<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>polsek gumukmas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-gumukmas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jul 2020 12:10:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>polsek gumukmas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pamer Burung ke Istri Tetangga Bisa Dilaporkan ke Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/pamer-burung-ke-istri-tetangga-bisa-dilaporkan-ke-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 12:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[ekshibisionis]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120010-pamer-burung-ke-istri-tetangga-bisa-dilaporkan-ke-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Seorang pria asal Dusun Plerenan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember dilaporkan ke Polisi Sektor (Polsek) Gumukmas Kabupaten Jember, Gara-gara menunjukkan alat kelamin di depan istri tetangga saat suami tidak ada di rumah. Pria itupun diduga melakukan pelecehan seksual Rabu (22/7/2020) siang. Hal itu bermula ketika Bunga, 27 (bukan nama asli) seorang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Seorang pria asal Dusun Plerenan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember dilaporkan ke Polisi Sektor (Polsek) Gumukmas Kabupaten Jember, Gara-gara menunjukkan alat kelamin di depan istri tetangga saat suami tidak ada di rumah. Pria itupun diduga melakukan pelecehan seksual Rabu (22/7/2020) siang.</p>
<p>Hal itu bermula ketika Bunga, 27 (bukan nama asli) seorang ibu muda asal Dusun Plerenan Desa Purwoasri ini, sedang mandi di belakang rumahnya.</p>
<p>Ditengah melakukan aktivitas mandinya, Bunga lupa jika pasta gigi ada di luar kamar mandi. Sehingga Bunga pun keluar tanpa mengenakan sehelai benangpun, sebab dia pikir disekitar kamar mandi tidak ada siapa-siapa yang melihatnya.</p>
<p>“Pertama saya mandi karena odol saya ketinggalan diluar pintu kamar mandi saya ambil, ” ujar Bunga.</p>
<p>Namun ternyata dugaan bunga salah, pemandangan yang patut disensor saat Bunga mengambil pasta gigi ini ternyata dilihat oleh Paijo (bukan nama asli) tetangganya yang secara tiba-tiba ada di samping kamar mandi.</p>
<p>“Saya mau buka pintu kamar mandi ambil odolnya, Dia sudah berdiri di luar sambil memandang ke dalam kamar mandi.Jadi Dia melihat saya lagi saya gak pakai baju, ” terangnya.</p>
<p>Mengetahui ada yang melihat dirinya tanpa memakai baju, Bunga pun kaget dan seketika kembali masuk ke kamar mandi untuk melanjutkan aktivitas mandi paginya. Sedangkan Paijo sendiri pergi begitu saja, usai melihat pemandangan terlarang ini. Selesai mandi, Bunga langsung masuk rumah untuk berganti baju didalam kamar.</p>
<p>Tak cukup di situ diduga pemandangan yang baru saja dilihatnya, kemungkinan tidak bisa hilang diingatan dan terus mengganggu pikiran Paijo. Lalu diapun nekat mendatangi secara diam-diam memasuki rumah Bunga hingga menuju ke kamar pribadinya.</p>
<p>Ketika tepat depan pintu kamar, Paijo terlihat terpaku berdiri dan memandangi tubuh seksi Bunga dari atas hingga bawah yang saat itu sudah selesai berganti baju.</p>
<p>Mengetahui ada tamu tidak diundang sudah berdiri dihadapanya, lantas Bungapun menanyakan perihal dan maksud kedatangan Paijo hingga memasuki kamar pribadinya, yang saat itu tidak ada siapa-siapa kecuali ia dan satu anaknya yang masih kecil sedang tidur di ranjang kamar.</p>
<p>Paijo hanya menjawab tidak ada apa-apa, malah ia balik bertanya kepada Bunga, dimana mertuanya kok sepi. Bungapun menjawab, Mertua ada diluar sedang menemani cucunya bermain.</p>
<p>Entah apa yang ada dibenak Paijo setelah mengetahui di rumah tidak ada orang kecuali Bunga saja, tiba-tiba Paijo mengeluarkan alat kelaminya sambil berdiri tepat didepan Bunga tanpa mengeluarkan sepatah kata. Spontan Bungapun kaget dan hampir saja menjerit melihat pemandangan yang tidak pantas dipamerkan didepan pasangan bukan suami istri.</p>
<p>“Langsung dia angkat bajunya untuk tunjukkan kemaluan dia ke saya,” jelas Bunga dengan gamblang.</p>
