<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polrestabes Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polrestabes-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Nov 2021 17:38:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polrestabes Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tidak Ingin Musibah Nataru Terulang, Polrestabes Surabaya Gelar Rakor untuk Rencana Pengamanan</title>
		<link>https://memontum.com/tidak-ingin-musibah-nataru-terulang-polrestabes-surabaya-gelar-rakor-untuk-rencana-pengamanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 06:33:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158224</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Polrestabes Surabaya dan Pemkot Surabaya melakukan Rapat Koordinator (Rakor) dengan perhimpunan para Gereja, Jogoboyo dan Fungsi lintas sektoral terkait dalam rencana pengamanan natal dan tahun baru (Nataru) 2022 di Surabaya. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, mengatakan bahwa Kota Surabaya pernah mengalami situasi yang kurang nyaman saat proses kebaktian. Seperti bom [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Polrestabes Surabaya dan Pemkot Surabaya melakukan Rapat Koordinator (Rakor) dengan perhimpunan para Gereja, Jogoboyo dan Fungsi lintas sektoral terkait dalam rencana pengamanan natal dan tahun baru (Nataru) 2022 di Surabaya.</p>



<p>Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, mengatakan bahwa Kota Surabaya pernah mengalami situasi yang kurang nyaman saat proses kebaktian. Seperti bom bunuh diri dan aksi teror tahun 2018 lalu. Menurutnya, ini menjadi catatan penting.</p>



<p>&#8220;Terkait situasi di tengah pandemi Covid-19, bahwa pola pengamanan Natal dan tahun baru kami persiapkan dari awal untuk proses pelaksanaannya berjalan dengan baik dan tidak terjadi transmisi Covid-19,&#8221; jelasnya, seusai Rakor di Polrestabes Surabaya, Senin (15/11/2021).</p>



<p>Yusep juga menyampaikan, bahwa pihaknya berencana akan menentukan pola terkait kesehatan dan keamanan. Sehingga, saat kebaktian dan Natal, setiap umat akan menggunakan fasilitas digital.</p>



<p>&#8220;Menggunakan undangan yang sudah tercatat dan melalui barcode. Artinya, ini untuk memastikan bahwa yang diundang pihak gereja adalah betul yang hadir. Hal itu, juga untuk mengantisipasi potensi-potensi yang tidak diinginkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-terdakwa-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-polinema-dituntut-12-tahun-penjara">Dua Terdakwa Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Polinema Dituntut 12 Tahun Penjara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut Yusep juga menjelaskan, untuk pola keamanan di Gereja, pihaknya memastikan kegiatan itu terjaga. Yaitu, membuat konsep pengamanan ring dan berlapis serta melakukan upaya pembatasan.</p>



<p>&#8220;Pembatasan dilakukan dalam rangka PPKM dan mengantisipasi potensi, sekat kota dan wilayah lingkungan gereja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, untuk tahun baru, pihaknya akan upayakan aktivitas masyarakat untuk menghindari adanya transmisi terkait gelombng 3 penyebaran Covid-19 di Surabaya. &#8220;Kita akan kita konsepkan proses pembatasan maupun penyekatan, kita akan lihat efektifnya seperti apa tanpa mengurangi fasilitas ruang, tetap berjalan dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Demikian tempat wisata, sesuai ketentuan PPKM, yang pembatasannya jelas dilakukan, baik dari aplikasi peduli lindungi maupun ketaatan masyarakat terhadap regulasi yang berlaku. &#8220;Keamanan Covid-19 tergantung masyarakat untuk saling mengingatkan, saling membantu, dan bergotong royong untuk memastikan Surabaya tetap aman dari covid dan berbagai gangguan kamtibmas,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-lembaga Injil Indonesia Kota Surabaya atau Pendeta, Samuel Kusuma, menyampaikan dengan pertemuan ini pihaknya akan memberitahu ke semua anggota gereja di Kota Surabaya.</p>



<p>Samuel menjelaskan, untuk sistem barcode sendiri, pihaknya pakai sistem online. Lalu, sekitar 1 minggu sebelumnya jemaat wajib mengisi daftar hadir. Itu dilakukan di semua gereja yang melakukan online atau hybrid.</p>



<p>&#8220;Karena dibatasi sesuai ketentuan, sekarang 75 persen, kebanyakan yg hadir dibawah 50 persen, itu biasanya gereja-gereja menengah ke atas. Kalau dari gereja kecil &#8211; kecil itu onsite lah, kita juga lakukan untuk manula untuk tidak melakukan ibadah di gereja terlebih dulu,&#8221; jelasnya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tiga Pelaku Peredaran Narkoba Lintas Provinsi Dibekuk Polrestabes Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/tiga-pelaku-peredaran-narkoba-lintas-provinsi-dibekuk-polrestabes-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2021 15:16:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151695</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Tiga tersangka pelaku peredaran Narkoba jenis Sabu-sabu (SS) lintas provinsi, berhasil dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dari penangkapan itu, sebanyak 13,4 kg SS berhasil diamankan dari mereka yang teridentifikasi bernama SR (42) perempuan asal Surabaya, KA (32) laki-laki asal Gresik, dan SP (47) laki-laki asal Jakarta Timur. Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Tiga tersangka pelaku peredaran Narkoba jenis Sabu-sabu (SS) lintas provinsi, berhasil dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dari penangkapan itu, sebanyak 13,4 kg SS berhasil diamankan dari mereka yang teridentifikasi bernama SR (42) perempuan asal Surabaya, KA (32) laki-laki asal Gresik, dan SP (47) laki-laki asal Jakarta Timur.</p>



