<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PIMNAS &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pimnas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Sep 2018 14:52:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PIMNAS &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>UM Raih 2 Emas, 1 Perak dan 2 Perunggu dalam PIMNAS 31</title>
		<link>https://memontum.com/um-raih-2-emas-1-perak-dan-2-perunggu-dalam-pimnas-31</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 14:52:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54446-um-raih-2-emas-1-perak-dan-2-perunggu-dalam-pimnas-31</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kontingen Universitas Negeri Malang (UM) berhasil meraih 2 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 31 di Universitas Negeri Yogyakarta, 28 Agustus &#8211; 2 September 2018. Medali emas dipersembahkan oleh Atika Sari Puspita Dewi, mahasiswa Program Studi (Prodi) Fisika FMIPA kategori poster, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kontingen Universitas Negeri Malang (UM) berhasil meraih 2 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 31 di Universitas Negeri Yogyakarta, 28 Agustus &#8211; 2 September 2018. Medali emas dipersembahkan oleh Atika Sari Puspita Dewi, mahasiswa Program Studi (Prodi) Fisika FMIPA kategori poster, dan Imam Muhtarom, mahasiswa Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) kategori poster. Sementara medali perak dipersembahkan oleh Robby Wijaya, mahasiswa Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) kategori presentasi, sedangkan 2 medali perunggu dipersembahkan oleh Indra Nurdien Hakim, mahasiswa Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) kategori presentasi, dan Amira Kamelia Sa’dya, mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi (FE) kategori presentasi.</p>
<p>Kasubag MPIKA BAKPIK UM, Ifa Nursanti, S.AP, menyampaikan, pada gelaran PIMNAS ke 31 tahun 2018 ini, UM mengirimkan delapan tim. Secara jumlah, menurun dari tahun 2017 yang mengirimkan empat belas tim. “Secara jumlah peserta PIMNAS UM menurun dari tahun 2017, tetapi hasil yang kita dapatkan ada peningkatan. Tahun lalu, kontingen UM meraih 1 medali emas, dan 2 perak, sedang tahun 2018 kita berhasil meraih 2 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu,” jelasnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG-20180904-WA0037-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-3145" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sebelum berangkat mengikuti PIMNAS, para kontingen PIMNAS UM menjalani pembinaan terlebih dahulu pada tanggal 7 sampai 19 Agustus 2018, yang kemudian dilanjutkan dengan masa karantina tanggal 23 sampai 25 Agustus 2018. Imam Muhtarom, salah satu peserta PIMNAS UM yang meraih medali emas mengungkapkan, dirinya sangat terkesan dengan PIMNAS ke 31 ini. Imam bersyukur dapat menyumbangkan medali emas untuk tim UM. &#8220;PIMNAS 31 bagi saya sangat berkesan. Mulai dari awal pengajuan proposal, pengumuman pendanaan, monev internal, monev eksternal, hingga lolos PIMNAS adalah sebuah pengalaman yang luar biasa,” ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, mahasiswa Teknik Mesin semester akhir ini menjelaskan latar belakang pembuatan produknya. Judul PKMT kreasinya dengan tim diberi judul SMARTCOM (Smart Composter), mesin komposter cepat dengan system kendali android untuk mengatasi permasalahan sampah organik rumah tangga di TPST Pakisaji Kabupaten Malang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG-20180904-WA0038-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-3146" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Latar belakang pembuatan PKM Teknologi ini adalah adanya sebuah masalah yang dialami oleh Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Pakisaji selaku mitra kami. Tempat ini selalu mengalami over kapasitas sampah, karena terbatasnya kemampuan pengolahan sampah. Metode yang digunakan adalah pengomposan konvensional Aerob dan Anaerob yang memakan waktu 14 hingga 30 hari untuk proses pengomposan. Akibatnya, banyak sampah yang menumpuk dan tidak terolah,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Proses kerja mesin ini terbagi ke dalam 5 tahap. Pertama, sampah organik digiling dan hasil gilingan masuk ke dalam tabung silinder penampung. Kedua, sampah yang sudah digiling disemprot dengan tetes tebu yang berfungsi sebagai bahan makanan mikroorganisme pengurai, Ketiga, sampah diaduk dengan poros pengaduk yang terdapat di dalam tabung silinder. Keempat sampah dipanaskan hingga mengering dengan elemen pemanas yang terdapat di bagian bawah tabung silinder. Kelima, setelah 1 hari diaduk dan dipanaskan kompos siap diambil dan digunakan. