<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pilkada sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pilkada-sidoarjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2020 13:47:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pilkada sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Miliki Visi Kembangkan Koperasi dan UMKM, FKKW Sidoarjo Dukung BHS &#8211; Taufiq</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-visi-kembangkan-koperasi-dan-umkm-fkkw-sidoarjo-dukung-bhs-taufiq</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2020 13:46:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BHS-Taufiq]]></category>
		<category><![CDATA[FKKW Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan umkm dan koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126839</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo yang digelar 9 Desember 2020, dukungan kepada Pasangan Calon (paslon) nomor urut 1 terus bergulir. Kali ini, giliran Forum Komunikasi Koperasi Wanita (FKKW) Sidoarjo. Kalangan ibu-ibu ini mendukung Paslon Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS &#8211; Taufiq). Alasannya, karena merasa memiliki visi (sevisi). &#8220;Kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo yang digelar 9 Desember 2020, dukungan kepada Pasangan Calon (paslon) nomor urut 1 terus bergulir. Kali ini, giliran Forum Komunikasi Koperasi Wanita (FKKW) Sidoarjo. Kalangan ibu-ibu ini mendukung Paslon Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS &#8211; Taufiq). Alasannya, karena merasa memiliki visi (sevisi).</p>
<p>&#8220;Kami mendukung Pak BHS &#8211; Taufiq bukan tanpa alasan. Kami yang sebagian besar dari emak-emak ini merasa memiliki visi sama dengan progam dan gagasan yang ditawarkan BHS &#8211; Taufiq di Pilkada Sidoarjo. Diantaranya soal progam Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mensejahterakan koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),&#8221; ujar Ketua FKKW Sidoarjo, Suryati M, Minggu (01/11/2020).</p>
<p>Suryati berharap jika paslon BHS &#8211; Taufiq menang maka tidak akan melupakan masyarakat khususnya para emak-emak yang bergerak di bidang Koperasi ataupun UMKM. Pihaknya meyakini, ada kepedulian untuk mengangkat Koperasi Wanita dan UMKM lebih maju dan bangkit. Bahkan mampu mensejahterakan anggota maupun masyarakat Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kami (FKKW) merupakan forum yang terdiri koperasi di seluruh Sidoarjo. FKKW berdiri sejak Tahun 2009 lalu. Kini anggota FKKW sudah tersebar di seluruh kecamatan di Sidoarjo. Di masing-masing kecamatan, kami memiliki anggota dengan jumlah yang berbeda-beda. Setiap kecamatan lebih dari satu koperasi. Di Kecamatan Sidoarjo misalnya, ada 24 koperasi yang beroperasi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Parminiwati. Salah satu anggota FKKW ini berharap BHS &#8211; Taufiq membangkitkan UMKM dan Koperasi Sidoarjo. Pihaknya mendukung BHS &#8211; Taufiq karena gagasanya di bidang pendidikan dan penyediaan fasilitas olahraga serta bekerpihakan ke koperasi dan UMKM.</p>
<p>&#8220;Kami menilai Pak BHS orangnya sangat peduli. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini sangat memberi dampak signifikan kepada para pedagang maupun koperasi. Karena itu, dibutuhkan pemimpin yang memiliki strategi dan gagasan baik untuk meningkatkan perekonomian di Sidoarjo,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Tim Pemenangan Paslon 1, Wahyudin menyambut baik dukungan FKKW itu. Menurutnya, Paslon 1 memang memiliki progam yang berkaitan dengan koperasi ataupun UMKM di Sidoarjo. Hal ini, lantaran progam membangun ekonomi kerakyatan.</p>
<p>&#8220;Pak BHS &#8211; Taufiq ada beberapa fokus permasalahan koperasi yang bakal dituntaskan kalau mendapat kesempatan memimpin Sidoarjo. Pertama permasalahan permodalan dan berikutnya soal profesionalisme anggota koperasi serta koperasi harus mampu membangun kehidupan yang layak sekaligus koperasi dijamin berbadan hukum,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126839</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BHS &#8211; Taufiq Janjikan Selesaikan Perizinan UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/bhs-taufiq-janjikan-selesaikan-perizinan-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 11:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[BHS-Taufiq]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik tahu]]></category>
		<category><![CDATA[Perizinan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126555</guid>