<p>Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, menjelaskan bahwa proses daripada pengungkapan ini, telah dilakukan upaya melalui berlipatan informasi yang dianalisa dan dianalisis dengan berbagai jejak digital. Hingga kemudian, melakukan survei dan melakukan pengungkapan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Untuk tersangka pertama yakni SR, ditangkap di kos-kosan di jalan Pakis Surabaya pada pukul 14.00,&#8221; katanya, Selasa (24/08) tadi.</p>



<p>Diterangkan, Siti diketahui sebagai kurir jaringan narkoba lintas provinsi tepatnya dari wilayah Sumatera. Total yang berhasil disita dari tersangka Siti kurang lebih 2,6 kg. Sementara sebanyak 10 Kg, berhasil diedarkan.</p>



<p>Untuk tersangka kedua, yakni KA ditangkap di Perumahan Menganti Permai Gresik pada pukul 17.40, pada Rabu (28/07). Sedangkan Siti ditangkap pada Senin (21/07).</p>



<p>&#8220;Tersangka Krisna statusnya sebagai bandar dan disita kurang lebih 10 bungkus plastik sabu, seberat 650 gram. Total yang sudah disebarkan selama kurang lebih bulan april 2021 sampai sekarang 3 kg,&#8221; jelas Yusep.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Tiga Pelaku Peredaran Narkoba Lintas Provinsi Dibekuk Polrestabes Surabaya" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/Eki685fF2cg?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Kemudian, tersangka terakhir yakni SP, ditangkap di Pintu Tol Warugunung Surabaya pada pukul 01.00, Senin (02/08) lalu. &#8220;Tersangka SP merupakan kurir yang sudah 7 kali menerima barang Narkoba dari jaringan Sumatera. Total barang yang berhasil diamankan ada sekitar 10 kg,&#8221; jelas Yusep.</p>



<p>Lebih lanjut Yusep menjelaskan, ketiga tersangka tersebut merupakan pelaku peredaran gelap narkotika jaringan gelap Sumatera &#8211; Jawa. Ada pun total seluruh barang bukti, yakni narkotika jenis sabu 13.394,78 gram atau 13,4 kg beserta bungkusnya. Jenis sabu tersebut mengandung zat metafetamina sesuai dengan hasil uji labfor dengan nilai nominal sebesar Rp 13,5 milyar.</p>



<p>Tiga tersangkat tersebut terjerat pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009. tentang narkotika diancam hukuman lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau hukuman mati. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151695</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polrestabes Surabaya Luncurkan 22 Mobil Respon Cepat Vaksin Keliling</title>
		<link>https://memontum.com/polrestabes-surabaya-luncurkan-22-mobil-respon-cepat-vaksin-keliling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2021 07:52:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150815</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Polrestabes Surabaya mengeluarkan terobosan terbaru yakni dengan meluncurkan Mobil Respon Cepat Vaksin Keliling. Selain itu, mobil Respons Cepat Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya ini, ada 22 unit mobil dari bantuan berbagai stakeholder yang siap digunakan untuk melakukan vaksinasi di kecamatan yang tersebar se-Surabaya. Baca juga: Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, mengatakan, puluhan unit mobil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Polrestabes Surabaya mengeluarkan terobosan terbaru yakni dengan meluncurkan Mobil Respon Cepat Vaksin Keliling.</p>



<p>Selain itu, mobil Respons Cepat Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya ini, ada 22 unit mobil dari bantuan berbagai stakeholder yang siap digunakan untuk melakukan vaksinasi di kecamatan yang tersebar se-Surabaya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-lebaran-pemkab-banyuwangi-tetap-buka-pelayanan-adminduk">Libur Lebaran, Pemkab Banyuwangi Tetap Buka Pelayanan Adminduk</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pasar-murah-berbuntut-ricuh-diskopindag-kota-malang-siapkan-skema-baru">Pasar Murah Berbuntut Ricuh, Diskopindag Kota Malang Siapkan Skema Baru</a></li>
</ul>


<p>Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, mengatakan, puluhan unit mobil itu merupakan bantuan gotong royong dari para pengusaha.</p>



