<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek gondanglegi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-gondanglegi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2020 12:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek gondanglegi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ngaku Bisa Tarik Uang Gaib Triliunan, Dukun Abal-Abal Sabet 6 Motor</title>
		<link>https://memontum.com/ngaku-bisa-tarik-uang-gaib-triliunan-dukun-abal-abal-sabet-6-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 09:45:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120162-ngaku-bisa-tarik-uang-gaib-triliunan-dukun-abal-abal-sabet-7-motor</guid>

					<description><![CDATA[Bawa Nama Nyi Roro Kidul dan Harta Bung Karno, Mengaku Bisa Ambil Triliunan Uang Gaib Memontum Malang &#8211; Masih saja ada warga Kabupaten Malang yang meyakini ritual pengambilan uang goib triliunan rupiah. Sebelum merembet ke korban lainnya, Polsek Gondanglegi meringkus pelaku. Bukan uang tunai, pelaku memintai korban berupa sejumlah sepeda motor untuk menjadi mahar bahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Bawa Nama Nyi Roro Kidul dan Harta Bung Karno, Mengaku Bisa Ambil Triliunan Uang Gaib</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Masih saja ada warga Kabupaten Malang yang meyakini ritual pengambilan uang goib triliunan rupiah. Sebelum merembet ke korban lainnya, Polsek Gondanglegi meringkus pelaku. Bukan uang tunai, pelaku memintai korban berupa sejumlah sepeda motor untuk menjadi mahar bahan ritual dengan &#8220;Mbah Demit&#8221;.</p>
<p>Tersangka bernama Mustain (30) warga Dusun Wonorejo RT30/RW13, Desa Argotirto, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Namun aksinya dilakoni saat berada di rumah kontrakan masuk Desa Putatlor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120164" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_122743-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_122743-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_122743-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_122743-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_122743-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Pelaku menjanjikan uang triliunan kepada korban. Ia mengaku bisa mengambil uang goib Rp 7 triliun lewat ritual tertentu dengan mahar sepeda motor. Kami masih lakukan penyelidikan dan mencari keterlibatan pelaku lain, yang membawa sepeda motor,&#8221; ungkap Kapolsek Gondanglegi, Kompol Agus Siswo Hariyadi SH, dalam rilis pers Senin 27/7/2020) siang.</p>
<p>Ada 4 korban penipuan tersangka Mustain. Salahsatunya yang melapor yakni Harwadi (40) warga Desa Putat Lor Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dimintai sejumlah sepeda motor untuk mahar ritual, korban rugi puluhan juta. Janji hasil penarikan uang gaib triliunan tersangka pun, omong kosong belaka.</p>
<p>&#8220;Saya sampaikan agar jangan tertipu lagi dengan rayuan atau imingan triliyunan. Kalau mari kaya mari kita bekerja, lebih barokah daripada nafsu kita dikuasai setan dan terjadi hal yang tidak diinginkan,&#8221; himbau Agus.</p>
<p>Tersangka Mustain baru 3 bulanan kontrak di Desa Putat Lor Gondanglegi. Masih dialami keterlibatan pihak lain, tersangka kemudian mengenal para korban yang juga warga Gondanglegi. Kepada para korban, tersangka meyakinkan bahwa ia memiliki ritual khusus menarik uang goib.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-120163" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_123208-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_123208-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_123208-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_123208-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200727_123208-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Caranya, korban diperlihatkan tumpukan dus. Kepada korban, tersangka menunjukkan lembaran uang penuh di atas dus. Ia menyebut, tumpukan kardus itu berisi triliunan rupiah dan di waktu tertentu bisa menjadi asli. Namun syaratnya ada mahar atau modal untuk penarikan.</p>
<p>Entah apa sebab korban terperdaya. Tersangka menyebut jika mahar yang dibutuhkan berupa benda atau sepeda motor. Sepeda motor itu sesuai permintaan Mbah. Tersangka menyebut Mbah dimaksudnya, berkaitan dengan Nyi Roro Kidul dan mengetahui harta milik &#8220;Bung Karno&#8221;.</p>
