<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pilbup gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pilbup-gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2020 13:38:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pilbup gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PDIP Perjuangan Gresik Jagokan Pasangan Niat di Pilkada 2020</title>
		<link>https://memontum.com/pdip-perjuangan-gresik-jagokan-pasangan-niat-di-pilkada-2020</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 13:38:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[pilbup gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada 2020]]></category>
		<category><![CDATA[rekom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121238-pdip-perjuangan-gresik-jagokan-pasangan-niat-di-pilkada-2020</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; DPP PDI Perjuangan akhirnya menyerahkan rekomendasi (rekom) kepada pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dengan jargon (Niat) dalam Pilkada Desember 2020 mendatang. Rekom diserahkan di DPD PDIP Jatim setelah dibacakan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri via virtual secara serentak nasional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; DPP PDI Perjuangan akhirnya menyerahkan rekomendasi (rekom) kepada pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dengan jargon (Niat) dalam Pilkada Desember 2020 mendatang.</p>
<p>Rekom diserahkan di DPD PDIP Jatim setelah dibacakan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri via virtual secara serentak nasional sebanyak 75 bakal calon kepala daerah serentak 2020 gelombang III pada Selasa (11/8), pukul 10.00 WIB.</p>
<p>Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan membenarkan rekom DPP PDIP sudah diserahkan ke pasangan Niat. &#8220;Ya, rekom Niat hari ini diserahkan oleh DPD Jatim setelah Ibu Ketum Megawati membacakan rekom 75 calon kepala daerah tahap III secara virtual,&#8221; ujar Mujid, Selasa (11/8).</p>
<p>Menurut Mujid, dengan diserahkannya rekom DPP untuk pasangan Niat, maka pasangan ini berhak membawa kendaraan PDIP dengan 6 kursi di DPRD Gresik untuk maju pada Pilbup Gresik 2020.</p>
<p>&#8220;Dengan turunnya rekom DPP untuk Niat, PDIP Gresik kian tancap gas untuk memenangkan Niat di Pilbup Gresik 2020,&#8221; terang Wakil Ketua DPRD Gresik ini.</p>
<p>Sekretaris DPC PDIP, Noto Utomo menyatakan, PDIP Gresik mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa telah melakukan mapping dan pemetaan kekuatan basis massa.</p>
<p>Langkah ini, lanjut Noto, untuk memudahkan penggalangan massa dukungan untuk kemenangan pasangan Niat. &#8220;Insya Allah, dengan mapping yang baik PDIP dan parpol lain pengusung Niat bakal memenangi Pilbup Gresik 2020,&#8221; kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik ini.</p>
<p>Sementara Bendahara DPC PDIP Kabupaten Gresik, Ir. Hj.Siti Muafiyah mengungkapkan, penyerahan rekom DPP PDIP kepada pasangan Niat setelah sebelumnya pasangan Niat dipanggil DPP PDIP.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Niat hari ini telah menerima rekom dari DPP setelah sebelumnya dipanggil ke DPP, &#8221; kata Muafiyah.</p>
<p>Diungkapkan Muafiyah, DPP PDIP memiliki harapan besar Niat bisa memenangi Pilbup Gresik 2020, sehingga Gresik lima tahun kedepan dipimpin oleh seorang kepala daerah dari PDIP. Sebab, PDIP ingin Kabupaten Gresik yang dikenal dengan kota bertabur ribuan industri dan banyak bercokol aset-aset nasional, bisa dikelola dengan baik untuk kemanfaatan nasional, masyarakat dan Kabupaten Gresik.</p>
<p>&#8220;Semua demi kepentingan bangsa dan negara,&#8221; pungkasnya. <strong>(sgg/ono)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121238</post-id>	</item>
		<item>
		<title>QA Targetkan Menang 70 Persen di Pilbup Gresik</title>
		<link>https://memontum.com/qa-targetkan-menang-70-persen-di-pilbup-gresik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 12:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi]]></category>
		<category><![CDATA[pilbup gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121098-qa-targetkan-menang-70-persen-di-pilbup-gresik</guid>

					<description><![CDATA[Deklarasi Gelar Khotmil Quran dan Santuni Anak Yatim Memontum Gresik &#8211; Pasangan bacabup dan bacawabup Gresik yang diusung koalisi PKB dan Gerindra, Moh. Qosim dan Asluchul Alif resmi mengelar deklarasi di Hotel @Home Gresik Kota Baru (GKB), Senin (10/8). Pasangan ini pasang target raih 70 persen suara pemilih. Dalam prosesi deklarasi tersebut, sebelumnya pasangan QA [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Deklarasi Gelar Khotmil Quran dan Santuni Anak Yatim</h2>
