<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polres sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polres-sidoarjo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2020 11:11:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polres sidoarjo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Warga Mojokerto Tega Hajar Teman, Bawa Kabur Motor Korban</title>
		<link>https://memontum.com/warga-mojokerto-tega-hajar-teman-bawa-kabur-motor-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2020 11:11:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditembak Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[hajar teman]]></category>
		<category><![CDATA[polres sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125649</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tersangka pembegalan di persawahan Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, M Zaki Nurdin (24) warga Gang Kalimati, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ditembak kedua kakinya karena dianggap melawan petugas. Aksi kejam tersangka menghajar Adin (26) warga Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ini diduga akibat pengaruh konsumsi minuman keras (miras). Kemudian, karena antara korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Tersangka pembegalan di persawahan Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, M Zaki Nurdin (24) warga Gang Kalimati, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ditembak kedua kakinya karena dianggap melawan petugas. Aksi kejam tersangka menghajar Adin (26) warga Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ini diduga akibat pengaruh konsumsi minuman keras (miras).</p>
<p>Kemudian, karena antara korban dan tersangka teman, keduanya akhirnya berkelahi hingga jatuh korban itu. Tidak hanya itu, usai menghajar korban, tersangka membawa kabur motor korban ke persembunyiannya di Pungging, Mojokerto. &#8220;Peristiwa perkelahian itu bermula dari perselisihan keduanya usai pesta miras di Lapangan Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo 30 September 2020 malam. Setelah itu keduanya pergi ke rumah temannya. Sejam kemudian mereka pulang,&#8221; ujar Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, Selasa (13/10/2020) sore.</p>
<p>Lebih jauh, Imam Yuwono menceritakan dalam perjalanan dengan berboncengan mengendarai motor, korban menanyakan hand phone (HP) miliknya yang hilang kepada tersangka. Merasa tersinggung dituduh mengambil HP milik korban, membuat tersangka naik pitam hingga memukuli muka korban berkali-kali. Di lokasi kejadian belakang punden Mbah Guntur Sukodono terdapat sebatang kayu yang diambil tersangka untuk menghajar korban hingga tersungkur tak berdaya itu.</p>
<p>&#8220;Mengetahui temannya jatuh tak berdaya, tersangka langsung kabur mengendarai motor korban hingga ke arah Pungging, Mojokerto tempat asalnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Aksi perampasan diketahui, saat korban ditemukan warga dan petugas Polsek Sukodono saat patroli di TKP dalam keadaan tergeletak tidak sadarkan diri pada 1 Oktober 2020 sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah penyelidikan mendalam dan ditemukan alat bukti yang cukup, tim Unit 1 Pidum Polresta Sidoarjo segera mencari keberadaan tersangka. &#8220;Mendapat informasi tersangka berada di Pungging, Mojokerto langsung diburu ditangkap di lokasi itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Imam menegaskan tersangka ditangkap di warung kopi daerah Pungging Mojokerto pada 2 Oktober 2020 malam. Saat ditangkap, tersangka sempat melawan dan membahayakan petugas. Karena itu, diambil tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki tersangka untuk melumpuhkannya. &#8220;Tersangka diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP. Tersangka diancam dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan tahun penjara,&#8221; tandasnya. <strong>(wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125649</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Murid SMK di Sidoarjo Jalan-jalan Bawa Sabu</title>
		<link>https://memontum.com/murid-smk-di-sidoarjo-jalan-jalan-bawa-sabu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2018 12:56:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[polres sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36026-murid-smk-di-sidoarjo-jalan-jalan-bawa-sabu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Petugas Satuan Resnarkoba, Polresta Sidoarjo berhasil meringkus salah satu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sidoarjo. Pelajar kelas XII SMK ini diringkus polisi lantaran kedapatan membawa paket sabu-sabu seberat 0,4 gram. Saat diamankan petugas, tersangka DP (18) warga Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu ini tak bisa mengelak. Hal ini disebabkan petugas mendapatkan tersangka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8212; Petugas Satuan Resnarkoba, Polresta Sidoarjo berhasil meringkus salah satu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sidoarjo. Pelajar kelas XII SMK ini diringkus polisi lantaran kedapatan membawa paket sabu-sabu seberat 0,4 gram.</p>
