<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pilkada Sumenep &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pilkada-sumenep/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2020 04:36:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pilkada Sumenep &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Nyalon Bupati Sebuah Panggilan Jiwa</title>
		<link>https://memontum.com/nyalon-bupati-sebuah-panggilan-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2020 04:36:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[bangun rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[warga kepulauan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126011</guid>

					<description><![CDATA[Salah Alamat Jika Fauzi Terlalu Bernafsu Kekuasaan Memontum Sumenep &#8211; Pentas politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 ini disuguhi dengan dinamika demokrasi yang semakin ciamik. Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep (Pilbup) yang kembali menghadirkan perang head to head memunculkan banyak spekulasi politik dan bahkan menjamurnya pengamat politik. Bukan soal siapa yang berpotensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Salah Alamat Jika Fauzi Terlalu Bernafsu Kekuasaan</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pentas politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2020 ini disuguhi dengan dinamika demokrasi yang semakin ciamik. Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep (Pilbup) yang kembali menghadirkan perang head to head memunculkan banyak spekulasi politik dan bahkan menjamurnya pengamat politik.</p>
<p>Bukan soal siapa yang berpotensi menang atau yang layak memimpin, tapi jauh dari goal ending politik itu yakni pendewasaan politik. Kesadaran publik akan pentingnya calon pemimpin masa depan manjadi sajian yang terelakkan dari panggung pilkada ini. Terlepas dari itu semua, menarik disimak majunya incumbent Achmad Fauzi sebagai calon bupati merupakan sebuah panggilan jiwa.</p>
<p>“Ya. Itu yang kita amati akhir-akhir ini. Sudah jadi rahasia umum jika incumbent/petahana politik maju di Pilkada menggunakan fasilitas kekuasaan itu sudah lumrah terjadi. Tapi, Pilkada Sumenep membuktikan pada rakyat bahwa Fauzi ogah memanfaatkan kekuasaannya menggunakan fasilitas kekuasaan demi sebuah kemenangan Pilkada. Maka tak salah jika Fauzi maju sebuah panggilan jiwa, kata Suhardi, juru bicara Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Sumenep.</p>
<div id="attachment_126013" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/FT-menep-2.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-126013" decoding="async" class="size-full wp-image-126013" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/FT-menep-2.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai sangat dibutuhkan warga Sumenep kepulauan." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-menep-2.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-menep-2.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-menep-2.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-menep-2.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-menep-2.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-126013" class="wp-caption-text">Fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai sangat dibutuhkan warga Sumenep kepulauan.</p></div>
<p>Pegiat anti korupsi ini lantas menggambarkan lebih jauh sosok Fauzi dalam kontestasi pilkada Sumenep ini. Terlepas dari sengitnya pertarungan politik di Pilkada ini, ia mengajak untuk mengamati dan menilai secara arif dan bijak.</p>
<p>&#8220;Kenapa saya sebut panggilan jiwa karena Fauzi nyalon bupati bukan lantas terlalu bernafsu kekuasaan. Fauzi maju karena memikirkan nasib rakyat Sumenep dan harus bangkit dan maju agar rakyat makmur,&#8221; terang Suhardi.</p>
<p>Selama menjadi Wakil Bupati Sumenep mendampingi Bupati A Busyro Karim, banyak hal dilakukan untuk kepentingan rakyat. Paling terkini yang diperjuangkan pemerintah Busyro Fauzi sebelum berakhir masa jabatannya yakni didirikannya RS Abuya Kangayan.</p>
