<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>petani jeruk &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/petani-jeruk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 May 2023 14:26:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>petani jeruk &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Masa Panen dan Harga Pupuk Mahal, Petani Jeruk Siam Torongrejo Kota Batu Pilih Pindah Pembibitan</title>
		<link>https://memontum.com/masa-panen-dan-harga-pupuk-mahal-petani-jeruk-siam-torongrejo-kota-batu-pilih-pindah-pembibitan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 May 2023 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[panen]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[petani jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189612</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Kota Batu &#8211; Petani jeruk jenis Keprok Siam di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, mulai memilih melakukan pembibitan dari pada harus produksi hingga panen. Sebab, untuk produksi, dibutuhkan perawatan selama empat tahun. Selain makan durasi waktu yang lama untuk bisa panen, juga karena faktor harga pupuk yang semakin mahal. Salah satu petani pembibitan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Momentum<a href="https://kotabatu.memontum.com/"> Kota Batu</a></strong> &#8211; Petani jeruk jenis Keprok Siam di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, mulai memilih melakukan pembibitan dari pada harus produksi hingga panen. Sebab, untuk produksi, dibutuhkan perawatan selama empat tahun. Selain makan durasi waktu yang lama untuk bisa panen, juga karena faktor harga pupuk yang semakin mahal.</p>



<p>Salah satu petani pembibitan Jeruk Siam warga Desa Torongrejo, Heni Atmawati (38), menjelaskan bahwa dirinya memilih pembibitan jeruk dari pada produksi karena hasil perputaran uangnya yang lebih cepat. &#8220;Saya memang memilih pembibitan jeruk daripada menanam dan panen. Karena, jeruk bisa dirasakan buahnya baru ketika memasuki usia tanam empat tahun. Artinya, itu terlalu lama menunggu juga perputaran uangnya,&#8221; terangnya di area pembibitan jeruknya di Desa Torongrejo, Minggu (28/05/2023) tadi.</p>



<p>Untuk saat ini, tambahnya, jumlah bibit Jeruk Siam yang dikembangkan sebanyak 15 ribu bibit yang ditanam dengan sistem dalam polibag. Itu, dikembangkan mulai dari usia harian hingga dua tahun, yang notabene siap tanam.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Siklus pembibitan, imbuh Heni, diawali dari biji yang semainya kemudian dipindahkan dalam polibag. Selanjutnya, jika sudah cukup umur masa tanamnya, maka dilakukan stek tanaman yang bertujuan untuk pembiakan tanaman melalui potongan.</p>



<p>&#8220;Untuk harga perbibit mulai dari Rp 7 ribu hingga Rp 15 ribu dan Rp 20 ribu. Semua, tergantung dari usia tanaman. Di sini, orang mengambil ada yang 500 bibit, 1 ribu bibit sampai 2.000 bibibit. Hari ini saja, ada kiriman Kalimantan dan Bali masing-masing 500 bibit,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Diakui Heni, sebenarnya saat ini harga pupuk kimia semakin mahal. Salah satu contohnya, pupuk daun harganya Rp 100 ribu perkemasan kecil. Untuk itu, dengan kondisi harga pupuk semakin mahal, sehingga dipilihnya pembibitan daripada menanam hingga panen.</p>



<p>&#8220;Merawat jeruk itu tidak mudah sampai pada masa panen, itu harus dikompres dengan pupuk yang bermacam-macam. Tapi, sekarang pupuk harganya mahal. Makanya, saya pilih pembibitan perawatan tidak lama dan perputaran lebih cepat. Peminat bibit Jeruk Siam di wilayah Kota Batu ini banyak. Hampir semua petani jeruk di Desa Torongrejo menanam Jeruk Siam. Selain itu juga di daerah Klerek, Tutup juga sekitar Temas. Pastinya, tanaman Jeruk Siam semakin berkembang di Kota Batu,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Permintaan Buah Jeruk Jelang Idul Fitri Mulai Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/permintaan-buah-jeruk-jelang-idul-fitri-mulai-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2021 08:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kaji Bi]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[petani jeruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141169</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Menjelang Idul Fitri atau Ramadhan, rupanya membawa berkah tersendiri bagi petani jeruk di Kota Batu. Sebab, di awal musim panen raya Buah Jeruk yang berbarengan dengan Bulan Ramadhan, ada peningkatan permintaan sekitar 20 persen dari biasanya. Petani sekaligus penjual Buah Apel dan Jeruk, Kaji Biyanto, mengatakan bahwa kini permintaan Jeruk mulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Menjelang Idul Fitri atau Ramadhan, rupanya membawa berkah tersendiri bagi petani jeruk di Kota Batu. Sebab, di awal musim panen raya Buah Jeruk yang berbarengan dengan Bulan Ramadhan, ada peningkatan permintaan sekitar 20 persen dari biasanya.</p>



