<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pilkada trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pilkada-trenggalek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Jan 2021 04:14:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pilkada trenggalek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>DPRD Trenggalek Paripurnakan Pengumuman Calon Bupati Terpilih dan Pemberhentian Bupati Periode 2019-2021</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-trenggalek-paripurnakan-pengumuman-calon-bupati-terpilih-dan-pemberhentian-bupati-periode-2019-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2021 04:13:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=133115</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar rapat paripurna pengumuman penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek terpilih dalam Pemilihan serentak lanjutan tahun 2020 oleh KPU. Digelar baik secara langsung dan online, rapat paripurna kali ini juga sekaligus pengumuman terkait masa akhir jabatan Bupati Trenggalek periode 2019-2021. Pimpinan rapat sekaligus Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/133054-trenggalek-perpanjang-ppkm-sampai-8-februari-2020">Trenggalek</a> </strong>&#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek menggelar rapat paripurna pengumuman penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek terpilih dalam Pemilihan serentak lanjutan tahun 2020 oleh KPU.</p>



<p>Digelar baik secara langsung dan online, rapat paripurna kali ini juga sekaligus pengumuman terkait masa akhir jabatan Bupati Trenggalek periode 2019-2021.</p>



<p>Pimpinan rapat sekaligus Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam mengatakan, rapat paripurna kali ini ada 2 agenda.</p>



<p>&#8220;Sebagaimana diketahui hari ini kita melakukan rapat paripurna dimana ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020. Dan agenda hari ini ada 2 yakni pengumuman keputusan KPU terkait pasangan calon bupati terpilih dan pengumuman pemberhentian kepala daerah masa jabatan sebelumnya (Red : 2019-2021),&#8221; ucap Samsul saat dikonfirmasi, Selasa (26/01/2021) siang.</p>



<p>Ditegaskan politisi PKB ini, kedua agenda tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dan juga Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.</p>



<p>&#8220;Dari undang-undang itu salah satunya disebutkan bahwa sejak KPU mengumumkan dan menetapkan hasil rekapitulasi Pilkada. Maka 5 hari sejak ditetapkan, DPRD harus menyampaikan pengumuman tersebut dalam rapat paripurna,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Seperti yang terlihat, dalam rapat rapat paripurna kali ini pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek terpilih yakni Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara mengikuti jalannya rapat melalui video confrence.</p>



<p>&#8220;Kemarin memang sudah sepakat jika hari ini akan dilakukan rapat paripurna. Namun mengingat kondisi yang kurang stabil, akhirnya mengikuti secara virtual,&#8221; kata Samsul.</p>



<p>Untuk tahapan selanjutnya, pihak DPRD Trenggalek akan mengirimkan hasil pengumuman ini bersama surat-surat dari KPU ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur.</p>



<p>&#8220;Mengingat dalam hal ini Gubernur merupakan wakil dari Pemerintah Pusat untuk segera mengesahkan dan menetapkan sekaligus membuat surat keputusan penetapan calon bupati terpilih menjadi Bupati Trenggalek periode 2021-2024,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Masih terang Samsul, proses pemberhentian jabatan Bupati Trenggalek ini nantinya akan dilakukan setelah proses pelantikan.</p>



<p>&#8220;Setelah bupati baru selesai dilantik, maka akan turun surat pemberhentian Bupati periode lama. Nanti tanggal 17 Februari 2021, akan dilaksanakan pelantikan Bupati Trenggalek terpilih sekaligus memberhentikan Bupati periode sebelumnya,&#8221; tutup Samsul.</p>



<p>Perlu diketahui, berdasarkan Rapat Pleno Terbuka yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek, Jumat (22/01/2020).</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/132886-mas-ipin-syah-resmi-ditetapkan-kpu-sebagai-bupati-dan-wakil-bupati-trenggalek-terpilih">Baca Juga: Mas Ipin – Syah Resmi Ditetapkan KPU Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Terpilih</a></strong></p>



<p>Hasilnya resmi menetapkan pasangan Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020.</p>



<p>Dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Trenggalek 9 Desember 2020 kemarin pasangan Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara mendapat perolehan suara 259.844. Jika diprosentasekan 68,16%.<strong> (mil/syn)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">133115</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Ipin &#8211; Syah Resmi Ditetapkan KPU Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Terpilih</title>
		<link>https://memontum.com/mas-ipin-syah-resmi-ditetapkan-kpu-sebagai-bupati-dan-wakil-bupati-trenggalek-terpilih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 11:59:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Ipin - Syah]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Pleno KPU]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Pleno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132886</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Menggelar Rapat Pleno Terbuka, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek resmi menetapkan pasangan Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Ditengah situasi pandemi Covid-19, Rapat Pleno Terbuka kali ini digelar secara daring dan diikuti pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, jajaran Forkopimda, Bawaslu dan perwakilan partai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Menggelar Rapat Pleno Terbuka, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek resmi menetapkan pasangan Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohammad Natanegara sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih.</p>