<p>Kenapa Fauzi nekat memperjuangkan pembangunan RS Abuya Kangayan? Karena dari safari/ kunjungan ke kepulauan dan berbagai aspirasi yang datang dari masyarakat kepulauan, satu hal penting diantaranya pentingnya ada rumah sakit (RS). Sebab, banyak warga pulau butuh bantuan tenaga medis dan pelayanan kesehatan intensif namun itu terkendala fasilitas kesehatan yang memadai seperti tidak adanya rumah sakit. Hanya ada puskesmas saja.</p>
<div id="attachment_126014" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-126014" decoding="async" class="size-full wp-image-126014" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Cabub Sumenep, Achmad Fauzi." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/FT-Achmad-Fauzi.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-126014" class="wp-caption-text">Cabub Sumenep, Achmad Fauzi.</p></div>
<p>Contoh, warga pulau yang hamil dan ingin melahirkan. Banyak insiden saat dalam proses perjalanan atau di tengah laut menuju darat, belum sampai ke rumah sakit di darat, ibu yang mau melahirkan meninggal di tengah laut/ ditengah perjalanan. Fauzi selaku wakil bupati kala itu tak mau basa basi lagi. Satu nyawa rakyatnya lebih berharga dari pada proyek pembangunan. Rumah Sakit di Pulau Kangayan harus ada, kata Suhardi menirukan suara Fauzi kala itu.</p>
<p>Kata Fauzi kalau itu ke Suhardi, pemerintah sadar bahwa membangun rumah sakit di pulau yang memadai itu akan menelan biaya puluhan miliar dari APBD. Tapi demi rakyat, rumah sakit harus dibangun. “Apalagi selama agenda safari kepulauan, Fauzi meski masih aktif sebagai Wakil Bupati kala itu, tapi memilih tidak ikut rombongan safari. Etika politiknya perlu jadi pelajaran politik dan jelas tidak memanfaatkan fasilitas kekuasaan. Lantas siapa yang ternyata bernafsu akan kekuasaan? Tanya Suhardi mengakhiri perbincangan. <strong>(edo/ono)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126011</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Langkah Besar Fauzi Menata Kota</title>
		<link>https://memontum.com/langkah-besar-fauzi-menata-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 14:51:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[fauzi]]></category>
		<category><![CDATA[kantor bupati semenep mirip mall]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125796</guid>

					<description><![CDATA[Desain Kota Metropolitan Tawarkan Smart City Memontum Sumenep &#8211; Era pemerintahan Busyro – Fauzi selama 5 tahun terakhir menunjukkan trend positif dan membanggakan masyarakat Sumenep. Hal itu memicu ekpekstasi publik yang tinggi terhadap 2 pemimpin dengan jargon Super Mantap itu. Wajar jika kemudian banyak orang berharap Fauzi dapat melanjutkan dan memimpin Sumenep sebagai bupati di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Desain Kota Metropolitan Tawarkan Smart City</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Era pemerintahan Busyro – Fauzi selama 5 tahun terakhir menunjukkan trend positif dan membanggakan masyarakat Sumenep. Hal itu memicu ekpekstasi publik yang tinggi terhadap 2 pemimpin dengan jargon Super Mantap itu. Wajar jika kemudian banyak orang berharap Fauzi dapat melanjutkan dan memimpin Sumenep sebagai bupati di masa depan.</p>
<p>Pengamat politik Urip Prayitno mengatakan Sumenep kedepan akan menjadi kota seksi. Kota yang sengaja didesain menuju kota metropolitan. Wajah Sumenep berhasil disulap secara perlahan menjadi Smart City (Kota Pintar). Itulah keberanian dari langkah Fauzi saat menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep mendampingi A Busyro Karim. Berani mengambil sikap dan keputusan yang gemilang untuk ngegas menuju perubahan dengan langkah yang terencana dan terukur.</p>
<p>“Boleh dibilang, Pak Fauzi cerminan tokoh milenial dalam mengakselerasikan gagasan milenial dan tawaran konsep kebijakan yang implementatif. Ini jelas sosoknya akan digandrungi utamanya kalangan muda milenial. Smart City akan membuat kota kecil ini menuju peradaban yang spektakuler,” ujar pengamat muda yang keluar masuk Senayan ini.</p>
