<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Podcast &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/podcast/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Apr 2025 22:30:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Podcast &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Wilayah Malang, Pemkab Gandeng Bea Cukai dan Kejari Gelar Podcast</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-gempur-rokok-ilegal-di-wilayah-malang-pemkab-gandeng-bea-cukai-dan-kejari-gelar-podcast</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gempur]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221301</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Komitmen meminimalisir peredaran rokok ilegal melalui beragam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, terus dilakukan Pemkab Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang. Guna memaksimalkan edukasi kepada masyarakat, kali ini Diskominfo Kabupaten Malang menggelar podcast penegakan hukum bidang cukai, yang berlangsung di Pringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Selasa (22/04/2025) tadi. Dalam podcast kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Komitmen meminimalisir peredaran rokok ilegal melalui beragam sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, terus dilakukan Pemkab Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang. Guna memaksimalkan edukasi kepada masyarakat, kali ini Diskominfo Kabupaten Malang menggelar podcast penegakan hukum bidang cukai, yang berlangsung di Pringgitan Pendopo Kabupaten Malang, Selasa (22/04/2025) tadi.</p>



<p>Dalam podcast kali ini, sejumlah pemateri yang bersentuhan langsung dengan penegakan hukum, kembali dihadirkan. Selain Plt Asisten II Sekda Kabupaten Malang, Prasetyaning Arum, tentunya juga hadir Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama/Ahli Pertama, Beni Setiawan serta Kasubsi Penuntutan Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksekusi Khusus Kejari Kabupaten Malang, Fikri Fawaid.</p>



<p>Mengawali pelaksanaan podcast, Plt Asisten II Sekda Kabupaten Malang, Prasetyaning Arum, menyampaikan bahwa Pemkab Malang sangat serius dalam memerangi pemberantasan peredaran rokok ilegal. Karenanya, selain bentuk edukasi yang diberikan secara langsung kepada masyarakat atau konsumen, langkah-langkah penegakan hukum juga secara masif terus dilakukan.</p>



<p>Bahkan, edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tidak hanya dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Namun, juga memanfaatkan sejumlah media atau alat peraga yang bisa dijangkau secara maksimal oleh masyarakat.</p>



<p>Secara khusus, dukungan dana melalui bidang penegakan hukum, juga dialokasikan melalui Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT). &#8220;Terkait dengan anggaran untuk penegakan hukum, yaitu kurang lebih sekitar Rp 5.007.950.000. Harapannya, anggaran itu bisa mensuport di bidang penegakan hukum,&#8221; kata Prasetyaning Arum.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Pemkab Malang sangat berkomitmen dalam mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal. Hal ini, juga telah sesuai dengan aturan dan undang-undang yang telah ditetapkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="428" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/04/Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-di-Wilayah-Malang-Pemkab-Gandeng-Bea-Cukai-dan-Kejari-Gelar-Podcast-2.jpg?resize=600%2C428&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-221303" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/04/Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-di-Wilayah-Malang-Pemkab-Gandeng-Bea-Cukai-dan-Kejari-Gelar-Podcast-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/04/Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-di-Wilayah-Malang-Pemkab-Gandeng-Bea-Cukai-dan-Kejari-Gelar-Podcast-2.jpg?resize=300%2C214&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">SOSIALISASI: Sesi foto bersama seusai pelaksanaan podcast yang digelar Pemkab Malang dengan melibatkan Kantor Bea Cukai Malang dan Kejari Malang. (memontum.com/sit)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>&#8220;Sehingga, Pemkab Malang dituntut harus bisa melakukan pemberantasan terkait dengan cukai ilegal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama/Ahli Pertama, Beni Setiawan, menjelaskan secara terperinci bagaimana mekanisme dana bagi hasil cukai masuk ke pusat. Termasuk, mekanisme pemanfaatan dan langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan.</p>



<p>&#8220;Hasil cukai yang dikumpulkan Kabupaten Malang oleh Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, itu disetorkan ke pemerintah pusat. Selanjutnya, dari dana yang sudah dikumpulkan itu dikembalikan sebesar 3 persen kepada daerah atau Kabupaten Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa total DBHCHT Kabupaten Malang senilai Rp 158 miliar. &#8220;Dalam penggunaannya, itu tidak boleh serampangan dan harus mengikuti aturan mekanisme yang ada. Bahkan, pemerintah pusat menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72 tahun 2024, dalam penggunaan anggaran,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ditambahkannya, adapun keseluruhan anggaran, perinciannya adalah 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat. Kemudian, 40 persen untuk bidang kesehatan diantaranya untuk BPJS dan pengadaan alat-alat kesehatan.</p>