<p>Atas kelakuan tidak senonoh Paijo kali ini, saat itu juga Bunga mengusir Paijo untuk keluar dari kamarnya dan Paijo pun langsung keluar begitu saja . Sambil memasukkan kembali alat kelaminya kedalam celana, Paijo berpesan kepada Bunga agar kejadian ini jangan sampai orang lain mengetahui termasuk suami dan mertua Bunga.</p>
<p>“Dia gak bilang apa-apa dia cuma bilang, jangan bilang-bilang, gitu aja kata-katanya sambil keluar, ” tuturnya.</p>
<p>Atas peristiwa ini, Bunga melaporkan ke Polisi agar diproses secara hukum dan ada efek jera kepada pelaku.</p>
<p>“Dengan kejadian tadi saya marah dan merasa emang saya perempuan murahan apa, ” kata Bunga.</p>
<p>Menurut penjelasannya, seperti biasa Paijo sering datang ke rumah Bunga walau hanya sekedar bermain dan mengobrol biasa, selain memang Jarak rumahnya berdekatan.Diakui antara Paijo dengan suami Bunga masih ada hubungan saudara, sehingga Molek tidak pernah menaruh rasa curiga kepada Paijo.</p>
<p>“Usai kejadian ini saya langsung telpon suami untuk melaporkan kejadian yang saya alami, lantas suami disuruh laporan ke polisi, ” pungkasnya.</p>
<p>Sementara Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aipda Teguh Siswanto membenarkan adanya pengaduan warga soal kasus dugaan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Eksibisionisme" target="_blank" rel="noopener noreferrer">pelecehan seksual</a>. <strong>(bud/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120010</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Patroli Antisipasi Balap Liar, Polsek Gumukmas Sita Motor Protolan</title>
		<link>https://memontum.com/patroli-antisipasi-balap-liar-polsek-gumukmas-sita-motor-protolan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 13:06:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Patroli]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107623-patroli-antisipasi-balap-liar-polsek-gumukmas-sita-motor-protolan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kanit Sabhara Kepolisian Sektor (Polsek) Gumukmas Polres Jember, Ipda Danu Prasetyo dan beberapa anggota dari Polsek Gumukmas, Selasa (3/3/29/2020) siang, menggelar patroli di jalan raya setempat, guna mengantisipasi adanya aksi balap liar yang semakin marak terjadi di bulan &#8211; bulan ini dan meresahkan warga. Diketahui dalam Patroli yang di gelar di jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Kanit Sabhara Kepolisian Sektor (Polsek) Gumukmas Polres Jember, Ipda Danu Prasetyo dan beberapa anggota dari Polsek Gumukmas, Selasa (3/3/29/2020) siang, menggelar patroli di jalan raya setempat, guna mengantisipasi adanya aksi balap liar yang semakin marak terjadi di bulan &#8211; bulan ini dan meresahkan warga.</p>
<p>Diketahui dalam Patroli yang di gelar di jalan raya Gumukmas tepatnya di depan lapangan Dusun Krebet Desa sekitar pukul 14.30 siang itu, di ketahui petugas berhasil mengamankan 1 unit kendaraan motor roda 2 (R 2) yang kondisinya tinggal kerangka dan tidak ada plat nomer serta tidak di lengkapi surat – surat kendaraan milik M Syaifudin (22) warga Dusun Patok Desa/Kecamatan Kencong.</p>
<p>“Jika melihat kondisi fisik, ditengarai kendaraan tersebut oleh yang bersangkutan akan digunakan untuk aksi balapan liar di jalan-jalan, kendaraan tersebut kami amankan dalam rangka antisipasi kejadian kegiatan balap liar di sekitaran Gumukmas,” kata Kanit Sabhara Polsek Gumukmas yang di kenal dengan panggilan Danu ini.</p>
<p>Sedangkan pengendara motor lanjut Danu, kita lepas karena memang tidak terbukti ada unsur tindak kejahatan atau pelanggaran hukum lainnya, berkaitan dengan adanya balap liar di Kecamatan Gumukmas pihaknya akan menindak lanjuti sehingga warga tidak dan keamanan terjaga.</p>
<p>&#8220;Karena menurut warga di sini (jala raya Gumukmas) ini sering kali terjadi balap liar,&#8221; terangnya.</p>
<p>Danu mengatakan dengan tegas, pihaknya tidak akan mentolerir segala kegiatan yang meresahkan, dan membahayakan masyarakat umum khususnya masyarakat Gumukmas, seperti balap Liar, karena itu adalah tugas dari Polri (polisi) memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107623</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tuntun Onthel Seberangi Jalan, Kakek Pencari Rumput Tertabrak Motor</title>
