<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Petani Apel &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/petani-apel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Mar 2023 13:09:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Petani Apel &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Kualitas Apel, Dinas Pertanian Kota Batu Siapkan Anggaran Rp 400 Juta untuk Revitalisasi</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-kualitas-apel-dinas-pertanian-kota-batu-siapkan-anggaran-rp-400-juta-untuk-revitalisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2023 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185210</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pertanian Kota Batu memprogramkan revitalisasi tanaman apel. Langkah itu dilakukan, untuk mempertahankan apel sebagai ikon Kota Batu. Sedangkan alokasi untuk pelaksanaan itu, disiapkan anggaran sebesar Rp 400 juta. Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Heru Yulianto, mengatakan bahwa rencana itu dilakukan dalam upaya menjaga kualitas apel. Itu karena, degradasi lahan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pertanian Kota Batu memprogramkan revitalisasi tanaman apel. Langkah itu dilakukan, untuk mempertahankan apel sebagai ikon Kota Batu. Sedangkan alokasi untuk pelaksanaan itu, disiapkan anggaran sebesar Rp 400 juta.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Heru Yulianto, mengatakan bahwa rencana itu dilakukan dalam upaya menjaga kualitas apel. Itu karena, degradasi lahan dan cuaca yang sangat berpengaruh tinggi.</p>



<p>&#8220;Akibat degradasi lahan, menyebabkan kualitas apel menjadi menurun. Kondisi itu, juga karena cuaca yang berpengaruh serta gangguan hama,&#8221; terang Heru, saat menghadiri launching aplikasi Aria Petani Muda di sebuah hotel di Kota Batu, Jumat (17/03/2023) tadi.</p>



<p>Mengenai rencana itu, ujarnya, sudah dilakukan pertemuan dengan kelompok tani di Kecamatan Bumiaji. Bahkan, semua kelompok tani berkomitmen agar apel sebagai ikon untuk dipertahankan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Untuk itu, Dinas Pertanian Kota Batu memprogramkan revitalisasi tanaman apel dengan cara bertahap. &#8220;Untuk mempertahankan apel, kita lakukan revitalisasi secara bertahap. Untuk tahun ini, kita anggarkan Rp 400 juta. Kita bantu bibit dan kita bantu dolomit serta pupuk organik. Karena, tanah yang rusak inikan solusinya pupuk organik,&#8221; ujar Heru.</p>



<p>Tidak hanya itu, tegasnya, sebagai langkah revitalisasi, Dinas Pertanian juga sudah bersurat ke hotel-hotel di Kota Batu. Tujuannya, untuk membeli apel dari petani. Karena, selama ini petani apel sering mengeluh soal hasil panen apel terkait harga yang tidak sesuai dengan biaya perawatan.</p>



<p>&#8220;Jadi, kami tetap mempertahankan apel sebagai ikon Kota Batu. Sehingga, kami lakukan revitalisasi tanaman apel. Memang, nantinya menunggu tanaman apel dengan durasi waktu yang lama untuk mencapai panen. Oleh karena itu, kita sarankan petani menanam sayur disampingnya. Karena, untuk mencapai panen tanaman sayur ini tidak lama,&#8221; paparkan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berperan Besar Jaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Sumenep Diminta Perhatikan Nasib Petani</title>
		<link>https://memontum.com/berperan-besar-jaga-ketahanan-pangan-pemerintah-sumenep-diminta-perhatikan-nasib-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 15:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Desa Selorejo Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[petani porang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendesak Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat agar mensiapkan strategi dalam membantu para petani agar serapan gabah bagi petani lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya. Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Ach Naufil MS, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi jauh-jauh hari. Agar pada saat waktunya menanam padi dan musim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Sumenep </strong>&#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendesak Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat agar mensiapkan strategi dalam membantu para petani agar serapan gabah bagi petani lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya.</p>



<p>Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Ach Naufil MS, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi jauh-jauh hari. Agar pada saat waktunya menanam padi dan musim panen tidak lagi kebingungan mencari cara untuk membantu petani.</p>



