<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pesmaba &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pesmaba/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Sep 2023 09:06:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pesmaba &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Usung Tema Green Pesmaba, Ribuan Mahasiswa Baru UMM Ikuti Pembukaan Pesmaba</title>
		<link>https://memontum.com/usung-tema-green-pesmaba-ribuan-mahasiswa-baru-umm-ikuti-pembukaan-pesmaba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pembukaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesmaba]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197970</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 6.700 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan 113 mahasiswa asing penuhi Heliped UMM, untuk mengikuti Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Tahun 2023/2024, Selasa (12/09/2023) tadi. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Hermanto, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, Kapolres Malang, AKBP Putu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 6.700 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan 113 mahasiswa asing penuhi Heliped UMM, untuk mengikuti Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Tahun 2023/2024, Selasa (12/09/2023) tadi. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Hermanto, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, Rektor UMM, Prof Dr Fauzan dan jajaran dosen UMM.</p>



<p>Rektor UMM, Prof Dr Fauzan, menyampaikan jika Pesmaba tahun ini mengusung tema Green Pesmaba. Dimana dalam hal tersebut, pihaknya ingin melestarikan lingkungan kampus UMM dan ikut berkontribusi untuk menyukseskan Sustainable Development Knowladge (SDGs).</p>



<p>“Jadi untuk menyukseskan SDGs itu salah satunya memang lingkungan. Karena kita ini sangat tergantung dengan lingkungan, oleh karena itu lingkungan harus dijaga dan saya kira itu filosofinya,” kata Fauzan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, dalam kegiatan tersebut juga ditandai dengan pelepasan burung-burung emprit, yang diharapkan nantinya juga bisa menjadi bagian dari warga Kampus UMM. &#8220;Karena itu tadi kita tandai dengan pelepasan burung-burung dan paling tidak ini menjadi ekosistem kampus UMM dan menjadi warga kampus UMM,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Hermanto, berharap kepada para mahasiswa baru tersebut agar ke depan dengan ilmu yang didapat nantinya bisa membawa perubahan yang fundamental baik untuk masyarakat atau pun untuk kampus UMM itu sendiri.</p>



<p>“Karena mereka ini generasi milenial, kita ingin dengan ilmu yang mereka miliki maka ada pengalaman yang akan didapat. Tentunya itu akan membawa perubahan yang sangat fundamental. Terlebih kan harapannya mereka bisa menjadi generasi yang merubah bangsa ini menjadi lebih baik,” tutur Toni.</p>



<p>Sebagai informasi, dalam kegiatan Pesmaba UMM tersebut juga ditampilkan atraksi terjun payung dari 10 anggota Polda Brimob Jawa Timur dan juga penerbangan satu helikopter. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMM Kembali Ciptakan Flashmob Formasi Baru</title>
		<link>https://memontum.com/umm-kembali-ciptakan-flashmob-formasi-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 02:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Flashmob]]></category>
		<category><![CDATA[Pesmaba]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91800-umm-kembali-ciptakan-flashmob-formasi-baru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr KH Haedar Nashir, MSi, mengatakan, saat ini generasi muda tak hanya dididik untuk memiliki karakter, berilmu dan berkeahlian, tetapi juga harus dididik untuk mempunyai peran sosial kemasyarakatan. Karena di era revolusi 4.0, jika tidak hati-hati maka generasi milenial justru akan menjadi asosial dan egoistik, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr KH Haedar Nashir, MSi, mengatakan, saat ini generasi muda tak hanya dididik untuk memiliki karakter, berilmu dan berkeahlian, tetapi juga harus dididik untuk mempunyai peran sosial kemasyarakatan. Karena di era revolusi 4.0, jika tidak hati-hati maka generasi milenial justru akan menjadi asosial dan egoistik, karena mereka hidup dijaman yang serba teknologi.</p>
<p>&#8220;Kita harus tanamkan nilai-nilai sosial berkarakter tersebut kepada generasi muda, khususnya para mahasiswa. Sebab hanya yang berjiwa besar mampu keluar dan menjadi putra terbaik bangsa. Muhammadiyah tumbuh dan berkembang hingga 27 negara, hadir untuk mencerdaskan kehidupan dan mencerahkan bangsa. Untuk itulah kalian ditempa di UMM,&#8221; ungkap Haedar, saat memberi wejangan kepada 7.611 mahasiswa baru dalam Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) UMM 2019, di Dome UMM, Senin (2/9/2019).</p>
