<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pirolisis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pirolisis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Sep 2023 09:02:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pirolisis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mesin Pirolisis Kapasitas 50 Ton Dihibahkan PT Arta Asia Putra ke Pemkot Batu</title>
		<link>https://memontum.com/mesin-pirolisis-kapasitas-50-ton-dihibahkan-pt-arta-asia-putra-ke-pemkot-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dihibahkan]]></category>
		<category><![CDATA[kapasitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198502</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Masih ingat dengan Mesin Pirolisis kapasitas 30 sampai 50 ton perhari, yang sebelumnya di TPA Tlekung kemudian dipindahkan ke Pendem dan sekarang di Temas, pertahun ini mesin yang dikeluarkan saat penutupan TPA Tlekung, itu berstatus hibah. Yakni, dari PT Arta Asia Putra ke Pemkot Batu. Sementara keberadaan mesin tersebut, sekarang terparkir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Masih ingat dengan Mesin Pirolisis kapasitas 30 sampai 50 ton perhari, yang sebelumnya di TPA Tlekung kemudian dipindahkan ke Pendem dan sekarang di Temas, pertahun ini mesin yang dikeluarkan saat penutupan TPA Tlekung, itu berstatus hibah. Yakni, dari PT Arta Asia Putra ke Pemkot Batu. Sementara keberadaan mesin tersebut, sekarang terparkir di lahan luas sebelah TPS Kelurahan Temas.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan, mengatakan bahwa pada tahun 2021 lalu, Pemkot Batu melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak ke tiga yaitu PT Arta Asia Putra, untuk pengolahan sampah di TPA Tlekung. Kemudian, dalam kerja sama itu yang digunakan untuk mengolah sampah yaitu Mesin Pirolisis. Di mana, mesin itu disediakan oleh pihak ke tiga dengan kapasitas pengolahan 30 sampai 50 ton perhari.</p>



<p>&#8220;Jadi seiring berjalannya waktu, tahun 2023 ini PT Arta Asia Putra menghibahkan Mesin Pirolisis yang beberapa waktu lalu digunakan untuk mengolah sampah di TPA Tlekung kepada Pemkot Batu,&#8221; kata Aries, saat kegiatan di BBPP Songgoriti, Kota Batu, Rabu (20/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Apa yang menjadi tujuan PT tersebut menghibahkan Mesin Pirolisis kepada Pemkot Batu, ujarnya, bahwa PT atau pihak ke tiga itu memiliki kemauan sendiri dengan etikat baik bertujuan untuk membantu mengolah sampah di Kota Batu. Bahkan, beberapa waktu lalu surat hibah mesin itu sudah diterima oleh Sekda Kota Batu. Di mana, dalam surat itu ditujukan kepada Pj Wali Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Surat hibah dari perusahaan untuk diserahkan Mesin Pirolisis kepada Pemkot Batu, sudah selesai diklarifikasi. Saat ini, surat hibah Mesin Pirolisis dari PT Arta Asia Putra, telah diproses secara administrasi. Ini sekarang masih dikoordinasikan sama aset untuk proses penyerahan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Aries menambahkan, selanjutnya mengenai penggunaan Mesin Pirolisis setelah selesai proses penyerahan, akan digunakan di TPS3R yang berada di Stadion Brantas. Tujuannya, untuk mengolah sampah dari pasar dan mesin ini membutuhkan lahan luas. Untuk itu, kondisi TPS3R di Stadion Brantas saat ini masih dibenahi.</p>



<p>&#8220;Kalau proses hibah atau penyerahan selesai, maka Mesin Pirolisis ini kita gunakan di TPS3R Stadion Brantas,&#8221; ujarnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198502</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Tetiba Dipindah dari TPA Tlekung ke Pendem, Mesin Pirolisis Ganti Berada di Temas</title>
		<link>https://memontum.com/usai-tetiba-dipindah-dari-tpa-tlekung-ke-pendem-mesin-pirolisis-ganti-berada-di-temas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[berada]]></category>
		<category><![CDATA[dipindah]]></category>
		<category><![CDATA[pendem]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[tetiba]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mesin Pirolisis yang dahulunya digunakan untuk mengolah sampah di TPA Tlekung dengan kapasitas kecil 30 sampai 50 ton perhari, kini keberadaannya telah berpindah lagi di lahan samping TPS Temas di Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Di mana seperti yang telah diberitakan, paska penutupan (pembatasan menurut DLH, red) TPA Tlekung, mesin itu secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mesin Pirolisis yang dahulunya digunakan untuk mengolah sampah di TPA Tlekung dengan kapasitas kecil 30 sampai 50 ton perhari, kini keberadaannya telah berpindah lagi di lahan samping TPS Temas di Kelurahan Temas, Kecamatan/Kota Batu. Di mana seperti yang telah diberitakan, paska penutupan (pembatasan menurut DLH, red) TPA Tlekung, mesin itu secara tetiba di Halaman Kantor Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.</p>



