<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Petani Desa Selorejo Tewas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/petani-desa-selorejo-tewas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Nov 2021 15:22:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Petani Desa Selorejo Tewas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berperan Besar Jaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Sumenep Diminta Perhatikan Nasib Petani</title>
		<link>https://memontum.com/berperan-besar-jaga-ketahanan-pangan-pemerintah-sumenep-diminta-perhatikan-nasib-petani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 15:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Desa Selorejo Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[petani porang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157733</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendesak Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat agar mensiapkan strategi dalam membantu para petani agar serapan gabah bagi petani lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya. Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Ach Naufil MS, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi jauh-jauh hari. Agar pada saat waktunya menanam padi dan musim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Sumenep </strong>&#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, mendesak Pemerintah Daerah (Pemkab) setempat agar mensiapkan strategi dalam membantu para petani agar serapan gabah bagi petani lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya.</p>



<p>Menurut anggota Komisi II DPRD Sumenep, Ach Naufil MS, mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi jauh-jauh hari. Agar pada saat waktunya menanam padi dan musim panen tidak lagi kebingungan mencari cara untuk membantu petani.</p>



<p>&#8220;Petani memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan. Pemerintah juga perlu memperhatikan nasib mereka. Minimal dengan memberikan solusi ketika petani menghadapi persoalan,&#8221; ujar politisi muda PKB Sumenep itu.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Menurutnya, kebiasaan yang sering terjadi, ketika sudah musim panen harga beras cenderung tak stabil. &#8220;Nah, ketika itu terjadi, saya rasa Pemkab Sumenep harus hadir untuk membantu petani menyerap gabah. Tentunya dengan harga yang tidak membuat petani rugi,” imbuhnya.</p>



<p>Tak hanya persoalan serapan gabah, lanjut Naufil, ketersediaan pupuk juga harus menjadi atensi bagi kalangan eksekutif. Agar para petani tidak kebingungan menjelang masuk musim hujan. &#8220;Sehingga ketika sudah masuk musim tanam, para petani tidak kesusahan untuk mendapat pupuk,&#8221; terangnya.</p>



<p>Pihaknya berharap pemerintah memiliki strategi untuk membantu petani. “Harapan saya pemerintah harus punya strategi untuk membantu petani. Minimal ketika masuk musim tanam mereka tidak kesulitan mendapat pupuk. Kemudian ketika musim panen sudah ada yang bisa dan siap menyerap gabah mereka,” harapnya.<strong> (dan/edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Tinjau Langsung Aktivitas Panen Padi dan Berdialog dengan Petani Desa Wanasari Indramayu</title>
		<link>https://memontum.com/presiden-tinjau-langsung-aktivitas-panen-padi-dan-berdialog-dengan-petani-desa-wanasari-indramayu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2021 18:23:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivitas Panen]]></category>
		<category><![CDATA[Berdialog]]></category>
		<category><![CDATA[Indramayu]]></category>
		<category><![CDATA[padi]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Desa Selorejo Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140654</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Indramayu &#8211; Presiden Joko Widodo, meninjau langsung aktivitas panen padi di kawasan pertanian Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/04) tadi. Dari hamparan lahan pertanian di lokasi seluas 200 hektare tersebut, diperoleh hasil panen 7 hingga 8 ton per hektarenya dengan varietas Cilamaya Muncul. &#8220;Pagi hari ini, saya berada di Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Indramayu</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo, meninjau langsung aktivitas panen padi di kawasan pertanian Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/04) tadi. Dari hamparan lahan pertanian di lokasi seluas 200 hektare tersebut, diperoleh hasil panen 7 hingga 8 ton per hektarenya dengan varietas Cilamaya Muncul.</p>



<p>&#8220;Pagi hari ini, saya berada di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, untuk melihat secara langsung panen yang dilakukan di sini,&#8221; kata Presiden dalam keterangan pers di lokasi panen.</p>



<p>Dalam kunjungan kerjanya, Kepala Negara mendapati, bahwa selain hasil panen yang baik dari segi kualitas dan kuantitas, harga gabah di pasaran juga beranjak naik hingga sekitar Rp 4.200 per kilogram.</p>



<p>Presiden menegaskan, pemerintah ingin terus berupaya membangun pertanian nasional yang semakin baik. Sehingga, mampu meningkatkan produksi. Dengan produksi yang semakin meningkat, diharapkan ketahanan pangan nasional dan swasembada dapat terwujud.</p>



<p>&#8220;Pemerintah sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras. Tetapi karena hitung-hitungan seperti banyak yang kena banjir, pandemi, kadang-kadang memang butuh kalkulasi itu sehingga perlu tambahan untuk cadangan,&#8221; kata Presiden.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-pekalongan-dua-periode-terjaring-ott-kpk">Bupati Pekalongan Dua Periode Terjaring OTT KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal">Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</a></li>
</ul>


<p>Selain meninjau hasil panen, Presiden Joko Widodo juga berdialog dengan sejumlah petani setempat. Dari hasil dialog itu, diperoleh informasi bahwa petani memerlukan terjaganya pasokan pupuk pertanian hingga kebutuhan akan tenaga atau alat pemanen padi saat panen raya.</p>