<p>Tenaga ahli DPR RI ini mengatakan Pemkab Sumenep ditetapkan oleh Kementerian Kominfo RI masuk sebagai 50 Kabupaten/kota pertama di Indonesia yang melaksanakan smart city. Saat ini, sudah ada 100 kabupaten/kota yang melaksanakan smart city. Ini luar biasa, bahwa Sumenep sudah menyiapkan lebih cepat menyongsong revolusi industry 4.0.</p>
<div id="attachment_125812" style="width: 1075px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-125812" decoding="async" class="wp-image-125812 " src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/Achmad-Fauzi.jpeg?resize=740%2C752&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="752" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Achmad-Fauzi.jpeg?w=584&amp;ssl=1 584w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Achmad-Fauzi.jpeg?resize=295%2C300&amp;ssl=1 295w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Achmad-Fauzi.jpeg?resize=200%2C203&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/Achmad-Fauzi.jpeg?resize=80%2C80&amp;ssl=1 80w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-125812" class="wp-caption-text">CABUP SUMENEP : Ahmad Fauji</p></div>
<p>Bukti keseriusan Pemkab Sumenep dalam mendesain smart city. Diantaranya sirkulasi keuangan pemerintah atau APBD menerapkan SIMRAL (Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan). Sehingga selain lebih praktis, penerapan SIMRAL akan menekan terjadi kebocoran dana pemerintah. Tingkat korupsi bisa ditekan karena semua sudah terkoneksi dengan sistem yang sudah terintegrasi. Termasuk pendapatan yang masuk Kas daerah atau pun belanja pemerintah, semua terintegrasi secara sistemik.</p>
<p>Jadi, kata mantan aktivis HMI ini, semua informasi publik bisa diakses dengan cepat dan mudah melalui jaringan internet. Karena semua sudah terintegrasi melalui jaringan fiber optic hingga ke kecamatan dan pelosok desa. Bahkan kedepan direncanakan penerapan laporan keuangan desa juga menggunakan Siskeudes (Sustem Keuangan Desa) yang terintegrasi secara sistemik dengan jaringan internet.</p>
<p>Tidak hanya itu, langkah Fauzi juga terbilang berani karena membuka akses baru berupa pelebaran jalan di lingkar selatan. Efeknya dari jalan yang super lebar itu membuat pembangunan kota bergeser ke daerah lingkar selatan yakni sekitar Kecamatan Batuan. Terbukti, banyak perumahan berdiri menjamur yang diikuti merebaknya pertokoan, café dan resto (restoran). “Inilah geliat baru ekonomi Sumenep,” kata Urip yang sering kongkow di Senayan, Jakarta.</p>
<p>Ditambahkannya, pembukaan lahan baru untuk jalan lingkar utara akan menambah cepatnya pertumbuhan ekonomi. Dulu daerah Desa Kebunan, Lalangon dan Tenonan banyak lahan mati karena masuk areal bukit. Namun sejak dibuka jalan lingkar utara, direncanakan 1000 perumahan akan berdiri di lahan mati itu. Termasuk kantor pemerintah yang mulai terpusat dengan konsep manjemen perkantoran yang disulap mirip mal atau arsitekturnya menyerupai supermarket.</p>
<p>Hal itu diakui oleh warga Kecamatan Saronggi, Bambang. Ia mengaku salut dengan ketokohan Fauzi selama menjadi Wakil Bupati Sumenep. “Kota kita punya wajah baru, berwajah smart city. Semua akses pelayanan akan mudah dan cepat. Termasuk akses informasi bisa kita dapatkan secara cepat dan praktis, kata Bambang,” tokoh pemuda Kecamatan Saronggi ini.</p>
<p>Informasi dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumenep terdapat 6 smart city yang akan dijalankan diantaranya smart government, smart living, smart branding, smart ekonomi, smart society dan smart environment. Keenam smart inilah yang menyokong keberlangsungan smart city.<strong> (edo/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fauzi Membangun, Tepis Anaktirikan Pulau, Infrasktruktur Jalan Pakai Asbuton</title>
