<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>petugas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/petugas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 11:40:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>petugas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/masuki-hari-ke-14-embarkasi-surabaya-berangkatkan-17-835-cjh-dan-petugas</link>
					<comments>https://memontum.com/masuki-hari-ke-14-embarkasi-surabaya-berangkatkan-17-835-cjh-dan-petugas#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[17.835]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[embarkasi]]></category>
		<category><![CDATA[ke-14,]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Memasuki hari ke-14, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 17.835 calon jamaah haji (CJH) dan petugas ke Tanah Suci. Jumlah tersebut, mencapai sekitar 40 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 Hijriyah. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Embarkasi Surabaya per 4 Mei 2026 pukul 10.00, total CJH yang telah diberangkatkan terdiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Memasuki hari ke-14, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 17.835 calon jamaah haji (CJH) dan petugas ke Tanah Suci. Jumlah tersebut, mencapai sekitar 40 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 Hijriyah.</p>



<p>Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Embarkasi Surabaya per 4 Mei 2026 pukul 10.00, total CJH yang telah diberangkatkan terdiri atas 8.338 laki-laki dan 9.497 perempuan dalam 47 kelompok terbang (Kloter). Pada hari yang sama, Embarkasi Surabaya kembali memberangkatkan 1 Kloter berjumlah 380 orang. Sehingga, total kumulatif keberangkatan mencapai 17.835 orang.</p>



<p>Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya tahun ini dijadwalkan memberangkatkan 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jamaah. Termasuk, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji serta Umrah (PIH KBIHU) yang terbagi dalam 116 Kloter.</p>



<p>Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan bahwa operasional pemberangkatan hingga saat ini berjalan tertib dan lancar, berkat koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat. “Alhamdulillah, hingga hari ke-14 operasional, proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar dan seluruh Kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Mekanisme mutasi juga berjalan efektif. Sehingga, mampu menekan jumlah kursi kosong,” kata Anam, Rabu (06/05/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam pelaksanaan operasional, lanjutnya, tercatat terdapat 51 mutasi keluar yang disebabkan berbagai faktor. Seperti, jamaah sakit di rumah sakit sebanyak 12 orang, kondisi hamil 1 orang, pendamping 6 orang, tunda keberangkatan 8 orang, perpindahan Kloter 18 orang, serta 6 kursi kosong karena alasan teknis.</p>



<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 kursi berhasil diisi kembali melalui mutasi masuk dari jamaah cadangan maupun jamaah yang telah memiliki nomor Kloter. Dengan demikian, jumlah kursi kosong atau open seat tersisa 25 kursi.</p>



<p>Selain itu, PPIH juga mencatat sebanyak 11 jamaah mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Dengan uraian, terdiri atas 7 jamaah sakit dan 4 pendamping. Dari sisi ketepatan waktu penerbangan, 47 Kloter yang telah diberangkatkan tercatat memiliki On Time Performance (OTP) 100 persen atau berangkat sesuai jadwal.</p>



<p>Sementara itu, saat ini terdapat laporan 1 jamaah wafat di Arab Saudi dan informasi detail telah disampaikan melalui keterangan resmi sebelumnya. Pada 5 Mei 2026, Embarkasi Surabaya dijadwalkan menerima kedatangan 1.520 jamaah dari 4 Kloter yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Diantaranya, Sidoarjo, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Jember, Jombang, Pasuruan, Banyuwangi, Tulungagung, Lumajang dan Kota Malang.</p>



<p>PPIH Embarkasi Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk terus memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar pelayanan demi menjamin keamanan, kenyamanan dan kelancaran ibadah haji. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/masuki-hari-ke-14-embarkasi-surabaya-berangkatkan-17-835-cjh-dan-petugas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>15 Petugas Bakal Dampingi 1.203 CJH Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/15-petugas-bakal-dampingi-1-203-cjh-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 1.203 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang, dijadwalkan akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2026. Sejumlah rombongan, rencananya akan didampingi oleh 15 petugas yang terdiri dari unsur Kementerian Agama, tenaga kesehatan, serta Petugas Haji Daerah (PHD). Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Subhan, menjelaskan bahwa jumlah petugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 1.203 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang, dijadwalkan akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2026. Sejumlah rombongan, rencananya akan didampingi oleh 15 petugas yang terdiri dari unsur Kementerian Agama, tenaga kesehatan, serta Petugas Haji Daerah (PHD).</p>