<p>Kata AKBP Hartoyo, puluhan mobil itu akan keliling bersama para nakes yang telah disiapkan dari Dinkes Surabaya. &#8220;Dalam satu tim itu ada para nakesnya dari Dinkes Surabaya lalu kami menambahkan driver serta operator,&#8221; kata Hartoyo, Senin (16/08).</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, rencananya vaksinasi keliling itu bakal dilakukan mulai hari ini (16/08).</p>



<p>“Mobilnya sudah siap untuk digunakan keliling, lengkap dengan para tenaga kesehatan (nakes). Alhamdulillah selalu ada dukungan dari Polri, TNI, maupun Pemprov Jatim,” kata Febria Rachmanita, atau Feny panggilan akrabnya, Senin (16/08).</p>



<p>Feny menjelaskan, untuk sasarannya ditujukan bagi masyarakat usia 18 tahun ke atas yang telah mengikuti dosis pertama.</p>



<p>Selanjutnya untuk mekanismenya warga cukup mendatangi kantor kecamatan atau titik lokasi yang sudah ditentukan oleh Dinkes.</p>



<p>Kemudian, warga yang akan disuntik vaksin juga dikoordinir oleh pihak kecamatan dan kelurahan setempat untuk datang di lokasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan.</p>



<p>“Sehingga warga tidak perlu mengantre terlalu lama dan cukup datang ke kantor kecamatan wilayahnya atau titik lokasi yang ditentukan,” jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Feny mengungkapkan hingga saat ini berdasarkan data yang tercatat Sabtu (14/08)oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) capaian vaksinasi Covid-19 secara kumulatif berjumlah 73,63 persen masyarakat Surabaya yang telah mengikuti dosis pertama. Sementara itu, untuk dosis kedua sudah mencapai 50,48 persen.</p>



<p>“Berikutnya untuk pasien dosis ketiga dengan sasaran para tenaga kesehatan (nakes) berjumlah 21,41 persen,” papar dia.</p>



<p>Feny berharap, dengan lahirnya berbagai terobosan dan inovasi ini maka, masyarakat akan lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan vaksinasi Covid-19. “Sehingga dari situlah akan terbentuk herd immunity di Kota Pahlawan,&#8221; papar Feny. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wakapolres Probolinggo Kota Berpindah Tugas Bersama Tiga Perwira Lain</title>
		<link>https://memontum.com/wakapolres-probolinggo-kota-berpindah-tugas-bersama-tiga-perwira-lain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2021 13:24:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditlantas Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Probolinggo Kota]]></category>
		<category><![CDATA[kasat lantas]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri kota]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136800</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Jabatan Wakapolres Probolinggo Kota berpindah tangan dari Kompol Teguh Santoso SE ke Kompol Muhamad Khoirul S.Pd.MH. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di halaman Mapolresta dan dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota, AKBP RM. Jauhari. Kompol Teguh sendiri bergeser sebagai Wakapolres Kediri Kota sedangkan Kompol Muhamad Khoirul sebelumnya menjabat Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Jabatan Wakapolres Probolinggo Kota berpindah tangan dari Kompol Teguh Santoso SE ke Kompol Muhamad Khoirul S.Pd.MH. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di halaman Mapolresta dan dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota, AKBP RM. Jauhari.</p>



<p>Kompol Teguh sendiri bergeser sebagai Wakapolres Kediri Kota sedangkan Kompol Muhamad Khoirul sebelumnya menjabat Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya, Sabtu (13/03).</p>



<p>Selain jabatan Wakapolresta, sertijab juga dilakukan untuk tiga perwira lainnya yang terkena mutasi. Masing-masing jabatan Kapolsek Mayangan diisi oleh AKP. Eko Hari Suprapto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bangil Polres Pasuruan. Sertijab juga untuk posisi Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP. Tavip Haryanto, berpindah tugas menjadi Kapolsek Pakuniran Polres Probolinggo&nbsp; dimana posisinya digantikan oleh AKP. Roni Faslah yang sebelumnya sebagai Kanit II/Tol Satelit SAT PJR Ditlantas Polda Jatim.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134668-bangunan-dua-lantai-pt-kertas-leces-terbakar-diduga-akibat-konsleting-listrik#ixzz6ozvkIzLM" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Bangunan Dua Lantai PT Kertas Leces Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik</a></strong></p>



<p>Dikatakan Kapolresta, bahwa mutasi di lingkungan Polri merupakan hal biasa. Hal itu sebagai upaya pengembangan karir yang bersangkutan sekaligus peningkatan kinerja yang mengarah pada peningkatan profesionalisme dalam pelayanan kepolisian. “Mutasi dan sertijab dalam sebuah organisasi seperti Polri adalah hal yang biasa demi pengembangan karir yang bersangkutan,” ujarnya.</p>



<p>AKBP RM, Jauhari juga mengatakan, para pejabat yang dilantik segera beradaptasi, bekerja dan mampu menyongsong tantangan dan tugas yang baru dengan mengikuti tren perkembangan situasi keamanan ketertiban masyarakat di Polres Probolinggo Kota.</p>



