<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Poliwangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/poliwangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Sep 2025 12:53:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Poliwangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Wisuda Poliwangi, Bupati Banyuwangi Beri Pesan Bermakna untuk Wisudawan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-wisuda-poliwangi-bupati-banyuwangi-beri-pesan-bermakna-untuk-wisudawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bermakna]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Poliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<category><![CDATA[wisudawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225946</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri kegiatan Wisuda ke XX Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) di salah satu hotel di Banyuwangi, Sabtu (13/09/2025) tadi. Dalam momen itu, Bupati Ipuk berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi SDM (sumber daya manusia) unggul yang adaptif, kreatif, kolaboratif dan inovatif. Pelaksanaan wisuda sendiri, diikuti sekitar 753 wisudawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri kegiatan Wisuda ke XX Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) di salah satu hotel di Banyuwangi, Sabtu (13/09/2025) tadi. Dalam momen itu, Bupati Ipuk berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi SDM (sumber daya manusia) unggul yang adaptif, kreatif, kolaboratif dan inovatif.</p>



<p>Pelaksanaan wisuda sendiri, diikuti sekitar 753 wisudawan Ahli Madya dan Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026. Hadir langsung dalam pelaksanaan wisuda itu, Rektor Poliwangi, Shofiul Amin, bersama segenap jajaran dekan serta ratusan orang tua wisudawan.</p>



<p>“Hari ini adalah awal dari babak baru perjalanan panjang para wisudawan untuk melangkah mengabdi kepada masyarakat dan bangsa. Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Bupati Ipuk juga mengatakan, bahwa dunia saat ini menghadapi perubahan yang sangat cepat. Disrupsi digital, perubahan iklim, kompetisi global, hingga tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks, menjadi tantangan yang harus dihadapi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dengan situasi ini, para wisudawan bukan hanya dituntut menguasai ilmu, tetapi juga harus adaptif, kreatif, kolaboratif dan inovatif agar menjadi SDM unggul yang mampu bersaing dan bertahan pada kondisi apapun,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, Banyuwangi sendiri sedang bergerak menjadi daerah dengan ekonomi kreatif yang kuat, pariwisata berkelanjutan, pertanian modern, serta digitalisasi layanan publik. Kehadiran para lulusan Politeknik Banyuwangi, juga sangat dibutuhkan. Baik itu di sektor teknologi, perikanan, pariwisata, bisnis digital, maupun energi baru terbarukan.</p>



<p>“Saya juga mengajak para wisudawan untuk turut menjadi bagian dari pembangunan Banyuwangi. Jadilah SDM unggul yang mampu bersaing secara global, tetapi tetap membumi, berakar pada budaya luhur daerah dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.</p>



<p>Dalam serangkaian pelaksanaan itu, Bupati Ipuk juga berkesempatan memberikan penghargaan secara langsung kepada para wisudawan yang berprestasi baik akademik maupun non akademik. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225946</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Ipuk Resmikan Pojok Statistik Hasil Kolaborasi BPS dan Kampus Poliwangi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-ipuk-resmikan-pojok-statistik-hasil-kolaborasi-bps-dan-kampus-poliwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Poliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Statistik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meresmikan Pojok Statistik, Kamis (06/06/2024) tadi. Pojok Statistik sendiri merupakan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) untuk mendukung pemanfaatan data dalam pembangunan Banyuwangi. &#8220;Selama ini kebijakan dan program-program Banyuwangi harus berbasis data, sehingga bisa tepat sasaran. Saya berharap selain menjadi bahan pembelajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meresmikan Pojok Statistik, Kamis (06/06/2024) tadi. Pojok Statistik sendiri merupakan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) untuk mendukung pemanfaatan data dalam pembangunan Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Selama ini kebijakan dan program-program Banyuwangi harus berbasis data, sehingga bisa tepat sasaran. Saya berharap selain menjadi bahan pembelajaran untuk civitas akademika Poliwangi, Pojok Statistik ini bisa membantu pemerintah untuk pemenuhan data yang bisa dijadikan pijakan pembangunan daerah,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pojok Statistik sendiri berada di Gedung Kuliah Terpadu Rempeg Jogopati, tepatnya di ruangan yang berada di Lantai III. Ruangan tersebut, memiliki fasilitas antara lain tempat duduk yang nyaman bagi pengunjung. Terdapat juga perangkat komputer yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai data digital tentang Banyuwangi. &#8220;Dibukanya Pojok Statistik ini menjadi bagian dari kampus untuk menyediakan data statistik yang terintegrasi dan mudah diakses,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, dengan data yang lebih akurat, para dosen dan mahasiswa akan mampu membuat bahan penelitian yang kredibel. Hasilnya, bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Termasuk, membantu pemerintah dalam menyusun dan membuat sebuah kebijakan.</p>



<p>Selain itu, data juga bisa menjadi pijakan bagi para civitas akademika untuk membuat inovasi-inovasi baru yang bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat di Banyuwangi. &#8220;Karena ini yang pertama di Banyuwangi, mudah-mudahan nanti bisa dimanfaatkan oleh khalayak umum juga. Termasuk, mahasiswa-mahasiswa dari kampus lain. Mudah-mudahan BPS ke depannya juga bisa mengajak kampus lain untuk membuat tempat yang serupa,&#8221; tegas Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Direktur Poliwangi, Shofi&#8217;ul Amin, menambahkan bahwa keberadaan Pojok Statistik akan membantu para civitas akademika untuk memperdalam literasi data. Sebagai perguruan tinggi vokasi, permasalahan data menjadi hal penting untuk mengimbangi praktik perkuliahan.</p>



