. Karena keduanya saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga tidak dapat dipisahkan.</p>



<p>Apalagi, tambahnya, produksi oksigen terbesar bukan berasal dari hutan, melainkan dari lautan. &#8220;Mungkin ke depan juga, anak muda itu perjuangannya adalah kemerdekaan dalam hal keberlanjutan ekologi. Dalam hal ekonomi yang berkelanjutan, mungkin menjadi perjuangan kita yang baru,&#8221; kata Mas Ipin-sapaan Bupati Trenggalek, Minggu (15/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan. &#8220;Semoga, langkah kecil kita akan berdampak di tempat lain juga. Teman-teman perlu tahu bahwa oksigen terbesar itu tidak diproduksi dari hutan tropis yang kita punya, tetapi sebenarnya dari pesisir laut,&#8221; terang Bupati Arifin.</p>



<p>Masih kata suami Novita Hardiny ini, ketika taman-taman di bawah laut itu tidak hidup, maka tidak akan ada fitoplankton. Tidak akan ada flora fauna yang kemudian bisa menghasilkan oksigen dan menyerap karbon.</p>



<p>Pihaknya juga tidak lupa berpesan, untuk tidak membuang sampah sembarangan karena kembalinya akan ke laut juga. Jadi, menjaga ekosistem laut itu dimulai dari hulunya.</p>



<p>“Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan di masa depan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menginspirasi lebih banyak orang untuk bergabung dalam upaya pelestarian bumi kita yang tercinta. Jadi terima kasih, semoga teman-teman nanti sering balik ke sini sehingga bisa dilihat sama masyarakat Trenggalek dan semua ikut tergerak,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Bersimbah Darah yang Ditemukan di Desa Pesisir Kota Probolinggo Diduga Pelaku Curanmor</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-bersimbah-darah-yang-ditemukan-di-desa-pesisir-kota-probolinggo-diduga-pelaku-curanmor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bersimbah]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198466</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Identitas Mr X yang ditemukan di jalan setapak Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo, dengan kondisi berdarah dan diduga korban pembunuhan, mulai terkuak. Menurut keterangan petugas, diduga Mr X tersebut adalah terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani melalui Plt Kasi Humas Polres, Iptu Zainullah, menyebut bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Identitas Mr X yang ditemukan di jalan setapak Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo, dengan kondisi berdarah dan diduga korban pembunuhan, mulai terkuak. Menurut keterangan petugas, diduga Mr X tersebut adalah terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).</p>



<p>Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani melalui Plt Kasi Humas Polres, Iptu Zainullah, menyebut bahwa usai penemuan Mr X, anggota melakukan pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi. Dari pemeriksaan itu, didapati seorang saksi berinisial SA, yang tahu dan sempat bertransaksi dengan Mr X. SA itu, adalah warga Tongas, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi SA, dijelaskan bahwa sebelum Mr X ditemukan, awalnya motor Beat SA hendak dibeli oleh Mr X. Saat keduanya bertemu, motor SA pun diminta untuk dicoba. Saat itu, saksi SA tanpa curiga langsung memberikan motor Beatnya, karena saat itu Mr X meninggalkan motor Yamaha Vega,&#8221; katanya, Selasa (19/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berselang beberapa menit kemudian, paparnya, Mr X itupun berpamitan untuk mencoba sepeda motor tersebut. Hanya saja, setelah ditunggu lama tidak kembali. Saksi SA, pun kemudian berinisiatif untuk mencari Mr X sendirian hingga akhirnya berpapasan di Jalan Raya Bayeman atau melaju dari arah Barat ke Timur. Mengetahui itu, saksipun kemudian berusaha melakukan pengejaran.</p>



<p>&#8220;Tepat di Barat Jembatan Pesisir atau depan Indomaret Pesisir, Mr X sempat terjatuh karena menghidari orang menyeberang di Jalan Raya Pesisir. Kemudian, saksi SA pun mendekati dan berteriak maling. Hal itu, kontan membuat Mr X berlari ke arah Utara dan berusaha menyebrangi rel kereta dan persawahan. Sementara warga, melakukan pengejaran dan saksi SA, mengecek kondisi motornya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Terkait kematian Mr X, tambahnya, petugas masih melakukan penyelidikan. “Apabila ada perkembangan terbaru, nanti akan kita sampaikan kepada rekan-rekan media,” tambahnya.</p>



<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo, dibuat geger dengan adanya penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di jalan setapak dengan kondisi berdarah atau luka, Minggu (17/09/2023) lalu. Mayat tersebut ditemukan hanya mengenakan celana pendek. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198466</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Desa Pesisir Kota Probolinggo, Diduga Korban Pembunuhan</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-bersimbah-darah-ditemukan-di-desa-pesisir-kota-probolinggo-diduga-korban-pembunuhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bersimbah]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198331</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tergeletak di jalan setapak menuju pesisir laut, Minggu (17/09/2023) tadi. Diduga, mayat tersebut adalah korban pembunuhan, karena ditemukan bekas luka di bagian wajah. Informasi Memontum.com, mayat tersebut ditemukan warga setempat dalam kondisi sudah tergeletak telantang dengan hanya memakai celana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kota Probolinggo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tergeletak di jalan setapak menuju pesisir laut, Minggu (17/09/2023) tadi. Diduga, mayat tersebut adalah korban pembunuhan, karena ditemukan bekas luka di bagian wajah.</p>



<p>Informasi Memontum.com, mayat tersebut ditemukan warga setempat dalam kondisi sudah tergeletak telantang dengan hanya memakai celana pendek. Terdapat bekas darah berada di bagian muka dan badan, yang diduga akibat luka dibagian pelipis korban.</p>



<p>Dari temuan itu, warga setempat kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian untuk mengevakuasi mayat tersebut. Sementara warga setempat, tidak ada yang mengenalinya hingga kejadian ini segera dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak berselang lama, petugas Identifikasi Polres Probolinggo Kota, tiba di lokasi beserta Polsek Sumberasih dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga berhasil mengumpulkan beberapa barang bukti, diantaranya berupa kayu bambu, yakni balok. Diduga, barang bukti tersebut digunakan untuk menganiaya korban.</p>



<p>Selain itu, juga ditemukan celana jeans, yang diduga milik korban yang sengaja dibuang di sungai. Namun sayangnya, petugas juga tidak menemukan identitas diri korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah RSUD dr Moh Saleh.</p>



<p>Dugaan bahwa Mr X adalah korban pembunuhan, yakni selain didapati luka, juga karena sebelumnya, salah seorang warga sempat melihat korban dikejar oleh tiga orang yang berlari ke arah lokasi penemuan mayat. &#8220;Saat itu, saya sedang memperbaiki listrik di rumah teman. Kemudian, saya lihat ada orang lari ke arah utara, yang saat itu tidak berselang lama diikuti tiga orang lainnya, yang mengejar dari belakang,&#8221; ujar warga setempat, Anam. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198331</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