<p>Menurutnya, tantangan dan tugas yang dihadapi saat ini semakin kompleks. Kondisi tersebut mendorong masyarakat bersikap lebih kritis terhadap upaya penegakan hukum.</p>



<p>Selain itu, ujar Kapolres, saat ini modus operandi kejahatan semakin beragam. Sehingga, kedekatan personil Polri dengan masyarakat yang selama ini terjalin harus ditingkatkan. “Hal itu agar secara cepat masyarakat mampu mengidentifikasi masalah yang berkembang di lingkungannya sekaligus mengatasi masalah tersebut,” tegas AKBP RM, Jauhari. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136800</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Peredaran Pil Koplo</title>
		<link>https://memontum.com/polrestabes-surabaya-bongkar-jaringan-peredaran-pil-koplo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2020 16:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108382-polrestabes-surabaya-bongkar-jaringan-peredaran-pil-koplo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya terus membongkar jaringan peredaran pil koplo jenis dobel L yang beredar di Jawa Timur. Setelah menggerebek gudang di Jalan Rangkah Surabaya dan wilayah Kediri, polisi berhasil menemukan total 6 juta butir pil koplo. Tak tinggal diam, polisi bahkan terus mengembangkan transaksi dari enam tersangka sebelumnya hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya terus membongkar jaringan peredaran pil koplo jenis dobel L yang beredar di Jawa Timur. Setelah menggerebek gudang di Jalan Rangkah Surabaya dan wilayah Kediri, polisi berhasil menemukan total 6 juta butir pil koplo.</p>
<p>Tak tinggal diam, polisi bahkan terus mengembangkan transaksi dari enam tersangka sebelumnya hingga didapati kiriman satu juta pil koplo dari Kediri menuju Blora melalui ekspedisi.</p>
<p>&#8220;Kami lakukan penangkapan awal dengan enam tersangka secara bertahap, di lokasi berbeda dan waktu yang berbeda,&#8221; kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Rabu (11/3/2020).</p>
<p>Tujuh tersangka awal adalah, Virgiawan (23), Fandi (28), Ahmad Syaiful (24), ditangkap di Surabaya dan M Nur (26) Gugik (31) serta Dhik (24) yang ditangkap di Kediri.</p>
<p>Atas keterangan mereka, polisi kemudian mengikuti alur transaksi hingga ditemukan satu juta butir pil koplo yang diambil oleh Hendry (33) atas suruhan Budi Vovo (44) di sebuah ekspedisi di Blora, Jawa Tengah</p>
<p>&#8220;Dari tersangka BD kami dapati dua tersangka lain yakni ibu dan anak yang kami tangkap di Jakarta,&#8221; tambah Memo.</p>
<p>Ibu dan anak itu adalah Christin (59) dan Johanes (31). Mereka merupakan jaringan peredaran pil koplo yang mendapat pasokan dari jaringan dalam lapas.</p>
<p>&#8220;Kami dapat informasi juga home insdustrinya ada di Bandung, tetapi sudah ditangkap oleh BNN Pusat. Alhamdulillah,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan jika peredaran pil koplo ini sangat berbahaya lantaran menyasar anak-anak muda terutama anak sekolah.</p>
<p>Ia menyebut, jaringan ini juga merupakan jaringan narkotika jenis sabu yang tak hanya menyasar kalangan menengah atas namun juga menyasar pangsa pasar kalangan bawah melalui peredaran pil koplo.</p>
<p>&#8220;Pil koplo sama berbahayanya dengan narkotika. Apalagi dengan harga yang sangat murah itu dikonsumsi oleh anak-anak generasi penerus bangsa. Ini merupakan keprihatinan dan akan kami lawan,&#8221; kata Sandi.</p>
<p>Disinggung apakah ada campur tangan oknum broker farmasi dalam peredaran itu, polisi masih mendalaminya.</p>
<p>&#8220;Masih kami dalami. Tentu untuk penyelidikan lebih lanjut karena tidak mungkin barang sebanyak ini bisa diedarkan tanpa ada pihak yang tahu betul. Kami masih selidiki terus. Yang pasti ini hasil pengungkapan berdasarkan pengembangan kasus&#8221; pungkasnya. <strong>(ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buronan Pembunuh Bangkit, Ngaku Sempat Sundutkan Rokok ke Wajah</title>
		<link>https://memontum.com/buronan-pembunuh-bangkit-ngaku-sempat-sundutkan-rokok-ke-wajah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 12:43:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[buronan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=98394</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dua pelaku (DPO) yang terlibat pembunuhan terhadap Bangkit (32) disergap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Keduanya ditangkap di tempat berbeda. Jumat &#8211; Sabtu (19/10/2019) tersangka Alank Resky Pradana (27) warga Jalan Stasiun, Kota Sidoarjo ditangkap di sebuah tempat kos, seputaran Sidoarjo. Sedangkan, tersangka M Imron Rosyadi (20) ditangkap saat berada di Ambarketawang, Sleman, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dua pelaku (DPO) yang terlibat pembunuhan terhadap Bangkit (32) disergap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Keduanya ditangkap di tempat berbeda.</p>