					<description><![CDATA[Pabrik Tahu Tetap Produki saat Covid-19 Memontum Sidoarjo &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS &#8211; Taufiq) bakal menyelesaikam semua jenis perizinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Sidoarjo. Rencananya, berbagai perizinan itu bakal diselesaikan dalam waktu 100 hari kerjanya. Selama ini diketahui, selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Pabrik Tahu Tetap Produki saat Covid-19</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS &#8211; Taufiq) bakal menyelesaikam semua jenis perizinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Sidoarjo. Rencananya, berbagai perizinan itu bakal diselesaikan dalam waktu 100 hari kerjanya.</p>
<p>Selama ini diketahui, selain soal permodalan ratusan ribu UMKM di Sidoarjo terkendala masalah permodalan perizinan mulai izin PIRT, label halal, hingga sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).</p>
<p>&#8220;Saya mengapresiasi pabrik tahu ini. Walaupun belum ada mereknya. Saya minta segera mengajukan merek (Juke Abadi). Semua jenis perizinan bagi UMKM akan jadi tugas 100 hari kerja. Saya akan merealisasikan UMKM yang mengajukan berbagai merek perizinan di wilayah Sidoarjo,&#8221; ujar BHS, Selasa (27/10/2020) saat berkunjung ke Pabrik Tahu di Dusun Pandean, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.</p>
<p>BHS yang juga mantan anggota DPR RI ini, menilai dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini, pabrik tahu ini bisa beroperasi dengan bagus. Bahkan karyawannya 40 orang masih bisa bekerja semua sejak adanya pandemi. Menurutnya, meski ada penurunan permintaan akan tetapi bisa disiasati dengan memindahkan pasar penjualan ke Madura dan sejumlah tempat lainnya. Bahkan produknya juga diminati warga Madura. Hal ini menunjukkan produknya memang layak jual.</p>
<p>&#8220;Kalau saya diamanahi jadi bupati, maka akan saya upayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sidoarjo. Karena selama ini Sidoarjo kekurangan pasokan tahu. Karenanya banyak produk tahu dari Jombang dan lainnya masuk ke Sidoarjo. Kalau ada merek, pasti berkembang dan bisa masuk ke pasar dan swalayan-swalayan yang ada di Sidoarjo. Makanan tahu dan tempe sudah menjadi makanan masyarakat Indonesia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya ini, mengungkapkan kendala lainnya adalah kestabilan harga bahan baku kedelai yang saat ini mencapai Rp 7.500 per kilogram. Karena itu, BHS bakal meminta Presiden Jokowi untuk menstabilkan harga kedelai. Apalagi, harga kedelai Amerika hanya Rp 2.500 per kilogram.</p>
<p>&#8220;Kalau tak disetujui, maka Sidoarjo bisa langsung impor kedelai. Saya akan mengajukan ke Menteri Perdagangan (Mendag) agar bisa impor kedelai sendiri agar mendapatkan harga yang lebih murah. Kalau perlu Sidoarjo meniru NTB yang bisa memproduksi kedelai dengan kualitas lebih baik dari kedelai Amerika. Agar Sidoarjo bisa swasembada 11 kebutuhan pokok,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sedangkan yang terpenting, lanjut Cabup Sidoarjo yang diusung 5 partai ini, pabrik tahu ini sudah menerapkan teknologi 4.0 atau zero waste. Semua material bahan baku bisa dipakai untuk kebutuhan lainnya. Misalnya ampas digunakan untuk pakan ternak, cacing dan lain-lain. Bahkan cairannya juga digunakan untuk penggemukan hewan ternak.</p>
<p>“Ini berarti pabrik tahu ini sudah menerapkan manajemen modern. Seharusnya pabrik ini lulus SNI. Ini yang akan saya dorong jadi percontohan bagi pengusaha lain yang profesional agar bisa menjadi industri besar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara pemilik pabrik tahu, Sudibyo Wiyanto menegaskan jika usahanya sudah dirintis sejak Tahun 2009 lalu. Sejak pandemi, memang ada penurunan 10 &#8211; 15 persen, terutama daya beli warga. Makanya dialihkan penjualannya ke Madura dan Surabaya. Selain itu, produksinya menurun dari 2 ton turun menjadi 1,6 ton.</p>
<p>&#8220;Kendalanya ya hanya bahan baku kedelai dari Amerika. Apalagi harga kedelai tidak stabil (naik turun). Padahal, kami tidak bisa menaikkan harga jual maupun mengurangi ukurannya. Karena akan kalah bersaing dengan produk tahu lainnya. Soal bahan bakar kami sudah kerjasama dengan DKP Surabaya. Saat pengeprasan pohon daunnya untuk pupuk dana untuk ranting dan pohonnya diambil sebagai bahan bakar tahu,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/ono)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126555</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Muhdlor &#8211; Subandi Siap Kembangkan Ploso Jadi &#8216;Kampung Jangkrik&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/gus-muhdlor-subandi-siap-kembangkan-ploso-jadi-kampung-jangkrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 11:15:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Muhdlor - Subandi]]></category>
		<category><![CDATA[peternak jangkrik]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126554</guid>