<p>Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Subhan, menjelaskan bahwa jumlah petugas Kementerian Agama disesuaikan dengan jumlah kelompok terbang (kloter) yang diikuti calon jamaah Kota Malang. “Petugas dari Kemenag ada enam orang, karena mengikuti tiga kloter. Setiap kloter ada satu ketua kloter dan satu pembimbing ibadah,” ujar Subhan, Jumat (17/04/2026) tadi.</p>



<p>Selain itu, enam tenaga kesehatan juga disiapkan untuk mendampingi calon jamaah selama pelaksanaan ibadah haji. Dengan begitu, total petugas dari Kemenag dan kesehatan mencapai 12 orang. Jumlah tersebut, kemudian ditambah tiga PHD yang direkomendasikan Pemkot Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski seleksi administrasi melibatkan Pemkot, proses seleksi akhir tetap dilakukan oleh Kementerian Agama. “PHD dari Kota Malang ada tiga orang dan sudah selesai seleksi. Jadi total petugas yang mendampingi jamaah ada 15 orang,” tambahnya.</p>



<p>Sebelum diberangkatkan, seluruh petugas haji telah mengikuti berbagai pelatihan, baik di Asrama Haji oleh Kementerian Agama maupun pelatihan teknis dari Dinas Kesehatan. Sedangkan untuk seleksi kesehatan bagi petugas, juga lebih ketat dibanding jamaah haji. Selain pemeriksaan penyakit umum, petugas juga wajib menjalani tes kesehatan mental hingga tes narkoba.</p>



<p>“Petugas harus benar-benar sehat secara menyeluruh. Mulai tekanan darah, kolesterol, gula darah, hingga kesehatan mental semuanya diperiksa,” tegasnya.</p>



<p>Subhan mengimbau, agar seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional karena membawa nama negara selama bertugas di Tanah Suci. “Petugas itu mewakili negara. Maka harus melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing, baik pelayanan kesehatan, pengaturan perjalanan kloter, maupun pembimbingan ibadah jamaah,” imbuh Subhan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Keamanan, Petugas Rutan Kelas IIB Situbondo Razia Kamar Hunian WBP</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-keamanan-petugas-rutan-kelas-iib-situbondo-razia-kamar-hunian-wbp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[hunian]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim melaksanakan razia blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran kamar hunian Nomor 9, Minggu (29/03/2026) tadi. Kegiatan razia yang dipimpin pejabat struktural dan diikuti oleh petugas pengamanan itu, dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan memeriksa seluruh bagian kamar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim melaksanakan razia blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran kamar hunian Nomor 9, Minggu (29/03/2026) tadi. Kegiatan razia yang dipimpin pejabat struktural dan diikuti oleh petugas pengamanan itu, dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan memeriksa seluruh bagian kamar hunian serta barang-barang milik warga binaan guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.</p>



<p>Selama proses penggeledahan, petugas juga memberikan arahan kepada warga binaan agar selalu mematuhi peraturan yang berlaku di dalam Rutan serta menjaga kebersihan dan kerapihan kamar hunian. Warga binaan pun mengikuti kegiatan tersebut dengan kooperatif sehingga razia berjalan dengan aman dan tertib.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil razia, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun terlarang. Hal ini, menunjukkan bahwa kondisi keamanan di dalam blok hunian, khususnya kamar nomor 9, dalam keadaan kondusif.</p>



<p>Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa kegiatan razia ini merupakan langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan Kamtib. “Razia rutin ini kami lakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan lingkungan Rutan Situbondo tetap aman, tertib dan kondusif,” ujarnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawal Arus Balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone hingga Pensiagaan Petugas Gabungan</title>
		<link>https://memontum.com/kawal-arus-balik-di-pelabuhan-ketapang-banyuwangi-siapkan-16-buffer-zone-hingga-pensiagaan-petugas-gabungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2026 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[buffer]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pensiagaan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231231</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Arus balik Lebaran di penyeberangan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, mulai mengalami peningkatan. Diperkirakan, puncak arus balik sendiri diprediksi pada 26 hingga 29 Maret. Guna mempelancar dan mengantisipasi kepadatan arus, digelar rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Arus balik Lebaran di penyeberangan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, mulai mengalami peningkatan. Diperkirakan, puncak arus balik sendiri diprediksi pada 26 hingga 29 Maret.</p>