<p>&#8220;Dan, untuk 10 persen, sebagaimana disampaikan oleh Ibu Arum (Plt Asisten II) tadi untuk penegakan hukum. Jadi, dari Rp 158 miliar juga dialokasikan untuk penegakan hukum tadi,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasubsi Penuntutan Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksekusi Khusus Kejari Kabupaten Malang, Fikri Fawaid, menjelaskan posisi Kejaksaan untuk berkontribusi dalam bidang penegakan hukum. &#8220;Penegakan hukum itu artinya upaya terakhir. Jadi kita bicara ini, mengenai pentingnya memberikan pemahaman. Pentingnya mengedukasi masyarakat agar mengetahui dan paham mengenai cukai,&#8221; ujarnya. <strong>(sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221301</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Podcast di Memo X, Wali Kota Sutiaji Berpesan Lanjutkan Visi dan Berjuang Demi Kesejahteraan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/podcast-di-memo-x-wali-kota-sutiaji-berpesan-lanjutkan-visi-dan-berjuang-demi-kesejahteraan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berjuang]]></category>
		<category><![CDATA[berpesan]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[lanjutkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198259</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tinggal hitungan hari, pasangan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, akan mengakhiri masa jabatannya. Tentunya, janji politik yang telah dirancang selama lima tahun (2018 hingga 2023, red), telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang. Karena itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, meminta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Tinggal hitungan hari, pasangan Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, akan mengakhiri masa jabatannya. Tentunya, janji politik yang telah dirancang selama lima tahun (2018 hingga 2023, red), telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang.</p>



<p>Karena itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, meminta kepada pimpinan penerusnya (penjabat, red) dan para jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Malang, ke depan untuk selalu meneruskan tujuan yang tertuang dalam RPJMD dan mensejahterakan masyarakat Kota Malang. &#8220;Memang ada banyak progres yang belum bisa dilakukan. Saya memaknai pemerintahan seperti badan kita, jadi institusional. Tidak harus saya yang meneruskan, siapapun yang meneruskan, ketika mempunyai visi yang sama, saya kira harus bisa. Maka saya sampaikan kepada masyarakat, jangan mikir siapa nanti yang meneruskan. Karena goalsnya adalah kesejahteraan,” kata Wali Kota Sutiaji, saat Podcast di Kantor Memo X group, Jumat (15/09/2023) tadi.</p>



<p>Pihaknya juga menyampaikan, bahwa tujuan negara didirikan adalah untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat melalui Pemerintah Kota Malang, harus merata dan dilayani dengan baik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tentu dalam memberikan pelayanan itu, harus dilayani dengan baik. Tidak memandang bulu, agama, suku dan ras. Mereka hidup di Indonesia, itu harus diperlakukan yang sama. Sehingga, juga tidak ada orang-orang yang di anak tirikan dalam pelayanan,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, kehadiran pemerintah menurutnya tidak akan mencela masyarakat. Karena pemerintah memiliki kewajiban untuk melaksanakan tugas dengan menyamakan semua komponen yang ada.</p>



<p>“Ada banyak hal yang harus terus bisa dipahami oleh masyarakat. Seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, insfrakstruktur dan sebagainya. Karena itu, pemerintah harus hadir dan harus terus berproses memberikan pemahaman-pemahaman,” imbuh Sutiaji.</p>



<p>Saat pihaknya disinggung mengenai langkah yang akan dilakukan selanjutnya, Sutiaji menyampaikan jika dirinya akan mengikuti aliran kehidupan saat ini. Terpenting menurutnya, harus berbuat yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Saya akan menjadi air. Jadi, terus mengalir dan memberikan manfaat,&#8221; lanjutnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198259</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usut Tuntas, Semoga 2023 Kian Membaik</title>
		<link>https://memontum.com/usut-tuntas-semoga-2023-kian-membaik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2022 02:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ngopi pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Obrolan Santai]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180508</guid>

