<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek candi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-candi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Aug 2020 02:48:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek candi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jualan Gado-gado Sepi, Pasutri Asal Tulangan Mencuri</title>
		<link>https://memontum.com/jualan-gado-gado-sepi-pasutri-asal-tulangan-mencuri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 02:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 363]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/121002-jualan-gado-gado-sepi-pasutri-asal-tulangan-mencuri</guid>

					<description><![CDATA[Tepergok Pemiliki Toko Nyaris Dimassa Warga Memontum Sidoarjo &#8211; Pasangan suami istri (pasutri), Ongky Sumadinata (33) dan Weny Suhartika Putri (23) warga JL KH Agus Salim Desa/Kecamatan Tulangan, Sidoarjo terpaksa mendekam ditahanan Polsek Candi. Pasutri ini dituding tepergok saat hendak berusaha mencuri di sebuah toko sembako Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (07/08/2020) sore. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Tepergok Pemiliki Toko Nyaris Dimassa Warga</h2>
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pasangan suami istri (pasutri), Ongky Sumadinata (33) dan Weny Suhartika Putri (23) warga JL KH Agus Salim Desa/Kecamatan Tulangan, Sidoarjo terpaksa mendekam ditahanan Polsek Candi. Pasutri ini dituding tepergok saat hendak berusaha mencuri di sebuah toko sembako Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (07/08/2020) sore.</p>
<p>Selain mengamankan kedua tersangka yang nyaris diamuk warga sekitar itu, dalam perkara ini polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya uang tunai Rp 2,157 juta dan sebuah motor Honda Beat warna hitam bernopol W 4621 EL.</p>
<p>&#8220;Kedua pelaku pencurian itu sudah diamankan dan diperiksa tim penyidik Unit Reskrim Polsek Candi,&#8221; ujar Kapolsek Candi, AKP Yulie Khrisna, Jumat (07/08/2020) petang.</p>
<p>Yulie menceritakan, awalnya kedua tersangka yang merupakan pasutri ini, berencana membeli beras di toko sembako itu. Kemudian tersangka perempuan turun dari kendaraan yang ditumpangi menuju toko sembako. Sesampainya di dalam toko, tersangka melihat toko dalam keadaan sepi.</p>
<p>&#8220;Seketika tersangka langsung mengambil uang di kotak penyimpanan di dalam toko itu. Akan tetapi aksi itu dipergoki pemilik toko dengan langsung diteriaki maling sehingga warga langsung berdatangan ke lokasi kejadian,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Karena warga berdatangan, kedua tersangka tak bisa berkutik. Keduanya ditangkap warga hingga diserahkan ke anggota Polsek Candi yang sedang berpatroli itu.</p>
<p>&#8220;Kedua tersangka langsung diamankan dari kerumunan warga itu untuk dibawa ke Polsek Candi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dalam kasus ini, kata Yulie kedua tersangka bakal dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Keduanya usai menjalani pemeriksaan langsung ditahan di Polsek Candi. &#8220;Keduanya langsung kami tahan dan kasusnya tetap dilanjutkan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara di hadapan penyidik tersangka Weny Suhartika Putri mengaku mencuri untuk membayar hutangnya. Alasannya, hasil jualan gado-gado tidak mencukupi kebutuhan hidupnya bersama suaminya.</p>
<p>&#8220;Sejak adanya pandemi Covid-19, hasil jualan gado-gado menurun drastis. Kami baru kali ini mencuri,&#8221; kilahnya.<strong> (wan/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Bocah 7 Tahun Tewas Mengapung di Kolam Pancing Baru di Sugihwaras Candi</title>
		<link>https://memontum.com/dua-bocah-7-tahun-tewas-mengapung-di-kolam-pancing-baru-di-sugihwaras-candi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2020 12:48:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114523-dua-bocah-7-tahun-tewas-mengapung-di-kolam-pancing-baru-di-sugihwaras-candi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebuah kolam pancing milik Miftahul Huda yang dibangun memakan korban. Dua bocah berusia 7 tahun tewas mengapung di kolam pancing yang ada di RT 07, RW 02 Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo itu, Rabu (13/5/2020) petang. Diduga, karena tak bisa bereneng kedua korban akhirnya meninggal dunia karena lambannya pertolongan. Apalagi kolam dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebuah kolam pancing milik Miftahul Huda yang dibangun memakan korban. Dua bocah berusia 7 tahun tewas mengapung di kolam pancing yang ada di RT 07, RW 02 Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo itu, Rabu (13/5/2020) petang. Diduga, karena tak bisa bereneng kedua korban akhirnya meninggal dunia karena lambannya pertolongan. Apalagi kolam dengan lebar 6 meter dan panjang 10 meter ini sudah terisi air penuh.</p>