<p>Guna mempelancar dan mengantisipasi kepadatan arus, digelar rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan dan Forkopimda, serta stakeholder terkait di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/03/2026) tadi. Rakor tersebut, juga terhubung langsung dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara daring.</p>



<p>Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengimbau kepada pemudik agar bisa mengatur waktu perjalanan lebih awal, atau memilih waktu di luar periode puncak arus balik. &#8220;Bagi pemudik bisa mengatur waktu perjalanan dan terus memantau informasi agar tidak terjadi kepadatan. Apalagi, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Work Form Anywhere (WFA), yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi alternatif dalam memilih waktu perjalan,&#8221; kata Wabup Mujiono.</p>



<p>Dalam Rakor tersebut, telah disiapkan mitigasi dan beberapa langkah antisipasi apabila terjadi kepadatan. Salah satunya, disiapkan Buffer Zone atau sejumlah kantong parkir yang tersebar di 16 titik di sekitar Pelabuhan Ketapang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ada 16 titik buffer zone yang disiapkan untuk menampung kendaraan jika terjadi kepadatan,&#8221; kata Kapolresta.</p>



<p>Selain itu, disiagakan sebagai kantong parkir tambahan di seperti RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, SPBU Sri Tanjung, serta kawasan Grand Watu Dodol (GWD). Langkah tersebut, diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan menuju pelabuhan dan menjaga kelancaran arus balik Lebaran di lintasan penyeberangan Jawa–Bali.</p>



<p>&#8220;Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, serta stakeholder terkait lainnya juga terus disiagakan,&#8221; tambah Kapolresta.</p>



<p>Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan untuk kelancaran kini tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket melalui platform digital Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231231</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bordir]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230391</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC). Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Cara tidak biasa dilakukan Dasilva Batik, untuk memperkenalkan koleksi Ramadan tahun 2026. Alih-alih menggunakan model profesional atau selebritas, mereka justru menggandeng petugas kebersihan dari Malang Creative Center (MCC).</p>



<p>Owner Dasilva Batik, Dino, mengatakan bahwa hal itu memang sengaja dilakukan, agar produk yang dibuat dapat terasa dekat dengan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa orang biasa pun bisa terlihat cantik dan percaya diri memakai produk yang saya buat ini,” ujar Dino, Sabtu (21/02/2026) tadi.</p>



<p>Dalam pengenalan itu, dua petugas kebersihan diajak mengikuti sesi makeover dan pemotretan mengenakan gamis bordir dan tas makram. Konten tersebut, kemudian dipublikasikan melalui media sosial.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Dino, penggunaan model profesional sering menimbulkan persepsi bahwa pakaian terlihat bagus karena dikenakan oleh figur tertentu. “Kalau artis yang pakai, orang berpikir ya wajar bagus. Tapi kalau orang biasa saja terlihat bagus, berarti semua orang pastinya bisa,” ucapnya.</p>



<p>Strategi tersebut ternyata terbukti efektif. Setelah konten makeover dirilis, pesanan mulai berdatangan, termasuk pembelian paket untuk satu keluarga. Selain berdampak pada penjualan, kolaborasi ini juga memberi ruang apresiasi bagi pekerja sektor informal yang jarang mendapat sorotan.</p>