		<link>https://memontum.com/tuntun-onthel-seberangi-jalan-kakek-pencari-rumput-tertabrak-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 15:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106634-tuntun-onthel-seberangi-jalan-kakek-pencari-rumput-tertabrak-motor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sunaryo (70) warga Dusun Krebet Desa Gumukmas menjadi korban kecelakaan di jalan raya Gumukmas kabupaten Jember, tepatnya di depan warung bakso Dua Saudara yang berada di Dusun Krebet, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Musibah dialami korban usai tertabrak pengendara Honda Vario P 2831 QT dari arah belakang, Rabu (19/2/2020) sekitar pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sunaryo (70) warga Dusun Krebet Desa Gumukmas menjadi korban kecelakaan di jalan raya Gumukmas kabupaten Jember, tepatnya di depan warung bakso Dua Saudara yang berada di Dusun Krebet, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.</p>
<p>Musibah dialami korban usai tertabrak pengendara Honda Vario P 2831 QT dari arah belakang, Rabu (19/2/2020) sekitar pukul 09.30 pagi.</p>
<p>Akibat kecelakaan, kakek berumur sekitar 70 tahun itu meninggal dunia. Sesaat tertabrak, ia sempat bertahan beberapa menit di Puskesmas Gumukmas. Nyawanya melayang sebelum menjalani perawatan medis.</p>
<p>Besar kemungkinan ia meninggal karena menderita luka di bagian kepala yang cukup parah dan tak berhenti mengeluarkan darah.</p>
<p>Sementara itu pengendara motor yang diketahui bernama Nanang Kurniyawan (36) warga Dusun Kapuran, Desa Grenden Kecamatan Puger, Kabupaten Jember juga menderita luka-luka.</p>
<p>Ia mengalami luka di bagian wajah dan kaki sebelah kiri serta menderita patah tulang kaki. Hingga kini, pengendara tunggal ini menjalani perawatan medis di Puskesmas Gumukmas.</p>
<p>Sementara itu, menurut saksi mata seorang pengendara sepeda motor yang mengaku warga Kasian bernama bernama Husen, ia menceritakan kronologis kejadian.</p>
<p>Saksi, ceritanya berada tepat di belakang titik kecelakaan. Tabrakan terjadi ketika korban menyebrangi jalan raya dengan sepeda onthel yang bermuatan rumput.</p>
<p>“Kelihatannya korban pulang dari merumput sepedanya dan mungkin tidak tahu kalau di belakang ada sepeda motor sedang melaju atau tidak menoleh ke belakang terlebih dahulu, tiba &#8211; tiba korban menyeberang terjadilah kecelakaan, braaak&#8230;korban terpental dan terjatuh di jalan raya, sementara pengendara berada di bawah sepeda motor, ” ujar Husen.</p>
<p>“Mungkin saat itu pengendara sepeda motor kaget dan tidak mengetahui kalau korban mau menyeberang, sehingga kendaraan tak bisa dikendalikan, untuk sepeda motor dari arah barat (kencong), sedangkan sepeda onthel juga sama dari barat, “ imbuhnya.</p>
<p>Usai kejadian, petugas jaga Polsek Gumukmas Aiptu Bambang Irwanto yang datang ke lokasi bersama beberapa anggota beberapa menit setelah kejadian. Anggota terlihat langsung melakukan evakuasi kedua korban.</p>
<p>Anggota lalu membawanya ke Puskesmas Gumukmas dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sebelumnya anggota juga mengamankan kendaraan Vario dan sepeda ontel Ke Mapolsek Gumukmas.</p>
<p>“Sesuai hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, kejadian itu berawal saat pengendarai sepeda pancal (Sunaryo) yang sedang membonceng rumput melaju dari arah barat, sesampainya di depan bakso Dua Saudara korban belok ke kanan hendak menyeberang jalan, karena jarak terlalu dekat, pengendara motor (Nanang) tidak bisa menguasai kendaraannya, Sehingga menabrak pengendara sepeda Onthel dan terjadilah kecelakaan lalulintas,” jelas Bambang. <strong>(bud/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106634</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bayi Perempuan Dibuang Depan Rumah Warga Gumukmas</title>
		<link>https://memontum.com/bayi-perempuan-dibuang-depan-rumah-warga-gumukmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2020 16:12:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105558-bayi-perempuan-dibuang-depan-rumah-warga-gumukmas</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Bayi perempuan ditemukan warga dengan posisi tergeletak lengkap dengan selimut bayi berwarna merah dan gedongan (red : jawa) berwarna kuning dan kondisi bersih dengan panjang badan 47 cm dan berat badan 2,5 gegerkan warga desa/kecamatan Gumukmas. Bayi mungil dan lucu tersebut ditemuka oleh seorang warga bernama Farida (55) Warga Dusun Krebet Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Bayi perempuan ditemukan warga dengan posisi tergeletak lengkap dengan selimut bayi berwarna merah dan gedongan (red : jawa) berwarna kuning dan kondisi bersih dengan panjang badan 47 cm dan berat badan 2,5 gegerkan warga desa/kecamatan Gumukmas.</p>