<p>Kedua bocah tenggelam itu adalah Satria Rizki (7), warga Desa Candi dan Celvin Dwi Saputra (7) warga Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Keduanya ditemukan warga sudah dalam kondisi mengapung di tengah kolam baru itu.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-114524" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200513-WA0203-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Dugaan sementara kedua korban tenggelam karena keduanya belum bisa berenang,&#8221; terang Kapolsek Candi AKP Yulie Khrisna, Rabu (13/5/2020) petang.</p>
<p>Lebih jauh, Yulie menceritakan jika dalam peristiwa itu polisi sudah mendapatkan keterangan dari tiga saksi. Diantaranya Robit (13) dan Vino (13) warga Dusun Waras, Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Selain itu, ada saksi Mufti Najib (51) warga Desa Sugiwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Saat ditemukan para saksi, kedua korban sudah dalam kondisi mengapung di tengah kolam pancing baru itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kronologisnya, lanjut Yulie sekitar pukul 17.00 WIB saksi Robit dan Vino sedang bermain layang-layang di pinggir kolam ikan itu. Keduanya melihat ada 2 anak (bocah) sudah dalam kondisi mengapung di kolam pancing itu. Selanjutnya saksi Vino memberitahukan kepada saksi Mufti Najib untuk diajak langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).</p>
<p>&#8220;Tidak berselang lama, kemudian banyak warga berdatangan menolong kedua korban untuk dinaikkan ke pinggir kolam dan dilaporkan ke Polsek Candi untuk penyelidikan lebih lanjut,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, kata Yulie kedua korban berusaha mengejar layang-layang putus tak bertuan itu melewati kolam pancing yang masih dalam proses pembangunan itu. Saat mengejar layang-layang ke arah kolam itu, korban terperosok. Diduga karena tanpa pikir panjang melintasi kolam pancing itu.</p>
<p>&#8220;Tapi, naas diduga tak bisa berenang membuat kedua korban meminta pertolongan. Akan tetapi saat sudah di lokasi usaha warga menolong korban terlambat,&#8221; paparnya.</p>
<p>Usai dievakuasi kedua korban dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Karena tubuh keduanya sudah lemas.</p>
<p>&#8220;Saat sampai di UGD RSUD Sidoarjo, kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil visum menyatakan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Korban meninggal karena tenggelam,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Berpistol Garong Rumah Juragan Daging di Candi</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-berpistol-garong-rumah-juragan-daging-di-candi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2019 02:42:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79828-rampok-berpistol-garong-rumah-juragan-daging-di-candi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sekawanan perampok yang menggunakan senjata api beraksi di rumah H Miskan wargaa RT 16, RW 04, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Selasa (26/02/2019). Dalam aksinya kawanan perampok yang menggunakan senjata api (senpi) berupa pistol itu berhasil membawa kabur motor Honda Vario dan uang Tunai Rp 15 juta. Korban karena diancam dengan menggunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sekawanan perampok yang menggunakan senjata api beraksi di rumah H Miskan wargaa RT 16, RW 04, Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Selasa (26/02/2019). Dalam aksinya kawanan perampok yang menggunakan senjata api (senpi) berupa pistol itu berhasil membawa kabur motor Honda Vario dan uang Tunai Rp 15 juta.</p>
<p>Korban karena diancam dengan menggunakan pistol dan sempat disekap di rumah yang ada di JL Raya Sugihwaras menuju Tenggulunan itu, ketakutan. Oleh karenanya, pria 63 tahun ini menuruti keinginan para perampok itu. Hingga motor dan uangnya dibawa kabur para perampok itu.</p>