<p>Sepeda motor pun dibelikan korban sesuai permintaan Mbah atau omongan tersangka. Ada 6 unit sepeda motor berhasil digaet tersangka. Padahal, usai tiba di rumah tersangka, sepeda motor hasil penipuan itu sempat dijual kembali ke beberapa orang.</p>
<p>&#8220;Kami sita sepeda motor ini di rumah tersangka. Saat penangkapan bahkan ada kiriman sepeda motor baru yang dipesan korban untuk dijadikan mahar ritual,&#8221; ujar Ipda Sigit H SH, Kanitreskrim Polsek Gondanglegi.</p>
<p>Barang bukti dari penangkapan melimpah. Dari alat ritual, senjata berupa keris, tanah kuburan, dupa, kotak kardus dan 2 unit sepeda motor Honda Vario dan Honda CBR. Ada 4 sepeda motor hasil kejahatan lainnya yang masih dicari keberadaannya. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120162</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Tewas Saat Njambret Ponsel</title>
		<link>https://memontum.com/korban-tewas-saat-njambret-ponsel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 10:41:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92246-korban-tewas-saat-njambret-ponsel</guid>

					<description><![CDATA[Pembunuhan Gondanglegi Memontum Malang &#8211; Bukan mencari telur burung puyuh melainkan &#8220;beraksi&#8221; merampas ponsel pemotor yang lewat. Ya, Misnan (35) korban meninggal, diakui tersangka Ahmad sebagai rekannya saat menjambret ponsel. Namun, Minggu (8/9/2019) malam, Misnan justru celaka. Keterangan itu diakui, tersangka Ahmad alias Mamat (23) warga Dusun Penjalinan RT40/RW05, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Pembunuhan Gondanglegi </strong></h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bukan mencari telur burung puyuh melainkan &#8220;beraksi&#8221; merampas ponsel pemotor yang lewat. Ya, Misnan (35) korban meninggal, diakui tersangka Ahmad sebagai rekannya saat menjambret ponsel. Namun, Minggu (8/9/2019) malam, Misnan justru celaka.</p>
<p>Keterangan itu diakui, tersangka Ahmad alias Mamat (23) warga Dusun Penjalinan RT40/RW05, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Tapi bukan Ahmad pelaku penusukan terhadap Misnan, melainkan anak baru gede (ABG) berinisial ZL (17).</p>
<p>Dijelaskan Kapolsek Gondanglegi, AKP Agus Siswo Hariyadi, bahwa Senin (9/9/2019) pukul 21.30, terungkap gambaran kejadian yang menimpa Misnan (35) di ladang tebu Gondanglegi.</p>
<p>&#8220;Ahmad awalnya kita duga. Kita curigai. Dia tidak mencari burung puyuh tapi merampas ponsel. Di lokasi, beberapa hari lalu, ada perampasan,&#8221; sebut Agus kepada Memontum.com.</p>
<p>Ahmad mengakui, ia bersama korban Misnan menyanggong pemotor lewat. Siapa sangka ia menghadapi tersangka ZL (17) yang membonceng pacarnya.</p>
<p>Sekitar pukul 23.00, laju motor tersangka ZL dihadang Misnan dan Ahmad. Ponsel ZL atau milik sang pacar dirampas kedua jambret. Terpojok, tersangka ZL tidak berdiam diri.</p>
<p>&#8220;Saat kunci kontak motor dimatikan, jok terbuka. Dari situ, tersangka ZL mengambil pisau dan korban atau pelaku terkena tikaman,&#8221; jelas Agus kepada sejumlah wartawan di Polsek Gondanglegi.</p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/29181-luka-tusuk-mulut-berdarah-pencari-puyuh-gondanglegi-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Luka Tusuk Mulut Berdarah, Pencari Puyuh Gondanglegi Tewas</a></p>
<p>Terungkap sudah, apa yang dilakukan Misnan dan Ahmad serta misteri terbunuhnya Misnan. Tidak ada yang mengira, korban meninggal disebut Ahmad sebagai pelaku perampasan.</p>
<p>Mirisnya, Minggu malam aksi penjambretan, usai terkena tikaman pisau, korban sempat berusaha menghindari tersangka ZL. Nasibnya tak panjang. Darah mengucur dari mulutnya karena pisau dapur itu menembus jantung hingga punggung.</p>