					<description><![CDATA[Tak Terpengaruh Covid-19 Memontum Sidoarjo &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) &#8211; Subandi bakal mengembangkan Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Sidoarjo menjadi kampung peternak jangkrik. Hal ini, karena di kampung yang berbatasan dengan Desa Lajuk, Kecamatan Porong ini, terdapat puluhan peternak jangkrik. Selain itu, usaha beternak jangkrik tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Tak Terpengaruh Covid-19</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) &#8211; Subandi bakal mengembangkan Desa Ploso, Kecamatan Krembung, Sidoarjo menjadi kampung peternak jangkrik. Hal ini, karena di kampung yang berbatasan dengan Desa Lajuk, Kecamatan Porong ini, terdapat puluhan peternak jangkrik.</p>
<p>Selain itu, usaha beternak jangkrik tidak membutuhkan modal besar. Bahkan, juga tidak terpengaruh adanya pandemi Covid-19 di tengah usaha lain omzetnya menurun dratis sejak adanya pandemi 6 bulan lalu.</p>
<p>Salah seorang peternak jangkrik, Mahmud mengakui usaha yang sudah dirintisnya sejak beberapa tahun terakhir ini tidak membutuhkan modal terlalu besar. Bahkan tidak membutuhkan keahlian secara khusus.</p>
<p>&#8220;Semua orang bisa beternak jangkrik. Karena tidak butuh modal besar dan tidak ada keahlian khusus. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam beternak jangkrik agar meraup banyak keuntungan. Salah satunya bantuan permodalan untuk memperbesar usaha rumahan atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini,&#8221; ujar Mahmud, Senin (26/10/2020).</p>
<p>Mahmud menjelaskan hanya dalam hitungan sekitar 2-3 hari sekali, dirinya mampu menjual hasil ternak jangkrik ke para pelanggannya. Alasannya, dalam hitungan hari, jangkrik sudah mampu berkembangbiak dalam jumlah banyak. Bahkan setiap hari jangkrik dewasa bisa dijual ke pelanggan yang rata-rata berjualan pakan ternak mulai sebagai pakan burung, ikan hingga reptil.</p>
<p>&#8220;Kalau pemasaran jangkrik sangat banyak. Selain kami melayani toko pakan ternak di Sidoarjo dan sekitarnya. Selain itu, kami juga sudah memasok jangkrik hingga keluar Provinsi Jatim. Bahkan permintaan pelanggan jangkrik tak terpengaruh adanya pandemi Covid-19 karena stabil. Meski selama ini, peternak jangkrik sekampung ini tidak mendapatkan perhatian Pemkab Sidoarjo sama sekali,&#8221; tegasanya.</p>
<p>Sementara menanggapi keluhan para peternak jangkrik itu, Cabup yang diusung PKB, Gus Muhdlor menegaskan UMKM memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian daerah. Oleh karena itu, putra KH Agoes Ali Masyhuri ini mengapresiasi para peternak jangkrik itu. Apalagi, pergerakan perekonomian kerakyatan yang tetap tumbuh baik di tengah pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Kami (Gus Muhdlor-Subandi) ingin membuat perubahan yang lebih baik bagi para pelaku UMKM. Salah satunya, melalui program 20.000 UMKM Naik Kelas. Itu menjadi salah satu komitmen dan konsen kami membangun Sidoarjo. Kami menginginkan para peternak jangkrik misalnya lebih baik segi permodalannya agar mampu memenuhi kebutuhan pengembangan pemasarannya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Alumnus Fisip Unair Surabaya ini, pihaknya juga bakal menyiapkan pelatihan dan pembinaan. Terutama bagi pemilik UMKM pemula. Mereka bakal diberi pelatihan dan didampingi para mentor (tenaga ahli). Gus Muhdlor mencontohkan, misalnya pembinaan soal cara berjualan secara online (digital). Bahkan, tidak menutup kemungkinan Desa Ploso bakal dibranding dijadikan Kampung Peternak Jangkrik.</p>
<p>&#8220;Itu belum ada di Sidoarjo. Kami yakin itu, akan mendorong penyerapan tenaga kerja baru. Selain itu, dalam jangka panjang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga peternak dan warga sekitarnya. Karena menyerap tenaga kerja dari warga sekitar itu,&#8221; jelas Alumi SMAN 4 Sidoarjo ini.</p>
<p>Bagi Direktur Pendidikan Pesantren Bumi Sholawat ini, pelatihan dan pendampingan itu, tidak hanya bagi peternak jangkrik saja. Akan tetapi, para UMKM lain juga bakal diberi perhatian lebih oleh tim Paslon yang diusung PKB ini.</p>
<p>&#8220;UMKM naik kelas atau perkembangan level usaha (scaling up) juga mendapat pelatihan dan pembinaan khusus. Misalnya, para pelaku UMKM di Sidoarjo diberi stimulus usaha mikro sesuai level (tingkatan) usahanya. Itu akan menggerakkan perekonomian. Tujuannya agar yang usaha mikro naik menjadi kecil, yang kecil naik menjadi menengah dan yang menengah bisa naik kelas menjadi sedang. Bahkan yang usaha berskala sedang bisa menjadi besar,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Diketahui jumlah pelaku UMKM di Sidoarjo terus meningkat. Berdasarkan datanya Tahun 2017 ada sebanyak 206.934 UMKM, Tahun 2018 angka itu meningkat menjadi 207.184 UMKM dan Tahun 2019 mencapai 207.664 UMKM dengan berbagai jenis usaha.<strong> (wan/ono)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126554</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Barikade Gus Dur Sidoarjo Deklarasi Dukung Kelana</title>
