<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Bumiaji &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-bumiaji/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 May 2023 11:38:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Bumiaji &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Penemuan Mayat di Kalilanang Teridentifikasi sebagai Warga Bulukerto Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/penemuan-mayat-di-kalilanang-teridentifikasi-sebagai-warga-bulukerto-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2021 12:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Bumiaji]]></category>
		<category><![CDATA[temuan mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mayat yang ditemukan di bawah jembatan Kalilanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (25/10/2021), ternyata teridentifikasi bernama Eko Tri Manto (34), yang merupakan warga Dusun Keliran, RT 03 RW 02, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hingga saat ini, penyebab kematiannya masih menjadi teka-teki. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mayat yang ditemukan di bawah jembatan Kalilanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (25/10/2021), ternyata teridentifikasi bernama Eko Tri Manto (34), yang merupakan warga Dusun Keliran, RT 03 RW 02, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.</p>



<p>Hingga saat ini, penyebab kematiannya masih menjadi teka-teki. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban dari luka pada bagian wajah korban. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RS Hasta Brata untuk dilakukan otopsi.</p>



<p>Sementara itu, terkait kejadian itu, juga membuat pihak keluarga juga bertanya-tanya. Pasalnya, tidak seperti biasanya, Eko keluar rumah tanpa pamit larut malam. Paimin (76), orang tua asuh Eko sempat merasa aneh melihat gelagat Eko yang tampak resah.</p>



<p>&#8221;Malam kemarin jam 22.00, dia masih goreng telur di dapur. Biasanya ya bercanda sama ponakannya tapi malam itu dia kayak bingung. Kami baru tahu dia gak ada di rumah itu sekitar jam 03.00 dan gak pamit,&#8221; ujar Paimin ditemui di rumah duka.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Sehari-hari, Eko diasuh Paimin. Sebab sejak 10 tahun lalu sebelum ibunya meninggal dunia menitipkan pada Paimin untuk di asuh. &#8221; lAku titip anakku, tolong pean openi,&#8221; kenang Paimin.&nbsp;</p>



<p>Di mata keluarga, Eko memang dikenal tertutup. Sehari-hari nya Eko selalu mengurung diri di kamar dengan hanya bermain ponsel. &#8220;Ya kita yang tua-tua gak ngerti dia gimana pergaulannya. Tiba-tiba saja dia malam itu keluar rumah dan gak pamit, juga gak bawa motor. Tahu-tahu dapat kabar begini,&#8221; ujar Paimin.&nbsp;</p>



<p>Diceritakan pula oleh Paimin, bahwa Eko memang pernah bekerja di Batu Suki Hotel dan Restoran, tapi sudah tiga tahun lalu tidak bekerja lagi. Bahkan, Eko juga sudah memiliki rumah yang masih tahap renovasi untuk disewakan.</p>



<p>Terpisah, Kapolsek Bumiaji, AKP Suyatno, mengatakan jika proses otopsi masih dilakukan. Satu-satunya barang bukti yang bisa dijadikan petunjuk mengungkap misteri tewasnya pria ini adalah dari ponsel yang dibawa korban. &#8220;Semoga dari ponsel yang ditemukan bisa menjadi petunjuk kami dalam menyimpulkan penyebab kematian korban. Nanti akan kami kabari lebih lanjut,&#8221; ujarnya. <strong>(bir/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tragedi Coban Talun, Seorang Korban Berusaha Tolong Teman</title>
		<link>https://memontum.com/tragedi-coban-talun-seorang-korban-berusaha-tolong-teman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 13:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Coban Talun]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Bumiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68111-tragedi-coban-talun-seorang-korban-berusaha-tolong-teman</guid>