<p>Baru esoknya, Senin (9/9/2019) siang, tubuhnya ditemukan tergeletak di ladang tebu. Nyawanya tak terselamatkan. Usai dilakukan visum et repertum di RSU Dr Saiful Anwar Malang, jenazah Misnan kemudian dibawa ke rumah duka, Selasa (10/9/2019) siang.<strong> (sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92246</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Luka Tusuk Mulut Berdarah, Pencari Puyuh Gondanglegi Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/luka-tusuk-mulut-berdarah-pencari-puyuh-gondanglegi-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2019 12:04:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92168-luka-tusuk-mulut-berdarah-pencari-puyuh-gondanglegi-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Tergeletak badan Misnan (35) di kebun tebu, masuk sekitar Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Senin (9/9/2019) siang hingga sore, mendadak gempar wilayah sekitar. Pasalnya, keluar darah dari mulut korban. Selain darah kering di bibir korban, ada beberapa titik tempat yang terpercik darah, sekitar ladang tebu itu. Korban, Minggu (8/9/2019) sebelumnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tergeletak badan Misnan (35) di kebun tebu, masuk sekitar Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Senin (9/9/2019) siang hingga sore, mendadak gempar wilayah sekitar. Pasalnya, keluar darah dari mulut korban.</p>
<p>Selain darah kering di bibir korban, ada beberapa titik tempat yang terpercik darah, sekitar ladang tebu itu. Korban, Minggu (8/9/2019) sebelumnya, menuju lokasi bersama seorang teman untuk mencari telur burung puyuh.</p>
<p>Posisi korban tengkurap. Tangan tergenggam dan sandal terlepas ratusan meter. Senin sore, pihak Polsek Gondanglegi dan Satuan Reskrim Polres Malang serta inafis turun memeriksa jenazah serta tempat kejadian. Bareng dicek tubuhnya, ada luka tusuk benda tajam.</p>
<p>Kapolsek Gondanglegi, AKP Agus Siswo Hariyadi, menyebutkan pihaknya masih mendalami keterangan sejumlah orang. &#8220;Untuk jenazah dibawa ke kamar forensik RSU Dr Saiful Anwar Malang,&#8221; kata Agus.</p>
<p>Masih menurut Agus, jenazah korban kemudian akan dilakukan proses visum et repertum lengkap. Sejumlah barang bukti diamankan, berupa sandal korban, senter dan barang korban lainnya.</p>
<p>Ditambahkan Iptu Sigit H, rencana malam ini, diturunkan anjing pelacak K-9 di lokasi temuan. Pelacakan ini untuk mencari bukti lainnya. Bukti tersebut diperkirakan terkait dugaan pembunuhan terhadap korban. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serabutan Gondanglegi Nogel 6 Bulan, Masuk Bui</title>
		<link>https://memontum.com/serabutan-gondanglegi-nogel-6-bulan-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Aug 2018 13:09:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 303]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<category><![CDATA[togel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/52485-serabutan-gondanglegi-nogel-6-bulan-masuk-bui</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Enam bulan terima tombokan judi angka toto gelap alias Togel, tersangka Nur Rohman (37) disergap anggota Reskrim Polsek Gondanglegi. Serabutan asal Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi itu kini menginap di rumah tahanan Polsek Gondanglegi. Tersangka Nur, disergap Minggu (19/8/2018) di sekitar Ketawang saat transaksi titipan tombokan angka togel. Ia tak menduga, patroli petugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Enam bulan terima tombokan judi angka toto gelap alias Togel, tersangka Nur Rohman (37) disergap anggota Reskrim Polsek Gondanglegi. Serabutan asal Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi itu kini menginap di rumah tahanan Polsek Gondanglegi.  </p>
<p>Tersangka Nur, disergap Minggu (19/8/2018) di sekitar Ketawang saat transaksi titipan tombokan angka togel. Ia tak menduga, patroli petugas dekat dengan lokasi keberadaannya. Apes, barang bukti ditemukan anggota Polsek Gondanglegi. </p>
<p>Diperiksa Ipda Heriyani, tersangka mengaku sudah 6 bulan menerima titipan tombokan angka togel. Tiap Rp 100 ribu, ia menerima Rp 20 ribu. Sebulan, omsetnya sebanyak Rp 400 ribu dan uang honor penombok dibelikan rokok dan kopi.  </p>
<p>Jadi bukti bisnis judi tersangka, berupa uang Rp 17 ribu, ponsel milik tersangka berisi pesan pendek elektronik penombok. Keberhasilan penangkapan pengecer togel ini, tidak lain berkat informasi dari masyarakat dan penyelidikan itensif petugas. </p>