<p>Bayi mungil dan lucu tersebut ditemuka oleh seorang warga bernama Farida (55) Warga Dusun Krebet Desa Gumukmas Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, Senin (3/2/2020) sekitar pukul 5.00 pagi tepat berada di depan rumahnya.</p>
<p>&#8220;Saat saya menemukan bayi ini gak nangis, gak bersuara cuma geleng-geleng kepalanya, rencana mau saya asuh tapi katanya gak boleh, masih mau di urus ke Jember katanya,&#8221; kata Farida saat ditemui di Puskesmas Gumukmas.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Bripka Dedi Setiyawan mengatakan, dugaan sementara bayi malang ini sengaja dibuang oleh orang tuanya yang hingga kini belum diketahui identitas dan perbuatan yang tidak berprikemanusiaan ini di lakukan untuk menutupi aib karena malu di duga hasil hubungan gelap.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini masih belum ketemu siapa orang tuanya siapa yang membuang bayi tersebut,&#8221; ucap Dedi.</p>
<p>Dengan temuan tersebut, pihak Polsek segera menghubungi Kepala Desa untuk melakukan evakuasi kemudian dibawa ke Puskesmas Gumukmas untuk dilakukan perawatan medis, sampai saat ini bayi tersebut masih di puskesmas Gumukmas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.</p>
<p>“Karena kondisi bayi sangat lemas, untuk pertolongan pertama kita berikan asupan susu formula dan melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan dan untuk saat kami mendalami kasus ini,” ujarnya.</p>
<p>Setelah menjalani perawatan dan dinyatakan sehat sambung Dedi, rencananya akan menyerahkan ke pihak yang berwenang yaitu Dinas Sosial (dinsos) bagaimana proses selanjutnya apakah akan diadopsi atau diserahkan ke panti anak.</p>
<p>Kabar di temukanya bayi ini tersiar dan ramai di Media sosial Facebook maupun jaringan perpesanan WhatsApp sehingga warga berduyun-duyun mendatangi ke lokasi di mana bayi di temukan, hingga membuat mereka merasa kasihan dan kepincut ingin mengadopsi bayi cantik yang malang ini.</p>
<p>&#8220;Untuk warga yang ingin melakukan adopsi kita akan melakukan koordinasi untuk upaya masalah pengadopsian tersebut bayi tersebut,&#8221; pungkas Dedi. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105558</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama-lamanya Sanjipak Menipu, Akhirnya Dihajar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/selama-lamanya-sanjipak-menipu-akhirnya-dihajar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 16:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<category><![CDATA[sanjipak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104945-selama-lamanya-sanjipak-menipu-akhirnya-dihajar-massa</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Pria kurus bermata sipit memakai baju biru lengan panjang tertangkap di masjid usai melakukan salat Jumat (24/1/2020) lalu sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku bernama Sahid alias Andi Namora, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pria 37 tahun itu dihakimi warga sebelum diamankan dan digelandang ke Mapolsek Gumukmas. Tersangka Andi diketahui telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Pria kurus bermata sipit memakai baju biru lengan panjang tertangkap di masjid usai melakukan salat Jumat (24/1/2020) lalu sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku bernama Sahid alias Andi Namora, warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.</p>
<p>Pria 37 tahun itu dihakimi warga sebelum diamankan dan digelandang ke Mapolsek Gumukmas. Tersangka Andi diketahui telah melakukan penipuan dan penggelapan mobil Suzuki warna hijau metalik N 1505 RQ milik Susilo (45) warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya diteriakin maling oleh yang mempunyai mobil (Susilo),&#8221; kata kanit reskrim polsek Gumukmas Bripka Dedy Kurniawan SH, Minggu (26/1/2020) di kantornya.</p>