<p>Saat diamankan petugas, tersangka DP (18) warga Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu ini tak bisa mengelak. Hal ini disebabkan petugas mendapatkan tersangka saat membawa paket sabu-sabu di saku celana bagian kanan seberat 0,4 gram itu. Tersangka ditangkap di jalan perkampungan di sekitar rumahnya bersama saksi CK yang hasil tes urinenya negatif.</p>
<p>&#8220;Identitas tersangka ini sudah dikantongi petugas. Meski masih pelajar tersangka sudah lama diincar petugas kami,&#8221; terang Kasat Resnarkoba, Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto kepada Memontum.com, Senin (9/4/2018).</p>
<p>Lebih jauh, mantan Kapolsek Driyorejo (Gresik) ini menceritakan karena status tersangka masih pelajar, maka tersangka diantar ke sekolahnya untuk mengikuti ujian dengan dikawal anggota Satuan Resnarkoba, Polresta Sidoarjo.  </p>
<p>Sebelumnya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah. </p>
<p>&#8220;Saat mengerjakan soal ujian di ruang guru dengan pengawasan pihak sekolah dan petugas Satuan Resnarkoba. Tersangka ikut ujian ini karena faktor kemanusiaan. Yakni statusnya masih pelajar. Makanya harus mengikuti ujian sampai selesei. Proses hukum tetap dilanjutkan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, kata Sugeng saat penangkapan tersangka, petugas juga sempat mengamakan CK yang juga warga Tanggul di lokasi penangkapan. Kemudian CK juga ikut diamankan anggota dan ikut diperiksa. </p>
<p>Namun, setelah proses pemeriksaan dan tes urine CK dinyatakan negatif dan tersangka DP dinyatakan positif yang dikuatkan dengan barang bukti yang dibawa tersangka itu.</p>
<p>&#8220;Proses hukum tetap berjalan untuk tersangka DP. Tapi untuk CK terpaksa dilepas karena tidak ada kaitannya dengan DP maupun barang bukti. CK dilepas karena tidak cukup bukti,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36026</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dihadang di Tengah Jalan, Korbannya Perempuan</title>
		<link>https://memontum.com/dihadang-di-tengah-jalan-korbannya-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2018 14:32:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[debt collector]]></category>
		<category><![CDATA[fidusia]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[polres sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/29167-dihadang-di-tengah-jalan-korbannya-perempuan</guid>

					<description><![CDATA[Kasus perampasan motor oleh oknum debt colektor masih saja terjadi. Sayangnya ketika kasus ini dilaporkan ke Polres Sidoarjo, polisi enggan bertindak. Hal itu seperti yang dialami Andik Djoko Triwahono (38), warga Perum Sidokare Indah Blok N Sidoarjo. Mengapa laporan itu ditolak, berikut penuturan suami korban yang dipaparkan secara bersambung &#8212;&#8212;- Memontum Sidoarjo &#8212;  Lelaki mana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><strong>Kasus perampasan motor oleh oknum debt colektor masih saja terjadi. Sayangnya ketika kasus ini dilaporkan ke Polres Sidoarjo, polisi enggan bertindak. Hal itu seperti yang dialami Andik Djoko Triwahono (38), warga Perum Sidokare Indah Blok N Sidoarjo. Mengapa laporan itu ditolak, berikut penuturan suami korban yang dipaparkan secara bersambung</strong> &#8212;&#8212;-</p></blockquote>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212;  Lelaki mana yang tak terusik bila istri tercintanya diganggu orang lain. Hal itu seperti dialami Andik panggilan Andik Djoko Triwahono. Dia betul-betul terganggu ketika motor Honda Beat Nopol W 3394 QF yang dikendari istrinya dirampas oleh 6 orang dept colektor FIF.</p>
<p>Padahal saat ini motor yang sempat nunggak 2 bulan telah di bayar lunas di FIF Surabaya. Harusnya ketika sudah dibayar lunas , perampasan itu tidak terjadi . Tetapi ini tidak, ketika angsuran terakhir sudah dibayar motor justru dirampas dengan dikandangkan di FIF Jalan Pahlawan Sidoarjo.</p>
<p>Yang lebih menyakitkan ketika motor dirampas, pengendara diterlantarkan begitu saja. Padahal, lanjut Andik, hari itu istrinya sedianya menjenguk saudaranya di RSUD Sidoarjo.</p>
<p>Namun dalam perjalanan di Jalan Tamrin Sidoarjo, dihadang 6 orang tak dikenal . Dia memaksa meminta motor yang dikendarai istrinya dengan dalih menunggak angsuran 2 bulan. “ Padahal ketika motor ditarik, saat itu saya membayar di FIF Surabaya,” kata Andik.</p>
<p>Karena ketakutan, istrinya manut saja ketika digiring menuju FIF Jalan Pahlawan Sidoarjo. Selanjutnya, dipaksa tanda tangan dan motor diminta untuk ditinggalkan. “ Karena takut dan dibawah tekanan berkas yang tidak tahu isinya, karena memang tidak diberi kesempatan membaca dengan terpaksa ditanda tangani, “ tutur Andik.</p>
