<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Kabat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-kabat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2020 12:50:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Kabat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Malam Ronda, Pagi Menggantung Bawah Pohon Nangka</title>
		<link>https://memontum.com/malam-ronda-pagi-menggantung-bawah-pohon-nangka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 12:50:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[gantung diri]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kabat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114862-malam-ronda-pagi-menggantung-bawah-pohon-nangka</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Abdul Rahman Shaleh (37) warga RT 03 RW 02, Dusun Popongan, Desa Benelanlor, Kecamatan Kabat, diketemukan menggantung di pohon nangka oleh pedagang sayur, Selasa (19/5/2020). Diduga korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Penemuan sosok pria tidak bernyawa dengan cara gantung diri ini, langsung mengegerkan warga setempat. Pasalnya, sebelum ditemukan dalam keadaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Abdul Rahman Shaleh (37) warga RT 03 RW 02, Dusun Popongan, Desa Benelanlor, Kecamatan Kabat, diketemukan menggantung di pohon nangka oleh pedagang sayur, Selasa (19/5/2020). Diduga korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.</p>
<p>Penemuan sosok pria tidak bernyawa dengan cara gantung diri ini, langsung mengegerkan warga setempat. Pasalnya, sebelum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, korban pada malam harinya ikut ronda. Namun pagi harinya ditemukan sudah tidak bernyawa dengan cara gantung diri.</p>
<p>Menurut Jaenuri yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayur keliling, orang yang pertama mengetahui adanya orang gantung diri mengungkapkan, saat itu dirinya sedang menjajakan dagangannya dan melintas di tempat kejadian melihat sosok pria bergelantungan diatas pohon nangka. Setelah diamati, ternyata orang gantung diri.</p>
<p>&#8220;Saat melewati lokasi, saya kaget Mas melihat ada orang kendat (tergantung) di pohon Nangka yang saya lewati itu,&#8221; ujar Jaenuri kepada wartawan.</p>
<p>Atas temuan tersebut, kata Jaenuri dirinya langsung memberitahukan warga. Oleh warga langsung ke Desa setempat, dan selanjutnya dilaporakan ke Polsek Kabat.</p>
<p>Kapolsek Kabat, AKP Supriyadi menjelaskan bahwa korban diketahui keluar dari rumah sekitar pukul 03.00 usai santap sahur.</p>
<p>&#8220;Sebelum korban ditemukan gantung diri, pada malam harinya ikut ronda dengan warga setempat,&#8221; kata AKP Supriyadi.</p>
<p>Usai ronda kata AKP Supriyadi korban berpamitan mau pulang untuk santap sahur. Namun pada pagi harinya, sekitar pukul 07.00 pagi, korban ditemukan menggantung disebuah pohon nangka dalam keadaan tidak bernyawa.</p>
<p>&#8220;Sekitar pukul 03.00 dini hari, korban pulang dari ronda. Tapi pagi harinya ditemukan oleh warga dalam keadaan tergantung disebuah pohon nangka oleh seorang warga,&#8221; kata Kapolsek Kabat.</p>
<p>Dari hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polisi telah mengumpulkan beberapa barang bukti diantaranya, 1 pasang sandal jepit berwarna biru merk Sky Way dan tali tampar sepanjang 5 m, selanjutnya setelah di Evakuasi bersama beberapa Tim Medis, kemudian korban diserahkan ke pihak keluarganya karena keluarga korban menolak saat akan dilakukan Otopsi.<strong> (Ant/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wanita Hangus Terbakar Mirip Rosidah Warga Papring Kalipuro</title>
