<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek gedangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-gedangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2020 12:06:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek gedangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Curi Kotak Amal di Warkop Gedangan, Arek Dampit Dikerangkeng</title>
		<link>https://memontum.com/curi-kotak-amal-di-warkop-gedangan-arek-dampit-dikerangkeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 12:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[maling kotak amal]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116016</guid>

					<description><![CDATA[Memotum Sidoarjo &#8211; Tersangka kasus pencurian kotak amal, M Rizki Firmansyah warga Desa Sumberkembang, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tak bisa berkutik saat diamankan petugas Polsek Gedangan. Selain mengamankan tersangka berusia 30 tahun, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus pencurian itu. &#8220;Tersangka sudah diamankan bersama sejumlah barang buktinya. Sekarang menjalani pemeriksaan,&#8221; terang Kapolsek Gedangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memotum Sidoarjo</strong> &#8211; Tersangka kasus pencurian kotak amal, M Rizki Firmansyah warga Desa Sumberkembang, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang tak bisa berkutik saat diamankan petugas Polsek Gedangan. Selain mengamankan tersangka berusia 30 tahun, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus pencurian itu.</p>
<p>&#8220;Tersangka sudah diamankan bersama sejumlah barang buktinya. Sekarang menjalani pemeriksaan,&#8221; terang Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko, Senin (8/6/2020).</p>
<p>Heri menceritakan pencurian kotak amal itu terjadi di sebuah warkop di JL Raya Juanda, Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Tersangka ditangkap, setelah petugas mendapat laporan aksi pencurian itu.</p>
<p>&#8220;Aksi tersangka sudah diketahui warga. Tersangka ditangkap warga dan diamankan warga sekitar di sebuah pos penjagaan check point kampung tangguh lengkap dengan barang bukti berupa sebuah kotak amal,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Heri mengungkapkan saat kejadian, anggota Kapolsek Gedangan yang sedang berpatroli langsung mendatangi lokasi penangkapan maling kotak amal itu. Usai diamankan warga, tersangka dibawa ke Polsek Gedangan untuk dimintai keterangan.</p>
<p>&#8220;Hasil penyelidikan diketahui tersangka merupakan warga Dampit, Malang.</p>
<p>Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti kotak amal, sebuah batu dan uang tunai Rp 210.000 dari tangan tersangka,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu saksi, Gery (22) menegaskan aksi tersangka yang mencoba mengambil kotak amal itu diketahui sejumlah warga yang ada di sekitar warkop. Kemudian warga bertindak cepat mengamankan tersangka dan dibawa ke pos check point itu.</p>
<p>&#8220;Tersangka tidak melawan karena banyak warga yang langsung mendekat saat diamankan itu,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116016</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pinjam Uang Rp 3 Juta Tak Diberi, Menantu Kalap Bunuh Ibu Mertua di Gedangan Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/pinjam-uang-rp-3-juta-tak-diberi-menantu-kalap-bunuh-ibu-mertua-di-gedangan-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2020 11:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 338]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107203-pinjam-uang-rp-3-juta-tak-diberi-menantu-kalap-bunuh-ibu-mertua-di-gedangan-sidoarjo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Hanya dalam hitungan waktu dua jam, tersangka pembunuhan terhadap Ny Siti Fadillah (47) warga Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo diringkus anggota Satuan Reskrim Polresta dan Unit Reskrim Polsek Gedangan. Tersangka pembunuhan sadis terhadap mertua sendiri itu adalah Totok Dwi Prasetyo (25) warga Perum Pasegan Asri, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Tersangka ditangkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Hanya dalam hitungan waktu dua jam, tersangka pembunuhan terhadap Ny Siti Fadillah (47) warga Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo diringkus anggota Satuan Reskrim Polresta dan Unit Reskrim Polsek Gedangan. Tersangka pembunuhan sadis terhadap mertua sendiri itu adalah Totok Dwi Prasetyo (25) warga Perum Pasegan Asri, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.</p>
<p>Tersangka ditangkap di rumah neneknya di Desa Ganting, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo tak jauh dari rumah korban. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti kasus pembunuhan sadis itu.<br />