<p>Lurah Temas, Adi Santoso, membenarkan bahwa Mesin Pirolisis itu sekarang posisinya ada di wilayah desanya. Sementara status Mesin Pirolisis tersebut, masih dalam penitipan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Memang benar ada mesin pengolah sampah dan sepertinya milik swasta di Temas. Kalau tidak salah, Sabtu (02/09/2023) atau Minggu (03/09/2023) yang lalu waktu malam hari, dibawa ke Temas. Saat itu, DLH menghubungi saya dan mengatakan akan ditempatkan di lahan luas sebelah TPS Temas,&#8221; terangnya, saat dihubungi lewat ponsel, Jumat (08/09/2023) tadi.</p>



<p>Ditanya apakah Mesin Pirolisis itu akan digunakan di TPS3R Kelurahan Temas, dirinya mengatakan, jika sampai hari ini (Jumat, red), masih belum ada pembicaraan lebih lanjut dari DLH. &#8220;Saya tidak mengetahui, apakah mesin itu akan digunakan di Temas untuk mengolah sampah. Karena, berita acara yang menjelaskan penggunaannya juga belum ada,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Bahkan, tambah Adi, untuk saat ini Kelurahan Temas masih belum memiliki TPS3R. Dikarenakan, lahan dan bangunan yang rencana digunakan untuk TPS3R, masih dipakai DLH Kota Batu, yakni untuk parkir kendaraan pengangkut sampah.</p>



<p>&#8220;Kalau memang Mesin Pirolisis itu diperuntukkan TPS3R Kelurahan Temas, maka pastinya harus dibicarakan dahulu dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang mengelola TPS3R. Karena, di sini menyangkut besaran biaya operasional,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait keberadaan mesin, dirinya menjelaskan, akan membicarakan dengan DLH. Sehingga, semuanya bisa clear. &#8220;Sekarang masih dibicarakan sama DLH. Karena, keberadaan mesin Pirolisis itu belum ada serah terima,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, menurut salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, membenarkan bahwa Mesin Pirolisis yang berada di daerah Kelurahan Temas, itu dibawa oleh DLH Kota Batu. Hanya saja, untuk peruntukannya masih belum jelas. Apakah dipinjam pakaikan atau bagaimana.</p>



<p>&#8220;Yang membawa Mesin Pirolisis dari Pendem (Balai Desa, red) ke Temas, itu DLH. Untuk statusnya, saya tidak tahu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mesin Pirolisis yang awalnya di TPA Tlekung, tetiba pindah di Pendem. Kades Pendem saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa keberadaan mesin hanya dititipkan seorang warganya, yang mengaku sebagai pihak ke tiga dari DLH. Warga yang teridentifikasi bernama Imron, pun mengaku kalau kontrak mesin sudah habis. Sehingga, dikeluarkan dari TPA Tlekung. Sementara DLH, mengaku kalau mesin akan dimanfaatkan di Temas. Hanya saja, status mesin tidak dijelaskan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mesin Pirolisis Tetiba Pindah, DPRD Bakal Panggil DLH Kota Batu Guna Cecar Transparansi Pengolahan</title>
		<link>https://memontum.com/mesin-pirolisis-tetiba-pindah-dprd-bakal-panggil-dlh-kota-batu-guna-cecar-transparansi-pengolahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[panggil]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[pindah]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[tetiba]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197156</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Berpindahnya mesin pirolisis atau mesin pencacah untuk pemilah sampah dari TPA Tlekung ke Halaman Kantor Balai Desa Pendem, mematik reaksi. Bahkan, DPRD Kota Batu berencana akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terkait transparansi pengelolaan TPA Tlekung. Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, mengatakan bahwa pengolahan sampah di TPA Tlekung, tidak terlepas dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Berpindahnya mesin pirolisis atau mesin pencacah untuk pemilah sampah dari TPA Tlekung ke Halaman Kantor Balai Desa Pendem, mematik reaksi. Bahkan, DPRD Kota Batu berencana akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terkait transparansi pengelolaan TPA Tlekung.</p>



