<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polres bangkalan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polres-bangkalan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 May 2023 13:25:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polres bangkalan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berkedok Lowongan Kerja, Pria Asal Bangkalan Diringkus Polres Pamekasan</title>
		<link>https://memontum.com/berkedok-lowongan-kerja-pria-asal-bangkalan-diringkus-polres-pamekasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 May 2023 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188635</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Seorang pria berinisial BS (35), warga Dusun Krasaan, Desa Bandung, Kecamatan Konang, Bangkalan, diringkus petugas Reskrim Polsek Larangan dan Satreskrim Polres Pamekasan di depan Masjid As-Syuhada Pamekasan, Jumat (12/05/2023) kemarin. Tersangka dibekuk, karena terlibat kasus dugaan penipuan dengan modus mencarikan lowongan pekerjaan (Loker) kepada korban. Dari aksinya tersebut, pelaku berhasil memperdayai korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Seorang pria berinisial BS (35), warga Dusun Krasaan, Desa Bandung, Kecamatan Konang, Bangkalan, diringkus petugas Reskrim Polsek Larangan dan Satreskrim Polres Pamekasan di depan Masjid As-Syuhada Pamekasan, Jumat (12/05/2023) kemarin. Tersangka dibekuk, karena terlibat kasus dugaan penipuan dengan modus mencarikan lowongan pekerjaan (Loker) kepada korban.</p>



<p>Dari aksinya tersebut, pelaku berhasil memperdayai korban dengan membawa kabur motornya. Kini akibat perbuatannya tersebut, BS harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji Polres Pamekasan.</p>



<p>Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto, menjelaskan bahwa perkenalan pelaku dan korban melalui media sosial Facebook. &#8220;Untuk melancarkan aksinya, BS mengunggah postingan status di Facebook milik pribadi dengan cara menawarkan Loker pada korbannya. Korban kemudian tertarik, sehingga berkenalan dengan pelaku melalui pesan FB,&#8221; ujar Iptu Sri Sugiarto kepada Memontum.com, Sabtu (13/05/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Selanjutnya, setelah korban menjalin perkenalan, kemudian mereka menjadi sering berkomunikasi seputar pekerjaan. Pelaku kemudian mengajak korban untuk bertemu di depan Masjid Al &#8211; Hidayah, Desa Tentenan Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan, pada Rabu (26/05/2023) siang. &#8220;Saat bertemu, BS menyamarkan namanya dengan panggilan Ali dan merayu korban untuk meminjam motornya. Dengan alasan ingin menjemput temannya bernama Faiz, di terminal setempat. Faiz sendiri disebut-sebut sebagai sosok yang bisa mencarikan lowongan pekerjaan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Karena tidak punya firasat buruk, korban pun meminjamkan motornya. Namun setelah ditunggu cukup lama, BS tidak kunjung kembali. Hal itu, membuat korban panik dan curiga motornya dibawa kabur. Kemudian, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Larangan.</p>



<p>“Alhamdulillah, gerak cepat rekan-rekan di unit Reskrim Polsek Larangan membuahkan hasil dengan bisa mengamankan BS berikut barang buktinya. Untuk proses lebih lanjut, akan diinformasikan kembali,&#8221; ujarnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selidiki Kasus Penembakan yang Meregut Nyawa Warga Sepulu, Polisi Masih Tutupi Identitas Eksekutor</title>
		<link>https://memontum.com/selidiki-kasus-penembakan-yang-meregut-nyawa-warga-sepulu-polisi-masih-tutupi-identitas-eksekutor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2021 14:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[penembakan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=139205</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Penyidikan kasus penembakan yang menimpa NH (31) warga Kecamatan Sepulu-Bakalan, terus didalami Polres Bakalan. Sampai-sampai, hingga saat ini polisi masih belum mengurai alias menutupi siapa satu dari dua tersangka yang sudah berhasil ditangkap, bertindak sebagai eksekutor dari penembakan yang merenggut nyawa NH. Sebagaimana diketahui, polisi telah berhasil meringkus dua pelaku lain yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Penyidikan kasus penembakan yang menimpa NH (31) warga Kecamatan Sepulu-Bakalan, terus didalami Polres Bakalan. Sampai-sampai, hingga saat ini polisi masih belum mengurai alias menutupi siapa satu dari dua tersangka yang sudah berhasil ditangkap, bertindak sebagai eksekutor dari penembakan yang merenggut nyawa NH.