		<link>https://memontum.com/barikade-gus-dur-sidoarjo-deklarasi-dukung-kelana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2020 05:20:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[barikade gus dur]]></category>
		<category><![CDATA[kelana]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Puluhan pengurus DPC dan DPAC Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Sidoarjo mendeklarasikan diri mendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik (Berkelas). Dalam deklarasi dukungan itu, dipimpin langsung Ketua DPC Barikade Gus Dur Sidoarjo, M Irfan. Seusai deklarasi, kegiatan itu juga dilengkapi pembacaan Surat Perintah Rekomendasi Barikade [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Puluhan pengurus DPC dan DPAC Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Sidoarjo mendeklarasikan diri mendukung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik (Berkelas). Dalam deklarasi dukungan itu, dipimpin langsung Ketua DPC Barikade Gus Dur Sidoarjo, M Irfan.</p>
<p>Seusai deklarasi, kegiatan itu juga dilengkapi pembacaan Surat Perintah Rekomendasi Barikade Gus Dur Sidoarjo untuk memenangkan Paslon nomor urut 3 itu. Kemudian dilanjutkan pemakaian jas kebanggan Barikade Gus Dur kepada Cabup Kelana Aprilianto.</p>
<p>&#8220;Kami akan semaksimal mungkin bekerja memenangkan Paslon Kelana &#8211; Dwi Astutik. Itu sesuai surat perintah rekomendasi DPP Barikade Gus Dur,&#8221; ujar Ketua DPC Barikade Gus Dur Sidoarjo, M Irfan, Minggu (18/10/2020).</p>
<p>Mendapatkan dukungan Barikade Gus Dur ini, Cabup Kelana Aprilianto mengaku sangat bersyukur. Bahkan dirinya mengaku merasa gemetar. Hal ini dirasakan menjadi tanda-tanda kemenangan Paslon Nomor urut 3.</p>
<p>&#8220;Karena Barikade Gus Dur ini sudah teruji, militan, konsisten dan sudah terbukti. Kami yakin Barikade Gus Dur sanggup menjadi penentu pemenangan Paslon nomor 3,&#8221; ungkap Kelana.</p>
<p>Lebih jauh, mantan Ketua DPW Partai Hanura Jatim ini, saat ini Barikade Gus Dur sudah memiliki 4.000 anggota se Sidoarjo. Menurutnya, jika menguasai lingkungan sekitar rumah kanan kiri dan depan belakang atau kerabata sekasur, sesumur dan satu karangan (lingkungan) maka akan mampu menyumbang suara kemenangan untuk Paslon Berkelas 50.000 suara.</p>
<p>&#8220;Kami yakin Barikades Gus Dur akan menjadi penentu kemenengan Palon nomor 3. Kalau menang saya akan memajukan Barikade Gus Dur. Sekaligus kami ajak mengawal kami selama memerintah di kabupaten Sidoarjo 5 tahun ke depan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Bagi Kelana, tanda-tanda kemenangan Paslon nomor 3 terlihat, maka Sidoarjo akan makmur di berbagai bidang. Diantaranya makmur SDM, makmur pendidikan, makmur perekonomian dan makmur infrastrukturnya.</p>
<p>&#8220;Ayo rapatkan barisan dan satukan langkah untuk Paslon nomor 3 menang di Pilkasa 9 Desember 2020 mendatang,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara dalam deklarasi ini juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan Berkelas, H Masnuh. Selain itu, dihadiri Wakil Ketua Tim Pemenangan Berkelas, Kasmuin serta Ketua DPW Barikade Gus Gur Jatim, Ahmad Arizal. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BHS-Taufiq Penuhi Panggilan Bawaslu Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/bhs-taufiq-penuhi-panggilan-bawaslu-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 10:58:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[BHS-Taufiq]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125646</guid>

					<description><![CDATA[Dua Paslon Lain Juga Bakal Dipanggil Memontum Sidoarjo &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo, Rabu (14/10/2020). Pemanggilan itu, terkait video viral dangdutan di dua lokasi yang berbeda yang ramai diperbincangkan masyarakat. Kendati demikian, Bawaslu Sidoarjo tidak hanya akan memanggil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Dua Paslon Lain Juga Bakal Dipanggil</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo, Rabu (14/10/2020). Pemanggilan itu, terkait video viral dangdutan di dua lokasi yang berbeda yang ramai diperbincangkan masyarakat.</p>
<p>Kendati demikian, Bawaslu Sidoarjo tidak hanya akan memanggil Paslon nomor urut 1 itu saja. Akan tetapi, juga bakal memanggil dua Paslon lainnya dalam waktu yang berbeda.</p>
<p>&#8220;Hari ini yang memenuhi panggilan memang Paslon nomor urut 1. Tapi, Bawaslu juga bakal memanggil dua Paslon lainnya. Tapi masih menunggu jadwal dan waktu yang tepat,&#8221; ujar Kordiv Penanganan Pelanggaran (PP) Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha kepada Memo X, Rabu (14/10/2020) sore usai pemeriksaan BHS &#8211; Taufiq.</p>
