<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek glenmore &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-glenmore/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Mar 2022 11:00:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek glenmore &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Asik Hisap Sabu di Kamar, Seorang Perempuan Ditangkap Dibekuk Polsek Glenmore Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/asik-hisap-sabu-di-kamar-seorang-perempuan-ditangkap-dibekuk-polsek-glenmore-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Mar 2022 11:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Ditangkap Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<category><![CDATA[sabu-sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Mapolsek Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, berhasil menangkap Desy Rima Intania (30), warga asal Banjarmasin yang tinggal di Dusun Wadung Pal RT03/RW01, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Desi ditangkap petugas, saat sedang asik menghisap sabu di kamar rumahnya. Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Nasrun Pasaribu, melalui Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Mapolsek Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, berhasil menangkap Desy Rima Intania (30), warga asal Banjarmasin yang tinggal di Dusun Wadung Pal RT03/RW01, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. Desi ditangkap petugas, saat sedang asik menghisap sabu di kamar rumahnya.</p>



<p>Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Nasrun Pasaribu, melalui Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat, sebab atas informasinya Polsek Glenmore berhasil meringkus terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika. &#8220;Kepada warga masyarakat Desa Tulungrejo, saya ucapkan banyak terima kasih yang sebanyak- banyaknya, karena atas informasi dan kerjasamanya, Minggu (27/02/2022) pagi, Polsek Glenmore berhasil meringkus seorang perempuan, terduga pelaku pengguna Narkotika berjenis sabu- sabu (SS) di kamarnya,&#8221; kata AKP Basori Alwi, Selasa (01/03/2022), kepada Memontum.com.</p>



<p>Menurut keterangan Kapolsek Glenmore, kronologi penangkapan berawal dari informasi warga kepada salah satu anggotanya. &#8220;Dari informasi tersebut, anggota kami melakukan pengembangan dan penyelidikan. Pada saat melakukan pengintaian, ditemukan ada seorang wanita yang gerak geriknya mencurigakan. Setelah membuka pintu kamar, akhirnya kita berhasil meringkus terduga pelaku, dimana pada saat penangkapan, tersangka lagi asik menghisab sabu di kamarnya,&#8221; papar AKP Basori.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Dari hasil penangkapan itu, diamankan barang bukti berupa 1 buah tabung kaca kecil diduga berisi Narkotika jenis SS, 1 Klip plastik diduga berisi SS, 1 buah Bong dari botol Pocari Sweet beserta sedotanya, dan 2 buah sedotan minuman dan 2 korek api warna merah dan biru.</p>



<p>&#8220;Dalam kejadian tersebut telah terjadi tindak pidana dengan sengaja tanpa hak dan melawan hukum menyimpan/menguasai dan memakai Narkotika jenis sabu-sabu sebagaimana dimaksud pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Golongan 1, dengan sangsi pidana paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,&#8221; ujarnya. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa serta diamankan ke Mapolsek Glenmore guna penyelidikan lebih lanjut. <strong>(aar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164700</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semalam Tiga Ekor Sapi Raib Dicuri</title>
		<link>https://memontum.com/semalam-tiga-ekor-sapi-raib-dicuri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 13:25:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123464</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pencurian sapi kembali gegerkan warga Dusun Pengundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dalam semalam 3 ekor sapi raib digondol maling, ditaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah, Jum&#8217;at (4/9/2020) Habibah dan suaminya saksi pertama mengetahui adanya dugaan maling sapi. Saat itu sekitar pukul 01.00 dini hari, Habibah diantar suaminya hendak buang air besar di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pencurian sapi kembali gegerkan warga Dusun Pengundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dalam semalam 3 ekor sapi raib digondol maling, ditaksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah, Jum&#8217;at (4/9/2020)</p>