		<link>https://memontum.com/wanita-hangus-terbakar-mirip-rosidah-warga-papring-kalipuro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2020 14:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Mrs X]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kabat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104885-wanita-hangus-terbakar-mirip-rosidah-warga-papring-kalipuro</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Polresta Banyuwangi bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran Mrs X yang ditemukan warga di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Sabtu (25/01/2020) siang. Bahkan, untuk mengungkap siapa Mrs X tersebut, Reskrim Polresta Banyuwangi terus menggali informasi, dari berbagai masyarakat. Kabar yang beredar, Mrs X yang ditemukan warga dalam keadaan menggemparkan dengan tubuh gosong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Polresta Banyuwangi bergerak cepat untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran Mrs X yang ditemukan warga di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Sabtu (25/01/2020) siang.</p>
<p>Bahkan, untuk mengungkap siapa Mrs X tersebut, Reskrim Polresta Banyuwangi terus menggali informasi, dari berbagai masyarakat.</p>
<p>Kabar yang beredar, Mrs X yang ditemukan warga dalam keadaan menggemparkan dengan tubuh gosong diduga akibat dibakar, sedikit mulai terkuak.</p>
<p>Ada kemiripan korban dengan Rosidah warga Lingkungan Papring, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, dikabarkan sudah dua hari meninggalkan rumah.</p>
<p>Bahkan sepatu sandal yang dipakai Rosidah saat foto di Jembatan ada kemiripan dengan sepatu sandal yang ditemukan dilokasi kejadian.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Memontum.com atas informasi ini, Satreskrim Polresta Banyuwangi langsung bergerak menuju Papring, untuk mengungkap Mrs X tersebut.</p>
<p>Sementara Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasatreskrim AKP Moh Solikin Fery mengatakan, untuk saat ini pihaknya untuk mengungkap kasus ini masih mengumpulkan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.</p>
<p>&#8220;Kami mengumpulkan barang bukti yang ada di TKP, seperti sepasang sandal korban, jam tangan rusak, kancing, dan helm INK warna Pink,&#8221; kata AKP Moh Solikin Fery.</p>
<p>Terkait ada kemiripan sandal yang dipakai Rosidah, AKP. Moh. Solikin Fery mengatakan pihaknya masih mendalami petunjuk foto yang saat ini beredar.</p>
<p>&#8220;Kami masih mendalami petunjuk foto itu,&#8221; ujar Kasatreskrim Polresta Banyuwangi.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://banyuwangi.memontum.com/1257-banyuwangi-gempar-gadis-hangus-terbakar-diduga-korban-pembunuhan" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Banyuwangi Gempar! Wanita Hangus Terbakar, Diduga Korban Pembunuhan</a></p>
<p>Menurut Fikri, warga Papring, Kalipuro mengatakan, barang bukti berupa helm dan sandal warna coklat, ada kemiripan dengan sandal milik Rosidah.</p>
<p>&#8220;Sandal yang ditemukan dilokasi ditemukan mayat itu, mirip dengan sandal yang dipakai Rosidah. Ada kabar, kalau Rosidah itu tidak pulang selama dua hari,&#8221; ujar Fikri.<strong> (ras/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Brutal! Tusuk Orang Pakai Badik di Depan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/brutal-tusuk-orang-pakai-badik-di-depan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2018 15:35:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kabat]]></category>
		<category><![CDATA[UU darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/49612-brutal-tusuk-orang-pakai-badik-di-depan-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Mengajak berkelahi seseorang sembari membawa badik, pria berinisial PW (34) warga Dusun Kertosari, Desa Gimbolirang, Kecamatan Kabat diringkus Polsek Kabat, Senin (30/7/2017) sekitar pukul 16.30 Wib. Kejadian yang sempat menggegerkan itu terjadi ketika korban HD (47) warga Desa Karangbendo, sedang berkunjung ke rumahnya AK (48) warga Dusun Popongan, Desa Benelan Lor, Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Mengajak berkelahi seseorang sembari membawa badik, pria berinisial PW (34) warga Dusun Kertosari, Desa Gimbolirang, Kecamatan Kabat diringkus Polsek Kabat, Senin (30/7/2017) sekitar pukul 16.30 Wib.</p>