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Pasangan bacabup dan bacawabup Gresik yang diusung koalisi PKB dan Gerindra, Moh. Qosim dan Asluchul Alif resmi mengelar deklarasi di Hotel @Home Gresik Kota Baru (GKB), Senin (10/8). Pasangan ini pasang target raih 70 persen suara pemilih.</p>
<p>Dalam prosesi deklarasi tersebut, sebelumnya pasangan QA juga mangadakan khatmil Qur&#8217;an, serta santunan yatim dan piatu di Posko Kemenangan QA, Jalan Kalimantan, GKB Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar.</p>
<div id="attachment_121099" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-121099" decoding="async" class="size-full wp-image-121099" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/FT-Qosim-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Suasana deklarasi QA di Hotel @Home GKB Gresik dan pasangan Qosim - Alif saat memberikan santunan di posko kemenangan Qosim - Alif" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/FT-Qosim-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/FT-Qosim-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/FT-Qosim-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/08/FT-Qosim-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-121099" class="wp-caption-text">Suasana deklarasi QA di Hotel @Home GKB Gresik dan pasangan Qosim &#8211; Alif saat memberikan santunan di posko kemenangan Qosim &#8211; Alif</p></div>
<p>Selanjutnya, QA menggelar jumpa pers didampingi oleh sejumlah pengurus PKB dan Gerindra. Qosim yang mendapatkan porsi pertama menyampaikan, bahwa deklarasi PKB dan Gerindra ini digelar pasca turunnya rekomendasi (rekom) dari DPP. &#8220;Deklarasi yang QA lakukan pada hari Senin Pon 10 Agustus ini ibarat sebuah perjalanan. Diawali dengan do&#8217;a dan santunan yatim piatu,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Deklarasi kami awali dengan nuansa religi, kirim doa terhadap orang yang pernah berjasa terhadap Gresik seperti KH. Ahmad Muhammad Alhammad, para kiai, pendiri Gresik, dan orangtua Q A,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Qosim menyatakan, bahwa maju pada Pilbup 2020 akan selalu mempertahankan hasil karya baik para pemimpin Gresik sebelumnya, dan menciptakan inovasi baru. &#8220;Langkah ini, lantaran hidup tak berjalan mundur. Gresik kota santri dan wali akan tetap bertahan. Sementara industri modern tetap jalan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Saat disinggung terkait adanya dua kader PKB yang sama-sama maju Pilbup Gresik. Selain Qosim, juga ada Fandi Akhmad Yani yang berpasangan dengan Aminatun Habibah, Qosim menjawab hal itu sudah klir dengan turunnya rekom PKB untuk dirinya. Sementara Fandi Akhmad Yani maju dari parpol lain. &#8220;Jadi sudah klir, PKB hanya Qosim yang maju, tak ada kader lain yang maju lewat PKB,&#8221; terangnya.</p>
<p>Karena rekom DPP untuk dirinya, Qosim menegaskan akan ada sanksi bagi para kader yang tak patuh. Sebab, salah satu diktum dalam rekom DPP adalah tegak lurus. &#8220;Harus ikuti perintah DPP. Siapa yang tak patuh dan ikut perintah DPP, akan ada sanksi,&#8221; katanya.</p>
<p>Saat ini, lanjut Qosim, PKB Gresik telah memproses pergantian antar waktu (PAW) Fandi Akhmad Yani dari jabatan Ketua DPRD Gresik sebagai konsekuensi.</p>
<p>Sementara dr Alif menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan adanya partai lain yang bergabung untuk mengusung QA, sampai saat ini koalisi pengusung QA sudah fix hanya PKB dan Gerindra.</p>
<p>Meski demikian, Alif menegaskan masih membuka pintu bagi parpol lain yang ingin bergabung ke QA. Sebab, masih ada parpol yang rekomnya belum turun, dan rekom baru berupa surat tugas. &#8220;Jadi, masih terbuka lebar parpol lain ikut gabung,&#8221; katanya.</p>
<p>Terkait target, Alif mengungkapkan bahwa QA dalam Pilbup Gresik 2020 mematok bisa meraup suara hingga 70 persen. &#8220;Target QA menang 70 persen perolehan suara. Ini realistis dari hasil mapping kami di setiap kecamatan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Senada, Qosim juga mengatakan target 70 persen itu realistis. Sebab, target itu mengacu hasil survei dari sejumlah lembaga yang digandeng QA seperti The Republik Institute, Pusdeham, serta lembaga survey lainnya.<strong>(sgg/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121098</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rekom DPP PPP Belum Jelas</title>