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, polisi telah berhasil meringkus dua pelaku lain yang terlibat aksi tersebut. Mereka adalah SF (20) dan MD (21), keduanya warga Desa Katol Barat, Kecamatan Kokop. Keduanya ditangkap, karena diduga terlibat aksi penembakan pada 28 Maret lalu.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nurwiyo Dwiyugo, mengatakan bahwa aksi penembakan itu dipicu adanya informasi pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh NH atau korban. Sehingga, sang pemilik motor yang identitasnya juga belum diuraikan petugas, mengajak salah satu remaja yang ditangkap tersebut, untuk melakukan pengejaran terhadap NH.</p>



<p>&#8220;Jadi, pemilik motor dan terduga pelaku penembakan yang kami amankan, namun bukan eksekutor,&#8221; ungkapnya singkat.</p>



<p>NH sendiri menjadi sasaran tuduhan pelaku pencurian, karena korban merupakan residivis kasus pencurian motor, yang sudah dua kali masuk penjara. Sehingga, tudingan yang mengarah kepada pelaku Curanmor, kerap dituduhkan kepada NH.</p>



<p>Kasatreskrim menambahkan, pelaku penembakan yang mengakibatkan korbannya tidak bernyawa, menggunakan senjata api jenis Revolver dengan kaliber 38. NH sendiri, mati seketika dengan satu kali tembakan.</p>



<p>&#8220;Kami pastikan, untuk penembakan itu dilakukan oleh warga sipil,&#8221; ujarnya, seraya enggan mengurai, siapa eksekutornya.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, polisi sedang mendalami senjata api dan proyektil peluru yang digunakan. Bahkan, beberapa saksi sudah dihadirkan untuk diminta keterangan. Meski begitu, hingga saat ini eksekutor belum diamankan oleh petugas.</p>



<p>&#8220;Untuk inisialnya, belum bisa kami sampaikan. Karena kami masih dalami kasus tersebut. Kami juga belum mengetahui senjata tersebut milik siapa,&#8221; imbuhnya. <strong>(lia/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Panggil Pelaku Pelecehan Seksual di Klampis</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-panggil-pelaku-pelecehan-seksual-di-klampis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2020 13:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120712-polisi-panggil-pelaku-pelecehan-seksual-di-klampis</guid>

					<description><![CDATA[Bangkalan, Memontum &#8211; Kasus pelecehan seksual yang menimpa salah satu kepala sekolah di Kecamatan Klampis terus bergulir. Meski sudah dua minggu M ditetapkan sebagai tersangka, pelaku pelecehan baru diamankan hari ini, Rabu (5/7/2020). Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan, Aiptu Herly Susanto mengatakan, saat ini polisi sudah mengamankan tersangka. Kini tersangka dalam proses pemeriksaan BAP. &#8220;Iya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkalan, Memontum </strong>&#8211; Kasus pelecehan seksual yang menimpa salah satu kepala sekolah di Kecamatan Klampis terus bergulir. Meski sudah dua minggu M ditetapkan sebagai tersangka, pelaku pelecehan baru diamankan hari ini, Rabu (5/7/2020).</p>
<p>Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan, Aiptu Herly Susanto mengatakan, saat ini polisi sudah mengamankan tersangka. Kini tersangka dalam proses pemeriksaan BAP.</p>
<p>&#8220;Iya mbak, saat ini kami sedang memproses untuk BAP tersangka,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebelumnya, kasus pelecehan seksual ini ditangani polsek Klampis dan sejak tanggal 21 Juli lalu telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, penahanan tersangka baru dilakukan hari ini.</p>
<p>Sementara itu, korban NS (24) juga telah dilakukan pemeriksaan dan menyerahkan barang bukti saat terjadi pencabulan. Diketahui, korban membawa handphone dan juga baju yang robek saat korban ditarik oleh pelaku.</p>
<p>&#8220;Iya, saya bawa hp dan baju yang sobek sebagai barang bukti,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia berharap, kasus yang menimpa dirinya segera diselesaikan dan pelaku dihukum agar mendapat efek jera. Ia juga berharap, pihak kepolisian tidak pandang bulu menegakkan hukum meski pelaku merupakan adik salah satu kepala desa di Bangkalan.</p>