<p>Ditanya soal detail perkara untuk 2 Paslon lainnya, Agung belum bisa merinci detail perkaranya. Alasannya, lantaran masih menyiapkan jadwalnya. &#8220;Ditunggu saja, semua Paslon pasti akan dipanggil. Pemanggilan sesuai dengan nomor urutnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Agung mengungkapkan, dalam video viral Paslon Nomor Urut 1 itu, ada dua lokasi yang berbeda. Yakni di Pasar Selasa Malam Karangpuri, Kecamatan Wonoayu kejadiannya 6 Oktober 2020. Saat itu, BHS bertemu pengamen membawa sound system kecil dan meminta untuk berjoget. Lokasi kedua adalah di Garasi Bus Pratama, Becirongengor, Wonoayu yang terjadi 8 Oktober 2020. Kegiatannya adalah pengambilan video klip untuk Jinggle Paslon BHS &#8211; Taufiq. &#8220;Di Garasi Bus Pratama itu menerapkan protokol kesehatan. Di dalam hanya ada kru OM Monata dan tim shoting saja,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kendati demikian, kata Agung pihaknya bakal mengkaji semua perkara itu. Kemudian baru diputuskan bersama komisioner Bawaslu lainnya. Apalagi, dalam pemeriksaan lebih dari 2 jam itu ada sekitar 20 lebih pertanyaan yang harus dijawab Paslon yang diusung 5 partai ini. &#8220;Di Garasi Bus itu bukan kampanye. Tapi pembuatan jingle sebagai bahan kampanye. Soal izin kami luruskan di kedua lokasi itu sudah ada pemberitahuannya seusai PP dan PKPU. Jadi bukan izin. Di kedua lokasi sudah ada pemberitahuan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara Cabup BHS mengaku hanya kasihan terhadap pengamen pria tua itu. Karena diminta joget maka dirinya menurutinya. Soal adanya perempuan yang joget adalah penjual bedak yang sebelumnya sempat diberi masker BHS.&#8221;Saya hanya kasihan karena disituasi seperti ini, pengamen tua itu mau memberikan hiburan secara gratis,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan soal video klip jingle di garasi bus hanya 1 jingle ditambah sholawatan. Di lokasi juga tak ada penontonnya. &#8220;Saya mau karena OM Monata asli Sidoarjo sudah 6 bulan tak menjalankan usahanya. Saya hanya mau menghidupkan budaya dan kesenian itu saja agar tidak redup saat pandemi. Kami tetap menjalankan protoko kesehatan karena pengambilan klip itu terbatas kru saja tidak ada penontonnya,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BHS-Taufiq Siap Fasilitasi Produsen Sayangan Kebonsari</title>
		<link>https://memontum.com/bhs-taufiq-siap-fasilitasi-produsen-sayangan-kebonsari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 14:29:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bantu izin merk]]></category>
		<category><![CDATA[janji kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[produsen sayangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125584</guid>

					<description><![CDATA[Agar Kantongi Izin Merk Memontum Sidoarjo &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono &#8211; M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) siap memfasilitasi puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produsen Sayangan di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo untuk segera mendapatkan berbagai jenis perizinan. Diantaranya, soal perizinan merk dan Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Agar Kantongi Izin Merk</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono &#8211; M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) siap memfasilitasi puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produsen Sayangan di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo untuk segera mendapatkan berbagai jenis perizinan. Diantaranya, soal perizinan merk dan Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT).</p>
<p>Fasilitas kemudahan berbagai perizinan untuk UMKM Sayangan itu, lantaran selama ini, puluhan pengusaha industri rumah tangga itu tidak mendapatkan perhatian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Bahkan sebagian besar mereka tidak menempelkan merk di setiap produknya. Hal ini mendorong para tengkulak untuk memberi merk dagang sendiri sebelum dijual ke para konsumennya.</p>
<p>&#8220;Masalah perizinan akan saya prioritaskan dalam 100 hari kerja saya. Baik perizinan PIRT maupun perizinan mereknya. Saya akan minta Kepala Disperindag mengeluarkan izin PIRT dan merk dalam 100 hari kerja saya. Kalau bisa dijadikan satu merk dalam satu koperasi agar bisa saling mendukung. Baik produk loyang, oven, cetakan kue dan lainnya,&#8221; ujar BHS saat mengunjungi Kampung Sayangan di Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Selasa (13/10/2020).</p>