Diantaranya sebuah tabung melon elpiji, cicin dan sejumlah gelang emas, dompet, kacamata, pecahan keramik miniartur kapal, sebuah Hand Phone (HP), kaos, ATM BCA dan jaket serta sebuah tas milik tersangka.</p>
<div id="attachment_107204" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107204" decoding="async" class="size-full wp-image-107204" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0215-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="MENANTU - Petugas Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo dan Unit Reskrim Polsek Gedangan menangkap tersangka pembunuhan mertua Totok Dwi Prasetyo (25) warga Perum Pasegan Asri, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo dua jam usai pembunuhan, Rabu (26/02/2020) malam" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0215-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0215-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0215-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200226-WA0215-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107204" class="wp-caption-text">MENANTU &#8211; Petugas Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo dan Unit Reskrim Polsek Gedangan menangkap tersangka pembunuhan mertua Totok Dwi Prasetyo (25) warga Perum Pasegan Asri, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo dua jam usai pembunuhan, Rabu (26/02/2020) malam</p></div>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka pembunuhan ibu mertua itu adalah menantu korban yang menikahi anak kedua korban. Ini peristiwa sangat memiluhkan,&#8221; terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Rabu (26/2/2020) malam.</p>
<p>Lebih jauh, Sumardji yang juga mantan Kabag Regident Ditlantas Polda Metro Jaya ini menceritakan motif pembunuhan yang dilakukan menantu terhadap mertuanya ini, hanya gara-gara persoalan sepeleh. Tersangka saat itu meminjam uang Rp 3 juta kepada korban. Alasannya, uang Rp 3 juta itu bakal digunakan untuk menebus ijazah istri tersangka.</p>
<p>&#8220;Akan tetapi permintaan pinjam uang itu tak disetujui korban (Siti Fadillah). Seketika itu, tersangka kalap membunuh ibu mertuanya itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sumardji mengungkapkan pembunuhan yang dilakukan tersangka tergolong sadis. Apalagi, saat membunuh mertuanya itu, tersangka dalam keadaan sadar dan tidak dalam pengaruh minuman meras (miras). Yakni awalnya korban dicekik lehernya. Kemudian dibanting dan ditendang. Saat korban terjatuh dipukul pakai miniartur kapal dari keramik hingga pecah.</p>
<p>&#8220;Karena mertuanya masih gerak-gerak, akhirnya diseret tersangka ke dapur dan dipukul menggunakan tabung elpiji ke kepala korban. Karena tak puas, kemudian mengambil gunting dan ditusuk-tusukkan ke dada korban. Kemungkinan agar kena jantungnya. Masih tak puas (maaf), tersangka menusuk-nusukkan gunting ke kemaluan mertuanya. Ini sangat sadis dan jahaman,&#8221; tegas Sumardji.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://sidoarjo.memontum.com/2468-ibu-4-anak-tewas-bersimbah-darah-di-dalam-rumah" rel="noopener noreferrer" target="_blank">Ibu 4 Anak Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah</a></p>
<p>Tertangkapnya tersangka dalam waktu dua jam itu, kata Sumardji tak lepas dari kerja keras seluruh anggotanya. Usai membunuh korban, tersangka kembali ke rumah neneknya lewat pintu depan dan kemudian mengantar catering.</p>
<p>&#8220;Tersangka bakal dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara saat ditanya tersangka Totok Dwi Prasetyo tidak memberikan jawaban. Termasuk saat ditanya apakah ada dendam pribadi ke mertuanya. Pria berbadan tinggi ini, hanya tertunduk lesu tanpa memberikan jawaban.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107203</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam Karangbong Gedangan</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-bongkar-arena-sabung-ayam-karangbong-gedangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2019 08:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sabung Ayam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100923-polisi-bongkar-arena-sabung-ayam-karangbong-gedangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya perjudian sabung ayam secara tersembunyi dan meresahkan di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memerintahkan Kapolsek Gedangan untuk segera menertibkan terhadap arena perjudian ayam itu. &#8220;Laporan masyarakat kami tindaklanjuti. Hari ini kami bersama Forkopimka Gedangan mendatangi lokasi yang diduga sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya perjudian sabung ayam secara tersembunyi dan meresahkan di Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho memerintahkan Kapolsek Gedangan untuk segera menertibkan terhadap arena perjudian ayam itu.</p>