<p>&#8220;Kejadiannya pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat orang sibuk berangkat kerja dan berangkat sekolah. Tapi, tak ada yang tahu karena di dalam rumah saya bersama cucu saya yang masih kelas 3 SD,&#8221; terang korban, Miskan kepada Memontum.com, Selasa (26/02/2019).</p>
<p>Lebih jauh, Miskan menceritakan awalnya dirinya berada di lantai satu rumahnya. Sedangkan cucunya berada di lantai dua. Kemudian, lanjut pria yang akrab dipanggil Abah Kan ini, mendadak ada dua orang tak dikenal mengetuk pintu rumahnya. Karena diikira tamu, korban langsung membukakan pintu rumahnya itu.</p>
<p>&#8220;Yang masuk ke rumah dua orang. Saya tidak tahu kalau kawanan perampok ini ada yang diluar rumah. Mereka ini berboncengan naik motor,&#8221; imbuh penjual daging di Pasar Larangan, Kecamatan Candi ini.</p>
<p>Saat pintu dibuka, kata Abah Kan para pelaku ini memaksa masuk rumahnya. Akibatnya perlakukan tak terduga diterima korban saat kedua pria yang mengaku tamu itu masuk kedalam rumah. Dua pria itu meminta secara paksa uang dan motor milik korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serangan Jantung Tewas di Lantai</title>
		<link>https://memontum.com/serangan-jantung-tewas-di-lantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2018 12:23:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<category><![CDATA[serangan jantung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53191-serangan-jantung-tewas-di-lantai</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Laode M Syahartin (50) warga Sopewangi, Malang bertempat tinggal di Perumahan Permata Candiloka Blok O Nomor 2.Ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan membusuk,tergeletak dilantai kamarnya, Minggu (26/8/2018) pagi. Dan jenazahnya,langsung dievakuasi ke RSUD Sidoarjo. Mendengar adanya temuan sesosok mayat,warga yang tidak jauh dari lokasi berbondong-bondong untuk melihatnya. Kanitreskrim Polsek Candi Iptu Isbahar Buamona [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Laode M Syahartin (50) warga Sopewangi, Malang bertempat tinggal di Perumahan Permata Candiloka Blok O Nomor 2.Ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan membusuk,tergeletak dilantai kamarnya, Minggu (26/8/2018) pagi. Dan jenazahnya,langsung dievakuasi ke RSUD Sidoarjo. Mendengar adanya temuan sesosok mayat,warga yang tidak jauh dari lokasi berbondong-bondong untuk melihatnya. </p>
<p>Kanitreskrim Polsek Candi Iptu Isbahar Buamona menuturkan, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika salah satu warga curiga karena kondisi rumah korban tertutup beberapa hari. Korban tidak pernah keluar rumah dan pagar dalam keadaan terkunci, ucapnya.</p>
<div id="attachment_18725" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-18725" decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/08/IMG-20180827-WA0066-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Jenazah korban Laode M Syahartin,saat ditemukan dilantai kamar (gus) " width="650" height="400" class="size-full wp-image-18725" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-18725" class="wp-caption-text"><em> <strong>Jenazah korban Laode M Syahartin,saat ditemukan dilantai kamar (gus)</strong> </em></p></div>
<p>Setelah itu kecurigaan warga bertambah dengan munculnya bau busuk dari rumah tersebut. &#8220;Warga melaporkannya ke kami karena tidak berani masuk ke rumah tersebut,&#8221; katanya, Isbahar, Senin (27/8/2018) siang. Diakui Isbahar,Polisi yang datang ke lokasi sempat kesulitan karena pintu pagar dan rumah korban terkunci. Salah satu warga sekitar membantu membuka paksa pintu pagar dan rumah tersebut. Polisi langsung mencari asal bau tidak sedap tersebut. </p>
<p>Setelah menuju ke dalam,korban ditemukan tergeletak di ruang tamu rumahnya dalam keadaan membusuk. &#8220;Korban ditemukan dalam keadaan tangan membiru dan beberapa bagian tubuhnya juga membiru karena sudah beberapa hari meninggal dunia,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Polisi menemukan obat-obatan di sekitar lokasi. Dari penyelidikan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Korban memiliki sakit komplikasi sebelumnya. Penuturan tetangganya korban sempat mengeluh sakit di sekitar dada kirinya yang diduga jantung. </p>
<p>Setelah itu korban ditemukan meninggal dunia. &#8220;Kemungkinan korban meninggal dunia karena serangan jantung. Ia meninggal dunia diperkirakan sekitar dua sampai tiga hari,&#8221; tandasnya. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53191</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Beruntun, Mobil Kijang Naiki Ayla di Candi</title>