					<description><![CDATA[PERGANTIAN tahun 2023, tinggal menyisakan beberapa hari. Itu artinya, kita semua akan kembali mengisi lembaran baru, dengan beragam peristiwa dan catatan baru. Beberapa catatan, pun terjadi dalam perjalanan selama di tahun 2022. Yang mana, di awal tahun itu, Kota Malang masih disibukkan dengan penanganan kasus Covid-19 varian Omicron atau gempuran gelombang ketiga. Beruntung, cobaan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>PERGANTIAN tahun 2023, tinggal menyisakan beberapa hari. Itu artinya, kita semua akan kembali mengisi lembaran baru, dengan beragam peristiwa dan catatan baru.</p>



<p>Beberapa catatan, pun terjadi dalam perjalanan selama di tahun 2022. Yang mana, di awal tahun itu, Kota Malang masih disibukkan dengan penanganan kasus Covid-19 varian Omicron atau gempuran gelombang ketiga. Beruntung, cobaan yang menerpa bangsa ini, dapat diatasi dengan baik.</p>



<p>Kemudian, masih di awal tahun yang sama, Kota Malang menorehkan catatan baik, sejalan dengan apa yang diharapkan sebagian besar warganya dalam pembanguan infrastruktur pendukung kelancaran lalu lintas. Yaitu, dengan diresmikannya Jembatan Tunggulmas dan Jembatan Kedungkandang. Walaupun pada awal dibukanya Jembatan Tunggulmas sempat membuat titik kemacetan baru di kawasan Tlogomas, tetapi beransur-ansur bisa dicarikan solusi terbaik.</p>



<p>Memasuki bulan ke tiga di tahun 2022, pastinya masih lekat diingatan warga Malang, terkhusus bagi mereka yang aktif dibeberapa media sosial. Dimana, Wali Kota Malang membuat sebuah intruksi kepada jajarannya, untuk menginstal aplikasi MiChat. Aplikasi ini, adalah aplikasi yang kerap disalahgunakan dan perlunya dilakukan kontrol. Salah satunya, mengenai adanya transaksi prostitusi online.</p>



<p>Masuk di April 2022, Kota Malang tepat berusia 108 Tahun. Semakin berusia, diharapkan akan semakin memahami kemauan warganya.</p>



<p>Di perjalanan di tahun 2022, Kota Malang tentunya selalu menjadi perhatian banyak pihak. Dari berbagai hal positif, maupun yang kurang baik. Seperti, jalan berlubang, urusan air dari perusahaan daerah air minum di beberapa wilayah, sampai banjir yang ada dibeberapa ruas Kota Malang. Tentunya, hal ini di satu sisi sudah menjadi tugas pemerintah, namun sisi lain juga perlu peran serta masyarakat.</p>



<p>Memasuki menjelang akhir tahun, tepat pada 1 Oktober 2022, kejadian luar biasa yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. 135 nyawa harus menjadi korban pada sebuah tragedi dalam ajang olah raga yang paling di cintai dan dibanggakan di Bhumi Arema. Korban jiwa yang gugur merupakan tragedi yang terjadi akibat dari tembakan gas air mata, sehingga banyak dari korban yang panik karena tembakan dari gas air mata.</p>



<p>Semoga, cerita kelam itu tidak terulang kembali dan semua kembali dengan lebih baik.</p>



<p>Lepas dari cerita duka, Kota Malang masih dapat hadir dengan cerita baik lain. Yakni, Gedung Malang Creative Centre (MCC) yang akhirnya diresmikan. Aktifitas Kayutangan yang semakin bervariasi dan hal-hal yang positif lain.</p>



<p>Kini, menyambut tahun yang baru, banyak harapan yang tertambatkan dan harapan-harapan baik yang dapat terwujud di tahun 2023. Hal positif itu, kiranya dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kota Malang di tahun mendatang. Adanya MCC, jelas menyerap anggaran yang besar dan diharapkan dapat memberikan dampak yang besar pada industri ekonomi kreatif, maupun UMKM di Kota Malang. Salah satunya, meningkatnya taraf hidup dan kualitas para pelaku UMKM di Kota Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Di tahun 2023, besar harapan titik-titik banjir di Kota Malang, sudah tereduksi dan bahkan harapannya Kota Malang, kembali bebas dari banjir. Hal ini, tentunya perlu sinergi semua pihak. Baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat harus terlibat. Pihak penyelenggara pemerintahan di Kota Malang, bisa memberikan solusi terbaik, dengan tidak mudah memberikan izin pemanfaatan lahan yang ada di atas saluran atau jalur air yang bisa berpotensi menjadi penyebab banjir. Tentunya, masyarakat pun perlu berperan dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan sadar akan aturan yang ditetapkan pemerinta untuk mengatasi banjir.</p>