					<description><![CDATA[Batu, Memontum.com &#8211; Satu korban tenggelam di Coban Talun, Desa Tulungrejo, kembali ditemukan oleh Tim Gabungan pada pukul 19.40 dalam keadaan meninggal dunia. Temuan ini menambah jumlah korban meninggal yang ditemukan menjadi dua orang. Informasi ini didapatkan usai PUSDALOPS PB-BPBD Kota Batu mengupdate penangganan musibah tersebut. &#8220;Korban langsung dilarikan ke RS Hasta Brata, Kota Batu,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batu, Memontum.com</strong> &#8211; Satu korban tenggelam di Coban Talun, Desa Tulungrejo, kembali ditemukan oleh Tim Gabungan pada pukul 19.40 dalam keadaan meninggal dunia. Temuan ini menambah jumlah korban meninggal yang ditemukan menjadi dua orang.</p>
<p>Informasi ini didapatkan usai PUSDALOPS PB-BPBD Kota Batu mengupdate penangganan musibah tersebut.</p>
<p>&#8220;Korban langsung dilarikan ke RS Hasta Brata, Kota Batu,&#8221; terang salah satu anggota tim rescue, Selasa malam (11/12/2018).</p>
<p><strong>Baca:</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/22304-tragedi-coban-talun-dua-korban-ketemu" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tragedi Coban Talun, Dua Korban Ketemu</a></p>
<p>&#8220;Korban pertama ditemukan jam 18.50 WIB tadi. Untuk informasi lebih lanjut akan diinformasikan kembali,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Tim gabungan Polres Batu, Koramil Bumiaji, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu, PMI Kota Batu, Aparat Desa Tulungrejo, Brantas Rescue, Garda Relawan, SAR Samudera dan warga setempat sepakat usai melakukan koordinasi untuk mencari korban ketiga yang belum ditemukan. Sekarang, petugas terus menyisir di sekitar lokasi kejadian meski diselimuti kabut tebal.</p>
<p>Sebelumnya, tiga murid SDIT Insan Mulia Kota Malang tenggelam dan hilang saat mengikuti outbound di Wahana Wisata Alam Coban Talun. Sekitar pukul 14.00, ketiganya hilang.</p>
<p><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22287-tak-semua-wali-murid-tahu-tragedi-coban-talun-satu-korban-ketemu" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Tak Semua Wali Murid Tahu Tragedi Coban Talun, Satu Korban Ketemu</a></p>
<p>Seorang warga mengatakan saat itu 38 siswa dan delapan guru sedang berada di air terjun.<br />
Lalu ada dua siswa yang tenggelam. Kemudian satu guru berusaha menyelamatkan dua siswa. Guru itu ditarik oleh satu siswa.</p>
<p>&#8220;Ternyata siswa yang menolong itu ikut tenggelam bersama kedua rekannya,&#8221; jelas singkat warga yang enggan namanya disebut.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan secara rinci nama, jenis kelamin dan kejelasan dari pihak sekolah siapa korban yang sudah ditemukan. <strong>(bir/lih/oso) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68111</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tragedi Coban Talun, Dua Korban Ketemu</title>
		<link>https://memontum.com/tragedi-coban-talun-dua-korban-ketemu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 13:07:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Coban Talun]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Bumiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68093-tragedi-coban-talun-dua-korban-ketemu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dua dari tiga korban tragedi Coban Talun, berhasil ditemukan tim SAR, Selasa (11/12/2018) petang. Lokasi penemuan korban, masih di satu titik lokasi mendadak menghilangnya ketiga korban. Terhitung sejak pukul 14.00, itu berarti korban tenggelam lebih dari 5 jam. Informasi didapat memontum.com, dua korban yang ditemukan bernama Tazkya Rahmatulloh Al Kamilah (8) dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dua dari tiga korban tragedi Coban Talun, berhasil ditemukan tim SAR, Selasa (11/12/2018) petang. Lokasi penemuan korban, masih di satu titik lokasi mendadak menghilangnya ketiga korban. Terhitung sejak pukul 14.00, itu berarti korban tenggelam lebih dari 5 jam. </p>
<p>Informasi didapat memontum.com, dua korban yang ditemukan bernama Tazkya Rahmatulloh Al Kamilah (8) dan Nasywa Azalia Hanania (8). Kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan telah dibawa menuju RS Hasta Brata Batu Mas. </p>
<p><strong>Baca:</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/22281-tragis-3-bocah-sd-tenggelam-di-coban-talun" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Tragis ! 3 Bocah SD Tenggelam di Coban Talun</a></p>
<p>Masih satu korban belum ketemu, bernama Mohamad Hanan (8). Hanan, merupakan putra dari Heru Yunatan dan Rifa Nur Aini, warga Jalan Kebonsari V, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Rifa diketahui adalah seorang guru sedang Heru bekerja di bidang bengkel. </p>
<p><strong>Baca Juga:</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/22287-tak-semua-wali-murid-tahu-tragedi-coban-talun-satu-korban-ketemu" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Tak Semua Wali Murid Tahu Tragedi Coban Talun, Satu Korban Ketemu</a></p>
<p>Sebagaimana diberitakan, Selasa (11/12/2018) pukul 14.00, tiga korban diduga terpeleset dan tenggelam di Coban Talun yang airnya mendadak meluber. Yakni, Mohammad Hanan (8), Tazkya Rahmatulloh Al Kamilah (8) dan Nasywa Azalia Hanania (8). <strong>(oso) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Semua Wali Murid Tahu Tragedi Coban Talun, Satu Korban Ketemu</title>
		<link>https://memontum.com/tak-semua-wali-murid-tahu-tragedi-coban-talun-satu-korban-ketemu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 12:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Coban Talun]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Bumiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68069-tak-semua-wali-murid-tahu-tragedi-coban-talun-satu-korban-ketemu</guid>

