<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek bangil &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-bangil/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 12:17:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek bangil &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tunggu Penumpang, Tukang Becak Tewas Depan BNI Pasuruan</title>
		<link>https://memontum.com/tunggu-penumpang-tukang-becak-tewas-depan-bni-pasuruan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 13:24:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal mendadak]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118310-tunggu-penumpang-tukang-becak-tewas-depan-bni-pasuruan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ketenangan nasabah di kantor BNI Cabang Bangil mendadak gempar, Jumat (3/7/2020) siang sekitar pukul 10.00, lantaran diketahui seorang tukang becak meninggal mendadak dengan posisi mirip bersujud. Menurut keterangan saksi mata kejadian, korban baru saja mengantar penumpang (nasabah BNI). &#8220;Kemudian duduk di atas becaknya. Tak lama kemudian korban terlihat memegangi sekitar perutnya dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Ketenangan nasabah di kantor BNI Cabang Bangil mendadak gempar, Jumat (3/7/2020) siang sekitar pukul 10.00, lantaran diketahui seorang tukang becak meninggal mendadak dengan posisi mirip bersujud.</p>
<p>Menurut keterangan saksi mata kejadian, korban baru saja mengantar penumpang (nasabah BNI).</p>
<p>&#8220;Kemudian duduk di atas becaknya. Tak lama kemudian korban terlihat memegangi sekitar perutnya dan tak lama terjatuh (jlungup),&#8221; ucap Koderi rekan sesama tukang becak yang biasa mangkal di depan kantor BNI.</p>
<p>Sementara di tempat terpisah Kapolsek Bangil, Kompol, Eko Hari Suprapto memberi keterangan.</p>
<p>&#8220;Korban bernama Budiono (65) warga jalan Cucut, Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil. Dari sejumlah keterangan saksi mata dan keluarganya. Korban sebelumnya memang memiliki penyakit maag dan hipertensi. Sebelum meninggal korban barusan mengantar seorang nasabah BNI, &#8221; urai Kompol Eko.</p>
<p>&#8220;Saat ini jasad korban telah dibawa oleh petugas medis Puskesmas Bangil ke RSUD Bangil,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&#8220;Proses evakuasi korban itu sendiri, menggunakan protap kesehatan. Dipastikan korban meninggal bukan karena penganiayaan namun murni disebabkan penyakit yang telah dideritanya,&#8221; pungkas Kapolsek Bangil.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118310</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berangkat ke Sawah, Mahrus Nemu Bom Mortir</title>
		<link>https://memontum.com/berangkat-ke-sawah-mahrus-nemu-bom-mortir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2019 14:29:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mortir]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102921-berangkat-ke-sawah-mahrus-nemu-bom-mortir</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Ketenangan warga Dusun Raci Timur,Desa Raci, Kecamatan Bangil,Kab.Pasuruan pada Kamis malam (26/12/2019) sekitar pukul 21.00 Wib geger, setelah ditemukan sebuah mortil yang diduga peninggalan perang dunia ke dua. Muasal ditemukannya mortir tersebut, seperti yang diceritakan oleh Tomo (40) warga setempat. &#8220;Rabu pagi (25/12/2019) Mahrus (36) warga setempat seperti biasa hendak menyemprot rumput [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Ketenangan warga Dusun Raci Timur,Desa Raci, Kecamatan Bangil,Kab.Pasuruan pada Kamis malam (26/12/2019) sekitar pukul 21.00 Wib geger, setelah ditemukan sebuah mortil yang diduga peninggalan perang dunia ke dua. Muasal ditemukannya mortir tersebut, seperti yang diceritakan oleh Tomo (40) warga setempat.</p>
<p>&#8220;Rabu pagi (25/12/2019) Mahrus (36) warga setempat seperti biasa hendak menyemprot rumput diarea persawahan miliknya.Kemudian ia menemukan benda aneh,namun olehnya (Mahrus) membiarkannya dan tetap melanjutkan pekerjaan.</p>
<p>Sehari kemudian (Kamis, 26/12/2019) saat hendak ke sawah lagi benda tersebut masih tergeletak di sawahnya. Karena khawatir, kemudian pada malam harinya penemuan tersebut dilaporkan.</p>
<p>&#8220;Setelah kami lakukan pengecekan dilapangan ternyata benda tersebut adalah mortil, kami pun langsung melanjutkan laporan ke Mapolsek Bangil,&#8221; kenang Tomo yang merupakan kepala desa terpilih.</p>