<p>Jumat &#8211; Sabtu (19/10/2019) tersangka Alank Resky Pradana (27) warga Jalan Stasiun, Kota Sidoarjo ditangkap di sebuah tempat kos, seputaran Sidoarjo. Sedangkan, tersangka M Imron Rosyadi (20) ditangkap saat berada di Ambarketawang, Sleman, Yogyakarta.</p>
<p>Tersangka Imron ber-KTP asal Jalan Jatirejo, Kecamatan Sugio, Kota/Kab. Lamongan itu, disergap ketika berada di warung kopi dan tersangka Alank saat tengah tertidur lelap.</p>
<p>&#8220;Kami tangkap di Sleman, satu tersangka. Setelah dua tersangka ini, pengungkapan kasus penculikan dan pembunuhan sudah tuntas. Tidak ada tersangka lain yang terlibat selain enam tersangka,&#8221; ungkap AKBP Leonardus Simarmata, kepada awak media, dalam rilis pers Selasa (22/10/2019) siang.</p>
<p>Dijelaskan mantan Kapolres Batu ini, kedua tersangka terlibat dalam penganiayaan dan penculikan terhadap Bangkit Manutu (32), termasuk dalam pembuangan ke Sungai Watu Ondo, Cangar, Batu, Senin malam pekan lalu.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://memontum.com/98150-polrestabes-surabaya-tangkap-pembunuh-bangkit-umc-batu-surabaya" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Polrestabes Surabaya Tangkap Pembunuh Bangkit UMC Batu – Surabaya</a></p>
<p>Bahkan dalam pengakuannya, tersangka Imron mengaku sempat pula menyulut rokok dan menyundutkannya ke wajah serta telinga korban Bangkit. Ia juga mengakui sempat membawa pisau dan merencanakan untuk memakainya untuk menganiaya korban.</p>
<p>Tersangka Imron pulalah yang turut menyarankan untuk pembuangan korban, berlokasi di seputaran Cangar Batu. Menurutnya, lokasi di Cangar terbilang sepi dan banyak sungai serta jurang.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://kotabatu.memontum.com/900-mayat-di-sungai-cangar-pacet-gegerkan-warga" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mayat di Sungai Cangar – Pacet Gegerkan Warga</a></p>
<p>Sementara itu, tersangka RRN (37) atau istri Bambang, sempat mengaku tidak mengetahui adanya aksi pembunuhan terhadap Bangkit, warga Asrikaton, Malang.</p>
<p>Tersangka RRN mengaku baru mengetahui setelah dikabari anggota polisi. RRN juga menyebut, ia hanya memberitahu keberadaan Bangkit tapi tidak tahu adanya rencana pembunuhan. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98394</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polrestabes Surabaya Tangkap Pembunuh Bangkit UMC Batu &#8211; Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/polrestabes-surabaya-tangkap-pembunuh-bangkit-umc-batu-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 19:42:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Cangar]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=98150</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil meringkus 4 tersangka yang terlibat pembunuhan terhadap Bangkit (32) trainee UMC (United Motors Center) Suzuki Dealer Surabaya atau karyawan UMC Suzuki Batu yang mayatnya dibuang dan ditemukan di Cangar, Batu, Rabu (16/10/2019) siang. &#8220;Total ada 6 orang. Dua masih DPO. Ada alat bukti yang kami jadikan referensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil meringkus 4 tersangka yang terlibat pembunuhan terhadap Bangkit (32) trainee UMC (United Motors Center) Suzuki Dealer Surabaya atau karyawan UMC Suzuki Batu yang mayatnya dibuang dan ditemukan di Cangar, Batu, Rabu (16/10/2019) siang.</p>
<p>&#8220;Total ada 6 orang. Dua masih DPO. Ada alat bukti yang kami jadikan referensi dan kami gunakan untuk menangkap para tersangka. Ada video saat korban dipaksa masuk mobil, &#8221; ungkap Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, SSos, SIK, MH dalam rilis pers Jumat (18/10/2019) siang.</p>
<p>Dari 6 pelaku, 1 tersangka adalah wanita yang tak lain adalah mantan pacar korban. Tersangka berinisial RRN itu tidak turut memukuli dan ikut membuang korban, namun turut memberitahukan keberadaan korban serta mendorong korban masuk mobil Ertiga.</p>