<p>Dedy menjelaskan, tersangka terlihat memang murni pelaku dan sudah biasa melakukan penipuan dan modus operandi yang dipergunakan dengan berpura-pura membeli mobil dengan setelah harga disepakati, tersangka meminta untuk mencoba kendaraan.</p>
<p>&#8220;Namun setelah diperbolehkan mencoba, tersangka tidak mengembalikan (kabur) dan itu dilakukan bukan hanya sekali ini saja namun dilakukan berkali kali, seperti meminjam motor, namun motor tidak dikembalikan malahan dijual kepada orang lain,&#8221; Jelas Dedy</p>
<p>Yang kedua lanjut Dedy, tersangka sepertinya sudah menyiapkan semuanya, mulai dari Identitas dirinya terbukti, terbukti setelah dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas ditemukan KTP dengan foto tersangka yang beralamatkan di Jalan Flamboyan Rt/Rw 001/005, Desa Klasuluk, Kecamatan Mariat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.</p>
<p>&#8220;Atas perbuatanya tersangka kita jerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara, tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan, kami akan terus mendalami dan kembangkan kasus ini, yang kemungkinan masih ada lagi korban atau barang lain yang bisa di temukan di tempat lain, &#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, dari hasil pengembangan oleh jajaran Polsek Gumukmas, Sambung Dedy, mobil ditemukan di sebuah bengkel dan kondisinya sudah berubah bentuk menjadi Pikap.</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk menghilangkan jejak dan rencananya mobil itu dipakai sendiri oleh tersangka untuk mengangkut jagung.</p>
<p>&#8220;Untuk mobilnya, sekarang sudah diamankan di Mapolsek Gumukmas sebagai barang bukti,&#8221; pungkas Dedy. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104945</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepanjang 3 KM, Pohon &#8211; Pohon Akasia JLS Gumukmas Jember Dijarah</title>
		<link>https://memontum.com/sepanjang-3-km-pohon-pohon-akasia-jls-gumukmas-jember-dijarah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2020 12:27:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Penjarahan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104689-sepanjang-3-km-pohon-pohon-akasia-jls-gumukmas-jember-dijarah</guid>

					<description><![CDATA[Jember, memontum &#8211; Ratusan batang pohon kayu jenis akasia yang terletak di sepanjang pinggiran jalan Jalur Lintas Selatan (JLS), tepatnya di Dusun Panggul Melati Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, hilang dipotong sekelompok orang yang mengaku sebagai petugas jalan JLS. Zaenal warga setempat mengaku, dirinya melihat 5 unit truk pengangkut kayu yang keluar masuk di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, memontum</strong> &#8211; Ratusan batang pohon kayu jenis akasia yang terletak di sepanjang pinggiran jalan Jalur Lintas Selatan (JLS), tepatnya di Dusun Panggul Melati Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, hilang dipotong sekelompok orang yang mengaku sebagai petugas jalan JLS.</p>
<p>Zaenal warga setempat mengaku, dirinya melihat 5 unit truk pengangkut kayu yang keluar masuk di jalan JLS sambil membawa kayu akasia dalam bentuk gelondongan.</p>
<div id="attachment_104690" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-104690" decoding="async" class="size-full wp-image-104690" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200122-WA0091-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Ipda Danu Prasetyo memeriksa gelondongan kayu akasia yang tidak sempat dibawa pelaku. (bud) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200122-WA0091-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200122-WA0091-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200122-WA0091-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200122-WA0091-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-104690" class="wp-caption-text">Ipda Danu Prasetyo memeriksa gelondongan kayu akasia yang tidak sempat dibawa pelaku. (bud)</p></div>
<p>&#8220;Katanya disuruh yang punya jalan dan pengakuannya mengangkut 3 rit setiap truk, padahal yang lainya ada, jumlahnya 5 truk, &#8221; kata Zaenal.</p>
