<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PMI Kabupaten Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pmi-kabupaten-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Feb 2021 09:59:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PMI Kabupaten Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polres Malang Bersama PMI Adakan Donor Plasma Darah Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/polres-malang-bersama-pmi-adakan-donor-plasma-darah-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 09:59:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Hendri Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134428</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dalam rangka upaya penangan Covid-19, Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Malang bersama PMI Kota Malang melaksanakan Bhakti Sosial Screening  Donor Plasma Darah konvalesen yang digelar di Gedung Bhayangkari Polres Malang, Rabu (10/02) tadi. Dalam acara tersebut, hadir Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Kabagsumda Polres Malang, Kompol Cicik Darwati, Paurkes Dokkes Polres Malang, Dr. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dalam rangka upaya penangan Covid-19, Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Malang bersama PMI Kota Malang melaksanakan Bhakti Sosial Screening  Donor Plasma Darah <em>konvalesen</em> yang digelar di Gedung Bhayangkari Polres Malang, Rabu (10/02) tadi.</p>
<p>Dalam acara tersebut, hadir Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Kabagsumda Polres Malang, Kompol Cicik Darwati, Paurkes Dokkes Polres Malang, Dr. Anita, PMI Kota Malang, Dr. Takdir, 50 Personel Polres Malang yg pernah terpapar Covid-19 dan 5 Petugas PMI Kota Malang.</p>
<p>Kabagsumda Polres Malang, dalam sambutannya, menyampaikan sudah bekerjasama PMI Kota Malang, mengingat yang memiliki alat donor plasma hanya ada di beberapa wilayah jawa timur, yakni Sidoarjo, Surabaya, Lumajang, Tuban, Jember dan Kota Malang. Karena untuk memiliki alat ini harus ada ijin dan pos penyimpanan khusus untuk penyimpanannya.</p>
<p>“Dengan darah yang kita sumbangkan ini dapat bermanfaat bagi orang lain dan dengan acara ini dapat memudahkan bagi anggota Polres Malang dalam penanganan oleh PMI Kota Malang. Harapan kami, Polres dan PMI Kabupaten Malang, agar bisa melaporkan kepada Bupati terpilih untuk bisa mengkoordinir instansi lain, untuk ikut berpartisipasi dalam melaksanakan donor darah plasma ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/133999-polres-malang-bersama-dandim-0818-ingatkan-prokes-di-kawasan-perkantoran#ixzz6m3pzEzNM">Polres Malang Bersama Dandim 0818 Ingatkan Prokes di Kawasan Perkantoran</a></strong></p>
<p>Di sisi lain, Dr. Takdir menyampaikan, ada beberapa kriteria bagi pendonor darah plasma <em>konvalesen</em> ini, yaitu harus ada bukti SWAB PCR positif, antibody minimal 80, ada perintah dari dokter yang bertanggungjawab, dinyatakan negaif 14 hari dan tidak ada keluhan dalam hal ini tidak demam, sesak, maupun batuk.</p>
<p>&#8220;Donor Darah Plasma <em>konvalesen</em> ini diberikan kepada pasien dengan kategori sedang sampai berat yg memiliki komorbid dan atas perintah dari dokter yang menangani pasien Covid-19. Sehingga plasma yang dihasilkan memenuhi standar sesuai dengan kriteria yang dimiliki BPOM,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, bagi pendonor sudah ada data base dan sudah ada nomor antriannya dengan ketentuan masing-masing golongan darah dan lebih memprioritaskan sesuai nomor urut namun lebih mengutamakan emergency dan harus melalui diskusi dan pertimbangan dari dokter yang lain.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan bagi yg pernah kena masih bisa terpapar lagi, untuk itu jangan lengah karena gejala Covid saat ini telah bermutasi dengan gejala yg mengarah pada diare tanpa sebab. Untuk kebutuhan Plasma <em>konvalesen</em> ini sendiri, yang dibutuhkan banyak tetapi yg memenuhi kriteria SOP cuman sedikit,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lanjutnya, virus ini kapan saja bisa tertular lagi yakni pada saat daya tahan tubuh lemah dan sembrono karena pernah mengidap Covid-19 yang tidak hanya satu kali ataupun berulang kali.</p>
<p>&#8220;Bagi yg OTG tidak menutup kemungkinan bisa terkena lagi dan lebih parah karena berdasarkan penelitian oleh WHO bahwa virus ini telah bermutasi dengan varian gejala baru seperti bentol-bentol pada kulit, muntah dan diare secara tiba-tiba,&#8221; Jelas Dr. Takdir. <strong>(cw3/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Pelajar SMP/SMA di Kabupaten Malang Dilatih Kesiapsiagaan Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-pelajar-smp-sma-di-kabupaten-malang-dilatih-kesiapsiagaan-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2018 10:44:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[siaga bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=40195</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Hampir secara keseluruhan,wilayah Kabupaten Malang masuk daerah rawan terjadinya bencana alam. Guna mengantisipasi hal itu, sebanyak 250 anggota Palang Merah Remaja (PMR) mengikuti latihan gabungan di lapangan Desa Tawang Rejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (28/4/2018) kemarin. Jumlah itu terdiri dari dari 11 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Hampir secara keseluruhan,wilayah Kabupaten Malang masuk daerah rawan terjadinya bencana alam. Guna mengantisipasi hal itu, sebanyak 250 anggota Palang Merah Remaja (PMR) mengikuti latihan gabungan di lapangan Desa Tawang Rejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (28/4/2018) kemarin.</p>
<p>Jumlah itu terdiri dari dari 11 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Mereka berlatih untuk penanganan bencana alam. Sehingga siap dan memiliki keterampilan yang memadai untuk memberikan pertolongan saat terjadi bencana. &#8220;Mereka dibekali keterampilan Kepalangmerahan, kesehatan remaja, kesiapsiagaan bencana dan pertolongan pertama,&#8221; kata Ketua Panitia dari Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Turen, Sugeng Supriyanto.Kata Sugeng, potensi relawan muda di Turen sebanyak 650 pelajar.</p>
<p>Selain melatih kesiapsiagaan bencana, para pelajar juga dilatih kemandirian. Untuk memacu keterampilan dan ketangkasan mereka juga digelar perlombaan keterampilan. Meliputi lomba pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, remaja sehat peduli sesama dan ayo siaga bencana.</p>
<p>Termasuk, para peserta dilatih kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang sering melanda kawasan ini. Terpisah, Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilianto menjelaskan, indeks risiko bencana alam Kabupaten Malang menempati urutan kedua di Jawa Timur. Sedangkan secara nasional berada di urutan ke sembilan.</p>
<p>&#8220;Kabupaten Malang seperti supermaket bencana,&#8221; bebernya.Ia menambahkan, Kabupaten Malang rawan terhadap 12 bencana. Antara lain gempa bumi, tsunami, gunung api, banjir, longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan, banjir rob, bencana industri, bencana sosial (konflik) dan gagal teknologi.<strong> (Sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40195</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