<p>Mendapati laporan penemuan bahan peledak, petugas Polsek Bangil bersama anggota Koramil Bangil mendatangi lokasi penemuan dan mensterilkan lokasi. Menurut Kapolsek Bangil Kompol Eko Hari,&#8221; evakuasi mortir akan kami lakukan pada hari ini (Jumat,27/12/2019),&#8221; tegasnya.</p>
<p>&#8220;Dari hasil koordinasi pihak terkait, evakuasi terhadap benda yang diduga kuat adalah bom (mortir) tersebut kami lakukan pada pagi hari. Hal ini untuk meminimalisir adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Selama 1 malam, petugas dibantu oleh masyarakat setempat mengamankan lokasi tersebut. Saat ini (Jumat pagi, 27/12) tim dari TNI-Polri masih melakukan evakuasi mortir yang dimaksud,&#8221;pungkas Kapolsek Bangil. <strong>(hen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102921</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolsek Bangil Sidak Posko Pengamanan Obyek Vital</title>
		<link>https://memontum.com/kapolsek-bangil-sidak-posko-pengamanan-obyek-vital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2019 11:41:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bangil]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102708-kapolsek-bangil-sidak-posko-pengamanan-obyek-vital</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada para penumpang yang akan merayakan libur Natura, khususnya di lingkungan stasiun, terminal dan pelabuhan serta bandara udara, aparat kepolisian dikerahkan ke obyek vital. Seperti yang terpantau di stasiun Bangil pada Senin (23/12/2019) sejumlah petugas dari unsur TNI-Polri serta petugas dari PT KAI Daops 8, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada para penumpang yang akan merayakan libur Natura, khususnya di lingkungan stasiun, terminal dan pelabuhan serta bandara udara, aparat kepolisian dikerahkan ke obyek vital. Seperti yang terpantau di stasiun Bangil pada Senin (23/12/2019) sejumlah petugas dari unsur TNI-Polri serta petugas dari PT KAI Daops 8, mendirikan posko Pam Nataru.</p>
<p>Menurut Kapolsek Bangil Kompol Eko Hari, &#8220;Petunjuk Kapolres Pasuruan, mengharuskan kami melakukan penjagaan di sejumlah obyek vital negara dan sejumlah tempat ibadah, khususnya gereja&#8221;.</p>
<p>&#8220;Pada hari ini kami bersama anggota melakukan sidak di stasiun Bangil. Memastikan ketersedian peralatan pendukung Posko Pam Nataru. Di stasiun Bangil sendiri, Kepala Stasiun, Pak Kholis telah menyediakan sarana dan prasarana kenyamanan penumpang. Salah satunya peralatan P3K dan kursi roda,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain petugas dari unsur TNI-Polri, pihak stasiun bangil sendiri juga menyiagakan personil pengamanan internalnya.</p>
<p>&#8220;Selanjutmya, kami bergeser pada tempat ibadah insan Kristiani yang tersebar di Kecamatan Bangil,juga beberapa area yang biasa dipakai berkumpul masyarakat (alun-alun dan garden forest)juga pusat perbelanjaan. Dari kondisi wilayah Bangil,dapat dikatakan kondusif dan akan kami pertahankan hingga pelaksanaan perayaan malam pergantian tahun,&#8221;pungkas Kompol Eko Hari.</p>
<p>Sementara itu, di stasiun Bangil sendiri tampak normal. Stasiun Bangil terlihat ramai penumpang kereta api disaat jam pemberangkatan atau kedatangan kereta api saja. Dari informasi yang didapat Memontum.com, stasiun bangil dalam satu harinya rata-rata melayani penumpang sebanyak 300-500 penumpang selama masa libur nataru. <strong>(arf/hen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Stasiun Bangil Temukan Honda Beat  P 2387 LR</title>
		<link>https://memontum.com/warga-stasiun-bangil-temu-honda-beat-p-2387-lr</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 12:26:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan motor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102385-warga-stasiun-bangil-temu-honda-beat-p-2387-lr</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Masyarakat lingkungan Stasiun Bangil pada Selasa (17/12/2019) malam menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nopol P 2387 LR, yang tergeletak di bawah pohon area luar parkir stasiun Bangil. Mendapati hal tersebut beberapa warga setempat mencoba mengamankan dan menghubungi pihak petugas Polsek Bangil. Menurut Udin (35) warga setempat, motor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan </strong>&#8211; Masyarakat lingkungan Stasiun Bangil pada Selasa (17/12/2019) malam menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nopol P 2387 LR, yang tergeletak di bawah pohon area luar parkir stasiun Bangil.</p>
<p>Mendapati hal tersebut beberapa warga setempat mencoba mengamankan dan menghubungi pihak petugas Polsek Bangil.</p>