<p>Para tersangka yaitu Bambang Irawan (27) dan RRN (32) pasutri warga Perum Magersari Sidoarjo, Kresna Bayu Firmansyah (22) warga Nyamplungan, Semampir Surabaya, M Rizaldy Firmansyah (19) warga Jalan Dinoyo Surabaya. Dua pelaku lain dalam pengejaran (DPO), berinisial ARP (27) warga Sidoarjo dan MIR (20) warga Lamongan.</p>
<p>Wakapolrestabes, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, SSos, SIK, MH, mengungkapkan pula latar belakang pembunuhan, kronologis dan peran masing-masing pelaku. Adapun kaitan korban dengan pelaku yakni salah satu tersangka merupakan mantan pacar korban. Tersangka atau mantan pacar Bangkit ini pernah menjadi korban penipuan.</p>
<p>&#8220;Ada tersangka yang pernah berpacaran dengan korban. Dalam perjalanan pisah. Perpisahan mengakibatkan sakit hati, tanggungan, cicilan, kartu kredit dll. Ada 2 hal yang pernah dialami dan kewajiban pembayaran ditanggung tersangka, contoh pembelian kendaraan,&#8221; urai Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata, SSos, SIK, MH.</p>
<p>&#8220;Pelaku sakit hati, lalu berhubungan dengan pelaku lain. Suaminya tahu jika masih ada kewajiban pembayaran dan minta kalau tahu posisi korban, ia diberitahu, lalu Senin diketahui posisi korban. Suaminya datang sore dan dipaksa masuk mobil bersama 3 teman lainnya, &#8221; tambah mantan Kapolres Batu.</p>
<p>Aksi penjemputan paksa 4 pelaku terjadi Senin (14/10/2019) sore saat RRN mengetahui keberadaan Bangkit di kantor UMC Surabaya. Ia lalu memberitahu Bambang, sang suami. Senin sore, seorang pemuda turut masuk dalam mobil sehingga pelaku bertambah menjadi 5 orang.</p>
<p>Lima pelaku, termasuk tersangka Bambang, Bayu dan Rizaldy turut serta dalam pengeroyokan terhadap korban Bangkit selama dalam mobil Suzuki Ertiga W 1805 VB. Dalam perjalanan, Bangkit sempat berusaha kabur hingga terjadi tabrakan dengan mobil Honda Brio.</p>
<p>Senin (14/10/2019) malam adalah akhir hidup korban Bangkit. Pukul 21.00, ia dipaksa turun di atas jembatan Sungai Sungai Watu Ondo tepatnya di Jembatan Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Batu.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://kotabatu.memontum.com/900-mayat-di-sungai-cangar-pacet-gegerkan-warga" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mayat di Sungai Cangar – Pacet Gegerkan Warga</a></p>
<p>Korban dibenturkan kepalanya ke besi jembatan dan didorong hidup-hidup ke jurang sungai. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat lainnya.</p>
<p>&#8220;Sempat korban lompat di traffic light, diteriaki maling dan kembali dimasukkan ke mobil lagi. Mobil sempat berputar-putar dulu sebelum ke Cangar Batu. Korban didorong pelaku, suami membenturkan kepala korban dan mendorong korban jatuh dari ketinggian 50 m. Korban ditemukan Selasa dan istri juga lapor Selasa,&#8221; terang Leonardus kepada awak media. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2><strong>Kronologis Pembuangan Mayat Bangkit di Cangar Batu</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kurun 2015 &#8211; 2017, tersangka RRN pacaran dengan korban Bangkit.</p>
<p><strong>Pada Tahun 2016 :</strong> Bangkit membeli Honda Yaris atas nama RRN, namun pembayaran dikenakan terhadap RRN. Mobil digunakan di Sumenep dan RRN dikejar-kejar debt collector atas pembelian itu.</p>
<p><strong>Pada Juli 2017 :</strong> Bangkit menghilang dan tidak bekerja di dealer Toyota Jalan Ahmad Yani. RRN kebingungan atas pembayaran mobil.</p>
<p><strong>September 2017 :</strong> RRN bersama Bambang (pacar), mendatangi rumah Bangkit di Sumenep tapi malah tidak ada solusi dan diusir.</p>
<p><strong>Desember 2017 :</strong> Bambang menikahi RRN. Bambang mengetahui RRN masih membayar hutang pembelian mobil. Ia emosi dan ingin tahu keberadaan Bangkit.</p>
<p><strong>Senin 14 Oktober 2019 :</strong> RRN memberitahu Bambang bahwa Bangkit berada di kantornya. Pukul 13.00, RRN mengetahui korban yang sedang melaksanakan training di Dealer Suzuki UMC JI. Ahmad Yani no. 40 44 Surabaya.</p>
<p><strong>Senin (14/10/2019) pukul 16.00 :</strong> RRN ngobrol dengan Bangkit untuk mengulur waktu kedatangan Bambang. Bangkit sempat pamit namun dihalangi RRN.</p>
<p><strong>Senin (14/10/2019) pukul 16.30 :</strong> Bambang sempat cek cok mulut dan korban tidak mau masuk mobil Ertiga. Bambang tidak sendirian, ia bersama 3 temannya. Bangkit dipaksa masuk mobil.</p>
<p><strong>Sekitar pukul 16.40 :</strong> Dalam perjalanan, Bangkit berontak dan berusaha kabur sehingga terjadi kecelakaan. Mobil Ertiga menabrak Honda Brio.</p>