		<link>https://memontum.com/fauzi-membangun-tepis-anaktirikan-pulau-infrasktruktur-jalan-pakai-asbuton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2020 15:38:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Infrasktruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Sepudi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Suara-suara nyinyir kembali bermunculan jelang Pilkada 2020 ini. Apalagi sejak munculnya calon-calon bupati yang bakal melawan petahana (incumbent) dalam merebut kursi Bupati Sumenep periode 2020-2024. Isu yang sering ‘dimainkan’ dan dimunculkan biasanya terkait ketimpangan pembangunan infrastruktur di kepulauan dengan daratan. Isu belakangan makin santer lantaran dari kubu incumbent yakni Achmad Fauzi selaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Suara-suara nyinyir kembali bermunculan jelang Pilkada 2020 ini. Apalagi sejak munculnya calon-calon bupati yang bakal melawan petahana (incumbent) dalam merebut kursi Bupati Sumenep periode 2020-2024. Isu yang sering ‘dimainkan’ dan dimunculkan biasanya terkait ketimpangan pembangunan infrastruktur di kepulauan dengan daratan.</p>
<p>Isu belakangan makin santer lantaran dari kubu incumbent yakni Achmad Fauzi selaku mantan Wakil Bupati Sumenep maju sebagai calon bupati Sumenep. Namun isu klasik itu akhirnya ditepis oleh Fero Feriyanto, salah satu pemuda kepulauan Sepudi. Soal anaktirikan masyarakat kepulauan itu mungkin saja benar tapi itu dulu. Sekarang masyarakat pulau nyaris taka ada bedanya dengan daratan terutama soal pembangunan infrastruktur jalan.</p>
<p>“Di Kepulauan Sepudi yang meliputi dua kecamatan yakni Kecamatan Gayam dan Nunggunong memang dulu banyak jalan tidak beraspal. Jalan berbatu dan jalan yang diaspal pun sering rusak. Namun, sejak Bupati A Busyro Karim menggandeng Achmad Fauzi sebagai Wakil Bupati, jalan aspal diganti Asbuton. Jalan sudah nyaris seperti Hotmix,” aku Fero, bangga jadi anak pulau.</p>
<p>Menurutnya, dengan banyaknya jalan mulus karena pakai Asbuton, diperkirakan dana puluhan miliar digentorkan ke Pulau Sepudi untuk memperbaiki jalan aspal yang sering rusak. Dengan menggunakan Asbuton, jalan licin dan lebih tahan lama ketika digunakan terutama saat dilewati alat berat atau kendaraan bermotor yang punya bobot berat.</p>
<div id="attachment_125101" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/fero-Anak-Pulau.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-125101" decoding="async" class=" wp-image-125101" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/fero-Anak-Pulau-300x159.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Fero, Anak pulau." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/fero-Anak-Pulau.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/fero-Anak-Pulau.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/fero-Anak-Pulau.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/fero-Anak-Pulau.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/fero-Anak-Pulau.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-125101" class="wp-caption-text">Fero, Anak pulau.</p></div>
<p>Benar kata Kiai Sepuh Randhan Siradj, saya pun kepincut dengan pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Sepudi. Timpang itu kalau di daratan jalan beraspal bahkan ada yang pake Asbuton, Coolmix ataupun Hotmix, sementara di kepulauan tidak beraspal.</p>
<p>“Jika pun jalan diaspal, sering rusak. Nah akhir-akhir ini Pemkab Sumenep yang dipimpin Bupati Busyro dengan wakilnya Fauzi, sepanjang jalan pulau Sepudi meliputi Kecamatan Nunggunong dan Gayam nyaris jalan mulus dengan Asbuton. “Pak Fauzi, lanjutkan sampai dua periode. Saya berharap anda lah bupati kami berikutnya,” Harapan Fero kepada Fauzi selaku Calon Bupati Sumenep.</p>
<p>Pernyataan tokoh pemuda Pulau Sepudi itu ternyata sejalan dengan informasi yang diakses dari Dinas PU Bina Marga Sumenep. Informasi yang dihimpun Koran Harian Regional Memo X, selama 5 tahun terakhir pembangunan infrastruktur jalan gencar dibangun. di Kecamatan Nonggunong meliputi Jalan Sonok &#8211; Sokarame Pesisir, Gundal – Talaga, Sonok – Karang Tengah, Sonok &#8211; Gendang Timur, dan Jalan Nonggunong.</p>
<p>Pembangunan jalan kualitasnya makin meningkat. Bahkan Bupati Busyro dengan Fauzi berkomitmen dan sepakat pembangunan kepulauan jadi skala prioritas pada 2017 silam. Akhirnya puluhan miliar dana masuk ke kepulauan terutama untuk membangun infrastruktur jalan. Di Kecamatan Gayam meliputi Jalan Gayam &#8211; Tarebung, Karang Tengah – Gayam, Karang Tengah – Sonok 2. <strong>(edo/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kyai Kharismatik Kawal Paslon Fauzi-Nyai Eva Ambil Nomor Urut</title>