		<link>https://memontum.com/kecelakaan-beruntun-mobil-kijang-naiki-ayla-di-candi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2018 13:01:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<category><![CDATA[tabrakan beruntun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/44859-kecelakaan-beruntun-mobil-kijang-naiki-ayla-di-candi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil dan satu motor terjadi di JL Raya Candi, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Beruntung dalam kecelakaan di depan rumah makan Sederhana itu seluruh penumpang dan pengendara motor selamat. Berdasarkan datanya, ketiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu, yakni mobil jenis Toyota Kijang bernopol W 924 YN, mobil Daihatsu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil dan satu motor terjadi di JL Raya Candi, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Beruntung dalam kecelakaan di depan rumah makan Sederhana itu seluruh penumpang dan pengendara motor selamat. Berdasarkan datanya, ketiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu, yakni mobil jenis Toyota Kijang bernopol W 924 YN, mobil Daihatsu Ayla bernopol W 1147 SA dan sebuah sepeda motor Honda Scoopy bernopol W 4858 UE.</p>
<p>Dalam kecelakaan di jalur utama Sidoarjo &#8211; Pasuruan ini, berawal saat mobil Kijang yang dikemudian Vitri Agustina, warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo keluar dari gang di sebelah barat JL Raya. Saat mobil keluar, ada motor melaju dari utara menuju selatan (melawan arus). Melihat datangnya motor itu, diduga memicu pengemudi Kijang kaget.</p>
<p>&#8220;Ketika sopir Kijang kaget, diduga kakinya keliru menginjak gas hingga mobil melaju menabrak pembatas jalan raya setelah menyerempet motor,&#8221; terang saksi Heri, Kamis (21/6/2018) di lokasi kejadian.</p>
<p>Lebih jauh pria 42 tahun ini menguraikan pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Ayla yang dikemudikan Varida, warga Perum Pondok Jati, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo melaju dari selatan menuju utara dalam posisi di jalur kanan. Namun, karena tak sempat mengerem mendadak dan jarak sudah dekat dengan mobil Kijang, mobil warna merah ini menghantam bagian samping kanan Kijang yang melintang di jalan hingga terhenti dengan posisi bertumpukan itu. </p>
<p>&#8220;Bagian depan mobil mengalami rusak parah, tetapi pengemudi selamat termasuk sopir Kijang juga selamat. Pengendara Honda Scoopy yang diketahui bernama Dwi, warga Gagangpanjang, Kecamatan Tanggulangin pun selamat. Hanya sebagian luka ringan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Candi, Ipda Yudi menegaskan semua kendaraan yang terlibat kecelakaan maupun para pengemudinya diamankan ke Pos Polisi di pertigaan Desa Larangan, Kecamatan Candi untuk dimintai keterangan. Yudi memastikan tidak ada korban dalam kecelakaan itu.</p>
<p>&#8220;Semua pengemudi perempuan masih diperiksa. Yang pasti tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan beruntun itu,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">44859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SPBU Mini di Durungbedug Meledak, Hancurkan Bangunan Rumah dan Bengkel</title>
		<link>https://memontum.com/spbu-mini-di-durungbedug-meledak-hancurkan-bangunan-rumah-dan-bengkel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2018 13:41:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[meledak]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU mini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/43986-spbu-mini-di-durungbedug-meledak-hancurkan-bangunan-rumah-dan-bengkel</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini yang ada di pinggir Jalan Dusun Bedugdowo, Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo terbakar. Selain menghanguskan mesin pompa SPBU mini yang biasa melayani penjualan pertalite dan pertamax juga merusak sejumlah bangunan rumah dan bengkel di sekitar SPBU mini itu. Hal ini disebabkan api sangat sulit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini yang ada di pinggir Jalan Dusun Bedugdowo, Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo terbakar. Selain menghanguskan mesin pompa SPBU mini yang biasa melayani penjualan pertalite dan pertamax juga merusak sejumlah bangunan rumah dan bengkel di sekitar SPBU mini itu.</p>