<p>Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, mengatakan bahwa pengolahan sampah di TPA Tlekung, tidak terlepas dari mesin. Salah satunya, yaitu pirolisis. Karenanya, ketika mesin itu tiba-tiba dikeluarkan dari TPA Tlekung, tentunya bagaimana pengolahan sampah yang menumpuk di lokasi.</p>



<p>&#8220;Lho, mesin pirolisis sudah dikeluarkan dari TPA Tlekung. Kapan itu? Kami tidak mengetahuinya,&#8221; terangnya, Kamis (31/08/2023) tadi.</p>



<p>Terkait langkah DLH, Asmadi pun menyampaikan, tentunya harus dikoordinasikan. Karena, DLH hingga tadi tidak memberikan informasi secara resmi terkait mesin yang digunakan untuk mengolah sampah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Secepatnya, minggu depan awal September 2023, akan kita panggil DLH untuk klarifikasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Asmadi menambahkan, DLH harusnya transparan dalam pengolahan. Ini dikarenakan, kondisi Kota Batu saat ini sedang konsentrasi mengurus sampah supaya terkelola dengan baik.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, ada keterbukaan dalam permasalahan sampah di Kota Batu. Saya tidak mau, ujung-ujungnya terjerat masalah uang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih dari itu, tambahnya, mengenai anggaran untuk TPS3R di setiap desa dan kelurahan, yang dianggarkan Rp 9 miliar. Sedangkan, anggaran penanganan percepatan permasalahan TPA Tlekung atau selama pelaksanaan kemarin, sudah muncul angka Rp 2,4 miliar.</p>



<p>&#8220;Seperti ini, yang jelas DLH harus memberikan klarifikasi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, menjelang penutupan TPA Tlekung di Kecamatan Junrejo per 30 Agustus kemarin, mesin pirolisis kapasitas kecil atau 30 sampai 50 ton, diketahui telah berpindah di Halaman Kantor Balai Desa Pendem. Menurut pihak penerima kerja sama dengan DLH, disampaikan bahwa kerja sama sudah habis di Mei 2023. Sementara DLH, menyampaikan jika mesin itu akan digunakan untuk pengolahan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197156</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mesin Pirolisis di TPA Tlekung Tetiba Dipindahkan, Pegawai Ngaku Kerja Sama Habis, DLH Bilang Digunakan TPS3R</title>
		<link>https://memontum.com/mesin-pirolisis-di-tpa-tlekung-tetiba-dipindahkan-pegawai-ngaku-kerja-sama-habis-dlh-bilang-digunakan-tps3r</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 12:41:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bilang]]></category>
		<category><![CDATA[digunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Dipindahkan]]></category>
		<category><![CDATA[habis,]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[tetiba]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mesin pencacah sampah atau mesin pirolisis, yang sebelumnya berada di TPA Tlekung, diketahui telah berpindah tempat di Halaman Kantor Desa Pendem, seiring pelaksanaan penutupan TPA Tlekung, Rabu (30/08/2023) tadi. Mesin pirolisis itu, adalah mesin yang berkapasitas pengolahan kapasitas kecil yaitu 30 sampai 50 ton. Dari pantauan lapangan, di TPA Tlekung saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Mesin pencacah sampah atau mesin pirolisis, yang sebelumnya berada di TPA Tlekung, diketahui telah berpindah tempat di Halaman Kantor Desa Pendem, seiring pelaksanaan penutupan TPA Tlekung, Rabu (30/08/2023) tadi. Mesin pirolisis itu, adalah mesin yang berkapasitas pengolahan kapasitas kecil yaitu 30 sampai 50 ton.</p>



<p>Dari pantauan lapangan, di TPA Tlekung saat ini hanya terdapat satu insenerator ukuran besar yang dimanfaatkan untuk membakar sampah. Kemudian, di sisi tempat lain atau yang juga ada cerobong besar insenerator, masih belum terpakai. Sementara mesin pirolisis yang sebelumnya atau selama ini digunakan selama Juli 2023 di TPA Tlekung, diketahui sudah tidak ada dan diduga sudah pindah ke halaman balai desa.</p>



<p>Kepala Desa Pendem, Tri Wahyono Effendi, mengatakan bahwa mesin pengolah sampah yang berada di kantor desanya sifatnya hanya dititipkan. Di mana, bukan berarti mesin itu bakal digunakan di TPS3R milik desa.</p>