<p>Habibah dan suaminya saksi pertama mengetahui adanya dugaan maling sapi. Saat itu sekitar pukul 01.00 dini hari, Habibah diantar suaminya hendak buang air besar di sungai dibelakang rumahnya. Ketika sampai di Sungai, Habibah melihat ada orang menuntun sapi. Dia langsung bergegas pulang dan berteriak minta tolong ada maling sapi.</p>
<p>Mendengar adanya teriakan minta tolong, warga Dusun Pengundangan langsung heboh. Mereka berduyun-duyun menuju suara tersebut.</p>
<p>Setelah dijelaskan oleh Habibah dan Suaminya, warga langsung mengecek sapi dikandangnya masing-masing. Tidak lama berselang Hayati langsung shock melihat 2 ekor sapinya raib.</p>
<p>Kepala Desa Karangharjo, Miskawi mengatakan, sebenarnya ada 6 ekor sapi berhasil dikeluarkan dari kandangnya oleh pencuri. Dari 6 ekor sapi tersebut, sang pencuri berhasil membawa kabur 3 ekor sapi, sedangkan yang 3 ekor ditinggal di area kebun tebu PTPN XII Kebun Kalirejo.</p>
<p>Menurut Miskawi, 3 ekor sapi yang berhasil dibawa kabur oleh pencuri itu milik Suroto alias Edi, warga RT 01 RW 01 dan milik seorang janda bernama Hayati (55) warga RT 02 RW 01, Dusun Pengundangan kehilangan 2 ekor sapi. &#8220;Sapi milik Suroto sudah ditawar Rp 20 juta, sedangkan 2 ekor milik Hayati itu seharga Rp 35 juta,&#8221; ujar Kades Karangharjo, Miskawi kepada Memo X.</p>
<p>Bahkan Kades Miskawi bersama aparat Polsek Glenmore hingga sore hari terus melacak sapi yang hilang tersebut ke Afdeling-afdeling hingga diperbatasan perkebunan PTPN XII Kalrejo- PTPN Kebun Malangsari, Kecamatan Kalibaru.</p>
<p>Mendengar adanya maling sapi dan berhasil menggasak 3 ekor sapi, Bhabinkamtibmas Desa Karangharjo, Widodo langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dia bergabung bersama Kades Karangharjo dan masyarakat setempat menelusuri jejak-jejak sapi.</p>
<p>Ditempat yang sama Kepala Dusun (Kadus) Pengundangan, Asmui mengaku terkejut ketika mendengar ada orang teriak minta tolong. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari. Dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kades Miskawi. &#8220;Saya kaget mas, ketika Bu Hayati teriak minta tolong sapinya dicuri orang. Sontak saya langsung bangun dan memberi tahu warga. Malam itu juga saya menilpun pak Miskawi,&#8221; kata Asmu&#8217;i.</p>
<p>Hilangnya siap milik warga Dusun Pengundangan, langsung mendapat perhatian dari Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi, Unit Reskrim Glenmore, dan Kades Karangharjo. Dia langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan, serta melakukan pencarian disekitar Perkebunan Kendenglembu, Trebasala dan Jolondoro.</p>
<p>Kepada warga setempat, AKP Basori Alwi menghimbau untuk meningkatkan ronda malam untuk mengantisipasi tindakan kriminal pencurian sapi.</p>
<p>&#8220;Aktifkan ronda, jangan sampai terjadi maling sapi diwilayah ini. Kami berserta anggota Polsek Glenmore akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini,&#8221; ujar Kapolsek Glenmore.</p>
<p>Sementara ditempat yang sama, Hayati pemilik 2 ekor sapi yang hilang dicuri maling mengaku sangat sedih. Dia mengungkapkan, 2 ekor sapi itu harta yang dimilikinya, dan berharap kepada Polsek Glenmore segera menangkap pencuri sapi tersebut.</p>
<p>&#8220;Tolong pak polisi, tangkap pencuri sapi itu, saya tidak terima. Sapi saya itu sudah ditawar Rp 35 juta tapi tidak saya berikan, malah dicuri sama maling,&#8221; keluhnya sambil menyeka air matanya. <strong>(git/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123464</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Balap Liar Glenmore Diobrak, Polsek Amankan 48 Unit Motor</title>
		<link>https://memontum.com/balap-liar-glenmore-diobrak-polsek-amankan-48-unit-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2020 14:24:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Liar]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113059-balap-liar-glenmore-diobrak-polsek-amankan-48-unit-motor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ditengah perangi Coronavirus (Covid-19) dan melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Glenmore, Polsek Glenmore mengamankan 48 unit sepeda motor yang diduga melakukan balap liar di Jalan Lintas Selatan, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Minggu (26/4/2020) malam. Balap liar di JLS sudah sering terjadi. Bahkan warga setempat merasa gerah adanya balap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ditengah perangi Coronavirus (Covid-19) dan melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Glenmore, Polsek Glenmore mengamankan 48 unit sepeda motor yang diduga melakukan balap liar di Jalan Lintas Selatan, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Minggu (26/4/2020) malam.</p>