<p>Usai mendapatkan merk, kata BHS maka setiap produsen Sayangan wajib menuliskan kota asal produksi yakni Sidoarjo. BHS tak menginginkan ada lagi Made In Surabaya maupun Made In Malang. Hal ini, lantaran para tengkulak asal Surabaya dan Malang memberi merk sendiri sebelum menjual produk sayangan asal Kebonsari itu.</p>
<p>&#8220;Karena saya menginginkan Sidoarjo Raya, bukan Surabaya Raya. Karena Sidoarjo dikelilingi 4 kabupaten/kota yakni Mojokerto, Gresik, Surabaya dan Pasuruan. Kalau Surabaya hanya dikelilingi Sidoarjo da Gresik. Kami akan membantu pemasaran offline dan online agar produksi pemilik UMKM Sayangan meningkat 3 sampai 4 kali lipat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Karena itu, BHS yang juga mantan anggota DPR RI ini sangat mengapresiasi puluhan UMKM Sayangan di Kebonsari. Hal ini lantaran mereka mampu bertahan dan tetap berproduksi saat pandemi Covid-19. Padahal, selama ini untuk pasar di Sidoarjo produksi Sayangan itu belum dimanfaatkan warga Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Produk Sayangan ini harus dimanfaatkan warga Sidoarjo. Karena pemilik UMKM ini butuh produksinya juga dimanfaatkan warga Sidoarjo. Nanti akan kita bantu menembus pasar 4 kota/kabupaten tetangga yang juga daerah pusat industri dan perdagangan. Itu peluang yang harus dimanfaatkan. Karena empat kota/kabupaten itu memiliki nilai UMR terbesar di Jatim. Itu harus jadi market kita,&#8221; tegas Alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya ini.</p>
<p>Begitu juga soal masalah permodalan. Menurut Cabup Nomor urut 2 itu, meski para produsen Sayangan itu mampu berproduksi akan tetapi dalam perjalanannya masih terseok-seok. Hal ini lantaran adanya fluktuasi harga bahan baku dengan nilai kenaikan cukup besar. &#8220;Itu harus dilindungi Pemkab Sidoarjo. Agar produsen Sayangan bisa mendapatkan bahan baku dengan harga stabil. Ini menjadi tugas dari pemerintah,&#8221; jelas Cabup Nomor Urut 1 ini.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang pemilik UMKM Sayangan Ahmad Lutfi mengaku sudah menjalankan usahanya sejak sekitar 20 tahun lalu. Kendalanya adalah perputaran modalnya lantaran bahan baku naik terus sementara harga jualnya tidak bisa dinaikkan. &#8220;Kalau soal ikon, kalah dengan Kampung Bebek karena lebih terkoordinir dibandingkan produksi Sayangan,&#8221; tandasnya.<strong> (wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125584</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BHS-Taufiq Siap Pasang CCTV di Setiap Pintu Air</title>
		<link>https://memontum.com/bhs-taufiq-siap-pasang-cctv-di-setiap-pintu-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2020 12:58:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Bambang Haryo Soekartono]]></category>
		<category><![CDATA[BHS-Taufiq]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Saluran Air]]></category>
		<category><![CDATA[M Taufiqulbar]]></category>
		<category><![CDATA[pasang CCTV]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125469</guid>

					<description><![CDATA[Genjot Petani Bisa Tanam Padi 3 Kali Setahun Memontum Sidoarjo &#8211; Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) bakal memasangi Closed Circuit Television (CCTV) setiap pintu air yang ada di aliran sungai Sidoarjo. Tujuannya, selain mengontrol air saat banjir juga sekaligus agar lahan pertanian terutama tanaman padi bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Genjot Petani Bisa Tanam Padi 3 Kali Setahun</strong></h3>
<p><span id="more-125469"></span></p>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) bakal memasangi Closed Circuit Television (CCTV) setiap pintu air yang ada di aliran sungai Sidoarjo. Tujuannya, selain mengontrol air saat banjir juga sekaligus agar lahan pertanian terutama tanaman padi bisa mendapat pasokan air secara merata. Sekaligus agar seluruh lahan tanaman bisa ditanami padi 3 kali setahun.</p>
<p>&#8220;Program jangka panjangnya harus ada normalisasi sungai. Tetapi, kami akan mencoba sistem manajemen pengendalian air. Setiap pintu air Dam harus diberi CCTV. Petugas pengendali air bakal dikendalikan dengan handy talky. Pengendalian air akan dipusatkan di ruang pengendalian air di Pemkab Sidoarjo,&#8221; ujar Cabup BHS saat berkunjung ke Pintu Air Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Senin (12/10/2020).</p>
<p>Menurut BHS yang juga mantan anggota DPR RI ini, saat ini petani sangat dibutuhkan masyarakat Sidoarjo. Yakni untuk menjaga ketahanan pangan berdasarkan swasembada pangan. Karena itu, setiap lahan tanaman padi di Sidoarjo setiap musim hujan tidak boleh banjir. Seperti halnya di lahan tanaman padi 15 hektar di Desa Kalidawir itu.</p>