		<link>https://memontum.com/kyai-kharismatik-kawal-paslon-fauzi-nyai-eva-ambil-nomor-urut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2020 15:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Fauzi-Nyai Eva]]></category>
		<category><![CDATA[kiai kharismatik Kawal Paslon]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124283</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Sejumlah kiai kharismatik kembali turun gunung. Mereka pasang badan untuk mengawal pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi–Hj Dewi Khalifah (Fauzi &#8211; Nyai Eva) periode 2020-2024 ke KPU Sumenep pada Kamis (24/9/2020). Kedatangan mereka mencuri perhatian publik lantaran kyai sepuh ini punya ijtihad politik yang kuat demi menyukseskan calon yang didukungnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Sejumlah kiai kharismatik kembali turun gunung. Mereka pasang badan untuk mengawal pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi–Hj Dewi Khalifah (Fauzi &#8211; Nyai Eva) periode 2020-2024 ke KPU Sumenep pada Kamis (24/9/2020). Kedatangan mereka mencuri perhatian publik lantaran kyai sepuh ini punya ijtihad politik yang kuat demi menyukseskan calon yang didukungnya itu.</p>
<p>Dari sekian kyai harismatik yang mengantarkan Paslon Fauzi – Nyai Eva diantaranya KH. Ramdlan Siraj, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Karang Campaka, Bluto, Sumenep. Selain mantan Bupati dua periode ini, ikut juga didampingi KH Muqsith Idris, Dewan Masayikh Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk.</p>
<p>Selain dua tokoh ulama penting itu, masih ada lagi dari kalangan ulama yang ikut mendampingi Paslon Fauzi – Nyai Eva. Antara lain, KH Taufiqurrahkan FM, Rais Syuriah PCNU Sumenep, Kiai Hazmi Basyir yang notabene kyai muda Ponpes Annuqoyah. Ada juga Kyai Syauqi Ishom, KH Mawardi dari Basoka, KH Abd Shabar, KH Rifqi Abdullah, Kiai Rafiq, Kiai Qusyairi, KH Baidlawi Amin, dan sejumlah Nyai Muslimat NU.</p>
<p>Pantauan di lokasi, rombongan paslon birokrat &#8211; ulama ini tiba di kantor KPU sekitar jam 13.00. Sebelum masuk ke KPU, paslon Fauzi-Nyai Eva dan para kyai menggelar doa bersama di depan pagar KPU Sumenep. Mereka berharap pasangan ini diberi kemenangan dan kemampuan memimpin Sumenep ke arah yang lebih baik.</p>
<p>Usai doa bersama, Fauzi dan Nyai Eva sungkem ke para kyai dan nyai yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Kemudian masuk ke kantor KPU sesuai protokol kesehatan. Sementara para kiai menunggu di luar pintu gerbang KPU. <strong>(dan/edo)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124283</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gus Acing-Mas Kyai Daftar ke KPU Didampingi Kyai Kharismatik dan Elit Parpol</title>
		<link>https://memontum.com/gus-acing-mas-kyai-daftar-ke-kpu-didampingi-kyai-kharismatik-dan-elit-parpol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 15:26:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Acing-Mas Kiai]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123526</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Pasca pasangan Bakal Calon Bupati &#8211; Wakil Bupati Sumenep Fauzi Nyai Eva ke KPU Sumenep, sehari sesudahnya giliran pasangan bakal calon Fattah Jasin &#8211; Kyai Ali Fikri mendaftar ke KPU Sumenep, Sabtu (5/9/2020). Pantauan Memo X, duet pasangan Fattah Jasin dan KH. Ali Fikri melakukan ritual politik yang hampir sama dengan pasangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Pasca pasangan Bakal Calon Bupati &#8211; Wakil Bupati Sumenep Fauzi Nyai Eva ke KPU Sumenep, sehari sesudahnya giliran pasangan bakal calon Fattah Jasin &#8211; Kyai Ali Fikri mendaftar ke KPU Sumenep, Sabtu (5/9/2020).</p>
<p>Pantauan Memo X, duet pasangan Fattah Jasin dan KH. Ali Fikri melakukan ritual politik yang hampir sama dengan pasangan sebelumnya. Yakni sebelum mendaftar ke KPU, paslon Gus Acing Mas Kyai ini berangkat dari Masjid Jamik lalu ziarah ke Asta Tinggi Sumenep. Setelah baru mendaftar ke KPU Sumenep.</p>