<p>Kepala Dusun Panggul Melati Sumarsono mengaku sempat memergoki pelaku dan menghentikan kendaraan truk bermuatan kayu akasia dan menanyakannya. Namun dia percaya lantaran pelaku menjawab jika pemotongan itu atas suruhan petugas jalan yang bernama Misno dan Taufik.</p>
<p>Atas hal ini, Sumarsono merasa kecewa jika memang benar pelaku adalah petugas jalan, karena dinilainya hal ini adalah pemotongan kayu secara sepihak.</p>
<p>&#8220;Seharusnya kalau memang dari dinas minimal ada pemberitahuan ke Desa, tidak maen potong kemudian diangkut pergi, seenaknya begitu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, pohon akasia ini ditanam oleh warga di sepanjang JLS ini sebagai penghijauan dan benihnya dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Kami meminta agar dicari siapa pelakunya, karena warga merasa dirugikan, pohon itu sudah besar bisa dibuat bangunan,&#8221; ungkap Sumarsono.</p>
<p>Sementara itu Kanit Sabhara Polsek Gumukmas Ipda Danu Prastyo saat mengecek keberadaan gelondongan kayu akasia yang tidak sempat diangkut karena kepergok warga menyampaikan, pihaknya turun ke lokasi, setelah mendapat laporan dari masyarakat, bahwa telah terjadi pencurian kayu jenis akasia di sepanjang jalan JLS kurang lebih 3 km.</p>
<p>&#8220;Kami merespon dengan mendatangi TKP, dan melihat situasi di sana ternyata cuma tinggal kayunya saja yang menumpuk di jalan dan bekas potongan kayu, diperkirakan lebih dari 5 truk kayu yang sudah dipotong,&#8221; kata Danu.</p>
<p>Dia menjelaskan, sampai saat ini Polisi belum menemukan siapa pelakunya, meski demikian pihaknya tetap berusaha menelusuri siapa pelakunya. Di samping akan lebih aktif meningkatkan patroli secara rutin, sambil menggali informasi dengan warga.</p>
<p>&#8220;Karena tanah ini adalah milik negara dan seharusnya mereka kalau memang berniat memotong seharusnya ijin pemberitahuan terlebih dahulu ke desa, namun sampai saat ini setelah kami cek ke desa, belum ada pemberitahuan di desa kalau akan dilaksanakan pemotongan kayu di sepanjang JLS, &#8221; jelas Danu.</p>
<p>Untuk sementara Sambung Danu, Polisi akan menyita barang bukti yang berhasil ditemukan dan akan melakukan penyelidikan, siapa pelaku pencurian dan pembalakan kayu liar itu.</p>
<p>Di samping itu juga menghimbau kepada warga setempat, harus memiliki tanaman yang berfungsi sebagai tangkis untuk membendung angin.<strong> (bud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104689</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanamlah Pohon, Pedulilah pada Lingkungan</title>
		<link>https://memontum.com/tanamlah-pohon-pedulilah-pada-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2020 12:18:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Pohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103739-tanamlah-pohon-pedulilah-pada-lingkungan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Jajaran Polsek Gumukmas, Kamis (9/1/2020) siang menanam pohon untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan dan memupuk kesadaran pentingnya penghijauan untuk mengantisipasi rawan longsor. Kapolsek Gumukmas AKP Kusnoto Spd melalui Kanit Sabhara Ipda Danu Prasetyo mengatakan kalau kegiatan ini merupakan contoh untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk melaksanakan penghijauan agar peduli terhadap lingkungan, terutama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Jajaran Polsek Gumukmas, Kamis (9/1/2020) siang menanam pohon untuk mengajak masyarakat peduli lingkungan dan memupuk kesadaran pentingnya penghijauan untuk mengantisipasi rawan longsor.</p>
<p>Kapolsek Gumukmas AKP Kusnoto Spd melalui Kanit Sabhara Ipda Danu Prasetyo mengatakan kalau kegiatan ini merupakan contoh untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk melaksanakan penghijauan agar peduli terhadap lingkungan, terutama lingkungan sekitar rumah daerah rawan banjir atau longsor.</p>
<div id="attachment_103740" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-103740" decoding="async" class="size-full wp-image-103740" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200109-WA0064-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Ipda Danu Prasetyo. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200109-WA0064-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200109-WA0064-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200109-WA0064-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG-20200109-WA0064-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-103740" class="wp-caption-text">Ipda Danu Prasetyo. (ist)</p></div>