<p>Menurut Udin (35) warga setempat, motor ada di lokasi mulai Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 14.00. Namun hingga malam hari atau pukul 22.00 tidak ada yang mengambil.</p>
<p>&#8220;Kemudian warga menghubungi Polsek Bangil untuk segera diamankan,&#8221; terang pria yang biasa disapa Panjul ini.</p>
<p>Di tempat yang sama, Brigadir Kholis anggota unit reskrim Polsek Bangil yang ada saat dikonfirmasi.</p>
<p>&#8220;Sepeda motor ini kami amankan ke Mapolsek Bangil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Nantinya akan kami lakukan pengecekan di kantor Samsat Bangil terkait identitas pemiliknya. Kami juga berpesan pada masyarakat setempat, jika ada orang yang mencari keberadaan sepeda motor ini segera diminta ke Mapolsek Bangil,&#8221; ungkap Bintara Polri ini.</p>
<p>Pada keesokan harinya (Kamis, 18/12/2019), Memontum.com mencoba kembali mencari informasi pemilik sepeda motor tersebut, para abang becak dan masyarakat setempat mengatakan hingga siang hari (Kamis, 18/12) tidak ada yang mempertanyakan keberadaan sepeda motor itu. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102385</post-id>	</item>
		<item>
		<title>6,5 jam Ditunggu, Yunus Bin Soleh Tak Hadir, Lecehkan Banser Anshor</title>
		<link>https://memontum.com/65-jam-ditunggu-yunus-bin-soleh-tak-hadir-lecehkan-banser-anshor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2019 11:47:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Banser]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Muwafiq]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101267-65-jam-ditunggu-yunus-bin-soleh-tak-hadir-lecehkan-banser-anshor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Akibat tak bijak menggunakan media sosial fesbuk (FB), akhirnya Yunus Bin Soleh warga Lingkungan Gajah, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan harus berhadapan dengan hukum serta ancaman hukuman penjara lebih dari 5 tahun penjara. Awal perkara hukum yang diduga kuat dilakukan oleh Yunus Bin Soleh, lantaran postingan yang dianggap melecehkan seorang kiai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Akibat tak bijak menggunakan media sosial fesbuk (FB), akhirnya Yunus Bin Soleh warga Lingkungan Gajah, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan harus berhadapan dengan hukum serta ancaman hukuman penjara lebih dari 5 tahun penjara.</p>
<p>Awal perkara hukum yang diduga kuat dilakukan oleh Yunus Bin Soleh, lantaran postingan yang dianggap melecehkan seorang kiai dari Nadhatul Ulama (NU) yakni KH Achmad Muwafiq. Dimana pada Selasa malam(3/12) sekitar pukul 23:58 memposting di akun facebooknya, dengan gambar KH Achmad Muwafiq yang wajahnya diganti dengan &#8220;Babi&#8221;.</p>
<p>Mendapati hal tersebut, puluhan anggota Banser dan Anshor Bangil mendatangi Mapolres Pasuruan, Kamis (5/11/2019) siang.</p>
<p>&#8220;Kami terpaksa mengadu ke Polres Pasuruan, karena tidak ada titik temu,&#8221; tegas Ketua GP Anshor Cabang Bangil H Saad Muafi.</p>
<p>Dijelaskan H Saad, sebelumnya pada Rabu (4/12/2019) malam, pihaknya telah mencoba meminta klarifikasi pada Yunus pemilik akun facebook Yunus Bin Soleh, namun tidak ada titik temu hingga larut malam.</p>
<p>Akhirnya malam itu ada kesanggupan dari pihak Habib Musa (mediator dari pihak Yunus) untuk menghadirkan Yunus di Mapolres Pasuruan Kamis (5/12/2019) pagi.</p>
<p>Masih menurut Gus Magrib sapaan akrab H Saad Muafi, pada saat di Mapolres Pasuruan pihaknya menunggu hingga 6,5 jam, mulai pukul 10.00 hingga 16.30.</p>
<p>Entah kemana, yang bersangkutan (Yunus) tidak hadir pun demikian juga Habib Musa. Adapun yang hadir adalah Habib Nizar, Habib Munir dan Habib Agil yang hadir, padahal ketiganya tidak mengetahui akar permasalahan dan esensinya atas permasalahan yang ada.</p>
<p>&#8220;Atas hal ini kami sepakat melakukan melaporkan pemilik akun facebook Yunus Bin Soleh pada esok hari (Jumat, 6/12/2019),&#8221; beber pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan asal PKB.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://pasuruan.memontum.com/812-nekad-edit-wajah-gus-muwafiq-arek-pogar-diluruk-banser-anshor" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Nekad Edit Wajah Gus Muwafiq, Arek Pogar Diluruk Banser-Anshor</a></p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Hariono Komandan Satkorcab Banser Bangil bHwa pihaknya merasa dilecehkan.</p>