<p>Kota Malang yang juga sebagai barometer wisata di Jawa Timur maupun Indonesia, semoga ke depan semakin banyak even-even yang dapat menunjang wisata yang ada di kota Malang. Aktivasi kegiatan atau even olah raga, tentunya juga bisa digunakan sebagai sarananya, dalam hal ini KONI Kota Malang selayaknya dapat berinovasi dalam menyelenggarakan even even olah raga.</p>



<p>Untuk kasus besar yang saat ini terjadi, dimana keadilan yang belum dinampakkan bagi korban Tragedi Kanjuruhan, semoga di Tahun 2023 dapat menemui jalan terang dan dapat terselesaikan dengan setuntas tuntasnya.</p>



<p>Selamat menyambut Tahun 2023. Semoga segala kebaikan yang kita harapkan terwujud dan terlaksana. Selamat Tahun Baru 2023.</p>



<p>Penulis adalah Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180508</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Hadiri Launching Podcast Sanika Satyawada Station dan Aplikasi Soegab Inovasi Kapolres Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-hadiri-launching-podcast-sanika-satyawada-station-dan-aplikasi-soegab-inovasi-kapolres-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2022 14:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Malang]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=163510</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah menghadiri Launching Podcast Sanika Satyawada Station dan aplikasi WA SOEGAB di Pendopo Kepanjen, Jumat (11/02/2022). Inovasi ini diluncurkan oleh Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono. Ia kembali meluncurkan inovasi, setelah sebelumnya meluncurkan Jago dalam inovasi penuntasan vaksinasi di Kabupaten Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah menghadiri Launching Podcast Sanika Satyawada Station dan aplikasi WA SOEGAB di Pendopo Kepanjen, Jumat (11/02/2022).</p>



<p>Inovasi ini diluncurkan oleh Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono. Ia kembali meluncurkan inovasi, setelah sebelumnya meluncurkan Jago dalam inovasi penuntasan vaksinasi di Kabupaten Malang. Kali ini, AKBP Bagoes melaunching sebuah podcast dan aplikasi pelayanan masyarakat berbasis digital.</p>



<p>Kedua inovasi itu adalah &#8216;Podcast Sanika Satyawada&#8217; dan WA SOEGAB. Menurut AKBP Bagoes, kedua inovasinya ini kedepan akan menjadi sarana penyampaian informasi yang cukup efektif bagi seluruh masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk WA SOEGAB ini, merupakan sebuah inovasi pelayanan publik. Dimana nantinya masyarakat akan lebih mudah melapor atau mengadukan sebuah gangguan Kamtibmas. Sehingga nanti petugas di lapangan akan cepat menindaklanjuti,&#8221; kata AKBP Bagoes Wibisono.</p>



<p>Ia juga menjelaskan, Podcast yang diambil itu dari nama angkatannya yaitu &#8216;Sanika Satyawada&#8217; mengandung arti orang yang dapat dipercaya dan memegang teguh janji. &#8220;Sanika Satyawada adalah nama angkatan saya Akpol lulusan tahun 2000. Harapan saya, podcast ini nantinya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polres Malang, dengan penyampaian informasi-informasi tentang Kepolisian. Sehingga masyarakat akan tahu lebih banyak tentang Ilmu Kepolisian,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selanjutnya, dalam kesempatan yang sama, Bagoes juga menyebutkan beberapa unggulan dari aplikasi WA SOEGAB. &#8220;SOEGAB adalah kepanjangan dari Sentra Laporan Elektronik Gangguan Kamtibmas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut, AKBP Bagoes menjelaskan latar belakang munculnya ide dan inovasi ini adalah berawal dari arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Yang mengharapkan Institusi Polri di tingkat Polres dan Polsek memiliki sebuah sistem pelayanan publik berbasis teknologi.</p>