<p>“Harapannya bukan hanya jualan, tapi juga memberi inspirasi,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, sebelumnya Dasilva Batik juga pernah melakukan konsep serupa dengan mengajak seorang tukang becak, sebagai model untuk produk jaket batik andalannya. Respons positif dari masyarakat saat itu, menjadi motivasi bagi Dino untuk terus menghadirkan kampanye yang lebih membumi, dengan melibatkan figur-figur dari kalangan masyarakat biasa sebagai wajah produknya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petugas Kebersihan Kota Malang dan Ibadah Puasa, Berangkat saat Warga Terlelap dan Sahur di Lokasi Kerja</title>
		<link>https://memontum.com/petugas-kebersihan-kota-malang-dan-ibadah-puasa-berangkat-saat-warga-terlelap-dan-sahur-di-lokasi-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[puasa,]]></category>
		<category><![CDATA[terlelap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230348</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Di tengah menjalankan Ibadah Bulan Suci Ramadan, Dedi Wijayadi (20) tetap harus bekerja sebagai petugas kebersihan sampah. Bahkan, dirinya harus memulai aktivitasnya sejak pukul 02.00 dini hari, saat sebagian warga masih terlelap atau baru bersiap untuk sahur. Dedi-sapaan akrabnya, bekerja sebagai petugas pengangkut sampah di wilayah Mojolangu, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Di tengah menjalankan Ibadah Bulan Suci Ramadan, Dedi Wijayadi (20) tetap harus bekerja sebagai petugas kebersihan sampah. Bahkan, dirinya harus memulai aktivitasnya sejak pukul 02.00 dini hari, saat sebagian warga masih terlelap atau baru bersiap untuk sahur.</p>



<p>Dedi-sapaan akrabnya, bekerja sebagai petugas pengangkut sampah di wilayah Mojolangu, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sejak tahun 2018. Selama hampir delapan tahun itu, dirinya selalu berpuasa penuh setiap Ramadan, meski pekerjaannya menuntut tenaga ekstra.</p>



<p>&#8220;Berat sih. Soalnya pekerjaannya memang berat. Tapi alhamdulillah, tetap puasa,” ujar Dedi, saat ditemui di sela-sela dirinya bekerja, Jumat (20/02/2026) tadi.</p>



<p>Karena harus mulai aktivitas sebelum Subuh, Dedi mengaku, untuk waktu sahur dirinya dilakukan di tempat kerja. Untuk itu, dirinya membawa bekal dari rumah untuk dimakan di sela-sela aktivitas mengangkut sampah.</p>



<p>“Sahurnya bawa dari rumah, untuk makannya di sini,” katanya.</p>



<p>Setiap hari, Dedi bertugas mengangkut sampah rumah tangga hingga limbah usaha kuliner di kawasan Jalan Borobudur dan sekitarnya. Jam kerjanya bisa berlangsung hingga pukul 08.00 pagi, bahkan tidak jarang hingga sampai 11.00 siang, tergantung kondisi armada pengangkut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dedi mengaku, bahwa beban kerja sekarang terasa semakin berat karena keterbatasan truk pengangkut. Satu kendaraan harus bolak-balik hingga beberapa kali, sementara volume sampah terus menumpuk.</p>



<p>“Truknya kurang. Satu truk bisa kembali tiga kali, itu pun masih ada sisa,” ucapnya.</p>



<p>Di TPS Borobudur, diketahui ada sekitar 50 petugas kebersihan menangani sampah campuran dari rumah tangga, restoran, hingga kafe. Kawasan tersebut, termasuk salah satu titik dengan volume sampah tinggi yang ada di Kota Malang.</p>



<p>Meski kondisi kerja berat, Dedi mengaku penghasilannya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, walau belum mencapai Upah Minimum Regional (UMR). &#8220;Alhamdulillah cukup untuk keluarga. Biasanya kalau menjelang lebaran ada bingkisan tapi dari warga sekitar,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Di Bulan Ramadan ini, harapan Dedi cukup sederhana, yakni tetap sehat agar bisa bekerja, beribadah dan berkumpul dengan orang-orang terdekat. Selain itu, dirinya juga berharap agar Pemerintah Kota Malang dapat memberi perhatian lebih kepada para petugas kebersihan yang bekerja di lapangan setiap hari.</p>



<p>“Tolong lihat tukang sampah itu, susahnya bagaimana. Minta perhatiannya saja,” imbuhnya pelan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230348</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sampah Malam Pergantian Tahun Baru Tembus 600 Ton, DLH Kota Malang Terjunkan Petugas Mulai Dini Hari</title>
		<link>https://memontum.com/sampah-malam-pergantian-tahun-baru-tembus-600-ton-dlh-kota-malang-terjunkan-petugas-mulai-dini-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pergantian]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<category><![CDATA[terjunkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229192</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Aktivitas perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026, berdampak pada lonjakan volume sampah di Kota Malang. Tim kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pun harus bekerja ekstra sejak dini hari untuk memastikan wajah kota kembali bersih. Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan pembersihan sampah sudah dimulai sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Aktivitas perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026, berdampak pada lonjakan volume sampah di Kota Malang. Tim kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pun harus bekerja ekstra sejak dini hari untuk memastikan wajah kota kembali bersih.</p>