		<link>https://memontum.com/rekom-dpp-ppp-belum-jelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 02:45:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[pilbup gresik]]></category>
		<category><![CDATA[PPP]]></category>
		<category><![CDATA[rekom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121000-rekom-dpp-ppp-belum-jelas</guid>

					<description><![CDATA[Pilkada Gresik Memontum Gresik &#8211; Percaturan partai politik menjelang pilkada Gresik 9 Desember mendatang hari demi hari kian menghangat, mulai dari rangkaian kegiatan, deklarasi dan dukung mendukung dari berbagai pihak mulai bermunculan kemasing masing calon. Namun bisa dikata masih taraf lisan dan belum diatas kertas. Dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangun (PPP) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Pilkada Gresik</h2>
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Percaturan partai politik menjelang pilkada Gresik 9 Desember mendatang hari demi hari kian menghangat, mulai dari rangkaian kegiatan, deklarasi dan dukung mendukung dari berbagai pihak mulai bermunculan kemasing masing calon. Namun bisa dikata masih taraf lisan dan belum diatas kertas.</p>
<p>Dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangun (PPP) memang telah memberikan surat penugasan kepada pasangan bacabup dan bacawabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Namun, hingga sekarang belum ada kepastian apakah DPP PPP juga bakal menurunkan rekomendasi (rekom) kepada Gus Yani dan Bu Min.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Gresik saat dikonfirmasi terkait oemberian rekom. &#8220;Belum. Sampai sekarang belum ada kepastian rekom kapan diserahkan,&#8221; ungkap Ketua DPC PPP Gresik, Achmad Nadlir, Minggu (9/8).</p>
<p>Menurut Nadlir, penentuan rekom merupakan ranah DPP. Sementara DPC PPP Gresik selaku kepanjangan DPP tinggal menerima dan menjalankan perintah.</p>
<p>&#8220;Soal rekom, itu urusan bos-bos (DPP) di Jakarta. Rekom itu hak DPP. Nanti DPW yang menyerahkan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Meski begitu kata Nadlir, memperkirakan rekom DPP PPP bakal diserahkan setelah rekom DPP PDIP turun. &#8220;Jadi, misalnya rekom PDIP diserahkan hari Selasa, rekom PPP setelahnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Nadlir mengungkapkan adanya penumpang yang mau ikut sebelum rekom DPP diserahkan. Saat ditanya apa yang dimaksut penumpang sayangnya Nadlir enggan membeberkan maksud dari penumpang yang mau ikut tersebut.</p>
<p>&#8220;Ibaratnya syarat boleh ikut numpang harus rapid test dulu, swab, pokoknya syarat dan ketentuan berlaku jika penumpang ingin gabung (ikut). Monggo yang mau melok monggo, gak melok gak apa-apa (silakan yang mau ikut, yang gak ikut juga tak apa-apa),&#8221; kelakarnya.</p>
<p>Meski demikian Nadlir memastikan rekom DPP PPP lekas diserahkan. &#8220;Ditunggu saja ya,&#8221; pungkasnya. <strong>(sgg/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dilarang Tempel APK di Pohon dan Tembok</title>
		<link>https://memontum.com/dilarang-tempel-apk-di-pohon-dan-tembok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 12:55:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pilbup gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120808-dilarang-tempel-apk-di-pohon-dan-tembok</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Sebelum pelaksanaan Pemilukada Gresik 2020, Bupati Dr. Sambari Halim Radianto meminta kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik dan perwakilan partai politik untuk menertibkan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). “Jangan sampai gambar-gambar ditempel di tembok, di pohon, dan tempat tempat lain yang mengganggu keindahan. Mari kita jaga bersama keindahan kota Gresik ini,” [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Sebelum pelaksanaan Pemilukada Gresik 2020, Bupati Dr. Sambari Halim Radianto meminta kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik dan perwakilan partai politik untuk menertibkan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).</p>