<p>&#8220;Laporan masyarakat kami tindaklanjuti. Hari ini kami bersama Forkopimka Gedangan mendatangi lokasi yang diduga sebagai arena sabung ayam di Desa Karangbong,&#8221; terang Kapolsek Gedangan, Kompol Heri Siswoko, Jumat (29/11/2019) sore.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-100924" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191129-WA0275-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bagi Heri, upaya bersama yang dilakukan dalam memberantas penyakit masyarakat ini pun membuahkan hasil. Di lokasi yang diduga sebagai tempat perjudian ayam itu, ditemukan arena sabung ayam dan perlengkapannya. Diantaranya karpet plastik, banner, bangku dan kurungan ayam.</p>
<p>&#8220;Untuk mengantisipasi terulangnya kegiatan perjudian ini dilakukan pembongkaran beberapa fasilitas yang dipakai sabung ayam. Sejumlah kurungan ayam juga diangkut petugas sebagai barang bukti,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Gedangan dan Danramil Gedangan bersama perangkat desa setempat juga berkoordinasi dengan pemilik lahan. Hal ini agar arena judi sabung ayam di lokasi itu agar tidak beroperasi kembali.</p>
<p>&#8220;Kami juga meminta pemilik lahan agar tidak mengulangi praktek sabung ayam. Personel kami bersama babinsa juga akan terus mengawasi lokasi agar jangan sampai terulang lagi. Apalagi, Polres Sidoarjo juga siap menindak tegas secara hukum kalau ditemukan praktek serupa,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemarau Panjang, Polsek Gedangan Salurkan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/kemarau-panjang-polsek-gedangan-salurkan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2019 09:31:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97135-kemarau-panjang-polsek-gedangan-salurkan-air-bersih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kemarau panjang saat ini sangat berdampak bagi beberapa desa di wilayah Kabupaten Malang. Seperti halnya yang terjadi di Dusun Sumbernananas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Untuk meringankan beban masyarakat terutama dalam hal kekurangan air bersih, jajaran Polsek Gedangan menyalurkan sebanyak 5000 liter air bersih kepada warga RT07 dan RT08/RW18 Dusun Sumbernanas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Kemarau panjang saat ini sangat berdampak bagi beberapa desa di wilayah Kabupaten Malang. Seperti halnya yang terjadi di Dusun Sumbernananas, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.</p>
<p>Untuk meringankan beban masyarakat terutama dalam hal kekurangan air bersih, jajaran Polsek Gedangan menyalurkan sebanyak 5000 liter air bersih kepada warga RT07 dan RT08/RW18 Dusun Sumbernanas Senin (7/10/2019) siang.</p>
<p>Kapolsek Gedangan, AKP IrawanTjatur P menjelaskan program ini atas perintah Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi, sesuai program 77 unggul, satu diantaranya untuk bermitra dengan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Untuk bermitra dengan masyarakat dan instansi yang lain, program ini akan berkelanjutan untuk membantu masyarakat terutama dalam hal kekurangan air bersih,&#8221; terang mantan Kasubag Hukum Polres Malang kota ini ditemui ditengah berlangsungnya kegiatan.</p>
<p>Juga dijelaskan Irawan, selain di Dusun Sumbernanas, krisis air bersih ini dimungkinkan terjadi di beberapa desa wilayah Kecamatan Gedangan.</p>
<p>&#8220;Untuk mengetahui titik krisis air bersih ini, kami tunggu masukan dari Binmaspol, desa mana saja yang harus kami suplai nanti, &#8221; tambah Irawan.<br />
Dari pantauan langsung Memontum.Com di Dusun Sumbernanas Desa Gedangan Senin (7/10/2019) siang, masyarakat tampak antusias menerima bantuan air bersih dari jajaran Polsek Gedangan. Sejak pagi mereka sudah mempersiapkan wadah air seperti ember, jurigen dan sebagainya.</p>
<p>Dalam prosesi penyaluran bantuan air bersih itu, dipimpin langsung oleh Kapolsek Gedangan AKP Irawan Tjatur P dengan didampingi seorang perangkat desa dan sejumlah anggota.</p>
<p>Kapolsek yang baru menjabat selama 2 minggu di wilayah ujung selatan Kabupaten Malang ini melayani puluhan masyarakat. Dia tidak sungkan, turun, membagikan air bersih yang dikucurkan melalui truk tangki.</p>
