<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek banyuputih &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-banyuputih/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Apr 2021 15:08:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek banyuputih &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bangun Pabrik Gula Merah, Kapolsek Banyuputih Sukses Kurangi Pengangguran</title>
		<link>https://memontum.com/bangun-pabrik-gula-merah-kapolsek-banyuputih-sukses-kurangi-pengangguran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 15:08:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik gula merah]]></category>
		<category><![CDATA[polsek banyuputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140534</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto, sukses mengurangi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja. Dia membangun pabrik gula merah yang bertempat di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Selasa (20/04). AKP Heru Purwanto merintis usaha tersebut sejak akhir tahun 2020. Hingga dua bulan ini pabrik itu sudah memproduksi gula merah dan mampu membantu perekonomian masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto, sukses mengurangi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja. Dia membangun pabrik gula merah yang bertempat di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Selasa (20/04).</p>



<p>AKP Heru Purwanto merintis usaha tersebut sejak akhir tahun 2020. Hingga dua bulan ini pabrik itu sudah memproduksi gula merah dan mampu membantu perekonomian masyarakat setempat.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>“Pabrik ini saya beri nama UD Gula Bagus. Dengan bahan dasar tebu, pabrik ini mampu menyerap tenaga kerja 16 orang warga sekitar. Mereka dijadwal kerja masuk siang dan malam secara bergantian,” ucapnya. </p>



<p>Tidak hanya itu, dengan berdirinya pabrik gula merah ini pihaknya juga bisa sedikit mengurangi masalah bagi petani tebu. Terutama di wilayah Kecamatan Banyuputih.</p>



<p>“Bagi petani yang punya tanaman tebu hanya satu dua petak dan tidak punya tanggungan ke perusahaan lain, tebunya saya beli, dan tidak harus menunggu musim giling. Alhamdulillah, dua truk tebu bisa masuk setiap harinya untuk produksi gula merah,” tuturnya.</p>



<p>AKP Heru Purwanto mengungkapkan, selain produksi gula merah dirinya berencana mengolah limbah dari gula tersebut agar bisa bermanfaat.</p>



<p>“Rencana limbahnya akan saya olah menjadi pakan ternak dan pupuk organik. Ini akan saya lakukan secara bertahap,” katanya.</p>



<p>Heru Purwanto juga mengatakan, selama dua bulan pabrik tersebut beroperasi setiap harinya baru bisa memproduksi 1, 3 ton hingga 1, 5 ton dan ini masih skala kecil.</p>