<p>&#8220;Petani memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga perlu memperhatikan nasib mereka. Minimal dengan memberikan solusi ketika petani menghadapi persoalan,&#8221; ujar politisi muda PKB Sumenep itu.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, kebiasaan yang sering terjadi, ketika sudah musim panen harga beras cenderung tak stabil. &#8220;Nah, ketika itu terjadi, saya rasa Pemkab Sumenep harus hadir untuk membantu petani menyerap gabah. Tentunya dengan harga yang tidak membuat petani rugi,” imbuhnya.</p>



<p>Tak hanya persoalan serapan gabah, lanjut Naufil, ketersediaan pupuk juga harus menjadi atensi bagi kalangan eksekutif. Agar para petani tidak kebingungan menjelang masuk musim hujan. &#8220;Sehingga ketika sudah masuk musim tanam, para petani tidak kesusahan untuk mendapat pupuk,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pihaknya berharap pemerintah memiliki strategi untuk membantu petani. “Harapan saya pemerintah harus punya strategi untuk membantu petani. Minimal ketika masuk musim tanam mereka tidak kesulitan mendapat pupuk. Kemudian ketika musim panen sudah ada yang bisa dan siap menyerap gabah mereka,” harapnya.<strong> (dan/edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinas Pertanian Batu Bantu Petani Apel Atasi Penyakit Mata Ayam</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-pertanian-batu-bantu-petani-apel-atasi-penyakit-mata-ayam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2021 04:58:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Hama]]></category>
		<category><![CDATA[Mata ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Mata Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134073</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Untuk mengatasi penyakit mata ayam (busuk buah) pada buah Apel, Dinas Pertanian Kota Batu memberikan bantuan penyemprotan insektisida kepada petani. Adalah Desa Sumbergondo dan Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, yang menjadi sasaran penyemprotan, Jumat (05/02) tadi. &#8220;Hari ini agenda dinas pertanian bersama kelompok tani yang punya lahan beserta teman-teman kelompok pengendalian, melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Untuk mengatasi penyakit mata ayam (busuk buah) pada buah Apel, Dinas Pertanian Kota Batu memberikan bantuan penyemprotan insektisida kepada petani. Adalah Desa Sumbergondo dan Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, yang menjadi sasaran penyemprotan, Jumat (05/02) tadi.</p>
<p>&#8220;Hari ini agenda dinas pertanian bersama kelompok tani yang punya lahan beserta teman-teman kelompok pengendalian, melakukan tindakan untuk apel yang terserang penyakit (mata ayam). Baik kategori sedang maupun berat. Khususnya, untuk busuk buah yang disebabkan iklim atau cuaca,&#8221; jelas Kepala Dinas Pertanian, Sugeng Pramono.</p>
<p>Penyakit busuk buah atau yang umum di sebut mata ayam, tambahnya, memang sering muncul pada musim penghujan dan menyerang apel Jenis Manalagi. Langkah yang diambil Dinas Pertanian, yakni dengan mengendalikan hama melalui penyemprotan maupun pensortiran buah yang terkena busuk buah lalu menimbun dengan diberikan dekomposer supaya bisa terurai.<br />
Dinas Pertanian menambahkan, bahwa petani apel yang ada di Kota Batu, tidak semuanya menjadi anggota kelompok tani. Sebagian besar merupakan petani mandiri. Sementara Dinas Pertanian, tidak bisa memaksa petani harus menjadi anggota kelompok tani.</p>
<p>&#8220;Memang petani disini belum semuanya menjadi anggota kelompok tani dan kegiatan yang dilakukan hari ini adalah membantu kepada kelompok tani. Tetapi, kami juga melakukan pendampingan pada petani yang bukan anggota kelompok (petani mandiri),&#8221; tambah Sugeng.</p>
<p>Sedangkan penimbunan apel yang terkena busuk buah, tambahnya, dimaksudkan agar jamur glosforium yang menyerang buah apel, supaya bisa terurai. Karena kalau dibiarkan di atas permukaan tanah, maka jamur tersebut juga masih bisa menyerang buah apel lain. Sebab, glosforium ini bukan penyakit ulat tanah. Sehingga jika sudah dikubur, tidak akan menularkan lagi.<br />
Selain itu, menurut Sugeng, buah yang terkena busuk buah itu, 20 sampai 25 persen. Itu, bukan berarti dalam waktu yang sama. Karena, apel sepanjang tahun penitrasi penyakit busuknya pada waktu hujan tinggi mulai Desember sampai Maret.</p>
<p><a href="https://memontum.com/132703-penyakit-mata-ayam-petani-apel-batu-butuh-solusi-bukan-keyakinan#ixzz6lfN1IbT5"><strong>Baca Juga : Penyakit Mata Ayam Petani Apel Batu Butuh Solusi, Bukan Keyakinan</strong></a></p>
<p>&#8220;Sebenarnya ini sudah efektif menurut kajian ilmiahnya. Tapi memang kita kurang memotivasi para petani sebab seharusnya kegiatan ini bisa di lakukan secara bersamaan namun masih belum bisa karena petani yang belum masuk gapoktan masih banyak. Karena seharusnya seluruh petani untuk melakukan kegiatan serentak jadi ini kurang efektif, sedang aturan regulasinya yang bisa kita bantu yang sudah masuk di kelembagaan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Anggota kelompok tani dari Desa Sidomulyo, Hadi Utomo, yang lahannya berada di Desa Sumbergondo, ini ada 300 pohon apel dari luas 3000 m persegi miliknya. Dirinya mengatakan, setiap musim hujan, tanaman Manalagi akan merugi. Namun, ketika musim kemarau, akan tertutupi.</p>
<p>&#8220;Hama ini sudah sekitar tiga tahun menyerang apel di lahan saya, dan Jenis Manalagi yang paling rentan terkena busuk buah,&#8221; ujarnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134073</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Batu Minta Dispertan Miliki Terobosan Atasi Mata Ayam</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-batu-minta-dispertan-miliki-terobosan-atasi-mata-ayam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 10:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Didik Subiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kaji Bi]]></category>
		<category><![CDATA[Mata ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penyakit mata ayam yang acapkali menimpa petani apel di Kota Batu, mengundang perhatian Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu, HM Didik Subiyanto. Dirinya berpendapat, bahwa Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian (Dispertan) harus berani mengambil terobosan. Tidak sekedar mengulang kegiatan seperti yang sebelumnya, karena pada kenyataannya permasalahan di petani apel masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penyakit mata ayam yang acapkali menimpa petani apel di Kota Batu, mengundang perhatian Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu, HM Didik Subiyanto. Dirinya berpendapat, bahwa Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian (Dispertan) harus berani mengambil terobosan.</p>