<p>Di daerah yang rawan longsor, perlu sekali untuk dilakukan penghijauan dan penanaman kembali. Danu juga mengungkapkan kalau kegiatan ini serentak dilaksanakan seluruh jajaran, masing masing di halaman markas atau sekitar halaman mako.</p>
<p>&#8220;Tujuannya melaksanakan motivasi kepada masyarakat bahwa polri juga peduli terhadap lingkungan dan ini merupakan program pemerintah yang dilakukan serentak di seluruh indonesia untuk melaksanakan penghijauan&#8221;, katanya.</p>
<p>Danu juga mengungkapkan bahwa, kegiatan penghijauan untuk wilayah gumukmas sendiri berdasarkan pertimbangan dan kordinasi dengan warga. Polsek Gumukmas akan melaksanakan di sekitar bantaran sungai yang ada di kecamatan Gumukmas.</p>
<p>&#8220;Termasuk di Bagorejo yang rawan banjir dan dusun Jatiagung desa gumukmas. Sedang pohon yang di tanam adalah jenis pohon keras yang sekiranya bisa menahan erosi,&#8221; kata Danu.</p>
<p>Danu juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan ada pengembangannya dan rencananya nanti akan dilakukan di wilayah pantai untuk mengurangi abrasi.</p>
<p>&#8220;Kami juga mengajak masyarakat untuk kerjasama berkolaborasi dengan kita melaksanakan kegiatan penghijauan ini dan untuk pengadaan bibit polsek upaya dengan instansi samping dengan rekan-rekan yang ada juga mendukung dan menyumbangkan bibit tersebut,&#8221; pungkasnya.<strong> (bud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103739</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gumukmas Langganan Maling Sapi</title>
		<link>https://memontum.com/gumukmas-langganan-maling-sapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2019 12:17:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[curwan]]></category>
		<category><![CDATA[Maling Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95496-gumukmas-langganan-maling-sapi</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Aksi pelaku pencurian sapi di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember kembali terjadi. Kali ini amblas seekor sapi milik Nuhit (45) warga Dusun Jatiagung, Desa Gumukmas. Seekor sapi yang lama dipelihara Nuhit, hilang digondol maling diduga terjadi Rabu (2/10/19) sekitar pukul 04.00. Akibatnya Nuhit mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Dia mengetahui sapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Aksi pelaku pencurian sapi di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember kembali terjadi. Kali ini amblas seekor sapi milik Nuhit (45) warga Dusun Jatiagung, Desa Gumukmas.</p>
<p>Seekor sapi yang lama dipelihara Nuhit, hilang digondol maling diduga terjadi Rabu (2/10/19) sekitar pukul 04.00. Akibatnya Nuhit mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.</p>
<p>Dia mengetahui sapi betina berwarna merah tersebut sudah tidak ada di kandang, sekitar pukul 05.00, saat diberitahu istrinya yang sedang keluar rumah untuk memulai aktivitas rutiin pagi hari.</p>
<p>&#8220;Waktu itu istri saya keluar dari rumah, tahu-tahu pintunya sudah terbuka dan dilihat sapinya sudah gak ada,&#8221; ucap Nuhit.</p>
<p>Padahal lanjut Nuhit, saat dirinya masuk ke kandang untuk memberi pakan rumput sekitar pukul 02.00 dilihatnya sapi tersebut masih ada.</p>
<p>&#8220;Habis memberikan makanan pada sapi, saya kembali masuk rumah untuk tidur, namun kaget begitu bangun sapi sudah hilang,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Nuhit mengaku , sebelum kejadian, Selasa siang ada seseorang pemulung yang tidak ia kenal ada gelagatnya mencurigakan. Pemulung tersebut berkeliling sambil mengamati lokasi kandang di mana ternak sapi miliknya berada.</p>
<p>&#8220;Siangnya ada yang mencurigakan seorang pemulung cari rongsokan, saya gak kenal, biasanya kalau pemulung saya tahu semua, cuma orang itu saya yang gak kenal,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Suwito salah satu tetangga korban yang kebetulan rumahnya saling berdekatan,pada saat terjadinya pencurian sapi ini mengaku mengetahui ada mobil melewati jalan yang ada di belakang rumahnya sambil memutar balik,namun dia tidak merasa curiga dan menganggap itu mobil milik tetangga.</p>