<p>Ditengah situasi pandemi Covid-19, Rapat Pleno Terbuka kali ini digelar secara daring dan diikuti pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, jajaran Forkopimda, Bawaslu dan perwakilan partai pengusung.</p>



<p>Dikonfirmasi usai rapat, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi menyampaikan, penetapan ini digelar setelah dikeluarkannya Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) oleh Mahkamah Konsitusi (MK).</p>



<p>“Jadi penetapan ini dilakukan setelah BRPK dari Mahkamah Konstitusi ke KPU RI turun per tanggal 20 Januari 2021. Disaat yang sama, KPU RI juga mengeluarkan surat sebagai dasar rapat pleno penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek terpilih hari ini,” ungkap Gembong, Jumat (22/01/2021) sore.</p>



<p>Dijelaskan Gembong, penetapan pasangan Ipin-Syah ini tertuang dalam Surat Keputusan KPU Kabupaten Trenggalek nomor 6/HK-Kpt/3503/KPU-Kab/1/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Terpilih dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020.</p>



<p>&#8220;Selanjutnya kami akan mengirimkan SK dan berita acara pleno ke KPU RI, KPU Jatim, DPRD Trenggalek, dan calon terpilih. Tidak kalah penting ke DPRD Kabupaten Trenggalek. Ketua DPRD nantinya yang mengusulkan pelantikan kepada menteri dalam negeri melalui gubernur,” terangnya.</p>



<p>Dengan digelarnya rapat pleno penetapan calon ini, tugas KPU dalam rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 selesai.</p>



<p>“Hasil rapat pleno hari ini akan kita kirim langsung agar bisa segera diproses,&#8221; kata Gembong.</p>



<p>Perlu diketahui, dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Trenggalek 9 Desember 2020 kemarin pasangan Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara mendapat perolehan suara 259.844. Jika diprosentasekan 68,16%. Sedangkan pasangan lawan yakni Alfan Rianto dan Zaenal Fanani mendapat perolehan suara 121.406 atau 31,84%.</p>



<p>Pasangan Ipin &#8211; Syah juga ini diusung oleh tujuh partai politik, yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, Partai Gerindra, PPP dan Partai Hanura.<strong> (mil/syn)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meski di Masa Pandemi, Tingkat Partisipasi Pemilih Capai 67,9 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/meski-di-masa-pandemi-tingkat-partisipasi-pemilih-capai-679-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2020 13:20:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Rekapitulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129792</guid>