<p>Untuk diketahui, kejadian pelecehan seksual terjadi pada bulan Juni lalu saat korban yang berstatus sebagai salah satu kepala sekolah dipanggil oleh pelaku yang berstatus ketua MKKS swasta. Pelaku akhirnya melancarkan niatnya dan berusaha memperkosa korban namun tidak berhasil. <strong>(isn/nhs/man)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>12 Hari, Polres Bangkalan Bongkar 11 Kasus</title>
		<link>https://memontum.com/12-hari-polres-bangkalan-bongkar-11-kasus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 13:33:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap kasus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119928-12-hari-polres-bangkalan-bongkar-11-kasus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Polres Bangkalan berhasil mengungkap 11 kasus tindak kejahatan di Bangkalan selama 12 hari. Dari seluruh kasus yang berhasil diungkap, polisi juga berhasil menangkap 3 pelaku pelecehan seksual atau pencabulan. Dalam ungkap kasus kali ini, terdapat satu kasi pencabulan, 2 kasus pemerkosaan serta sisanya curat,curas dan curanmor. Dari kasus tersebut, tiga kasus yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Polres Bangkalan berhasil mengungkap 11 kasus tindak kejahatan di Bangkalan selama 12 hari. Dari seluruh kasus yang berhasil diungkap, polisi juga berhasil menangkap 3 pelaku pelecehan seksual atau pencabulan.</p>
<p>Dalam ungkap kasus kali ini, terdapat satu kasi pencabulan, 2 kasus pemerkosaan serta sisanya curat,curas dan curanmor. Dari kasus tersebut, tiga kasus yang menonjol yakni pelecehan seksual yang korbannya seluruhnya masih dibawah umur.</p>
<p>Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, tiga kasus pelecehan seksual ini merupakan 3 kasus yang berbeda. Dari 3 kasi tersebut juga terdapat satu pelaku dibawah umur.</p>
<p>&#8220;Ada 3 pelaku yang berhasil kami amankan dari 3 kasus yang berbeda. satu pelaku masih dibawah umur,&#8221; ucapnya, Rabu (22/7/2020).</p>
<p>Adapun 3 pelaku tersebut yakni MI (21) warga Kamal yang menyetubuhi pacarnya yakni FS (15) warga kamal, S (14) warga Modung menyetubuhi korban F (17) hingga korban hamil, serta H (49) asal Arosbaya melakukan tindakan cabul pada MJ (16) dengan memegang alat kelamin korban saat korban ada di kamar mandi.</p>
<p>&#8220;Untuk kasus Modung, ada 5 pelaku. Satu berhasil kami amankan sisanya masih dalam pengejaran,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, kasus di Modung merupakan pemerkosaan yang terjadi berulang kali namun tidak dalam satu waktu. Korban F diperkosa oleh kakak S dan juga 3 rekannya karena F diketahui hamil namun S enggan bertanggungjawab. <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Razia Balap Liar, Polisi Sita 28 Motor</title>
		<link>https://memontum.com/razia-balap-liar-polisi-sita-28-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2020 03:12:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Liar]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119642-razia-balap-liar-polisi-sita-28-motor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Maraknya aksi balap liar di Jalan Raya Bancaran,Bangkalan cukup meresahkan warga. Untuk menghentikan hal tersebut, polisi melakukan razia dan berhasil mengamankan 28 kendaraan roda 2 atau sepeda motor. Razia tersebut dilakukan pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari, Minggu (19/7/2020). Saat polisi tiba, para muda mudi baik pelaku balap dan juga penonton bubar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Maraknya aksi balap liar di Jalan Raya Bancaran,Bangkalan cukup meresahkan warga. Untuk menghentikan hal tersebut, polisi melakukan razia dan berhasil mengamankan 28 kendaraan roda 2 atau sepeda motor.</p>
<p>Razia tersebut dilakukan pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari, Minggu (19/7/2020). Saat polisi tiba, para muda mudi baik pelaku balap dan juga penonton bubar kocar kacir.</p>
<p>&#8220;Sudah kami petakan lokasi-lokasi yang biasa digunakan untuk balap liar. Dan di Bancaran berhasil kami amankan 28 roda dua,&#8221; tutur Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra.</p>
<p>Dijelaskan, 28 kendaraan tersebut tak hanya milik pembalap liar namun juga milik penonton yang berada di lokasi tersebut. Petugas juga melakukan penyisiran dibeberapa lokasi yang diduga digunakan sebagai lintasan balap liar tersebut.</p>