<p>&#8220;Saya tidak menghiraukannya dikira mobil orang sini yang sedang lewat, kemudian berhenti depan kandang, kemudian jalan lagi di situ juga ada bekas ban mobilnya namun pelakunya tidak kelihatan,&#8221; ujar Suwito.</p>
<p>Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Amin Sahril mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan pencurian sapi milik korban Nuhit.</p>
<p>&#8220;Jajaran Reskrim Polsek Gumukmas pagi ini juga langsung mendatangi TKP untuk mengumpulkan data dan meminta keterangan dari korban maupun saksi-saksi,&#8221; kata Amin.<strong> (rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rampok Jember Gasak Rp 77 Juta, Ogah Motor Ban Kempes</title>
		<link>https://memontum.com/rampok-jember-gasak-rp-77-juta-ogah-motor-ban-kempes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2019 12:08:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gumukmas]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93750-rampok-jember-gasak-rp-77-juta-ogah-motor-ban-kempes</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Belum tuntas terungkap kasus pencurian sapi yang tidak terungkap di kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, wilayah selatan kabupaten Jember justru terjadi perampokan. Seperti musibah dialami keluarga Agus (28) warga Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Ia dan istrinya Titik Nurmayanti (22), menjadi korban perampokan. Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 00.30, korban harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Belum tuntas terungkap kasus pencurian sapi yang tidak terungkap di kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, wilayah selatan kabupaten Jember justru terjadi perampokan.</p>
<p>Seperti musibah dialami keluarga Agus (28) warga Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Ia dan istrinya Titik Nurmayanti (22), menjadi korban perampokan.</p>
<p>Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 00.30, korban harus merelakan perhiasan dan uang Rp 77 juta rupiah dengan rincian, uang Rp 52 juta, 3 HP dan sepeda motor.</p>
<p>Menurut Agus kejadian perampokan ini terjadi, saat bersama istrinya baru saja terlelap tidur. Tak berselang lama ada beberapa orang membangunkan korban sambil menudingkan clurit ke arah lehernya dan memaksa menyerahkan seluruh uang dan melepaskan kalung milik istrinya serta barang berharga miliknya.</p>
<p>&#8220;Kejadian sekitar pukul 12.30. Awalnya aku tidur namun tak lama kemudian ada yang bangunin sambil mengancam pakai celurit dan meminta kalung yang dipakai istri. Suruh lepas, sementara temannya (perampok) yang lain masuk ke kamar mencari uang,&#8221; ucap Agus didampingi istri di Mapolsek Gumukmas.</p>
<p>Sambil mengacungkan sebilah celurit sambung Agus, pelaku mengancam akan membacok dirinya dan istri kalau melakukan perlawanan.</p>
<p>&#8220;Saya diamkan, saya mikir kasihan sama istri juga,&#8221; sambung Agus.</p>
<p>Agus mengungkapkan bahwa pelaku perampokan ini berjumlah 3 orang, masing -masing memiliki peran dan tugas yang berbeda, satu pelaku bertugas melakukan pengancaman agar tidak melawan, sedangkan yang lainnya mencari uang dan barang berharga sambil mengobrak-abrik tempat tidur dan lemari.</p>
<p>“Beruntung dalam musibah ini saya dan istri saya tidak di apa apain, karena memang saya tidak melakukan perlawanan, 1 motor yang di ambil sementara 1, satunya ditinggal, karena ban kempes,&#8221; terangnya.</p>
<p>Usai melakukan aksinya, kata Agus, pelaku langsung kabur keluar melewati pintu samping, kemudian paginya dia melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Gumukmas.</p>
<p>&#8220;Saya mengharapkan kepada aparat untuk bisa menuntaskan semuanya dan mengungkap siapa pelakunya ,agar ke depan memberikan aman bagi masyarakat,&#8221; ungkap Agus.</p>
<p>Sementara kanit reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Gumukmas Aiptu Amin Sahrir, saat hendak dikonfirmasi terkait kejadian itu sedang tidak berada di tempat. <strong>(rir/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93750</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