<p>Malamnya, begitu pulang dilapori istrinya kalau motornya diminta dept colektor FIF Jalan Pahlawan. Karena sudah malam , esoknya dengan didampingi seorang temanya yang bernama Nanang Romy mendatangi kantor FIF Jalan Pahlawan untuk mengambil motor yang dirampas dari tangan istrinya.</p>
<p>Saat itu dirinya juga membawa bukti pelunasan dari FIF Surabaya. Ternyata motor tidak boleh diambil dengan dalih, pihak FIF meminta dirinya harus membayar biaya tarik. Ketika dijelaskan bahwa harusnya biaya tarik itu tidak ada karena saat itu pembayaran motor sudah lunas.</p>
<p>Karena pihak FIF bersikukuh untuk tidak mau melepas motor. Akhirnya pulang dengan tangan kosong. Setelah ditunggu beberapa lama, tidak ada itikad baik pihak FIF untuk menyerahkan motor yang telah lunas, kasus ini dilaporkan polisi. “ Kami telah melaporkan kasus ini ke Polres Sidoarjo,” ungkap Andik. <strong>(fan/bersambung) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29167</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Sakit Jantung, Sopir Truk Ditemukan Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-sakit-jantung-sopir-truk-ditemukan-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2018 13:42:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[polres sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/25480-diduga-sakit-jantung-sopir-truk-ditemukan-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Malik (44) sopir asal Simo Magersari Pasar 10 RT RW 01, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Suko Manunggal, Kota Surabaya, Kamis (8/2/2018) petang, ditemukan tewas di atas jok, di balik kemudi truk Mitsubishi Nopol L 9557 VW yang mengangkut minuman air mineral. Saat sedang parkir di pinggir jalan tol km 36.800 porong menuju Surabaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212;  Malik (44) sopir asal Simo Magersari Pasar 10 RT RW 01, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Suko Manunggal, Kota Surabaya, Kamis (8/2/2018) petang, ditemukan tewas di atas jok, di balik kemudi truk Mitsubishi Nopol L 9557 VW yang mengangkut minuman air mineral. Saat sedang parkir di pinggir jalan tol km 36.800 porong menuju Surabaya di kawasan Kelurahan Siring, Porong.</p>
<p>Penemuan sesosok mayat pria ini, sekitar pukul 17.40 WIB. Pertama kali ditemukan oleh Hadi (28) kondektur bus Akas yang sedang menunggu, karenakan mengalami kerusakan mesin (mogok). Busnya parkir di pinggir jalan tol km 36.800. Tepat berada di depan truk boks Mitsubishi, tidak lama Hadi mencari sungai untuk membuang air besar.</p>
<div id="attachment_10065" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-10065" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180208-WA0047-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Jenazah Malik,saat dievakuasi petugas Jasa Marga untuk dilarikan ke RS.Bhayangkara Pusdik Gasum Porong (gus)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-25481" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180208-WA0047-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180208-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180208-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180208-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-10065" class="wp-caption-text"><em>Jenazah Malik,saat dievakuasi petugas Jasa Marga untuk dilarikan ke RS.Bhayangkara Pusdik Gasum Porong <strong>(gus)</strong></em></p></div>
<p>Merasa curiga dan penasaran, truk boks bermuatan air mineral dihampirinya. Betapa kagetnya, saat melihat dari kaca truk, dia mendapati sopir tergeletak di atas jok kondisi tidak bernyawa. Seketika temuan tersebut, langsung dilaporkan ke petugas tol kemudian dilaporkan ke Polsek Porong untuk ditindaklanjuti.</p>
<p>Kapolsek Porong, Kompol Adrial pada Memo X (Grup Memontum.com) menegaskan, &#8220;Jenazah dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong, untuk dilakukan visum sambil menunggu pihak keluarga korban datang. Dari hasil visum, di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan maupun bekas luka penganiayaan. Diduga, korban mengalami sakit jantung sehingga korban meninggal dunia,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8220;Kami bersama tim Inafis Polres Sidoarjo berada di RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong. Sebelumnya, korban meninggal dua jam yang lalu sebelum ditemukan saksi Hadi. Melihat tubuh korban masih keadaan lemas, hanya tangan kanan nampak kaku,&#8221;  ungkap Adrial, Jumat (9/2/2018).</p>
<p>Menurut saksi M Hadi mengatakan, &#8220;Saat itu dirinya mencari sungai, hendak membuang air besar. Setelah menengok ke kiri, truk itu tidak ada sopirnya. Sudah lama truk itu berhenti dan parkir. Merasa penasaran, saya tengok dari pintu kaca. Tidak tahunya sopir itu (korban), tergeletak ke kiri di atas jok belakang kemudi,&#8221; ujarnya. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">25480</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