<p>Balap liar di JLS sudah sering terjadi. Bahkan warga setempat merasa gerah adanya balap liar yang dilakukan oleh para pemuda. Atas informasi dari masyarakat adanya balap liar. Aparat Polsek Glenmore langsung bergerak melakukan operasi, dan berhasil menyita puluhan sepeda motor.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://banyuwangi.memontum.com/wp-content/uploads/sites/36/2020/04/VID-20200427-WA0148.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>&#8220;Mereka main kucing &#8211; kucingan dengan petugas, ketika petugas melakukan patroli, mereka stand by di pinggir jalan setelah petugas tak terlihat lagi mereka mulai mempersiapkan motor yang akan digunakan untuk balapan,&#8221; ujar Kapolsek Glenmore AKP Basori Alwi, Senin (27/4/2020) siang.</p>
<p>&#8220;Biasanya aksi balap liar dilaksanakan sekitar pukul 16.00 sore,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>AKP Basori Alwi mengungkapkan, aksi balap liar yang sangat meresahkan warga ini sering dilakukan di jalan lintas selatan ini. Para pembalap liar ini tidak hanya dari Kecamatan Glenmore saja. Namun pesertanya dari berbagai kecamatan datang kesini, dan penontonnya sangat banyak.</p>
<p>&#8220;Aksi balap liar ini dilakukan secara rutin, dan pesertanya dari berbagai kecamatan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Padahal, lanjut AKP Basori Alwi jalan yang dipakai oleh para pembalap liar ini jalur yang sangat sibuk. Banyak kendaraan berat yang melintas di jalan tersebut.</p>
<p>&#8220;JLS ini jalur yang sangat sibuk, truk dari pabrik gula maupun kendaraan berat dari perkebunan sering melintas di jalan itu, dan sangat membahayakan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kepada pemuda yang kendaraannya terkena razia, Kapolsek Glenmore meminta untuk mengambil sepeda motornya di Mapolsek Glenmore, sembari membawa surat-surat kepemilikannya, dan sepeda motor yang diprotoli harus dikembalikan seperti sediakala (standard).</p>
<p>&#8220;Untuk mengambil sepeda motor harus bisa menunjukkan surat kepemilikan sepeda motor. Dan sepeda motor yang protolan harus dikembalikan seperti semula,&#8221; kata Kapolsek Glenmore.</p>
<p>Sementara Riyadi (38) warga setempat mengaku geram dengan ulah para pemuda yang melakukan aksi balap liar. Pasalnya selain mengganggu masyarakat yang melintas di jalan tersebut, juga suara sepeda motor yang membisungkan telinga.</p>
<p>&#8220;Kami sebagai warga serba repot. Mau menertibkan takut salah, tidak ditertibkan bikin bising telinga,&#8221; ujarnya. (git)</p>
<p>Caption : Puluhan sepeda motor berbagai merk yang diamankan Polsek Glenmore saat aksi balap liar di Jalan Lintas Selatan (JLS), Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Minggu (26/4/2020) (git/yan)</p>
<p>&#8211; Vidio aksi balap liar di JLS, Dusun Kendenglembu Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore yang berhasil diamankan oleh Polsek Glenmore, Minggu (26/4/2020)<strong> (git)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://banyuwangi.memontum.com/wp-content/uploads/sites/36/2020/04/VID-20200427-WA0148.mp4" length="5604332" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113059</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Desa Karangharjo dan Polsek Glenmore Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum dan Rumah Warga</title>
		<link>https://memontum.com/desa-karangharjo-dan-polsek-glenmore-semprot-disinfektan-di-fasilitas-umum-dan-rumah-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 11:32:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karangharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Penyemprotan Disinfektan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111421</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tak mau terlambat dalam upaya pencegahan penyebaran covid &#8211; 19 Pemerintah Desa (Pemdes) Karangharjo bersama Polsek Glenmore serta tokoh masyarakat lakukan penyemprotan disinfektan di tempat fasilitas umum dan rumah-rumah warga, Selasa (08/04/20209 siang. Kepala Desa (Kades) Karangharjo Miskawi mengatakan penyemprotan dilakukan di tempat fasilitas umum, seperti sarana ibadah masjid, pasar hewan, pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tak mau terlambat dalam upaya pencegahan penyebaran covid &#8211; 19 Pemerintah Desa (Pemdes) Karangharjo bersama Polsek Glenmore serta tokoh masyarakat lakukan penyemprotan disinfektan di tempat fasilitas umum dan rumah-rumah warga, Selasa (08/04/20209 siang.</p>