<p>Ia menjelaskan, Pojok Statistik akan dimanfaatkan oleh sekitar 3.400 mahasiswa dan 150 dosen dalam aktivitas belajar mengajar di kampus tersebut.</p>



<p>&#8220;Ini akan menjadi tempat penunjang pendidikan vokasi di Poliwangi,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPS Banyuwangi, Hermanto, menjelaskan bahwa Pojok Statistik merupakan hasil kolaborasi antara BPS dan akademi untuk memajukan Banyuwangi. &#8220;Karena data statistik sangat penting untuk pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evlauasi. Semua butuh data,&#8221; kata Hermanto.</p>



<p>Pojok Statistik tidak hanya menyediakan akses data yang mudah. Menurutnya, tempat tersebut juga menyediakan layanan agar civitas akademika dapat memahami data-data yang diperoleh dengan lebih mudah. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT BSI Ajari Mahasiswa Poliwangi &#8220;Mencuri&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/pt-bsi-ajari-mahasiswa-poliwangi-mencuri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 12:16:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Poliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70016-pt-bsi-ajari-mahasiswa-poliwangi-mencuri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Manager Community Social Responshibility (CSR) PT Bumi Suksesindo (BSI) Tri Sakti Kurniawan mengajari mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) agar tidak malu mencuri. Tapi mencuri yang dimaksudkan adalah mengambil ilmu dari orang lain yang telah berhasil. &#8220;Silahkan curi ilmu dari para narasumber. Karena mencuri yang halal adalah mencuri ilmu,&#8221; tegasnya menggaris bawahi agar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Manager Community Social Responshibility (CSR) PT Bumi Suksesindo (BSI) Tri Sakti Kurniawan mengajari mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) agar tidak malu mencuri. Tapi mencuri yang dimaksudkan adalah mengambil ilmu dari orang lain yang telah berhasil.</p>
<p>&#8220;Silahkan curi ilmu dari para narasumber. Karena mencuri yang halal adalah mencuri ilmu,&#8221; tegasnya menggaris bawahi agar tidak salah tafsir, Sabtu (22/12/2018) siang.</p>
<p>Kalangan millenial harus berani mengambil kesempatan kewirausahaan. Mahasiswa tidak boleh bergantung nasib menjadi pekerja saja. Setelah lulus hendaknya alumni Poliwangi menjadi pengusaha sehingga menciptakan lapangan usaha.</p>
<p>&#8220;Kami berharap selepas dari ruangan ini (Auditorium Poliwangi) para peserta bisa berkiprah di luar. Terapkan ilmu yang telah didapat dari para narasumber,&#8221; dorongnya kala menjadi pembicara Seminar Nasional Kewirausahaan Poliwangi 2018.</p>
<p>Lulusan hubungan internasional Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jogjakarta ini menegaskan bahwa orang Indonesia hebat. Kemampuannya tak kalah dengan tenaga luar negeri.</p>
<p>&#8220;Jangan minder, kita tidak kalah dengan mereka,&#8221; pesannya kepada peserta seminar dari kalangan mahasiswa Poliwangi dan perwakilan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).</p>
<p>Cowok asal Klaten (coklat, red) itupun menggambarkan dirinya yang tak punya keahlian di bidang tambang. Namun selepas menjadi karyawan di sebuah perusahaan yang bergerak bidang energi baru terbarukan di Makassar, Sulawesi Selatan, Tri Sakti Kurniawan bergabung dengan Sumatera Copper Gold. Kini ia menjadi Manager CSR PT BSI.</p>
<p>&#8220;Kok soal tambang, masalah kincir angin untuk energi listrik saja tak pernah tahu sama sekali. Tapi dengan belajar akhirnya bisa juga. Termasuk sekarang soal pertambangan mineral,&#8221; kisahnya.</p>
<p>Wakil Direktur II Bidang Kemahasiswaan Poliwangi Muhammad Sofi&#8217;ul Amin menjelaskan, seminar nasional ini akan digelar berkelanjutan karena didukung PT BSI. Kewirausahaan merupakan visi Poliwangi karena untuk mencetak tehnoentrepreneur.</p>
<p>&#8220;Di Poliwangi ada UKM kewirausahaan yang dikelola mahasiswa. Mahasiswa bidik misi diwajibkan sosialisasi di bidang ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketua Panitia Seminar Nasional Poliwangi 2018, Mifta Hussurur, menghendaki agar mahasiswa mandiri dan tidak tergantung dengan perusahaan. Artinya, mahasiswa tidak mengandalkan kerja kantoran tapi bisa membuka usaha sendiri. Sehingga pasca lulus dari bangku kuliah bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sengaja kami mengundang Bumdes agar hasil pertanian bisa diolah kembali agar lebih menghasilkan,&#8221; ungkapnya. <strong>(ras/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70016</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