<p>&#8220;Seperti petani di Kalidawir, setahun hanya panen sekali karena saat musim hujan banjir. Itu karena sistem pintu air sebelah timur di Desa Penatarsewu ternyata tak bisa dibuka hingga aif hujan tak bisa dikendalikan karena pintu air menutup terus. Akibatnya, saat musim hujan air meluap masuk ke lahan pertanian dan pemukiman penduduk. Nanti, ini tidak boleh terjadi lagi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Begitu juga dengan soal kelangkaan dan kesulitan pupuk saat masa tanaman padi membutuhkan pemupukan. Hal itu harus dikendalikan karena tugas pemerintah adalah harus menjaga ketersediaan pupuk. &#8220;Kami pun akan menyiapkan bantuan bibit. Yakni bibit unggul akan diberi subsidi agar petani tidak lagi menyiapkan bibit dari hasil panen. Bantuan bibit unggul ini agar hasil panen tidak hanya 6 ton per hektar. Tapi bisa mencapai 9 sampai 10 ton per hektar. Termasuk setahun jangan panen sekali, tapi harus bisa tiga kali,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sedangkan soal hama tikus dan wereng, kata Alumnus Teknik Perkapalan ITS Surabaya ini juga menjadi kendala petani. Baginya hama tanaman padi baik tikus maupun wereng adalah tugas dari pemerintah daerah. Karena itu, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Pemkab Sidoarjo wajib mengendalikan agar hama tikus dan wereng tidak lagi merugikan petani.</p>
<p>&#8220;Karena gagal panen bukan sepenuhnya kesalahan petani. Tapi merupakan kesalahan dinasnya. Kami ingin manajemen ketahanan pangan berdasarkan swasembada pangan.Kalau tidak kekurangan beras maka tidak boleh impor dan warga Sidoarjo harus beli produk padi Sidoarjo. Jangan sampai kayak di pasar, beras kebanyakan dari Pacet dan Lamongan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, untuk mencapai swasembada pangan, BHS juga akan memberikan subsidi asuransi lahan pertanian yang besarannya mencapai Rp 50.000 per hektar. Rencananya subsidi Pemkab Sidoarjo Rp 25.000 dan petani membayar Rp 25.000. &#8220;Asuransi ini wajib agar saat gagal panen ada ganti ruginya. Inu sekaligus menjadi semangat bagi petani bercocok tanam,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara Ketua Kelompok Tani Subur Makmur Kalidawir, Khoiri mengaku ada sekitar 15 hektar lahan tanaman padi yang selama ini hanya panen sekali setahun. Meski lokasinya diapit dua sungai. Hal itu, karena saat musim kelebihan pasokan air hingga banjir. Saat kemarau kekurangan pasokan air.</p>
<p>&#8220;Ini harus diketahui pemerintah dan keluhan petani harus dibantu. Termasum soal pupuk yang utama pupuk TSP yang sudah tidak ada. Kami pun butuh pompa untuk mengeluarkan (menyedot) air saat musim hujan. Kami sangat mendukung program Pak BHS agar petani bangkit dan Sidoarjo mewujudkan swasembada pangan itu,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPU Pastikan 3 Paslon Turut Kontestasi Pilkada Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/kpu-pastikan-3-paslon-turut-kontestasi-pilkada-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2020 12:54:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Undian Nomor Paslon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo memastikan bakal ada 3 pasangan calon (Paslon) yang siap bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo, 9 Desember 2020 mendatang. Ini menyusul, KPU menetapkan Paslon nomor urut 3, Kelana Aprilianto &#8211; Dwi Astutik (Berkelas) di Fave Hotel Sidoarjo, Senin (28/09/2020). Sebelumnya, dua Paslon lainnya sudah mendapatkan nomor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo memastikan bakal ada 3 pasangan calon (Paslon) yang siap bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo, 9 Desember 2020 mendatang. Ini menyusul, KPU menetapkan Paslon nomor urut 3, Kelana Aprilianto &#8211; Dwi Astutik (Berkelas) di Fave Hotel Sidoarjo, Senin (28/09/2020).</p>
<p>Sebelumnya, dua Paslon lainnya sudah mendapatkan nomor urut pada 24 September 2020 lalu. Yakni Paslon nomor urut 1 Bambang Haryo Soekartono &#8211; M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) dan Paslon nomor urut 2 Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) &#8211; Subandi.</p>
<p>Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak mengatakan, pengundian nomor urut tahap kedua dilakukan karena ada situasi yang berbeda di Pilkada Sidoarjo. &#8220;Karena Covid-19, aturannya memang kami diperkenankan membuat tahapan sendiri, baik tahapan pemeriksaan kesehatan maupun penetapan. Yang bisa dipastikan Pilkada Sidoarjo bakal diikuti 3 Paslon. Dua paslon Nomor Urut 1 dan 2 sudah diundi beberapa hari lalu. Hari ini tidak ada pengundian. Kami langsung menetapkan karena tinggal satu nomor. Yakni nomor 3 Paslon PDIP dan PAN (Kelana Aprilianto-Dwi Astutik),&#8221; ujarnya kepada Memo X, Senin (28/09/2020) usai penyerahan nomor urut.</p>
<p>Sementara Cabup Kelana Aprilianto mengaku sangat bersyukur mendapatkan nomor urut 3. Baginya angka 3 merupakan angka keberuntungan. Alasannya, karena sesuai nomor urut PDI Perjuangan sebagai partai pengusungnya.</p>