<p>&#8220;Mesin (pirolisis, red) yang ada di halaman kantor desa, itu adalah mesin pengolah sampah yang ada di TPA Tlekung. Tetapi, itu hanya dititipkan,&#8221; terangnya di Kantor Desa Pendem, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Rabu (30/08/2023) sore.</p>



<p>Berpindahnya mesin itu, ujarnya, karena pengurus (pegawai, red) dari mitra yang kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, merupakan warga Desa Pendem. Sementara, warga tersebut menghubunginya guna menitipkan mesin pada Selasa (29/08/2023) kemarin malam.</p>



<p>&#8220;Warga saya itu namanya Pak Imron dan merupakan pengurus dari PT Arta atau pihak yang kerja sama dengan DLH. Terus, yang bersangkutan menghubungi saya untuk titip sementara mesin pirolisis itu di halaman kantor desa. Katanya, mesin itu mau diservis,&#8221; urainya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, pengurus PT Arta, Imron, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa mesin yang berada di halaman kantor Desa Pendem, itu kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. &#8220;Memang mesin pirolisis yang ada di halaman kantor Desa Pendem, itu kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu. Tetapi, kerja sama itu sebenarnya sudah berakhir Mei 2023 lalu. Dan, dibawa ke halaman kantor Desa Pendem, baru pagi tadi,&#8221; singkatnya.</p>



<p>Disinggung mengenai mesin pirolisis kapasitas besar, Imron mengaku tidak paham. Karena setahunya, mesin itu adalah kapasitas kecil atau untuk pengolahan sampah antara 30 sampai 50 ton. &#8220;Mesin pirolisis hanya itu saja, yakni dengan kapasitas kecil 30 sampai 50 ton. Yang berkapasitas besar atau di atas itu, selama ini saya tidak mengetahui,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Mengenai keberadaan mesin, Imron mengatakan, karena di TPA Tlekung untuk mengolah sampah akan menggunakan insenerator milik Dinas Lingkungan Hidup. &#8220;Mesin itu sudah tidak dipakai di TPA Tlekung. Untuk mengolah sampah di sana (TPA Tlekung), itu menggunakan insenerator milik Dinas Lingkungan Hidup. Untuk selanjutnya, nanti bisa ngobrol saja dengan pimpinan saya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan, dikonfirmasi terpisah membenarkan mengenai keberadaan mesin pirolisis kapasitas kecil yang dikeluarkan dari TPA. &#8220;Memang mesin pirolisis yang di TPA Tlekung, itu sudah dikeluarkan dari area TPA. Itu dikeluarkan pagi tadi, Rabu (30/08/2023),&#8221; jelasnya.</p>



<p>Disinggung mengenai tujuan dikeluarkannya mesin, Aries mengaku, bahwa mesin akan digunakan di TPS3R Stadion Brantas Kota Batu untuk mengolah sampah dari pasar dan Alun-alun Kota Batu. Dan, selain itu untuk mengolah sampah di Kelurahan Temas.</p>



<p>Lantas, bagaimana kelanjutan kerja sama dengan PT Arta, atas pengelolaan TPA Tlekung atau habisnya kerja sama, Ares enggan memberikan jawaban. &#8220;Saya tidak mau menjawab,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Mesin Pirolisis masih Undang Tanya, DLH Kota Batu Enggan Jawab Alasan Pasti Penutupan TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/satu-mesin-pirolisis-masih-undang-tanya-dlh-kota-batu-enggan-jawab-alasan-pasti-penutupan-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 15:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[enggan]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[tanya,]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<category><![CDATA[undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Belum selesai masalah satu mesin pirolisis kapasitas besar yang tidak ada di TPA Tlekung, kembali masyarakat Kota Batu, harus menerima kenyataan. Yaitu, penutupan TPA Tlekung, Kecamatan Junrejo, yang akan mulai diberlakukan Rabu (30/08/2023) besok. Menariknya, sejumlah tanya itupun juga enggan dijawab Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan. Ditemui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Belum selesai masalah satu mesin pirolisis kapasitas besar yang tidak ada di TPA Tlekung, kembali masyarakat Kota Batu, harus menerima kenyataan. Yaitu, penutupan TPA Tlekung, Kecamatan Junrejo, yang akan mulai diberlakukan Rabu (30/08/2023) besok.</p>



