<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PIONIR &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pionir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Jul 2023 07:54:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PIONIR &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Festival Kali Brantas Kota Malang Jadi Pionir Daerah Lain dalam Semarakkan Hari Sungai Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/festival-kali-brantas-kota-malang-jadi-pionir-daerah-lain-dalam-semarakkan-hari-sungai-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lain]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PIONIR]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193217</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Festival Kali Brantas yang akan digelar untuk kedua kalinya di Kota Malang, atau pada tujuh Kampung Tematik, kini tengah menjadi pionir daerah lain yang dilintasi Sungai Brantas. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, Jumat (14/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, menurutnya, nantinya akan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Festival Kali Brantas yang akan digelar untuk kedua kalinya di Kota Malang, atau pada tujuh Kampung Tematik, kini tengah menjadi pionir daerah lain yang dilintasi Sungai Brantas. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, menurutnya, nantinya akan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Sungai Nasional. Pria yang kerap disapa Ki Demang itu, menyampaikan, bahwa pada rangkaian kedua sudah diikuti oleh beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Kota Kediri, Kabupaten Blitar dan Mojokerto.</p>



<p>“Jadi, Kota Malang menjadi pionir Festival Kali Brantas. Berharap, nantinya 14 kota dan kabupaten yang dilintasi Sungai Brantas ini juga menyelenggarakan festival bersama-sama, pada saat peringatan Hari Sungai. Di rangkaian kedua ini nanti, akan diikuti oleh Kota Kediri, Kabupaten Blitar dan Mojokerto,” kata Ki Demang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kegiatan tersebut, tambahnya, akan dilakukan di Sumber Brantas dengan Petik Tirta Amerta, yang akan diambilkan oleh pihak terkait. Kemudian, air tersebut akan dibawa ke Kota Malang dan ketika sampai di beberapa kampung tematik, akan dilakukan berbagai runtutan acara.</p>



<p>“Jadi, nanti kalau sudah Kelurahan Dinoyo, Kota Malang, akan dilakukan Kenduren Kali Brantas. Setelah itu, berurutan ke Kampung Gerabah, Penanggungan dilakukan larung sesaji, setelah itu ada kampanye bersih kaliku putih kampungku di kampung putih. Kemudian, akan ada nyanyian brantas kaliku arema kampungku, lalu gugur gunung metri kali brantas dan sore menjelang ada nyadran kali brantas dengan tampilan tari-tarian, baru ditutup dengan nyuluh kali brantas, setelah itu arak-arakan lampion kali brantas,” jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Ditambahkannya, jika kegiatan tersebut tentunya juga sebagai bagian dari kampanye sungai bersih, bagaimana masyarakat menghargai lingkungan sungai. Karena sungai, diyakini telah menjadi pusat peradaban episentrum perdagangan di masa kerajaan.</p>



<p>“Sungai Brantas ini dijadikan salah satu episentrum perdagangan, pusat kehidupan atau titik nadi dari pusat pemerintahan kerajaan medang kamulan sampai kerajaan Kanjuruhan, Singosari, kemudian di masa kerajaan Majapahit,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ki Demang juga menyampaikan jika Festival Kali Brantas ke dua ini nanti akan berbeda dengan sebelumnya. Salah satunya, yaitu kegiatan bersih-bersih, dan ketujuh kampung tersebut akan banyak terlibat.</p>



<p>“Dahulu kan tidak ada, dan lebih banyak happening art. Kemudian, dulu konsepnya banyak di Pokdarwis. Sekarang kampungnya lebih banyak terlibat,” imbuh Ki Demang.</p>