<p>“Dari hasil tersebut, sebagai langkah awal saya baru memenuhi permintaan pasar dari Banyuwangi, Blitar, Sidoarjo dan Surabaya. Ini akan saya kembangkan sambil menunggu pemasaran dan jumlah produksi berikutnya,” terangnya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140534</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laka Tunggal di Jalan Baluran, Sopir Tewas Tergencet Body Mobil</title>
		<link>https://memontum.com/laka-tunggal-di-jalan-baluran-sopir-tewas-tergencet-body-mobil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 12:56:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Baluran]]></category>
		<category><![CDATA[laka lantas]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek banyuputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126429</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Nasib naas pada insiden kecelakaan mengenaskan dialami Moch Hadjir (56), asal Kelurahan Kedurus Gg. 3/ 30 RT 02, RW 02 Kota Surabaya, meninggal dunia dilokasi kejadian dengan kondisi tergencet body mobil, Sabtu (24/10/2020) malam. Kejadian laka lantas tunggal tersebut terjadi di jalur Pantura Hutan Baluran Situbondo KM 250 ke arah Surabaya pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Nasib naas pada insiden kecelakaan mengenaskan dialami Moch Hadjir (56), asal Kelurahan Kedurus Gg. 3/ 30 RT 02, RW 02 Kota Surabaya, meninggal dunia dilokasi kejadian dengan kondisi tergencet body mobil, Sabtu (24/10/2020) malam.</p>
<p>Kejadian laka lantas tunggal tersebut terjadi di jalur Pantura Hutan Baluran Situbondo KM 250 ke arah Surabaya pada pukul 19.00 WIB. Keterangan yang berhasil dihimpun dilokasi, kendaraan Truk Fuso dengan No Pol : N-9710-UR yang dikemudikan korban (Moch Hadjir) semula melaju dengan kecepatan sedang dari arah Banyuwangi ke arah Situbondo. Mendadak sampai dilokasi kejadian, truk Fuso yang dikemudikannya oleng dan menabrak pohon dipinggir jalan.</p>
<p><div id="attachment_126434" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-126434" decoding="async" class="size-full wp-image-126434" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Petugas Lantas 90.5 Baluran Situbondo bersama anggota Polsek Banyuputih, mendatangi TKP langsung melakukan evakuasi korban MD. (tik)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/10/laka-tunggalb-2.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-126434" class="wp-caption-text">Petugas Lantas 90.5 Baluran Situbondo bersama anggota Polsek Banyuputih, mendatangi TKP langsung melakukan evakuasi korban MD. (tik)</p></div></p>
<p>Dari sejumlah keterangan di lokasi menyebutkan, sopir berada dibawah bak truk yang dikemudikannya. Diduga saat kondisi truk oleng dan menabrak pohon sopir meloncat dari kabin mobil, korban (sopir) mengalami luka serius dibagian tubuhnya, dan mengalami patah tulang sehingga meninggal dunia dilokasi kejadian, proses evakuasi berjalan dramatis.</p>
<p>Lantas 90.5 Baluran Polres Situbondo dikonfirmasi melalui Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto mengatakan, petugas Lantas Baluran bersama anggota Polsek Banyuputih mendatangi TKP langsung melakukan evakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) terdekat, untuk barang bukti satu unit kendaraan sudah diamankan ke Pos Lantas Baluran Situbondo.</p>
<p>&#8220;Diduga sebelum terjadi kercelakaan, sopir atau korban meloncat dari mobil, satu orang meninggal dunia dalam kejadian itu, untuk kerugian materi sekitar 5 juta rupiah,&#8221; kata Kapolsek Banyuputih AKP Heru, Minggu (25/10/2020) pagi. <strong>(tik/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126429</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mayat Memakai Kateter Ditemukan Membusuk di Selokan Air</title>
		<link>https://memontum.com/mayat-memakai-kateter-ditemukan-membusuk-di-selokan-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 14:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[jalan pantura situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek banyuputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125793</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Mayat Mattasan (80), asal RT. 02, RW. 02, Desa Wringin anom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Ditemukan membusuk di saluran air, tepatnya di pinggir jalan Pantura sepanjang jalan raya Banyuputih, Kamis (15/10/2020). Temuan mayat bernama Mattasan pertama kali diketahui oleh Wahyudi (40), ia curiga dengan bau busuk menyengat dari sebrang jalan rumahnya. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Mayat Mattasan (80), asal RT. 02, RW. 02, Desa Wringin anom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Ditemukan membusuk di saluran air, tepatnya di pinggir jalan Pantura sepanjang jalan raya Banyuputih, Kamis (15/10/2020).</p>
<p>Temuan mayat bernama Mattasan pertama kali diketahui oleh Wahyudi (40), ia curiga dengan bau busuk menyengat dari sebrang jalan rumahnya.</p>
<p>Saat dikroscek sumber bau tersebut oleh Wahyudi, asal Desa Banyuputih, ternyata jasad itu adalah Mattasan, dengan kondisi memprihatinkan, posisi terletang diselokan berbau busuk penuh belatung, lebih ironis korban masih menggunakan Kateter (biasa digunakan pasien untuk membantu mengosongkan kandung kemih), pada alat kelaminnya.</p>
<p>Keterangan Deny ketua RT Desa Setempat, Mattasan memiliki penyakit pada saluran kencing, korban dikerahui saat berjalan selalu menggunakan Kateter dan timba.</p>
<p>&#8220;Ini sudah kurang lebih tiga hari tidak diketahui mondar mandir, saya mendapat informasi dari warga kalo Mattasan sudah meninggal, ada kemungkinan ia terjatuh ke selokan tidak diketahui warga dan meninggal,&#8221; ungkap Deny.</p>
<p>Korban sebelumnya menempati rumah gubuk di jalan Pantura Banyuputih seorang diri, selama hidupnya sering dibantu warga sekitar dan keluarganya, korban memili menetap dirumah gubuk dipinggir jalan daripada berkumpul dengan keluarganya di Desa Wringin Anom Kecamatan asembagus.</p>