					<description><![CDATA[KPU Trenggalek Selesai Gelar Rekapitulasi Suara Memontum Trenggalek &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Pleno Terbuka, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pilbup Serentak lanjutan tahun 2020. Ditemui usai acara, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi mengungkapkan, rekapitulasi hasil penghitungan suara ini sudah dilakukan dari tingkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>KPU Trenggalek Selesai Gelar Rekapitulasi Suara</strong></h3>
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Pleno Terbuka, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pilbup Serentak lanjutan tahun 2020.</p>
<p>Ditemui usai acara, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi mengungkapkan, rekapitulasi hasil penghitungan suara ini sudah dilakukan dari tingkat bawah sampai ke Kecamatan.</p>
<p>&#8220;Rekapitulasi hasil penghitungan suara hari ini berjalan lancar dan tanpa kendala. Sebelumnya, penghitungan suara ini sudah dilakukan mulai di tingkat TPS sampai tingkat kecamatan. Dan hari ini juga sudah dilakukan di tingkat Kabupaten,&#8221; ungkap Gembong, Selasa (15/12/2020) sote.</p>
<p>Terkait tingkat kehadiran pemilih dalam Pilkada Trenggalek tahun ini, Gembong sempat memprediksi ada penurunan. Akan tetapi, setelah dilakukan penghitungan di tingkat Kabupaten justru ada kenaikan.</p>
<p>&#8220;Prediksi awal ada, partisipasi pemilih mencapai 67,8%. Tapi setelah dihitung kembali, mengalami kenaikan menjadi 67,9%. Biarpun hanya ada kenaikan 0,1%, ini sudah cukup bagus. Mengingat situasi pandemi yang terjadi saat ini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Diakui Gembong, hal ini merupakan prestasi dari semua pihak di kabupaten Trenggalek. Untuk itu, pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam proses demokrasi yang ada di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Untuk perolehan suara pasangan calon nomor urut 1 yakni Alfan Rianto dan Zaenal Fanani adalah 121.406 atau sekitar 31,84%. Sedangkan perolehan suara pasangan calon nomor urut 2 yakni Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara adalah 259.844 atau 68,16%.</p>
<p>&#8220;Jika sebelumnya suara tidak sah sekitar 11.000, namun setelah dilakukan penghitungan kali ini naik menjadi 13.864 atau jika diprosentasekan sekitar 32,10%,&#8221; terang Gembong.</p>
<p>Ditanya soal partisipasi pemilih ini, Gembong menegaskan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) kebanyakan tidak hadir karena banyak hal. Diantaranya, berada di luar Trenggalek dan tidak bisa mengikuti proses pemungutan suara.</p>
<p>Dimungkinkan pula, banyak warga masyarakat Trenggalek yang ada diluar kota maupun luar negeri, yang mana ingin pulang ke Trenggalek terganjal proses yang menyangkut kesehatan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Dari hasil keputusan ini, semua saksi menerima karena kami di kecamatan sangat terbuka jadi terkait keberatan saksi sudah kami beri kronologinya. Sehingga saat rekapitulasi, saksi-saksi di kabupaten sudah mengetahui sejak awal apa apa saja yang ada perubahan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kebanyakan, lanjut Gembong, perubahan itu bukan di perolehan suara tapi kebanyakan mengenai penulisan disabilitas. Jadi ada yang tidak ditulis disabilitasnya terkait perolehan tidak ada satupun yang tidak sesuai.</p>
<p>Pasca rekapitulasi hasil penghitungan suara ini, tahapan selanjutnya adalah penetapan calon dan masih menunggu register dari Mahkamah Konstitusi paling lama 5 hari setelah register dari MK keluar.</p>
<p>&#8220;Setelah penetapan itu paling lama 3 hari kami akan usulkan untuk proses pelantikannya,&#8221; pungkas Gembong. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Partisipasi Pemilih Pilkada Trenggalek 2020 Menurun</title>
		<link>https://memontum.com/partisipasi-pemilih-pilkada-trenggalek-2020-menurun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2020 11:47:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua KPU Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129543</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengakui partisipasi pemilih pada Pilkada Trenggalek tahun 2020 menurun dari Pilkada tahun sebelumnya. Hal itu berakibat pada tidak tercapainya target partisipasi yang telah ditentukan. Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi menuturkan beberapa faktor yang mengakibatkan menurunnya angka partisipasi pemilih dalam Pilkada tahun ini. &#8220;Ada beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengakui partisipasi pemilih pada Pilkada Trenggalek tahun 2020 menurun dari Pilkada tahun sebelumnya.</p>
<p>Hal itu berakibat pada tidak tercapainya target partisipasi yang telah ditentukan.</p>
<p>Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi menuturkan beberapa faktor yang mengakibatkan menurunnya angka partisipasi pemilih dalam Pilkada tahun ini.</p>