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG-20180904-WA0040-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-3147" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Waktu pengomposan SMARTCOM hanya 24 jam saja. Dengan adanya temuan alat kami ini, semoga pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup atau dinas terkait, mampu mengembangkan temuan semacam ini untuk mengatasi permasalahan sampah yang semakin hari terus bertambah,” pungkasnya. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gagal Quattrick, Kontingen UB Raih Juara 2 PIMNAS 31</title>
		<link>https://memontum.com/gagal-quattrick-kontingen-ub-raih-juara-2-pimnas-31</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 15:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54346-gagal-quattrick-kontingen-ub-raih-juara-2-pimnas-31</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meski gagal mencapai target mencetak quattrick, atau 4 kali berturut-turut juara umum, 25 tim yang tergabung kontingen Universitas Brawijaya (UB) dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 ini, masih patut berbangga. Sebab mampu menjadi juara kedua dengan membawa pulang total 21 medali, setelah Universitas Gadjah Mada dengan 18 medali karena lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Meski gagal mencapai target mencetak quattrick, atau 4 kali berturut-turut juara umum, 25 tim yang tergabung kontingen Universitas Brawijaya (UB) dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 ini, masih patut berbangga. Sebab mampu menjadi juara kedua dengan membawa pulang total 21 medali, setelah Universitas Gadjah Mada dengan 18 medali karena lebih unggul dalam perolehan jumlah medali emasnya.</p>
<p>Sebelumnya, dalam ajang bergengsi tahunan tersebut, UB meraih juara umumberturut-turut selama 3 tahun. Sementara tahun 2018 ini, UB meraih 3 medali emas, 4 medali perak, dan 6 medali perunggu pada kategori presentasi. Selain itu, UB juga meraih 1 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu pada kategori poster. Di sisi lain, UB juga meraih juara 1 kategori Pendamping PIMNAS. Padahal hanya 1 tim yang dikirimkan UB, yakni tim pendamping gabungan Fakultas Peternakan (Fapet), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Pertanian (FP).</p>
<div id="attachment_3133" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3133" decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/Gagal-Quattrick-Kontingen-UB-Raih-Juara-2-PIMNAS-31.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Gagal Quattrick, Kontingen UB Raih Juara 2 PIMNAS 31" width="650" height="333" class="size-full wp-image-3133" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3133" class="wp-caption-text"><strong><strong>Pengalungan karangan bunga sebagai tanda ucapan selamat. (rhd)</strong></strong></p></div>
<p>Kedatangan kontingen UB PIMNAS yang dipandegani oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof.Dr.Ir. Arief Prajitno, MS, ini disambut oleh Rektor UB Prof. Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR., MS, dan jajarannya di Lobby Gedung Rektorat UB, Senin (3/9/2018) jam 10.00 WIB.</p>
<p>Rektor UB Prof. Nuhfil, mengapresiasi dan terus memberikan dukungan moril kepada para kontingen dan pendamping. </p>
<div id="attachment_3134" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3134" decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG_0112-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Para Kontingen UB dalam PIMNAS 31. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-3134" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3134" class="wp-caption-text"><em><strong>Para Kontingen UB dalam PIMNAS 31. (rhd)</strong></em></p></div>