<p><strong>Sekitar pukul 16.50 :</strong> Mobil Ertiga berusaha balik ke UMC Surabaya untuk membereskan masalah kecelakaan, namun RRN telah pulang.</p>
<p><strong>Sekitar pukul 17.00 :</strong> Masalah tabrakan selesai. Pelaku lain masuk. Bambang dan teman-temannya mengikat tangan korban. Didalam, korban dipukuli berulang kali.</p>
<p><strong>Pukul 17.00 lebih :</strong> Mobil Ertiga menuju Malang dan mengarah ke Cangar.</p>
<p><strong>Pukul 21.00 :</strong> Sampai di Sungai Watu Ondo tepatnya di Jembatan Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Batu.</p>
<p><strong>Pukul 21.00 lebih :</strong> Korban ditarik dari mobil secara paksa. Seorang pelaku menendang kaki korban. Bambang membenturkan kepala korban ke besi jembatan.</p>
<p><strong>Pukul 21.00 lebih :</strong> Korban didorong Bambang dalam keadaan hidup saat jatuh ke bawah sungai. Dari pengakuan tersangka, kepastian korban masih hidup karena ada jeritan suara korban.</p>
<p><strong>Rabu (16/10/2019) pagi : </strong>Jenazah Bangkit ditemukan warga dan dievakuasi. Pihak kepolisian, Polres Batu memastikan korban adalah korban pembunuhan. Terjadi komunikasi sinergi antara Polres Batu, Kabupaten Malang dan Surabaya.</p>
<p><strong>Rabu (16/10/2019) sore :</strong> Identitas korban bangkit diketahui ber-KTP sebagai warga Jalan Asrikaton No. 114 RT10/RW 002 Asrikaton, Kecamatan Pakis Malang.</p>
<p><strong>Rabu (16/10/2019) malam :</strong> Tidak kunjung pulang ke Pakis. Mei, istri Bangkit melaporkan adanya penculikan sang suami.</p>
<p><strong>Senin, Kamis, Jumat (18/10/2019) :</strong> Unit Jatanras Polrestabes Surabaya meringkus 4 Pelaku dan menyita sejumlah barang bukti.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://kotabatu.memontum.com/908-mayat-di-cangar-pacet-polres-batu-ungkap-identitas-tangan-terikat-diduga-pembunuhan" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Mayat di Cangar-Pacet, Polres Batu Ungkap Identitas, Tangan Terikat, Diduga Pembunuhan</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98150</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polrestabes Limpahkan Berkas 8 Tersangka Perdagangan Bayi</title>
		<link>https://memontum.com/polrestabes-limpahkan-berkas-8-tersangka-perdagangan-bayi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2018 13:40:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68270-polrestabes-limpahkan-berkas-8-tersangka-perdagangan-bayi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Surabaya melimpahkan berkas delapan tersangka kasus perdagangan bayi ke Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati), Rabu (12/12). Kasat Reskrim AKBP Sudamiran menjelaskan, sebanyak delapan tersangka yang akan dilimpahkan ke Kejati yaitu, Alton Phinadita Prinato (pemilik akun jual beli bayi), Ni Ketut Sukawati (bidan sekaligus perantara penjualan bayi 1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Surabaya melimpahkan berkas delapan tersangka kasus perdagangan bayi ke Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati), Rabu (12/12).</p>
<p>Kasat Reskrim AKBP Sudamiran menjelaskan, sebanyak delapan tersangka yang akan dilimpahkan ke Kejati yaitu,  Alton Phinadita Prinato (pemilik akun jual beli bayi), Ni Ketut Sukawati (bidan sekaligus perantara penjualan bayi 1 dan bayi 3), Larizza Anggraini (ibu kandung bayi 1), Yuvi Berliana Sari (perantara bayi 2), Mafazza Nurwahyu (pembeli bayi 2), Bob Nehemia Oloan Pangihutan Sibuea (ayah bayi 2), Florentina Sukmawati (ibu kandung bayi 2), dan Ni Nyoman Sirait (pembeli bayi 1).</p>
<p>Lebih lanjut Sudamiran mengatakan, dari total sebanyak sepuluh tersangka atas penjualan tiga bayi, delapan di antaranya telah masuk dalam tahap P21. “Total tersangka ada 10 dari 3 bayi yang dijual. Hari ini (kemarin) kita tahap 2 pelimpahan 5 tersangka, yang 3 sudah minggu kemarin,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, dua orang sisanya merupakan tersangka baru. Sudamiran menambahkan, jika dua tersangka ini hasil dari pengembangan kasus yang serupa pada pertengahan November atas penjualan bayi di Kota Malang.  </p>
<p>Dua tersangka yang berkasnya menunggu P21 dari Kejaksaan Negeri Surabaya yakni, Rahma Yuliati (pembeli bayi 3), dan Irfadillah Zumarsa (ibu kandung bayi 3).</p>