<p>Kepala Desa (Kades) Karangharjo Miskawi mengatakan penyemprotan dilakukan di tempat fasilitas umum, seperti sarana ibadah masjid, pasar hewan, pasar desa, bangunan sekolah, perkantoran, ruang terbuka hijau( RTH ) dan juga di rumah rumah warga.</p>
<p><div id="attachment_111423" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111423" decoding="async" class="size-full wp-image-111423" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0104-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kades Karangharjo, Miskawi bersama Kapolsek Glenmore ketika melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Karangharjo, Selasa (08/04/2020) siang. (git)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0104-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0104-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0104-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0104-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111423" class="wp-caption-text">Kades Karangharjo, Miskawi bersama Kapolsek Glenmore ketika melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Karangharjo, Selasa (08/04/2020) siang. (git)</p></div></p>
<p>&#8220;Penyemprotan disinfektan ini sebagai upaya tindakan pencegahan penyebaran Covid-19,&#8221; ujar Kades Karangharjo, Miskawi.</p>
<p>Sambung Miskawi, sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya melakukan pendataan terhadap warga yang datang dari luar Desa maupun dari luar kabupaten Banyuwangi yang singgah di Desa Karangharjo.</p>
<p>&#8220;Langkah antisipasi yang kami lakukan, agar penyebaran Covid-19 tidak merebak di Desa Karangharjo. Sejak 2 Minggu lalu, kami melakukan pendataan warga yang datang ke Desa ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan agar masyarakat Desa Karangharjo tidak terinfeksi Coronavirus pihaknya menghimbau kepada seluruh warga agar mengisolasi diri dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan.</p>
<p>Selain itu, Miskawi juga menghimbau kepada warga Desa Karangharjo agar berperilaku bersih. Setiap habis keluar rumah harus cuci tangan, dan melakukan pembersihan dilingkungan rumahnya.</p>
<p>&#8220;Besar harapan kami dengan kerja sama yang baik dan terkoordinir ini, antara Pemdes Desa Karangharjo, dengan Polsek Glenmore, tokoh masyarakat serta tokoh agama, saya yakin kita dapat bersama sama memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara Kapolsek Glenmore AKP Basori Alwi mengatakan upaya yang dilakukan oleh Muspika Glenmore ini mampu melindungi masyarakat Glenmore dari penyebaran Covid-19.</p>
<p>&#8220;Semoga upaya kita hari ini (penyemprotan disinfektan) mampu melindungi masyarakat Desa Karangharjo khususnya warga Kecamatan Glenmore terbebas dari Covid-19,&#8221; ujar Kapolsek Glenmore AKP Basori Alwi.</p>
<p>AKP Basori Alwi mengingatkan kepada masyarakat Kecamatan Glenmore hendaknya lebih berhati-hati, dan jangan keluar rumah, dan mengisolasi diri dirumah masing-masing, agar terhindar dari virus Corona yang saat ini sedang mewabah di bumi Pertiwi ini.</p>
<p>&#8220;Jaga kesehatan, cuci tangan sehabis keluar rumah, dan tetap berdoa kepada Tuhan yang maha esa agar virus Corona ini segera hilang dari bumi Indonesia ini, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan baik, tenang dan aman,&#8221; pungkasnya. <strong>(git/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111421</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Garong Asal Jember Bonyok Dihajar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/garong-asal-jember-bonyok-dihajar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2020 12:19:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[garong]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110965</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ketangkap basah diduga usai membobol warung Ayam Geprek di Glenmore Banyuwangi, garong asal Jember bonyok dihakimi massa. Kejadian naas bagi Hariyanto (38) residivis asal jalan Yos Sudarso RT 03 RW 19, Desa Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember terjadi pada Jumat (03/04/2020) dini hari. Menurut Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi gerak gerik terduga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ketangkap basah diduga usai membobol warung Ayam Geprek di Glenmore Banyuwangi, garong asal Jember bonyok dihakimi massa.</p>