<p>&#8220;Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Trenggalek tahun ini, salah satunya masih dalam masa pandemi Covid-19,&#8221; ungkap Gembong saat dikonfirmasi, Jumat (11/12/2020) sore.</p>
<p>Ia mencontohkan, banyaknya warga masyarakat Kabupaten Trenggalek yang tinggal di luar negeri maupun luar kota.<br />
Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, yang bersangkutan tidak bisa pulang untuk melakukan pemungutan suara. Akan tetapi, yang bersangkutan tetap tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).</p>
<p>&#8220;Sehingga pencatatan ini berpengaruh pada tingkat ketidakhadiran masyarakat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),&#8221; tegasnya.</p>
<p>Gembong menyebut, proses Pilkada Trenggalek yang dilaksanakan pada 9 Desember sudah masuk dalam tahap rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.</p>
<p>Sedangkan untuk tahap rekapitulasi di tingkat kabupaten, masih akan dilaksanakan 14 Desember mendatang.</p>
<p>Dari hasil hitung cepat (quick count) serta rekapitulasi sementara, diketahui tingkat kehadiran pemilih mencapai 67,52%.</p>
<p>Sementara itu pada Pilkada Trenggalek tahun sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih mencapai 76,82%.</p>
<p>&#8220;Artinya angka partisipasi pemilih tahun ini mengalami penurunan sebesar 0,31%,&#8221; kata Gembong.</p>
<p>Mengacu pada hasil quick count sementara, paslon nomor urut 1 yakni Alfan Rianto dan Zaenal Fanani mendapat perolehan suara sekitar 30%.</p>
<p>Dan untuk paslon nomor urut 2 yakni Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara mendapat perolehan suara kurang lebih 68%.</p>
<p>Disinggung terkait surat suara yang tidak sah pada Pilkada Trenggalek tahun ini, Gembong mengaku jumlahnya mencapai belasan ribu. Angka itu didominasi, pemilih mencoblos kedua pasangan calon.</p>
<p>&#8220;Untuk surat suara yang tidak sah, sejauh ini ada sekitar 11ribu. Penyebab surat suara tidak sah ini, karena pemilih mencoblos gambar kedua pasangan calon. Namun juga ada yang mencoblos diluar kotak gambar yang disediakan. Bahkan adapula yang mencoblos tidak menggunakan alat yang disediakan panitia pemilihan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Gembong menegaskan angka tersebut dimungkinkan bisa bertambah maupun berkurang. Mengingat proses penghitungan resmi (real count) masih di tingkat kecamatan.</p>
<p>&#8220;Nanti kita tunggu real count di tingkat Kabupaten. Apakah jumlah surat suara yang tidak sah bertambah atau berkurang. Yang jelas saat ini penghitungan suara masih ditingkat Kecamatan,&#8221; pungkas Gembong.</p>
<p>Pihaknya berharap, pada pelaksanaan Pilkada selanjutnya masyarakat bisa menggunakan hal pilihnya sebaik mungkin. Hal itu bertujuan, agar suara yang disalurkan bisa tepat dan tidak sia-sia.</p>
<p>Perlu diketahui, KPU menargetkan angka partisipasi pemilih pada Pilkada Trenggalek tahun 2020 ini sebesar 70%. Namun karena beberapa faktor, angka partisipasi pemilih tahun ini mengalami penurunan sebesar 0,31%. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129543</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Quick Count Sementara, Ipin-Syah Unggul 70%</title>
		<link>https://memontum.com/hasil-quick-count-sementara-ipin-syah-unggul-70</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2020 14:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ipin - Syah]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[quick count]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129455</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara umumkan kemenangannya pasca menerima hasil quick count (penghitungan cepat) sementara. Berdasarkan hasil quick count, pasangan muda ini berhasil mencapai suara hingga 70%. Ketua Tim Pemenangan, Mugiyanto mengatakan kemenangan ini merupakan pilihan dari masyarakat Trenggalek. &#8220;Alhamdulillah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara umumkan kemenangannya pasca menerima hasil quick count (penghitungan cepat) sementara.</p>
<p>Berdasarkan hasil quick count, pasangan muda ini berhasil mencapai suara hingga 70%.</p>
<p>Ketua Tim Pemenangan, Mugiyanto mengatakan kemenangan ini merupakan pilihan dari masyarakat Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah warga masyarakat Trenggalek mayoritas sudah menjadi pemilih cerdas dalam menentukan pilihannya kali ini. Ini juga bentuk demokrasi yang ada di Trenggalek,&#8221; ucap Mugiyanto, Rabu (09/12/2020) malam.</p>
<p>Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh partai pengusung dan tim pemenangan serta masyarakat di Kabupaten Trenggalek dalam memenangkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 yakni Mochamad Nur Arifin dan Syah Natanegara.</p>
<p>&#8220;Ini akan menjadi kemenangan seluruh masyarakat di Kabupaten Trenggalek,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek terpilih Mochamad Nur Arifin menuturkan, tugas yang akan dilakukan pasca kembali menerima amanah untuk kedua kalinya memimpin Trenggalek adalah melanjutkan program yang sudah ada.</p>