<p>&#8220;Di hadapan Kapolsek Bangil Kompol Eko Hari Subagyo saat berada di rumah Gus Anjal, pihak mediator dari kubu Yunus menjanjikan akan menghadirkan Yunus di Mapolres Pasuruan untuk klarifikasi dan permintaan maaf. Akan tetapi hingga 6,5 jam ditunggu tidak hadir yang bersangkutan. Padahal Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan harus pulang lebih awal dari kegiatannya bersama pejabat utama Polda Jatim di gunung bromo, &#8221; terang Hariono.</p>
<p>&#8220;Ini jelas telah mempermainkan kami, atas petunjuk dan arahan para sesepuh kami putuskan untuk membawa permasalahan ini pada aturan hukum yang berlaku. Intinya sudah tidak ada kata maaf buat Yunus yang tidak kooperatif menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah-mufakat,&#8221; ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Oro-oro Rombo Kulon, Kecamatan Rembang.</p>
<p>Dari informasi yang berhasil dihimpun Memontum.com, Kamis (5/12/2019) malam, jajaran Satkorcab Banser dan GP Anshor Bangil membuat kronologi kejadian, data pendukung serta surat pelaporan.<strong> (hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101267</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hitungan Menit, Dua Motor Raib, Bangil Darurat Curanmor</title>
		<link>https://memontum.com/hitungan-menit-dua-motor-raib-bangil-darurat-curanmor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jan 2019 12:43:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bangil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/72721-hitungan-menit-dua-motor-raib-bangil-darurat-curanmor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pencurian kendaraan bermotor (Ranmor) kembali terjadi di Perum Lembah Kolursari, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil. Ironisnya, tempat kejadian hanya berjarak 500 meter dari Polsek Bangil. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 30 juta. &#8220;Kejadiannya sekitar pukul 03.30 WIB, posisi dua motor parkir di halaman rumah,&#8221; kata Sudarti (60) pada Memontum.com, Jumat (11/1/2019). Pada saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pencurian kendaraan bermotor (Ranmor)  kembali terjadi di Perum Lembah Kolursari, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil. Ironisnya, tempat kejadian hanya berjarak 500 meter dari Polsek Bangil. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 30 juta.</p>
<p>&#8220;Kejadiannya sekitar pukul 03.30 WIB, posisi dua motor parkir di halaman rumah,&#8221; kata Sudarti (60) pada Memontum.com, Jumat (11/1/2019).</p>
<p>Pada saat kejadian, ungkap warga Perum Lembah Kolursari,  Blok I /3, Kelurahan Kolursari,  Kecamatan Bangil ini, salah seorang tetangga yang mau ke masjid tahu ciri empat pelaku. Bahkan, salah seorang pelaku berpawakan gemuk menyapa tetangganya yang mau ke masjid mau sembayang subuh. Diceritakan dia, sekitar pukul 03.00 WIB ada dua orang dengan mengendarai motor berboncengan lewat depat rumah. Selang berapa menit, terdengar suara motor lagi berhenti samping rumah. Esok harinya, dua motor di halaman rumah sudah hilang. &#8220;Nyolong motor e cepet mas, (curinya motor cepat), sampai dua helm ikut dibawah sama pelaku,&#8221; tambahnya.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190111_113426-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190111_113426-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-72722" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190111_113426-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/20190111_113426-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Sebelumnya, lanjut Sudarti, kejadian sama juga dialami warga Perum Lembah Kolursari. &#8220;Waktu itu dua motor dicuri orang. Dugaan pelakunya sama mas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Senada juga dikatakan Dhia (44) tetangga korban. Dikatakan dia, kejadian pencurian motor di wilayah sini sudah dua kali.  &#8220;Sekitar tiga bulan lalu, dua motor tetangga saya dicuri orang. Dan sekarang menimpa Bu Sudarti tetangga depan rumah,&#8221; ucap Dhia. </p>
<p>Di Perum Lembah Kolursari sendiri tidak ada satpam. Lemahnya keamanan, rupanya dimanfaatkan para pelaku untuk melakukan aksinya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Bangil, Kompol Iskak belum mendapat kabar terkait raibnya dua motor yang hilang di wilayah hukumnya. &#8220;Saya baru dengar dari sampean mas. Iya coba nanti tak tanyakan ke anggota saya,&#8221; singkatnya.  <strong>(dik/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72721</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