<p>Kejadian naas bagi Hariyanto (38) residivis asal jalan Yos Sudarso RT 03 RW 19, Desa Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember terjadi pada Jumat (03/04/2020) dini hari.</p>
<p>Menurut Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi gerak gerik terduga pelaku sebelum membobol toko milik Fauzi warga Dusun Wadungkamidin, RT 06 RW 02, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore sudah diawasi oleh Muhson warga setempat. Setelah pelaku melakukan aksinya, saksi Muhson langsung mengontak Nunung ketua RT setempat dan Hori tetangganya.</p>
<p>&#8220;Saat itu saksi sedang melintas diwilayah itu. Tiba-tiba saksi melihat ada seseorang yang sangat mencurigakan memakir sepeda motor Yamaha Vega R Nopol P 4120 RL dekat warung milik Fauzi,&#8221; ujar AKP Basori Alwi, Sabtu (04/04/2020) siang.</p>
<p>Lanjut AKP Basori Alwi saksi terus mengawasi orang yang sangat mencurigakan dari jarak jauh. Setelah itu ada suara gedok-gedok seperti suara orang membuka sesuatu dengan cara paksa.</p>
<p>&#8220;Pelaku melakukan aksi membobol warung milik Fauzi dari belakang warung, dengan cara mencongkel pintu dengan linggis,&#8221; paparnya.</p>
<p>Lebih lanjut Kapolsek Glenmore menjelaskan, usai menghubungi Nunung dan Hori, mereka langsung menuju warung Fauzi. Melihat ada orang yang mendatangi, pelaku langsung kabur naik sepeda motornya yang diparkir di samping warung.</p>
<p>&#8220;Kebetulan saat itu jalannya licin. Kendaraan yang dinaiki pelaku selip kemudian terjatuh. Kemudian saksi meneriaki maling&#8230;maling dengan keras, wargapun berdatangan mengamankan pelaku,&#8221; katanya.</p>
<p>Usai mengalahkan pelaku, kata AKP Basori warga langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Glenmore. Karena keadaan pelaku terluka, pihaknya langsung membawa pelaku ke Puskesmas Sepanjang, Glenmore agar mendapat perawatan secara medis.</p>
<p>&#8220;Pelaku mengalami luka-luka, dan langsung kami bawa ke Puskesmas,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Usai mengalahkan pelaku dan membawanya ke Puskesmas. Aparat Polsek Glenmore mengaman barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor YAMAHA VEGA R warna HITAM nopol : P-4120-RL, 1 buah kompor gas, 3 buah tabung gas ukuran 3 Kg, 2 unit handphone, 3 bungkus plastik uang receh, 1 buah linggis kecil, 1 buah cutter (pisau), 1 buah tang, 1 buah obeng dan 1 buah dompet warna coklat.</p>
<p>&#8220;Barang bukti kami amankan di Mapolsek Glenmore, sedangkan terduga pelaku masih menjalani perawatan,&#8221; pungkasnya. <strong>(git/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Glenmore Keracunan Massal, Usai Santap Nasi Berkatan</title>
		<link>https://memontum.com/puluhan-warga-glenmore-keracunan-massal-usai-santap-nasi-berkatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2020 07:48:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[keracunan massal]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109406</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Puluhan warga Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi mengalami keracunan masal, di duga usai mengkonsumsi makanan hajatan pernikahan Minggu ( 22/3/2020 ) malam. Sulasmi (50) warga setempat mengatakan, suaminya usai menyantap nasi berkatan dengan menu ayam bumbu merah yang diberikan oleh pemilik hajatan, beberapa warga mengalami kepala pusing dan muntah-muntah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Puluhan warga Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi mengalami keracunan masal, di duga usai mengkonsumsi makanan hajatan pernikahan Minggu ( 22/3/2020 ) malam.</p>
<p>Sulasmi (50) warga setempat mengatakan, suaminya usai menyantap nasi berkatan dengan menu ayam bumbu merah yang diberikan oleh pemilik hajatan, beberapa warga mengalami kepala pusing dan muntah-muntah.</p>