<p>&#8220;Yang jelas saya juga wakil akan tetap melanjutkan program &#8211; program yang sudah ada. Serta memperbaiki apa yang sebelumnya menjadi catatan,&#8221; kata Mas Ipin.</p>
<p>Ia ingin menggarisbawahi, Kabupaten Trenggalek sudah mengukir sejarah kali ini. Hal ini dikarenakan, mulai dipercaya menjadi Wakil Bupati Trenggalek mendampingi Emil Elistianto Dardak menjadi Bupati Trenggalek tahun 2015 lalu.</p>
<p>Sampai akhirnya, Emil Dardak menjadi Wakil Gubernur Jatim, dan Nur Arifin naik jabatan menjadi Bupati Trenggalek selama 2 tahun masa kepemimpinan yang lama.</p>
<p>&#8220;Ini untuk kedua kalinya saya maju menjadi calon Bupati Trenggalek dan masih dipercaya untuk kembali memimpin Trenggalek 3 tahun mendatang,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Pihaknya meyakini suara yang didapatkan ini merupakan suara dari ketulusan masyarakat dan bukan hasil membeli. Mas Ipin menyebut jika pesta demokrasi kali ini adalah yang paling bersih selama ia mengikuti Pilkada.</p>
<p>&#8220;Saya diberi amanah bukan membeli amanah, selama kami menjabat nanti tentu ada sesuatu yang harus dikembalikan kepada rakyat. Apa yang saya sampaikan selama kampanye, seluruh jajaran birokrasi jadikan itu dokumen teknokratis,&#8221; terangnya.</p>
<p>Suami Novita Hardini ini juga mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Trenggalek, meski Pilkada telah usai semoga tidak ada polarisasi tidak ada perpecahan satu dengan yang lain.</p>
<p>Tidak perlu pula kemenangan ini euforia yang terlalu berlebihan karena pesta yang sesungguhnya adalah ketika Trenggalek sudah maju.</p>
<p>&#8220;Jadi bukan sekedar memiliki Bupati tapi setelah ini Kabupaten Trenggalek betul-betul maju dan meroket seperti yang kita cita-citakan. Mari kita terus berjuang karena ini baru awal dari perjalanan,&#8221; pungkas Nur Arifin.</p>
<p>Disinggung terkait pesan yang diberikan kepada Paslon lawan, Nur Arifin mengucapkan terimakasih karena sudah meluangkan waktu untuk berkontestasi menyapa masyarakat.</p>
<p>Ia meyakini, gagasan-gagasan yang muncul dari beliau yang baik pun juga akan bermanfaat bagi pembangunan Kabupaten Trenggalek kedepannya.</p>
<p>Apapun yang terjadi, pihaknya juga masih akan menunggu hasil pengumuman secara resmi dari KPU Trenggalek.</p>
<p>Namun dalam kesempatan ini, Nur Arifin bersama seluruh tim pemenangan menegaskan jika kemenangan tebal dihasilkan dari Kecamatan Panggul.</p>
<p>&#8220;Ada beberapa kecamatan yang hasilnya sangat memuaskan, utamanya di Kecamatan Panggul. Untuk itu, kedepannya kami akan lebih fokus akan pengembangan di wilayah itu. Dengan menambah anggaran sekitar Rp 8 milyar untuk pembangunan Rumah Sakit Tipe D yang ada di Kecamatan Panggul,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Nur Arifin dan istri Novita Hardini menerangkan untuk nadzar kemenangan keduanya kali ini akan memasak untuk kaum duafa dan anak yatim piatu.</p>
<p>&#8220;Untuk masakannya apa, itu masih dirahasiakan. Yang jelas niatnya baik. Untuk membantu orang &#8211; orang yang membutuhkan. Itu saja,&#8221; tutupnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Emil Dardak dan Istri Gunakan Hak Pilih di Kampung Halaman Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/emil-dardak-dan-istri-gunakan-hak-pilih-di-kampung-halaman-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2020 11:30:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Gubernur Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129435</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak menyempatkan diri pulang ke kampung halaman untuk melaksanakan pencoblosan dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2020. Didampingi istri tercinta Arumi Bachsin, mantan Bupati Trenggalek ini mendatangi TPS 3 Kelurahan Surondakan Kecamatan Trenggalek untuk menggunakan hak pilihnya. Di sela-sela kesibukannya menjabat sebagai orang nomor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak menyempatkan diri pulang ke kampung halaman untuk melaksanakan pencoblosan dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2020.</p>
<p>Didampingi istri tercinta Arumi Bachsin, mantan Bupati Trenggalek ini mendatangi TPS 3 Kelurahan Surondakan Kecamatan Trenggalek untuk menggunakan hak pilihnya.</p>
<p>Di sela-sela kesibukannya menjabat sebagai orang nomor 2 di Provinsi Jatim, diketahui Emil Dardak masih ber-KTP Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Meski saya tinggal di Surabaya, akan tetapi KTP saya dan istri masih di Trenggalek. Makanya kami menyempatkan diri untuk datang kesini menggunakan hak pilih demi mewujudkan sosok Kepala Daerah yang benar-benar bisa mengayomi masyarakat,&#8221; ungkap Emil saat dikonfirmasi, Rabu (09/12/2020) siang.</p>