<p>Menariknya, sejumlah tanya itupun juga enggan dijawab Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Aries Setiawan. Ditemui sejumlah awak media seusai pertemuan dengan warga Desa Tlekung, yang juga dihadiri Sekda Kota Batu, Asisten Pemkot Batu, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Posramil, Polsek Junrejo di Kantor Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Aries hanya menjelaskan bahwa mengenai permasalahan TPA Tlekung menjadi prioritas Pemkot Batu. Sementara Pemkot Batu, menunjuk Tim Percepatan Penanganan TPA Tlekung.</p>



<p>&#8220;Saya tidak bisa menyampaikan,&#8221; ujarnya, Selasa (29/08/2023) tadi.</p>



<p>Mengenai penanganan TPA Tlekung, ujar Aries, bahwa yang terjadi di TPA Tlekung, itu bukan hanya masalah DLH. Tetapi, persoalan lintas sektoral semua SKPD. &#8220;Masalah di TPA Tlekung, ini bukan hanya persoalan DLH saja. Tetapi, juga persoalan lintas sektoral semua SKPD yang masuk tim percepatan penanganan. Seperti, PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat), DPKP juga yang lain. Sehingga, harapannya penyelesaian TPA Tlekung cepat terlaksana,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Koordinator Desa Tlekung Tim Peduli Lingkungan, Syamsul Arifin, menegaskan bahwa tenggang waktu penanganan TPA Tlekung, itu sudah diberikan ke DLH hingga Rabu besok. Karenanya, tinggal melihat bagaimana di deadline itu.</p>



<p>&#8220;Besok kita lihat saja, apa yang terjadi. Ini sesuai perjanjian yang telah disepakati. Ini merupakan salah satu solusi, agar seluruh Kota Batu berfikir tentang sampah,&#8221; tegasnya.</p>



<p>TPA Tlekung, paparnya, itu sudah overload sejak tahun 2015. Karena itu, apapun yang terjadi pada 30 Agustus 2023, semuanya harus sudah siap. Dan, berkomitmen bersama melakukan penanganan sampah di Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Dalam permasalahan ini, tidak ada yang jadi provokator. Tidak ada yang disalahkan, tidak ada yang diunggulkan dan tidak ada pahlawan kesiangan. Semuanya adalah pahlawan lingkungan hidup untuk keberlangsungan masyarakat Kota Batu,” paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197027</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Wali Kota Dewanti Terkejut Terkait Keberadaan Mesin Pirolisis Kapasitas Besar di TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-wali-kota-dewanti-terkejut-terkait-keberadaan-mesin-pirolisis-kapasitas-besar-di-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Aug 2023 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dewanti]]></category>
		<category><![CDATA[kapasitas]]></category>
		<category><![CDATA[keberadaan]]></category>
		<category><![CDATA[mantan]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<category><![CDATA[terkejut]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195829</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Keberadaan satu mesin pemilah sampah atau mesin pirolisis kapasitas besar yang tidak ada di TPA Tlekung, tidak hanya menjadi tanda tanya DPRD Kota Batu. Sebaliknya, mantan Wali Kota Batu periode 2017-2022, Dewanti Rumpoko, pun mengaku terkejut ketika mengetahui mesin pirolisis dengan kapasitas besar, itu tidak ada di TPA Tlekung. Disampaikan Dewanti, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Keberadaan satu mesin pemilah sampah atau mesin pirolisis kapasitas besar yang tidak ada di TPA Tlekung, tidak hanya menjadi tanda tanya DPRD Kota Batu. Sebaliknya, mantan Wali Kota Batu periode 2017-2022, Dewanti Rumpoko, pun mengaku terkejut ketika mengetahui mesin pirolisis dengan kapasitas besar, itu tidak ada di TPA Tlekung.</p>



<p>Disampaikan Dewanti, bahwa mesin pirolisis yang berkapasitas besar, dahulu sudah ada di TPA Tlekung. Bahkan, warga masyarakat juga pernah mengetahui mengenai mesin itu.</p>



<p>&#8220;Lho, saya tidak mengetahui secara pasti kemanakah mesin perolisis berkapasitas besar berada,&#8221; terang mantan Wali Kota Batu saat turut menghadiri Peringatan Hari Veteran Nasional di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (14/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengenai mesin pirolisis yang ada di TPA Tlekung, ujar Dewanti, dahulunya itu ada orang yang ingin menyampaikan ide atau pemikirannya untuk menyelesaikan persoalan sampah di TPA Tlekung Kota Batu. Yaitu, dengan cara membuat mesin pemilah atau pirolisis, dengan kapasitas kecil. Ternyata setelah jadi dan dicoba, mesin kecil tersebut kerjanya bagus, sehingga lalu mulai dibuat mesin yang besar.</p>