<p>Dari penemuan mayat tersebut, Kapolsek Banyuputih bersama anggota, serta Komandan koramil Banyuputih bersama Babinsa mendatangi lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi korban ke ruang Jenasah RSUD Asembagus. Menggunakan ambulance RS Asembagus.</p>
<p>Kapolsek Banyuputih. AKP. Heru Purwanto. SH, membenarkan temuan mayat tersebut. “Sudah kami tangani dan saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit dan keluarga sudah mengetahui kejadian itu, korban meninggal diduga terjatuh ke parit di pinggir jalan Pantura Banyuputih,&#8221; kata Kapolsek Banyuputih. <strong>(tik/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Pantura Hutan Baluran Situbondo Kembali Makan Korban</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-pantura-hutan-baluran-situbondo-kembali-makan-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 02:10:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[hutan baluran]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek banyuputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120314-jalur-pantura-hutan-baluran-situbondo-kembali-makan-korban</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Naas dialami Nanti Hariningsih (52), asal Dusun Cotek Sidodadi RT 01, RW 01, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Baluran Situbondo tepatnya di KM 237.700 arah Surabaya , Selasa (28/07/2020) pagi. Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan Memo X di lokasi, kejadian kecelakaan naas itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Naas dialami Nanti Hariningsih (52), asal Dusun Cotek Sidodadi RT 01, RW 01, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Baluran Situbondo tepatnya di KM 237.700 arah Surabaya , Selasa (28/07/2020) pagi.</p>
<p>Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan Memo X di lokasi, kejadian kecelakaan naas itu terjadi korban saat usai mengantar putranya ke Kabupaten Banyuwangi dengan mengendarai sepeda motor bernomor Polisi, P 4421 FQ, hingga di lokasi kejadian tepatnya di KM 237.700 arah Surabaya, korban mengalami selip pada saat kondisi jalan menikung dan menghantam pembatas jalan. Hingga terlempar kejurang sebelah kiri.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120315" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0066-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0066-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0066-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0066-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0066-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kemudian, Kanit lantas 90.5 Baluran Polres Situbondo bersama anggota dan relawan Baluran, langsung mengevakuasi korban ke RSUD Asembagus menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas Banyuputih, sementara satu unit sepeda motor diamankan di Poslantas Baluran, Polsek Banyuputih.</p>
<p>Kanit Lantas 90.5 Baluran Polres Situbondo Erfan Kristanto saat dikonfirmasi wartawan Memo X terkait kecelakaan tersebut, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang mengalami selip dan menabrak pembatas jalan sebelah kiri. Korbannya langsung meninggal dunia di tempat kejadian perkara.</p>
<p>&#8220;Korban mengalami selip menabrak pembatas jalan sebelah kiri dan masih kami tangani, korban meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala dan pinggangnya, &#8220;pungkasnya. <strong>(tik/im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Depresi, Warga Sumberanyar Banyuputih Situbondo Kendat</title>
		<link>https://memontum.com/depresi-warga-sumberanyar-banyuputih-situbondo-kendat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jul 2019 23:39:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[kendat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek banyuputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/87037-depresi-warga-sumberanyar-banyuputih-situbondo-kendat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Naas dialami Nurhayati (33) warga Dusun Sekarputih RT03 / RW01, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Senin (1/7/2019) sore, ia nekat gantung diri diduga kuat akibat depresi. Kejadian memprihatinkan tersebut menjadi perhatian warga dan duka mendalam keluarga korban. Diperoleh kabar serta laporan pihak keluarga, petugas Polsek Banyuputih mendatangi tempat kejadian dirumah duka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Naas dialami Nurhayati (33) warga Dusun Sekarputih RT03 / RW01, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Senin (1/7/2019) sore, ia nekat gantung diri diduga kuat akibat depresi.</p>
<p>Kejadian memprihatinkan tersebut menjadi perhatian warga dan duka mendalam keluarga korban. Diperoleh kabar serta laporan pihak keluarga, petugas Polsek Banyuputih mendatangi tempat kejadian dirumah duka di Dusun Sekarputih, pukul 15.00.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87040" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0070-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0070-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0070-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0070-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0070-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0070-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Nurhayati ditemukan pertama kali oleh Samsi (18) anak kandungnya sendiri. Kondisinya sudah menggantung pada kayu usuk atap rumah. Ikatan memakai seutas tali merah 1,5 m. Melihat kondisi ibunya gantung diri, Samsi teriak-teriak panik dan minta tolong pada warga sekitar, untuk melepas ikatan.</p>