<p>Hal ini disebabkan api sangat sulit dipadamkan karena banyaknya stok bahan bakar di mesin SPBU yang baru diisi itu. Selain itu, juga terjadinya ledakan saat api terus membara membakar mesim SPBU itu.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0114-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-43990" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0114-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0114-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0114-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Api baru bisa dipadamkan setelah adanya mobil PMK dari Pemkab Sidoarjo. Sebelumnya api terus membesar menghanguskan bangunan di sekitarnya,&#8221; terang saksi, Fauzan warga setempat kepada Memo X, Rabu (6/6/2018).</p>
<p>Lebih jauh pria 37 tahun ini menceritakan awalnya sekitar pukul 06.30 WIB M Nasir (korban sekaligus pelapor) mengisi tandon BBM Pertamax dan Pertalit dari drum ke pom mini. Saat mengisi pengisian BBM ditinggal ke bengkel M Nasir kurang lebih 5 menit.  Setelah kembali pelapor melihat tandon bensin penuh dan tumpah meluber mengenai aliran listrik yang menyambung ke SPBU mini ini.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0124-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-43989" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0124-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0124-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0124-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Dugaannya adanya aliran listrik dan tumpahan BBM itu yang memicu kebakaran,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Saat awal terbakar, korban mengetahui api membakar SPBU bensin mini korban bersama dengan saksi dan masyarakat sekitarnya berusaha untuk memadamkan api. Namun api semakin membesar dan merambat ke bengkel peralatan sepeda motor dan toko perlengkapan bayi milik pelapor yang berdekatan dengan SPBU mini itu.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0117-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-43988" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0117-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0117-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0117-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Api juga merembat dan membakar ke teras rumah Pak Sohib tetangganya korban yang masih saudara korban. Selanjutnya petugas Polsek Candi menghubungi pemadam kebakaran hingga datang bantuan 2 (dua) unit mobil pemadam kebakaran. Sekitar pukul 07.45 WIB api berhasil dipadam,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Kanit Reskrim, Polsek Candi, Iptu Isbahar Buamona menegaskan jika pemicu kebakaran itu masih dalam tahap penyelidikan. Namun pihaknya memastikan untuk korban jiwa dalam kejadian ini adalah Ny Endang Purwanti (40) istri korban. Ibu rumah tangga ini mengalami luka bakar dan dibawa ke klinik Siti Fatimah Tulangan untuk mendapat perawatan.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0115-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-43987" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0115-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0115-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180606-WA0115-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Sedangkan kerugian material berdasarkan penghitungan sementara sebesar Rp 300 juta,&#8221; pungkasnya. <strong>(wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43986</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keserempet Kereta Api, Warga Larangan Kritis</title>
		<link>https://memontum.com/keserempet-kereta-api-warga-larangan-kritis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2018 11:54:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24153-keserempet-kereta-api-warga-larangan-kritis</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Sanjaya Wibowo (28) pria pengganguran warga Perum Mega Asri Larangan Blok D/95 RT 37 RW 06, Desa Larangan, Candi, Sabtu (3/2/2018) pagi. Terpaksa dilarikan ke RSUD Sidoarjo, lantaran tubuhnya mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan tangan bagian kanan robek. Setelah kereta api Penataran Tumapel Log CC2030201, dimasinisi Rachmat Susanto (34) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Sanjaya Wibowo (28) pria pengganguran warga Perum Mega Asri Larangan Blok D/95 RT 37 RW 06, Desa Larangan, Candi, Sabtu (3/2/2018) pagi. Terpaksa dilarikan ke RSUD Sidoarjo, lantaran tubuhnya mengalami luka serius di bagian kepala dan lengan tangan bagian kanan robek. Setelah kereta api Penataran Tumapel Log CC2030201, dimasinisi Rachmat Susanto (34) warga Gresik, melaju dari Malang menuju Surabaya. Saat mencari ikan di sungai kecil, yang tidak jauh dari rumahnya. Tak lama mendengar kabar orang tertabrak kereta api, dari mulut ke mulut warga setempat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melihatnya.