<p>Pasangan ini didampingi sejumlah elit parpol dan para kyai kharismatik, salah satunya KH. Shalahuddin A. Warist / Ra Mamak yang juga menjabat Ketua DPC PPP Sumenep yang tiada lain adalah adik kandung KH. Ali Fikri. Termasuk yang datang yakni KH. Bushiri Ali Mufi, KH. A. Mutam Muchtar dan K. Ahmad Majdi Tsabit. Terlihat pula Ra Ainul Yaqin (Putra KHR Kholil Asad), KH. Roji Fawaid Baidlawi, KH. A. Saduddin, dari Ponpes Sumber Payung.<img decoding="async" class=" wp-image-123528 aligncenter" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/ft-Gus-menep-2.jpg?resize=556%2C313&#038;ssl=1" alt="" width="556" height="313" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/ft-Gus-menep-2.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/ft-Gus-menep-2.jpg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/ft-Gus-menep-2.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/ft-Gus-menep-2.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/09/ft-Gus-menep-2.jpg?w=1024&amp;ssl=1 1024w" sizes="(max-width: 556px) 100vw, 556px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu hadir pula, Habib Idrus Al-Jufri, K. Washil Khalid, dan KH. Abd Rahem Usymuni (PonpesTerate) yang memimpin doa sebelum doa keberangkatan Gus Acing-Mas Kiai ke KPU Sumenep di Masjid Jamik.</p>
<p>Usai proses pendaftaran, Gus Acing menyampaikan bahwa serangkaian kegiatan mulai dari shalat Dhuha dan nyekar ke Asta Tinggi bertujuan untuk diberikan kemudahan menuju Sumenep Barokah. &#8220;Tadi juga ke makam para raja untuk menghormati para penguasa Sumenep terdahulu dan memanjatkan doa dengan harapan direstui oleh para leluhur di kota Sumenep ini,&#8221; terang Gus Acing, sapaan akrab Fattah Jasin.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah di hari kedua penerimaan pendaftaran pasangan Pak Fattah Jasin dan Kiai Ali Fikri secara resmi sudah terdaftar sebagai bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tahun 2020,&#8221; terang A. Warits, Ketua Komisioner KPU Sumenep.</p>
<p>Untuk diketahui, dalam proses pendaftaran ke KPU Sumenep, Paslon Gus Acing-Mas Kyai terlihat pula para petinggi Parpol pengusung dan pendukung, mulai dari KH Imam Hasyim (Ketua PKB) Ra Mamak (Ketua PPP), Soengkono Sidik (Ketua Demokrat), Moh Hosni (Ketua Nadem), Iwan Budiharto (Ketua Golkar), Fahrudin (Plt. Ketua Hanura).</p>
<p>Sementara Hairul Anwar selaku Ketua Tim Relawan Gus Acing Mas Kyai mengatakan, timnya bersama para relawan ini akan terus bergerak dari kampung ke kampung, dari desa ke desa, dari musholla ke musolla, dari masjid ke masjid untuk terus mensosialisasikan dan memenangkan pasangan Fattah yasin dan kiai Ali Fikri.<br />
&#8220;Jadi kami termasuk juga relawan dari Geslim, relawan dari Kanca Kona dan banyak lagi relawan dari yang lain yang akan terus bergerak memenangkan pasangan ini,&#8221; kata Hairul.</p>
<p>Selamat 3 bulan kedepan ini, lanjut Hairul, pihaknya memerlukan energi, jaringan, memerlukan simpatik dari konstituen, dan itu aka dimanag dengan baik. &#8220;Semoga ini membawa ke tujuan kami yaitu tujuan Sumenep barokah. Maksimal kita memenangkankan pilkada ini 62 persen. Target itu bisa naik dan bisa turun. Insya Allah, elektabilitas kita itu trennya terus naik. Cuma itu merupakan dapur dari kami. Semua relawan ini untuk terus bekerja untuk memenangkan pasangan ini. Yang terpenting bagi kami ini pendidikan politik yang utama bagi generasi muda ini,&#8221; pungkasnya. <strong>(dan/edo)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123526</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kyai Kharismatik Antarkan Fauzi Nyai Eva Daftar ke KPU</title>
		<link>https://memontum.com/kyai-kharismatik-antarkan-fauzi-nyai-eva-daftar-ke-kpu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 15:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Nyai Eva]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123524</guid>