<p>Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan pembersihan sampah sudah dimulai sejak pukul 04.00 WIB. Berdasarkan perkiraan sementara, volume sampah yang masuk ke TPA Supiturang mencapai sekitar 600 ton, atau naik sekitar 80 ton dibandingkan hari biasa.</p>



<p>“Kalau perkiraan kami, ada kenaikan sekitar 80 ton dari kondisi normal. Totalnya kurang lebih 600 ton yang masuk TPA Supiturang,” ujar Raymond, Kamis (01/01/2026) tadi.</p>



<p>Lonjakan sampah paling signifikan, juga tercatat di sejumlah titik keramaian. Kawasan Ijen, Kayutangan Heritage hingga area sekitar Stasiun Kota Baru, menjadi penyumbang terbesar. Selain itu, aktivitas pengajian malam tahun baru di sejumlah masjid juga turut menambah volume sampah.</p>



<p>“Banyak juga di sekitar masjid karena ada pengajian, salah satunya di Masjid Kidul Pasar,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski tidak ada penambahan jumlah petugas, DLH melakukan penyesuaian dengan menambah jam dan ritase pengangkutan. Jika pada hari biasa pengangkutan sampah ke TPA Supiturang selesai sekitar pukul 12.00 WIB, pada momen tahun baru proses tersebut diperpanjang hingga sekitar pukul 15.30 WIB.</p>



<p>“Jam pengangkutan kami tambah karena volumenya membludak. Ini baru selesai sekitar setengah empat sore,” katanya.</p>



<p>Secara total, DLH Kota Malang mengerahkan sekitar 500 petugas kebersihan dengan dukungan 45 unit truk operasional dari total 48 armada yang dimiliki. Setiap truk rata-rata mengangkut 3,5 hingga 4 ton sampah dalam satu kali perjalanan.</p>



<p>“Sekarang kondisinya sudah bersih. Semua titik yang sempat menumpuk sudah tertangani,” imbuh Raymond. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229192</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Lakukan Penganiayaan, Pria Asal Wagir Ditangkap Petugas Polresta Malang Kota</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lakukan-penganiayaan-pria-asal-wagir-ditangkap-petugas-polresta-malang-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228187</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Akibat diduga melakukan penganiayaan, seorang pria yang bekerja sebagai Disc Jockey (DJ) berinisial APN (25), warga Wagir, Kabupaten Malang, kini mendekam di balik jeruji besi Polresta Malang Kota. Terduga ditangkap, karena telah menganiaya kekasihnya berinisial US (27), warga Kecamatan Blimbing, yang juga bekerja sebagai DJ di Kota Malang. Kapolresta Malang Kota, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Akibat diduga melakukan penganiayaan, seorang pria yang bekerja sebagai Disc Jockey (DJ) berinisial APN (25), warga Wagir, Kabupaten Malang, kini mendekam di balik jeruji besi Polresta Malang Kota. Terduga ditangkap, karena telah menganiaya kekasihnya berinisial US (27), warga Kecamatan Blimbing, yang juga bekerja sebagai DJ di Kota Malang.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan bahwa kasus penganiayaan itu terjadi pada Minggu (16/11/2025) sekira pukul 03.00. Saat itu, APN dalam kondisi mabuk datang ke tempat tinggal US di kawasan Jalan Royal Park, Kelurahan Pandawangi, Kecamatan Blimbing.</p>



<p>&#8220;Kondisi mabuk, tersangka datang ke rumah korban di Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Diduga karena cemburu, tersangka marah kepada korban hingga terjadi percekcokan,&#8221; ujar Kombes Pol Nanang saat rilis di Mapolresta Malang Kota, Jumat (28/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya meludahi, pelaku juga memukul korban dengan tangan kosong. &#8220;Pemukulan sebanyak satu kali, dengan tepat mengenai bagian bawah mata kanan korban hingga mengalami luka lebam dan robek,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kejadian ini kemudian dilaporkan pada Rabu (26/11/2025). Atas laporan ini, petugas melakukan penyelidikan hingga kurang dari 2&#215;24 jam berhasil mengamankan APN dari rumah orang tuanya di kawasan Wagir.</p>