<p><div id="attachment_109408" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109408" decoding="async" class="size-full wp-image-109408" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0062-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Puluhan warga Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Glenmore mendapat perawatan di Puskesmas Sepanjang akibat keracunan diduga habis mengkonsumsi nasi Berkatan (nasi kotak), Senin (23/93/2020) siang. (git) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0062-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0062-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0062-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200323-WA0062-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109408" class="wp-caption-text">Puluhan warga Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Glenmore mendapat perawatan di Puskesmas Sepanjang akibat keracunan diduga habis mengkonsumsi nasi Berkatan (nasi kotak), Senin (23/93/2020) siang. (git)</p></div></p>
<p>&#8220;Nasi berkatan (nasi kotak) yang diberikan oleh tuan rumah usai menghadiri acara hajatan, tiba-tiba kepala menjadi pusing, mual, kemudian muntah-muntah,&#8221; ujar Sulasmi, kepada Memontum.com, Senin (23/03/2020) siang.</p>
<p>Sulasmi menceritakan, saat itu sekitar pukul 18.00, suaminya diundang Ngadiyono untuk yang akan menikahkan anaknya. Usai menghadiri walimahan tersebut, pulangnya diberi bingkisan nasi kotak oleh tuan rumah (Ngadiyono).</p>
<p>Setiba dirumah, suaminya tidak merasakan apa-apa. Namun sekitar pukul 22.00 malam. Tiba-tiba suaminya mengalami mual-mual, kepala terasa pusing kemudian muntah-muntah.</p>
<p>&#8220;Waktu itu, anak dan cucu saya juga ikut makan, merasakan yang sama. Cucu saya terlihat pucat, saya menduga suami, anak dan cucu saya yang berumur 2 tahun ikut keracunan akibat menyantap nasi berkatatan itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Melihat suami, anak dan cucunya mengalami kesakitan, Sulasmi langsung membawanya ke Puskesmas Sepanjang, Desa Glenmore.</p>
<p>Sesampai di Puskesmas, tidak hanya suami, anak dan cucunya yang mengalami keracunan, ada puluhan warga yang mengalami hal yang sama.</p>
<p>&#8220;Ternyata ada puluhan warga yang mengalami keracunan. Dugaan saya warga ini akibat keracunan makanan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dari pantauan Memontum.com, puluhan warga tampak mendapat perawatan secara medis oleh petugas Puskesmas Sepanjang. Dan sebagian warga ada yang dilarikan ke RS Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore.</p>
<p>&#8220;Selain ditangani di Puskesmas Sepanjang, juga ada yang dirawat di RS Bhakti Husada,&#8221; terang salah satu warga yang sedang mendampingi keluarganya.</p>
<p>Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi membenarkan adanya puluhan warga yang dirawat di Puskesmas dan RS Bhakti Husada diduga akibat keracunan makanan.</p>
<p>&#8220;Kira-kira ada 29 orang, saat ini masih ditangani petugas medis Puskesmas Sepanjang dan RS Bhakti Husada, dan berapa jumlah keseluruhan, kami masih mendata&#8221; ujar Kapolsek Glenmore.</p>
<p>Dari keterangan dokter, lanjut Kapolsek Glenmore puluhan warga yang mengalami muntah-muntah, mual, dan kepala pusing akibat keracunan.</p>
<p>&#8220;Kami masih mendalami permasalahan ini, dan kami masih menunggu hasil lab dari RS Bhakti Husada,&#8221; paparnya.</p>
<p>&#8220;Tadinya yang dirawat di Puskesmas Sepanjang sebanyak 24 orang sekarang tinggal 13 orang, yang sebelas orang disarankan untuk rawat jalan,&#8221; imbuhnya.<strong> (git/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109406</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tipu 2 Warga Glenmore, Warga Lumajang Diciduk Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/tipu-2-warga-glenmore-warga-lumajang-diciduk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2019 12:23:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 378]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89480-tipu-2-warga-glenmore-warga-lumajang-diciduk-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Petani nyambi jadi penipu diringkus tim Opsnal Polsek Glenmore. Aksi tipu-tipu yang dilakukan tersangka Sukaedi alias Edi warga Dusun Jati RT02/RW04, Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang harus meringkuk di rumah tahanan, Polsek Glenmore akibat ulahnya. Ditangkapnya tersangka Sukaedi alias Edi atas laporan Mohammad Yanto (42) warga Dusun Sepanjang Wetan, RT03/RW01, Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Petani nyambi jadi penipu diringkus tim Opsnal Polsek Glenmore. Aksi tipu-tipu yang dilakukan tersangka Sukaedi alias Edi warga Dusun Jati RT02/RW04, Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang harus meringkuk di rumah tahanan, Polsek Glenmore akibat ulahnya.</p>