<p>&#8220;Dalam pertandingan kalah menang itu sudah biasa. Kalian telah membuktikan sudah datang, bertanding, dan membawa pulang prestasi yang luar biasa ke UB. Meski tahun ini UB tidak menjadi juara umum, ada hikmah dibalik ini. Rangking pertama juara emas internasional di pegang oleh Universitas Indonesia, juara kedua diraih oleh Institut Teknologi Bandung, dan yang ketiga terbanyak diraih oleh Universitas Brawijaya. Hikmah tersembunyi tadi, adalah yang mendapat medali emas, perak dan perunggu melaju ke tingkat internasional. Harapan saya, juara internasional bisa diraih oleh kita,&#8221; ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54346</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampil di Play Store, Majas 1001 Lolos ke Pimnas</title>
		<link>https://memontum.com/tampil-di-play-store-majas-1001-lolos-ke-pimnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2018 15:06:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/13779-kenang-jasa-pahlawan-pemkot-dirikan-kediri-memorial-park</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Mengimbangi fenomena melekatnya gadget atau android dibanding buku, aplikasi &#8220;1001 Majas&#8221;, karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (PBSI UMM) hadir semakin menyempurnakan diri. Berbekal kelengkapan Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor 000110913, kehadiran aplikasi ini mendapat sambutan hangat dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Mengimbangi fenomena melekatnya gadget atau android dibanding buku, aplikasi &#8220;1001 Majas&#8221;, karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (PBSI UMM) hadir semakin menyempurnakan diri. Berbekal kelengkapan Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nomor 000110913, kehadiran aplikasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat melalui Play Store, hingga berhasil tampil di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 31 Tahun 2018.</p>
<p>Penggagas aplikasi, Dini Anggita Sumantri,  mengaku, berbagai hal telah dipersiapkan dengan matang untuk menyambut PIMNAS yang berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta, 28/8 &#8211; 2/9/ 2018. “Aplikasi ini sudah dapat diakses secara umum melalui Play Store. Untuk kesiapan berkas termasuk soal pencatatan hak kekayaan intelektual, klipping pemberitaan yang dimuat berbagai media dan materi presentasi juga sudah siap,” ujarnya.</p>
<p>Muncul dengan disain warna yang cerah dan lagu ceria, 1001 Majas sangat mudah diakses. Dilengkapi komik-komik singkat untuk menjelaskan berbagai macam majas hingga ragam bahasa Indonesia baku, aplikasi ini ramah pengguna, utamanya bagi anak-anak. &#8220;Tujuannya memang untuk mempermudah anak SD hingga SMA dalam penyusunan karya sastra, membelajarkan etika berbahasa dan ragam bahasa baku. Semua ada di aplikasi ini,” terang Dini.</p>
<p>Sebelumnya, Dini Anggita Sumantri dan Wulan Ria Anggraini menciptakan aplikasi majas berbasis android. Untuk mewujudkan inovasi tersebut, Dini dan Wulan mengajak seorang mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UMM bernama Shodiq Imam Purnomo ke dalam tim untuk mematangkan konsep. Menyadari ketiganya belum begitu mahir membuat dan menyempurnakan isi dalam aplikasi, mereka pun berinisiatif mencari bantuan. Untuk pembuatan aplikasi, ketiganya menggandeng mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Farih Nazihullah, sedangkan konsep isi aplikasi maupun komik mereka dibantu oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Faisal Hidayat.</p>
<p>Berkat kolaborasi apik ini, aplikasi yang direncanakan akhirnya berhasil terwujud dengan memuat tiga menu utama, yaitu materi, permainan, dan komik. Tiga menu  tersebut sengaja dikemas ke dalam satu aplikasi guna membuat pengguna betah belajar majas. Khusus dalam menu permainan terdapat tiga pilihan, yaitu Sang Jagoan, Teka-Teki Silang, dan Jodoh Kata. Sedangkan dalam menu komik, disediakan jenis lain yang tak kalah menarik. &#8220;Di komik majasnya di masukkan ke dalam cerita,” pungkas mahasiswi asal Sangatta Kalimantan Timur ini. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berambisi Quattrick, UB Berangkatkan 25 PKM ke PIMNAS</title>