<p>“Jangan sampai gambar-gambar ditempel di tembok, di pohon, dan tempat tempat lain yang mengganggu keindahan. Mari kita jaga bersama keindahan kota Gresik ini,” ujar Bupati saat memberi sambutan pada rapat koordinasi dan sosialisasi Peraturan KPU RI Nomer 5 Tahun 2020, Kamis (6/8) di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik.</p>
<p>Pada acara yang dihadiri oleh seluruh anggota Forkopimda Gresik, Bupati mengingatkan kepada KPU dan perwakilan Parpol agar dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilukada nanti tetap harus melaksanakan protocol Kesehatan.</p>
<p>Menurut Bupati, anggaran Pemkab Gresik yang dikucurkan untuk pelaksanaan Pemilukada tahun 2020 mencapai Rp. 84,8 miliar, yang teralokasi ke KPU, Banwaslu dan lain-lain.</p>
<p>“Kami berharap Pemilukada tahun ini bisa lebih sukses, kondusif serta stabilitas keamanan terjaga seperti tahun-tahun yang lalu. Pemilukada kali ini memilih Bupati periode yang ke 9,” tandas Sambari.</p>
<p>Saat memberi sambutan, Ketua KPU Gresik Ahmad Roni menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gresik atas dukungan terutama dalam hal pendanaan yang sudah beres 100%. Atas dukungan tersebut, KPU Gresik menyatakan siap melaksanakan Pemilukada tahun 2020.</p>
<p>“Kami berharap Pemilukada di Gresik bisa lebih sukses dari Pemilukada sebelumnya. kalau pada Pemilukada sebelumnya jumlah pemilih di Gresik mencapai 70,1%. Semoga pelaksanaan kali ini bisa melebihi. Mengingat negara Korea Selatan juga sukses melaksanakan Pemilu dimasa Pandemi Covid,” papar Roni.</p>
<p>Tentang persipan Pemilukada, pihak KPU memperkirakan jumlah TPS di Gresik mencapai 2.264 dengan jumlah KPPS sekitar 19 ribu.</p>
<p>“Ada syarat khusus untuk menjadi anggota KPPS yaitu harus melalui pemeriksaan kesehatan misalnya dengan rapid test dengan hasil non reaktif. Selain itu, untuk protocol Kesehatan yang lain kami membatasi pendukung saat pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati yang kami agendakan pada 4 sampai 6 September 2020,” katanya.</p>
<p>Hal-hal lain yang disampaikan Ahmad Roni yaitu agenda pengumuman DPS pada 19 sampai 28 September 2020, Pengumuman DPT pada 9-16 Oktober 2020.</p>
<p>Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Damdim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail mengajak seluruh pimpinan Parpol yang hadir serta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga stabilitas Pemilukada agar aman, tertib dan lancar. <strong>(sgg/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Persaingan Memanas, Uang Tetap Menjadi Penentu</title>
		<link>https://memontum.com/persaingan-memanas-uang-tetap-menjadi-penentu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2020 13:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[pilbup gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada 2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120557-persaingan-memanas-uang-tetap-menjadi-penentu</guid>

					<description><![CDATA[Jelang Pilkada 2020 Memontum Gresik &#8211; Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Gresik 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang mulai memanas. Hal tersebut terlihat pada beberapa parpol saat berdeklarasi memberikan dukungan pada calonnya masing masing beberapa hari lalu. Diantaranya Partai Amanat Nasional, Parti Golkar dan Relawan Gerakan Sosial (RGS). Ratusan pengurus baik struktur organisasi maupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Jelang Pilkada 2020</h2>
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Gresik 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang mulai memanas. Hal tersebut terlihat pada beberapa parpol saat berdeklarasi memberikan dukungan pada calonnya masing masing beberapa hari lalu. Diantaranya Partai Amanat Nasional, Parti Golkar dan Relawan Gerakan Sosial (RGS).</p>
<p>Ratusan pengurus baik struktur organisasi maupun organisasi sayap juga hadir, bahkan mereka dikenalkan calon pasangan pemimpin Gresik kedepan pasangan H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Cawabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) dan pasangan Cabup Moh Qosim dan Cawabup Asluchul Alief Maslihan (QA) yang diusung oleh partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra.</p>
<p>Menurut analisa wartawan salah satu koran harian di Jatim dan sekaligus Ketua Komunitas Wartawan Gresik (KWG), Syuhud Almanfaluty, baik tren dan kenaikan elektabilitas para calon tidak terlepas dari peran serta financial.</p>