<p>Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada, pesta demokrasi yang dilaksanakan 9 Desember 2020 ini sangat berbeda dengan pemilihan &#8211; pemilihan sebelumnya. Mengingat saat ini, proses Pilkada dilakukan ditengah masa pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Pilkada di Trenggalek tahun ini menghasilkan pemimpin yang mampu membangun Trenggalek menjadi Kabupaten terdepan di pesisir selatan Jawa Timur,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disinggung terkait pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Timur kali ini, Emil Dardak mengharapkan prosesnya bisa berjalan lancar. Dan partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin yang berkualitas juga tinggi.</p>
<p>Pihaknya juga berpesan agar masyarakat selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah. Sehingga angka penularan Covid-19 bisa lebih ditekan.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi saya tidak pernah bosan untuk mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada. Dengan disiplin protokol kesehatan, masyarakat membantu Pemerintah sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19,&#8221; pesan Emil Dardak.</p>
<p>Senada, Ketua TP PKK Provinsi Jatim yang juga Ketua Dekranasda Provinsi Jatim, Arumi Bachsin mengungkapkan hari ini masyarakat akan menentukan pemimpin untuk daerah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Walau tinggalnya di Surabaya, tapi KTP saya masih Trenggalek. Dan hari ini, 9 Desember 2020 merupakan hari yang akan menentukan siapa yang akan dipercaya untuk memimpin daerah masing-masing,&#8221; terang Arumi.</p>
<p>Oleh karena itu, ia bersama suami memastikan untuk bisa ikut partisipasi. Dengan langsung pulang ke Trenggalek dan menggunakan hak pilihnya.</p>
<p>Perlu diketahui, usai menggunakan hak pilihnya di Kabupaten Trenggalek, Emil Dardak juga langsung melakukan pemantauan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di beberapa daerah bersama Wakapolda Jatim beserta jajaran Forkopimda. <strong>(mil/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129435</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPU Trenggalek Sampaikan Kesiapannya Jelang Pemungutan Suara</title>
		<link>https://memontum.com/kpu-trenggalek-sampaikan-kesiapannya-jelang-pemungutan-suara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2020 03:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggelar pers release terkait kesiapan menjelang pemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang. Sebagai pertanggungjawaban yang sudah dirancang sejak tahun 2019, kali ini KPU mengundang media di Kabupaten Trenggalek untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan informasi yang akurat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Trenggalek &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggelar pers release terkait kesiapan menjelang pemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang.</p>
<p>Sebagai pertanggungjawaban yang sudah dirancang sejak tahun 2019, kali ini KPU mengundang media di Kabupaten Trenggalek untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan informasi yang akurat menjelang pesta demokrasi 4 hari mendatang.</p>
<p>Komisioner KPU Trenggalek Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Mohammad Indra Setiawan mengatakan beberapa kesiapan yang menjadi fokus KPU saat ini.</p>
<p>&#8220;Kesiapan anggaran, regulasi, SDM dan logistik ini yang menjadi fokus dari KPU saat ini. Juga kami sampaikan terkait anggaran yang sudah dilakukan perencanaan secara matang sejak tahun 2019, untuk Pilkada tahun 2020 ini senilai Rp 34,9 milyar,&#8221; ucap Indra saat dikonfirmasi, Sabtu (05/2/2020) pagi.</p>
<p>Dikatakan Indra, terkait pemilih pemula per tanggal 28 November 2020 kemarin, KPU RI menurunkan hasil sinkronisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Trenggalek dengan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil masing-masing kabupaten/kota sejumlah 218. Jumlah itu belum melakukan rekam e-KTP.</p>
<p>&#8220;Pada tanggal 29 November kemarin, kita melakukan konfirmasi dengan Disdukcapil Trenggalek, ternyata dari 218 itu 5 sudah melakukan perekaman dan sisanya 213 belum perekaman,&#8221; imbuhnya</p>
<p>Beberapa hari ini, Disdukcapil juga terus melakukan pergerakan untuk melakukan rekam e-KTP dengan sistem jemput bola (Jebol). Dimungkinkan 213 pemilih pemula yang belum rekam e-KTP, mungkin sudah berkurang. Akan tetapi, yang per tanggal 9 Desember 2020 nanti berusia 17 tahun, di Kabupaten Trenggalek hanya ada 25 orang.</p>
<p>&#8220;Kepada 25 orang ini nantinya, kartu e-KTP nya akan dicetak pada saat hari H pemungutan suara dan akan diantar langsung kepada yang bersangkutan,&#8221; jelas Indra.</p>
<p>Sebelumnya, KPU sudah melakukan penyusunan data pemilih yang berkualitas. Diawali dengan mencari data dari DP4, ditambah daftar pemilih pemula. Dalam pendataannya juga dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) dan ditemukan jumlah Data Pemilih di Kabupaten Trenggalek (DPT) 581.880.</p>
