<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pollution &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pollution/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jun 2025 14:47:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pollution &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ending Plastic Pollution, Bupati Lumajang Serukan Hentikan Penggunaan Plastik Sekali Pakai</title>
		<link>https://memontum.com/ending-plastic-pollution-bupati-lumajang-serukan-hentikan-penggunaan-plastik-sekali-pakai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ending]]></category>
		<category><![CDATA[hentikan]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan]]></category>
		<category><![CDATA[plastic]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[pollution]]></category>
		<category><![CDATA[sekali]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222719</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyerukan komitmen bersama untuk menghentikan produksi dan penggunaan plastik sekali pakai, terutama di daerah aliran sungai dan lingkungan padat penduduk. Seruan itu disampaikan, saat Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Halaman Menara Air Tirtamahameru, Kamis (05/06/2025) tadi. Mengusung tema global &#8216;Ending Plastic Pollution&#8217; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyerukan komitmen bersama untuk menghentikan produksi dan penggunaan plastik sekali pakai, terutama di daerah aliran sungai dan lingkungan padat penduduk. Seruan itu disampaikan, saat Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Halaman Menara Air Tirtamahameru, Kamis (05/06/2025) tadi.</p>



<p>Mengusung tema global &#8216;Ending Plastic Pollution&#8217; atau &#8216;Mengakhiri Polusi Plastik&#8217;, kegiatan ini menandai semangat kolektif Kabupaten Lumajang, dalam menyelamatkan masa depan lingkungan melalui aksi nyata. Salah satunya, dengan menanam pohon bersama masyarakat dari berbagai elemen.</p>



<p>“Hari Lingkungan Hidup ini bukan hanya seremoni, tapi refleksi dan aksi. Kita harus bergerak bersama untuk mengurangi polusi plastik. Mudah-mudahan penggunaannya semakin menurun, dan kesadaran masyarakat semakin meningkat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar seruan simbolik, Bunda Indah menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bentuk sedekah untuk generasi mendatang. “Menanam pohon itu sedekah oksigen. Satu pohon saja bisa menghasilkan oksigen bagi dua orang. Bayangkan jika kita tanam seribu pohon. Ini investasi kehidupan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai tindak lanjut kampanye lingkungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga membagikan 1.000 besek bambu ramah lingkungan kepada 15 takmir masjid. Besek ini digunakan untuk menggantikan plastik saat perayaan Idul Adha yang jatuh pada 6 Juni 2025.</p>



<p>Plh Kepala DLH Lumajang, Agus Rohman Rozaq, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini tidak berhenti pada simbolisasi, tapi dilanjutkan dengan kegiatan edukatif dan restoratif. “Kami menggelar talkshow interaktif di Radio Suara Lumajang, serta penanaman bibit pohon pule di kawasan wisata alam Pemandian Selokambang. Ini bagian dari edukasi sekaligus pemulihan lingkungan,” ujarnya.</p>



<p>Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Lumajang tahun ini, menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya sadar lingkungan. Dari edukasi media, distribusi bahan alternatif, hingga penanaman pohon, semua diarahkan untuk satu tujuan, yaitu bumi yang lebih bersih dan masa depan yang lebih hijau.</p>



<p>Bupati Lumajang pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, tokoh agama, hingga pelaku usaha, untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan. “Mari kita mulai dari hal kecil, dari rumah kita, dari cara kita memilih bahan, hingga bagaimana kita membuang sampah. Setiap tindakan kecil akan berdampak besar bagi masa depan,” terangnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222719</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup, Komunitas Mata Hati Trenggalek Gelar Kampanye Beat Plastic Pollution</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-komunitas-mata-hati-trenggalek-gelar-kampanye-beat-plastic-pollution</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[beat]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[HATI]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[plastic]]></category>
		<category><![CDATA[pollution]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, digelar masyarakat di Kota Keripik Tempe beserta komunitas pecinta lingkungan dengan melakukan aksi cinta lingkungan. Mengusung tema &#8216;Beat Plastic Pollution&#8217; atau Mengalahkan Polusi Plastik, diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik sangat penting. Aksi cinta lingkungan kali ini, diinisiasi oleh Mata Hati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, digelar masyarakat di Kota Keripik Tempe beserta komunitas pecinta lingkungan dengan melakukan aksi cinta lingkungan. Mengusung tema &#8216;Beat Plastic Pollution&#8217; atau Mengalahkan Polusi Plastik, diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik sangat penting.</p>