<p>Ditangkapnya tersangka Sukaedi alias Edi atas laporan Mohammad Yanto (42) warga Dusun Sepanjang Wetan, RT03/RW01, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, dan Yasirudin (54) warga Balarejo RT 02 RW 03, Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore yang merasa ditipu oleh tersangka hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah.</p>
<p>Kapolsek Glenmore AKP Mujiono mengatakan, modus yang dilakukan oleh tersangka melakukan bujuk rayu kepada korban agar percaya menyerahkan barangnya untuk dijualkan.</p>
<p>&#8220;Tersangka merayu korban agar korban mau menyerahkan barangnya untuk dijualkan. Tapi barang yang sudah terjual itu, uangnya tidak diserahkan ke korban, tapi diambil sendiri, hingga korban mengalami kerugian,&#8221; ujar Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono.</p>
<p>AKP Mujiono menjelaskan, tersangka Sukaedi merayu korban agar kendaraan milik korban mau dijualkan. Sayangnya setelah dua kendaraan, yakni Sepeda Motor Yamaha Jupiter Nopol P 3148 VW dan satu unit roda tiga Happy “perkasa” No. Pol. P-5342-UI.</p>
<p>Ini terjual, tersangka mempergunakan uang hasil penjualan tersebut untuk kepentingan sendiri, tanpa persetujuan dari korban.</p>
<p>&#8220;Kedua kendaraan milik korban yang sudah laku terjual ini, uangnya tidak diberikan ke korban tapi dipakai oleh tersangka tanpa seijin korban, sehingga korban mengalami kerugian,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dari penangkapan tersangka Sukaedi alias Edi, Reskrim Polsek Glenmore berhasil mengamankan dua barang bukti, yakni satu unit Yamaha Jupiter dan Satu unit kendaraan roda 3 Happy &#8216;perkasa&#8217;.</p>
<p>&#8220;Korban mengalami kerugian Rp 7 juta dan Rp 20 juta,&#8221; terangnya.</p>
<p>Akibat perbuatannya, tersangka Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP. Dan harus meringkuk di Rumah tahanan Polsek Glenmore.</p>
<p>&#8220;Tersangka ditahan untuk menjalani pemeriksaan, dan dua kendaraan diamankan untuk dijadikan barang bukti,&#8221; pungkasnya. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Duo Begal Nyonyor Dihajar Warga Kalisepanjang</title>
		<link>https://memontum.com/duo-begal-nyonyor-dihajar-warga-kalisepanjang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 03:06:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 365]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60796-duo-begal-nyonyor-dihajar-warga-kalisepanjang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Begal asal Jember dan Mojokerto nyonyor dihajar massa, kejadian yang menghebohkan warga Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore terjadi pada Sabtu (20/10/2018) sekitar pukul 12.45 Wib di pertigaan kebun Kakao, Afedeling Darungan, Perkebunan Kalisepanjang, dua pelaku, perampasan kendaraan roda dua (sepeda motor beat) menjadi bulanan-bulanan warga setempat. Dua pelaku, yakni Paijoni Dusun Patung, RT. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Begal asal Jember dan Mojokerto nyonyor  dihajar massa, kejadian yang menghebohkan warga Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore terjadi pada Sabtu (20/10/2018) sekitar pukul 12.45 Wib di pertigaan kebun Kakao, Afedeling Darungan, Perkebunan Kalisepanjang, dua pelaku, perampasan kendaraan roda  dua (sepeda motor beat) menjadi bulanan-bulanan warga setempat.</p>
<p>Dua pelaku, yakni Paijoni Dusun Patung, RT. 01 RW.01 Desa Pungging, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, dan Jumawi (23) warga Dusun Sukosari Rt. 4 RW 5 Desa Jatisari Kecamatan Jenggawah Kabupaten  Jember saat ini diamankan Polsek Glenmore.</p>
<p>Dikatakan Kapolsek Glenmore, AKP Mujiono, dua orang yang diduga melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan terhadap Anjing Kanisa (12) warga Dusun Kalisepanjang, Desa Sumbergempol, Kecamatan Glenmore menaiki kendaraan sepeda motor beat seorang diri. Setiba di pertigaan kebun Kalisepanjang, dihadang dua tersangka dan merebut sepeda motor yang dikendarai korban.</p>
<p>&#8220;Saat itu korban mengendarai sepeda motor seorang diri, ketika di pertigaan kebun Kalisepanjang, korban di cegat dan dirampas kendaraannya, bahkan pelaku sempat mencekik leher korban,&#8221;terang AKP Mujiono, Minggu (21/10/2018). Saat korban di cekik oleh salah satu pelaku lanjut AKP. Mujiono  korban sempat meronta dan melepaskan diri dari cekikan pelaku dan berlari sembari meminta tolong.</p>
<p>&#8220;Saat sepeda korban ditarik oleh pelaku, korban terjatuh dan langsung mencekik leher korban, namun korban mampu melepaskan diri, dan berteriak minta tolong,&#8221;paparnya.</p>