<p>Jika pada Pilkada sebelumnya jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Trenggalek ada 1.300. Maka, ditengah masa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, KPU menambah jumlah TPS menjadi 1.550. Nantinya, masing-masing TPS hanya diperbolehkan menampung sekitar 300 pemilih.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk Warga Binaan yang ada di Rumah Tahanan Trenggalek, sebagian sudah kita lakukan injeksi ke TPS terdekat, dalam hal ini TPS 9 Desa Ngares. Namun karena dinamika yang ada di Rutan seiring bertambahnya jumlah Warga Binaan, maka, ada beberapa yang belum terdaftar dalam DPT TPS 9,&#8221; katanya.</p>
<p>Berkaca dari hal itu, KPU akan melakukan pengurusan surat pindah memilih (A5), bagi Warga Binaan yang belum terdaftar dalam DPT. Mengingat ada mekanisme surat suara di masing-masing TPS tidak boleh bergerak, kemungkinan akan dilakukan TPS datang ke Rutan.</p>
<p>Tidak hanya TPS 9, berdasarkan pemetaan KPU ada TPS lain yang dekat dengan Rutan yakni TPS 3 yang lokasinya ada di belakang kampus STKIP PGRI Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Perlu kami sampaikan pula, untuk pemilih yang ada di Asrama Covid-19, mekanismenya juga hampir sama yaitu petugas yang datang langsung untuk mengakomodir hak pilih mereka. Dan ini juga merupakan koordinasi yang tak terpisahkan dengan Satuan Tugas Covid-19,&#8221; tutur Indra.</p>
<p>Semalam, lanjut Indra, siapapun dihimbau untuk tidak mengunjungi Ascov mengingat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 semakin hari semakin banyak.</p>
<p>&#8220;Pada prinsipnya, sesuai pedoman yang ada, dimana pun pemilih itu berada baik di Rumah Sakit, Ascov akan tetap dilayani. Dengan adanya petugas KPPS (full APD) didampingi Satgas Covid-19, kita akan tetap mendatangi pemilih agar bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Trenggalek 9 Desember nanti,&#8221; pungkasnya. <strong>(mil/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Surat Suara di Trenggalek Ditemukan Rusak</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-surat-suara-di-trenggalek-ditemukan-rusak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2020 08:01:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Suara Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mulai masuk tahap sortir lipat surat suara. Sebelumnya KPU telah melakukan pendistribusian logistik peralatan protokol kesehatan yang akan digunakan dalam Pesta Demokrasi 9 Desember mendatang. &#8220;Jadi yang sudah kami persiapkan hari ini adalah melakukan tahapan sortir lipat surat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mulai masuk tahap sortir lipat surat suara. Sebelumnya KPU telah melakukan pendistribusian logistik peralatan protokol kesehatan yang akan digunakan dalam Pesta Demokrasi 9 Desember mendatang.</p>
<p>&#8220;Jadi yang sudah kami persiapkan hari ini adalah melakukan tahapan sortir lipat surat suara. Sortir lipat surat suara ini sudah dimulai (29/11/2020) kemarin sampai (30/11/2020) nanti malam,&#8221; ucap Sekretaris KPU Trenggalek, Wiratno saat ditemui di gudang logistik Gedung Serbaguna.</p>
<p>Dikatakan Wiratno, untuk jumlah surat suara yang sudah dilipat sejumlah hampir 300.000 lembar. Diharapkan, sortir lipat surat suara ini bisa rampung malam nanti.</p>
<p>Proses sortir lipat ini dilakukan dengan 3 cara, yakni dilihat, dilipat dan dihitung. &#8220;Artinya, surat suara dilihat apakah bisa dilanjutkan dilipat dan dihitung. Dalam setiap bendel, berisi 25 surat suara yang sudah dilipat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disinggung terkait adanya surat suara yang rusak, Wiratno menyebut sejauh ini ada sekitar 312 lembar surat suara rusak.</p>
<p>Kategori kerusakan surat suara ini diantaranya kusut, gradasi warna dan bercak tinta pada gambar pasangan calon. &#8220;Dan kategori ini tentu tidak bisa dilakukan pelipatan dan perlu disortir,&#8221; terang Wiratno.</p>
<p><div id="attachment_128630" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/ft-KPU-galek-2-1.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-128630" decoding="async" class="size-full wp-image-128630" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/ft-KPU-galek-2-1.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Suasana sortir lipat surat suara di gudang logistik KPU Trenggalek." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/ft-KPU-galek-2-1.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/ft-KPU-galek-2-1.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/ft-KPU-galek-2-1.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/ft-KPU-galek-2-1.jpg?resize=400%2C212&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-128630" class="wp-caption-text">Suasana sortir lipat surat suara di gudang logistik KPU Trenggalek.</p></div></p>
<p>Tahapan selanjutnya, masih terang Wiratno, usai sortir lipat surat suara ini selesai akan dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) logistik ke seluruh Pengawas Pemilu Kecamatan (PPK).</p>