<p>Akibat perbuatannya, tersangka diduga melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman lebih dari 5 tahun kurungan penjara sehingga pihak kepolisian berwenang menahan tersangka di rumah tahanan.<strong> (sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52485</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Sendok Gondanglegi Jongkok di Kantor Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/maling-sendok-gondanglegi-jongkok-di-kantor-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 14:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dibawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35201-maling-sendok-gondanglegi-jongkok-di-kantor-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Namanya maling, pakai alat apapun untuk digunakan aksi. Termasuk duo maling ini yang nekat memakai sendok saat menjebol pintu dan menyatroni rumah korban. Tapi, Selasa (3/4/2018) sore, satu pelaku ketiban apes dari perbuatannya. Pasalnya, RAP (16) pemuda Sepanjang Gondanglegi musti berurusan dengan Polsek Gondanglegi. Senin pukul 18. 30 ia beraksi bersama temannya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Namanya maling, pakai alat apapun untuk digunakan aksi. Termasuk duo maling ini yang nekat memakai sendok saat menjebol pintu dan menyatroni rumah korban. Tapi, Selasa (3/4/2018) sore, satu pelaku ketiban apes dari perbuatannya.  </p>
<p>Pasalnya, RAP (16) pemuda Sepanjang Gondanglegi musti berurusan dengan Polsek Gondanglegi. Senin pukul 18. 30 ia beraksi bersama temannya. Namun belum sehari saja atau Selasa pukul 13.30, ia diamankan anggota Polsek Gondanglegi. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0051-copya.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-35202" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0051-copya.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0051-copya.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0051-copya.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0051-copya.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ya, berkat keterangan saksi-saksi dan pemeriksaan anggota Polsek Gondanglegi, terungkap siapa pelaku yang membobol rumah Joko Priyono (38) warga Dusun Sonokembang RT06/RW04, Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.  </p>
<p>Senin sore, korban kehilangan benda berupa Gerenda listrik, pasrah listrik dan aki YUASA. Ketiga barang korban itu sempat disembunyikan di dekat sebuah mushola sekitar Dusun Pidek Sonokembang. </p>
<p>Terkait kejadian, menurut keterangan Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, pihak Polsek Gondanglegi masih mendalami keterangan tersangka dan mengembangkan penyelidikan kasus pencurian itu. Di Polsek Gondanglegi, sebuah sendok menjadi alat bukti aksi. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35201</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kuli Batu Bata Gondanglegi Jadi Pengecer Pil Koplo</title>
		<link>https://memontum.com/kuli-batu-bata-gondanglegi-jadi-pengecer-pil-koplo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2018 12:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengecer]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/34137-kuli-batu-bata-gondanglegi-jadi-pengecer-pil-koplo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Anggota Reskrim Polsek Gondanglegi, Rabu (28/3/2018) pagi, meringkus seorang pengedar pil koplo atau pil Lele atau pil ££. Tersangka diduga sebagai pengedar seputaran Gondanglegi &#8211; Pagelaran. Yakni tersangka Saipus Zuhri alias Ipus (33) warga Jabun RT25/RW04, Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang yang langsung dibawa menuju ruang penyidikan. Kasubaghumas Polres Malang, AKP [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8212; Anggota Reskrim Polsek Gondanglegi, Rabu (28/3/2018) pagi, meringkus seorang pengedar pil koplo atau pil Lele atau pil ££. Tersangka diduga sebagai pengedar seputaran Gondanglegi &#8211; Pagelaran. </p>
<p>Yakni tersangka Saipus Zuhri alias Ipus (33) warga Jabun RT25/RW04, Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang yang langsung dibawa menuju ruang penyidikan.  </p>
<p>Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni menjelaskan, anggota Reskrim Polsek Gondanglegi juga menyita barang bukti. Awalnya, berawal dari patroli, petugas mendapat informasi dari masyarakat. </p>
<p>Petugas kemudian mengamankan seorang pembeli atau saksi. Saksi itu mengaku membeli poketan pil dari tersangka. Dalam penangkapan dan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti. </p>
