<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek gubeng &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-gubeng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Mar 2018 16:32:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek gubeng &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tim Anti Bandit Polsek Gubeng Ringkus Pengedar SS</title>
		<link>https://memontum.com/tim-anti-bandit-polsek-gubeng-ringkus-pengedar-ss</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2018 16:32:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 114]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/31968-tim-anti-bandit-polsek-gubeng-ringkus-pengedar-ss</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Kedua tersangka diketahui bernama Ainul Rohman (24) warga Jl Manyar Sambongan 46-E Surabaya dan temannya Iwan Ahmad Sanusi (21) warga Jl Pandegiling Stal No. 11 Surabaya. Mereka ditangkap di salah satu rumah kos di Jl Manyar Adi IV/22 Surabaya, Jumat (16/3/2018). Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto mengatakan melalui Kanit Reskrim Iptu Joko, menurut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8212; Kedua tersangka diketahui bernama Ainul Rohman (24) warga Jl Manyar Sambongan 46-E Surabaya dan temannya Iwan Ahmad Sanusi (21) warga Jl Pandegiling Stal No. 11 Surabaya. Mereka ditangkap di salah satu rumah kos di Jl Manyar Adi IV/22 Surabaya, Jumat (16/3/2018). Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto mengatakan melalui Kanit Reskrim Iptu Joko, menurut pengakuan tersangka Ainul Rohman, barang haram berupa sabu tersebut dibeli dari seorang laki laki yang bernama Iwan Ahmad Sanusi dengan seharga Rp 1.300.000 dalam bentuk 1 poket plastik sedang dengan berat 1 gramnya.</p>
<p>Kemudian Tim Anti Bandit Polsek Gubeng langsung melakukan pencarian terhadap  keberadaan tersangka Iwan Ahmad Sanusi di daerah Gilrilaya di Kedai Kopi Sakti tepatnya di salah satu cafe. Setelah itu tersangka Iwan Ahmad Sanusi berhasil diamankan oleh tim Anti Bandit Polsek Gubeng dan keduanya dibawa untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut di Polsek Gubeng.</p>
<p>Dari penangkapan kedua tersangka anggota Tim Anti Bandit Polsek Gubeng mengamankan barang bukti 6 (enam) poket sabu-sabu seberat 2,55 gram, 11 plastik klip kosong dan uang hasil penjualan sabu sejumlah 155.000. Dari perbuatan kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 dan 112 dan 132 UU. RI No. 35 Th 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 5 th. Paling lama 20 th penjara. <strong>(spd/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31968</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oknum Polsek Gubeng Segera Dilaporkan ke Propam, Terkait Konsultan Pajak Lenny</title>
		<link>https://memontum.com/oknum-polsek-gubeng-segera-dilaporkan-ke-propam-terkait-konsultan-pajak-lenny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 13:07:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[DPO]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan uang]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gubeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23800-oknum-polsek-gubeng-segera-dilaporkan-ke-propam-terkait-konsultan-pajak-lenny</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Salim Himawan Saputra, suami dari Valentina Yulianti Raharjo yang menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 500 juta oleh Lenny Anggraeni berharap agar polisi Polsek Gubeng mengeksekusi Lenny, setelah aksi jalan-jalanya ke gedung Pengadilan Negeri dipergoki awak media. Menurutnya, kegagalan mengeksekusi Leny yang sudah dinyatakan DPO menunjukan polisi kehilangan fungsi eksekutorialnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8212; Salim Himawan Saputra, suami dari Valentina Yulianti Raharjo yang menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 500 juta oleh Lenny Anggraeni berharap agar polisi Polsek Gubeng mengeksekusi Lenny, setelah aksi jalan-jalanya ke gedung Pengadilan Negeri dipergoki awak media. Menurutnya, kegagalan mengeksekusi Leny yang sudah dinyatakan DPO menunjukan polisi kehilangan fungsi eksekutorialnya.</p>
<p>Menurut Salim, &#8220;Itu akan saya laporkan ke Bidpropam Polda Jatim. Sebab, Jaksa penuntut sudah kehilangan banyak waktu sejak Lenny menghilang setelah permohonan praperdilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka ditolak hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,” kata Salim saat ditemui di PN Surabaya. </p>
<p>Kemarin, Lenny Anggraeni malah muncul gedung PN Surabaya. Lenny bersama teman wanitanya  Ely Sabet selama 15 menit berada di lantai 2 untuk mengurus legalisir. saat terlacak awak media wanita cantik yang dicari polisi sesuai DPO /R/16/XII/2017/Reskim, ini malah menantang.</p>