<p>Rama juga mengimbau agar para muda-mudi tak perlu lagi melakukan aksi berbahaya tersebut. Apalagi, dalam kondisi pandemi ini sangat tidak disarankan untuk melakukan aktifitas berkerumun tanpa memperhatikan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Balap liar itu berbahaya, potensi terjadi kecelakanan cukup besar. Tak hanya itu, di kondisi pandemi ini harusnya kita menjaga diri agar tetap dirumah dan disiplin menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aktifitas,&#8221;tukasnya.</p>
<p>Kini, polisi membawa 28 kendaraan roda dua tersebut ke Mapolres Bangkalan. Untuk mengambil motor tersebut, para pemilik juga diminta membawa surat lengkap dan tak mengulangi aksi tersebut.<strong> (Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119642</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerkosa Gadis Remaja Diringkus, Polisi Kejar 4 Pelaku Lain</title>
		<link>https://memontum.com/pemerkosa-gadis-remaja-diringkus-polisi-kejar-4-pelaku-lain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 05:53:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119444-pemerkosa-gadis-remaja-diringkus-polisi-kejar-4-pelaku-lain</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Kasus pemerkosaan lima orang pelaku pada seorang perempuan berinisial T (15) warga Kecamatan Modung terus bergulir. SF yakni pacar korban berhasil ditangkap usai melakukan upaya melarikan diri. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra. Ia membenarkan penangkapan pada SF salah satu pelaku pemerkosaan bersama 4 orang lainnya. &#8220;Ya betul, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Kasus pemerkosaan lima orang pelaku pada seorang perempuan berinisial T (15) warga Kecamatan Modung terus bergulir. SF yakni pacar korban berhasil ditangkap usai melakukan upaya melarikan diri.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra. Ia membenarkan penangkapan pada SF salah satu pelaku pemerkosaan bersama 4 orang lainnya.</p>
<p>&#8220;Ya betul, SF yakni pacar korban berhasil kami ringkus,&#8221; tuturnya, Kamis (16/7/2020).</p>
<p>Sebelumnya, T melakukan hubungan suami istri bersama SF. Kemudian T diketahui hamil. Mengetahui hal tersebut SF bingung dan takut untuk dimintai tanggung jawab.</p>
<p>SF kemudian menceritakan hal tersebut pada kakaknya. Untuk mengindari sebab dari kehamilan tersebut, kakak SF dan 3 teman SF memperkosa T secara bergiliran sehingga T melaporkan hal tersebut ke Polres Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Seluruh identitas pelaku sudah kami kantongi. Saat ini petugas sudah kami kerahkan untuk menangkap 4 pelaku lain yang terlibat. Insyallah dalam waktu dekat semua bisa kami amankan,&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Janggal, Dua Tersangka Kasus Perkosaan Bergilir Akui Tak Setubuhi Korban</title>
		<link>https://memontum.com/janggal-dua-tersangka-kasus-perkosaan-bergilir-akui-tak-setubuhi-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2020 09:04:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119184-janggal-dua-tersangka-kasus-perkosaan-bergilir-akui-tak-setubuhi-korban</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Pemeriksaan kasus pemerkosaan bergilir yang dilakukan 7 orang terhadap Bunga (20) warga Kecamatan Kokop terus berlanjut. Terbaru, dua pelaku dibawah umur yang terlibat aksi bejat tersebut mengaku tak ikut menyetubuhi korban. Dua pelaku tersebut yakni Z (14) dan R (17) mengaku kepada polisi bahwa keduanya tak menyetubuhi korban. Namun, keduanya membenarkan ikut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan </strong>&#8211; Pemeriksaan kasus pemerkosaan bergilir yang dilakukan 7 orang terhadap Bunga (20) warga Kecamatan Kokop terus berlanjut. Terbaru, dua pelaku dibawah umur yang terlibat aksi bejat tersebut mengaku tak ikut menyetubuhi korban.</p>
<p>Dua pelaku tersebut yakni Z (14) dan R (17) mengaku kepada polisi bahwa keduanya tak menyetubuhi korban. Namun, keduanya membenarkan ikut membawa Bunga saat kejadian pemerkosaan tersebut.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, tersangka R mengaku hanya memegang payudara korban. Sementara Z mengaku hanya ikut memegangi korban saat aksi bejat tersebut terjadi.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan, dua pelaku dibawah umur mengakui bahwa tidak menyetubuhi korban. Namun ikut membawa korban dan memegangi korban,&#8221;ujarnya, Senin (13/7/2020).</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1717-polisi-usut-perkosaan-7-pemuda-anak-tomas-diduga-terlibat" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca : </strong>Polisi Usut Perkosaan 7 Pemuda, Anak Tomas Diduga Terlibat</a></p>