<p>Aksi cinta lingkungan kali ini, diinisiasi oleh Mata Hati dan didukung oleh pihak &#8211; pihak peduli lingkungan mulai dari masyarakat, instansi terkait maupun sejumlah perusahaan yang ada di Trenggalek.</p>



<p>Ketua Perkumpulan Mata Hati, Kusnul Huda, mengatakan upaya memerangi sampah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Beat Plastic Pollution yang dicanangkan pemerintah untuk Trenggalek yang lebih bersih, sehat dan lestari. &#8220;Ini salah satu bentuk dukungan kita, terhadap lingkungan. Melalui aksi atau kampanye tidak membuang sampah sembarangan, terutama plastik ini merupakan upaya kita membawa Kabupaten Trenggalek lebih bersih, sehat dan juga lestari,&#8221; katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/06/2023) siang.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, bahwa aksi tersebut dimulai dengan kampanye terlebih dahulu. Artinya, bukan anti plastik, tapi lebih ke pengelolaan sampah plastik.</p>



<p>&#8220;Kita juga memasang banner yang tersebar di 30 titik. Kali ini kami fokuskan pada kawasan atau daerah-daerah sungai. Kebiasaan membuang sampah di sungai menjadi cikal bakal banyaknya sampah plastik di sungai. Dan sungai adalah sumber penghidupan kita semua,&#8221; terang Huda.</p>



<p>Ditambahkannya, kawasan yang dijadikan fokus utama, diantaranya Jembatan Sungai Ngasinan, Pasar Subuh Trenggalek, Sungai Dawung, Sungai Munjungan, sungai di wilayah Kecamatan Gandusari, Kampak, Watulimo dan sungai-sungai lain yang berpotensi menjadi tempat membuang sampah sembarangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya juga menitikberatkan pada kawasan sungai, karena sungai memberikan air bersih untuk hidup manusia. Jika sungai tidak terawat, maka berbagai bencana pun akan hadir di Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Tujuan dari kegiatan ini, adalah mendukung pelaksanaan program pencegahan kerusakan alam dan lingkungan terutama dari sampah plastik. Plastik tidak akan terurai hingga ratusan tahun. Sampah plastik yang terus menerus bertambah akan merusak keseimbangan alam dan ekosistem yang ada,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Mata Hati juga akan mengajak masyarakat, komunitas, perusahaan atau pihak manapun yang perduli terhadap lingkungan untuk berkolaborasi dalam mengadakan kegiatan-kegiatan cinta lingkungan.</p>



<p>&#8220;Semoga yang kami lakukan akan memperkuat dan meningkatkan kesadaran masyarakat Trenggalek, tentang bahaya membuang sampah plastik sembarangan. Kami juga berterimakasih pada perusahaan pertambangan yang beroperasi di Trenggalek PT Sumber Mineral Nusantara (SMN), yang telah mendukung kegiatan ini hingga peringatan Hari Lingkungan Hidup 2023 dapat terlaksana dengan lancar,” papar Huda.</p>



<p>Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan bisa lebih meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak yang peduli dengan lingkungan. Kepedulian itu, tidak hanya muncul dari Jargon-Jargon dan ucapan semata, lingkungan butuh aksi nyata. Oleh karena itu, Mata Hati terus mengajak siapapun untuk bergerak bersama, apapun bentuknya dan siapapun orangnya.</p>



<p>Perlu diketahui, Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia atau World Environment Day, diperingati setiap tanggal 5 Juni. Berawal pada 1972 ketika Majelis Umum PBB menetapkan 5 juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada saat Konferensi Stockholm. Setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup dirayakan dengan tema yang berbeda-beda dan pada 2023 ini mengusung tema Beat Plastic Pollution, yakni seruan untuk bertindak guna menangani sampah plastik dan mencari solusi terkait polusi plastik. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191965</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