<p>“Siapa yang DPO? Kalau saya DPO tolong telepon polisi untuk menangkap saya,” ucap Lenny singkat sambil bergegas pulang. </p>
<p>( <strong>baca juga :</strong> <a href="https://memontum.com/22960-praperadilan-ditolak-tersangka-lenny-buron" rel="noopener" target="_blank">Praperadilan Ditolak, Tersangka Lenny Buron</a> )</p>
<p>Sementara Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Joko saat dikonfirmasi soal jalan-jalan DPO Lenny Anggraeni ke gedung PN Surabaya menyatakan, kalau pihaknya sudah bertemu dan memeriksa tersangka Lenny Anggraeni.</p>
<p>“Dia (Lenny&#8211;red) sudah bertemu saya dan sudah diperiksa, sebentar lagi berkasnya dilimpahkan,” ucap Joko singkat melalui saluran WhatsApp. </p>
<p>( <strong>baca juga :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/9143-konsultan-pajak-jadi-dpo-malah-berkeliaran-di-pengadilan" rel="noopener" target="_blank">Konsultan Pajak jadi DPO, Malah Berkeliaran di Pengadilan</a> )</p>
<p>Kalau memang Lenny sudah menghadap Kanit Joko, bagaimana  dengan status  DPO? Kenapa polisi tidak menahannya?</p>
<p>Jika berkas ini dilimpahkan ke kejaksaan apakah Lenny tidak ditahan juga?Jika kita bandingkan dengan terdakwa Salim Himawan Syaputra, ketika berkas dilimpahkan ke kejaksaan, dia langsung ditahan. <strong>(sri/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23800</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Konsultan Pajak jadi DPO, Malah Berkeliaran di Pengadilan</title>
		<link>https://memontum.com/konsultan-pajak-jadi-dpo-malah-berkeliaran-di-pengadilan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2018 13:08:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[DPO]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gubeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23335-konsultan-pajak-jadi-dpo-malah-berkeliaran-di-pengadilan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Kinerja Polisi Polsek Gubeng diduga lambat dalam penangganan perkara penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 500 juta dengan tersangka Lenny Anggraeni. Padahal tersangka telah dinyatakan polisi masuk DPO/R/16/XII/2017/Reskim. Namun, ternyata Lenny Anggraini tetap bisa berkeliaran di Pengadilan Negeri Surabaya. Tersangka Lenny Anggraeni sempat terlacak ada di lantai 2 gedung Pengadilan Negeri Surabaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8212; Kinerja Polisi Polsek Gubeng diduga lambat dalam penangganan perkara penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 500 juta dengan tersangka Lenny Anggraeni. Padahal tersangka telah dinyatakan polisi masuk DPO/R/16/XII/2017/Reskim. Namun, ternyata Lenny Anggraini tetap bisa berkeliaran di Pengadilan Negeri Surabaya.</p>
<p>Tersangka Lenny Anggraeni sempat terlacak ada di lantai 2 gedung Pengadilan Negeri Surabaya untuk melakukan legalisir. Namun Lenny mengelak saat ditanyai awak media soal status DPO (Daftar Pencarian Orang)-nya.</p>
<p>Saat dikonfirmasi salah satu wartawan media siber, Lenny mengatakan, &#8220;Siapa yang DPO? Kalau saya DPO, tolong telepon polisi untuk menangkap saya,&#8221; ucap Lenny singkat sambil bergegas pulang, Selasa (30/1/2018).</p>
<p>Sebelumnya, berkas kasus penggelapan dan penipuan senilai Rp 500 juta dengan tersangka Lenny Anggraeni SE, belum dinyatakan sempurna. Berkas perkara yang menjerat konsultan pajak berparas cantik ini, sedang dipelajari oleh jaksa Darwis dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Kendati menurut polisi, sudah kuat menjadikan Lenny Anggraeni sebagai tersangka.</p>
<p>&#8220;Berkasnya masih saya pelajari karena baru saya terima. Saya tidak bisa menjawab apakah berkas ini bisa di P21. Kalau memang perkara ini memenuhi unsur sebagai bukti yang kuat maka saya P21,&#8221; ucap Darwis, pada Jumat (26/1/2018).</p>
<p>Dia menambahkan, petunjuk terakhir yang diperoleh kejaksaan terkait keberadaan tersangka. &#8220;Penyidiknya sudah saya panggil, ketika saya tanyakàn tentang  tersangka, malah dikabari bahwa tersangka sekarang DPO. Dengan nomor DPO/R/16/XII/2017/Reskim,&#8221; pungkas Jaksa Darwis kepada wartawan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awal Tahun, Warga Ngagel Digegerkan Mayat</title>
		<link>https://memontum.com/awal-tahun-warga-ngagel-digegerkan-mayat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jan 2018 12:11:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Mr X]]></category>