<p>Mendengar adanya teriakan minta tolong, warga yang ada di perkebunan Kalisepanjang langsung berlarian menuju arah suara dan berhasil mengamankan satu pelaku dan pelaku yang lainnya mampu meloloskan diri.</p>
<p>&#8220;Satu pelaku berhasil diamankan warga, sedangkan yang satu meloloskan diri mempergunakan sepeda motor hasil rampasan, tidak lama berselang, satu pelaku yang kabur berhasil diamankan,&#8221;terang Kapolsek Glenmore.</p>
<p>Kedua pelaku di ancam pasal 365 pencurian dengan kekerasan, dan kedua pelaku langsung di jebloskan di tahanan Polsek Glenmore untuk menjalani pemeriksaan. <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Teman Sikat HP, 2 Pemabuk Digelandang Massa</title>
		<link>https://memontum.com/teman-sikat-hp-2-pemabuk-digelandang-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2018 12:13:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek glenmore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24046-teman-sikat-hp-2-pemabuk-digelandang-massa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8212; Sungguh apes nasib M Nur Sio (32) warga Jember, asyik tidur didalam mobil habis dagangan semalaman, HP merk Oppo R 831 K satu-satu diambil maling saat terlelap didalam mobil Espas, Jum&#8217;at (2/2/2018) siang di lapangan RTH Karangharjo Glenmore. Kejadian pukul 12.30 Wib, usai warga setempat, menjalankan ibadah Jum&#8217;at, tiba-tiba dikejutkan suara teriakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8212; Sungguh apes nasib M Nur Sio (32) warga Jember, asyik tidur didalam mobil habis dagangan semalaman, HP merk Oppo R 831 K satu-satu diambil maling saat terlelap didalam mobil Espas, Jum&#8217;at (2/2/2018) siang di lapangan RTH Karangharjo Glenmore. Kejadian pukul 12.30 Wib, usai warga setempat, menjalankan ibadah Jum&#8217;at, tiba-tiba dikejutkan suara teriakan maling &#8211; maling.</p>
<p>Sontak, warga berlarian  mengejar pemuda yang  maling yang lari kearah persawahan hingga tak terkejar. Namun warga yang ada di RTH. Berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga sahabat sang pencuri, yang sedang tidur di RTH akibat pengaruh minuman keras.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125655-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24048" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125655-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125655-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125655-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125655-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ada apa pak, saya memang temannya, tapi saya bukan pencuri,&#8221; dalih dua pemuda itu.<br />
Setelah ditanya, ternyata dua pemuda dan maling HP itu, bukan warga jauh, dia warga Bumiharjo, Kecamatan Glenmore.</p>
<p>&#8220;Yang ngambil HP namanya Imam, warga dusun tegalharjo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore,&#8221;kata dua pemuda itu.</p>
<p>M. Nur Sio menceriterakan, saat itu dirinya sedang tidur didalam mobil, Tiba-tiba HP saya diambil oleh pemuda berbaju kuning. &#8220;Saat itu saya tidur, tiba-tiba ada anak muda pakai kaos kuning masuk ngambil HP saya,&#8221; ujar Nur.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125739-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24047" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125739-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125739-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125739-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG20180202125739-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tau HPnya diambil anak muda terus lari, Nur langsung teriak maling,,,maling. Mendengar teriakan itu, warga yang ada di RTH Karangharjo serta warga yang baru menunaikan iabadah sholat jum&#8217;at langsung mengejar pemuda yanh dimaksud. Agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri, Hariyadi dan Gito Prasetio langsung menghubungi Polsek Glenmore.</p>
<p>Tidak lama berselang,  3 (tiga) petugas datang mempergunakan mobil patroli. Dan membawa dua anak muda yang diduga teman pencuri HP. Untuk diamankan di Mapolsek Glenmore.</p>
<p>&#8220;Demi keamanan, dua anak ini saya bawa ke Polsek,&#8221;ujar petugas yang tidak beeseragam itu, sambil memasukan dua pemuda kedalam mobil patroli. Atas kesigapan aparat Unit Reskrim Polsek Glenmore, Pemuda yang diduga mencuri HP  berhasil diamankan. Dan langsung dijebloskan tahanan Polsek Glenmore. <strong>(git/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24046</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