<p>&#8220;Didalam aplikasi WA SOEGAB ini masyarakat akan mudah mengaksesnya. Cukup WA di Hotline atau scan barcode, masyarakat sudah bisa menyampaikan laporan tanpa harus datang ke kantor polisi. Karena nanti petugas yang akan mendatangi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>AKBP Bagoes juga menyebutkan, aplikasi WA SOEGAB juga akan menyajikan beberapa informasi pelayanan publik yang ada di Polres Malang. &#8220;Kami akan memudahkan masyarakat untuk bertanya tentang apa saja pelayanan yang ada di Polres Malang, tanpa harus susah payah datang terlebih dahulu. Jadi pelayanan akan lebih mudah dan singkat,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Milenial Utas Malang Raya, Zulham Ahmad Mubarrok, pada kesempatan Podcast perdana kali ini menjadi bintang tamu. Sangat mengapresiasi inovasi dari Kapolres Malang ini.</p>



<p>&#8220;Kebanyakan dari masyarakat memang enggan untuk datang ke kantor polisi, seolah-olah menjadi momok yang sangat menakutkan. Namun dengan adanya podcast dan WA SOEGAB ini, masyarakat akan mudah menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian,&#8221; tutur Zulham Ahmad Mubarrok.</p>



<p>Menandai peresmian peluncuran inovasinya, Kapolres Malang secara simbolis menekan tombol alarm dan dilanjutkan penayangan video simulasi layanan terbaru yang dimiliki Polres Malang yaitu WA SOEGAB. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163510</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD Sumenep Berikan Edukasi dalam Podcast Spesial Hari Diabetes Sedunia</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-sumenep-berikan-edukasi-dalam-podcast-spesial-hari-diabetes-sedunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2021 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Diabetes Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Podcast]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Penyakit Diabetes merupakan sebuah penyakit kronis yang rentan terjadi pada tubuh manusia. Penyakit itu, tidak pernah mengenal usia dan jenis kelamin setiap penderita. Tanda-tanda gejala penyakit itu, diantaranya sering kecing dan sering lapar, yang juga disertai dengan penurunan berat badan. Namun, masyarkat Sumenep kali ini tidak usah khawatir lagi dengan penyebab gejala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Penyakit Diabetes merupakan sebuah penyakit kronis yang rentan terjadi pada tubuh manusia. Penyakit itu, tidak pernah mengenal usia dan jenis kelamin setiap penderita. Tanda-tanda gejala penyakit itu, diantaranya sering kecing dan sering lapar, yang juga disertai dengan penurunan berat badan.</p>



<p>Namun, masyarkat Sumenep kali ini tidak usah khawatir lagi dengan penyebab gejala Penyakit Diabetes. Sebab, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumenep, memberikan edukasi dalam podcast spesial Hari Diabetes sedunia.</p>



<p>Dalam edukasi ini, dijelaskan semua penyebab dan cara mengatasinya. Menurut salah satu dokter RSUD Sumenep, Endah, mengatakan penyakit diabetes itu adalah penyakit yang sudah lama. Penyakit yang sudah sekitar tiga bulan mengendap di dalam tubuh manusia. Yang disebabkan, karena terlalu banyak makanan yang manis-manis. Sehingga, menimbulkan kadar gula darah jadi meningkat.</p>



<p>&#8220;Jadi, ada gejala klasik dalam penyakit ini. Biasanya, ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Atau dengan kata lain, diantaranya sering kencing, lapar, haus, dan juga berat badan menurun,&#8221; ujarnya, Selasa (16/11/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkan, penyebab utama penyakit tersebut adalah konsumsi gula yang berlebihan. Dan juga timbul dari gaya hidup yang kurang sehat, yakni dimulai dari diet dan makanan yang kurang sehat dan juga kekurangan olahraga. Sehingga, tubuh kita rentan di masuki penyakit tersebut.</p>



<p>&#8220;Gaya hidup sehat itu perlu kita perhatikan. Dengan asupan yang kita makan. Intinya kita perhatikan dengan gula yang kita konsumsi kurang dari 10 persen dari total kalori kita perhari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Setiap orang yang di derita penyakit ini, lanjut Endah, jika mengalami luka, biasanya penyembuhan agak lama. Karena penderita penyakit diabetes ini mempunyai kadar gula yang tinggi.</p>



<p>&#8220;Ya kalau pasien penyakit ini terdapat luka di tubuhnya pasti agak lama dalam penyembahannya. Karena kadar gulanya kan tinggi. Makanya untuk menjaga kesehatan tubuh kita agar kadar gulanya tidak meningkat maka harus atur cara makanan dengan mengonsumsi gula jangan berlebihan,&#8221; ujarnya. <strong>(dan/edo)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158479</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