<p>Maklum, musim kemarau saat ini, masyarakat tengah membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Hal itu mengingat krisisnya sumber mata air di sejumlah Desa Malang Selatan, tanpa terkecuali Desa Gedangan. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97135</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Karhutlah, Polsek Gedangan Malang  Keluar Masuk Hutan</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-karhutlah-polsek-gedangan-malang-keluar-masuk-hutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 11:52:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutlah]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=93138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sosialisasi dan Patroli Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) terus dilakukan Polsek Gedangan Polres Malang beserta pihak terkait yang ada di wilayah setempat Rabu (18/9/2019) kemarin. Dalam sosialisasi antisipasi Karhutlah itu,tim gabungan kembali masuk hutan di kawasan Malang Selatan. Tepatnya, di wilayah hutan Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Sebelum keluar masuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sosialisasi dan Patroli Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) terus dilakukan Polsek Gedangan Polres Malang beserta pihak terkait yang ada di wilayah setempat Rabu (18/9/2019) kemarin.</p>
<p>Dalam sosialisasi antisipasi Karhutlah itu,tim gabungan kembali masuk hutan di kawasan Malang Selatan. Tepatnya, di wilayah hutan Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.</p>
<p>Sebelum keluar masuk hutan di bagian selatan Kabupaten Malang ini, diawali dengan sosialisasi antisipasi Karhutlah di balaidesa Gajahrejo. Sosialisasi diikuti langsung Kapolsek Gedangan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perhutani, Kepala Desa beserta staff, tim Sibat (Satuan Penanggulangan Bencana Berbasis Kemasyarakatan) dari PMI Kecamatan Gedangan dan warga setempat.</p>
<p>Kapolsek Gedangan AKP Iwan Tjatur Prambudi menyampaikan, kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah telah menjadi masalah yang serius secara nasional.</p>
<p>&#8220;Maka dari itu perlu adanya kepedulian dari kita dan semua pihak untuk menjaga hutan serta mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan sosialisasi tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Gedangan, Perhutani, dan anggota Sibat melaksanakan kegiatan patroli antisipasi karhutlah di wilayah hutan.</p>
<p>“Tim berpatroli dengan mengendarai kendaraan roda 4 dan roda 2. Jika medan cukup sulit kita lakukan sesekali patroli berjalan kaki menelusuri kawasan hutan,” tegas Iwan.</p>
<p>Ia menambahkan, selama patroli cegah Karhutlah, tim gabungan juga melakukan pemasangan banner himbauan tentang larangan membakar hutan. Petugas patroli, juga memberikan sosialisasi terhadap warga yang bermukim di wilayah hutan.</p>
<p>“Kami mengajak serta memberikan sosialisasi akan pentingnya menjaga kelestarian hutan. Termasuk memberikan penekanan tentang larangan melakukan pembakaran hutan yang akibatnya dapat mencemari lingkungan serta merusak kelestarian alam di hutan,” pungkas Kapolsek Gedangan.<strong> (Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerobong Asap Pabrik Kulit Terbakar, 4 PMK Dikerahkan</title>
		<link>https://memontum.com/cerobong-asap-pabrik-kulit-terbakar-4-pmk-dikerahkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2019 11:28:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/85829-cerobong-asap-pabrik-kulit-terbakar-4-pmk-dikerahkan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Cerobong asap Pabrik Kulit PT Rachbini Leather yang ada di JL Ahmad Yani No 1, Lemahasin, Gedangan, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo terbakar, Kamis (13/6/2019). Akibat kebakaran ini menyebabkan cerobong asap pabrik kulit cukup besar ini mengalami kerusakan. Selain itu, karyawan yang ada di dalam pabrik itu juga sempat berhamburan. Hal ini lantaran api [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Cerobong asap Pabrik Kulit PT Rachbini Leather yang ada di JL Ahmad Yani No 1, Lemahasin, Gedangan, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo terbakar, Kamis (13/6/2019). Akibat kebakaran ini menyebabkan cerobong asap pabrik kulit cukup besar ini mengalami kerusakan.</p>
<p>Selain itu, karyawan yang ada di dalam pabrik itu juga sempat berhamburan. Hal ini lantaran api sempat membumbung tinggi di atas atap pabrik itu. Beruntung api bisa segera dipadamkan sejumlah karyawan menggunakan alat pemadam kebakaran seadanya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-85830" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0025-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0025-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0025-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0025-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0025-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190613-WA0025-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kendati demikian, 4 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Buduran juga dikerahkan ke lokasi untuk melaksanakan pembahasan.</p>