<p>Upaya yang dilakukan Samsi bersama tetangganya Masir (50) warga sekitar, tidak membuahkan hasil, lantaran korban sudah tidak bernyawa atau sudah meninggal dunia.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87039" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0073-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0073-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0073-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0073-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0073-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0073-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Anggota Polsek Banyuputih Bripka Faisol Amir (Ps. Kanit Reskrim). Bersama Bripka Wasil,SH (Anggota SPK), di lokasi kejadian, mengamankan barang bukti berupa sebuah tali tampar merah, sebesar jari telunjuk orang dewasa, panjang kurang lebih 1,5 m.</p>
<p>Kapolsek Banyuputih AKP Didik Rudianto,SH dikonfirmasi melalui Bripka Faisol Amir,SH, menjelaskan, &#8220;Keluarga korban tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah, dengan alasan karena kematian korban memang benar-benar gantung diri, dan sebelumnya korban mempunyai penyakit depresi.&#8221;</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-87038" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0069-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0069-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0069-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0069-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0069-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190701-WA0069-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara menurut Samsi anak kandung korban menjelaskan,&#8221;Sekira jam 13.00, perasaan saya tidak enak langsung terbangun dari tidur, menuju dapur, kemudian tiba &#8211; tiba melihat Ibu sudah dalam posisi tergantung dengan leher terikat tali tampar.&#8221;</p>
<p>&#8220;Usai ditolong dan dilepaskan tali yang mengalungi lehernya. Keadaan Ibu sudah tidak bernyawa,&#8221; terangnya. <strong>(tik/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">87037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Bencana Banjir di 2 Desa Kecamatan Banyuputih</title>
		<link>https://memontum.com/gotong-royong-bantu-warga-terdampak-bencana-banjir-di-2-desa-kecamatan-banyuputih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2018 14:47:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kiriman]]></category>
		<category><![CDATA[polsek banyuputih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/30546-gotong-royong-bantu-warga-terdampak-bencana-banjir-di-2-desa-kecamatan-banyuputih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Bencana banjir yang terjadi di desa Sumberwaru dan desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih yang menggenangi pemukiman penduduk, Kamis (8/3/2018). Kapolsek Banyuputih Iptu Bambang Irianto,SH bersama anggota membantu masyarakat di 3 lokasi banjir yaitu dusun Sekarputih desa Sumberanyar dan 2 dusun di desa Sumberwaru yaitu Dusun Krajan dan Dusun Cotek. Dari hasil pendataan dilokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8212;  Bencana banjir yang terjadi di desa Sumberwaru dan desa Sumberanyar Kecamatan Banyuputih yang menggenangi pemukiman penduduk, Kamis (8/3/2018). Kapolsek Banyuputih Iptu Bambang Irianto,SH bersama anggota membantu masyarakat di 3 lokasi banjir yaitu dusun Sekarputih desa Sumberanyar dan 2 dusun di desa Sumberwaru yaitu Dusun Krajan dan Dusun Cotek.</p>
<p>Dari hasil pendataan dilokasi bencana banjir, selain membanjiri pemukiman penduduk juga terjadi kerusakan diantaranya di dusun Sekarputih desa Sumberanyar 1 (satu) jembatan hanyut terbawa arus, 1 (satu) rumah milik warga yang terletak di pinggir / bantaran sungai hanyut terbawa arus air sungai.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0221-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-30549" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0221-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0221-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0221-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0221-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Untuk dusun Krajan desa Sumberwaru terdapat 2 (dua) rumah yang terletak dipinggir / bantaran sungai hanyut terbawa arus air sungai dan 2 (dua) rumah yang letaknya dekat dengan sungai rusak berat. Sedangkan di dusun Cotek desa Sumberwaru air sungai menggenangi pemukiman penduduk setinggi 20 – 40 cm dan menurut informasi Kepala Desa Sumberwaru rumah yang terendam diperkiran mencapai 200 rumah.</p>
<p>(<strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/11985-banjir-bandang-terjang-2-desa-di-kecamatan-banyuputih-situbondo" rel="noopener" target="_blank">Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Kecamatan Banyuputih Situbondo</a> )</p>
<p>Kapolsek Banyuputih bersama anggota, masyarakat, BPBD, Koramil dan intansi terkait lainnya ikut membantu masyarakat atau warga yang mengalami musibah banjir.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0222-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-30548" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0222-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0222-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0222-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0222-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0223-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-30547" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0223-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0223-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0223-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180308-WA0223-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Semua elemen masyarakat bergotonng royong saling membantu, semuanya bekerja melakukan apa saja sebisa mungkin namun yang utama adalah membantu evakuasi warga untuk mencegah adanya korban jiwa,&#8220; terang Iptu Bambang Irianto kepada Memo X. <strong>(im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30546</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