<p><div id="attachment_91802" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91802" decoding="async" class="size-full wp-image-91802" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=650%2C373&#038;ssl=1" alt="Beberapa formasi flashmob maba UMM. (ist)" width="650" height="373" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=300%2C172&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=600%2C344&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=200%2C115&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=150%2C86&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190902_185442-copy.jpg?resize=430%2C246&amp;ssl=1 430w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91802" class="wp-caption-text"><strong>Beberapa formasi flashmob maba UMM. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Pria kelahiran Bandung, 25 Februari 1958 ini berpesan agar semangat merah putih selalu melekat dalam diri mahasiswa, khususnya UMM. Dimana banyak tokoh-tokoh nasional yang berasal dari kampus Muhammadiyah. Sudah seharusnya tokoh-tokoh tersebut menginspirasi mahasiswa UMM.</p>
<p>&#8220;Para tokoh ini mampu membuktikan diri membawa Indonesia maju. Mereka sudah tidak lagi mengejar kekayaan atau jabatan, tetapi dengan kecukupan hidup itulah yang membuat mereka mau berbagi dan mau berperan. Dengan tagline student today leader tomorrow (mahasiswa hari ini pemimpin di masa depan, red), diharapkan terpatri dalam diri mahasiswa untuk mengikuti jejak dan menjadi lebih dari para tokoh. Terlebih semangat memberikan yang terbaik,&#8221; tandas Haedar.</p>
<p>Sebelum pembukaan Pesmaba 2019 di Dome UMM, kembali maba UMM diajak berkreasi menampilkan flashmob di Helipad UMM dengan konsep yang berbeda setiap tahunnya. Kali kelima ini, mengusung beberapa formasi, yaitu logo Muktamar Muhammadiyah ke-48, logo HUT Ke-74 RI lengkap dengan tema SDM Unggul Indonesia Maju, dan formasi dari sketsa Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 UMM.</p>
<p>Lagi-lagi, flashmob kreatif ini merupakan ide dari salah satu dosen program studi Ilmu Komunikasi, Jamroji M.Comms. Hanya butuh waktu persiapan seminggu, flashmob ini mampu mengharmonisasikan 7.611 mahasiswa baru UMM, dengan diiringi mars Muhamadiyah, diantaranya Sang Surya, UMM Terus Maju yang dikomposeri oleh Ki Sapani Anom Carito, dan seniman dalang Dwijowirano UMM. Dimana setiap lirik dari lagu tersebut menentukan gerakan formasi yang ditampilkan.</p>
<p><div id="attachment_91801" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91801" decoding="async" class="size-full wp-image-91801" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Penyematan atribut mahasiswa, penanda dimulainya Pesmaba. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0056-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91801" class="wp-caption-text"><strong>Penyematan atribut mahasiswa, penanda dimulainya Pesmaba. (ist)</strong></p></div></p>
<p>“Ekspektasi masyarakat semakin lama semakin tinggi, semakin bagus dan semakin rumit. Oleh karena itu, UMM ingin menjadi trendsetter bagi kampus lain dengan selalu mencoba menampilkan hal-hal berbeda setiap tahunnya,” tandas Jamroji.</p>
<p>Sebelum flashmob, maba UMM mengikuti apel pagi dengan Inspektur Upacara Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Hesly Paat, dengan diikuti satuan TNI AU Abd Saleh dan segenap Civitas Akademika UMM, di lapangan Helipad UMM, Senin (2/9/2019) pagi. Danlanud Hesly Paat memberikan amanat kebangsaan tentang bagaimana cara menanamkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai Bangsa Indonesia.</p>
<p>&#8220;Mahasiswa baru harus memiliki kemandirian dan kedewasaan selama kuliah di UMM. Yakni dengan selalu membawa kerukunan, toleransi di tempat dan kehidupan sosial yang baru, sehingga dapat membawa nama baik kampus di manapun berada. Sebagaimana para pahlawan yang telah menanamkan tentang bagaimana membawa Bangsa Indonesia dalam harmonisasi keberagaman dan toleransi,” ungkap Hesly.</p>
<p>Sementara itu, Rektor UMM Dr Fauzan MPd mengatakan, tak hanya mahasiswa baru Indonesia yang menjadi bagian keluarga besar UMM, namun juga ada 93 maba asing dari 24 negara berkulit di Kampus Putih UMM.</p>
<p>&#8220;Ini membuktikan bahwa UMM diminati secara internasional. Semoga maba mampu menangkap dan beradaptasi untuk mengambil peran di era industri global 4.0, agar tetap eksis dan terus tumbuh berkembang,&#8221; pesan Fauzan. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91800</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cetak Generasi Unggul, UMM Bekali Maba 4 Pilar Kebangsaan Dalam Pesmaba 2018</title>
		<link>https://memontum.com/cetak-generasi-unggul-umm-bekali-maba-4-pilar-kebangsaan-dalam-pesmaba-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 15:35:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesmaba]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/13862-disperindag-kabupaten-malang-derita-kerugian-jutaan-rupiah-dampak-pembiaran-pasar-liar-poncokusumo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekitar 7.500 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti kegiatan wajib Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) 2018/2019, yang secara resmi dibuka dengan upacara Pembukaan Pesmaba di Helipad UMM, Senin (3/9/2018). Kali ini bertemakan &#8220;Setia dan Siap Menegakkan 4 Pilar Kebangsaan : Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.&#8221; Pesmaba merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sekitar 7.500 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti kegiatan wajib Pembukaan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) 2018/2019, yang secara resmi dibuka dengan upacara Pembukaan Pesmaba di Helipad UMM, Senin (3/9/2018). Kali ini bertemakan &#8220;Setia dan Siap Menegakkan 4 Pilar Kebangsaan : Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.&#8221;</p>