<p>&#8220;Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Titik apinya dari cerobong asap ruang produksi,&#8221; ucap Aris salah seorang karyawan di lokasi kejadian.</p>
<p>Lebih jauh, Aris menceritakan kebakaran itu diketahui salah satu karyawan dari kepulan asap di cerobong ruang produksi. Tak berselang lama, asap makin tebal dan atap genteng ikut terbakar.</p>
<p>&#8220;Karena itu sejumlah karyawan berhamburan ada yang ketakutan dan ada yang berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Beruntung kemudian 4 unit mobil PMK tiba di lokasi kejadian,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Gedangan, Kompol Heri Siswoko menegaskan jika api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB. Hal ini setelah karyawan perusahaan itu berusaha memadamkan api.</p>
<p>&#8220;Meski api sudah padam, tetapi perusahaan tetap menghubungi PMK sebagai antisipasi pembasahan atau kalau api membesar lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Heri Siswoko menegaskan 4 unit mobil PMK yang datang ke lokasi langsung melaksanakan pembasahan hingga tidak tersisa api dan kepulan asapnya. Dalam kasus kebakaran ini perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp 6 jutaan.</p>
<p>&#8220;Karena lokasi gudang produksi tak diasuransikan maka perusahaan tidak membuat laporan atas kebakaran itu. Penyebabnya masih dalam tahap penyelidikan,&#8221; tandasnya.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85829</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Pencuri Kayu di Hutan Malang Kambuh</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-lebaran-pencuri-kayu-di-hutan-malang-kambuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2019 11:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani KPH Malang]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/84605-jelang-lebaran-pencuri-kayu-di-hutan-malang-kambuh</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H mendatang, pencurian kayu di hutan wilayah Malang Selatan kembali kambuh. Seperti yang terjadi di hutan Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, jajaran Polhut RPH Bantur Perum Perhutani KPH Malang Senin (20/5/2019) pukul 04.00 subuh tadi, berhasil mengamankan sebuah truk jenis Colt Diesel N 9235 UG [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H mendatang, pencurian kayu di hutan wilayah Malang Selatan kembali kambuh.</p>
<p>Seperti yang terjadi di hutan Desa Tumpakrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, jajaran Polhut RPH Bantur Perum Perhutani KPH Malang Senin (20/5/2019) pukul 04.00 subuh tadi, berhasil mengamankan sebuah truk jenis Colt Diesel N 9235 UG bermuatan kayu sono keling.</p>
<div id="attachment_84606" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-84606" decoding="async" class="size-full wp-image-84606" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Truk Bermuatan Kayu Sono Keling Berhasil Diamankan Jajaran Polhut RPH Bantur. (H Mansyur Usman/Memontum Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190520-WA0055-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-84606" class="wp-caption-text"><strong>Truk Bermuatan Kayu Sono Keling Berhasil Diamankan Jajaran Polhut RPH Bantur. (H Mansyur Usman/Memontum Com)</strong></p></div>
<p>&#8220;Ketika kami sedang melakukan patroli rutin di kawasan petak 96 hutan Tumpakrejo, sekitar pukul 04.00 menjumpai kendaraan colt diesel bermuatan yang patut dicurigai membawa kayu hutan. Setelah kami hentikan, kendaraan tidak mau berhenti. Kecurigaan kita semakin kuat kalau kendaraan tersebut memuat kayu hutan, &#8221; cerita Astiko kepada Memontum.com.</p>
<p>&#8220;Setelah kita ikuti beberapa saat tepatnya di desa Tumpakrejo kendaraan berhenti.Tetapi sopir beserta seorang yang diduga pemilik kayu melarikan diri. Kendaraan ditinggal di pinggir jalan, &#8221; papar Astiko KRPH Bantur Senin (20/5/2019) siang tadi.</p>
<p>Guna kelengkapan penyidikan lebih lanjut, pihaknya menyerahkannya ke Polsek Gedangan.</p>
<p>Sementara itu, Asper/KBKPH Sumbermanjing Sukirno menjelaskan, keberhasilan ini berkat kerjasama jajaran dengan semua pihak.</p>
<p>&#8220;Kami selalu bekerja sama dengan Polsek, LMDH. Yang jelas, keberhasilan ini berkat kerjasama dengan semua pihak.Giat patroli seperti ini terus kita tingkatkan, lebih-lebih menjelang lebaran seperti saat ini, &#8221; tandas Sukirno. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Napi Lapas Sidoarjo Kabur, Sembunyi di Almari Rumahnya</title>