<p>Petani sekaligus penjual Buah Apel dan Jeruk, Kaji Biyanto, mengatakan bahwa kini permintaan Jeruk mulai ada peningkatan. Karenanya, semoga di bulan penuh berkah sekarang, akan membawa dampak positif untuk petani Jeruk.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-jabatan-plt-di-kepala-dinas-komisi-i-dprd-trenggalek-tekankan-bkpsdm-segera-ajukan-definitif">Soroti Jabatan Plt di Kepala Dinas, Komisi I DPRD Trenggalek Tekankan BKPSDM segera Ajukan Definitif</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/miliki-65-hektare-lahan-cabai-kota-malang-dinilai-mampu-jaga-ketersediaan-stok">Miliki 65 Hektare Lahan Cabai, Kota Malang Dinilai Mampu Jaga Ketersediaan Stok</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/stabilkan-harga-cabai-tpid-kota-malang-siapkan-intervensi-via-warung-tekan-inflasi">Stabilkan Harga Cabai, TPID Kota Malang Siapkan Intervensi Via Warung Tekan Inflasi</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Bulan puasa kali ini, semoga benar-benar membawa berkah bagi kami (petani dan pedagang buah). Karena, memasuki musim panen raya tepat masuk bulan puasa, ada peningkatan permintaan buah,&#8221; kata Kaji, saat ditemui memontum.com di gudangnya, Jalan Anjasmoro-Kota Batu, Minggu (25/04) tadi.</p>



<p>Semoga, tambahnya, permintaan ini akan seperti bulan puasa di tahun sebelumnya. Yakni, menjelang Ramadhan, permintaan di masyarakat sangat tinggi.</p>



<p>&#8220;Memang, seperti tahun sebelumnya, setiap bulan puasa buah menjadi salah satu komoditas yang diminati. Bahkan, buah apapun itu. Bukan hanya Jeruk maupun Apel,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk harga Jeruk sendiri, saat ini di tingkat petani berkisar antara Rp 9 ribu sampai Rp 10 ribu. Ini, ada sedikit peningkatan jika dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama, yakni antara Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu.</p>



<p>Sementara kota-kota yang menjadi pangsa pasar atau &#8216;peminta&#8217; buah, seperti kota besar yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Jogjakarta serta kota di Kalimantan. &#8220;Sejumlah kota tersebut, menjadi konsumen tertinggi permintaan buah-buahan,&#8221; terang Kaji.</p>



<p>Ditambahkan, permintaan tinggi Buah Jeruk, berbeda dengan Buah Apel. Sebab, permintaan yang meningkat itu, tidak bisa dipenuhi karena stok atau minim sekali adanya buah apel di petani, akibat gagal panen beberapa bulan terakhir.</p>



<p>&#8220;Untuk stok Buah Jeruk, kita di petani melimpah. Karena prediksinya akan terus giliran panen. Habis di Kota Batu, ada daerah Dau-Kabupaten Malang. Itu jenis keprok 55, yang perkiraan sampai bulan Oktober, masih ada. Disusul, panen Jeruk Jenis Siem. Jadi, masih lama masa panennya. Sedangkan untuk buah Apel, kami tidak bisa memenuhi permintaan karena tidak ada stok barang di petani,&#8221; paparnya.<strong> (bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141169</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