		<link>https://memontum.com/berambisi-quattrick-ub-berangkatkan-25-pkm-ke-pimnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2018 12:44:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53072-berambisi-quattrick-ub-berangkatkan-25-pkm-ke-pimnas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Berbekal tim terbanyak dalam memboyong jagoan di ajang PIMNAS, Universitas Brawijaya (UB) digadang-gadang mampu mewujudkan ambisi mencetak rekor juara umum empat kali (quattrick) dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31, yang akan dihelat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada Selasa &#8211; Minggu (28/8-2/9/2018). UB membawa 25 tim yang lolos dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Berbekal tim terbanyak dalam memboyong jagoan di ajang PIMNAS, Universitas Brawijaya (UB) digadang-gadang mampu mewujudkan ambisi mencetak rekor juara umum empat kali (quattrick) dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31, yang akan dihelat di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada Selasa &#8211; Minggu (28/8-2/9/2018).</p>
<p>UB membawa 25 tim yang lolos dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), dimana UB berhasil menorehkan catatan dalam 7 jenis kegiatan PKM, yakni PKM-Penelitian (PKM-PE), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT), dan PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI). Selain PKM-AI, PKM lainnya berhak menuju PIMNAS.</p>
<div id="attachment_3038" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3038" decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/08/IMG-20180826-WA0142-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Tim pria bersama pembimbing dan jajaran Rektorat. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-3038" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3038" class="wp-caption-text"><em><strong>Tim pria bersama pembimbing dan jajaran Rektorat. (rhd)</strong></em></p></div>
<p>Dari 25 PKM tersebut, tercatat beberapa fakultas menyumbang tim, diantaranya FEB 1 tim, FP 1 tim, FIB 2 tim, FAPET 2 tim, FT 3 tim, FMIPA 4 tim, FPIK 5 tim, dan FTP 7 tim. Sementara berdasarkan kegiatan, diantaranya<br />
1 PKM-SH, 1 PKM-GT, 2 PKM-K, 3 PKM-KC, 4 PKM-M, 7 PKM-PE, dan 7 PKM-T.</p>
<p>Selain itu, jika nantinya UB kembali meraih juara umum PIMNAS kali keempat berturut-turut, diharapkan hasil ini mampu mendongkrak kembali prestasi UB yang sempat menurun dari rangking 8 turun ke rangking 12. Meski peluangnya besar, namun Prof Nuhfil berpesan agar tim tak boleh takabur, sebab hasil adalah mutlak kuasa Allah SWT. </p>
<p>&#8220;Pastinya, kami akan memberikan reward kepada tim pemenang UB. Mereka adalah mahasiswa pejuang almamater UB, layak diapresiasi. Bisa berbentuk uang pembinaan, bebas skripsi atau tugas akhir, atau mungkin lainnya. Yang jelas sudah kami persiapkan,&#8221; jelas Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS, usai memberangkatkan 90 mahasiswa dan 19 dosen pembimbing, yang masuk dalam 25 tim UB, Minggu (26/8/2018).</p>
<p>Sementara itu, Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan WR 3 UB Prof Dr Ir Arief Prayitno, mengatakan bahwa segala persiapan sudah dimulai setahun sebelumnya. </p>
<p>&#8220;Bicara persiapan itu sudah setahun lalu. Terakhir hingga masa karantina. Pastinya kita sudah harus siap dan matang untuk memanfaatkan peluang dengan membawa 25 tim, sekaligus terbanyak dibandingkan PTN/PTS lainnya,&#8221; terang Ayik, sapaan akrabnya, usai istighosah bersama puluhan anak yatim piatu di masjid gedung Rektorat lantai 5. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Boyong 175 Tim, UB Targetkan 7 Kali Juara Umum PIMNAS</title>
		<link>https://memontum.com/boyong-175-tim-ub-targetkan-7-kali-juara-umum-pimnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2018 13:06:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Expo]]></category>