<p>Hal tersebut dirasa janggal, pasalnya pada saat dilakukan rilis oleh pihak kepolisian pada 8 juli lalu menyebutkan bahwa pelaku Z merupakan pelaku keenam yang menyetubuhi korban. Tak hanya itu, R juga disebut memegangi korban saat pelaku Z melakukan aksi bejat tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Mutmainah pendamping psikologis korban juga tidak mengetahui secara pasti berapa orang pelaku yang menyetubuhi korban. Mut mengaku, korban hanya mengetahui ada 7 orang yang terlibat dalam tindak pemerkosaan tersebut.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1680-ibu-satu-anak-diperkosa-7-berandal-digilir-4-jam-tanpa-henti" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Baca Juga : Ibu Satu Anak Diperkosa 7 Berandal, Digilir 4 Jam Tanpa Henti</a></p>
<p>&#8220;Korban sebelum meninggal mengaku bahwa ada 7 orang di lokasi tersebut. Namun siapa saja yang menyetubuhi, korban tidak ingat. Sebab mata dan mulut korban ditutup oleh pelaku,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Mut berharap, pelaku dapat mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan tersebut. Kini, ia menyerahkan seluruh proses hukum pada pihak kepolisian. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119184</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Bangkalan Ringkus 8 Pelaku Pemerkosaan, 2 Masih ABG</title>
		<link>https://memontum.com/polres-bangkalan-ringkus-8-pelaku-pemerkosaan-2-masih-abg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 11:56:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 285]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118754-polres-bangkalan-ringkus-8-pelaku-pemerkosaan-2-masih-abg</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Polisi berhasil meringkus 8 pelaku pemerkosaan bergilir pada seorang ibu muda beranak satu di Kecamatan Kokop beberapa waktu lalu. Dari 8 pelaku yang terlibat, 2 diantaranya dibawah umur alias ABG (Anak Baru Gede). Kedelapan pelaku memiliki peran berbeda. Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, 8 pelaku ini ditangkap dalam waktu yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Polisi berhasil meringkus 8 pelaku pemerkosaan bergilir pada seorang ibu muda beranak satu di Kecamatan Kokop beberapa waktu lalu. Dari 8 pelaku yang terlibat, 2 diantaranya dibawah umur alias ABG (Anak Baru Gede). Kedelapan pelaku memiliki peran berbeda.</p>
<p>Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, 8 pelaku ini ditangkap dalam waktu yang berbeda. Enam pelaku ditangkap di Bangkalan. Sementara dua pelaku berhasil ditangkap di bandara usai pulang dari Banjarmasin.</p>
<p>&#8220;Untuk MS dan MR kita berhasil tangkap di bandara Juanda usai landing dari Banjarmasin. Sementara lainnya di Bangkalan,&#8221; ungkapnya, Rabu (8/7/2020).</p>
<p>Delapan pelaku tersebut yakni MF (21) seorang pelajar, AR (22), J (14), MZ (21), AR (17) warga dusun Mandelang Desa Bungkeng kecamatan Tanjung Bumi, FR (19) dan SA (25) warga Desa Mandung Kecamatan Kokop, MR (21) warga Desa Tlokoh Kecamatan Kokop.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1696-tragis-korban-perkosaan-bangkalan-tewas-bunuh-diri" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Tragis, Korban Perkosaan Bangkalan Tewas Bunuh Diri</a></p>
<p>Rama menjelaskan, 8 pelaku memiliki peran berbeda yakni MF merupakan orang ketiga yang menyetubuhi korban, AR memegang kaki kiri saat disetubuhi MR pertama kali, dan AR menyetubuhi korban urutan ke 4, J pelaku urutan keenam, MS hanya melihat saat pemerkosaan, FR ikut memegang tangan saat MF menyetubuhi korban, FR pelaku kedua yang menyetubuhi.</p>
<p>Sementara MR diurutan kelima, AR memegang tangan kanan dan memegang payudara korban saat J menyetubuhi korban. Sedangkan SA mengaku tidak menyetubui. Namun pelaku lain menyebut SA juga memperkosa korban.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1680-ibu-satu-anak-diperkosa-7-berandal-digilir-4-jam-tanpa-henti" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Baca Juga : Ibu Satu Anak Diperkosa 7 Berandal, Digilir 4 Jam Tanpa Henti</a></p>
