<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Polsek Kademangan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/polsek-kademangan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2020 13:17:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Polsek Kademangan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinkes Blitar Dua Kali Rapid Test di Polsek Kademangan, Pasca Karyawan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-blitar-dua-kali-rapid-test-di-polsek-kademangan-pasca-karyawan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2020 13:17:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kademangan]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113395-dinkes-blitar-dua-kali-rapid-test-di-polsek-kademangan-pasca-karyawan-meninggal</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Blitar &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar melakukan rapid test kepada 31 orang di Polsek Lodoyo Barat Kecamatan Kademangan. Rapid test ini dilakukan setelah ada salah satu pegawai di Polsek tersebut yang meninggal dunia dengan gejala mirip terinfeksi virus Corona (Covid-19). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Kuspardani mengatakan, rapid test ini dilakukan dua kali. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Blitar</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar melakukan rapid test kepada 31 orang di Polsek Lodoyo Barat Kecamatan Kademangan. Rapid test ini dilakukan setelah ada salah satu pegawai di Polsek tersebut yang meninggal dunia dengan gejala mirip terinfeksi virus Corona (Covid-19).</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Kuspardani mengatakan, rapid test ini dilakukan dua kali. Dalam rapid test pertama dari 31 orang, 12 diantaranya dinyatakan reaktif. Kemudian untuk memastikan langkah selanjutnya, pihaknya melakukan rapid test kedua dan hasilnya semua negatif.</p>
<div id="attachment_113396" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-113396" decoding="async" class="size-full wp-image-113396" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200430-WA0191-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Kuspardani memberi penjelasan terkait hasil rapit tes anggota Polsek Lodoyo Barat" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200430-WA0191-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200430-WA0191-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200430-WA0191-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200430-WA0191-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-113396" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Kuspardani memberi penjelasan terkait hasil rapit tes anggota Polsek Lodoyo Barat</p></div>
<p>&#8220;Kami sampaikan bahwa pada Selasa 28 April lalu telah dilaksanakan rapid test terhadap anggota Polsek Kademangan dari 31 yang reaktif adalah 12 orang. Untuk memastikan langkah selanjutnya yaitu pemeriksaan swab. Kami melaksanakan rapid test kedua atau rapid test ulang dan hasilnya semua non reaktif,&#8221; kata Kuspardani, Kamis (30/4/2020).</p>
<p>Sebelumnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar yang juga bekerja di Polsek Kademangan dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gejala mirip terjangkit virus Corona. Pria berusia 21 tahun tersebut meninggal dunia di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Minggu (26/4/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.</p>
<p>Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan sebelum masuk ke IGD RSUD Mardi Waluyo, dia mengeluhkan gejala klinis demam, batuk, pilek, batuk, nyeri telan dan sesak nafas.</p>
<p>&#8220;Dia datang dengan gejala panas, batuk, pilek dan nyeri telan serta sesak nafas. Jadi informasi yang kami terima pasien masuk ke IGD Mardi Waluyo sore sekitar pukul 19.00 WIB. Namun malamnya sekitar pukul 23.00 WIB meninggal,&#8221; tandas Krisna. <strong>(jar/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113395</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bocah 6 Tahun Terseret Arus Sungai Lodagung, Ditemukan di Rejotangan</title>
		<link>https://memontum.com/bocah-6-tahun-terseret-arus-sungai-lodagung-ditemukan-di-rejotangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2018 15:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kademangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/53305-bocah-6-tahun-terseret-arus-sungai-lodagung-ditemukan-di-rejotangan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8211; Seorang bocah lelaki ditemukan tewas di aliran sungai Lodagung Desa Kates Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Belakangan diketahui bocah malang itu adalah warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Burhanudin mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban Alfan Fernanda (6), bermain di pinggiran aliran sungai Lodagung bersama temannya Tegar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar</strong> &#8211; Seorang bocah lelaki ditemukan tewas di aliran sungai Lodagung Desa Kates Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Belakangan diketahui bocah malang itu adalah warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.</p>
<p>Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Burhanudin mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban Alfan Fernanda (6), bermain di pinggiran aliran sungai Lodagung bersama temannya Tegar Sekti Widagdo (5), Sabtu (25/08/2018) sekitar pukul 16.00.</p>
<p>Tanpa diketahui penyebabnya, Alfan terpeleset ke sungai. Melihat Alfan tercebut Tegar ikut masuk berniat menyelamatkan Alfan. Namun karena kondisi derasnya arus sungai keduanya hanyut.</p>
<p>&#8220;Peristiwa ini diketahui Subakir warga setempat yang baru saja pulang kerja dari kandang ayam. Ia lalu berteriak meminta pertolongan,&#8221; kata Burhanudin, Senin (27/08/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Burhanudin menyampaikan, warga yang mendengar teriakan Subakir langsung terjun ke sungai untuk menyelamatkan keduanya. Namun hanya korban atas nama Tegar yang berhasil diselamatkan. Sementara Alfan hanyut terseret aliran sungai.</p>
<p>&#8220;Korban atas nama Alfan diketamukan 2 kilometer dari tempat kejadian musibah di Desa Kates, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung yang kemudian melaporkan ke Polsek Kademangan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Burhanudin menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Dipastikan kejadian ini murni kecelakaan. Namun pihaknya menghimbau kepada warga sekitar agar tidak membiarkan anak di bawah umur berada di dekat aliran sungai tanpa pengawasan orang tua untuk menghindari hak-hal yang tidak diinginkan.<strong> (jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53305</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