		<category><![CDATA[PIMNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46431-boyong-175-tim-ub-targetkan-7-kali-juara-umum-pimnas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai aplikatif Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekitar 160 tim dari 175 tim Program Kreativitas Mahasiswa turut ambil bagian dalam Expo Gelar Produk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UB, yang dilaksanakan di lapangan Rektorat UB, Sabtu (7/7/2018). Dalam ajang tersebut, para peserta memamerkan aneka produk hasil penelitian dari PKM, seperti teknologi, alat tepat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai aplikatif Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekitar 160 tim dari 175 tim Program Kreativitas Mahasiswa turut ambil bagian dalam Expo Gelar Produk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UB, yang dilaksanakan di lapangan Rektorat UB, Sabtu (7/7/2018). Dalam ajang tersebut, para peserta memamerkan aneka produk hasil penelitian dari PKM, seperti teknologi, alat tepat guna, makanan, minuman, prototype dan banyak lainnya.</p>
<p>Wakil Dekan III Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) bidang Kemahasiswaan, Yusuf Hendrawan, STP, M.App.Life.Sc, Ph.D,  mengatakan 175 tim merupakan peserta PKM yang karyanya lolos pendanaan Kemenristekdikti. Tahun ini ada peningkatan jumlah PKM yang didanai Dikti, dimana sebelumnya hanya 125 tim. &#8220;Mereka terbagi jadi beberapa kelompok mulai dari penelitian, karsa cipta, kewirausahaan, teknologi dan pengabdian masyarakat. UB memang memiliki strategi untuk mengarahkan mahasiswanya menciptakan inovasi yang tepat guna dan memiliki manfaat,” kata Ketua tim PKM UB, sekaligus Ketua Tim Pemenangan PIMNAS UB.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9030-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-46433" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9030-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9030-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sengaja Expo Gelar PKM UB digelar saat wisuda, diharapkan orang tua mahasiswa tahu kreativitas mahasiswa UB, selain kemungkinan ada orang tua dan kerabat mahasiswa berminat mengangkat hasil penelitian menjadi industri massal. &#8220;Karya mahasiswa ini diharapkan bisa dikembangkan ke arah bisnis dan bisa bekerjasama dengan perusahaan, masyarakat atau pemerintah. Beberapa produk mahasiswa bahkan sudah mendapat ijin usaha dan juga dikomersilkan. Sehingga, nantinya mahasiswa sendiri yang akan menjadi CEO dari produk karya mereka,” harap Yusuf.</p>
<p>Yusuf menambahkan, dalam PIMNAS tahun 2018, UB menargetkan kembali meraih juara umum ke-7 kalinya, sekaligus meraih Quatrick juara umum berturut-turut. Hal ini senada dengan harapan Wakil Rektor III UB Prof Dr Ir Arief Prayitno, agar UB kembali meraih juara umum. &#8220;Jika tercapai, berarti UB pernah 7 kali juara umum PIMNAS, dan Quatrick berturut-turut. Tentunya bantuan dan dorongan dekan fakultas masing-masing sangat berpengaruh. Sebab PTN dan PTS lain tidak mendapatkan dukungan bantuan dana awal,&#8221; terang Ayik, sapaan akrabnya.</p>
<div id="attachment_46432" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-46432" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9023-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Rektor UB Nuhfil, Ketua Tim PKM, dan Dekan Fakultas sepakat mensupport tim secara maksimal. (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-46432" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9023-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9023-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-46432" class="wp-caption-text"><em><strong>Rektor UB Nuhfil, Ketua Tim PKM, dan Dekan Fakultas sepakat mensupport tim secara maksimal. (rhd)</strong></em></p></div>
<p>&#8220;Saya berharap dekan-dekan untuk maksimal mengawal mahasiswanya, agar peserta menjadi juara sesuai harapan bersama. Capaian ini nantinya sebagai ukuran UB ke depannya, sekaligus untuk mewujudkan World Class University (WCU),&#8221; harap Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani Ar., MS, sebelum meninjau stand Expo Gelar PKM UB. <strong>(rhd/yan)</strong><strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46431</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