<p>&#8220;Bimtek ini akan dilakukan khususnya untuk logistik pengepakan surat suara pada kotak. Rencananya akan dilaksanakan pada tanggal (2-5/12) mendatang. Jadi masing-masing PPK dari 14 kecamatan di Kabupaten Trenggalek akan diundang disini (red : gedung serbaguna),&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sedangkan untuk proses pendistribusian surat suara, akan dilakukan pada tanggal (6-8/12). Atau jika memang dimungkinkan, pendistribusian surat suara ini akan dilakukan serentak pada (7/12).</p>
<p>Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, jumlah petugas sortir lipat surat suara juga tidak sebanyak sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Jumlah petugas sortir lipat surat suara kali ini, setiap kelompok ada 10 orang dengan jumlah 6 kelompok. Jadi total ada 60 orang yang bertugas melakukan sortir lipat kali ini, dari jumlah sebelumnya 100 orang,&#8221; pungkas Wiratno.</p>
<p>Dari tiap-tiap kelompok, bertugas untuk melakukan sortir lipat 50 dos, dari jumlah 300 dos surat suara yang belum dilipat.</p>
<p>Perlu diketahui, jumlah surat suara yang datang ke gudang logistik KPU Trenggalek kali ini sejumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Trenggalek, ditambah 2,5% dari DPT per Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dengan total 597. 614 surat suara. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KPU Trenggalek Mulai Distribusikan Peralatan Prokes ke TPS</title>
		<link>https://memontum.com/kpu-trenggalek-mulai-distribusikan-peralatan-prokes-ke-tps</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2020 12:19:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[KPU Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128451</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Trenggalek 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai distribusikan sejumlah peralatan protokol kesehatan (Prokes). Nantinya, pendistribusian alat protokol kesehatan ini akan diberikan ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Kabupaten Trenggalek. Sekretaris KPU Kabupaten Trenggalek, Wiratno mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Trenggalek 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai distribusikan sejumlah peralatan protokol kesehatan (Prokes).</p>
<p>Nantinya, pendistribusian alat protokol kesehatan ini akan diberikan ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Sekretaris KPU Kabupaten Trenggalek, Wiratno mengatakan pendistribusian sejumlah peralatan protokol kesehatan ini dilakukan sejak 24 November kemarin hingga 29 November mendatang.</p>
<p>&#8220;Mengingat Pemilu tahun 2020 nanti masih dalam masa pandemi Covid-19, kami dari KPU Trenggalek sudah mulai mendiskusikan sejumlah peralatan protokol kesehatan ke masing-masing TPS. Pendistribusian ini sudah dilakukan sejak 24-29 November besok,&#8221; ucap Wiratno saat dikonfirmasi, Jum&#8217;at (27/11/2020) sore.</p>
<p>Diketahui ada 13 jenis logistik protokol kesehatan yang didistribusikan. Ke 13 jenis logistik ini terbagi dari 3 tipe. &#8220;Tipe pertama adalah alat kesehatan seperti baju hazmat dan sarung tangan latex. Yang kedua, perlengkapan kesehatan rumah tangga yakni sabun cuci tangan dan hand sanitizer. Lalu yang ketiga, batang umum seperti timba untuk tempat cuci tangan dan juga face shield,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Wiranto menegaskan pendistribusian sejumlah peralatan protokol kesehatan ini, tak lain untuk meminimalisir resiko penularan Covid-19 saat proses pemungutan suara, penghitungan suara sampai rekapitulasi suara.</p>
<p>Sejumlah logistik protokol kesehatan ini dikirim dari Gedung Serba Guna Trenggalek menggunakan truk. &#8220;Dari sini, logistiknya akan dikirim ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Dilanjutkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan selanjutnya akan didistribusikan ke masing-masing TPS,&#8221; kata Wiratno.</p>
<p>Sementara itu, terkait logistik untuk proses pemungutan, penghitungan serta rekapitulasi suara, jadwal pendistribusiannya masih menyusul. Mengingat, proses sortir lipat surat suara baru akan dilakukan pada hari Minggu (29-30/11/2020) besok.</p>
<p>Masih terang Wiratno, terkait perlengkapan protokol kesehatan untuk proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek nanti, masih ada kekurangan.</p>
<p>&#8220;Dari beberapa jenis logistik protokol kesehatan, masih ada 2 item yang masih menunggu pengirimannya. 2 item yang dimaksud adalah alat pengecek suhu tubuh (Thermogun) dan sarung tangan latex,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meski demikian, sejumlah peralatan protokol kesehatan yang sudah ada mulai didistribusikan agar tidak ada yang terlupa. Dengan adanya pendistribusian peralatan protokol kesehatan ke tiap-tiap TPS ini diharapkan seluruh rangkaian Pemilu Trenggalek tahun 2020 bisa berjalan aman, nyaman tanpa muncul adanya penularan Covid-19 di cluster TPS.</p>
<p>&#8220;Ya mudah-mudahan dengan ini semua, bisa mengantisipasi penularan Covid-19 utama di saat pemungutan suara,&#8221; pungkas Wiratno. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128451</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