<p>&#8220;Pada saat panen bersamaan itu kesulitan dalam mencari tenaga kerja untuk panen. Ssehingga, tadi petani menginginkan untuk diberikan combine harvester (mesin pemanen padi) dan tadi sudah saya iyakan, termasuk traktor dan pompa. Semoga, ini segera bisa kita kirim,&#8221; ucap Presiden.</p>



<p>Untuk diketahui, Kabupaten Indramayu merupakan kabupaten penghasil beras tertinggi secara nasional berdasarkan data produksi sepanjang tahun 2020.</p>



<p>Hadir dalam acara itu, antara lain Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Kepala Bulog, Budi Waseso, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Indramayu, Nina Agustina. <strong>(hms/neg/aye/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140654</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terperosok Sumur Tua 40 Meter, Petani Desa Selorejo Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/terperosok-sumur-tua-40-meter-petani-desa-selorejo-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2018 07:56:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Desa Selorejo Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Terperosok Sumur Tua 40 Meter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=29874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;Supeno (60) warga warga Dusun Selorejo, RT 07/ RW 03 Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kanupaten Malang, Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 23.00, ditemukan tewas di dalam sumur tua di kawasan tegalan Jl Joyo Agung, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru , Kota Malang. Karena kedalamannya mencapai 40 meter, jenazah korban baru berhasil di evakuasi pada Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;</strong>Supeno (60) warga warga Dusun Selorejo, RT 07/ RW 03 Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kanupaten Malang, Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 23.00, ditemukan tewas di dalam sumur tua di kawasan tegalan Jl Joyo Agung, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru , Kota Malang.<br />
Karena kedalamannya mencapai 40 meter, jenazah korban baru berhasil di evakuasi pada Senin (5/3/3018) sekitar pukul 00.30. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk mendapat bisum dokter.</p>
<p><a href="https://memontum.com/29846-salip-kiri-tronton-ninja-seruduk-gerobak-es-tebu/img-20180305-wa0108-copy" rel="attachment wp-att-29859"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-29859" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0108-copy.jpg?resize=500%2C375&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="375" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0108-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0108-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0108-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa sekitar pukul 14.00, Supeno pamit ke keluargany untuk mencari rumput dan bambu. Rencananya bambu akan digunakan untuk tambahan bahan membangun rumahnya.</p>
<p>Ternyata hingga sore, Supeno tak kunjung pulang. Sekitar pukul 17.00, keluarga mulai panik hingga melakukan pencarian. Julianto (35) anak korban melakukan pencarian di sekitar lokasi. Saat itu di sebuah sumur tua ada warga yang melihat sosok berbaju putih berada di dasar sumur. Oleh karena itu Julianto pun curiga bahwa sosok yang ada di dalam sumur adalah ayahnya.</p>
<p><div id="attachment_29858" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/29846-salip-kiri-tronton-ninja-seruduk-gerobak-es-tebu/img-20180305-wa0107-copy" rel="attachment wp-att-29858"><img aria-describedby="caption-attachment-29858" decoding="async" class="wp-image-29858" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0107-copy.jpg?resize=500%2C889&#038;ssl=1" alt="jenazah supeno saat di evakuasi. (ist)" width="500" height="889" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0107-copy.jpg?w=700&amp;ssl=1 700w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0107-copy.jpg?resize=169%2C300&amp;ssl=1 169w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0107-copy.jpg?resize=576%2C1024&amp;ssl=1 576w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0107-copy.jpg?resize=600%2C1066&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180305-WA0107-copy.jpg?resize=200%2C355&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-29858" class="wp-caption-text">jenazah supeno saat di evakuasi. (ist)</p></div></p>
<p>Yasin, satpam setempat kemudian melakukan pengecekan di CCTV. Ternyata benar bahwa Supeno pada Minggu siang sempat melintas di sekitar lokasi. Kejadian itu selanjutnya di lPorkan ke Polsekta Lowokwaru hingga petugas segera tiba di lokasi. Tim SAR gabungan dan relawan juga mendatangi lokasi. Tim SAR melakukan evakuasi. Tubuh Supeno akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi sudah meninggal dunia.</p>
<p>Perlu diketahui bahwa Supeno sehari-harinya bekerja sebagai petani cabai. Diduga saat kejadian dia hendak mengambil bambu di sekitar lokasi hingga terperosok ke dalam sumur sedalam 40 meter tersebut. Sumur tersebut kondisinya memang sudah lama tidak terpakai dan tertutup rerumputan dan bambu. Sedangkan motor milik korban ditemukan terparkir di kawasan dekat pondok Bahrul Magfiroh.</p>
<p>Kapolsekta Lowokwaru Kompol Pujiono SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. &#8221; Diduga saat mencari bambu korban terperosok masuk ke dalam sumur. Jenazahnya sudah berhasil di evakuasi dan dibawa ke kamar mayat RSSA Malang,&#8221; ujar Kompol Pujiono. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29874</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