					<description><![CDATA[Koalisi Birokrat Religius Siap Rebut Hati Rakyat Memontum Sumenep &#8211; Genderang politik mulai ditabuh. Dinamika politik pada perhelatan (Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 semakin semarak. Terbukti, tanpa basa basi pasangan bakal calon Achmad Fauzi &#8211; Hj Dewi Khalifah (Nyai Eva) langsung ‘curi start’ dengan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum KPU Sumenep pada Jumat (4/9/2020). Ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Koalisi Birokrat Religius Siap Rebut Hati Rakyat</strong></h3>
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Genderang politik mulai ditabuh. Dinamika politik pada perhelatan (Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 semakin semarak. Terbukti, tanpa basa basi pasangan bakal calon Achmad Fauzi &#8211; Hj Dewi Khalifah (Nyai Eva) langsung ‘curi start’ dengan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum KPU Sumenep pada Jumat (4/9/2020). Ini pendaftaran pasangan calon mengusung jargon Bismilah Melayani perdana ke KPU.</p>
<p>Pantauan Memontum.com, pasangan Fauzi &#8211; Nyai Eva ini punya posisi yang kuat di mata masyarakat. Terbukti, selain mendapat restu berupa rekom dari 5 Partai Politik (Parpol), duet hebat ini malah dapat restu dari kalangan Kyai Kharismatik yang punya pondok pesantren (Ponpes). Itu dibuktikan dengan para Kyai Kharismatik mengantarkan langsung pasangan Fauzi Nyai Eva (Ziva) untuk mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020.</p>
<p>Mereka yang ikut mengantarkan pasangan ini KPU diantaranya, ada KH Abdul Muqsith Idris, Kiai Syauqi, KH Syafraji, KH Taufiqurrahman FM. Selain itu terlihat pula KH Ali Fikri, Kiai Moch Rafiq Zaini, Kiai Ahmad Qusyairi Zaini, KH Abd Shabar, KH Ilyasi Siraj dan sejumlah kyai tersohor lainnya.</p>
<p>Kelima parpol pengusung yakni PDIP, PAN, Gerindra, PKS dan PBB beserta tim sukses, tim relawan dan ratusan rombongan berkumpul di Masjid Jamik Sumenep. Usai shalat Jumat, pasangan Fauzi Nyai Eva beserta rombongan beserta rombongan langsung menuju Kantor KPU Sumenep. Namun sebelum daftar di KPU Sumenep,</p>
<p>Pasangan kolaborasi birokrat religius itu melakukan ritual atau ziarah ke Asta Tinggi selaku makam para raja Keraton Sumenep dulu. Puluhan mobil yang ditumpangi para pendukung dan relawan berjejer di depan kantor KPU.</p>
<p>Sementara massa menunggu pasangan di luar, karena yang bisa masuk hanya beberapa orang sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Cukup lama pasangan ini melakukan pendaftaran hingga jelang malam.</p>
<p>Meski menunggu lama, para pendukung dan relawan tidak bergeser dari lokasi pendaftaran. Di bawah terik matahari yang panas, simpatisan dan relawan tetap etia menunggu duet Fauzi Eva ini hingga pendaftaran selesai.</p>
<p>&#8220;Alhmadulillah, kami sudah mendaftar ke KPU hari ini. Semoga langkah awal ini dapat membakar spirit juang parpol pengusung, tim sukses, tim relawan, dan simpatisan karena kita sudah siap menang,&#8221; kata Achmad Fauzi.</p>
<p>Sehingga, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pendukung, relawan, khususnya kepada para kyai yang sudah ikut mengantar duet Fauzi-Eva ke KPU ini. &#8220;Terima kasih atas supportnya kepada kami, khususnya kepada para kyai yang telah sudi mengatar kami,&#8221; ujarnya terharu.</p>
<p>Sementara Wakil Ketua Bidang Maritim DPD PDIP Jatim, Dekky Purwanto mengatakan pasangan bakal calon dari PDI Perjuangan memang serentak daftar ke KPU. Jadi seluruh calon yang diusung PDIP serentak daftar di Hari Jumat di seluruh Kabupaten/ Kota se Indonesia. &#8220;Memang itu instruksi dari DPP PDIP mendaftarkan serentak hari ini juga. Jargon politik pasangan ini yakni Bismilah Melayani,&#8221; tegas Dekky.</p>
<p>Ditambahkannya, calon bupatinya sudah menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep. &#8220;Jadi Bismilah Melayani itu bisa dikatakan siap melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya sebagai Bupati Sumenep dan siap melayani Rakyat sebaik mungkin,&#8221; jelasnya.  <strong>(dan/edo)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123524</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