<p>Pesmaba merupakan kegiatan resmi yang diadakan tiap tahun oleh kampus putih UMM untuk mengenalkan seputar kehidupan kampus, mulai dari dunia akademik, ekstrakulikuler hingga fasilitas yang tersedia.</p>
<p><div id="attachment_54344" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-54344" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_0073-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Maba asing UMM. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-54344" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_0073-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG_0073-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-54344" class="wp-caption-text"><em><strong>Maba asing UMM. (rhd)</strong></em></p></div> </p>
<p>Dalam upacara tersebut, Komandan Komando Resort Militer (Korem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo, bertindak selaku inspektur upacara (Irup) berpesan kepada maba tentang berbagai tantangan di era teknologi ini. Beberapa diantaranya terkait penggunaan media sosial yang fungsinya banyak disalah gunakan, dengan menyebar berita bohong, dan membuka peluang berkembangnya paham-paham baru radikalisme. Selain itu, bahaya narkoba yang setiap saat mengincar kaum muda. </p>
<p>&#8220;Jangan lupakan sejarah, sebab bangsa yang cerdas bisa memetik kejadian yang lalu. Bagi adik-adik mahasiswa, giatlah belajar untuk meneruskan tongkat estafet bangsa Indonesia ini, karena nasib bangsa ada di tangan kalian. Sebagai generasi penerus bangsa, harus lebih bijaksana dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi. Ada yang bilang, merusak bangsa cukup dengan merusak generasi mudanya. Untuk itu, hindari narkoba. Mulai hari ini, ubah mindset kalian dengan berusaha maksimal dan bertanggung jawab,&#8221; pesan Danrem 083/Bdj.</p>
<p><div id="attachment_54343" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-54343" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180903-WA0052-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Salah satu jas merah mob, berbentuk peta Indonesia. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-54343" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180903-WA0052-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180903-WA0052-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-54343" class="wp-caption-text"><em><strong>Salah satu jas merah mob, berbentuk peta Indonesia. (ist)</strong></em></p></div></p>
<p>Usai upacara pembukaan, dimeriahkan Jas Merah Mob dengan formasi bertema kebangsaan Merah-Putih, KH Ahmad Dahlan, Logo UMM, Students Today Leaders Tomorrow, Peta Indonesia, dan Pray for Lombok. Selanjutnya, maba menuju UMM Dome untuk menerima materi kuliah kebangsaan oleh Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud MD. Sebelum acara, maba dihibur dengan penampilan video kedatangan Rektor UMM Fauzan yang dikemas istimewa dengan mengendarai pesawat khusus yang dibumbui intrik-intrik spesial.</p>
<p>Mahfud berpesan, agar dunia perkuliahan dimanfaatkan sebaik mungkin, tidak hanya mengejar sarjana melainkan juga menjadi sujana, yakni orang yang berbudi dan bijaksana. Selain itu, pentingnya budi pekerti luhur yang harus dimiliki mahasiswa. </p>
<p>“Jangan cukup menjadi sarjana, tetapi jadilah sujana, yaitu cendekiawan yang bukan hanya pintar tapi baik budi dan hatinya. Tidak jarang pejabat pemerintahan yang sarjana tetapi tidak memiliki sujana. Salah satu efeknya, menyebabkan maraknya korupsi dimana-mana.</p>
<p><div id="attachment_54342" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-54342" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180903-WA0051-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Mahfud MD, menyalami dan menyemangati maba UMM. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-54342" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180903-WA0051-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180903-WA0051-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-54342" class="wp-caption-text"><em><strong>Mahfud MD, menyalami dan menyemangati maba UMM. (rhd)</strong></em></p></div></p>
<p>Mahfud juga menyanjung A. Malik Fadjar, mantan rektor UMM yang beberapa kali dipercaya menduduki jabatan menteri sebagai sosok yang inspiratif bagi generasi muda. </p>
<p>“Pak Malik harus anda ambil sebagai role model. Karena tangan dinginnya, beliau membesarkan UMM, menjadi Menteri Agama, Menteri Pendidikan Nasional Indonesia , Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Pak Malik ini pinter,  setiap bicara dikutip media, para pejabat juga sering datang konsultasi, tapi sikapnya masih bersahabat,” tambahnya.</p>
<p>Pada tahun ajaran baru 2018/2019 ini, UMM menerima sebanyak 7.500 maba, dengan total mahasiswa asing sekitar 100 orang dari 30 negara. Mereka merupakan maba pilihan yang tersaring dari 40.000 peminat dari 25.000 pendaftar. Nantinya, selama empat hari ke depan, Senin-Kamis (3-6/9/2018), maba akan mengikuti berbagai rangkaian acara untuk mempercepat proses adaptasi dengan kehidupan kampus. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13862</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