<p>Tidak sekedar mengulang kegiatan seperti yang sebelumnya, karena pada kenyataannya permasalahan di petani apel masih saja terjadi seperti tahun sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Dinas Pertanian harus berani ambil langkah yang berani. Tidak sekedar copy paste, dari kegiatan sebelumnya. Namun, harus lebih fokus dan kongkrit untuk membantu petani,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Permasalahan petani apel itu, tambahnya, kompleks sekali. Satu sisi areal lahan yang semakin terdesak oleh kebutuhan permukiman, kondisi alamnya juga turut mempengaruhi seperti cuaca ekstrem yang menyebabkan hasil panen tidak sesuai baik secara kualitas maupun kuantitas.</p>



<p>&#8220;Hal ini kalau dibiarkan lambat laun, bisa mengakibatkan petani enggan merawat tanamannya. Karena, tidak lagi memberikan masa depan (penghasilan yang mencukupi) karena selalu merugi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sedangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut, pria yang akrab disapa Kaji Bi ini, memberikan saran kepada Pemerintah Kota Batu, agar membuat suatu program terintegritas.</p>



<p>&#8220;Dispertan harusnya tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya global. Namun, bisa dengan cara lebih spesifik yaitu dengan membuat lahan percontohan milik salah satu petani untuk percobaan mengatasi penyakit mata ayam, kalau berhasil baru di buat program secara massal,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kalau upaya tersebut juga tidak berhasil, paparnya, Dinas Pertanian bisa berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian maupun Kemenristek agar ada suatu kajian mendalam guna mengatasinya.</p>



<p>&#8220;Kita di DPRD siap kok, apabila dilakukan komunikasi dengan para pihak khususnya para petani, bahkan turun langsung melihat kondisi lahan apel milik petani,&#8221; pungkasnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132471</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