<p>Kejadian yang sempat menggegerkan itu terjadi ketika korban HD (47)  warga Desa Karangbendo, sedang berkunjung ke rumahnya AK (48) warga Dusun Popongan, Desa Benelan Lor, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat. </p>
<div id="attachment_17858" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-17858" decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/07/IMG-20180730-WA0095-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="barang bukti sebilah senjata tajam yang menyerupai badik" width="650" height="333" class="size-full wp-image-17858" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-17858" class="wp-caption-text"><strong><em>barang bukti sebilah senjata tajam yang menyerupai badik</em></strong></p></div>
<p>Setelah itu, HD dan AK menuju Dusun Krajan, Desa Gimbolirang, untuk melihat kayu milik korban, yang akan dibuat meja. Berikutnya, kata Kapolsek Kabat, AKP Supriyadi, keduanya menuju rumah AK, dan saat itu dirumah AK sedang ada tamunya PW. </p>
<p>Tiba-tiba HD menuding  sembari berkata cukup lantang, &#8220;Hei kamu masih ingat sama aku tidak,&#8221; ujar AKP Supriyadi menirukan ucapan tersangka HD.</p>
<p>Melihat gelagat itu, PW merasa kebingungan, dan merasa tidak kenal, lantas PW balik bertanya,&#8221; Memang kamu siapa? Saya nggak kenal sampean kok,&#8221;ujar PW.</p>
<p>Aksi perang mulut di rumah AK antara HD dan PW pun terjadi, lantas HD mendorong tubuh PW. Bahkan HD mengajak duel, dan menantang PW pakai tangan kosong atau duel. Merasa tidak ada tanggapan, tiba-tiba HD berlari menuju mobilnya, dan mengambil sebilah badik  dan menghunuskan di tubuh PW.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perempuan Tergeletak Tanpa Nyawa di Pantai Pondok Nongko</title>
		<link>https://memontum.com/perempuan-tergeletak-tanpa-nyawa-di-pantai-pondok-nongko</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2018 11:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Pondok Nongko]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kabat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/46844-perempuan-tergeletak-tanpa-nyawa-di-pantai-pondok-nongko</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Warga pantai Pondok Nongko Kecamatan Kabat digegerkan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, kondisi mayat tersebut hanya memakai baju tanpa celana dengan tubuh tergolek di bibir pantai. Mendengar adanya penemuan mayat di pantai Pondok Nongko, Kapolsek Kabat AKP. Supriyadi bersama jajarannya langsung menuju lokasi dimaksud. Setelah dilakukan pemeriksaan di Tempat Terjadinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Warga pantai Pondok Nongko Kecamatan Kabat digegerkan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan. Saat ditemukan, kondisi mayat tersebut hanya memakai baju tanpa celana dengan tubuh tergolek di bibir pantai.</p>
<p>Mendengar adanya penemuan mayat di pantai Pondok Nongko, Kapolsek Kabat AKP. Supriyadi bersama jajarannya langsung menuju lokasi dimaksud. Setelah dilakukan pemeriksaan di Tempat Terjadinya Perkara (TKP) korban langsung di bawa ke Pisat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kabat  untuk dilakukan Visum Et Repertum.</p>
<p>Penemuan mayat yang mengegerkan warga Pondok Nongko tersebut, ketika ada seseorang yang hendak mancing di pantai tersebut. Melihat adanya wanita tergolek di bibir pantai, sang pemancing langsung menghampiri, setelah melihat kondisi korban meninggal dunia itu, sang pemancing langsung memberi tahu kepada warga sekitar pantai. Dan melaporkan temuan mayat tersebut ke Polsek Kabat.</p>
<p>&#8220;Kami langsung membawa korban ke PKM Kabat untuk dilakukan pemeriksaan secara medis,&#8221;ungkap AKP Supriyadi.</p>
<p>Dikatakan AKP Supriyadi setelah memeriksa saksi didapat, jika korban bernama Siti Rahayu (38) warga Desa Pakistani, Kecamatan Kabat. Menurutnya korban tersebut semasa hidupnya mengalami gangguan jiwa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46844</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