<p>&#8220;Pelaku kami amankan pada Kamis (27/11/2025) malam. Dari keterangannya, pelaku dan korban telah menjalin hubungan sejak 2022. Sama-sama berprofesi sebagai DJ. Hubungan asmaranya putus nyambung hingga 2025 ini. Motiv pelaku karena cemburu setelah korban tetima saweran dari seseorang. Atas perbuatannya, tersangka kami kenakan Pasal 351 Ayat 1 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, APN mengaku menyesali perbuatannya dan mengaku tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. &#8220;Saya menyesal. Kedepannya saya tidak ingin mengulangi ini kepada siapapun,&#8221; ujar APN. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228187</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berawal Jual Beli, Petugas PN Malang Eksekusi Rumah di Kawasan Merjosari</title>
		<link>https://memontum.com/berawal-jual-beli-petugas-pn-malang-eksekusi-rumah-di-kawasan-merjosari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berawal]]></category>
		<category><![CDATA[eksekusi]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merjosari]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227913</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas PN Kota Malang melakukan eksekusi rumah di Jalan Joyo Raharjo No.127, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (20/11/2025) tadi. Tidak ada perlawanan, sehingga Juru Sita PN Malang, Dany Kurniawan, bersama Panitera dan tim segera berhasil masuk ke lokasi eksekusi. Panitera Muda PN Malang, Ramli Hidayat, mengatakan bahwa eksekusi berdasarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas PN Kota Malang melakukan eksekusi rumah di Jalan Joyo Raharjo No.127, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (20/11/2025) tadi. Tidak ada perlawanan, sehingga Juru Sita PN Malang, Dany Kurniawan, bersama Panitera dan tim segera berhasil masuk ke lokasi eksekusi.</p>



<p>Panitera Muda PN Malang, Ramli Hidayat, mengatakan bahwa eksekusi berdasarkan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap. Yakni, Riyanti Dyah Palupu sebagai pemohon eksekusi melawan Tutuk Kusmiati Cs.</p>



<p>&#8220;Putusan berdasarkan Kasasi dan Peninjaun Kembali. Perkaranya sudah selesai. Alhamdulillah, informasinya termohon eksekusi sudah mengosongkan rumah sejak semalam,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, kuasa hukum pemohon eksekusi, Ferdian Tactona Grandis, dari Kantor MSA &amp; Partners Law Firm, mengatakan bahwa semua upaya dari oleh pihak termohon eksekusi sudah dilakukan. Mulai di Pengadilan Negeri hingga PK, sudah ditempuh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sudah berkekuatan hukum tetap karena semuanya sudah ditempuh,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ditambahkan oleh Aca Wijanarko, dari MSA &amp; Partners Law Firm, menjelaskan kronologis peristiwa ini bermula saat dari Alm Zailani menjual rumah tersebut kepada Riyanti. &#8220;Saat itu klien kami, Riyanti membeli rumah ini dari Zailani seharga Rp 1,3 miliar. Rencananya, akan dibuat kos-kosan. Akte jual belinya sudah terbit 2017 dan SHM sudah atas nama klien kami,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meskipun rumah tersebut sudah dijual oleh Zailani, namun ahli warisnya masih menduduki rumah tersebut. &#8220;Ahli waris dari bapak Zailani, merasa masih memiliki hak objek sengketa ini. Sehingga, terjadilah gugat menggugat ini,&#8221; jelas Aca.</p>



<p>Kuasa hukum Riyanti, MH Alhaidary mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) di PN Malang pada 2024. &#8220;Dari gugat menggugat ini, hasilnya sertifikat objek sengketa adalah sah milik Riyanti. Kemarin sebelum eksekusi ini, termohon eksekusi mengajukan gugatan di PTUN untuk mengulas kembali mengenai penerbitan SHM yang sudah berganti dengan Riyanti,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227913</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