<p>&#8220;Aksi tersebut bermula saat pelaku MR datang ke 7 temannya ini dan bilang ada &#8216;Proyek&#8217; dan mengajak tujuh temannya ikut mengerjai. Kemudian korban lewat dan MR menunjuk korban, lalu 8 pelaku naik 4 motor mengejar dan korban dihadang,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Kini polisi masih mendalami kasus ini. Hingga saat ini polisi belum menemukan keterlibatan dua rekan korban yang membawa korban saat itu untuk keluar rumah. Kedelapan pelaku saat ini harus mendekam di penjara dan dituntut pasal 285 dan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118754</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Usut Perkosaan 7 Pemuda, Anak Tomas Diduga Terlibat</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-usut-perkosaan-7-pemuda-anak-tomas-diduga-terlibat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2020 14:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118680-polisi-usut-perkosaan-7-pemuda-anak-tomas-diduga-terlibat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh 7 pemuda kepada ibu muda (20) asal Kecamatan Kokop pada Jumat (26/6/2020) lalu terus bergulir. Sejumlah saksi telah diperiksa dan 4 pelaku diringkus. Dari 7 pelaku yang terlibat, satu pelaku diduga merupakan anak tokoh masyarakat setempat. Psikolog korban sekaligus Koordinator Pendamping Psikologi Perempuan dan Anak (PPPA) Bangkalan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan </strong>&#8211; Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh 7 pemuda kepada ibu muda (20) asal Kecamatan Kokop pada Jumat (26/6/2020) lalu terus bergulir. Sejumlah saksi telah diperiksa dan 4 pelaku diringkus. Dari 7 pelaku yang terlibat, satu pelaku diduga merupakan anak tokoh masyarakat setempat.</p>
<p>Psikolog korban sekaligus Koordinator Pendamping Psikologi Perempuan dan Anak (PPPA) Bangkalan, Dr Mutmainnah mengatakan, sebelum korban meninggal, korban sempat menyebutkan satu nama pelaku.</p>
<p>&#8220;Malam setelah pelaporan ke polisi, korban sempat mengaku kepada saya bahwa ada satu nama yang ia ingat. Ia tak berani menyampaikan nama tersebut ke polisi karena ia mengetahui nama pelaku tersebut merupakan anak salah satu tokoh masyarakat setempat,&#8221; ungkapnya, Selasa (7/7/2020).</p>
<p>Mut sapaan akrabnya juga mengatakan, dirinya meminta korban menuliskan nama pelaku tersebut beserta alamat dan nama orangtua pelaku yang ia ketahui. Korban kemudian menuliskan secara lengkap dan Mut menyerahkan ke polisi.</p>
<p>&#8220;Sudah saya serahkan. Namun saya belum tau apakah nama tersebut merupakan salah satu pelaku yanh berhasil diringkus,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Sobarnapraja mengatakan, nama pelaku yang dimaksud sudah ditangkap. Pelaku tersebut merupakan salah satu dari 4 pelaku yang berhasil diamankan petugas tadi malam.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1696-tragis-korban-perkosaan-bangkalan-tewas-bunuh-diri" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca : </strong>Tragis, Korban Perkosaan Bangkalan Tewas Bunuh Diri</a></p>
<p>&#8220;Ya sudah kami amankan. Yang dimaksud merupakan salah satu pelaku yang kamu amankan kemarin,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Meski begitu, Agus enggan memberikan keterangan lengkap terkait inisial pelaku tersebut. Ia lebih menjabarkan keempat pelaku dijemput setelah melakukan koordinasi dengan tokoh setempat dan dibantu oleh kepala Desa Buungkeng, Kecamatan Tanjung Bumi.</p>
<p><a href="https://bangkalan.memontum.com/1680-ibu-satu-anak-diperkosa-7-berandal-digilir-4-jam-tanpa-henti" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca Juga :</strong> Ibu Satu Anak Diperkosa 7 Berandal, Digilir 4 Jam Tanpa Henti</a></p>
<p>&#8220;Hasil dari kerjasama dengn tokoh setempat, empat pelaku berhasil menyerahkan diri dan kami jemput. Sebelumnya kami sampaikan kepada keluarga agar pelaku menyerahkan diri dengan jangka 2&#215;24 jam. Sementara 3 pelaku masih kami buru,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Ia mengatakan, identitas dua pelaku telah dikantongi namun satu pelaku lain masih buram. Tak hanya itu terkait dua rekan korban hingga kini masih berstatus saksi sebab sampai saat ini belum ditemukan indikasi keterlibatan dengan pelaku. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118680</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