<p>Barang bukti itu berupa 156 butir pil koplo dalam 2 plastik kemasan, 20 lembar bekas pembungkus pil koplo dan 3 bungkus rokok kosong. Keberhasilan penangkapan tersangka ini berdasar giat cipta kondisi menghadapi Pilkada dan Pilgub Jawa Timur 2018. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">34137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belasan Kali di Turen, Sekali Gondanglegi</title>
		<link>https://memontum.com/belasan-kali-di-turen-sekali-gondanglegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2018 13:46:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/30758-belasan-kali-di-turen-sekali-gondanglegi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Dalam penyelidikan petugas Polsek Gondanglegi, satu tersangka mengaku lebih dari 15 X mencuri helm. Belasan kali di wilayah Turen dan sekali saja di wilayah Gondanglegi. Saking banyaknya, tersangka DG lupa kapan hari dia beraksi dan dimana letak tepat aksinya. Namun ia menyebut, aksi panjang tangan mengincar helm baru setahun belakangan dilakoninya. Tersangka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Dalam penyelidikan petugas Polsek Gondanglegi, satu tersangka mengaku lebih dari 15 X mencuri helm. Belasan kali di wilayah Turen dan sekali saja di wilayah Gondanglegi. </p>
<p>Saking banyaknya, tersangka DG lupa kapan hari dia beraksi dan dimana letak tepat aksinya. Namun ia menyebut, aksi panjang tangan mengincar helm baru setahun belakangan dilakoninya. </p>
<p>Tersangka DG, tidak sekolah kerja serabutan. Tiap aksi, ia selalu menjadi eksekutor sedangkan tersangka Ilfat menjadi joki kabur dan menjual hasil helm curian.  </p>
<p>Beberapa titik aksi pencurian yang diingat tersangka diantaranya di sekitar Stadion Turen, daerah Pom Bensin Sedayu dan sekitaran Pasar Turen. </p>
<p>( <strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/12057-maling-helm-kawakan-turen-apes-di-gondanglegi" rel="noopener" target="_blank">Maling Helm Kawakan Turen, Apes di Gondanglegi</a> )</p>
<p>&#8220;Yang diingat di dekat Stadion, SPBU dan Pasar Turen. Di Gondanglegi mengaku baru sekali, kami masih dalami penyidikan, &#8221; ujar Ipda Heriyani, Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi. </p>
<p>Menurut Heriyani, hasil penjualan helm biasanya dibagi dua. Tiap helm curian, dijual hanya seharga Rp 40-50 ribu. Hasil pemeriksaan lainnya, tidak tiap hari, keduanya berkeliling mencari helm. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30758</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Helm Kawakan Turen, Apes di Gondanglegi</title>
		<link>https://memontum.com/maling-helm-kawakan-turen-apes-di-gondanglegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2018 13:44:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/30756-maling-helm-kawakan-turen-apes-di-gondanglegi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Duo maling, Sabtu (10/3/2018) siang, ketiban apes saat mencuri helm di latar SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi. Sukses nyuri belasan kali di Turen, baru sekali aksi masuk Gondanglegi malah kepergok satpam. Sempat terima bogem mentah tapi tak dihajar massa, tersangka Ilfat Dicki Ari Widodo alias Wawan (33) warga Jalan Tanjungsari RT05/RW17, Kelurahan/Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Duo maling, Sabtu (10/3/2018) siang, ketiban apes saat mencuri helm di latar SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi. Sukses nyuri belasan kali di Turen, baru sekali aksi masuk Gondanglegi malah kepergok satpam.  </p>
<p>Sempat terima bogem mentah tapi tak dihajar massa, tersangka Ilfat Dicki Ari Widodo alias Wawan (33) warga Jalan Tanjungsari RT05/RW17, Kelurahan/Kecamatan Turen dan DG (16) kuli batu warga Ahmad Yani Tureb.  </p>
<p>Keduanya, sekitar pukul 10.00 naik motor berhenti dekat SMK Mutu yang berada di Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Usai mencuri, keduanya dikejar satpam dan juru parkir sekolah. </p>
<p>Nyaris amblas helm milik milik Ayu Diasari (17) siswi SMK Mutu kelas III, warga Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.  Padahal, helm itu dikaitkan di sepeda motor dan masuk area parkir sekolah.  </p>
<p>Siang itu, kedua tersangka kemudian diamankan anggota Reskrim Polsek Gondanglegi guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.  Jadi barang bukti berupa sepeda motor Gaza N-3412-DI.</p>