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Candi, Ipda Isabahar Buamona membenarkan, “Bahwa di bantalan rel  kawasan Desa Larangan, telah terjadi kecelakaan kereta api terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Menyebabkan korbannya mengalami luka serius, dan dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis. Awalnya Sanjaya Wibowo (korban) sendirian, berjalan kaki menyusuri bantalan rel kereta api menuju sungai kecil. Seperti biasa, dia mencari ikan.Tepatnya di tempat kejadian perkara, bersamaan kereta api Penataran Tumapel jurusan Malang-Surabaya sedang melintas. Seketika tubuh korban, disambar kereta api hinggaterpental dan tercebur ke dalam sungai,“ ucapnya.</p>
<div id="attachment_9461" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-9461" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180203-WA0012-copy.jpg?resize=650%2C388&#038;ssl=1" alt="Petugas Polsek Candi menunjukan lokasi kejadiankorban,saat terserempet kereta api (gus)" width="650" height="388" class="size-full wp-image-24105" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-9461" class="wp-caption-text"><em>Petugas Polsek Candi menunjukan lokasi kejadiankorban,saat terserempet kereta api <strong>(gus)</strong></em></p></div>
<p>“Warga yang tidak jauh dari lokasi, mengetahui peristiwa itu langsung  berlarian menolong korban untuk dilarikan ke RSUD Sidoarjo. Menurut keterangan beberapa saksi, korban ini memiliki keterbelakangan mental (idiot).Sehingga pada saat kereta api sedang melintas, korban sempat diteriaki warga, untuk segera menyingkir dari rel. Namun tidak digubris oleh korban, dan akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindarkan,“ ungkap Isbahar Buamona.</p>
<p>Menurut saksi Mutari (54) warga Larangan, Candi mengatakan, “Dia (korban-red) sudah saya teriaki…ada kereta api lewat cepat pergi.Tetapi diam saja, dan beberapa menit, tubuhnya terserempet kereta api dari belakang sehingga terpental, terseret dan tercebur ke dalam sungai. Korban saat itu mengalami luka sobek di bagian kepala dan lengan kanan dengan kondisi tidak sadarkan diri,“ ujarnya. <strong>(gus/yan) </strong>       </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24153</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Curi Motor di Arena Tren Merpati, Dibekuk Massa</title>
		<link>https://memontum.com/curi-motor-di-arena-tren-merpati-dibekuk-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2018 13:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 362]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/22031-curi-motor-di-arena-tren-merpati-dibekuk-massa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Pupus sudah keinginan menjual motor hasil curian, Satrio Purnomo (27) asal Desa Balongdowo RT 04 RW 01, Candi ini. Pasalnya, aksinya dipergoki massa saat mencuri motor bebek Yamaha Jupiter Z 110 CC Nopol W 2656 RO. Milik Wagiyanto (55) yang tidak lain masih tetangganya sendiri. Dia beraksi di arena tren (melatih) merpati, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8212;   Pupus sudah keinginan menjual motor hasil curian, Satrio Purnomo (27) asal Desa Balongdowo RT 04 RW 01, Candi ini. Pasalnya, aksinya dipergoki massa saat mencuri motor bebek Yamaha Jupiter Z 110 CC Nopol W 2656 RO. Milik Wagiyanto (55) yang tidak lain masih tetangganya sendiri.</p>
<p>Dia beraksi di arena tren (melatih) merpati, pinggir sawah Dusun Kendal Doyong, Desa Kendal Pecabean, Candi. Rabu (24/1/2018) siang, beserta barang buktinya berupa 1 unit motor, dia digelandang ke Polsek Candi guna diperiksa sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Untungnya anggota Polsek Candi segera tiba di lokasi, sehingga dalam peristiwa tersebut tidak terjadi amuk massa.</p>