<p>&#8220;Untuk yang dua orang sisanya itu asal Malang, ketika hamil tua dibawa ke Bali. Lahir di Bali dan dijual melalui perantara yang sama seperti kasus bayi pertama,&#8221; tambah Sudamiran. Karena kan yang terungkap belakangan dari bayi ketiga ini. Makanya prosesnya lebih lama masih belum P21,&#8221; pungkas Sudamiran.</p>
<p>Sebelumnya, kasus ini telah diungkap sejak awal Oktober 2018. Berawal dari penelusuran tim cyber crime Polrestabes Surabaya, akun instagram yang dikelola Alton itu terbukti menjadi sarana perdagangan balita. Dalam akun ini, Alton mempertemukan pihak yang tidak menginginkan keberadaan bayinya dengan pihak yang menginginkan bayi.</p>
<p>Kasus pertama melibatkan 4 tersangka dengan bayi laki-laki yang dihargai Rp 22 juta. Kasus kedua melibatkan bayi yang dijual oleh pasangan mahasiswa. Kasus terakhir yaitu bayi yang dijual karena tidak diinginkan oleh orang tuanya. <strong>(sur/ano/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bisnis Lendir Via WA di Surabaya, Sekali Kencan Rp 3 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/bisnis-lendir-via-wa-di-surabaya-sekali-kencan-rp-3-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2018 13:13:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[proatitusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/67452-bisnis-lendir-via-wa-di-surabaya-sekali-kencan-rp-3-juta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Surabaya menciduk dan mengamankan pelaku tindak pidana perdagangan orang atau mucikari alias germo, yang dilakukan oleh seorang berinisial JK, warga Surabaya. Profesinya sebagai mucikari telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun lamanya. Dia memperjual-belikan perempuan-perempuan freelance di Surabaya melalui online, yakni chatting WhatsApp dengan menunjukkan foto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Surabaya &#8211; Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Surabaya menciduk dan mengamankan pelaku tindak pidana perdagangan orang atau mucikari alias germo, yang dilakukan oleh seorang berinisial JK, warga Surabaya. Profesinya sebagai mucikari telah dilakukan selama kurang lebih satu tahun lamanya. Dia memperjual-belikan perempuan-perempuan freelance di Surabaya melalui online, yakni chatting WhatsApp dengan menunjukkan foto korban.</p>
<p>&#8220;Jadi kebetulan ini karyawan salah satu di cafe di Sutos, pengunjung-pengunjung di situ (cafe Sutos) yang sudah kenal sama dia (tersangka) ditunjukin foto. Akhirnya chatting melalui WA dengan foto-foto itu transaksi. Transaksinya di hotel dengan tarif tiga juta, mahal tiga juta,&#8221; kata Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP, Agung Widoyoko, Kamis (6/12/2018).</p>
<p>Pelaku mendapatkan keuntungan dari korban Rp 500 ribu untuk tiap transaksi dan JK memiliki anak buah sebanyak 15 orang. Dengan waktu kapan saja, pelaku dapat menghungi korban untuk melayani tamu di hotel Surabaya.</p>
<p>&#8220;Jadi kapan saja, dimana saja bisa dihubungi, terus diajak kencan di hotel yang ada di Surabaya. Transaksi uangnya melalui rekening bank,&#8221; ujarnya. Rata-rata lelaki hidung belang yang memesan perempuan dari semua golongan yang dikenal oleh JK, dengan sistem menunjukkan foto melalui WA. &#8221;</p>
<p>Rata-rata dari lelaki hidung belang yang memesan perempuan dari JK dari semua golongan. Melancarkan aksinya dengan sistem pemesanan menunjukkan foto melalui WA.</p>
<p>&#8220;Habis itu chatting melalui WA, terus ditunggu di hotel, habis itu perempuan yang dipesan atau dibooking itu datang ke hotel,&#8221; tambahnya. </p>
<p>Sementara itu, pelaku tindak pidana perdagangan orang atau mucikari mengatakan jika pada sebelumnya telah bertemu dengan korban beberapa kali. &#8220;Pelanggan ketemu selama satu sampai dua kali&#8221; kata JK</p>
<p>JK juga menjelaskan saat tersangka bekerja di cafe, dan menawarkan perempuan-perempuan tersebut kepada lelaki hidung belang. </p>
<p>&#8220;Nunjukkin WA aja sih, nunjukkin foto, kenalan lama, rata-rata pegawai swasta,&#8221; ujar tersangka </p>
<p>Selama satu tahun ini perempuan yang dipekerjakan untuk memenuhi nafsu lelaki hidung belang tidak sedikit jumlahnya, dan semua korban merupakan teman dari tersangka sendiri.</p>
<p>&#8220;Kurang lebih 10 orang, saya dapat paling banyak 500 ribu. Kenal, dekat, dia yang nyari (perempuan) minta tolong,&#8221; jelasnya. <strong>(est/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67452</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