<p>&#8220;Benar kami amankan dua tersangka. Satu masih di bawah umur dewasa, &#8221; ujar Kapolsek Gondanglegi, Kompol Akhmad Sujalmo kepada Memontum.com, Sabtu sore.  </p>
<p>Berdasar hasil pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka, peran kedua tersangka berbeda. Tersangka Ilfat menunggu di atas sepeda motor depan sekolah sembari bersiap kabur. Sedangkan tersangka DG menjadi eksekutor incaran.</p>
<p>( <strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/12061-belasan-kali-di-turen-sekali-gondanglegi" rel="noopener" target="_blank">Belasan Kali di Turen, Sekali Gondanglegi</a> ) </p>
<p>Saat beraksi, DG, sang ABG nakal ini sempat nekat memanjat pagar dan menuju parkiran. Di area parkir, ia mengira situasi sepi. Cepat ia melepas tali pengikat helm dari motor. Baru beberapa langkah hendak kabur, aksinya kepergok warga sekolah. </p>
<p>Jadi saksi kejadian, yakni H Fadli (55) warga Putat Kidul Gondanglegi dan dua satpam sekolah bernama Agus Tri Wahyono (50) dan Suliono (46). Hingga kini, pihak Polsek Gondanglegi masih mendalami aksi kedua tersangka. <strong>(sos)</strong> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas Pil Koplo &#8220;Menggoblokkan&#8221; Pemuda Gondanglegi</title>
		<link>https://memontum.com/awas-pil-koplo-menggoblokkan-pemuda-gondanglegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2018 11:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondanglegi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27047-awas-pil-koplo-menggoblokkan-pemuda-gondanglegi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Masih muda jualan pil koplo untuk generasi muda, pemuda bernama Rahmad Rifansyah (22) warga Jalan Hayamwuruk, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pun masuk terungku alias penjara polisi. Namanya pil koplo (pil ££) menjadikan pengedar menjadi bodoh tidak mengerti resiko hukumnya. Tersangka Rahmad pun tak ketinggalan terkena dampak menjadi penjual pil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Masih muda jualan pil koplo untuk generasi muda, pemuda bernama Rahmad Rifansyah (22) warga Jalan Hayamwuruk, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang pun masuk terungku alias penjara polisi.  </p>
<p>Namanya pil koplo (pil ££) menjadikan pengedar menjadi bodoh tidak mengerti resiko hukumnya. Tersangka Rahmad pun tak ketinggalan terkena dampak menjadi penjual pil koplo. Ia diringkus anggota Reskrim Polsek Gondanglegi. </p>
<p>Sabtu (17/2/2018) pukul 21.30, tersangka diringkus petugas saat berada di Jalan Raya Kendayaan Desa Gondanglegi wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dia tidak berkutik karena petugas menemukan barang bukti.<br />
<div id="attachment_10660" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-10660" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180218-WA0011-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="BUKTI : 2000 pil siap edar yang dapat menjadikan bodoh pemakainya. (Foto Humas Polres Malang) " width="650" height="366" class="size-full wp-image-27048" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180218-WA0011-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180218-WA0011-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180218-WA0011-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180218-WA0011-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-10660" class="wp-caption-text"><em><strong>BUKTI : </strong>2000 pil siap edar yang dapat menjadikan bodoh pemakainya. <strong>(Foto Humas Polres Malang)</p></div></strong></em></p>
<p>Berdasar rilis pers Polres Malang melalui Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, baeang bukti disebutkan berupa 2 bungkus pil ££ sebanyak 2000 butir, ponsel dan uang tunai Rp 20 ribu.  Akibatnya tersangka kini menginap di terungku alias rumah tahanan Polsek Gondanglegi.  </p>
<p>Adanya penjual atau pengedar satu ini, mengkuatirkan karena ada indikasi ia menjual pil koplo kepada pelajar bandel yang tidak memahami efek &#8220;koplo&#8221; penggunaan pil tersebut. Sesuai penelitian tim medis, pil itu dapat membuat adiksi dan mengurangi kecerdasan pemakainya. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27047</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