		<link>https://memontum.com/napi-lapas-sidoarjo-kabur-sembunyi-di-almari-rumahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2019 12:31:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[napi kabur]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79264-napi-lapas-sidoarjo-kabur-sembunyi-di-almari-rumahnya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Sidoarjo, Hadi Supriyanto melarikan diri, Rabu (20/02/2019) petang. Namun tak berselang lama warga Desa Kebohansikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini ditangkap petugas Lapas Kelas II A Sidoarjo. Narapidana ini kabur saat menjalankan tugas sebagai tamping pembuang sampah. Saat itu, sampah hendak dibuang keluar Lapas. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Sidoarjo, Hadi Supriyanto melarikan diri, Rabu (20/02/2019) petang. Namun tak berselang lama warga Desa Kebohansikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo ini ditangkap petugas Lapas Kelas II A Sidoarjo.</p>
<p>Narapidana ini kabur saat menjalankan tugas sebagai tamping pembuang sampah. Saat itu, sampah hendak dibuang keluar Lapas. Selain itu, narapidana ini juga dikawal petugas.</p>
<p>&#8220;Selesai membuang sampah dan mau masuk pintu P2U, tiba-tiba narapidana ini meminjam korek api ke temannya. Kemudian dijawab tidak punya korek. Tapi narapidana ini langsung lari ke arah jalan raya dengan mencopot serta membuang bajunya serta kabur ke arah utara Alun-alun,&#8221; terang Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas II A Sidoarjo, Rudi Kristiawan kepada Memo X, Rabu (20/02/2019) petang.</p>
<p>Lebih jauh, Rudi menceritakan melihat kejadian ini, petugas pengawal langsung lari mengejar napi ini. Sebagian petugas lain melapor ke petugas jaga yang ada di dalam Lapas.</p>
<p>Sedangkan pejabat struktural seperti Kepala KPLP, Kasi Kamtib, Kasubsi Bimkemaswat, Kasubsi Registrasi, Kasubsi Portatib, dan Kasubsi Kamtib, serta petugas lain langsung berinisiatif mencari data di SDP dan segera menyebar melakukan pengejaran.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapat data alamat rumah dan keluarga napi ini, petugas segera ke lokasi dan tiba di alamat napi pukul 16.30 WIB. Tapi, setelah sampai di depan Masjid Besar Gedangan, petugas berhenti karena melihat orang memakai kaos kuning dan bertopi didampingi anak kecil memakai kaos biru yang ternyata adek kandung napi itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pergoki Mobil Kirim Bensin Oplosan, Warga Gedangan Lapor Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/pergoki-mobil-kirim-bensin-oplosan-warga-gedangan-lapor-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2019 11:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bensin Oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/72919-pergoki-mobil-kirim-bensin-oplosan-warga-gedangan-lapor-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Begitu pergoki langsung sebuah mobil APV N 1823 FC warna silver kirim bensin oplosan, AN, warga wilayah Kecamatan Gedangan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat Minggu (13/1/2019) siang. Berkat laporan lewat sambungan telepon itu, polisi mendatangi TKP sekaligus mengamankan sebanyak 30 jurigen berisi bensin dalam kondisi sudah dioplos. &#8220;Jumlah bakunya sebanyak 30 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Begitu pergoki langsung sebuah mobil  APV N 1823 FC warna silver kirim bensin oplosan, AN, warga wilayah Kecamatan Gedangan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat Minggu (13/1/2019) siang. </p>
<p>Berkat  laporan lewat sambungan telepon itu, polisi mendatangi TKP sekaligus mengamankan sebanyak 30 jurigen berisi bensin dalam kondisi sudah dioplos.</p>
<p>&#8220;Jumlah bakunya sebanyak 30 jurigen,dalam kondisi sudah dioplos, yaitu dari jenis premium warna kuning dengan cairan warna merah, sehingga bensin tersebut menyerupai pertamax dengan harga jual eceran Rp 10ribu/liter, &#8221; beber AN.</p>
<p>Dari data yang berhasil dihimpun langsung di lokasi kejadian, bensin tersebut diduga berasal dari wilayah kecamatan Wajak dengan pemilik atas nama F. </p>
<p>&#8220;Untuk proses pengiriman melalui seorang sopir. Mereka sengaja menggunakan mobil pribadi. Dan sudah beberapa dilakukan di wilayah Kecamatan Gedangan. Saya berharap, kejadian seperti itu ada tindakan tegas dari aparat kepolisian,&#8221; pinta AN mengakhiri.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti. Namun, penyelidikan berlanjut dilimpahkan ke Polres Malang. </p>
<p>&#8220;Bahan bakar jenis premium diduga oplosan. Penanganan selanjutnya di Polres Malang,&#8221; ungkap AKP Nuryono kepada Memontum.com saat dihubungi lewat ponsel. <strong>(sur/oso)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">72919</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