<p>Menurut Syuhud, panggilan Ketua KWG, uang akan tetap menjadi penentu di pemilihan Calon Bupati dan Calon wakil Bupati Gresik, 9 Desember. Di atas kertas sampai hari ini pasangan Cabup Moh Qosim dan Cawabup Asluchul Alief Maslihan (QA) yang diusung oleh partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra masih unggul elektabilitasnya. Kekuatan politik Qosim sebagai incumbent (Wakil Bupati Gresik) selama dua periode atau sepuluh tahun bersama Bupati Sambari Halim Radianto yang saat ini masih menjabat telah bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui program program pemerintahanya.</p>
<p>Namun, lanjut Syuhud, saat ini pasangan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah (Niat) yang resmi diberangkatkan oleh partai koalisi Golkar, Nasdem, Demokrat dan PAN itu juga mengalami peningkatan elektabilitas meski belum signifikan.</p>
<p>“Saat ini elektabilitas Qosim berkisar 50 persen, sedangkan Yani berkisar 30 persen. Namun seiring dengan perjalananya, elektabilitas Yani trenya naik. Dan elektabilitas Qosim juga mengalami penurunan meski tidak signifikan karena ada tarik ulur di lingkungan pemilih perempuan. Kita tunggu saja karena dengan sisa waktu yang ada apapun masih bisa terjadi. Contohnya dalam kasus Pilkada Jatim tahun lalu. Tiba tiba Anas yang digandengan dengan Gus Ipul tiba tiba rontok di tengah jalan. Karena tersandung masalah moralitas. Makanya apapun masih bisa terjadi,” ujar Syuhud, Selasa (4/8).</p>
<p>Saat ini kata dia, dua partai yakni PDIP dan PPP juga masih menunggu rekomendasinya jatuh ke pasangan siapa. Misalkan PDIP menurutnya akan tetap mengambil posisi politik di Gresik se-setrategis mungkin. Karena PDIP saat ini adalah partai penguasa yang tentu memiliki banyak kepentingan. Mereka harus memiliki bupati atau minimal mendukung partai yang berpotensi memenangkan kontestasi di Gresik.</p>
<p>“Saat ini adalah eranya PDIP untuk memiliki bupati di Gresik. Karena Gresik memiliki banyak industri yang cukup bagus kedepannya. Misalkan JIIPE. Kapanjangan tangan politik melalui kekuasaan. Karenanya untuk memutuskan PDIP mendukung siapa masih menunggu tren politik menjelang dan sebelum pencoblosan,” ungkapnya.</p>
<p>Ditegaskan Syuhud, ada yang menarik dalam percaturan pilbup di Gresik tahun ini. Biasanya kubu incumbent pada pertarungan Pilbup dua periode yang lalu, selalu memborong partai, tapi saat ini hanya dua partai, yakni PKB dan Gerindra. Dan sampai hari ini kubu incumbent juga belum menurunkan dananya untuk menghimpun kekuatan.</p>
<p>“Justeru yang sudah mengeluarkan jurusnya pasangan Niat. Misalnya memberangkat haji juara MTQ Nasional. Memborong partai dan banyak lagi yang mungkin tidak perlu disebutkan. Partai yang berbondong bondong ke Yani itu bukan gerakan sosial, tetapi ini adalah pertarungan politik. Tentu tidak mungkin tanpa baiaya, karena Yani adalah kader PKB. Sedangkan kubu incumbent gebrakan politiknya tidak seperti sepuluh tahun yang lalu. Mereka dulu partai diborong semua. Saat ini nampaknya mereka menghitungnya hingga matang. Dan atau PDIP dan PPP akan berlabuh ke Qosim ? Kita belum tahu,” tuturnya.</p>
<p>Terkait dengan rekomendasi yang saat ini dipegang masing masing calon masih dalam tarap rekomendasi yang belum final. Sewaktu waktu kemungkinan kemungkinan masih bisa berubah ubah. Politik menurutnya sangat bergantung kepada ketebalan dana dan elektabilitas calon. Karena mesin partai dibutuhkan, dana juga dibutuhkan.</p>
<p>“Jika Qosim mampu mempertahankan ritme politik dan elektabilitasnya kemungkinan rekomendasi berubah sangat kecil. Nah, untuk rekom berubah ke Yani juga sangat kecil. Tolok ukurnya saat ini Yani telah dilengserkan oleh partai dari jabatanya sebagai Ketua DPRD Gresik yang digantikan oleh Abdul Qodir yang sebelumnya sebagai ketua Fraksi PKB. Bahkan nasib Yani tinggal menunggu PAW saja sebenarnya. Sedangkan terkait dengan dukungan partai politik. Partai boleh banyak, tetapi jika penggerak mesin partai tidak ada maka akan jadi amburadul. Misalnya uang ada tetapi tidak tepat sasaranya juga akan menjadi lumpuh pergerakan politiknya. Tentu yang paling menentukan adalah dana dan soliditas tim pemenangan yang tidak hanya sukses mengantongi uangnya tetapi benar benar turun orang dan uangnya sehingga menyentuh di akar rumput. Itulah yang akan menjadi pemenangnya,” pungkasnya.<strong>(sgg/ono)</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120557</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