<p>&#8220;Saya tidak pernah mengetahui, apakah mesinnya itu sekarang dipindahkan ke tempat lain, rusak dan sebagainya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dengan adanya permasalahan pengolahan sampah di TPA Tlekung, paparnya, sebenarnya jika mesin pemilah sampah atau perolisis kapasitas besar itu bekerja, maka tidak perlu menambah TPA di tempat lain. &#8220;Kami memahami yang menjadi persoalan adalah gunungan sampah di sana. Yang perlu diolah sedikit demi sedikit. Kemudian, setiap desa bisa memaksimalkan TPS maupun TPS3R-nya,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195829</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu dari Dua Unit Mesin Pirolisis TPA Tlekung Dipertanyakan DPRD Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/satu-dari-dua-unit-mesin-pirolisis-tpa-tlekung-dipertanyakan-dprd-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 09:32:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dipertanyakan]]></category>
		<category><![CDATA[pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; DPRD Kota Batu mempertanyakan keberadaan mesin pirolisis atau mesin pemilahan sampah dengan kapasitas besar di TPA Tlekung. Ini dikarenakan, dalam permasalahan penanganan sampah di TPA Tlekung, fungsi dari mesin ini sangat dibutuhkan. Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman, mengatakan pada tahun 2021 yang lalu, DLH mendatangkan mesin pirolisis sebanyak dua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; DPRD Kota Batu mempertanyakan keberadaan mesin pirolisis atau mesin pemilahan sampah dengan kapasitas besar di TPA Tlekung. Ini dikarenakan, dalam permasalahan penanganan sampah di TPA Tlekung, fungsi dari mesin ini sangat dibutuhkan.</p>



<p>Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman, mengatakan pada tahun 2021 yang lalu, DLH mendatangkan mesin pirolisis sebanyak dua unit. Mesin pirolisis pertama, dengan kapasitas kecil yang mampu mengurangi sampah 50 hingga 80 ton perhari, yang saat ini sudah ada di TPA Tlekung. Mesin ini memang sudah di uji coba pada 1 Juli 2022 yang lalu. Namun, untuk mesin yang kedua, itu hingga saat ini belum ada.</p>



<p>&#8220;Kami mempertanyakan, dimana mesin pirolisis yang kedua dengan kapasitas besar itu,&#8221; terangnya saat dihubungi lewat ponsel, Rabu (09/08/2023) tadi.</p>



<p>Padahal, tambahnya, jika mesin pirolisis yang kedua ini bisa digunakan akan mampu mengolah sampah hingga 200 ton perhari, maka seharusnya bisa membantu. Tetapi, kenyataannya hingga saat ini belum ada. Dan, sekarang sangat dibutuhkan.</p>



<p>&#8220;Mesin pirolisis yang kedua itu belum didatangkan di TPA Tlekung. Dan, DLH pernah menyampaikan kalau mesin itu siap beroperasi pada Maret 2023,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait mesin pirolisis tersebut, menurut Nurochman, seharusnya didatangkan oleh DLH melalui kerja dama dengan rekanan Arta Asia Putra. Kalau memang ada kendala, sebenarnya jangan asal beli.</p>



<p>Sebelum memesan mesin pirolisis, paparnya, DLH harusnya sudah melakukan kajian dan perencanaan dahulu. Mulai dari seberapa besar daya listrik yang dibutuhkan dan seberapa besar mesin pirolisis yang akan dibeli. Lalu, apakah mesin bisa dibawa ke TPA Tlekung yang akses jalannya berada di perbukitan.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, kami meminta transparansi terkait progres operasional mesin pirolisis kedua itu. Dan, kami mempertanyakan kapan mesin kedua tersebut datang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, tegasnya, DPRD Kota Batu memberikan saran agar DLH lebih totalitas dalam mengelola sampah. Kemudian, menganggarkan kebutuhannya serta mencukupi infrastrukturnya juga sungguh-sungguh dan ada komitmen.</p>



<p>&#8220;DLH harus memberikan kompensasi kebijakan kepada masyarakat yang sudah menjadi kesepakatan. Dan, semua itu harus direalisasikan,&#8221; tegasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195369</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