		<category><![CDATA[ngagel]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gubeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/16714-awal-tahun-warga-ngagel-digegerkan-mayat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Memasuki hari dan tahun baru kota besar Surabaya de gegerkan dengan di temykanannya sesosok mayat pria tanpa identitas. Sesosok jenazah yang ditemukan di ujung selatan Jalan Ngagel Jaya Selatan gang 2 Surabaya berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan dalam kondisi tengkurap di selokan, Senin (1/1/2018). Sementara Kompol Sudarto selaku Kapolsek Gubeng membenarkan tentang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8212; Memasuki hari dan tahun baru kota besar Surabaya de gegerkan dengan di temykanannya sesosok mayat pria tanpa identitas. Sesosok jenazah yang ditemukan di ujung selatan Jalan Ngagel Jaya Selatan gang 2 Surabaya berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan dalam kondisi tengkurap di selokan, Senin (1/1/2018).</p>
<p>Sementara Kompol Sudarto selaku Kapolsek Gubeng membenarkan tentang kejadian ini, tidak ditemukan identitas apapun di tubuh jenazah yang berumur sekitar 50 tahun ini. &#8220;Ciri korban kulit sawo matang, memakai baju kotak-kotak, rambut bergelombang, ditemukan topi warna hijau dan sandal hitam di dekat korban. Saat ini pihak kepolisian melakukan olah TKP dan jenazah dievakuasi ke RS dr Soetomo Surabaya,&#8221; jelas Sudarto. </p>
<p>Dari kejadian ini merupakan suatu catatan baru bagi pihak kepolisian untuk mengungkap kasus adanya sosok mayat tanpa identitas. Dari info yang dihimpun sementara motiv kejadian masih belum dai ketahui, dan masih dalam proses penyelidikan Polisi. <strong>(rhm/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16714</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hakim Diharapkan Jeli, Cermat &#038; Amanah dalam Memutuskan Sidang Pra Peradilan Leny</title>
		<link>https://memontum.com/hakim-diharapkan-jeli-cermat-amanah-dalam-memutuskan-sidang-pra-peradilan-leny</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Dec 2017 13:14:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pra Peradilan]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/13506-hakim-diharapkan-jeli-cermat-amanah-dalam-memutuskan-sidang-pra-peradilan-leny</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Sidang gugatan pra peradilan terhadap Polsek Gubeng yang dilakukan Lenny Anggraini, masuk hari ke-3. Sidang yang digelar di Ruang Garuda ini, dipimpin Hakim Dwi Purwadi SH Mhum, Jumat (15/12/2017). Pemohon gugatan Lenny Anggraini dikuasakan ke Mita SH dan tim, sedangkan termohon Polsek Gubeng dikuasakan ke Wahyu SH dan tim. Sidang ditunda Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8212; Sidang gugatan pra peradilan terhadap Polsek Gubeng yang dilakukan Lenny Anggraini, masuk hari ke-3. Sidang yang digelar di Ruang Garuda ini, dipimpin Hakim Dwi Purwadi SH Mhum, Jumat (15/12/2017). Pemohon gugatan  Lenny Anggraini dikuasakan ke Mita SH dan tim, sedangkan termohon Polsek Gubeng dikuasakan ke Wahyu SH dan tim.</p>
<p>Sidang ditunda Senin depan, dengan agenda saksi dari pemohon. Sidang Praperadilan digelar lantaran Leny Anggraini ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan. Lenny ditetapkan tersangka atas Laporan Polisi Nomor: LP/240/B/IX/2017/JATIM/RESTABES-SBY/SEK-GBG tanggal 19 September 2017 dengan dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 500 juta.</p>
<p>Penetapan Leny, sebagai tersangka ini, berdasarkan gelar perkara yang dilakukan Penyidik Unit Reskrim Polsek Gubeng Senin 23 Oktober 2017. “Penyidik meningkatkan status untuk saksi Leny Anggraini sebagai tersangka,” kata Salim.</p>
<p>Sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor : B/95/SP2HP-3/LPK.240.09/2017/Sek.Gubeng tanggal 23 Oktober 2017. Sangat disayangkan, Leny Anggraini tidak menghiraukan panggilan Penyidik Polsek Gubeng.</p>
<p>Salim menambahkan, Leny diduga sebagai konsultan pajak ini, merupakan warga Jl Manyar Tirto Moyo II Surabaya. Perlu diketahui, dalam gugatan Praperadilan ini, Leny Anggraini diduga berhasil memilih hakim yang menyidangkan praperadilan tersebut.</p>
<p>Hal ini terbukti dengan penunjukkan kembali Dwi Purwadi sebagai Hakim Tunggal Praperadilan Nomor: 55/PRAPER/2017/PN.Sby, atas praperadilan yang diajukan Leny Anggreini ini, agar terlepas dari jerat sebagai tersangka.</p>
<p>Padahal sebelumnya, Dwi Purwadi adalah Ketua Majelis Hakim dalam Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) perkara Nomor: 43/Pdt.G/2017/PN.Sby, yang diajukan oleh Salim Himawan Saputra, dengan tergugat Leny Anggreini.</p>
<p>Dalam gugatan tersebut, Hakim Dwi Purwadi memutuskan gugatan tidak dapat diterima atau putusan Niet Ontvankelijke verklaard (NO).</p>
<p>”Saya berharap dalam memimpin sidang praperadilan nanti, hakim Dwi Purwadi bisa lebih adil dan tidak mengabaikan bukti-bukti yang sudah dikantongi penyidik,&#8221; ujar Salim selaku pelapor, Sabtu (9/12/2017).</p>
<p>&#8220;Semoga dalam sidang pra peradilan ini ada keadilan buat saya. Selama ini saya difitnah dan saya mencari keadilan di muka bumi ini,&#8221; jelas Salim kepada wartawan.<strong> (sri/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13506</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