					<description><![CDATA[Batu, Memontum.com &#8211; Sebagian wali murid SD Islam Terpadu (SDIT) Insan Mulia, Kota Malang belum mengetahui tragedi yang menimpa 3 anak yang diduga hilang tenggelam di Coban Talun, Selasa (11/12/2018) siang. &#8220;Ya Allah, saya belum tahu, baru tahu kabar ini baru saja. Semoga baik-baik saja,&#8221; terang Rini, seorang wali murid kelas 1 SDIT Insan Mulia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batu, Memontum.com </strong>&#8211; Sebagian wali murid SD Islam Terpadu (SDIT) Insan Mulia, Kota Malang belum mengetahui tragedi yang menimpa 3 anak yang diduga hilang tenggelam di Coban Talun, Selasa (11/12/2018) siang. </p>
<p>&#8220;Ya Allah, saya belum tahu, baru tahu kabar ini baru saja. Semoga baik-baik saja,&#8221; terang Rini, seorang wali murid kelas 1 SDIT Insan Mulia yang putrinya tenggelam, saat dihubungi awak pers, Selasa (11/12/2018) sore. </p>
<p>Menurut Rini, semua murid mengikuti outbound di Coban Talun berangkat pagi tadi. Menurutnya, pihak sekolah belum memberi tahu perihal insiden di Coban Talun tersebut. Anak Rini yang duduk di Kelas 1 ikut berangkat ke Coban Talun pagi tadi.</p>
<p>&#8220;Ya Allah, ya anak saya kelas satu ikut berangkat pagi tadi. Semoga tidak terjadi apa-apa, sembari menangis,&#8221; tuturnya. </p>
<p><strong>Baca:</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/22281-tragis-3-bocah-sd-tenggelam-di-coban-talun" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Tragis ! 3 Bocah SD Tenggelam di Coban Talun</a></p>
<p>Senada Ayu, yang juga menjadi wali murid mengatakan usai kejadian bahwa mengetahui kabar saat menjemput anaknya yang ikut dalam kegiatan outbound di Coban Talun.<br />
“Saya belum tahu,&#8221; ucap Ayu.</p>
<p>Sampai berita ini ditulis, pihak sekolah dan guru SDIT belum memberikan konfirmasi. Sementara itu, informasi didapat, sekitar pukul 18.00, Tim Rescue berhasil mengevakuasi tubuh seorang korban.</p>
<p>Sebagaimana diberitakan, Selasa (11/12/2018) pukul 14.00, tiga korban diduga terpeleset dan tenggelam. Yakni, Mohammad Hanan (8), Tazkya Rahmatulloh Al Kamilah (8) dan Nasywa Azalia Hanania (8).<strong> (bir/lih/oso/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68069</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tragis ! 3 Bocah SD Tenggelam di Coban Talun</title>
		<link>https://memontum.com/tragis-3-bocah-sd-tenggelam-di-coban-talun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 12:14:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Coban Talun]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Bumiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68064-tragis-3-bocah-sd-tenggelam-di-coban-talun</guid>

