<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PN Gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pn-gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jan 2019 02:42:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PN Gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Rumah Penghalang Proyek Jembatan Sembayat Baru di Eksekusi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-rumah-penghalang-proyek-jembatan-sembayat-baru-di-eksekusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2018 14:39:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[eksekusi rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Sembayat]]></category>
		<category><![CDATA[PN Gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34191-dua-rumah-penghalang-proyek-jembatan-sembayat-baru-di-eksekusi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Pengadilan Negeri Gresik akhirnya berhasil merobohkan 2 bangunan yang menghalangi pembangunan Jembatan Baru Sembayat di Kecamatan Manyar, Gresik. Rabu (28/3/2018). Eksekusi dua bangunan tersebut sempat tertunda selama setahun lantaran adanya perlawanan dari pihak pemilik bangunan yang tak ingin rumahnya dirobohkan. Dua bangunan tersebut merupakan milik Haji Dillah, dan Hj Lilik yang sebelumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8212; Pengadilan Negeri Gresik akhirnya berhasil merobohkan 2 bangunan yang menghalangi pembangunan Jembatan Baru Sembayat di Kecamatan Manyar, Gresik. Rabu (28/3/2018). Eksekusi dua bangunan tersebut sempat tertunda selama setahun lantaran adanya perlawanan dari pihak pemilik bangunan yang tak ingin rumahnya dirobohkan. Dua bangunan tersebut merupakan milik Haji Dillah, dan Hj Lilik yang sebelumnya merupakan rumah sekaligus tempat berjualan aneka hasil Laut dan tambak miliknya.</p>
<p>Terlihat pengamanan ketat dari Sabhara Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik, serta Pol PP yang mengamankan proses eksekusi. Hilir mudik ekscavator serta truck yang merobohkan dan mengangkut puing puing bangunan. Staf teknik PPPK Pembangunan Jalan Nasiona Surabaya-Sadang, Rudi Purwantono mengatakan bahwa eksekusi harus segera dilakukan karena pembangunan jembatan Sembayat baru harus tuntas akhir tahun ini.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-34192" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180328-WA0192-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180328-WA0192-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180328-WA0192-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180328-WA0192-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180328-WA0192-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;total sejak setahun sudah 11 bangunan di sekitar jalur Jembatan Sembayat, Manyar, Gresik telah dieksekusi&#8221; kata Purwantono usai eksekusi. Purwantono menambahkan, para pemilik bangunan usai putusan bisa mengambil uang kompensasi yang dititipkan di Pengadilan Negeri Gresik.</p>
<p>&#8220;Nominalnya mencapai Hampir 400 juta rupiah&#8221; Tambahnya. Diketahui, pemerintah menganggarkan Rp 136 miliar untuk membanguan Jembatan Sebayat yang baru. Sementara sisanya untuk kelanjutan pembangunan tahun ini, dianggarkan Rp 37 miliar. <strong>(gbr/sgg/nay)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34191</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembakar Istri Divonis 9 Tahun</title>
		<link>https://memontum.com/pembakar-istri-divonis-9-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2018 11:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[PN Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/25080-pembakar-istri-divonis-9-tahun</guid>

					<description><![CDATA[Gresik, Memontum.Com &#8212; Pembakar dan pembunuh istri sendiri di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik divonis 9 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Gresik. Rabu (7/2/2018). Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Lia Herawati, SH ini menjatuhkan vonis kepada Ilham Rois (40) warga Desa Bambe, RT3 RW1, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, karena tega membakar istrinya sendiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gresik, Memontum.Com</strong> &#8212; Pembakar dan pembunuh istri sendiri di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik divonis 9 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Gresik. Rabu (7/2/2018). Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Lia Herawati, SH ini menjatuhkan  vonis kepada Ilham  Rois (40) warga Desa Bambe, RT3 RW1, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, karena tega membakar istrinya sendiri Uti Aristanti (38) hingga tewas dengan kondisi gosong mengenaskan.</p>
<p>Vonis yang dijatuhkan hakim ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Thesar Yudi Prasetyo, dengan tuntutan selama 13 tahun penjara. “Terdakwa melangar pasal 44 ayat 2 UU no 23 tahun 2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tanga. Untuk itu terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 9 tahun,” kata Lia Herawati, SH dalam pembacaan  putusan terdakwa.</p>
<p>Usai mendengar putusan hukuman berat, terdakwa melakukan sujud syukur di ruang persidangan. Atas putusan itu, terdaksa menyatakan pikir-pikir.</p>
<p>Penasehat hukum terdakwa, Wellem Mintarja, SH menyatakan sedikit kecewa atas vonis hakim tersebut. Pihaknya menyebut putusan 9 tahun untuk terdakwa dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan dan terlalu berat, lantaran dalam fakta persidangan tidak ada satu pun saksi yang melihat langsung perbuatan terdakwa.</p>
<p>“Termasuk ahli forensik juga tidak pernah dihadirkan ke persidangan. Kami pun berharap terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan. Saat ini kita masih berkordinasi dengan pihak keluarga terdakwa untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” Kata Willem Mintarja, SH.</p>
<p>Diketahui, pada Rabu 07 Juni tahun lalu, sekitar pukul 23.00 WIB terdakwa mengajak istrinya ke area perkebunan rempah rempah di Desa Kesamben, Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Terdakwa tega menyiramkan bensin ke tubuh sang istri lalu membakarnya hingga gosong lantaran saat hendak di setubuhi, terdakwa melihat adanya cupang pada bagian dada korban. <strong>(sgg/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25080</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