<p>Sebagai informasi, Festival Kali Brantas tersebut nantinya akan diselenggarakan pada Jumat (21/07/2023) hingga Kamis (27/07/2023) mendatang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193217</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Agama RI Resmi Buka Perhelatan PIONIR IX</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-agama-ri-resmi-buka-perhelatan-pionir-ix</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 05:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama]]></category>
		<category><![CDATA[PIONIR]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Maulana Malik Ibrahim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88186-menteri-agama-ri-resmi-buka-perhelatan-pionir-ix</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke IX telah resmi dibuka dan dimulai pada Senin (15/7/2019) malam. Adapun opening ceremoni kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Utama Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim yang juga sebagai tuan rumah perhelatan dua tahun sekali. Kemeriahan sudah terlihat saat ribuan atlet dan oficial dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) ke IX telah resmi dibuka dan dimulai pada Senin (15/7/2019) malam. Adapun opening ceremoni kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Utama Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim yang juga sebagai tuan rumah perhelatan dua tahun sekali.</p>
<p>Kemeriahan sudah terlihat saat ribuan atlet dan oficial dari seluruh PTKIN sebagai peserta menyambut kedatangan Menteri Agama Drs. H. Lukman Hakim Saifudin di lokasi. Sesampainya di lokasi kegiatan, seluruh tamu undangan dari pimpinan daerah dan rektor PTKIN seluruh Indonesia tersebut juga dihibur dengan berbagai penampilan atraksi dan kesenian. Tak juga ketinggalan pertunjukan defile dari para atlet dan official peserta PIONIR IX.</p>
<p><div id="attachment_88188" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88188" decoding="async" class="size-full wp-image-88188" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0001-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="SANDING : Pejabat Kabupaten Malang dan Kota Malang duduk bersama Menteri Agama. (gim)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0001-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0001-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0001-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0001-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0001-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88188" class="wp-caption-text"><strong>SANDING : Pejabat Kabupaten Malang dan Kota Malang duduk bersama Menteri Agama. (gim)</strong></p></div></p>
<p>Nyala kembang api dan meletusnya convety semakin menambah kemeriahan saat Menteri Agama Republik Indonesia Drs. H. Lukman Hakim Saifudin menekan tombol sebagai simbolis telah dibuka dan dimulainya perhelatan akbar tersebut. Yang selanjutnya diikuti dengan diserahkannya piala bergilir PIONIR dari Rektor UIN Ar-Raniry Aceh kepada Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Kota Malang.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan, bahwa dirinya sangat bangga dapat kembali berkesempatan untuk membuka perhelatan dua tahun sekali tersebut. Menurutnya, gelaran PIONIR harus bisa dijadikan sebagai momentum rekonsiliasi nasional untuk kembali menjahit kebersamaan.</p>
<p>&#8220;Saya selalu bisa berbangga hati karena bisa berhadapan langsung dengan generasi milenial yang penuh bakat seperti malam ini, Senin (15/7/2019). Terlebih untuk meningkatkan kualitas mahasiswa tidak hanya mengandalkan kurikulum formal yang ada di perkuliahan. Namun juga dibutuhkan optimalisasi melalui ekstrakurikuler dengan olah rasa, olah bahasa dan olahraga,&#8221; ujar Lukman.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88187" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0003-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0003-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0003-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0003-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0003-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190716-WA0003-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa berbagai kecerdasan yang dimiliki oleh mahasiswa harus dapat berkembang secara optimal. Untuk itu, ia juga menyebut, bahwa Kementerian Agama (Kemenag) juga melakukan berbagai langkah strategis sebagai upaya meningkatkan kualitas mahasiswa.</p>
<p>&#8220;Menurut saya, olahraga adalah prasarat untuk sehat. Dan dengan sehat, manusia bisa beribadah dengan sebaik-baiknya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menurutnya, gelaran PIONIR juga menjadi salah satu cara dalam menjalin ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathoniyah. Selain itu, melalui PIONIR, ia berharap dapat melahirkan sang bintang dan juara, serta menjadikan mahasiswa berkembang fitrah kemanusiaannya.</p>
<p>&#8220;Kita harus terencana dengan fokus dan serius untuk melahirkan juara di kalangan mahasiswa. Untuk itu, juga dibutuhkan komitmen yang tinggi dari Perguruan Tinggi dengan seluruh tenaga pendidik dan seluruh elemen yang tak pernah lepas dari unsur civitas akademik. Harus lebih fokus dan serius,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Prof. Dr. Phil Kamaruddin Amin M. A. mengatakan bahwa gelaran tersebut juga upaya dalam menjadikan mahasiswa sebagai aktor yang penting dalam pengembangan PTKIN.</p>
<p>&#8220;Pionir dimaksudkan sebagai sarana pengembangan riset, olahraga dan seni. Pada saatnya nanti, akan muncul mahasiswa yang kompetitif dan kreatif untuk perkembangan bangsa. PIONIR harus dijadikan piranti dalam menumbuhkan potensi mahasiswa,&#8221; pungkasnya. <strong>(gim/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88186</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