					<description><![CDATA[Batu, Memontum.com &#8211; Diduga terpeleset, 3 siswa SD Insan Mulia Kota Malang, tenggelam dan &#8220;menghilang&#8221;, Selasa (11/12/2018) siang, di Wahana Wisata Alam Air Terjun Coban Talun, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Ketiga korban bernama Najwa (9), Taskiya (9) dan Hanan (9). Menurut informasi didapat Memontum.com, pihak gabungan dari BPBD Kota Batu, Polsek Bumiaji, Petugas wisata Coban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batu, Memontum.com</strong> &#8211; Diduga terpeleset, 3 siswa SD Insan Mulia Kota Malang, tenggelam dan &#8220;menghilang&#8221;, Selasa (11/12/2018) siang, di Wahana Wisata Alam Air Terjun Coban Talun, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Ketiga korban bernama Najwa (9), Taskiya (9) dan Hanan (9). </p>
<p>Menurut informasi didapat Memontum.com, pihak gabungan dari BPBD Kota Batu, Polsek Bumiaji, Petugas wisata Coban talun dibantu warga desa sekitar masih mencari keberadaan ketiga murid tersebut. </p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0095-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0095-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-68066" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0095-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0095-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Sementara itu, kronologis kejadian menurut Samsul Huda Pengelola wahana menjelaskan, sekitar pukul 14.00, rombongan dari SD Insan Mulia Malang tiba dan bermain di sekitar Coban Talun. </p>
<p>Sejumlah petugas di area wisata dan para guru sudah memperingatkan murid agar tidak terlalu mendekat ke air terjun.</p>
<p>&#8220;Tiba-tiba volume air dari air terjun meningkat. Tiga anak terpeleset dan tenggelam di sekitar kawasan air terjun dan hilang,&#8221; jelasnya kepada Memontum.com. </p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0096-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0096-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-68065" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0096-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181211-WA0096-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Samsul bersama rekannya pun langsung melapor ke Polsek Bumiaji dan meneruskan ke BPBD Kota Batu. Hingga malam, TRC BPBD Kota Batu sedang melakukan pendataan dan pencarian korban.</p>
<p>Petugas pun melakukan assement dan berkordinasi untuk melihat potensi yang ada di lapangan guna melakukan teknik pencarian</p>
<p><strong>Baca: </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22287-tak-semua-wali-murid-tahu-tragedi-coban-talun-satu-korban-ketemu" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Tak Semua Wali Murid Tahu Tragedi Coban Talun, Satu Korban Ketemu</a></p>
<p>&#8220;Untuk mempermudah dan mempercepat  pertumbuhan pencairan, beberapa kelengkapan yang dibawa oleh tim yaitu rescue car carier, peralatan water rescue lengkap, 1 buah perahu karet, alat komunikasi, Alkom, GPS dan perlengkapan Medis,&#8221; ungkap salah satu anggota tim pencarian, Miftakul Karim. </p>
<p>Hingga berita ini ditulis, ketiga korban masih belum ditemukan meski ada informasi yang sempat simpang siur. <strong>(bir/oso/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68064</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