<p>&#8220;Saya bersukur ditetapkan sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati. Setelah ini, kami akan mengikuti tahapan dalam kontentasi Pilkada Sidoarjo. Kami tetapkan menerapkan protobol kesehatan dan semua yang ditetapkan KPU dan Bawaslu. Kami mengutamakan kesehatan bagi seluruh masyarakat Sidoarjo,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPP PKB Godok Tiga Paslon</title>
		<link>https://memontum.com/dpp-pkb-godok-tiga-paslon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 12:31:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PKB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123222</guid>

					<description><![CDATA[Paling Lambat 4 September Rekom Turun Memontum Sidoarjo &#8211; DPC PKB Sidoarjo memastikan bakal ada 3 nama Pasangan Calon (Paslon) yang bakal digodok Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelum menurunkan surat rekomendasi untuk paslon yang bakal diberangkatkan PKB untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo 9 Desember 2020 mendatang. Ketiga nama paslon itu diusulkan kader [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Paling Lambat 4 September Rekom Turun</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; DPC PKB Sidoarjo memastikan bakal ada 3 nama Pasangan Calon (Paslon) yang bakal digodok Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebelum menurunkan surat rekomendasi untuk paslon yang bakal diberangkatkan PKB untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo 9 Desember 2020 mendatang. Ketiga nama paslon itu diusulkan kader DPC dan PAC PKB serta PC dan MWC NU Sidoarjo dalam acara Dialog Kaderisasi dan Penguatan Organisasi di DPC PKB Sidoarjo.</p>
<p>Ketiga nama Paslon Bupati dan Wakil Bupati itu, yakni Achmad Amir Aslichin dan Ainun Jariyah (Iin &#8211; Ainun), Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan Subandi (Muhdlor &#8211; Bandi) serta Sullamul Hadi Nurmawan &#8211; Mimik Idayana (Wawan &#8211; Mimik).</p>
<p>Namun dalam dialog itu, hanya pasangan Iin dan Ainun yang membawa spanduk dan poster dukungan. Untuk paslon lainnya tidak ada yang membawa spanduk dan poster dukungan. &#8220;Sebagai Perwakilan DPP sekaligus Ketua DPC Sidoarjo baru, saya melihat acara malam ini luar biasa demokratis. Kami menangkap semua aspirasi. Yakni ada tiga nama Paslon yang bakal kita akan laporkan ke DPP untuk menurunkan surat rekomendasi,&#8221; ujar Ketua DPC PKB Sidoarjo, Fathan kepada Memo X, Rabu (02/08/2020) malam.</p>
<p>Fathan yang juga anggota DPR RI Dapil II Jateng ini, ketiga nama paslon itu bakal dipertimbangkan dan dicermati DPP PKB. Ada sejumlah variabel pertimbangannya. Diantaranya soal elektabilitas, kapasitas, kapabilitas, jaringan pemilih, kekuatan dukungan PCNU dan PKB serta organisasi sayap dan banomnya. &#8220;Semua pertimbangan itu, agar kita (PKB) bisa menang dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Sidoarjo basis PKB seperti Tuban. Kita harus menang agar visi dan misi PKB tercapai,&#8221; imbuh politisi asal Kudus ini.</p>
<p>Menurut Fathan rekomendasi untuk paslon PKB bakal diturunkan dalam waktu secepatnya. Yakni antara Kamis dan Jumat besok. &#8220;Kita lihat nanti. Prinsipnya makin cepat makin baik karena kita akan daftar ke KPU Minggu (Ahad) besok,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Wakil Ketua II DPC PKB Sidoarjo, Anik Maslachah menegaskan PKB masih membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung sebagai partai pengusung. Saat ini, kata Wakil Ketua DPRD Jatim ini, ada dua partai yang bakal bergabung. Diantaranya Partai Nasdem dan Partai Gerindra. &#8220;Kita membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung. Tapi, calonnya tetap yang mendapatkan rekomendasi DPP PKB. Karena, kami ingin rekomendasi dipercepat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ditanya soal kader PKB yang tidak mengamankan dan memenangkan Paslon yang mendapatkan rekomendasi DPP PKB, Fathan tidak mau berandai-andai. Pihaknya meyakini semua kader PKB maupun PCNU dan organisasi sayapnya tetap bakal mendukung Paslon yang mendapatkan rekomendasi. &#8220;Insyaallah semua mendukung. PKB pasti akan bersatu. Lihat saja saat dikumpulkan semua sangat demokratis sekali. Karena Pilkada itu dinamis. Kalau saya melihat semua pasti tetap konsisten. Karena dari 270 daerah yang ikut Pilkada variabel penilainya berbeda-beda,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara salah satu Bacabup PKB, Mas Iin mengaku optimis bakal mendapatkan rekomendasi PKB. Alasannya, dirinya didukung DPC PKB dan PCNU Sidoarjo beserta banom dan organisasi sayapnya. &#8220;Insyaallah saya tetap optimis. Karena jaringan sudah terbentuk,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123222</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