<p>Peristiwa pencurian terjadi, Sabtu 20 Januari 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. Semula korban Wagiyanto mengendarai motor sendirian, menuju Dusun Kendal Doyong, Desa Kendal Pecabean, Candi. Dia bertujuan untuk melatih merpati (tren doro). Setibanya di lokasi korban memarkirkan dan meninggalkan motor di pinggir jalan sawah seperti motor lain pada umumnya.</p>
<p>Tidak lama sekitar pukul 15.00 Wib, motor itu tidak ada di tempat parkiran. Ketika hendak melepaskan burung merpati, betapa kagetnya korban karena melihat motor miliknya dikendarai orang tidak dikenal. Pelaku menggunakan jaket merah melaju ke arah utara menuju Perum Alam Mutiara. Spotanitas korban berteriak, motorku hilang. Teriakan tersebut, mengundang perhatian warga sekitar dan langsung mengejar hingga pelaku berhasil ditangkap.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Candi, Ipda Isbahar Buamona membenarkan. &#8220;Kita telah mengamankan pelaku pencurian, di lokasi tren merpati di Desa Kendal Pecabean. Untungnya kami segera tiba di lokasi, sehingga tidak terjadi aksi amuk massa. Korban diperkirakan mengalami, kerugian  Rp 5 juta.”</p>
<p>&#8220;Tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Sedangkan 1 unit motor disita sebagai barang bukti,&#8221; jelasnya. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22031</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngaku Satpam, Rampas  4 HP ABG</title>
		<link>https://memontum.com/ngaku-satpam-rampas-4-hp-abg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2018 11:16:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[pasl 362]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek candi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21201-ngaku-satpam-rampas-4-hp-abg</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Agus Suwandak Melani (47) pria asal Desa Terung Wetan RT 03 RW 01, Kecamatan Krian dijebloskan ke tahanan, oleh anggota unit Reserse Kriminal Polsek Candi. Itu setelah merampas 4 HP berbagai merk dari 4 ABG. Salah satu korbannya adalah Brian Agus Saputra (17) pelajar yang berdomisili di Dusun Nyamplung RT 21 RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8212;  Agus Suwandak Melani (47) pria asal Desa Terung Wetan RT 03 RW 01, Kecamatan Krian  dijebloskan ke  tahanan, oleh anggota unit Reserse Kriminal  Polsek Candi. Itu setelah  merampas 4 HP  berbagai merk dari 4 ABG. Salah satu korbannya adalah Brian Agus Saputra (17) pelajar yang berdomisili di Dusun Nyamplung RT 21 RW 05, Desa Sumokali, Kecamatan Candi, saat berada di kawasan Perum Haveland Desa Klurak, Candi, Minggu (14/1/2018) lalu.</p>
<p>Dari tangan tersangka, Minggu 21 Januari 2018 polisi menyita 4 handpone diantaranya 1 handpone merk Samsung Galaxy F warna putih,1handpone merk Polytron warna hitam, 1 handpone merk Vivo warna hitam, dan 1 handpone merk Evercroos Y warna Hitam, yang kini disita sebagai barang bukti.</p>
<p>Aksi perampasan dilakukan tersangka, terjadi sekitar pukul 20.30 Wib. Berawal saat korban Brian Agus Saputra, bersama temannya M Mujiono berboncengan mengendarai 1 unit motor. Mereka menuju kawasan Perum Haveland Desa Klurak, Candi. Setibanya mereka berdua di depan pintu gerbang perumahan tersebut, menghentikan laju motor dan berhenti untuk selfi (foto).</p>
<p>Pada saat asyik jeprat-jepret,tiba-tiba dihampiri seseorang bertubuh tegap dengan perut buncit mengendarai motor mengaku satpam. Selanjutnya, tersangka  mengambil paksa kunci motor korban,beserta HP nya .Tidak hanya itu, HP  milik temanya,M.Mujiono turut diambil dan milik ketiga teman perempuan nya.</p>
<p>Berhasil melakukan  perampasan,  pelaku hendak kabur melarikan diri. Dan aksi ini diketahui anggota Polsek Candi Brigadir Junaedi yang menuju pulang kerumah usai bertugas. Akhirnya,  bersama warga sekitar, pelaku berhasil ditangkap dan diserahkan ke Polsek Candi guna diproses hukum lebih lanjut.</p>
<p> &#8221; Pelaku perampasan handpone pada ke lima korbannya,di Perum Haveland Desa Klurak, Candi,ditangkap oleh anggota Polsek Candi, Brigadir Junaedi.Ketika pulang dari dinas, &#8221; ucap ,Kanit Reskrim Polsek Candi,Ipda Isbahar Boamona</p>
<p>Tersangka dijerat pasal 362 Jo 368  KUHP, tentang tindak pidana Pencurian dan atau Pemerasan.4 buah handpone berbagai merk,disita sebagai barang bukti.Korban mengalami kerugian, diperkirakan mencapai sebesar Rp.3,5 juta. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21201</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
